Andai Gagal Dapatkan Jadon Sancho, Manchester United Incar Pemain Ini

Football5Star.com, Indonesia – Manchester United saat ini sedang mati-matian ingin mendapatkan pemain Borussia Dortmund, Jadon Sancho. Tapi jika hal itu gagal dicapai, United akan mencoba untuk mencari pemain lain. Menurut laporan Football5Star.com dari The Athletic, Pemain lain itu adalah winger Valencia, Ferran Torres.

Torres sendiri kontraknya akan habis pada musim depan, dan tidak ada tanda-tanda sang pemain akan menandatangani kontrak baru dengan Valencia. Torres juga punya klausul penebusan seharga 100 juta euro yang akan berakhir pada musim panas ini. Tapi dengan kontraknya yang akan habis, Valencia nampaknya tidak masalah untuk menurunkan harga bagi klub yang menginginkannya musim panas ini.

juvefc.com

Pihak Valencia sendiri sebenarnya ingin memperpanjang kontrak Torres. Hal ini diungkapkan oleh pelatih mereka, Albert Celades.

“Saya harap Ferran tetap berada disini dalam waktu yang lama. Dia adalah pemain dari akademi kami dan dia merasakannya. Saya harap ada kesepakatan yang akan tercapai dengan Ferran,” ucap Celades seperti dilansir Football5Star.com dari Superdeporte.

Ferran Torres merupakan pemain asli dari kota Folos, Valencia. Dia sudah bermain di Los Ches sejak masih berusia 6 tahun. Pemain berusia 20 tahun itu berhasil masuk ke tim utama pada tahun 2017. Selama karirnya di Los Ches dia sudah bermain selama 80 kali dan sudah menjadi pilihan utama pelatih Marcelino dan Albert Celades.

The post Andai Gagal Dapatkan Jadon Sancho, Manchester United Incar Pemain Ini appeared first on Berita Bola Terupdate, Live Score, Jadwal & Klasemen – Football5star.com.

Kasihan Klub Batman Ini Tersingkir dari Liga Champions, Kena Infeksi Pula

Biarpun Liga Spanyol dimulai 24 April nanti, klub Batman ini kemungkinan besar tak bisa ikut karena sepertiga pemain dan stafnya terkena infeksi Convid-19.
Ini merupakan salah satu tim paling malang bukan saja di Liga Spanyol tapi juga di ajang Liga Champions. Valencia bertanding di Milan guna menghadapi tim kejutan Atalanta, pada 20 Februari lalu dan kalah telak 4-1. Di sini sepertinya mereka terkena penularan virus Covid-19 tersebut karena Atalanta merupakan tim yang berbasis di Bergamo, Lombardy, satu dari tiga daerah di Italia Utara yang pertama kali menderita ledakan penderita penyakit ini.
Karena stadion miliknya entah renovasi atau tak memenuhi standar UEFA, laga 16 besar Champions League itu dilangsungkan di Stadio San Siro, kota Milan, yang hanya berjarak sekitar 50 kilometer saja dari pusat penyebaran penyakit ini.
Selang tiga pekan kemudian leg kedua berlangsung di Spanyol dan Valencia, klub Batman itu, kalah lagi dengan skor 3-4 di Mestalla. Skor agregat 4-8 dan mereka tersingkir dari ajang Champions League. Kedua laga itu dilangkan tanpa penonton, kecuali saat di Mestalla dengan satu penonton setia dalam kondisi hitam legam menyaksikan dari tribun.
Penderitaan belum berakhir. Valencia tadi pagi mengakui bahwa sepertiga pemain dan staf mereka terkena sebaran virus Covid-19 ini, yang telah menyebabkan penghentian hampir semua liga-liga elit di Eropa. Ezequiel Garay merupakan pemain pertama yang mengakui terkena paparan penyakit ini sebelum Eliaquim Mangala menjadi pemain berikutnya yang terkena dan kemudian Jose Gaya. Selain mereka bertiga ada dua staf yang juga positif. Kelima kasus itu diumumkan pada hari Minggu (15/3). Dengan empat kasus tambahan positif dikonfirmasi oleh tim berjuluk Los Che tersebut pada hari Senin (16/3), kini total sembilan orang dari klub Batman ini menderita dan menjadi korban keganasan virus tersebut.
Italia dan Spanyol ini menjadi dua negara terburuk di Eropa dalam kasus infeksi dan kematian akibat penyebaran penyakit coronavirus ini. Italia menderita hampir 28 ribu korban infeksi dengan 2.158 kematian, sementara Spanyol hampir 10 ribu kasus dengan 342 jiwa melayang. Dua negara itu menduduki urutan kedua dan keempat terburuk di seluruh dunia dan sudah menerapkan isolasi bagi para warganya. Ada larangan untuk bepergian, kecuali untuk kondisi darurat, berbelanja bahan makanan, dan bekerja.
Sumber: Kasihan Klub Batman Ini Tersingkir dari Liga Champions, Kena Infeksi Pula
Berita Bola
Video Berita Sepak Bola Terbaru
Video Cerita Bola Terlengkap

Pelatih Atalanta Ingatkan Timnya Akan Bahaya Mestalla

Gilabola.com – Memiliki keunggulan 4-1 di leg pertama tidak membuat pelatih Atalanta Gian Piero Gasperini lega dan dia tetap ingatkan anak asuhnya untuk mewaspadai leg kedua di Mestalla.
Kemenangan cukup telak yang dirai Atalanta di leg pertama pada Kamis (20/02) dini hari tadi memang memberikan kebahagian tersendiri bagi Gasperini. Namun sang pelatih tahu bahwa itu mungkin belum cukup untuk membawa timnya lolos ke babak selanjutnya karena timnya masih harus bertandang ke kandang Los Che.
Mantan pelatih Genoa dan Inter Milan itu mengingatkan para pemainnya jika bermain di Mestalla bukanlah hal yang mudah. Atmospher dari kandang Valencia itu penuh antusiasme tinggi dan satu gol saja bisa memompa semangat Los Che untuk membalikkan keadaan.
“Mestalla memiliki atmsofer yang penuh antusiasme, satu gol saja bisa mengangkat permainan mereka dan kita harus sangat akurat dalam melakukan umpan-umpan kami agar memastikan mereka tidak bisa mengembangkan permainan,” ungkap sang pelatih kepada Sky Sport Italia.
“Kita harus lebih akurat saat kita pergi ke Mestalla. Jika kita ingin tampil di babak perempat final dari Liga Champions maka kami juga harus bermain seperti sekarang ini saat ke Mestalla nanti, membuktikan bahwa kami pantas berada disana dengan menunjukkan kekuatan dan juga menang disana.”
Selain itu Gasperini juga memastikan bahwa timnya harus mampu bermain bertahan dengan baik pada leg kedua. Karena tentunya tim tuan rumah akan berusaha sekuat tenaga untuk mengejar ketertinggalan mereka.
Meskipun siap untuk bertahan, namun sang pelatih juga mengingikan agar timnya tidak hanya menerika tekanan dari lawan di Mestalla nanti. Gasperini tetap ingin agar timnya bisa mencuri gol dalam pertandingan tandang mereka nantinya.
“Kita juga harus mencetak gol disana. Kita tentunya akan melakukan permainan bertahan, tetapi saya tidak ingin ke Spanyol hanya berusaha mempertahankan keunggulan tiga gol kami, menderita sepanjang pertandingan.”
Sebuah situasi yang memang harus diantisipasi dengan baik oleh Atalanta karene Liga Champions dikenal dengan kejutan pada leg kedua. Banyak tim yang mampu merubah situasi saat pertemuan kedua mereka terjadi, meski sempat kalah cukup telak pada pertemuan pertama mereka.
 
Sumber: Pelatih Atalanta Ingatkan Timnya Akan Bahaya Mestalla

Celades Beberkan Alasan Kekalahan Valencia dari Atalanta

Gilabola.com – Menderita kekalahan 4-1 di leg pertama dari Atalanta, pelatih Valencia Albert Celades, membeberkan mengapa timnya bisa menelah kekalahan tersebut.
Bertanding away di pertemua pertama tersebut, Los Che memang harus menyudahi pertandingan dengan kekecewaan. Celades sendiri mengakui bahwa timnya memang banyak melakukan kesalahan, terutama dalam bertahan, karena timnya terlalu banyak memberi ruang bagi lawan.
“Tentu kita membuat kesalahan. Saat anda bermain di level ini menghadapi Atalanta, anda tidak bisa memberi mereka banyak ruang,” ungkap Celades dalam konfrensi persnya yang dikutip Football Italia.
Meskipun mengakui timnya banyak membuat kesalahan di pertandingan itu, Celades merasa skor 4-1 tersebut bukan refleksi sebenarnya dari pertandingan. Sang pelatih sebut bahwa alasan timnya bisa kalah dengan margin yang cukup besar itu karena efektifnya lawan dalam memanfaatkan peluang.
Sementara itu, Los Che sendiri menurut sang pelatih sering gagal memaksimalkan peluang-peluang yang mereka dapatkan. Namun, dia tidak kehilangan harapan pada leg kedua karena setidaknya para pemainnya sudah menunjukkan bahwa mereka mampu menciptakan banyak peluang dalam pertandingan tersebut.
“Hasil ini tentunya membuat situasi menjadi sulit, 4-1 adalah skor yang cukup mengecewakan dan tidak menggambarkan sepenuhnya yang terjadi di pertandingan.”
“Saya rasa perbedaannya adalah Atalanta mampu mencetak gol dari semua peluang yang mereka dapatkan, yang bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan. Kami sendiri sering membuang banyak peluang untuk mencetak gol.”
Valencia Tidak Akan Menyerah di Leg Kedua
Meskipun tertinggal dengan skor yang cukup mencolok, raihan gol tandang Los Che membuat apapun masih bisa terjadi. Hal itu juga diamini oleh mantan pemain Real Madrid itu yang menyatakan timnya akan berusaha sekuat tenaga untuk membalikkan keadaan di Mestalla.
Celades menjanjikan bahwa Valencia tidak akan menyerah begitu saja dan akan sekuat tenaga berusaha memberikan yang terbaik bagi fans timnya. Meskipun tetap mengakui jika itu bukanlah pekerjaan yang mudah namun belum saatnya bagi Los Che untuk melempar handuk.
“Saya pikir kami punya peluang untuk membalikkan keadaan. Hasil malam ini memang cukup jelas, namun kita lihat apa yang akan terjadi di Mestalla. Kita bermain bagus di kandang sendiri.
Kami memang terlalu banyak kebobolan, terutama dalam partai tandang, itu hal yang tidak bisa disangkal. Tidak akan mudah untuk membalikkan keadaan, tapi kami akan mencobanya.”
Sumber: Celades Beberkan Alasan Kekalahan Valencia dari Atalanta

Valencia Balas Dendam Mirip Singa di Mestalla, Kata Mantan Real Madrid

Setelah dipermalukan 4-1 di Atalanta pada Kamis (20/2) dinihari, mantan pemain Real Madrid ini menjanjikan bahwa Valencia akan balas dendam dan bermain mirip singa pada leg kedua di Mestalla, tiga pekan mendatang.
Bekas pemain Real Madrid Denis Cheryshev mencetak satu gol, namun gagal mencegah Valencia kalah dengan skor 4-1 pada laga leg pertama 16 besar Liga Champions hari Kamis di San Siro, stadion milik dua klub Milan yang dijadikan kandang oleh Atalanta.
Los Che, yang memiliki pengalaman lebih baik di kancah Eropa dengan dua kali finalis Liga Champions dan pernah dua kali juara kompetisi selevel Liga Europa, diperlakukan seperti anak kemarin sore oleh tim kejutan Liga Champions itu pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions.
Pertandingan sebenarnya berlangsung seimbang, dengan kedua tim silih berganti mencatatkan penguasaan bola pada laga di Stadio San Siro di kota Milan tersebut. Namun Atalanta – yang merupakan tim kejutan musim ini – bermain lebih rapi di lini belakang. La Dea berhasil menahan 10 serangan lebih dari tim tamu selama 90 menit guna mempertahankan kemenangan 4-1 mereka atas Valencia itu.
Ini merupakan kali pertama tim asal Liga Italia tersebut lolos ke Liga Champions, dan pertama kalinya pula masuk ke 16 besar. La Dea menandai pertandingan perdananya di babak sistem gugur Liga Champions dengan kemenangan 4-1 atas tim kuat Liga Spanyol, Valencia.
Pasukan Gian Piero Gasperini mendominasi sejak awal dan membuka skor setelah 16 menit, dengan Hans Hateboer mengklaim gol pertamanya di kompetisi ini melalui penyelesaian jarak dekat. Josip Ilicic, yang merupakan top skor klub di Serie A, menggandakan keunggulan mereka sesaat sebelum jeda dengan gol hebat, sebelum Remo Freuler mencetak gol ketiga dari jarak jauh pada menit ke-57.
Hateboer kemudian mengklaim gol keduanya lima menit kemudian, dan sementara Denis Cheryshev membalaskan satu gol untuk Valencia. Hasil ini akan membawa tim kejutan asal Italia itu sangat percaya diri menyelesaikan tugas 16 besar mereka di Spanyol dalam waktu tiga minggu.
Bicara soal peluangnya pada leg kedua, mantan pemain Real Madrid Denis Cheryshev mengatakan bahwa Valencia akan balas dendam dengan bermain seperti singa pertengahan Maret nanti. “Saat kami main di kandang sendiri melawan mereka, kami akan bermain seperti singa,” tegas pemain Rusia itu. “Kami harus memiliki kepercayaan diri [untuk menang dan lolos]. Kami tidak sepatutnya kebobolan begitu banyak gol. Kami akan coba menganalisanya.”
Sumber: Valencia Balas Dendam Mirip Singa di Mestalla, Kata Mantan Real Madrid

Ajax Amsterdam Bantai Valencia di Mestalla, Tiga Gol Tanpa Balas!

Gilabola.com – Hasil pertandingan antara Valencia vs Ajax Amsterdam di laga Grup H Liga Champions berakhir dengan skor 0-3, Ajax kuasai puncak klasemen dan favorit lolos.
Valencia dipermalukan di kandangnya sendiri oleh tamunya, wakil Belanda Ajax Amsterdam, yang berhasil menyarangkan tiga gol tanpa balas dalam laga yang digelar di Estadio De Mestalla pada hari Kamis 3 oktober 2019 dini hari tadi.
Ketiga gol kemenangan Ajax Amsterdam dicetak oleh Hakim Ziyech, Quincy Promes di babak pertama dan satu gol tambahan di babak kedua oleh Donny van de Beek.
Valencia langsung menyerang dan mengancam gawang Ajax Amsterdam, Parejo dari tepi kotak penalti melepaskan tembakan keras dan bola langsung ke pelukan kiper Onana.

Berita Terkait

Napoli Tidak Hoki Tiga Kali Hantam Tiang Tapi Masih Kuasai Grup E
Hasil Lille vs Chelsea 1-2, Masih Ada Harapan Lolos
Hasil Barcelona vs Inter Milan 2-1, Untung Ada Luis Suarez

Namun saat laga memasuki menit ke-8, Stadion Mestalla mendadak senyap saat kelelawar kesayangan mereka harus kebobolan gawangnya oleh gol Hakim Ziyech. Dari sayap kanan Ziyech dengan aksi solonya merengsek ke tepi kotak penalti dan melepaskan tembakan keras menjebol gawang Cillessen! Skor 0-1 Ajax Amsterdam memimpin!
Saat laga memasuki pertengahan babak pertama, sempat terjadi beberapa kali drama penalti. Pertama Ferran Torres dijatuhkan di dalam kotak penalti, namun wasit tak memberikan penalti yang diinginkan para pemain Valencia. Selang dua menit kemudian Guedes berebut bola dengan Ziyech di tepi kotak penalti dan akhirnya jatuh, wasit beranggapan kejadian tersebut bukan pelanggaran.
Dan di menit ke-23 Valencia mendapatkan hadiah penalti impian mereka setelah Alvarez menjatuhkan Guedes di dalam kotak terlarang! Dani Parejo maju menjadi eksekutor, ia lepaskan tendangan keras dan bola langsung melayang ke angkasa! Penalti terburuk yang pernah kami lihat!
Setelah para pemain Valencia membuang peluang emas mereka, Ajax Amsterdam yang akhirnya merayakan gol kedua mereka di menit ke-34, dan kali ini Quincy Promes yang mencatatkan namanya di papan skor usai memanfaatkan bola kiriman Donny Van De Beek. Skor 0-2 bertahan hingga waktu turun minum.
Di babak kedua Valencia yang tak mau dipermalukan di hadapan pendukungnya sendiri berusaha keras mencetak gol balasan, namun alih-alih mencetak gol, gawang mereka justru harus kembali kebobolan di menit ke-67 oleh gol Donnya Van De Beek. Gerakan gelandang Ajax ini memukau dan mengecoh kiper Cillessen sebelum akhirnya menceploskan bola masuk ke dalam gawang.
Tak ada lagi gol tambahan hingga pertandingan berakhir, hasil Valencia vs Ajax Amsterdam ditutup dengam skor akhir 0-3.
Susunan Pemain
Valencia (4-4-2): Jasper Cillessen; Daniel Wass, Ezequiel Garay, Gabriel Paulista, Jaume Costa; Ferran Torres, Dani Parejo, Francis Coquelin, Goncalo Guedes; Rodrigo Moreno, Maxi Gomez. Cadangan: Denis Cheryshev, Jaume Domenech, Ruben Sobrino, Manu Vallejo, Mouctar Diakhaby, Thierry Correia, Lee Kang-In.
Ajax Amsterdam (4-2-3-1): Andre Onana; Sergino Dest, Joel Veltman, Daley Blind, Nicolas Tagliafico; Edson Alvarez, Lisandro Martinez; Hakim Ziyech, Donny van de Beek, Quincy Promes; Dusan Tadic. Cadangan: Bruno Varela, Siem de Jong, Klaas Jan Huntelaar, David Neres, Perr Schuurs, Razvan Marin, Kik Pierie.
Sumber: Ajax Amsterdam Bantai Valencia di Mestalla, Tiga Gol Tanpa Balas!

Valencia Beri Kabar Baik untuk Barcelona Soal Rodrigo Moreno

Liga Spanyol – Pelatih Valencia, Marcelino, mengaku bahwa timnya siap berpisah dengan Rodrigo Moreno, asalkan ada klub yang bersedia membayar pemain tersebut dengan harga senilai 120 juta Euro. Dengan kata lain, mereka mengijinkan Barcelona untuk meminangnya pada musim panas tahun ini.
Sejak awal musim kemarin, Barcelona memang tengah sibuk berburu striker anyar. Blaugrana baru saja ditinggal Paco Alcacer dan Munir El Haddadi, sehingga mereka butuh pemain baru untuk menemani Luis Suarez di barisan depan.
Salah satu nama yang dirumorkan akan bergabung dengan Barca adalah Rodrigo Moreno. Striker milik Valencia itu dinilai memiliki gaya bermain yang disukai oleh pelatih Barcelona, Ernesto Valverde, sehingga sang pelatih ingin memboyong pemain kelahiran Spanyol tersebut di bursa transfer yang akan datang.
Menurut laporan yang beredar, Valencia menginginkan 120 juta Euro untuk mahar transfer Rodrigo. Jika Barcelona berani membayar angka itu, maka Marcelino ikhlas berpisah dengan penyerang andalannya tersebut.
“Rodrigo tidak akan pergi dari Valencia, karena ia tidak memiliki keinginan untuk pergi dalam pikirannya,” kata Marcelino.
“Namun, seperti semua pemain yang seusianya, jika ada tawaran yang bagus datang, terutama jika tawaran itu bagus untuk kedua pihak, maka sebagai pelatih anda harus merelakannya pergi.
“Saya sudah mencoba untuk mengambil peran yang penting dalam proses diskusi, namun dalam masalah penjualan pemain, seorang pelatih tak bisa ikut campur dalam proses itu.
“Bagi kami, Rodrigo adalah pemain yang sangat penting, namun klub dan sang pemain yang memutuskan terkait masa depannya. Jika ia ingin pergi, maka harus ada tawaran yang bagus untuk kedua belah pihak, dan bursa transfer akan mencermati hal tersebut,” pungkasnya.

Bos Valencia Sebut ZIdane Pelatih yang Sempurna untuk Madrid

Liga Spanyol – Pelatih Valencia, Marcelino, mengklaim bahwa Zinedine Zidane merupakan pelatih yang sempurna untuk Real Madrid, karena ia berhasil membuat Los Blancos memiliki mental dan identitas juara.
Klaim tersebut diucapkan oleh Marcelino jelang menjamu Real Madrid pada pekan ke-30 La Liga musim ini, Kamis (4/4) dini hari WIB. Kali ini, Valencia memiliki modal 16 laga tak terkalahkan di semua ajang kompetisi.
Sementara, Zidane berhasil memenangkan dua laga perdana sejak mengambil alih kursi kepelatihan di Los Blancos. Dengan begitu, Marcelino ingin Valencia tampil maksimal untuk menghadapi Real Madrid di era pelatih asal Prancis itu.
“Zidane dan Madrid merupakan pasangan yang sempurna karena dia memimpin mereka meraih kemenangan,” kata Marcelino seperti dikutip Marca.
“Jika Anda melihat rekornya bersama Madrid, dia sudah memenangi sembilan gelar dari kemungkinan 14 trofi di sana, dan ia juga membawa sebuah identitas sekaligus mental yang berdasarkan kemenangan dalam momen-momen krusial.
“Ini merupakan klub yang memulai setiap pertandingan dengan keinginan yang kuat untuk menang. Ini berdasarkan sejarah mereka dan bagaimana mereka melakukan pendekatan dalam setiap aspek dari musim mereka.
“Kami ingin melawan versi terbaik dari Real Madrid pada hari Kamis ini. Rotasi saat melawan Huesca menunjukkan bahwa mereka akan melakukannya dan kami berharap ini pertandingan yang mengesankan,” pungkasnya.

Rodrigo: Valencia Tak Sabar Hadapi Barca di Final Copa del Rey

Berita Bola – Bintang Valencia, Rodrigo Moreno, mengungkapkan bahwa menghadapi Barcelona di final Copa del Rey di tahun keseratus mereka akan menjadi acara yang ia tunggu-tunggu.
Striker asal Spanyol itu mencetak satu-satunya gol ketika tim Marcelino mengklaim kemenangan 1-0 pada leg kedua di semifinal mereka melawan Real Betis pada hari Jumat (1/3), yang membuat mereka mengamankan kemenangan agregat 3-2.
Itu berarti Valencia akan bermain di final untuk pertama kalinya sejak mereka terakhir memenangkan trofi pada 2008, dengan pertandingan berlangsung hanya dua bulan setelah ulang tahun ke-100 mereka.
Dan Rodrigo mengatakan bahwa menghadapi Barca akan menjadi momen yang menyenangkan bagi semua orang yang terkait dengan Valencia.
“Ini musim yang sangat spesial dengan seratus tahun dan kami sangat senang mencapai final,” katanya pada Mundo Deportivo. “Kami telah memainkan pertandingan yang sangat lengkap. Kami layak berada di final.
“Kami tahu mereka (Barca) [akan] memiliki banyak kepemilikan tetapi kami akan memiliki kesempatan pada istirahat.
“Ini final untuk semua orang, untuk klub, pasukan, dan para penggemar. Saya yakin semua orang yang terlibat dengan klub akan menantikan final ini. Saya berharap yang terbaik untuk ini,” jelasnya. Sumber: soccerway.

Kurang Apik, Valencia Pulangkan Batshuayi Lebih Cepat

Kurang Apik, Valencia Pulangkan Batshuayi Lebih Cepat– Karena penampilannya dirasa kurang maksimal, Valencia memastikan bahwa Michy Batshuayi akan pulang lebih cepat ke Chelsea. Hal itu dikonfirmasi langsung oleh Direktur Olahraga Valencia, Mateu Alemany.

Batshuayi datang ke Valencia dengan status pinjaman pada musim panas lalu dan rencananya berada di Mestalla hingga akhir musim ini. Pemain internasional Belgia itu sejauh ini sudah bermain sebanyak 23 kali dan ‘hanya’ mencetak tiga gol.

Batshuayi mendapat kritikan dari entrenador Marcelino usai menyia-nyiakan peluang emas dalam laga Copa del Rey kontra Gijon tengah pekan kemarin. Batshuayi pun kemudian diganti saat turun minum dan Valencia akhirnya kalah 1-2.

Kepastian soal pengembalian Batshuayi ke Chelsea lebih cepat dari jadwal diungkapkan oleh direktur olahraga Valencia, Mateu Alemany dalam konferensi pers pada Kamis (10/1).

“Situasi Batshuayi sangat jelas. Kami bernegosiasi dengan beberapa klub lain soal kepergian sang pemain,” ungkap Alemany seperti dikutip Sky Sports.

“Saya berharap dia akan pergi dalam beberapa jam atau hari ke depan. Sang pemain tahu dia akan pergi, kami sudah memberitahu dia beberapa pekan lalu,” sambungnya.

“Kami berharap, demi kebaikannya, masalah ini akan terselesaikan secepatnya. Dia pergi dan kini tinggal masalah negosiasi,” jelasnya.

Batshuayi digae Chelsea dari Marseille pada musim panas 2016 silam. Bersama The Blues, pemain kelahiran 2 Oktober 1993 tersebut lebih sering menjadi pemain lapis kedua.

Chelsea pun akhirnya meminjamkan Batshuayi ke Borussia Dortmund pada paruh kedua musim lalu. Setelah sempat kembali, Batshuayi kembali dipinjamkan ke Valencia.

Kini setelah Valencia mengembalikan sang pemain, Chelsea diyakini bakal langsung kembali melepas Batshuayi ke klub lainnya.

Klub kuda hitam Premier League, Everton kabarnya berkeinginan untuk merekrut Batshuayi dengan status permanen. The Toffees diklaim bersedia membayar 18 juta poundsterling untuk mendapatkan tanda tangan Batshuayi.