Pochettino Hanya Korban Kutukan Ajax, Enam Manajer Total

Mauricio Pochettino hanya korban “kutukan Ajax”. Enam manajer jumpa Ajax musim lalu di Liga Champions, enam-enamnya kehilangan pekerjaan.
Keberhasilan Ajax Amsterdam melaju ke semi final Liga Champions tahun lalu begitu dahsyatnya sampai-sampai enam manajer tim yang menghadapi De Joden sejak saat itu sudah kehilangan pekerjaannya, entah dipecat atau mengundurkan diri.
Sang pelatih Argentina dipecat oleh Tottenham pada Rabu (20/11) dinihari yang berarti enam pelatih dari enam tim yang ketemu Ajax Amsterdam musim lalu sudah kehilangan pekerjaan mereka. Dengan kata lain Pochettino hanya korban dari kutukan Ajax.
Seperti kita tahu Spurs kalah dari Ajax di London dengan skor 0-1, sebelum anak-anak Pochettino membalaskan dendam dengan tiga gol Lucas Moura yang dramatis dan mengubah skor leg kedua semi final di Amsterdam menjadi 2-3. Fakta bahwa mereka tidak dapat mempertahankan penampilan mereka pada musim baru telah menyebabkan pemecatan Pochettino tadi malam.

Berita Terkait

Rekor 700 Gol Cristiano Ronaldo Masih Kalah Jauh Sama Rekor Kakek Ini!

Gak Percaya Ilmu Hitam di Sepak Bola? Lihat Dulu Yang Satu Ini!

Jose Mourinho Isyaratkan Tottenham Hotspur Klub Inggris Terakhirnya
Mauricio Pochettino Pengganti Sempurna Guardiola di Manchester City

Jose Mourinho dengan cepat dipanggil tidak sampai 12 jam kemudian untuk menggantikan sang pelatih Argentina itu dengan klub yang berada pada urutan ke-14 di klasemen Liga Inggris. Tapi Tottenham bukan satu-satunya tim yang mengalami kehilangan manajer mereka usai menghadapi Ajax.
Kutukan Ajax Atas Athens dan Benfica
Sepasang kemenangan De Joden atas AEK Athens di babak penyisihan grup menyebabkan tim Yunani itu terdampar di bawah klasemen, di mana mereka menyelesaikan kompetisi tanpa poin. Marinos Ouzounidis selaku manajer kemudian mengundurkan diri pada bulan Februari setelah timnya tertinggal 14 poin dari pemimpin klasemen.
Benfica juga sangat kecewa setelah tersingkir lebih awal dari Liga Champions dan Rui Vitoria menebus kesalahan itu dengan pemecatannya pada bulan Januari setelah tiga setengah tahun bertugas.
Kutukan Ajax atas Bayern Munchen, Real Madrid, dan Juventus
Lawan Ajax lainnya di Grup E, Bayern Munchen, mengakhiri penyisihan grup di puncak klasemen. Dua hasil imbang dengan de Godenzonen sudah cukup untuk mengamankan posisi Niko Kovac, namun Sang Nasib membawa bertemu Liverpool – yang akhirnya menjadi juara – dan untuk pertama kalinya dalam delapan tahun terakhir Die Roten gagal masuk babak 16 besarLiga Champions. Dan bulan lalu Niko Kovac dipecat setelah gagal memenuhi harapan Bayern yang sangat ambisius.
Kemenangan Ajax yang paling terkenal musim lalu terjadi pada babak sistem gugur pertama melawan Real Madrid. Santiago Solari baru bertugas selama empat bulan sebelum mengklaim kemenangan pada leg pertama di kandang de Joden di Belanda untuk meredakan kekhawatiran yang berkembang tentang sebuah musim yang gagal.
Namun Erik ten Hag memimpin anak buahnya untuk meraih kemenangan 4-1 yang menakjubkan di Bernabeu dan Solari hanya bertahan enam hari sesudahnya, dipecat secara menyedihkan seteleh melepas posisinya di Real Madrid B.
Korban berikutnya adalah klub top Serie A, Juventus. Hasil imbang 1-1 di Johan Cruyff Arena membuat Juventus jadi favorit untuk lolos ke babak berikutnya sebelum gol-gol dari Donny van de Beek dan Matthijs de Ligt membawa Ajax meraih kemenangan di Turin. Dan korban terakhir atau keenam dari Ajax Amsterdam adalah Mauricio Pochettino yang dipecat tadi malam.
Sumber: Pochettino Hanya Korban Kutukan Ajax, Enam Manajer Total

Tottenham Hotspur Tak Lolos UCL Bakal Gegerkan Dunia

Gilabola.com – Tottenham Hotspur tak lolos UCL alias Liga Champions bakal gegerkan dunia bola. Hal itu menurut pendapat Harry Redknapp.
Mantan manajer Tottenham Hotspur Harry Redknapp dilaporkan Sky Sports menilai “pukulan besar” jika Spurs tidak lolos ke Liga Champions musim ini. Ia berpendapat seperti itu setelah melihat Spurs duduk di tangga 14 klasemen sementara Premier League setelah 12 kali pertandingan dengan 14 poin.
Tim Mauricio Pochettino secara mengejutkan telah kalah dari Liverpool di Final Liga Champions musim lalu pada tanggal 1 Juni dan mereka diharapkan fans untuk lebih tajam lagi musim ini dan terus menantang untuk gelar. Alih-alih bertahan di 4 besar, sebaliknya mereka malah menghadapi tugas berat untuk bergelut di papan tengah dan mengamankan tempat ke UCL musim berikutnya.
“Rasanya aneh banget gaes, kalian punya alasan ketika segala sesuatunya tidak berjalan sesuai keinginan, tapi saya benar-benar berpikir kalau mereka akan sanggup terus naik mendekati Liverpool dan Manchester City untuk menjadi juara musim ini,” ujar Harry Redknapp kepada Sky Sports News.

Berita Terkait

Rekor 700 Gol Cristiano Ronaldo Masih Kalah Jauh Sama Rekor Kakek Ini!

Gak Percaya Ilmu Hitam di Sepak Bola? Lihat Dulu Yang Satu Ini!

Jose Mourinho Isyaratkan Tottenham Hotspur Klub Inggris Terakhirnya
Mauricio Pochettino Pengganti Sempurna Guardiola di Manchester City

“Tapi sekarang mereka seperti kesulitan berjuang untuk sekedar masuk empat besar. Ini bakal menjadi pukulan besar jika mereka tidak lolos Liga Champions, dengan segala uang yang telah diinvestasikan di pelatihan dan Stadion, apa pun yang kurang dari kualifikasi Liga Champions akan menjadi musim yang buruk.”
Tottenham Hotspur wajib menang terus usai jeda internasional
Tottenham akan menghadapi West Ham setelah jeda internasional dan ia lihat sebagai laga yang harus dimenangkan untuk kedua belah pihak. Meski heran, namun Redknapp tetap bersikeras jika jabatan Pochettino di Stadion Spurs masih aman-aman saja.
“West Ham United akan menjadi pertandingan yang sulit, tapi saya tidak bisa melihat pekerjaannya berada di telepon (tidak terancam pemecatan),” lanjut Redknapp. “Saya ini fan besar Pochettino lho. Dia itu jenis manajer yang berkepribadian hebat dan dia tahu soal pertandingan.”
“Tapi dengan skuad seperti itu dia harus memenangkan sesuatu, mereka harus mendapatkan beberapa trofi untuk menambah koleksi mereka dari suatu tempat. Mereka tidak akan memenangkan Liga dan saya tidak berpikir mereka cukup baik untuk memenangkan Liga Champions musim ini. Mereka kadung keluar dari Piala Liga sehingga kita harus melihat mereka memenangkan Piala FA.”
Sumber: Tottenham Hotspur Tak Lolos UCL Bakal Gegerkan Dunia

Son Heung-Min Selebrasi Minta Maaf Langsung Banjir Pujian

Gilabola.com – Selebrasi gol minta maaf Son Heung-Min di laga Liga Champions antara Tottenham Hotspur kontra Red Star Belgrade banjir pujian.
Bintang Tottenham Hotspur, Son Heung-Min sukses mencetak gol dalam kemenangan Liga Champions mereka atas Red Star Belgrade. Tidak biasa, Son dilaporkan HITC terlihat lakukan selebrasi meminta maaf dengan menghadap kamera setelah mencetak gol.
Aksi simpatik itu adalah perayaan yang jelas ditujukan kepada gelandang Everton, Andre Gomes. Gomes sebelumnya patah kakinya dalam sebuah tabrakan maut yang melibatkan Son dalam pertandingan Liga utama hari Minggu.
Son belum bisa move on dari insiden itu dan merasa bersalah terhadap Gomes. Tidak ingin patah semangat, Son memilih bangkit dan mendedikasikan semua golnya untuk pemain yang kini nilai jualnya terjun bebas tersebut. Karuan banyak pihak yang memuji sikap Son, termasuk dari suporter Everton juga.

Berita Terkait

Rekor 700 Gol Cristiano Ronaldo Masih Kalah Jauh Sama Rekor Kakek Ini!

Gak Percaya Ilmu Hitam di Sepak Bola? Lihat Dulu Yang Satu Ini!

Jose Mourinho Isyaratkan Tottenham Hotspur Klub Inggris Terakhirnya
Jose Mourinho Minta Tottenham Datangkan Tiga Pemain Ini

Son Heung-Min jadi termotivasi terus cetak gol untuk Gomes
Mantan Striker Tottenham dan Everton, Gary Lineker, termasuk yang tak sungkan memuji isyarat simpatik yang Son perlihatkan. Ia lantas mencetak gol lagi saat Tottenham memastikan kemenangan mengesankan atas kubu Red Star.
Semua gol Spurs di laga skor 0-4 itu dihasilkan oleh Giovano Lo Celso di menit ke-34, Son di menit ke-57 dan menit ke-61, serta Christian Eriksen di menit ke-85. Kubu Red Star frustrasi tidak sanggup sekalipun menjebol gawang wakil Premier League tersebut.
Setelah mengambil hanya 1 poin dari 2 pertandingan pembukaan yang sudah dituntaskan, kubu Spurs memiliki 7 poin dari 4 dan sekarang harus memenuhi syarat untuk tahap knockout. Son siap terus menciptakan lebih banyak lagi gol dan mempersembahkan semua gol itu untuk Gomes.
Tidak bisa terlalu lama bersantai, kubu Spurs akan menjamu Sheffield United di laga Liga Inggris selanjutnya. Kedua tim akan berlaga pada hari Sabtu 9 November, pukul 22.00 WIB.
Lawan Sheffield di kandang sendiri, kubu Spurs jauh diunggulkan untuk menang. Laga tersebut juga berpeluang jadi kesempatan bagi Son untuk kembali mencetak gol persembahan khususnya. Belum ada respon dari pihak Gomes terkait permintaan maaf tak berujung yang dilakukan Son.
Sumber: Son Heung-Min Selebrasi Minta Maaf Langsung Banjir Pujian

Tottenham Hotspur Cemas, Kane Dikomporin Ke Klub Lain

Gilabola.com – Tottenham Hotspur cemas mendengar Harry Kane dikomporin ke klub lain usai dipermak Bayern Munchen di Liga Champions skor 2-7.
Tottenham Hotspur keringat dingin karena saat ini Harry Kane terus dapat dukungan luar biasa untuk pindah ke klub lain. Dimitar Berbatov yang merupakan mantan pemain mereka sendiri ikutan membujuk Kane untuk pindah dan ia diklaim akan diterima di klub mana saja yang ia mau datangi.
Tidak peduli meski Spurs babak-belur ditowel Bayern Munchen skor 2-7, Kane tetap saja dinilai tampil mengesankan. Ia tetap sanggup mencetak gol dalam pertandingan tersebut. Wajar jika banyak pihak yang merasa kehebatan Kane jadi kurang dimaksimalkan Spurs.
“Saya menonton aksi Kane waktu mereka melawan Bayern Munchen. Meski hasilnya amburadul, namun Kane bermain sempurna. Sepanjang pertandingan, dalam menguasai bola, memberikan umpan, bermain dengan rekan satu tim, dia juga sempurna dalam menuntaskan setiap peluang,” puji Berbatov kepada Betfair dan Goal.

Berita Terkait

Allegri Belajar Bahasa Inggris Demi Ganti Pochettino
Tottenham Hotspur Merasa Aneh Dipermak Bayern
Gawang Tottenham Dibobol Empat Gol Oleh Pemain Murah 87 Milyar

Tottenham Hotspur harus cepat memberikan Kane trofi juara
“Menurut saya dia adalah striker yang lengkap, saya tahu kalah dia pasti bisa pergi ke klub mana saja yang dia mau. Dia tahu apa yang dia mau untuk memenangkan trofi di karirnya dan mungkin dia bertanya pada dirinya (apakah Spurs bisa memberinya trofi), semuanya terserah dia.”
“Saya dan semua fans pasti ingin melihat dia mendapatkan trofi juara bersama Spurs. Dia pemain bagus dengan pelatih yang tak kalah bagusnya.”
“Tapi tetap saja, jika apa yang dia mau tidak terjadi, dia pasti akan bertanya-tanya. Dia mungkin akan mengecewakan banyak orang jika memutuskan untuk pergi, tapi dia harus mengikuti jalan hidupnya sendiri karena waktu terlalu cepat berlalu.”
“Ada terlalu banyak rumor tentang dia, karena dia memang pemain top dan saya ingin dia meneruskan karir di Inggris sajalah. Hal yang sama berlaku juga pada Mauricio Pochettino, tapi kalian tahulah kalau Real Madrid datang memanggilnya, dia pasti akan sangat mempertimbangkan keputusannya,” pungkas Berbatov.
Apa yang ia sampaikan jelas membuat cemas manajemen Spurs. Meski mencemaskan, namun pendapat Berbatov ada benarnya juga dan patut diperhatikan oleh manajemen klub.
Sumber: Tottenham Hotspur Cemas, Kane Dikomporin Ke Klub Lain

Bayern Munchen Cemas Jelang Lawan Tottenham Hotspur

Gilabola.com – Bayern Munchen cemas jelang lawan Tottenham Hotspur di Liga Champions. Mereka mengakui tim Premier League lebih kuat.
CEO Bayern Munchen, Karl-Heinz Rummenigge, telah berulang tahun. Saat diwawancarai laman resmi klub dan BFW, ia mengomentari performa tim sejauh ini. Ia sekalian membahas banyak hal, termasuk persiapan laga Liga Champions lawan Tottenham Hotspur.
Secara umum dirinya mengaku puas, namun ia menekankan tim perlu lebih meningkatkan kemampuan mereka untuk mengejar kemenangan di setiap laga. Ia ingin skuad Die Roten berjaya bukan hanya di Bundesliga saja, namun hingga ke Liga Champions.
“Kami menang 5 dari 7 pertandingan dan juga meraih hasil imbang yang berkualitas saat melawan kubu RB Leipzig. Hasil saat melawan Hertha di pertandingan pembuka jadi satu-satunya hasil yang menyesakkan hati,” ujar Karl-Heinz Rummenigge.

Berita Terkait

Eks Pemain Tottenham Hotspur Jermain Defoe Kecelakaan
Tottenham Menang 2-1 Meski Disiksa Kartu Merah, Kalah Segalanya
Hasil Pertandingan Paderborn vs Bayern Munchen, Skor 2-3

“Meski begitu, kami tetap bahagia dengan langkah awal kami dan kami harus memastikan dapat hasil maksimal di laga selanjutnya lawan Paderborn, Tottenham dan Hoffenheim. Kalau kami bisa melakukan hal itu, kami pasti akan dengan cepat menjadi pemuncak di klasemen sementara dan tempat itu adalah yang kami inginkan sekarang ini.”
Bayern Munchen ingin tampil maksimal lawan Tottenham Hotspur
Ia juga mengomentari antusiasme jadwal laga Bayern selanjutnya ke London lawan kubu Spurs. Ia menilai laga tersebut adalah tes sesungguhnya bagi sang wakil Bundesliga.
“Pertama-tama, mereka berhasil masuk final tahun lalu. Kedua, harus saya akui jika Premier League jauh lebih kuat daripada Bundesliga saat ini. Kami perlu performa terbaik di sana dan saya menantikan laga ini.”
“Mereka punya stadion baru, termahal di dunia ini. Ini akan menjadi pertama kalinya bagi saya datang ke sana, tapi kota London selalu asyik untuk dikunjungi,” pungkasnya.
Tim raksasa Liga Jerman itu memang harus menghadapi Paderborn dahulu besok, pukul 20.30 WIB. Mereka cukup diunggulkan untuk menang skor besar di laga tersebut.
Setelah lawan Paderborn, mereka baru terbang ke Inggris untuk melawan Tottenham Hotspur dan terpana melihat kemewahan stadion lawan. Mereka bertemu pada hari Rabu (2/10), pukul 02.00 WIB.
Sumber: Bayern Munchen Cemas Jelang Lawan Tottenham Hotspur

Tottenham Hotspur Bukan Favorit Juara Liga Champions

Gilabola.com – Tottenham Hotspur tak berada di antara tim favorit juara Liga Champions musim ini, meskipun mereka mencapai babak final musim lalu. Demikian ungkap pelatih Mauricio Pochettino.
Pochettino memandu timnya dalam perjalanan yang tak terlupakan ke final Liga Champions musim lalu, di mana mereka dikalahkan sesama klub asal Inggris, Liverpool.
Mereka sedang bersiap untuk memulai Liga Champions musim ini, dengan melakoni laga pertama babak penyisihan Grup B di kandang Olympiakos. Pelatih asal Argentina itupun mengaku belum memikirkan final di Istanbul nanti.
“Tidak seorang pun yang akan memberi kami kesempatan untuk menjadi salah satu pesaing di babak final di Istanbul nanti, tetapi itu normal. Itu membuat kompetisi ini menjadi sangat menarik,” tandas Pochettino.

Berita Terkait

Prediksi Leicester vs Tottenham, Liga Inggris 21 September 2019
Liverpool dan Tottenham Memecahkan Rekor Liga Champions
Olympiakos vs Tottenham 2-2, Musuh Benzema Kecewakan Spurs

“Kami tahu untuk mengulangi kesuksesan yang sama, kami harus bermain dalam performa terbaik. Ini masih terlalu dini untuk membicarakan final, tapi yang paling penting menunjukkan kualitas kami, kualitas tim kami dan lakukan yang terbaik,” tambah pelatih Tottenham Hotspur berusia 47 tahun itu.
“Saya tidak peduli apakah orang berpikir kami lawan atau tidak, karena kami lolos ke final (musim lalu) dan punya kemungkinan untuk berjuang meraih gelar juara,” ujar Pochettino.
“Saya tidak peduli. Saya hanya fokus pada memulai perjuangan kami di Liga Champions musim ini dengan cara yang baik,” ujar Pochettino.
Hal itu bisa menjadi sangat penting, karena dalam sebuah grup yang juga berisikan Bayern Munchen dan Red Star Belgrade, The Lilywhites tidak dapat mengulangi awal yang mengerikan pada musim lalu.
Mereka hanya mendapat satu poin setelah tiga pertandingan dan butuh serangkaian hasil yang luar biasa untuk bisa lolos ke babak sistem gugur.
Namun, Tottenham Hotspur menjadi tim yang difavoritkan menang di Athena pada Rabu malam, dan Pochettino mendesak para pemainnya menunjukkan rasa hormat yang tinggi pada Olympiakos dan berikan yang terbaik. Meski demikian, Spurs hanya berhasil bukukan skor imbang, 2-2, di laga ini.
“Kami tidak dapat berbicara dengan cara yang berbeda, beberapa bulan yang lalu kami bermain final Liga Champions, dan melawan Olympiakos akan menempatkan kami sebagai tim favorit untuk memenangkan pertandingan ini,” tandas Pochettino, seperti dilansir Daily Mail.
“Saya menghormati lawan kami dan rekor mereka dan kami akan menghadapi laga yang sulit di sini. Anda perlu menunjukkan mengapa Anda difavoritkan. Jika Anda lebih baik dari lawan maka OK, Anda lebih baik tetapi sebelum pertandingan di Liga Champions Anda harus menunjukkan rasa hormat yang tinggi dan Olympiakos adalah tim yang sangat bagus,” ungkapnya.
“Rekor mereka di sini di stadion ini di Eropa sangat bagus dan itu akan menjadi atmosfer yang sulit, mereka akan memiliki pemain bagus dan jika kami tidak fokus dan tidak bermain dalam performa terbaik kami di pertandingan nanti, maka kami akan menderita,” tambah Pochettino.
Sumber: Tottenham Hotspur Bukan Favorit Juara Liga Champions

Skuad Guardiola Lebih Beruntung Dibanding Spurs, Liverpool, Chelsea

Skuad Pep Guardiola dinilai lebih beruntung dibanding Tottenham Hotspur, Liverpool dan Chelsea pada drawing grup Liga Champions.
Drawing fase grup Liga Champions sudah usai dilakukan hari Kamis (29/8) malam di Grimaldi Forum Monaco. Dari empat tim asal Premier League, Manchester City di bawah asuhan Guardiola sepertinya lebih beruntung.
Pasukan mahal yang disuplai dana nyaris tak terbatas dari Dubai itu satu grup dengan tiga tim lain yang relatif lebih mudah daripada rekan-rekan Inggris lainnya. Manchester City berada di Grup C babak penyisihan Liga Champions bersama dengan klub Ukraina Shakhtar Donetsk, tim Kroasia Dinamo Zagreb dan Atalanta asal Serie A.
The Skyblues lebih beruntung dibandingkan juara bertahan Liverpool di Grup E yang kebagian runner up Liga Italia Napoli dengan Carlo Ancelotti menjadi pelatih mereka saat ini. Juga RB Salzburg asal Austria yang diramalkan akan merepotkan The Reds, selain tim terlemah di Grup E ini, Genk asal Belgia.

Berita Terkait

Hasil Arsenal vs Tottenham 2-2 Imbang Kelima Dalam 10 Perjumpaan
Salah Kiper Arsenal, Christian Eriksen Cetak Gol Mudah
Chelsea Jelaskan Kondisi Cedera Tiga Pemain Andalan

Chelsea juga demikian. The Blues mendekam di Grup H bersama dengan semifinalis musim lalu Ajax Amsterdam asal Belanda, selain Valencia asal La Liga dan LOSC Lille asal Prancis, klub masa remaja Eden Hazard. Kondisi ini sedikit lebih baik daripada Grup E Liverpool. Ajax dianggap sudah kehilangan banyak giginya usai kepergian Frenkie de Jong ke Camp Nou dan Matthijs de Ligt ke Turin.
Tottenham Hotspur berharap agar hanya Bayern Munchen saja yang bakal menyulitkan petualangan Eropa mereka musim ini di Grup B. Spurs adalah finalis musim lalu sehingga Die Roten lebih khawatir pada skuad Mauricio Pochettino ini ketimbang sebaliknya.
Hasil Drawing Grup Liga Champions 

Grup A: PSG, Real Madrid, Club Brugge, Galatasaray
Grup B: Bayern Munchen, Tottenham Hotspur, Olympiacos, Red Star Belgrade
Grup C: Manchester City, Shakhtar Donetsk, Dinamo Zagreb, Atalanta
Grup D: Juventus, Atletico Madrid, Bayer Leverkusen, Lokomotiv Moscow
Grup E: Liverpool, Napoli, RB Salzburg, Genk
Grup F: Barcelona, Borussia Dortmund, Inter, Slavia Prague
Grup G: Zenit Saint Petersburg, Benfica, Lyon, RB Leipzig
Grup H: Chelsea, Ajax Amsterdam, Valencia, OSC Lille

Sumber: Skuad Guardiola Lebih Beruntung Dibanding Spurs, Liverpool, Chelsea

Dikalahkan Liverpool, Pochettino Ogah Keluar Rumah

Gilabola.com – Manajer Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino mengakui ogah keluar rumah 10 hari setelah dikalahkan Liverpool di final Liga Champions.
Tottenham Hotspur kalah 2-0 atas Liverpool pada babak final Liga Champions bulan lalu di Madrid, dimana skuad asuhan Mauricio menyaksikan impian mereka berakhir dengan kesedihan.
Mohamed Salah mencetak gol melalui tendangan penalti saat laga baru berjalan dua menit dan Divock Origi menambah keunggulan The Reds dengan golnya di menit ke-87.
Setelah The Lilywhites mencetak kemenangan mengesankan melawan Manchester City dan Ajax di perempat final dan semifinal, sang pelatih mengatakan hasil di babak final (Liga Champions) sangat mengecewakan.

Berita Terkait

Liverpool Kembali Bidik Pemain Sporting Lisbon
Jurgen Klopp Tak Panik Lihat Hasil Pramusim Liverpool
Juventus Bosan Kejar Pogba, Lirik Eriksen

“Ya, itu sulit,” kata pelatih berusia 47 tahun itu. “Kami memiliki tiga minggu yang paling sulit untuk mempersiapkan diri sebelum final. [Kami] sangat kecewa dengan cara kami kalah.”
Mantan pemain Timnas Argentina itu mengatakan besarnya kekalahan itu hanya bisa ditandingi dengan kekalahan lain dari karier bermainnya.
“Itu (kekalahan di final Liga Champions) sangat buruk,” ujar sang manajer. “Saya membandingkan dengan musim panas 2002, ketika kami (Timnas Argentina) bermain imbang dengan Swedia dan dikalahkan oleh Inggris di babak penyisihan grup di Piala Dunia, dalam waktu satu minggu. Sebagai pemain dan sebagai manajer, keduanya adalah momen terburuk dalam karier saya.”
Sama seperti musim panas itu 17 tahun yang lalu, sang pelatih mengambil cuti untuk merenungkan kekalahan tersebut.
Pochettino sudah move on dari kekalahan lawan Liverpool
Pelatih asal Argentina itu mengatakan dia membutuhkan kesunyian untuk mencoba dan pulih dari kekecewaan pahit karena kalah di Final Liga Champions.
“Saya naik kereta api dari Madrid ke Barcelona sehari sesudahnya,” tutur Pochettino. “Saya menghabiskan 10 hari di rumah saya dan tidak ingin keluar. Ya, itu sulit karena kami hampir meraih trofi juara.”
Merenungkan pertandingan di Wanda Metropolitano, sang manajer menegaskan bahwa timnya adalah tim yang lebih baik pada hari itu.
“Saya pikir kami lebih baik dari Liverpool,” tegasnya. “Itu bukan final yang hebat tetapi detail kecil membuat perbedaan.”
Setelah butuh beberapa waktu untuk pulih dari kekalahan, sang manajer mengatakan bahwa ia sekarang baru saja termotivasi untuk menjadi yang lebih baik di musim 2019-20.
“Pemenang dengan cepat move on,” kata sang pelatih. “Mungkin 10 hari seperti saya, atau 15 hari.”
“Ketika hari libur menjadi lebih buruk karena setiap hari anda memikirkan hal yang sama, tetapi ketika anda mulai berlatih anda meletakkan hal-hal buruk di masa lalu. Saat anda melupakan hal-hal buruk di masa lalu, api di dalam mulai muncul lagi.”
Sumber: Dikalahkan Liverpool, Pochettino Ogah Keluar Rumah

Moussa Sissoko Bakal Jadi Musuh Bagi Publik Old Trafford

Football5star.com, Indonesia – Pasca kemenangan Manchester United atas Tottenham Hotspur 2-1 di pertandingan ICC 2019 di Shanghai, Kamis (25/7/2019) menyisakan amarah bagi fans Red Devils. Meski tim mereka menang, fans tak suka dengan gelandang Spurs, Moussa Sissoko.

Dalam pertandingan tersebut, Sissoko terlibat insiden dengan pemain anyar Man United, Daniel James. Seperti dikutip football5star.com dari dailymail, Jumat (26/7/2019), Sissoko terlihat menginjak tangan dari Daniel James.

Insiden itu berawal dari perebutan bola antar keduanya. James yang berusaha melindungi bola di dekat sudut sepak pojok timnya mendapat pelanggaran dari Sissoko.

dailymail.co.uk

Pemain asal Prancis itu tampak sengaja menjatuhkan James dan kemudian menginjak kaki dan tangan pemain berusia 21 tahun tersebut.

Akibat pelanggaran keras tersebut, sejumlah fans Man United mengungkap rasa kesalnya kepada Sissoko. Publik Old Trafford bahkan menganggap Sissoko sebagai musuh jelang Liga Inggris musim 2019-20.

“Pelanggarannya kepada Daniel James sangat menjijikan,” kicau salah satu fan Man United di sosial media.

“Aksi itu benar-benar disengaja dan sangat memalukan,” tambah fan yang lain.

The post Moussa Sissoko Bakal Jadi Musuh Bagi Publik Old Trafford appeared first on Football5star Berita Bola.

Bungkam Tottenham, Man. United Lanjutkan Tren Positif

Football5star.com,Indonesia – Manchester United berhasil meraih kemenangan ketiganya secara beruntun setelah mengalahkan Tottenham Hotspur pada Kamis (25/7). Kemenangan ini disaksikan oleh ribuan suporter yang memadati Stadion Hongkou, Shanghai.

Tampil sebagai tim unggulan, Manchester United langsung tampil menggebrak di awal-awal pertandingan. Usaha keras dari pasukan Ole Gunnar Solskjaer pun langsung membuahkan hasil pada menit ke-20.

Berawal dari aksi individu Andreas Perreira, lini pertahanan Tottenham berhasil dibuat berantakan. Bola pun langsung diberikan kepada Anthony Martial yang tanpa kesulitan mampu merobek jala gawang Paulo Gazzanigga.

Tertinggal, Tottenham berusaha untuk menyamakan kedudukan di sisa waktu babak pertama. Meskipun terus menekan lini pertahanan The Red Devils, pasukan Mauricio Pochettino gagal menciptakan gol penyama kedudukan. Paruh pertama pun berakhir dengan skor 1-0 untuk Manchester United.

twitter.com/SpursOfficial

Di babak kedua, Tottenham melakukan sejumlah pergantian pemain. Hasilnya, mereka mampu tampil lebih baik dan kerap kali menciptakan peluang-peluang berbahaya ke gawang Sergio Romero.

Tekanan bertubi-tubi dari Tottenham pun akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-65. Berawal dari kemelut di mulut gawang Sergio Romero, bola akhirnya jatuh ke kaki Lucas Moura. Ia langsung melepaskan tembakan yang gagal diselamatkan oleh Romero.

Di sisa waktu pertandingan, kedua tim sama-sama saling jual beli serangan. Pada menit ke-80, Angel Gomes berhasil memperdaya beberapa pemain belakang The Lilywhites sebelum menceploskan bola ke gawang Paulo Gazzanigga.

Skor 2-1 bagi The Red Devils pun bertahan hingga wasit meniup peluit panjang. Hasil ini menjadi kemenangan ketiga beruntun Manchester United di partai pramusim. Pekan depan, mereka akan akan kembali ke Eropa dan menghadapi Kristiansund dan AC Milan sebelum menantang Chelsea di partai pembuka Premier League pada 10 Agustus mendatang.

Sementara itu, Tottenham akan kembali ke Eropa untuk melawan Real Madrid dan Inter Milan. Setelah itu, mereka akan langsung mempersiapkan diri untuk melawan Aston Villa pada partai pembuka Premier League.

SUSUNAN PEMAIN TOTTENHAM HOTSPUR VS MANCHESTER UNITED:
Tottenham Hotspur: 22-Paulo Gazzanigga; 16-Kyle Walker-Peters, 5-Jan Vertonghen, 57-Japhet Tanganga, 42-Anthony Georgiou; 8-Harry Winks; 17-Moussa Sissoko, 20-Dele Alli, 28-Tanguy Ndombele; 10-Harry Kane, 71-Troy Parrott
Pelatih: Mauricio Pochettino
Manchester United: 1-David de Gea; 29-Aaron Wan-Bisakka, 12-Chris Smalling, 16-Marcos Rojo, 18-Ashley Young; 39-Scott McTominay, 6-Paul Pogba; 26-Mason Greenwood, 15-Andreas Perreira, 21-Daniel James; 11-Anthony Martial
Pelatih: Ole Gunnar SolskjaerThe post Bungkam Tottenham, Man. United Lanjutkan Tren Positif appeared first on Football5star Berita Bola.