PSG Dijauhi Mauricio Pochettino, Buntut Ejekan Neymar?

Gilabola.com – PSG dijauhi oleh Mauricio Pochettino saat kabar ejekan Neymar cs terhadap Erlin Haaland usai laga Liga Champions masih hangat.
PSG yang saat ini masih banjir kecaman, termasuk dari suporter mereka sendiri, juga ikut dijauhi oleh Mauricio Pochettino. Pelatih yang pernah 17 tahun menjadi pesepakbola tersebut sebelumnya sempat dilirik sang raksasa Liga Prancis, namun dirinya tidak tertarik lagi.
Apakah hal ini gegara sikap Neymar cs yang mengejek Erling Haaland? Ternyata tidak juga gaes. Sang mantan manajer Tottenham Hotspur memang telah memutus segala kontaknya dengan klub Ligue 1 itu.
Kubu Paris Saint-Germain tidak sendirian, karena ia juga telah memutus silaturahmi dengan pihak Manchester United. Pochettino kecil kemungkinan mau menjadi pelatih anyar kedua klub kaya tersebut.
Mauricio Pochettino sabar tunggu Zinade dipecat Real Madrid
Hal ini dilaporkan oleh The Mundo Deportivo yang menyatakan jika Pochettino melakukan hal itu demi menjaga asanya untuk menjadi pelatih Real Madrid. Ia lebih tertarik menunggu Zinedine Zidane dipecat untuk digantikan oleh dirinya daripada ke kubu Old Trafford untuk menggantikan Ole Gunnar Solskjaer.
Sebagai gantinya, Pochettino meminta kubu Paris Saint-Germain dan Manchester United untuk mencari kandidat lain sebagai pengganti manajer yang akan mereka pecat. Hal ini jelas menjadi tanda bahaya bagi Zinedine Zidane yang sudah habis-habisan membentuk Los Blancos agar lepas dari bayang-bayang ketergantungan dengan Cristiano Ronaldo.
Sebagai manajer, Pochettino pernah melatih Tottenham Hotspur dari tahun 2014 hingga tahun 2019. Ia sebelumnya lagi melatih Southampton dari tahun 2013 hingga tahun 2014. Masih sebelumnya lagi, ia menjadi pelatih Espanyol dari tahun 2009 sampai tahun 2012.
Sumber: PSG Dijauhi Mauricio Pochettino, Buntut Ejekan Neymar?
Berita Bola
Video Berita Sepak Bola Terbaru
Video Cerita Bola Terlengkap

Erling Haaland Dewasa Redam Kecaman Terhadap PSG Dan Neymar

Gilabola.com – Erling Haaland dengan dewasa meredam kecaman terhadap PSG dan Neymar meski ia telah habis-habisan diejek sang lawan.
Erling Haaland, pemain yang merupakan pesepakbola kelahiran 21 Juli 2000 milik Borussia Dortmund telah menjadi bulan-bulanan euforia kemenangan PSG dan Neymar. Mereka terus mengejek selebrasi sang pemain belia bahkan sejak masih di lapangan hingga ke ruang ganti dan media sosial.
Kekalahan Borussia Dortmund skor 2-0 di laga Liga Champions leg kedua agregat 3-2 hari ini masih menjadi trending luar biasa. Banyak momen dramatis yang terjadi di laga itu hingga akhir wasit meniup peluit penutup laga babak kedua.
Salah satu hal yang disorot publik adalah aksi para pemain, yang dikomandoi Neymar, dalam mengejek Haaland. Meski Dortmund memiliki banyak pemain, namun kubu Prancis hanya menyasar Haaland dengan meniru selebrasi khasnya usai pertandingan.
Alih-alih dipuji, sikap itu malah menuai kecaman dari publik, termasuk dari fans Paris Saint-Germain sendiri yang malu melihatnya. Kemenangan mereka jadi tidak berarti dinodai ejekan tidak pantas tersebut.
Melihat tim lawan dan pemain senior sekelas Neymar banjir kecaman, Haaland tidak memanfaatkan momen tersebut untuk keuntungannya. Ia malah dengan dewasa mengalihkan semua energi amarah publik pada kesalahan timnya hingga kalah dalam laga tersebut.
“Kami sudah tahu kalau pertandingan tadi pasti akan sulit, tapi secara umum laga tadi memang bukan penampilan terbaik kami kok. Rasanya sulit bertanding tanpa dukungan gemuruh suporter, tapi ini bukan alasan atas performa kami,” ujar Haaland berusaha mengalihkan perhatian publik dari PSG usai pertandingan.
Erling Haaland layak dihormati oleh PSG dan Neymar
Sikap ini karuan membuat publik bersimpati pada Haaland yang tidak sakit hati dengan perlakuan tak menyenangkan yang ia dapatkan. Publik lantas diingatkan oleh The Squawka Football jika sang pemain tetap sudah menghasilkan rekor di Liga Champions, tak peduli meski telah direndahkan oleh PSG dan Neymar.
Sang pemain menjadi remaja pertama yang mencetak 10 gol dalam 1 musim Liga Champions. Ia juga menjadi pemain tercepat untuk mencetak 10 gol di kompetisi bergengsi tersebut. Sang bintang juga menjadi pemain muda yang mencetak gol untuk 2 klub berbeda di musim yang sama.
Ia juga menjadi pemain Borussia Dortmund pertama yang mencetak gol di debut Bundesliga, debut DFB Pokal dan debut Liga Champions. Erling juga menjadi pemain Bundesliga pertama dalam sejarah yang mencetak hat-trick debut sebagai pemain pengganti.
Ia menjadi pemain tercepat dalam sejarah yang bisa mencetak 5 gol di 1 dari 5 Liga top Eropa. Neymar dan semua pemain PSG lainnya yang menang dalam laga tersebut memang lebih senior, namun apa yang diraih Erling dalam usia mudanya patut dihormati. Sikapnya yang tetap tenang meski sudah diejek Neymar cs membuatnya malah semakin kebanjiran fans baru lintas klub, termasuk dari fans PSG sendiri.
Sumber: Erling Haaland Dewasa Redam Kecaman Terhadap PSG Dan Neymar
Berita Bola
Video Berita Sepak Bola Terbaru
Video Cerita Bola Terlengkap

PSG Dan Neymar Banjir Kecaman, Termasuk dari Fans Sendiri

Gilabola.com – PSG dan Neymar sama-sama banjir kecaman, termasuk dari fans sendiri usai menang laga Liga Champions lawan Borussia Dortmund.
PSG dan pemain bintang mereka yang sudah sesuai banderolnya tersebut tengah banjir kecaman di media sosial. Kemenangan laga sengit lawan klub daerah North Rhine-Westphalia, Borussia Dortmund, ternodai oleh sikap mereka yang habis-habisan mengejek Erling Haaland.
Pertemuan kedua tim dimenangkan skor 2-0 oleh Paris Saint-Germain melalui terjangan sang mantan pembantu Lionel Messi di menit ke-28 dan Juan Bernat Velasco di menit ke-45+1. Sementara kubu BVB hanya kebagian 1 kartu merah untuk Emre Can yang diusir wasit usai tega menjatuhkan Neymar yang tidak bisa dikasari tersebut.
Para pemain Prancis mabuk kemenangan dan langsung merayakan dengan mengejek salah satu pemain Dortmund, Erling Haaland. Mereka meniru selebrasi khas Haaland di lapangan dan di ruang ganti sambil tertawa puas.
Kegiatan itu jelas dipelopori oleh Neymar yang meniru selebrasi Haaland setelah mencetak gol di menit ke-28. Meski sah-sah saja, namun apa yang mereka lakukan dinilai berlebihan terhadap pemain yang masih berusia muda.
PSG dan Neymar dinilai berlebihan menghina Haaland
Publik dan bahkan suporter Paris Saint-Germain sendiri lantas beramai-ramai mengecam ulah sang pemenang dalam laga ini. Mereka menilai hal itu terlalu berlebihan dan tidak pantas dilakukan untuk mengejek seorang pemain muda yang memiliki masa depan cerah seperti Haaland.
“Seorang pemain berusia 19 tahun berhasil mencetak 2 gol sebelumnya saat melawan Paris, begini cara mereka melakukan balas dendam. Mentalitas klub kecil telah mereka pamerkan,” tulis salah satu akun media sosial dengan banyak pengikut di Twitter.
“Ya Tuhan, sangat tidak menunjukkan rasa hormat sama sekali (terhadap lawan),” sambut fan lain dengan menyayangkan sikap kekanak-kanakan para pemain Paris Saint Germain.
“Para pemain Paris Saint-Germain sama sekali tidak menghormati banyak hal,” timpal salah satu fan klub Prancis itu dengan emoticon menangis tanda malu melihat ulah para pemain dari klub idolanya tersebut.
Sumber: PSG Dan Neymar Banjir Kecaman, Termasuk dari Fans Sendiri
Berita Bola
Video Berita Sepak Bola Terbaru
Video Cerita Bola Terlengkap

Messi Sebut 4 Klub Penghalang Barcelona Juara UCL

Gilabola.com – Lionel Messi sebutkan nama 4 klub yang bisa menjadi penghalang Barcelona untuk menjadi juara Liga Champions musim ini.
Lionel Messi dilaporkan The Daily Star telah menyebut nama 4 klub yang menjadi ancaman bagi Barcelona untuk mengejar trofi Liga Champions. Para klub mematikan itu adalah Liverpool, Real Madrid, Juventus dan Paris Saint-Germain yang baru melawan Haaland cs.
La Pulga masih ingat jika kampiun Spanyol yang ia bela itu belum pernah jadi juara UCL sejak tahun 2015. Kebahagiaan 6 trofi individu Ballon d’Or ia rasakan masih tidak lengkap tanpa trofi tim dari gelaran Liga Champions.
Barcelona meski sempat mengalami hasil mengejutkan di beberapa laga terakhirnya, namun mereka tetap masih sulit dilawan jika masih diperkuat rival abadi Cristiano Ronaldo tersebut. La Pulga ingin mengalahkan rivalnya, Cristiano Ronaldo, untuk memenangkan medali ke-5 kompetisi musim ini.
Messi juga mengagumi Atletico Madrid
Meski masih merupakan klub kuat, namun La Pulga dengan jujur mengakui beberapa tim berpotensi menjegal impian juara Barca. Hal itu ia sampaikan kepada Mundo Deportivo.
“Semua tim sebenarnya sama-sama sulit untuk ditaklukkan. Paris akan melawan Dortmund dan kalah, Liverpool akan melawan Atletico dan kalah. Tapi saya pikir Liverpool, Juventus, Paris Saint-Germain dan Real Madrid adalah yang terkuat hari ini,” ujarnya.
Meski menjagokan skuad polesan Jurgen Klopp sebagai salah satu tim favoritnya tahun ini, namun La Pulga tetap tidak meremehkan ancaman Atletico Madrid. “Pada hari saat kami meraih hasil imbang kami berbicara di ruang ganti yang bisa saja berdekatan, karena Atletico banyak bertarung di kompetisi ini.”
“Di duel dua pertandingan mereka sangat kuat dan mereka telah memperlihatkan fakta itu lagi saat ini, bahwa mereka akan bertarung dan akan terus berada di kompetisi ini,” pungkasnya.
Sumber: Messi Sebut 4 Klub Penghalang Barcelona Juara UCL

Kevin De Bruyne Ingin Pegang Trofi UCL Bersama PSG

Gilabola.com – Kevin De Bruyne ingin bisa pegang trofi UCL alias Liga Champions bersama PSG. Hal itu disampaikan mantan pelatih bintang Manchester City itu.
Kevin De Bruyne telah didorong untuk angkat koper dari Manchester City ke Paris Saint-Germain, karena mereka punya peluang lebih baik menjuarai Liga Champions. Hal itu disampaikan mantan pelatihnya di Genk, Hein Vanhaezebrouck.
Hein Vanhaezebrouck menilai sang pemain internasional Belgia bisa menjadi pemain terbaik di Eropa dan harus menolong PSG mengangkat trofi UCL. De Bruyne sendiri sudah memulai musim ini dengan performa luar biasa usai lama cedera.
Dalam enam laga Premier League City sejauh ini, sang pemain sudah memberikan 2 gol dan 7 assist atas namanya. Ia terlihat sudah kembali ke dalam bentuk kebugaran dan performa terbaiknya.

Berita Terkait

Pelatih Berdarah Indonesia Gantikan Guardiola di Manchester City
Liverpool Diragukan Mantan Pemain Sendiri Musim Ini
Manchester City Ditekan Guardiola Kejar Liverpool

Vanhaezebrouck mengatakan pada Het Nieuwsblad dan Daily Star: “kevin sudah memenangkan 2 titel Liga dan banyak piala gelaran Inggris lainnya bersama Manchester City, dan dia sudah didaulat sebagai pemain terbaik dalam satu musim di Jerman.”
Kevin De Bruyne bisa mendorong PSG juara Liga Champions
“Tapi tetap saja dia tidak pernah memenangkan apa-apa di level internasional. Tidak Liga Europa, tidak juga Liga Champions, tidak juga di Piala Dunia dan ini yang selalu diperhatikan orang.”
“Begitu dirinya menjuarai salah satu piala tersebut saya tidak akan kaget kalau dia masuk nominasi Pemain Terbaik Tahun Ini dari FIFA dan meraih trofi Ballon d’Or. Bisa saja dia dapatkan saat masih di City, tapi saya tidak yakin.”
“Saya tidak bilang kalau dia akan mudah jadi juara UCL bersama Barcelona atau Real Madrid. Tapi dalam benak saya, bisa terjadi kalau dia main bersama Paris Saint-Germain.”
“Bawa De Bruyne untuk memberikan umpan pada Neymar, Edinson Cavani dan Kylian Mbappe, maka tim tidak akan kesulitan untuk menjadi juara. Masalahnya adalah bisa saja dia tidak cocok main di Ligue 1. Tapi di PSG dia akan dapat lebih banyak uang.”
Sumber: Kevin De Bruyne Ingin Pegang Trofi UCL Bersama PSG

Dua Bintang Real Madrid Hindari Zidane Usai Dipermalukan PSG

Gilabola.com – Dua bintang Real Madrid Gareth Bale dan James Rodriguez tidak berbicara dengan manajer Zinedine Zidane, usai dipermalukan PSG di Liga Champions, Kamis (19/9).
Don Balon melaporkan bahwa baik Bale maupun Rodriguez tampaknya kecewa dengan keputusan Zidane yang menolak mereka tetap tinggal di Santioago Bernabeu selama pra-musim.
Pelatih asal Prancis itu juga mencoba menjual kedua pemain tersebut musim panas ini, tetapi itu tidak terjadi – dan akhirnya, ia harus bergantung pada keduanya untuk menyelamatkan Real Madrid dari kekalahan di beberapa pertandingan di La Liga 2019-20 sejauh ini.
Majalah olahraga mingguan Spanyol itu juga mengklaim bahwa Presiden Los Blancos Florentino Perez mengetahui situasi tersebut, dan ia mencoba untuk berbicara dengan kedua pemain dalam upaya untuk menyelesaikan masalah itu.

Berita Terkait

Prediksi Sevilla vs Real Madrid, Liga Spanyol 23 September 2019
Lihat Gareth Bale Menghina Lambang Real Madrid di Depan Umum
Real Madrid Siap Tunjuk Jose Mourinho Gantikan Zidane

Real Madrid kurang serius lawan PSG
Namun, baik Bale maupun Rodriguez tidak mau mendengarkannya, dan mereka bahkan meminta Perez untuk memecat manajer pemenang Liga Champions tiga kali itu secepatnya.
Sementara itu, selama konferensi pers pasca pertandingan melawan PSG, Zidane mengkritik pemainnya sendiri, dan berkata: “Mereka [PSG] lebih baik dari kami, dalam permainan di lini tengah, dan hal yang paling mengganggu saya adalah intensitas kami.”
“Sangat sulit jika Anda tidak memulai pertandingan dengan kuat. Mereka pandai menciptakan peluang, bukan itu yang membuat saya khawatir, namun melihat tim saya tanpa intensitas yang diperlukan di kompetisi level tinggi ini.”
“Kami tahu mereka akan menekan kami, tetapi kami tidak benar-benar masuk ke dalam permainan pada tahap apa pun,” pungkas pelatih berusia 47 tahun itu.
Sumber: Dua Bintang Real Madrid Hindari Zidane Usai Dipermalukan PSG

Kiper Real Madrid Minta Maaf Selfie Bareng Mbappe

Gilabola.com – Kiper Real Madrid Alphonse Areola minta maaf atas selfie bareng Kylian Mbappe usai tim kalah lawan PSG di laga Liga Champions.
Alphonse Areola telah buru-buru meminta maaf kepada suporter Real Madrid setelah foto dirinya lagi cengar-cengir bareng pemain Paris Saint-Germain Kylian Mbappe dan Eric Maxim Choupo-Moting muncul. Foto itu viral usai laga kekalahan Los Blancos skor 3-0 lawan wakil Ligue 1 tersebut.
Areola, yang dalam masa peminjaman di skuad Zinedine Zidane dari PSG musim ini, dilaporkan The42 menyatakan jika beredarnya foto itu juga membuatnya kesal. Ia lantas menegaskan berkomitmen untuk terus membela kubu Los Blancos setelah kekalahan tersebut.
Melalui akun Instagram pribadinya, Areola menjelaskan: “Wahai fans Los Blancos yang terhormat, saya merasa sangat sedih atas beberapa komentar terhadap foto yang telah beredar luas di dunia maya tersebut.”

Berita Terkait

Prediksi Sevilla vs Real Madrid, Liga Spanyol 23 September 2019
Lihat Gareth Bale Menghina Lambang Real Madrid di Depan Umum
Dua Bintang Real Madrid Hindari Zidane Usai Dipermalukan PSG

Kiper Real Madrid hanya reunian sederhana saja
“Saya ingin semua fans setia tahu jika hati saya telah putih (sesuai warna jersey klub) sejak saya teken kontrak untuk klub ini. Saya tidak bisa meragukan motivasi saya, kesetiaan saya dan keterlibatan saya bersama Madrid, Madrid kita.”
Ia mengaku aslinya ikut merasa sedih karena tim kalah saat melawan PSG. Ia awalnya hanya berniat reunian sebentar saja dengan Mbappe cs yang wajar jika ada sesi jeprat-jepret selfie-nya.
“Kekalahan kemarin juga berdampak langsung ke saya juga kok. Saya sama sedihnya seperti setiap orang yang ada di dalam ikatan keluarga besar ini.”
“Setelah pertandingan saya sempat reunian dengan mantan rekan satu tim dan teman-teman saya, yang dulu tidak sempat mengucapkan kalimat perpisahan dengan saya.”
“Meski begitu, saya dengan ini meminta maaf kepada semua fans Madrid yang telah merasa dikecewakan. Itu bukan keinginan saya dan saya harap kita bisa bersama-sama meraih kesuksesan di masa mendatang.”
Areola sendiri ada di bangku cadangan di laga itu selagi Thibaut Courtois yang dibenci fans memulai pekan pertengahannya. Fans lebih mengikuti perkembangan mantan kiper mereka, Keylor Navas, yang membuat clean sheet untuk PSG.
Sumber: Kiper Real Madrid Minta Maaf Selfie Bareng Mbappe

Zidane: Intensitas Adalah Masalah Utama Real Madrid

Gilabola.com – Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane frustrasi setelah Los Blancos menelan kekalahan dalam pertandingan pembuka Liga Champions lawan Paris Saint-Germain.
Dua gol dari Angel Di Maria dan satu gol Thomas Meunier di menit-menir akhir laga membuat tim besutan Thomas Tuchel meraih tiga poin penuh di Parc des Princes.
“Mereka (PSG) lebih baik daripada kami, dalam permainan, di lini tengah, dan hal yang paling mengganggu saya adalah intensitas kami,” kata Zidane.
“Sulit jika Anda tidak memulai pertandingan dengan kuat. Mereka pandai menciptakan peluang, bukan itu yang membuat saya khawatir, tapi adalah melihat tim saya tanpa intensitas yang diperlukan di kompetisi level tinggi ini.”

Berita Terkait

Prediksi Sevilla vs Real Madrid, Liga Spanyol 23 September 2019
Lihat Gareth Bale Menghina Lambang Real Madrid di Depan Umum
Dua Bintang Real Madrid Hindari Zidane Usai Dipermalukan PSG

“Kami tahu mereka akan menekan kami, tetapi kami nyaris tidak membuat dampak pada pertandingan dan kami menciptakan beberapa peluang. Kami mencetak dua gol tetapi yang kedua dibatalkan oleh VAR.”
Thibaut Courtois adalah salah satu pemain Real Madrid tampil buruk saat menghadapi PSG, tetapi Zidane tidak mau menyalahkan sang kiper.
“Kami semua berada di kapal yang sama di sini, saya tidak akan menyalahkan siapa pun,” tegasnya. “Kami harus melupakan kekalahan ini dan fokus pada pertandingan berikutnya, semua orang salah ketika kamu kalah.”
Zinane menilai PSG lebih baik daripada Real Madrid
Los Blancos kurang inspirasi di lapangan, tetapi apa yang menurut Zizou adalah masalah utama? “Saya rasa masalahnya adalah intensitas,” jelasnya. “Ketika ada bola lepas dan Anda berduel untuk mendapatkan bola dan Anda bisa memenangkan duel, [maka] Anda bisa memenangkan pertandingan. Bagi saya itulah masalahnya.”
PSG bermain tanpa tiga penyerang utama mereka, Neymar, Kylian Mbappe dan Edinson Cavani pada pertandingan melawan Madrid.
“Mereka lebih baik dan mereka pantas menang dan kami lebih buruk,” tutur Zizou. “Jika ritme permainan tidak baik, itu sangat rumit, mereka telah benar-benar menekan kami selama pertandingan.”
Sumber: Zidane: Intensitas Adalah Masalah Utama Real Madrid

Bos PSG Ogah Tanggapi Pertanyaan Soal Juara Champions

Gilabola.com – Setelah tiga kali berturut-turut tersingkir pada babak 16 besar di Liga Champions, PSG meraih kemenangan 3-0 atas Real Madrid pada Kamis dinihari.
Dalam pertandingan Liga Champions pertama mereka sejak kemenangan 3-1 Manchester United yang mengejutkan di Paris yang membuat Paris Saint-Germain tersingkir musim lalu, PSG sangat brilian melawan Real Madrid, tetapi mereka tahu betul bahwa mereka masih harus membuktikan banyak hal.
“Sebelum ada yang mengajukan pertanyaan. Jika seseorang bertanya kepada saya apakah kami akan memenangkan Liga Champions, saya keluar dari sini,” Tuchel mengatakan pada konferensi pers setelah Paris Saint-Germain menghancurkan 13 kali juara Eropa Real Madrid pada banyak penyisihan grup pertama mereka di Parc des Princes.
Tersingkir di babak 16 besar oleh Manchester United terjadi setelah kekalahan agregat 5-2 atas oleh Real Madrid pada 2018 dan kekalahan tak terlupakan dari Barcelona pada 2017 dengan kekalahan 6-1 di Camp Nou setelah kemenangan 4-0 di Parc des Princes.

Berita Terkait

Prediksi Sevilla vs Real Madrid, Liga Spanyol 23 September 2019
Lihat Gareth Bale Menghina Lambang Real Madrid di Depan Umum
Dua Bintang Real Madrid Hindari Zidane Usai Dipermalukan PSG

“Kami tidak ingin mengirim pesan, tetapi memang benar bahwa kami mengendalikan permainan ini, kami sangat siap,” kata pemain tengah Paris Saint-Germain Thiago Silva.
Setelah menghabiskan lebih dari satu miliar euro untuk pemain sejak Qatar Sports Investment mengambil alih pada tahun 2011, Paris Saint-Germain diperkirakan akan memenangkan Liga Champions tetapi mereka telah tersingkir di babak sistem gugur di musim-musim terakhir.
Mereka sekarang fokus pada tugas pertama untuk lolos ke dari fase Grup A yang berisikan Real Madrid, Club Brugge dan Galatasaray.
PSG merasa lega tanpa Neymar dan Mbappe
Skuad asuhan Tuchel tampil luar biasa melawan Real dengan Angel Di Maria mencetak dua gol karena tidak adanya trio striker Kylian Mbappe, Edinson Cavani – keduanya cedera – dan Neymar yang diskors.
“Mungkin tekanannya tidak terlalu tinggi pada para pemain karena ketiga pemain itu (Mbappe, Cavani dan Neymar) absen,” tegas Tuchel.
“Tanpa mereka, kami bukan favorit untuk memenangkan laga dan itu membebaskan pikiran para pemain yang berada di lapangan malam ini, mereka tidak merasakan tekanan.”
Meskipun Tuchel mengakui bahwa ia tidak bisa kehilangan trio “MCN” (Mbappe, Cavani dan Neymar) terlalu lama, ia puas dengan rekasi anggota tim lainnya dengan ketidakhadiran mereka.
“Kami bisa melakukannya tanpa mereka (Mbappe, Cavani dan Neymar) untuk beberapa pertandingan jika semua pemain yang lain bermain dalam performa terbaik mereka,” jelasnya.
Sumber: Bos PSG Ogah Tanggapi Pertanyaan Soal Juara Champions

PSG Tanpa Kylian Mbappe Tandang ke Real Madrid

Gilabola.com – PSG kemungkinan bermain tanpa Kylian Mbappe saat tandang ke Real Madrid di laga pertama fase grup Liga Champions pekan depan.
Penyerang asal Prancis itu sebenarnya sudah akan kembali berlatih pada pekan depan. Tapi, kondisinya masih harus dicermati lagi, apakah dia tersedia untuk skuad Thomas Tuchel setelah alami cedera hamstring sebulan lalu.
Les Parisiens saat ini kehilangan sejumlah pemain andalannya, termasuk Mbappe, Edinson Cavani dan Julian Draxler. Kesiapan fisik ketiganya pun dipertanyakan menjelang pertandingan Ligue 1 akhir pekan ini melawan Strasbourg, dan juga laga kontra Madrid pada pertengahan pekan depan.
Sedangkan Neymar, harus jalani suspensi di laga pembuka Liga Champions musim ini, akibat menghina wasit di media sosial usai pertandingan melawan Manchester United tahun lalu. Saat itu, eksekusi penalti Marcus Rashford sukses membuat PSG tersingkir dari kompetisi bergengsi tersebut.

Berita Terkait

Real Madrid Retak, Courtois Mulai Cibir Eden Hazard
Neymar Diminta Ikhlas Tega Diejek Fans PSG
Neymar Dijuluki Anak Lonte Oleh Fans PSG

Namun, Neymar bisa kembali bermain untuk Les Parisiens di ajang liga pada akhir pekan ini, di mana para pendukung fanatik klub Paris tersebut telah diingatkan untuk tidak membawa spanduk anti-Neymar dan membentangkannya saat pertandingan yang akan digelar di Parc des Princes tersebut.
Kabar terakhir menyebutkan, Cavani sudah bisa kembali bermain untuk skuad Thomas Tuchel, walau tak akan ada satupun pemain yang cedera yang akan turun di pertandingan melawan Strasbourg.
Tapi, pemain berusia 32 tahun itu telah menempatkan dirinya di posisi yang baik untuk kembali menjalankan peran bagi klub di Bernabéu, Kamis (19/9) dinihari mendatang.
Mbappe sebelumnya dikaitkan dengan transfer ke Real Madrid, di mana presiden klub Florentino Pérez mengaku ‘suka dengan penampilan seorang bintang Prancis dan akan berusaha mendatangkannya ke Bernabeu’.
Pemain itu bisa saja bintang Manchester United, Paul Pogba. Tapi Perez mengaku sudah lama mengaguminya – seorang pemain berusia 20 tahun. Karena itulah, nama bintang muda PSG tersebut kemudian dikaitkan dengan El Real.
Mengenai pemain lain dari skuad Tuchel yang cedera; Draxler dan Thilo Kehrer, sampai saat ini keduanya masih menjalani perawatan. Tak diketahui sampai kapan mereka akan kembali bermain. Demikian diungkapkan AS.
Sumber: PSG Tanpa Kylian Mbappe Tandang ke Real Madrid