Menangkan Derby Madrid, Zidane Tidak Puas dengan Penampilan Timnya di Babak Pertama

Berita Bola – Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, mengatakan bahwa ia tidak puas dengan penampilan timnya di babak pertama dalam kemenangan 1-0 atas Atletico Madrid pada pertandingan La Liga hari Sabtu (1/2).
Pada laga bertajuk derby Madrid tersebut, Los Blancos tampil lambat di babak pertama yang membuat Zidane melakukan pergantian dengan memasukan Vinicius Junior dan Lucas Vinicius untuk menggantikan Toni Kroos serta Isco.
Perubahan tersebut nyatanya berbuah manis untuk Madrid, dengan Karim Benzema berhasil mencatatkan namanya di papan skor dengan golnya di menit ke-58, yang membawa Madrid mendapatkan 3 poin penuh di Santiago Bernabeu.
Berkaca setela pertandingan, Zidane mengungkapkan bahwa ia tidak senang dengan penampilan pasukannya di babak pertama, sementara ia tidak ingin menyalahkan para pemainnya.
“Saya tidak senang dengan apa yang saya lihat di lapangan di babak pertama. Tapi itu bukan kesalahan para pemain, itu adalah tanggung jawab saya,” kata Zidane pada konferensi pers. “Jadi saya mengganti Isco dan Toni [Kroos].
“Lima di lini tengah telah bekerja sebelumnya. Tapi tidak hari ini, kami merasa sulit untuk masuk ke dalam permainan, tidak baik dengan bola. Tetapi pada akhirnya ketika semuanya tidak berfungsi, Anda harus mengubahnya, saya di sini untuk itu juga .
“Kami memulai babak kedua dengan cara yang berbeda, membuka lapangan, menekan tinggi. Kami lebih baik dalam segala hal, kami pantas menang dan mengambil tiga poin,” jelasnya.

Lihat Real Madrid di Pucuk Klasemen, Zidane Tertawa

Liga Spanyol – Mantan pesepakbola asal Bulgaria, Dimitar Berbatov, meyakini bahwa Zinedine Zidane kini sedang tertawa di kantornya. Sebab, sang pelatih mampu menepis keraguan publik yang menganggapnya tak mampu membawa Los Blancos ke puncak klasemen.
Seperti diketahui, Zidane memutuskan kembali ke Real Madrid pada paruh kedua musim 2018/19. Keputusan itu dianggap mengejutkan publik, karena pelatih asal Prancis tersebut belum genap satu musim mundur dari kursi kepelatihan di Santiago Bernabeu.
Zidane meraih hasil yang tidak bagus pada periode kedua di Real Madrid. Musim 2018/19 pun berakhir tanpa gelar. Los Blancos juga tidak tampil bagus pada sesi pramusim 2019/20. Para pemain baru pun tidak mampu memberikan kontribusi maksimal, termasuk Eden Hazard.
Akibatnya, keraguan mulai menyelimuti Zidane. Banyak orang yang menduga sang pelatih tak mampu mengembalikan Real Madrid di jalur positif. Namun setelah semua keraguan itu, Berbatov yakin jika kini Zidane bisa membanggakan diri.
Pasalnya, Real Madrid berada di puncak klasemen La Liga pada pekan ke-21. Selain itu, mereka juga lolos ke babak 16 Besar Liga Champions dan perempat final Copa del Rey.
“Ada rumor tentang apakah Zinedine Zidane bakal dipecat dan semua orang bertanya-tanya mengapa dia memutuskan untuk kembali ke Real Madrid,” kata Berbatov kepada Betfair.
“Namun, sekarang saya yakin dia tertawa di kantornya sambil melihat klasemen dan hasil yang didapatnya,” tandasnya.

Zidane Mengaku Telah Pantau Ferland Mendy Sejak Lama

Berita Bola – Manajer Real Madrid, Zinedine Zidane, mengakui bahwa ia sudah lama memantau Ferland Mendy sejak lama, sebelum kedatangan bek berusia 24 tahun itu ke Santigo Bernabeu musim panas 2019.
Mendy gabung Los Blancos di era Julen Lopetegui, dengan bek asal Prancis ditandatangani dari Olympique Lyon dalam kesepakatan senilai 30 juta Euro. Sejauh ini Mendy berhasil tampil cukup gemilang dan membantu Real Madrid memuncaki klasemen sementara La Liga 2019/20.
Dan berkenaan dengan it, Zidane mengakui bahwa ia sudah memantau rekan senegaranya di Prancis itu sejak lama, sementara ia mengatakan jika bek 24 tahun itu memiliki banyak kualitas yang akan membantu tim.
“Saya sudah lama mengenalnya (Mendy) karena saya menonton Liga Prancis. Dia sangat lapar akan kompetisi dan memiliki banyak kualitas untuk membantu tim,” kata Zidane.
“Dia suka berkompetisi, dia suka duel dan dia menunjukkannya. Dia baru saja tiba dan dia tahu bahwa sedikit demi sedikit dia meresap ke dalam Real Madrid. Dia ingin belajar dan meningkatkan dan beradaptasi dengan cepat. Saya selalu mengatakan kepadanya bahwa dia harus meningkatkan bahasa Spanyolnya karena itu sangat membantu,” jelasnya.

Zidane Konfirmasi Bale Alami Cedera Pergelangan Kaki

Sumberbola – Gareth Bale akan dipantau setelah mengalami sedikit cedera pergelangan kaki saat kembali ke tim inti Real Madrid. Demikian seperti yang dikonfirmasi oleh pelatih kepala Los Blancos, Zinedine Zidane.
Bale tampil mengesankan dengan mencetak gol pembuka dalam kemenangan 3-1 atas Unionistas de Salamanca di pertandingan Copa del Rey pada Kamis (23/1) dini hari WIB. Namun, pemain sayap asal Wales itu tidak dapat melanjutkan pertandingan hingga babak penuh, usai diganti pada menit ke-53.
Itu adalah penampilan pertama Bale, sejak terakhir kali bermain dalam kemenangan atas Getafe di pertandingan La Liga pada 4 Januari lalu. Mantan pemain Tottenham Hotspur itu harus berjuang melawan cedera dan sakit sejauh musim ini.
“Dia sedikit membelit pergelangan kakinya,” kata Zidane seperti dilansir dari Goal International. “saya rasa tidak parah, tapi seperti biasa, kita akan lihat besok. Dia tidak bisa melanjutkan pertandingan.”
Penarikan paksa Bale tampaknya membuat serangan Madrid mengendur, hingga Unionistas de Salamanca menyamakan kedudukan empat menit kemudian melalui aksi Alvaro Romero melepaskan tembakan melewati kiper Alphonse Areola.
Namun demikian, gol bunuh diri Juan Gongora setelah menit ke-60 dan tambahan satu gol dari Brahim Diaz sukses menyelamatkan Los Blancos dari hasil mengecewakan melawan tim kasta ketiga sepak bola Spanyol tersebut.

Zidane: Menangkan 9 Gelar di 9 Final adalah Tujuan Real Madrid

Sumberbola – Zinedine Zidane mengatakan bahwa memenangkan sembilan trofi di sembilan final adalah tujuan Real Madrid, setelah raksasa Spanyol itu memenangkan Supercopa de Espana.
Setelah 90 menit tanpa gol dan perpanjangan waktu, Real Madrid mengalahkan rival sekota Atletico 4-1 dalam adu penalti di Jeddah, Arab Saudi tadi malam. Zidane mempertahankan rekor sempurna di final sebagai pelatih Real Madrid, dengan memenangkan sembilan trofi dari sembilan final.
“Pada akhirnya, kita semua bersama-sama dan kami mempersiapkan pertandingan dengan baik,” kata Zidane. “Saya tidak tahu mengapa kami menang sembilan dari sembilan. Itu karena seperti itulah klub ini. Tidak mudah, kami sabar, tenang.
“Di babak pertama, kami tidak tahu bagaimana mendekat ke gawang, tetapi kami memiliki kesabaran. Kami percaya sampai akhir, seperti biasanya. Memenangkan trofi tidak pernah mudah dan apalagi melawan Atletico. Kedua tim memiliki peluang.
“Kami masih dalam banyak kompetisi. Kami harus bahagia, tetapi masih banyak yang akan datang. Kami harus terus bekerja.
“Kami akan beristirahat sedikit dan bermain lagi, karena kami tidak bisa berpikir untuk menjatuhkan [level kami].
“Sekarang, kita akan menikmati diri kita sendiri, tetapi masih ada jalan panjang untuk pergi di LaLiga Santander, Liga Champions dan Copa del Rey,” tutupnya.

Real Madrid Tidak Kaget Lihat Kehebatan Rodrygo

Gilabola.com – Real Madrid Tidak Kaget lihat kehebatan Rodrygo di laga Liga Champions lawan Galatasaray. Zinedine Zidane mengakui hal tersebut.
Zinedine Zidane dilaporkan Outlook dengan santai mengakui bersama Real Madrid tidak terkejut melihat aksi Rodrygo Goes (18 tahun) yang mengesankan usai Hat-Trick di laga melawan Galatasaray. Sang pemuda mencetak 3 gol dan membantu gol pemain yang lain di kemenangan Liga Champions skor 6-0 di Santiago Bernabeu.
Pemain Brasil itu telah mencetak 5 gol dalam 6 pertandingan untuk klub sejak pindah dari Santos. Zidane berjanji akan terus berusaha untuk tidak memberikan tekanan pada sang pemain yang lagi kebanjiran pujian tersebut.
“Dia juga baru berusia 18 tahunlah. Kami jelas sangat senang dengan hasil yang sudah ia berikan,” ujar Zidane saat konferensi pers setelah pertandingan.

Berita Terkait

Rekor 700 Gol Cristiano Ronaldo Masih Kalah Jauh Sama Rekor Kakek Ini!

Gak Percaya Ilmu Hitam di Sepak Bola? Lihat Dulu Yang Satu Ini!

Lucas Vazquez Patah Tulang Jelang Lawan Sociedad
Barcelona dan Real Madrid Berburu Wonderkid Prancis

“Pada saat diberikan kesempatan untuk bermain dia selalu melakukannya dengan baik. Dia terus mau bekerja keras dan melakukan banyak hal (di latihan dan di pertandingan). Kita semua masih harus sabar dan tidak menekan dia untuk menghasilkan gol terus.”
Real Madrid tidak mau santai sampai akhir pertandingan
“Kalau saya sih tidak terkejut sama sekali, kami tahu kalau dia itu memang sangat berbakat. Mungkin kita bisa tetap terkejut dengan tiga gol. Dia saya lihat tadi bahagia, permainannya adalah kegembiraan yang nyata untuk disaksikan (sangat menghibur).”
Rodrygo terekam kamera berhasil mencetak 2 gol di tujuh menit awal saat melawan Galatasaray, sementara Karim Benzema membuat Brace dan Sergio Ramos menjadi bintang tendangan penalti. Zidane lantas memuji kekejaman Madrid dalam kemenangan ketiga mereka dalam 4 pertandingan (semua kompetisi).
“Kalau secara logika kami jelas bahagia dengan 6 gol, tapi kami juga menyimpan clean sheets, terus bertahan dengan tetap menghormati rival kami sampai akhir laga. Kami tidak mau bersantai setelah dapat beberapa gol,” lanjutnya lagi.
“Setiap kali kami kehilangan bola, kami langsung menekan dan yang menyebabkan kami bertanding dengan bersemangat tinggi untuk menang,” pungkasnya.
Sumber: Real Madrid Tidak Kaget Lihat Kehebatan Rodrygo

Florentino Perez Pertimbangkan Pemecatan Zinedine Zidane

Sumberbola – Posisi Zinedine Zidane sebagai pelatih kepala Real Madrid dilaporkan berada di bawah ancaman nyata, setelah presiden klub, Florentino Perez, tidak senang dengan bentuk awal musim 2019/20 ini.
Los Blancos saat ini menempati puncak klasemen sementara La Liga dengan koleksi 15 poin. Namun, penampilan mereka kurang meyakinkan, setelah hanya mencatat 4 kali menang dan 3 kali seri dari 7 pertandingan domestik di awal musim ini.
Sementara di Liga Champions, Real Madrid hanya mendapat 1 poin dari 2 pertandingan babak penyisihan grup. Mereka menelan kekalahan 3-0 di Paris Saint-Germain pada matchday pembuka, dan selanjutnya ditahan imbang di kandang sendiri oleh Club Brugge pada Rabu (2/10) dini hari WIB.
Seperti dilansir dari Sportsmole, laporan di Spanyol mengatakan bahwa Perez tidak senang dengan bentuk tim musim ini. Lantas, orang nomor satu di Santiago Bernabeu itu telah menyusun daftar pendek pengganti potensial, termasuk Mauricio Pochettino, Jose Mourinho dan Massimiliano Allegri.
Kegagalan Real Madrid untuk merekrut Paul Pogba dari Manchester United atau menjual Gareth Bale, diyakini telah membuat hubungan antara Perez dan Zidane kian memburuk selama musim panas lalu.
Raksasa ibukota Spanyol itu akan berusaha untuk kembali ke jalur kemenangan pada akhir pekan ini, ketika mereka menjamu Granada di Santiago Bernabeu dalam bentrokan lanjutan La Liga.

Zidane Tidak Khawatir dengan Awal Lambat Hazard di Real Madrid

Berita Bola – Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, mengatakan bahwa ia tidak khawatir dengan awal lambat Eden Hazard di Santiago Bernabeu, karena dia mengalami hal serupa setelah bergabung dari Juventus pada 2001.
Madrid mencetak rekor dunia baru ketika menghabiskan sekitar 77,5 juta Euro untuk membawa Zidane dari Turin. Zidane kemudian menjadi ikon Los Blancos saat ia membantu tim meraih kesuksesan Liga Champions di musim pertamanya di ibukota Spanyol, meskipun ia mengalami awal yang berat sejak kedatangannya dari Juventus.
Dan sejauh musim ini, Hazard yang didatangkan dari Chelsea senilai 100 juta Euro belum membuat catatan gol atau pun assist dalam 4 penampilan bersama Los Blancos di semua ajang. Meski demikian, Zidane tetap percaya pemain internasional Belgia itu akan menemukan penampilan terbaiknya bagi Madrid.
“Saya tidak akan memberinya nasihat tentang cara bermain,” kata Zidane tentang awal lambat Hazard di Madrid. “Dia tahu kami menginginkan lebih banyak darinya dan kami tahu permainannya, kami harus tenang. Saya sama sekali tidak khawatir, saya tahu ia akan berhasil di sini. Kami harus tenang dengan para pemain yang baru saja tiba.
“Hal yang sama terjadi pada saya, dan itu sebabnya saya sangat tenang. Saya tahu itu akan berhasil seiring waktu. Sama dengan Hazard, saya tahu dia akan berhasil di sini dan dia akan menetap. Ini tidak ada hubungannya dengan kondisi fisiknya. Saya ingin [perbaikan segera] untuk tim dan untuknya, tapi kami tenang,” jelasnya.

Guti Dukung Jose Mourinho Kembali Jadi Pelatih Real Madrid

Berita Bola – Mantan bintang Real Madrid, Guti Hernández, mengatakan bahwa ia akan senang melihat Jose Mourinho kembali menjadi bos di Santiago Bernabeu, sementara ia memuji Zinedine Zidane yang sebelumnya sukses menghantarkan Los Blancos meraih tiga gelar Liga Champions secara berturut-turut.
Mourinho telah menjadi agen bebas sejak dipecat Manchester United pada Oktober tahun lalu. Di sisi lain, Los Blancos sejauh musim ini telah membuat penampilan yang kurang memuaskan, terlebih ketika mereka kalah 3-0 dari Paris Saint-Germain di Liga Champions bulan ini.
Hasil tersebut telah menimbulkan tekanan pada masa depan Zidane di Santiago Bernabeu, yang mana bahkan ada laporan yang mengatakan jika pelatih asal Prancis bisa dipecat jika gagal memenangkan trofi musim ini. Dan Mourinho yang sukses memenangkan 3 trofi selama waktunya di Bernabeu, diklaim sebagai salah satu calon pengganti Zidane.
Sementara Guti tidak meragukan kualitas Zidane, mantan bintang Los Blancos itu mengatakan bahwa ia akan senang jika Mourinho kembali menjadi bos di Santiago Bernabeu.
“Saya percaya bahwa Real Madrid memiliki pelatih yang sangat hebat bersama Zidane yang, jika saya tidak salah, melakukan sesuatu yang tak seorang pun akan bisa mengulangi yaitu treble Liga Champions,” katanya pada Cadena SER.
“Mourinho kembali ke Madrid? Kenapa tidak ?! Saya percaya Mourinho melakukan hal-hal baik di Real Madrid, sementara klub sedang mengalami masa yang buruk di Spanyol dan di Eropa. Itu adalah masa ketika FC Barcelona unggul di mana-mana dan ia memulai revolusi yang mengubah banyak hal. Saya pikir dia pelatih yang sangat hebat,” jelasnya.

Mourinho Tanggapi Rumor Gantikan Zidane di Real Madrid

Sumberbola – Rumor yang beredar belakangan ini mengaitkan Jose Mourinho dengan kembali sebagai manajer Real Madrid. Akan tetapi, pelatih asal Portugal itu berusaha menolak rumor tersebut, karena ingin menunjukkan rasa hormat terhadap Zinedine Zidane.
Sebagaimana dilaporkan oleh The Sun, Presiden Real Madrid, Florentino Perez tengah mempertimbangkan Mourinho sebagai manajer baru klub, jika Zidane meninggalkan Santiago Bernabeu.
Laporan ini muncul setelah Los Blancos menderita kekalahan 3-0 dari Paris Saint-Germain di Liga Champions pada tengah pekan ini, sementara penampilan raksasa Spanyol itu di La Liga musim ini juga belum sepenuhnya meyakinkan.
Namun, tak ingin menambah tekanan pada Zidane, Mourinho bersikeras bahwa Real Madrid saat ini sudah memiliki orang yang bertanggung jawab di klub, sehingga dia bahkan belum pernah memikirkan soal kembali ke ibukota Spanyol.
“Saya tidak ingin kembali ke Real Madrid, karena mereka memiliki pelatih, dan dia bukan sembarang orang. Kembalinya saya ke bangku cadangan akan seperti itu,” kata Mourinho, seperti dikutip oleh Mundo Deportivo.
Mourinho menikmati kesuksesan di Santiago Bernabeu, dengan memenangkan gelar La Liga, Copa del Rey dan Piala Super Spanyol selama tiga tahun bertugas di klub. Masih harus dilihat apakah dia akan mendapat kesempatan untuk menambah koleksi itu di masa depan.