Liverpool Bisa Ulangi Tragedi Chelsea, Tersingkir ke Liga Europa

Liverpool bisa ulangi tragedi Chelsea tahun 2012, menjadi juara bertahan Liga Champions yang tersingkir ke Liga Europa. Begini skenarionya.
The Reds mencanangkan kemenangan saat menjamu Napoli pada laga matchday kelima Grup E Liga Champions tadi malam di kandang sendiri, Anfield. Alih-alih menang, Liverpool malah tertinggal lebih dulu setelah taktik Carlo Ancelotti untuk “memancing ular keluar dari sarangnya” berhasil menciptakan ruang kosong yang sangat lebar antara pemain bertahan dan kiper Alisson Becker.
Strategi ini dimanfaatkan secara baik oleh Giovanni Di Lorenzo untuk mengirim umpan lambung panjang yang dijemput oleh Dries Mertens menjadi gol Napoli pada menit 21 tadi malam ke gawang Liverpool. Dan tuan rumah butuh waktu sampai pertengahan babak kedua sebelum Dejan Lovren menanduk bola dari hasil sepak pojok James Milner.
Hasil 1-1 itu mengecewakan bukan saja pendukung The Reds tapi juga manajer tim, Juergen Klopp. Kini kepastian lolos Liverpool harus menunggu sampai matchday keenam pada 11 Desember mendatang dan mereka akan menghadapi laga tandang ke Red Bull Salzburg, juara Austria.

Berita Terkait

Rekor 700 Gol Cristiano Ronaldo Masih Kalah Jauh Sama Rekor Kakek Ini!

Gak Percaya Ilmu Hitam di Sepak Bola? Lihat Dulu Yang Satu Ini!

Liverpool Tanpa Fabinho Hingga Tahun Baru
Guardiola dan Klopp Berbagi Panggung LMA Hall of Fame

Untuk sesaat para penyokong raksasa Liga Inggris akan meremehkan RB Salzburg sampai mereka teringat hasil dari leg pertama tanggal 3 Oktober lalu yang usai dengan skor 4-3. Jika Anda masih ingat laga di Anfield ini, Sadio Mane, Andy Robertson dan Mohamed Salah seolah-olah akan membawa Liverpool menang mudah 3-0 setelah unggul dalam 36 menit pertama. Namun Hee-Chan Hwang, Takumi Minamino dan Erling Braut Haaland menyamakan skor 3-3 pada menit 60.
Sesuai karakter The Reds yang suka mepet-mepet menit akhir untuk menang, butuh gol Mo Salah pada menit 69 untuk memastikan kemenangan 4-3 hari itu.
Tim yang berhasil mencetak tiga gol di Anfield dan menyamakan skor 3-3 usai tertinggal tiga gol memperlihatkan kualitas yang dimiliki oleh RB Salzburg. Dan kalau itu masih kurang membuat khawatir, tim ini memiliki Erling Haaland, raja gol usia muda asal Norwegia yang sudah mencatatkan delapan gol di babak penyisihan grup ini, kedua tertinggi setelah Robert Lewandowski dari Bayern Munchen.
Apa yang Liverpool Perlu Lakukan di Matchday Keenam?
Liverpool perlu menghindari kekalahan dari Red Bull Salzburg pada laga terakhir Grup E Liga Champions guna lolos ke 16 besar. Kemenangan Salzburg 4-1 di Genk tadi malam berarti sang juara Austria itu masih bisa lolos ke babak 16 besar jika mereka mengalahkan Liverpool tanggal 11 Desember nanti dengan skor 1-0 atau 2-1 atau 3-2.
Kemenangan berapa pun akan melihat Salzburg lolos, kecuali Liverpool mencetak empat gol tandang atau lebih di Austria dalam waktu dua minggu lagi. Liverpool mengalahkan Salzburg 4-3 ketika kedua belah pihak bertemu di Anfield bulan September.
Pasukan Juergen Klopp juga bisa lolos dengan kekalahan di Salzburg jika Napoli pada jam yang sama kalah di kandang dari Genk yang saat ini menghuni dasar klasemen, namun itu tampaknya mustahil.
Jika Liverpool gagal lolos, mereka dijamin finish urutan ketiga di Grup E dan terdegradasi ke Liga Europa. Liverpool dengan begitu akan ulangi tragedi Chelsea pada musim 2012/2013, menjadi juara bertahan Liga Champions yang turun ke kasta kedua.
Hasil imbang dengan Napoli berarti Liverpool tetap berada di puncak Grup E tetapi mereka harus mengalahkan Salzburg pada matchday keenam agar dijamin lolos sebagai juara grup. Klopp mengakui bahwa laga tandang ke Salzburg akan sulit, tetapi tetap berharap bahwa timnya dapat mencapai 16 besar. “Semua orang di sini berpikir, ‘Ya Tuhan, itu akan sulit’ dan itu memang akan sulit, itu sudah sangat jelas,” tegas Klopp.
Sumber: Liverpool Bisa Ulangi Tragedi Chelsea, Tersingkir ke Liga Europa

Erling Haaland Gunakan Lagu Tema UCL Untuk Alarm

Gilabola.com – Erling Haaland gunakan lagu tema UCL alias Liga Champions untuk alarm setiap pagi. Ia mengungkapkan alasan pilih lagu itu.
Penyerang Red Bull Salzburg Erling Braut Haaland dilaporkan Sportsmole mengungkapkan bahwa dirinya menggunakan lagu tema Liga Champions yang kondang sebagai alarm jam wekernya. Hal itu ia akui setelah menjalankan bentuk penampilan yang luar biasa dalam kompetisi musim ini.
Setelah sukses mencetak 4 gol pada debut Liga Champions, sang striker Norwegia menjadi top scorer dalam kompetisi dengan 7 gol dalam 4 pertandingan. Ia juga menikmati masa karir yang luar biasa dari bentuk jumlah gol di tingkat domestik, total 19 gol dari 15 pertandingan di Austria musim ini dan bisa terus bertambah.
Berbicara dalam sebuah wawancara dengan TV2, Haaland (19 tahun) mengaku jika ia perlu motivasi sejak bangun tidur. Hal itu bisa dipicu oleh suara pertama yang ia dengar dan lagu tema UCL menjadi pilihannya.

Berita Terkait

Rekor 700 Gol Cristiano Ronaldo Masih Kalah Jauh Sama Rekor Kakek Ini!

Gak Percaya Ilmu Hitam di Sepak Bola? Lihat Dulu Yang Satu Ini!

Arsenal Masuk Antrian Kejar Erling Haaland
Manchester United Dikujungi Ayahnya Erling Haaland

Karena sudah terlalu sering, ia mengaku mendengar lagu itu hingga bosan. Bayangkan Giboler’s setiap hari bangun dengan suara alarm tema Liga Champions yang sama selama bertahun-tahun, “Cocooooteeee… Cocoootee..”
Erling Haaland juga tidur dengan 5 bola bersejarah
“Lagu tema itu adalah nada alarm kesukaan saya. Saya selalu bangun dengan mendengarkan lagu itu setiap harinya. Itu adalah lagu terakhir sampai membuat saya bosan.”
“(Meski bosan mendengarnya) Saya selalu mendapatkan awal yang sempurna untuk hari itu juga. Mantul,” pungkasnya.
Haaland juga baru-baru ini mengakui bahwa ia berbagi tempat tidur dengan semua lima bola Hat-Trick sejauh ini dalam karir singkatnya. Ia bahkan menyebut semua bola itu sebagai pacarnya.
Tampil impresip, sang pemain muda dihargai sekitar £85 juta. Ia telah menarik minat banyak klub Eropa papan atas termasuk Barcelona dan Manchester United jelang bursa transfer pemain Januari. Ia belum mau membahas masalah ini dan memilih fokus terus bermain sebaik mungkin di klubnya saat ini.
Pihak klub sendiri sempat kesal karena ketertarikan Barcelona dan Manchester United tidak terlalu nyata. Mereka masih menunggu penawaran proposal masuk selagi sang pemain terus dikaitkan dengan kedua klub top dunia tersebut.
Sumber: Erling Haaland Gunakan Lagu Tema UCL Untuk Alarm

Liverpool Kebobolan Tiga Gol, Dua Datang Dari Sisi Kanan

Liverpool kebobolan tiga gol pada laga Liga Champions hari Kamis (3/10) lawan Salzburg dengan dua datang dari sisi kanan. Salah siapa itu?
The Reds membiarkan seluruh dunia tahu rahasia membobol gawang mereka setelah Liverpool kebobolan tiga gol usai memimpin tiga gol lebih dulu dalam waktu 36 menit. Salzburg menyamakan skor 3-3 hanya dalam waktu 15 menit setelah babak kedua dimulai pada pertandingan Liga Champions hari Kamis (3/10) di Anfield. Dua dari tiga gol kebobolan terjadi melalui sisi kanan lini pertahanan.
Begini Cara Bobol Gawang Liverpool Dari Sisi Kanan
Kebobolan pertama Liverpool terjadi pada menit 39 saat Enock Mwepu merampas bola dari kaki satu pemain Liverpool di sisi kanan lapangan. Salah siapa itu? Kemungkinan kapten tim Jordan Henderson yang salah memperkirakan kemampuan lawan mencegat bola. Dan saat bola digiring oleh Mwepu, Fabinho berbuat kesalahan dengan memberi ruang dan waktu terlalu banyak. Bola pun diserahkan ke Hwang Hee-Chan yang kemudian berlari ke dalam kotak dan mengecoh benteng terakhir The Reds Virgil Van Dijk sebelum mengelabui kiper Adrian dengan tembakan ke pojok gawang. 3-1!
Gol kebobolan kedua terjadi menit 56. Juga melalui sisi kanan pertahanan Liverpool. Kali ini bola kembali berhasil dicuri di tengah jalan dan dikirimkan dengan cepat ke Hee-Chan yang berlari tanpa pengawalan ke sisi kotak penalti. Sementara perhatian Van Dijk dan Jo Gomez teralihkan dengan gerakan Patson Daka, masuk Takumi Minamino yang tanpa penjagaan. Si pemain Korea mengirim umpan lambung ke Minamino yang diselesaikan dengan tendangan first-time. 3-2!

Berita Terkait

Bintang Liverpool Dekati Koleksi Gol Lionel Messi dan Lewandowski
Jurgen Klopp Tak Khawatir Liverpool Sia-siakan Keunggulan
Liverpool Selamat, Urung Diusir dari Piala Liga

Liverpool vs Salzburg 4-3 Highlights & all goals #LIVSALpic.twitter.com/iH9LE2ipAT
— #UCL (@ZWODDE_) October 2, 2019

Peran penting para pemain Asia masih terlihat sampai ke gol ketiga Salzburg di Stadion Anfield tadi malam. Kali ini Minamino yang datang menusuk di sisi kiri kotak penalti Liverpool dan mengirim umpan silang akurat untuk diceploskan secara mudah oleh Erling Haaland. Skor 3-3 pada menit 60 dengan sisa 30 menit lagi laga Liga Champions itu.
Beruntung Liverpool Punya Fabinho, Firmino, Salah
Beruntung The Reds memiliki Fabinho yang mencuri bola sedikit di luar kotak penalti Salzburg. Beruntung ada Roberto Firmino yang ngotot menyundul bola guna menjadi umpan pendek ke Mohamed Salah dan sang striker Mesir tidak berbuat kesalahan mencetak gol keempat Liverpool. Lihat semua adegan gol-gol Liverpool vs Salzburg di atas.
Liverpool belum pernah kalah di Anfield untuk kompetisi Eropa sejak tahun 2014, menang 16 kali dan seri tujuh kali sebelum menjamu Salzburg tadi malam. Tampaknya kemenangan untuk kali ke-17 akan terjadi setelah The Reds mencetak tiga gol dari empat tembakan tepat sasaran.
Namun sementara kemampuan mencetak gol tidak diragukan lagi merupakan kekuatan utama Liverpool, pertandingan Liga Champions ini sekali lagi menimbulkan kekhawatiran tentang bagaimana cara The Reds bertahan. Mereka hanya mencatatkan gawang bersih tiga kali musim ini – melawan Burnley dan Sheffield United di Liga Inggris dan melawan MK Dons di Piala Liga – dan melawan serangan seproduktif seperti yang dimiliki Salzburg, mereka terlihat kepayahan dalam melawannya.
Van Dijk tidak diragukan lagi menjadi figur penting bagi Liverpool tetapi skor pertandingan 4-3 ini mungkin menggarisbawahi pentingnya Joel Matip bagi pertahanan Liverpool dengan pemain Kamerun itu tengah cedera.
Sumber: Liverpool Kebobolan Tiga Gol, Dua Datang Dari Sisi Kanan

Hasil Liverpool vs Salzburg 4-3 Dua Gol Datang Dari Mohamed Salah!

Hasil Liverpool vs Salzburg di Liga Champions usai 4-3 hari Kamis (3/10) dengan dua gol Mohamed Salah selamatkan nasib The Reds.
Liverpool adalah juara bertahan Liga Champions tapi mereka memperlihatkan rahasia kelemahan lini belakangnya kepada semua tim setelah The Reds membuang keunggulan tiga golnya pada laga Liga Champions hari Kamis dinihari di Anfield, di depan pendukungnya sendiri. Tim tamu Red Bull Salzburg dari Austria bangkit dari ketertinggalan 3-0 jelang akhir babak pertama untuk menyamakan skor 3-3 bahkan saat babak kedua belum mencapai setengah permainan.
Dan dua pemain Asia memainkan peran besar dalam kebangkitan kembali Salzburg di Stadion Anfield itu. Pemain Korea Selatan Hwang Hee-Chan menipiskan skor 3-1 di akhir babak pertama sebelum pemain Asia lainnya asal Jepang Takumi Minamino membuat para pendukung The Reds berdebar dengan golnya di awal paruh kedua. Pahlawan Salzburg yang mencetak tiga gol saat mereka menghabisi Genk 6-2 terakhir kali, Erling Haaland, mencetak gol ketiga tim tamu ke gawang kiper cadangan Adrian. Liverpool terlihat kepayahan tanpa kehadiran kiper utama mereka asal Brasil, Alisson Becker.
Beruntung Liverpool memiliki striker Mesir Mohamed Salah. Setelah Fabinho berhasil mencuri bola dengan sebuah tackle, Roberto Firmino mencongkelnya dari sisi kotak penalti pada menit 69 untuk kemudian disambar oleh Salah tanpa salah menjadi gol keempat The Reds tadi malam. Skor menjadi 4-3. Tiga poin diperoleh anak-anak Juergen Klopp tapi selisih gol mereka sangat buruk 4-5 dan menghuni urutan ketiga Grup E Liga Champions karena kalah posisi dari Salzburg yang menang besar 6-2 atas Genk pada perjumpaan terakhir kali 18 September lalu.

Berita Terkait

Bintang Liverpool Dekati Koleksi Gol Lionel Messi dan Lewandowski
Jurgen Klopp Tak Khawatir Liverpool Sia-siakan Keunggulan
Liverpool Selamat, Urung Diusir dari Piala Liga

Proses Terjadinya Gol-gol Liverpool vs Salzburg
Menyesallah Anda yang tidak nonton sendiri laga ini karena gol-gol kedua kesebelasan terjadi berkat permainan cepat. Gol Sadio Mane terjadi pada menit kesembilan melalui kerjasama sangat cepat dengan striker Brasil Firmino. Mane menerobos masuk mendekati kotak penalti dari sisi kiri sebelum mengumpan ke Firmino dan dengan cepat bola dikembalikan ke pemain Senegal itu sebelum ia menembak melalui kolong kiper Cican Stankovic. 1-0!
Gol kedua datang dari Andrew Robertson. Permainan kaki-ke-kaki yang sangat cepat memberi Jordan Henderson kesempatan mengirim bola ke sisi kanan ke arah Trent Alexander-Arnold. Si pemain muda kemudian melihat posisi Robertson dan bek itu hanya tinggal memalangkan kakinya untuk mencetak gol. 2-0!
Gol ketiga terjadi saat Sadio Mane menerobos sisi kiri kotak penalti sebelum mengumpankan silang ke Firmino. Serangan sang pemain Brasil membentur kiper Salzburg Cican Stankovic, namun bola muntah disambar dengan sebuah tembakan lembah oleh Mohamed Salah dan skor berubah 3-0!
Salzburg Membalas Satu Demi Satu
Di sinilah rasa puas membunuh para pemain asuhan Juergen Klopp. Mereka seperti mengulangi nasib Barcelona pada tahap semi final Liga Champions musim lalu. Unggul 3-0 dianggap tak mungkin dibalas oleh Salzburg dan mereka mengajari sang juara bertahan bahwa keunggulan tiga gol hanyalah selisih yang kecil.
Dalam sebuah serangan balik jelang berakhirnya babak pertama, hanya selisih tiga menit saja dari gol Mohamed Salah tadi, pemain Korea Selatan Hee-Chan Hwang menerima bola di batas kotak penalti dan ia berhasil mengecoh pemain terbaik UEFA Virgil Van Dijk untuk memberi ruang kosong dan menembak diagonal ke sisi tiang jauh. Skor pun berubah 3-1!
Sikap selow Liverpool masih dilanjutkan di awal babak kedua. Kali ini pemain Asia lainnya asal Jepang Takumi Minamino menerima umpan silang dari Hee-Chan dan melepaskan tendangan first-time yang tak bisa diantisipasi kiper Adrian. Papan skor 3-2 dan jantung para pendukung The Reds berdegup kencang.
Dan Takumi Minamino masih melanjutkan sumbangsih para pemain Asia kepada Salzburg setelah mengirim assist ke pahlawan Red Bull Erling Haaland yang menjebol gawang kosong tuan rumah. Skor 3-3 dan pertandingan masih menyisakan 30 menit lagi!
Untung Ada Mohamed Salah Penyelamat Liverpool
Beruntung sekali Liverpool memiliki Mohamed Salah. Tapi juga Fabinho dan Firmino. Sang striker Brasil itu sedikit memaksakan diri menyambut bola dari Fabinho dan menyundul si bundar ke arah Salah yang tak membuat kesalahan untuk mengukir gol keempat The Reds. Tidak ada gol lagi. Hasil Liverpool vs Salzburg hari Kamis (3/10) usai dengan skor 4-3. Dengan hasil ini anak-anak Juergen Klopp masih menghuni urutan ketiga Grup E Liga Champions dengan poin tiga, sama seperti Salzburg tapi kalah selisih gol.
Starting XI LIverpool vs Salzburg
Liverpool (4-3-3) Adrian; Alexander-Arnold, Gomez, van Dijk, Robertson; Henderson, Fabinho, Wijnaldum; Salah, Firmino, Mane. Cadangan: Kelleher, Lovren, Milner, Keita, Oxlade-Chamberlain, Lallana, Origi.
Red Bull Salzburg (4-2-2-2) Stankovic; Kristensen, Onguene, Wober, Ulmer; Mwepu, Junuzovic; Minamino, Szoboszlai; Daka, Hwang. Cadangan: Coronel, Ashimeru, Koita, Ramalho, Farkas, Haaland, Okugawa.
Sumber: Hasil Liverpool vs Salzburg 4-3 Dua Gol Datang Dari Mohamed Salah!

RB Salzburg Tak Takut pada Liverpool, Kata Haaland

Gilabola.com – RB Salzburg akan tandang ke Liverpool di pertandingan ke dua Liga Champions pekan depan. Bintang muda, Erling Haaland, mengaku timnya tak takut hadapi raksasa Inggris tersebut.
Kedua tim akan bertemu di Anfield, Kamis (3/10) dinihari WIB. Striker asal Norwegia yang masih berusia 19 tahun itu sebelumnya mencetak hat-trick ke gawang Genk, ketika timnya menang 6-2 di laga pembuka fase grup Liga Champions. Seketika itu pula, namanya langsung dikenal di seantero Eropa.
Haaland juga tercatat mencetak sembilan gol dalam satu pertandingan di Piala Dunia U-20 ketika Norwegia mengalahkan Honduras 12-0. Sekarang pemain depan itu berniat mencetak gol di laga melawan The Reds di Anfield. “Kami tak kenal takut,” kata Haaland di situs resmi Salzburg.
“Kami tidak takut pada apapun, dan kami selalu ingin menyerang serta mencetak gol. Ketika Anda memiliki pemain yang lapar (kemenangan) di sekitar Anda, mudah untuk bermain dengan mereka, karena mereka menginginkan hal sama seperti Anda. Kami ingin mencetak gol sepanjang waktu dan meraih kemenangan,” tandasnya.

Berita Terkait

Jurgen Klopp Akui Hampir Lakukan Kesalahan Besar Lawan Sheffield
Steven Gerrard Menolak Gantikan Jurgen Klopp
Liverpool Diragukan Mantan Pemain Sendiri Musim Ini

Bagi Liverpool sendiri, setelah mereka kalah di pertandingan pembuka di kandang Napoli, skuad asuhan Jurgen Klopp itu sangat ingn meraih tiga poin di kandang, termasuk saat menjamu RB Salzburg. Haaland akui, dia dipastikan akan jalani laga yang sulit di Anfield.
“Ini akan menjadi pertandingan yang sulit di Anfield, tapi mereka (Liverpool) hanya manusia biasa, sama seperti kami, jadi tidak ada yang mustahil,” tegas Haaland, seperti dilansir Liverpool Echo.
“Kami harus jujur ​​dan mengatakan, ‘Liverpool tim terbaik dunia saat mereka memenangkan Liga Champions’, tapi Napoli juga sangat bagus dan kami mengalahkan mereka di kandang tahun lalu,” tambahnya.
“Saya belum pernah ke Anfield, tapi saya pikir mereka punya atmosfer terbaik di dunia dan saya berharap untuk bermain di sana,” ujar mantan anak asuhh Ole Gunnard Solskjaer itu.
Hat-trick Haaland melawan Genk menjadi yang keempat kalinya musim ini. Hal itu sangat membantu Salzburg untuk torehkan awal musim yang tak terkalahkan di bawah asuhan pelatih asal Amerika, Jesse March.
Striker itupun mengaku siap menghadapi Virgil van Dijk pada Kamis pekan depan. Tapi, ia tidak terganggu dengan tantangan untuk bersaing melawan Pemain Terbaik UEFA.
“Saya rasa Anda tidak bisa berlatih cara melawan Van Dijk, tetapi Anda bisa berlatih bagaimana cara mengecohnya atau mungkin membuatnya kehilangan posisi. Kami semua harus berada pada performa terbaik kami, semua pemain, untuk memiliki peluang melawan tim ini,” tandas pemain RB Salzburg yang pernah menjadi bintang Molde ini.
Sumber: RB Salzburg Tak Takut pada Liverpool, Kata Haaland

Red Star Belgrade Dapat Hukuman Berat Usai Kerusuhan Lawan Salzburg

Berita Bola – Red Star Belgrade akhirnya dapat hukuman berat usai kerusuhan mengerikan dalam laga Liga Champions melawan Salzburg. Hal ini mau tak mau ikut berimbas untuk laga melawan PSG dan Liverpool.
Ya, kubu Red Star Belgrade akhirnya harus dilarang menjual semua tiket kepada semua penggemar mereka untuk dua laga tandang selanjutnya di Liga Champions. Hal ini terjadi karena kerusuhan penonton yang sempat terjadi dalam laga playoff bulan lalu di Salzburg.
Kubu Red Star Belgrade lantas didakwa dengan beberapa pelanggaran, termasuk karena invasi lapangan para suporter yang ikut menyalakan kembang api. Hal ini terjadi saat mereka bisa bangkit dari tercecer dua gol untuk hasil imbang skor 2-2 sekaligus raih fase grup lewat gol tandang di Red Bull Arena (Salzburg).
Red Star Belgrade rugi karena ulah suporter sendiri
Dikabarkan Reuters jika Komite Disiplin UEFA juga sekalian mendenda klub Serbia tersebut dengan angka menembus 30.000 euro. Mereka juga diwajibkan untuk segera kontak Salzburg dalam tempo 30 hari demi membayar semua kerusakan akibat ulah suporter mereka.
Dikabarkan juga jika para suporter Red Star Belgrade dilarang membeli tiket untuk laga-laga Grup C ajang Liga Champions di markas PSG pada 3 Oktober dan Liverpool pada 24 Oktober mendatang. Hal ini jelas merugikan mereka sendiri.
Bagaimana tidak rugi, juara Serbia Red Star yang pernah bisa menjuarai Piala Eropa pada tahun 1991 itu bisa ikut fase grup pertama kalinya sejak Liga Champions 1992. Langkah mereka jadi tersandung gara-gara ulah suporter sendiri.
Berita bola terkini