Max Taylor, Calon Debutan MU yang Sempat Idap Kanker Testis

Football5star.com, Indonesia – Manchester United membawa skuat mudanya saat tandang ke Astana dalam lanjutan Liga Europa, Jumat (29/11/2019) dinihari WIB. Salah satu yang mencuri perhatian adalah Max Taylor.

Bagi Max Taylor, ini merupakan kesempatan pertamanya di panggil ke tim senior Manchester United. Namun, di balik itu, ada cerita haru yang membawa pemain 19 tahun ke skuat Ole Gunnar Solskjaer.

Di usia yang masih sangat muda, Taylor mengidap penyakit kanker testis. Penyakit ini sempat membuatnya putus asa dan terancam tak bisa lagi melanjutkan karier sebagai pesepak bola.

BBC

“Saya sudah merasakan benjolan. Dokter melakukan pemindaian dan mengira itu adalah kista, yang cukup umum terjadi pada orang seusia saya. Tapi ketika dilakukan pemindaian ulang, ukurannya semakin besar,” kata sang wonderkid kepada BBC, Rabu (27/11/2019).

“Dokter kemudian mendatangkan dokter spesial untuk
pemeriksaan lanjutan. Di situlah saya diberitahu di dalam area infeksi di
sebelah kista ada tumor dan merupakan kanker testis,” sambungnya.

Pemain asli Manchester ini bahkan harus menjalani kemoterapi
November 2018. Rangkaian pengobatan yang dilakukan dokter akhirnya membuahkan
hasil. Sang pemain dinyatakan sembuh beberapa waktu lalu.

Pulihnya Max Taylor dari penyakit mematikan yang diidap pun membawanya kembali ke dunia sepak bola. Ia mengenyam latihan untuk pertama kali pascakemoterapi pada September lalu.

Dan untuk pertama kalinya setelah 12 bulan berjuang melawan
kanker testis, Taylor dipanggil memperkuat MU di Kazakhstan. “Ketika saya
kembali, orang-orang bertanya bagaimana saya memulai lagi. Itu sangat berarti,”
ia menambahkan.

“Begitu saya mulai berlatih, saya ingin diperlakukan sama seperti orang lain. Saya sudah mengenal beberapa satu tim sejak berusia 14 tahun. Saya tidak mengabaikan fakta bahwa saya menderita kanker, tapi saya tidak ingin itu jadi pengingat orang pada saya,” imbuh Max Taylor.

The post Max Taylor, Calon Debutan MU yang Sempat Idap Kanker Testis appeared first on Football5star Berita Bola.

Liverpool Tak Bisa Lebih Mudah Jalani Kompetisi Liga Champions

Gilabola.com – Liverpool tak bisa membuat kompetisi Liga Champions berjalan mudah untuk diri mereka sendiri. Demikian pengakuan sang pelatih, Jurgen Klopp, usai permainan imbang 1-1 kontra Napoli, Kamis (28/11).
Namun, menurut Klopp, the Reds tidak akan alami tekanan seberat yang mereka rasakan 12 bulan lalu.
Hasil imbang 1-1 di kandang Napoli membuat the Reds setidaknya harus bukukan skor imbang saat mereka bertemu Red Bull Salzburg dua pekan mendatang. Tambahan satu poin inilah yang dibutuhkan skuad Klopp untuk melaju ke babak sistem gugur.
Itu menjadi pertanyaan yang sedikit lebih mudah dibandingkan Desember lalu, saat nasib mereka lebih banyak bergantung pada tendangan di menit-menit akhir laga di kandang Napoli, plus penyelamatan yang dilakukan Alisson Becker yang memastikan kemenangan 1-0 dan membawa the Reds lolos ke babak 16 besar – yang juga membawa mereka menjadi juara Liga Champions musim lalu.

Berita Terkait

Rekor 700 Gol Cristiano Ronaldo Masih Kalah Jauh Sama Rekor Kakek Ini!

Gak Percaya Ilmu Hitam di Sepak Bola? Lihat Dulu Yang Satu Ini!

Liverpool Tanpa Fabinho Hingga Tahun Baru
Guardiola dan Klopp Berbagi Panggung LMA Hall of Fame

“Saya sudah empat tahun (di sini), beri tahu saya kapan kompetisi ini berjalan mudah bagi kami?”, tandas Jurgen Klopp.
“Tahun lalu, kami harus menang di kandang 1-0 melawan Napoli, saya tidak bisa mengingat permainan yang memiliki tekanan yang lebih besar dari itu. Jadi, sangat sulit, dan kami berhasil,” tambah Klopp seperti dilansir thisisAnfield.com.
“Saya tahu bagaimana sikap manusia; mereka berharap kita bisa menyelesaikan fase grup malam ini dan membuat semacam permainan hiburan di Salzburg nanti,” ujar pelatih Liverpool berusia 52 tahun itu.
“Begitulah situasinya, jika kita punya ambisi di Liga Champions, kita harus menunjukkannya di Salzburg nanti. Sampai saat itu, kami harus menunjukkan ambisi kami di Liga Premier,” tegas mantan pelatih Mainz dan Borussia Dortmund ini.
Yang memprihatinkan bagi Klopp, cedera engkel yang dialami gelandang andalannya, Fabinho, yang membuat pemain itu harus ditarik keluar di babak pertama. “Pada saat ini, pertandingan berakhir, masalah saya, Fabinho cedera dan Brighton (pertandingan the Reds Sabtu akhir pekan ini),” ujar Klopp.
“Saya tidak tahu (bagaimana dia). Dia kesakitan, jadi itu tampaknya tidak baik. Dia tidak bisa melanjutkan pertandingan dan sangat kesulitan,” ungkapnya.
“Saya tidak ingin mengatakan apa yang saya harapkan, karena saya harap cederanya itu tidak terlalu serius, tapi kita akan tahu lebih banyak, mungkin besok, mungkin lusa. Kita lihat saja nanti,” tambah Klopp.
Pelatih Napoli, Carlo Ancelotti, melihat tanda-tanda di Anfield bahwa nasib timnya akan alami perubahan meskipun mereka sudah lakoni pertandingan ketujuh tanpa kemenangan.
“Saya tidak ragu, tim saya akan kembali bermain di level terbaiknya dan kami melihatnya dalam pertandingan melawan Liverpool hari ini,” ujar pelatih asal Italia itu, yang timnya yang berada di posisi kedua grup dan akan hadapi Genk di pertandingan terakhir.
“Ada banyak harapan di sekitar game ini. Mungkin orang mengira kita kebobolan gol tapi itu belum terjadi. Kami belum kembali ke kondisi terbaik, tetapi kami selalu sangat solid. Situasi sekarang ini sangat ideal bagi grup. Itu hasil yang positif bagi kami,” ujar Ancelotti.
Sumber: Liverpool Tak Bisa Lebih Mudah Jalani Kompetisi Liga Champions

Romelu Lukaku Cetak Gol ke-250 Saat Kalahkan Slavia

Gilabola.com – Romelu Lukaku cetak gol ke-250 saat kalahkan Slavia Praha di laga Liga Champions. Inter Milan menang skor 1-3 di laga itu.
Romelu Lukaku dilaporkan The National telah mecetak gol ke-250 dalam karirnya sejauh ini. Lautaro Martinez meraih 2 gol dan Lukaku juga mencetak gol saat Inter Milan mengalahkan Slavia Praha skor 3-1 di Liga Champions pada hari Rabu, hingga menghidupkan harapan mereka untuk memenuhi syarat masuk tahap knockout.
Lukaku melakukan serangan cepat di menit ke-81 setelah mencetak gol dengan mudah ke dalam jaring kosong. Gol itu adalah gol karir ke-250 Lukaku di klub sepak bola dan lebih 52 gol untuk Belgia.
“Saya tidak suka berbicara tentang seorang pemain tunggal (tidak klaim gol akibat kerja Lukaku sendiri), saya lebih suka berbicara tentang perjuangan tim, tapi yang pasti dua striker kami sudah bermain dengan sangat baik,” ujar Antonio Conte selaku pelatih Inter.

Berita Terkait

Rekor 700 Gol Cristiano Ronaldo Masih Kalah Jauh Sama Rekor Kakek Ini!

Gak Percaya Ilmu Hitam di Sepak Bola? Lihat Dulu Yang Satu Ini!

Legenda Inter Dukung Antonio Conte Akhiri Dominasi Juventus
Lukaku Terluka Dua Gol Dianulir, Hajar Gol Menit 81 Keras-keras

“Saya senang karena penting untuk mencetak gol dan terutama jika gol ini sampai memungkinkan kami berkesempatan untuk terus ke tahap berikutnya. Kami memberikan makna pada pertandingan melawan Barca (dalam laga terakhir mereka) dengan menang.”
Romelu Lukaku ingin terus bantu Inter Milan melaju sejauh mungkin
“Kami mengharapkan pertandingan yang besar, pertandingan yang keras, tapi kami tahu bahwa kami dapat mengandalkan 80.000 orang suporter yang akan datang ke Stadion untuk memberi kami dukungan. Itulah yang kami inginkan sebenarnya.”
Sementara itu Lukaku meraih gol pertamanya di Liga Champions setelah mencetak 10 gol di Serie A. “Kami tahu kalai kami harus menang dan menunjukkan seberapa tingginya keinginan dan kualitas yang kami miliki,” ujar Lukaku.
“Ada beberapa momen kami mengalami kesulitan, tetapi kami terus bertahan dengan baik dan memastikan laga di bawah kendali kami. Kami tahu apa yang harus kami lakukan dan kami sangat senang atas hasil di laga kali ini.”
“Sebelumnya kami sudah berada dalam situasi yang sulit. Selanjutnya kami akan bermain melawan Barcelona. Mereka adalah salah satu dari 3 tim terbaik di dunia saat ini,” pungkasnya.
Sumber: Romelu Lukaku Cetak Gol ke-250 Saat Kalahkan Slavia

Nemanja Matic Dirumorkan Bakal Ikuti Jose Mourinho

Football5star.com, Indonesia – Gelandang Manchester United Nemanja Matic jelang laga melawan Astana di Liga Europa meninggalkan tempat latihan tim berjuluk Red Devils tersebut.

Kepergian Matic dari tempat latihan makin menguatkan rumor bahwa dirinya bakal mengikuti Jose Mourinho dengan bergabung ke Tottenham Hotspur.

independent

Dilansir Football5star.com dari Daily Mail, Kamis (28/11/2019) hal ini jadi tindakan Matic yang makin menyiratkan dirinya tak betah lagi di Old Trafford.

Sebelum meninggalkan tempat latihan, Matic menolak untuk mengikuti malam gala diner Manchester United. Selain itu, lewat akun Instagram pribadinya, ia juga sempat mengisyarakatkan waktunya di Old Trafford hampir berakhir.

Pada musim ini, pemain berusia 31 tahun tersebut sudah terpinggirkan dari skuat Ole Gunnar Solskjaer. Ia tercatat hanya dua kali main di Liga Inggris.

Posisi eks pemain Chelsea tersebut sudah terpinggirkan dan kalah dari Fred, Scott McTominay dan Andreas Pereira.

The post Nemanja Matic Dirumorkan Bakal Ikuti Jose Mourinho appeared first on Football5star Berita Bola.

Lionel Messi Bermain Tak Normal Saat Barcelona Kalahkan Dortmund

Gilabola.com – Lionel Messi bermain tak normal saat ia memperkuat Barcelona hadapi Borussia Dortmund, dan menang 3-1, Kamis (28/11) dinihari tadi.
Hal ini diungkapkan sang kiper, Marc-Andre ter Stegen, yang sangat memuji penampilan Messi yang membawa Barca menang 3-1 atas Dortmund. Messi menandai penampilannya yang ke-700 di Barcelona itu dengan satu gol dan dua assist, serta membawa klub mengamankan posisi teratas di fase grup dan berhasil melaju ke babak sistem gugur.
Inilah yang dibuat Ter Stegen takjub dengan penampilan Messi dan Barca di Camp Nou dinihari tadi. “Kami memainkan sepakbola yang bagus malam ini. Kami berhasil mencetak gol, yang memang kami incar. Kami berharap, kami bisa membuktikan di pertandingan fase grup yang terakhir bahwa kami layak untuk memimpin grup,” tandas Ter Stegen seperti dilansir Barca Blaugranes.
“Tujuh ratus pertandingan untuk Barcelona itu tidak normal, begitu juga ketika dia (Messi) tampil di lapangan. Dia-lah satu-satunya pemain terbaik di dunia,” tambah kiper Timnas Jerman itu.

Berita Terkait

Rekor 700 Gol Cristiano Ronaldo Masih Kalah Jauh Sama Rekor Kakek Ini!

Gak Percaya Ilmu Hitam di Sepak Bola? Lihat Dulu Yang Satu Ini!

Lionel Messi Tak Diragukan Bartomeu Sebagai Yang Terbaik
Ronaldo Didukung Andre Villas-Boas Dapat Ballon d’Or

Lampaui Rekor Cristiano Ronaldo
Lewat satu golnya ke gawang Dortmund tersebut, Lionel Messi juga berhasil melampaui rekor gol Cristiano Ronaldo ke gawang tim yang ke-34 di Liga Champions.
Die Borussen menjadi tim ke-34 yang gawangnya dibobol Messi dalam laga yang dimenangkan Barca, 3-1, dinihari tadi. Di laga itu, Messi mencetak satu gol, namun menjadi penyuplai bola untuk gol-gol Luiz Suarez dan Antoine Griezmann. Pemenang lima Ballon d’Or itupun lampaui kategori rekor yang sama yang sebelumnya menjadi milik Cristiano Ronaldo dengan 33 tim.
Namun, rekor Messi itu dibayang-bayangi koleksi bintang Real Madrid, Karim Benzema, yang saat ini telah mencetak gol ke gawang 29 tim. Lalu, ada Thomas Muller dan Zlatan Ibrahimovic yang sama-sama telah mencetak gol ke gawang 25 tim berbeda.
Selanjutnya ada Robert Lewandowski, Sergio Aguero, Didier Drogba, Arjen Robben dan Samuel Eto’o yang masuk dalam daftar 10 besar rekor mencetak gol gawang tim terbanyak.
Sementara dalam laga kontra Dortmund, skuad asuhan Ernesto Valverde menunjukkan tanda-tanda sepakbola menyerang terbaik mereka, di mana pelatih 55 tahun itu langsung mainkan ketiga pemain depannya; Lionel Messi, Suarez dan Griezmann, yang sama-sama masuk dalam daftar pencetak gol di laga tersebut.
Berikutnya, Barca dipastikan akan kembali tampil trengginas di laga melawan Atletico Madrid di ajang La Liga pada akhir pekan ini. Saat ini, raksasa Catalan tersebut bertengger di puncak klasemen La Liga dengan poin 28 – hanya unggul selisih gol di depan Real Madrid. Sementara Atletico, berada tiga poin di bawah keduanya di urutan keempat. Sedangkan di posisi ketiga diisi Sevilla dengan 27 poin.
Sumber: Lionel Messi Bermain Tak Normal Saat Barcelona Kalahkan Dortmund

Napoli Sudah Ditebak Ancelotti Bakal Imbangi Liverpool

Gilabola.com – Napoli sudah ditebak Carlo Ancelotti bakal imbangi Liverpool di laga Liga Champions mereka. Ia tetap mau memuji tim lawan.
Carlo Ancelotti dilaporkan Liverpool Echo telah mengungkapkan bahwa dirinya ‘yakin’ jika Napoli akan memberikan rasa frustrasi Liverpool yang keren di laga malam Liga Champions mereka. Ia sama sekali tidak meragukan kemampuan timnya sebelum laga sekalipun.
Ancelotti mengakui jika The Reds memang layak mendapat poin mereka di Grup E. Dries Mertens mencetak gol di babak pertama sebelum Dejan Lovren menyamakan skor pada menit ke-65 untuk memaksa Liverpool terima hasil imbang skor 1-1 di Anfield pada Rabu malam waktu setempat.
Hasilnya membuat The Reds yang membutuhkan hasil lebih positif saat lawan RB Salzburg untuk menjamin laju ke tahap knockout. Tim polesan Ancelotti akan mengusahakan skor besar juga saat melawan kubu Genk.

Berita Terkait

Rekor 700 Gol Cristiano Ronaldo Masih Kalah Jauh Sama Rekor Kakek Ini!

Gak Percaya Ilmu Hitam di Sepak Bola? Lihat Dulu Yang Satu Ini!

Liverpool Tanpa Fabinho Hingga Tahun Baru
Guardiola dan Klopp Berbagi Panggung LMA Hall of Fame

Mereka sekarang telah menghindari kekalahan di 3 dari 4 pertemuan Liga Champions mereka dalam 2 musim terakhir. Ancelotti berkata: “Saya sudah tahu kalau kami akan bermain dengan baik di laga tadi, saya yakin kami akan bermain dengan saaangat baik. Liverpool itu adalah tim yang luar biasa ya, mereka tim yang fantastis sekali.”
Napoli senang main di Anfield lawan Liverpool
“Tapi hanya karena Anda memainkan pertandingan hebat melawan tim seperti Liverpool tidak berarti Anda selalu mendapatkan hasilnya (belum tentu menang). Mungkin permainan tidak secara estetis menyenangkan, tapi kami berpikiran jelas dan solid, tujuan kami adalah untuk lolos ke babak berikutnya.”
“Kami telah menunjukkan karakter dan mentalitas yang hebat di laga tadi. Kami sudah kembali ke arah bermain di tingkat terbaik yang kami inginkan. Ada banyak harapan dari pertandingan tadi, mungkin orang akan berpikir kami akan dapat gol lagi tapi hal itu tidak terjadi.”
“Kami tidak merasakan tekanan yang sama di pertandingan kali ini. Penting untuk diingat bahwa Anda sangat beruntung lho dapat bertanding lawan Liverpool, keberuntungan yang bagus untuk bermain di Anfield.”
“Kami memiliki bentuk permainan yang bagus. Kami bisa saja tidak kebobolan jika punya pemain lebih tinggi lebih dekat bola saat gol penyeimbang mereka dapatkan. Akhirnya Liverpool memang tidak pantas untuk kalah malam ini.”
Sumber: Napoli Sudah Ditebak Ancelotti Bakal Imbangi Liverpool

Chelsea Berharap Tammy Abraham Tak Cedera Serius

Gilabola.com – Chelsea berharap striker muda andalannya, Tammy Abraham, tak alami dari cedera serius setelah ia harus ditandu saat tinggalkan lapangan di laga melawan Valencia, Kamis (28/11) dinihari tadi.
Abraham tampak tidak bisa berjalan, saat berusaha keluar dari lapangan dengan dipapah staf medis klub. Hingga akhirnya, ia harus ditandu dan diperkirakan alami cedera pinggul.
Pencetak gol terbanyak the Blues dengan 11 golnya sejauh musim ini, tersebut terlihat menangis karena ia merasakan sakit yag luar biasa usai berebut bola di udara. “Saya khawatirkan kondisi terburuk, tapi saya berusaha mengatasinya agar bisa berjalan lagi, mudah-mudahan saya tidak perlu terlalu lama absen,” ujar penyeran berusia 22 tahun itu, seperti dilansir SunSport.
“Sekitar lutut ke daerah pinggul saya, saya harap cuma memar. Saya akan jalani pemindaian, mungkin sinar-X dan kita lihat saja nanti hasilnya. Mudah-mudahan ini bukan cedera yang terlalu serius,” tambah Abraham mengenai cedera yang dialaminya.

Berita Terkait

Rekor 700 Gol Cristiano Ronaldo Masih Kalah Jauh Sama Rekor Kakek Ini!

Gak Percaya Ilmu Hitam di Sepak Bola? Lihat Dulu Yang Satu Ini!

Chelsea Siapkan Dua Nama Pengganti Willian
Chelsea Diperkirakan Menang Besar Atas West Ham

Pelatih the Blues, Frank Lampard, akui Abraham terlihat alami cedera yang sangat parah ketika insiden itu terjadi. Tapi, setelah pertandingan, manajer 41 tahun itu mengatakan cedera yang dialami Abraham diperkirakan tak separah yang dibayangkan sebelumnya.
Tapi pundit BT Sport dan mantan bos Chelsea, Glenn Hoddle, khawatir Abraham tetap harus absen cukup lama untuk memulihkan kondisinya. “Jika itu cedera pinggul, maka pemulihannya akan berjalan cukup rumit,” tandasnya.
“Anda berharap saja, tidak ada masalah internal dengan ginjalnya, atau sesuatu yang seperti itu. Tapi, dia terlihat amat sangat kesakitan sesaat setelah bertabrakan,” tambah Hoddle.
The Blues selanjutnya membutuhkan kemenangan di kandang dalam laga melawan Lille di pertandingan terakhir Grup H yang akan digelar bulan depan, guna memastikan tempat mereka di babak 16 besar Liga Champions musim ini.
Dalam laga dinihari tadi, kiper the Blues Kepa Arrizabalaga dikejutkan dengan gol bek Valencia, Daniel Wass, delapan menit sebelum laga berakhir, yang membawa tuan rumah berhasil terhindar dari kekalahan dan laga ditutup imbang 2-2.
Kepa berhasil menyelamatkan gawangnya dari eksekusi penalti lawan, dan terjadi penundaan selama tiga menit yang menyiksa sebelum VAR akhirnya mensahkan gol Christian Pulisic di menit ke-50, dan sempat membawa Chelsea unggul 2-1.
Valencia unggul lebih dulu lewat gol Carlos Soler yang tercipta tepat di menit ke-40. Hanya satu menit memimpin, Mateo Kovacic menyamakan kedudukan 1-1.
Berikutnya, giliran Pulisic yang mencetak gol dan membawa the Blues unggul 2-1. Tapi, ya itu tadi.. Lampard dan kawan-kawan harus menunggu pengesahan VAR dengan perasaan ketar-ketir. Beruntung akhirnya, gol tersebut dinyatakan sah!
Sayangnya, Lampard urung membawa poin sempurna dari kandang lawan, setelah Wass menyamakan kedudukan menjadi 2-2 di menit ke-82.
Sumber: Chelsea Berharap Tammy Abraham Tak Cedera Serius

Ousmane Dembele Menangis, Cedera Lagi Saat Barcelona Kalahkan Dortmund

Gilabola.com – Ousmane Dembele harus ditarik keluar akibat cedera saat Barcelona kalahkan Borussia Dortmund, Kamis (28/11) dinihari tadi. Saat itu, ia bahkan baru bermain selama 25 menit di pertandingan Liga Champions tersebut.
Pemain depan asal Prancis itu alami masalah paha tak lama setelah berbenturan dengan pemain Dortmund. Sebelum pertandingan ini, Dembele telah aktif bermain dan ditempatkan di sebelah kiri di depan Antoine Griezmann.
Rasa frustrasi terlihat di wajah rombongan tuan rumah di pinggir lapangan dalam laga tersebut. Terutama, tak lama setelah Dembele melepas sepatunya dan melemparnya ke atas lapangan.
Dembele akhirnya memang bisa berjalan tanpa perlu bantuan tandu, tapi dia tampak menangis tersedu-sedu saat meninggalkan lapangan dan menuju lorong ruang ganti pemain.

Berita Terkait

Rekor 700 Gol Cristiano Ronaldo Masih Kalah Jauh Sama Rekor Kakek Ini!

Gak Percaya Ilmu Hitam di Sepak Bola? Lihat Dulu Yang Satu Ini!

Lionel Messi Tak Diragukan Bartomeu Sebagai Yang Terbaik
Ronaldo Didukung Andre Villas-Boas Dapat Ballon d’Or

Rekan satu timnya di Timnas Prancis, Antoine Griezmann, kemudian tampil menggantikan Ousmane Dembele, yang kini tercatat sudah alami SEMBILAN kali cedera sejak ia bergabung dengan raksasa Catalan itu dari Borussia Dortmund, dengan harga lebih dari 100 juta Euro (1,5 triliun Rupiah) pada 2017 lalu.
Dia sekarang akan jalani tes lanjutan di Barcelona untuk memperjelas cedera yang dialaminya dalam beberapa jam mendatang dan, mungkin, menentukan berapa lama dia akan menepi, sekali lagi. Demikian diungkapkan Sport.
Terakhir kali absen pada Oktober lalu, dialami Dembele tak lama setelah ia pulih dari cedera. Saat itu, Barcelona seakan mendapat berkah, karena pelatih Ernesto Valverde tak perlu pusing-pusing meracik skuadnya untuk bisa mainkan bintang muda harapan Spanyol, Ansu Fati.
Tapi, baru Agustus lalu, tepatnya di laga pembuka musim ini melawan Athletic Bilbao, Barcelona kehilangan Dembele akibat cedera hamstring. Bahkan sampai September, Barca masih harus merawat pemain berusia 22 tahun itu yang tak juga pulih dari cedera yang dialaminya di San Mames itu, dan sudah membuatnya absen lima pekan.
Ousmane Dembele alami cedera pada menit ke-81 pertandingan melawan Athletic Bilbao, di mana puluhan kamera televisi menangkap ekspresi kesakitan yang dirasakannya sembari memegangi pahanya. Ini terjadi beberapa menit sebelum dia gagal mengejar Capa yang berikan umpan pada Aritz Aduriz.
Staf medis Barca sempat bertanya pada pemain tersebut usai pertandingan, apakah dia mengalami masalah. Tapi, ia malah berusaha meyakinkan staf medis bahwa dia baik-baik, dan hanya sedikit kram.
Namun, ketika itu, staf medis Barca dibikin bingung karena Dembele tak juga memenuhi panggilan pemeriksaan medis sehari setelah pertandingan. Padahal, pihak klub hanya ingin memastikan apakah benar dia tidak mengalami hal-hal serius seperti cedera, yang akan menghambat penampilannya. Pemain itupun bersikeras, pemeriksaan lanjutan tersebut tak perlu dilakukan klub, hingga akhirnya dia dinyatakan harus absen lima pekan.
Sumber: Ousmane Dembele Menangis, Cedera Lagi Saat Barcelona Kalahkan Dortmund

Liverpool Was-was Kondisi Fabinho Usai Laga Kontra Napoli

Gilabola.com – Liverpool harap-harap cemas dengan kondisi Fabinho yang cedera engkel dalam pertandingan imbang 1-1 melawan Napoli di Liga Champions, Kamis (28/11) dinihari tadi.
Gelandang asal Brasil itu sebenarnya tak bisa bermain di pertandingan pertandingan Liga Premier melawan Brighton akhir pekan ini karena suspensi. Tapi, manajer Jurgen Klopp tetap khawatir Fabinho harus absen di lebih banyak pertandingan the Reds.
The Reds juga dijadwalkan akan menjamu Everton pada 4 Desember mendatang, pertemuan pertama kedua tim asal Merseyside di periode sibuk bulan ini. “Saya tidak ingin mengatakan apa yang saya harapkan,” ujar Jurgen Klopp, seperti dilansir BBC Sport.
“Ini masih awal dan kita semua berharap, dia alami masalah yang tidak terlalu serius. Tapi, rasanya dia alami cedera yang cukup menyakitkan, dan terjadi di area yang Anda tidak ingin merasakan sakit, di sekitar pergelangan kaki,” tambahnya.

Berita Terkait

Rekor 700 Gol Cristiano Ronaldo Masih Kalah Jauh Sama Rekor Kakek Ini!

Gak Percaya Ilmu Hitam di Sepak Bola? Lihat Dulu Yang Satu Ini!

Liverpool Tanpa Fabinho Hingga Tahun Baru
Guardiola dan Klopp Berbagi Panggung LMA Hall of Fame

Fabinho, 26 tahun, selalu tampil sebagai starter dalam 12 dari 13 pertandingan Liga Premier yang dilakoni the Reds musim ini, serta di masing-masing dari lima pertandingan Liga Champions.
Selama waktu itu, Liverpool telah membangun keunggulan delapan poin di puncak klasemen Liga Premier, tetapi sekarang tengah hadapi periode yang berat, dengan hasil imbang 1-1 mereka melawan Napoli yang juga menjadi laga awal jelang 12 jadwal pertandingan yang akan dilakoni skuad Klopp dalam waktu 36 hari.
Jadwal tersebut termasuk laga tandang ke markas Red Bull Salzburg pada 10 Desember, di mana tim Klopp membutuhkan hasil imbang – atau mengharuskan Napoli kalah di kandang Genk – untuk bisa melaju ke babak knock out Liga Champions musim ini.
“Yang terbesar (dari laga malam ini) adalah cedera yang dialami Fabinho, itu luar biasa. Dia tak bisa lanjutkan permainan. Kita baru akan tahu besok atau luas,” tandas Klopp.
Sebelumnya diberitakan, juara bertahan Liverpool berhasil terhindar dari kekalahan berkat gol bek tengah asal Kroasia, Dejan Lovren, dalam laga kontra Napoli dinihari tadi.
Memasuki pertengahan babak kedua pertandingan Grup E Liga Champions di Anfield, ada kesan kuat the Reds akan kalah 0-1. Permainan bertahan dan mengandalkan serangan balik yang diterapkan Partenopei itu memunculkan kesan, tak akan ada gol di detik-detik atau menit-menit terakhir seperti yang kerap dilakukan Mohamed Salah dan kawan-kawan sebelumnya.
Namun dalam sebuah situasi sepak pojok menit 64, pemain veteran James Milner lancarkan tendangan sangat kuat. Ia dengan cerdik melihat ada tujuh pemain Napoli bergerombol di dalam kotak penalti. Tendangannya terarah melewati ketujuh pemain Partenopei itu, dan sampai ke Lovren yang kemudian menyundul bola ke sudut gawang Alex Meret. Selamat! Liverpool pun menutup laga dengan skor 1-1!
Sumber: Liverpool Was-was Kondisi Fabinho Usai Laga Kontra Napoli

Liverpool Bisa Ulangi Tragedi Chelsea, Tersingkir ke Liga Europa

Liverpool bisa ulangi tragedi Chelsea tahun 2012, menjadi juara bertahan Liga Champions yang tersingkir ke Liga Europa. Begini skenarionya.
The Reds mencanangkan kemenangan saat menjamu Napoli pada laga matchday kelima Grup E Liga Champions tadi malam di kandang sendiri, Anfield. Alih-alih menang, Liverpool malah tertinggal lebih dulu setelah taktik Carlo Ancelotti untuk “memancing ular keluar dari sarangnya” berhasil menciptakan ruang kosong yang sangat lebar antara pemain bertahan dan kiper Alisson Becker.
Strategi ini dimanfaatkan secara baik oleh Giovanni Di Lorenzo untuk mengirim umpan lambung panjang yang dijemput oleh Dries Mertens menjadi gol Napoli pada menit 21 tadi malam ke gawang Liverpool. Dan tuan rumah butuh waktu sampai pertengahan babak kedua sebelum Dejan Lovren menanduk bola dari hasil sepak pojok James Milner.
Hasil 1-1 itu mengecewakan bukan saja pendukung The Reds tapi juga manajer tim, Juergen Klopp. Kini kepastian lolos Liverpool harus menunggu sampai matchday keenam pada 11 Desember mendatang dan mereka akan menghadapi laga tandang ke Red Bull Salzburg, juara Austria.

Berita Terkait

Rekor 700 Gol Cristiano Ronaldo Masih Kalah Jauh Sama Rekor Kakek Ini!

Gak Percaya Ilmu Hitam di Sepak Bola? Lihat Dulu Yang Satu Ini!

Liverpool Tanpa Fabinho Hingga Tahun Baru
Guardiola dan Klopp Berbagi Panggung LMA Hall of Fame

Untuk sesaat para penyokong raksasa Liga Inggris akan meremehkan RB Salzburg sampai mereka teringat hasil dari leg pertama tanggal 3 Oktober lalu yang usai dengan skor 4-3. Jika Anda masih ingat laga di Anfield ini, Sadio Mane, Andy Robertson dan Mohamed Salah seolah-olah akan membawa Liverpool menang mudah 3-0 setelah unggul dalam 36 menit pertama. Namun Hee-Chan Hwang, Takumi Minamino dan Erling Braut Haaland menyamakan skor 3-3 pada menit 60.
Sesuai karakter The Reds yang suka mepet-mepet menit akhir untuk menang, butuh gol Mo Salah pada menit 69 untuk memastikan kemenangan 4-3 hari itu.
Tim yang berhasil mencetak tiga gol di Anfield dan menyamakan skor 3-3 usai tertinggal tiga gol memperlihatkan kualitas yang dimiliki oleh RB Salzburg. Dan kalau itu masih kurang membuat khawatir, tim ini memiliki Erling Haaland, raja gol usia muda asal Norwegia yang sudah mencatatkan delapan gol di babak penyisihan grup ini, kedua tertinggi setelah Robert Lewandowski dari Bayern Munchen.
Apa yang Liverpool Perlu Lakukan di Matchday Keenam?
Liverpool perlu menghindari kekalahan dari Red Bull Salzburg pada laga terakhir Grup E Liga Champions guna lolos ke 16 besar. Kemenangan Salzburg 4-1 di Genk tadi malam berarti sang juara Austria itu masih bisa lolos ke babak 16 besar jika mereka mengalahkan Liverpool tanggal 11 Desember nanti dengan skor 1-0 atau 2-1 atau 3-2.
Kemenangan berapa pun akan melihat Salzburg lolos, kecuali Liverpool mencetak empat gol tandang atau lebih di Austria dalam waktu dua minggu lagi. Liverpool mengalahkan Salzburg 4-3 ketika kedua belah pihak bertemu di Anfield bulan September.
Pasukan Juergen Klopp juga bisa lolos dengan kekalahan di Salzburg jika Napoli pada jam yang sama kalah di kandang dari Genk yang saat ini menghuni dasar klasemen, namun itu tampaknya mustahil.
Jika Liverpool gagal lolos, mereka dijamin finish urutan ketiga di Grup E dan terdegradasi ke Liga Europa. Liverpool dengan begitu akan ulangi tragedi Chelsea pada musim 2012/2013, menjadi juara bertahan Liga Champions yang turun ke kasta kedua.
Hasil imbang dengan Napoli berarti Liverpool tetap berada di puncak Grup E tetapi mereka harus mengalahkan Salzburg pada matchday keenam agar dijamin lolos sebagai juara grup. Klopp mengakui bahwa laga tandang ke Salzburg akan sulit, tetapi tetap berharap bahwa timnya dapat mencapai 16 besar. “Semua orang di sini berpikir, ‘Ya Tuhan, itu akan sulit’ dan itu memang akan sulit, itu sudah sangat jelas,” tegas Klopp.
Sumber: Liverpool Bisa Ulangi Tragedi Chelsea, Tersingkir ke Liga Europa