Barcelona vs Napoli Terancam Ditunda Usai Roma Dilarang Terbang ke Spanyol

Gilabola.com – Barcelona vs Napoli yang semula direncanakan akan digelar tertutup, kini malah terancam ditunda setelah pihak Italia melarang penerbangan dari dan ke Spanyol.
Setelah Roma tak diijinkan bepergian ke Spanyol pada Rabu kemarin, untuk lakoni pertandingan Liga Europa melawan Sevilla, Jumat (13/3) dinihari WIB, ada keraguan besar mengenai pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions antara Barca melawan Napoli, apakah mereka akan diijinkan terbang ke Catalan untuk bertanding di Camp Nou pada pertengahan pekan depan.
“Breaking news: #ASRoma tidak akan berangkat ke Spanyol untuk menggelar pertandingan @EuropaLeague melawan @SevillaFC_ENG setelah pesawat dari Italia tidak diijinkan mendarat di Spanyol,” demikian pernyataan resmi Roma pada Rabu (11/3) waktu setempat.
Sementara pihak Barca pada Selasa lalu telah mengonfirmasikan, pertandingan leg kedua babak 16 besar melawan Napoli tetap akan digelar, namun secara tertutup dan tanpa penonton untuk menghindari terus merebaknya wabah coronavirus.
Namun, dengan adanya pelarangan mendarat untuk penerbangan dari Italia di Spanyol, klub kota Naples itu tetap diragukan bisa berangkat ke Catalan dan menggelar laga Barcelona vs Napoli tersebut.
Seperti diungkapkan Sport, kabar dari Italia menyebutkan, Napoli tengah mencari cara alternatif untuk bisa sampai di Barcelona. Spanyol memang melarang penerbangan dari dan ke Italia, dan itu sudah dilakukan sejak Italia menyatakan lockdown terkait virus covid-19, tapi masih ada penerbangan ke sejumlah negara lain.
Misalnya saja, klub Serie A itu akan berusaha sampai di Catalan dengan melewati Prancis, walaupun Roma tetap tidak bisa sampai di Seville via Portugal, karena Portugal juga berlakukan aturan ketat seperti halnya Spanyol.
Sebelumnya diberitakan, pertemuan antara Barca dan Napoli di leg kedua babak 16 besar yang akan digelar di Camp Nou pada 18 Maret mendatang, secara resmi akan digelar secara tertutup tanpa penonton.
Hal ini diputuskan dalam sebuah pertemuan antara pihak FC Barcelona dan pemerintah lokal Generalitat de Catalunya pada Selasa (10/3) lalu. Keputusan untuk menggelar laga penentuan itu secara tertutup kemudian diumumkan Sekjen Olahraga, Gerard Figueras, di akhir pertemuan.
Pemerintah merekomendasikan agar pertandingan Barcelona vs Napoli tersebut digelar tertutup, lalu klub menyanggupinya. “Ini keputusan yang diambil semata-mata karena alasan kesehatan,” demikian ungkap perwakilan Generalitat, Joan Guix.
Sumber: Barcelona vs Napoli Terancam Ditunda Usai Roma Dilarang Terbang ke Spanyol
Berita Bola
Video Berita Sepak Bola Terbaru
Video Cerita Bola Terlengkap

Messi Tak Sabar Bermain di Napoli

Gilabola.com – Penyerang Barcelona, Lionel Messi mengaku tidak sabar untuk bisa bermain di Napoli dalam pertemuan Liga Champions antara keduanya pekan depan.
Meski pernah bertanding di banyak tempat selama karir klubnya bersama El Barca, Messi ternyata belum pernah bermain di Stadion San Paolo milik I Partenopei. Pemain berusia 31 tahun itu kini sangat bersemangat untuk segera bisa merasakan atmosfer spesial dari stadion yang pernah jadi tempat berlabuh pemain legendaris dari Argentina, Diego Maradona.
“Sudah lama saya sangat ingin bisa datang ke stadion itu, tapi kami tidak pernah memiliki kesempatan untuk itu,” ungkap Messi kepada Mundo Deportivo.
“Akhirnya momen itu telah tiba dan saya sangat bersemangat untuk melihatnya , meski kini kondisinya sudah berbeda. Stadion itu kini sudah diperbarui dan orang-orangnya pun sudah berbeda.”
Selain Maradona, ada beberapa pemain Argentina lain yang pernah merasakan atmosfer dari San Paolo, salah satunya adalah Ezequiel Lavezzi. Lavezzi itulah yang menurut Messi sangat sering menceritakan tentang pengalaman bermain di Napoli.
“Pengalaman bermain disana akan sangat menyenangkan. Orang-orang disana sangatlah antusias dan mereka bermimpi jika Maradona datang kesana, kenapa Messi tidak bisa?”
“Ya saya tahu jika masyarakat Napoli (Neapolitans) sangat tergila-gila dengan sepakbola. Saya memiliki rekan setim yang pernah bermain disana seperti Pocho (Lavezzi) dan dia menceritakan banyak hal kepada saya. Dia bercerita bahwa mereka hidup untuk ini, saya sangat bersemangat untuk pergi kesana.”
Meskipun sangat bersemangat untuk bisa mencicipi stadion San Paolo, Messi juga tidak melupakan misinya bersama Barca. Pemenang enam kali Ballon d’Or itu tetap ingin memenangkan pertemuan pertama timnya melawan I Partenopei.
Meski kondisi Napoli saat ini masih tidak konsisten di Serie A, bintang timnas Argentina itu tetap mengingatkan rekan-rekannya untuk tetap berkonsentrasi penuh. Menurut Messi untuk bisa lolos Barca harus bisa menghindari membuat kesalahan-kesalahan di lapangan, karena detail-detail kecil sangatlah penting di kompetisi seperti Liga Champions.
“Untuk bisa lolos kita harus lebih stabil dalam permainan mereka. Kita harus lebih bisa diandalkan dan tidak membuat kesalahan-kesalahan konyol seperti saat menghadapi Liverpool dan AS Roma.”
“Anda harus bisa mengelola semua detail karena semua detail di Liga Champions bisa menghukum anda dan kita juga harus bermain dengan level 100 persen untuk memenangkan pertandingan.”
Sumber: Messi Tak Sabar Bermain di Napoli

Napoli vs Barcelona: Laga Termahal di San Paolo

Gilabola.com – Napoli vs Barcelona akan menjadi laga termahal yang pernah digelar di San Paolo, karena harga tiketnya yang bahkan tengah diprotes fans I Partenopei.
Rencananya, tiket untuk pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions itu sudah akan dijual menjelang akhir pekan ini. Satu hal yang bikin melongo para suporter adalah, harganya yang telah memecahkan rekor sebelumnya saat Napoli bertemu Real Madrid pada 2017 lalu. Demikian diungkapkan AS.
Napoli tampaknya sudah keluar dari krisis terburuk yang mereka alami dalam 15 tahun terakhir. Setelah akhir pekan lalu Fiorentina membuat mereka alami kekalahan keempat berturut-turut di kandang – sesuatu yang terakhir kali terjadi pada 1998 lalu, Azzurri malah berhasil menyingkirkan Lazio dari Coppa Italia dan mengalahkan Juventus asuhan bekas pelatihnya, Maurizio Sarri, pada pekan yang sama.
Kedua kemenangan ini berada di San Paolo, dan bertepatan dengan kembalinya kelompok pendukung yang terorganisir yang telah memboikot pertandingan kandang tim.
Kelompok ultras tersebut sebelumnya mogok menonton di stadion setelah para suporter yang kedapatan duduk di lokasi yang berbeda dengan yang tertera di tiket mereka, dijatuhi sanksi denda 166,66 Euro oleh klub. Hingga akhirnya, tercapai kesepakatan yang memungkinkan para suporter untuk bergabung di  stadion dan menciptakan suasana yang terkenal di seluruh dunia.
Namun, kini klub mengumumkan harga tiket yang terlalu tinggi untuk pertandingan Napoli vs Barcelona. Hal itu tentunya menjadi masalah baru yang mendorong satu goncangan lain lagi di antara fans dan klub.
Napoli mengumumkan harga tiket untuk pertandingan leg pertama Liga Champions kontra Barca pada 25 Februari, dan baru akan melemparnya ke pasaran jelang akhir pekan ini.
Tiket mulai dijual untuk pemegang tiket musiman, hanya untuk Jumat (30/1) waktu setempat, diikuti dengan tiket untuk penjualan umum pada 6 Februari mendatang. Keduanya sama-sama menjadi tiket dengan harga termahal dalam sejarah klub tersebut.
Di berbagai area stadion, tiket termurah berada di area Curva dengan harga 70 Euro (1,1 juta Rupiah). Sementara tiket untuk satu kursi di area Distinti berharga 130 Euro (2 juta Rupiah) , Tribuna Family 120 Euro (1,9 juta Rupiah) – 40 Euro (600 ribu Rupiah) untuk anak-anak di bawah usia 12 tahun, lalu di area Tribuna Nisida seharga 190 Euro (3 juta Rupiah) dan Posillipo 250 Euro (3,9 juta Rupiah).
Ini memang menjadi momen pertama Napoli dan Barcelona bertemu dalam kompetisi resmi. Tapi bandrol tersebut melebihi harga yang dibayarkan oleh suporter untuk kunjungan Real Madrid ke San Paolo pada 2017 lalu, di mana tiket untuk bagian stadion yang sama dikenai biaya dengan kisaran masing-masing 50 Euro, 100 Euro, 80 Euro, 150 Euro dan 190 Euro.
Mahalnya harga tiket untuk Napoli vs Barcelona inipun menyebabkan kemarahan fans yang sebagian di antaranya mereka tumpahkan di media sosial. Fans bahkan mengancam tidak akan datang ke stadion sebagai bentuk protes mereka.
Namun, mengingat performa tim Gattuso yang baru ditemukan, sulit untuk membayangkan ada fans yang ingin melewatkan kunjungan resmi pertama Barcelona dan Lionel Messi ke San Paolo, walaupun tiketnya amat sangat mahal.
Sumber: Napoli vs Barcelona: Laga Termahal di San Paolo

Napoli Sudah Ditebak Ancelotti Bakal Imbangi Liverpool

Gilabola.com – Napoli sudah ditebak Carlo Ancelotti bakal imbangi Liverpool di laga Liga Champions mereka. Ia tetap mau memuji tim lawan.
Carlo Ancelotti dilaporkan Liverpool Echo telah mengungkapkan bahwa dirinya ‘yakin’ jika Napoli akan memberikan rasa frustrasi Liverpool yang keren di laga malam Liga Champions mereka. Ia sama sekali tidak meragukan kemampuan timnya sebelum laga sekalipun.
Ancelotti mengakui jika The Reds memang layak mendapat poin mereka di Grup E. Dries Mertens mencetak gol di babak pertama sebelum Dejan Lovren menyamakan skor pada menit ke-65 untuk memaksa Liverpool terima hasil imbang skor 1-1 di Anfield pada Rabu malam waktu setempat.
Hasilnya membuat The Reds yang membutuhkan hasil lebih positif saat lawan RB Salzburg untuk menjamin laju ke tahap knockout. Tim polesan Ancelotti akan mengusahakan skor besar juga saat melawan kubu Genk.

Berita Terkait

Rekor 700 Gol Cristiano Ronaldo Masih Kalah Jauh Sama Rekor Kakek Ini!

Gak Percaya Ilmu Hitam di Sepak Bola? Lihat Dulu Yang Satu Ini!

Liverpool Tanpa Fabinho Hingga Tahun Baru
Guardiola dan Klopp Berbagi Panggung LMA Hall of Fame

Mereka sekarang telah menghindari kekalahan di 3 dari 4 pertemuan Liga Champions mereka dalam 2 musim terakhir. Ancelotti berkata: “Saya sudah tahu kalau kami akan bermain dengan baik di laga tadi, saya yakin kami akan bermain dengan saaangat baik. Liverpool itu adalah tim yang luar biasa ya, mereka tim yang fantastis sekali.”
Napoli senang main di Anfield lawan Liverpool
“Tapi hanya karena Anda memainkan pertandingan hebat melawan tim seperti Liverpool tidak berarti Anda selalu mendapatkan hasilnya (belum tentu menang). Mungkin permainan tidak secara estetis menyenangkan, tapi kami berpikiran jelas dan solid, tujuan kami adalah untuk lolos ke babak berikutnya.”
“Kami telah menunjukkan karakter dan mentalitas yang hebat di laga tadi. Kami sudah kembali ke arah bermain di tingkat terbaik yang kami inginkan. Ada banyak harapan dari pertandingan tadi, mungkin orang akan berpikir kami akan dapat gol lagi tapi hal itu tidak terjadi.”
“Kami tidak merasakan tekanan yang sama di pertandingan kali ini. Penting untuk diingat bahwa Anda sangat beruntung lho dapat bertanding lawan Liverpool, keberuntungan yang bagus untuk bermain di Anfield.”
“Kami memiliki bentuk permainan yang bagus. Kami bisa saja tidak kebobolan jika punya pemain lebih tinggi lebih dekat bola saat gol penyeimbang mereka dapatkan. Akhirnya Liverpool memang tidak pantas untuk kalah malam ini.”
Sumber: Napoli Sudah Ditebak Ancelotti Bakal Imbangi Liverpool

Liverpool Bisa Ulangi Tragedi Chelsea, Tersingkir ke Liga Europa

Liverpool bisa ulangi tragedi Chelsea tahun 2012, menjadi juara bertahan Liga Champions yang tersingkir ke Liga Europa. Begini skenarionya.
The Reds mencanangkan kemenangan saat menjamu Napoli pada laga matchday kelima Grup E Liga Champions tadi malam di kandang sendiri, Anfield. Alih-alih menang, Liverpool malah tertinggal lebih dulu setelah taktik Carlo Ancelotti untuk “memancing ular keluar dari sarangnya” berhasil menciptakan ruang kosong yang sangat lebar antara pemain bertahan dan kiper Alisson Becker.
Strategi ini dimanfaatkan secara baik oleh Giovanni Di Lorenzo untuk mengirim umpan lambung panjang yang dijemput oleh Dries Mertens menjadi gol Napoli pada menit 21 tadi malam ke gawang Liverpool. Dan tuan rumah butuh waktu sampai pertengahan babak kedua sebelum Dejan Lovren menanduk bola dari hasil sepak pojok James Milner.
Hasil 1-1 itu mengecewakan bukan saja pendukung The Reds tapi juga manajer tim, Juergen Klopp. Kini kepastian lolos Liverpool harus menunggu sampai matchday keenam pada 11 Desember mendatang dan mereka akan menghadapi laga tandang ke Red Bull Salzburg, juara Austria.

Berita Terkait

Rekor 700 Gol Cristiano Ronaldo Masih Kalah Jauh Sama Rekor Kakek Ini!

Gak Percaya Ilmu Hitam di Sepak Bola? Lihat Dulu Yang Satu Ini!

Liverpool Tanpa Fabinho Hingga Tahun Baru
Guardiola dan Klopp Berbagi Panggung LMA Hall of Fame

Untuk sesaat para penyokong raksasa Liga Inggris akan meremehkan RB Salzburg sampai mereka teringat hasil dari leg pertama tanggal 3 Oktober lalu yang usai dengan skor 4-3. Jika Anda masih ingat laga di Anfield ini, Sadio Mane, Andy Robertson dan Mohamed Salah seolah-olah akan membawa Liverpool menang mudah 3-0 setelah unggul dalam 36 menit pertama. Namun Hee-Chan Hwang, Takumi Minamino dan Erling Braut Haaland menyamakan skor 3-3 pada menit 60.
Sesuai karakter The Reds yang suka mepet-mepet menit akhir untuk menang, butuh gol Mo Salah pada menit 69 untuk memastikan kemenangan 4-3 hari itu.
Tim yang berhasil mencetak tiga gol di Anfield dan menyamakan skor 3-3 usai tertinggal tiga gol memperlihatkan kualitas yang dimiliki oleh RB Salzburg. Dan kalau itu masih kurang membuat khawatir, tim ini memiliki Erling Haaland, raja gol usia muda asal Norwegia yang sudah mencatatkan delapan gol di babak penyisihan grup ini, kedua tertinggi setelah Robert Lewandowski dari Bayern Munchen.
Apa yang Liverpool Perlu Lakukan di Matchday Keenam?
Liverpool perlu menghindari kekalahan dari Red Bull Salzburg pada laga terakhir Grup E Liga Champions guna lolos ke 16 besar. Kemenangan Salzburg 4-1 di Genk tadi malam berarti sang juara Austria itu masih bisa lolos ke babak 16 besar jika mereka mengalahkan Liverpool tanggal 11 Desember nanti dengan skor 1-0 atau 2-1 atau 3-2.
Kemenangan berapa pun akan melihat Salzburg lolos, kecuali Liverpool mencetak empat gol tandang atau lebih di Austria dalam waktu dua minggu lagi. Liverpool mengalahkan Salzburg 4-3 ketika kedua belah pihak bertemu di Anfield bulan September.
Pasukan Juergen Klopp juga bisa lolos dengan kekalahan di Salzburg jika Napoli pada jam yang sama kalah di kandang dari Genk yang saat ini menghuni dasar klasemen, namun itu tampaknya mustahil.
Jika Liverpool gagal lolos, mereka dijamin finish urutan ketiga di Grup E dan terdegradasi ke Liga Europa. Liverpool dengan begitu akan ulangi tragedi Chelsea pada musim 2012/2013, menjadi juara bertahan Liga Champions yang turun ke kasta kedua.
Hasil imbang dengan Napoli berarti Liverpool tetap berada di puncak Grup E tetapi mereka harus mengalahkan Salzburg pada matchday keenam agar dijamin lolos sebagai juara grup. Klopp mengakui bahwa laga tandang ke Salzburg akan sulit, tetapi tetap berharap bahwa timnya dapat mencapai 16 besar. “Semua orang di sini berpikir, ‘Ya Tuhan, itu akan sulit’ dan itu memang akan sulit, itu sudah sangat jelas,” tegas Klopp.
Sumber: Liverpool Bisa Ulangi Tragedi Chelsea, Tersingkir ke Liga Europa

Napoli Tidak Hoki Tiga Kali Hantam Tiang Tapi Masih Kuasai Grup E

Napoli tidak hoki hari Kamis (3/10) di kandang Genk setelah tiga serangannya hantam tiang, tapi mereka masih menguasai puncak Grup E.
Carlo Ancelotti akan menghantam-hantamkan kepalanya ke dinding stadion setelah Napoli tidak hoki dengan tiga serangan anak buahnya memantul di tiang gawang Genk pada lanjutan laga Liga Champions hari Kamis di Belgia. Namun perolehan tiga poin usai mengalahkan Liverpool terakhir kali, plus satu poin tadi malam sudah cukup bagi Napoli menguasai puncak Grup E karena Salzburg kalah 4-3 di kandang Liverpool.
Partenopei secara mengejutkan mencadangkan Dries Mertens dan malah memilih mengirim Lorenzo Insigne dan Faouzi Ghoulam ke tribun penonton, dan memainkan duet striker baru Chucky Lozano dan Arkadiusz Milik.
Napoli memiliki peluang emas pada menit ke-15 ketika Jose Callejon menembak ke tiang jauh dari jarak dekat. Bola masih belum out dan Milik berhasil menyambarnya ke arah gawang hanya untuk membentur mistar gawang. Peluang gol yang sangat besar bagi tim tamu dan terbuang percuma!

Berita Terkait

Ajax Amsterdam Bantai Valencia di Mestalla, Tiga Gol Tanpa Balas!
Hasil Lille vs Chelsea 1-2, Masih Ada Harapan Lolos
Hasil Barcelona vs Inter Milan 2-1, Untung Ada Luis Suarez

Arkadiusz Milik membentur mistar lagi pada menit ke-25 tetapi kali ini sang pemain Polandia itu seharusnya bisa melakukan jauh lebih baik karena ia melakukan sundulan dari jarak enam meter saja.
Napoli menderita kehilangan Mario Rui pada menit 33 akibat cedera paha kiri, diganti oleh Kevin Malcuit, dan kiper Alex Meret harus berjibaku untuk menyelamatkan sundulan Ally Samatta dari sebuah sepak pojok.
Setelah itu Kalidou Koulibaly mengira dia sudah berhasil mencetak gol melawan mantan klubnya dengan sebuah kontrol dan tendangan voli menyusul satu tendangan sudut, tetapi berhasil diblokir oleh kiper Hrosovsky. Sesaat setelahnya Milik membelokkan satu sundulan lainnya ke atas mistar gawang lawan.
Jose Callejon melewatkan peluang emas pada awal babak kedua, menembakkan bola terlalu melebar dari jarak delapan meter, tepat sebelum Dries Mertens masuk menggantikan Eljif Elmas.
Hirving Lozano nyaris tidak membuat dampak apa pun bagi Napoli, selain tembakan yang menampar rahang Carlos Cuesta dan membuatnya terbaring selama beberapa saat. Fernando Llorente adalah pertaruhan terakhir Carlo Ancelotti saat ia diturunkan dari bangku cadangan pada menit 72 untuk mendapatkan gol, tetapi Napoli tidak hoki dan tidak ada perubahan skor sampai akhir.
Hasil 0-0 ini masih membawa Napoli menguasai puncak Grup E Liga Champions karena di saat yang sama Liverpool berhasil menang 4-3 atas Salzburg, yang dua pekan lalu menang 6-2 atas Genk. Urutan Grup E adalah sebagai berikut:

Napoli dua game, 4 poin
Salzburg dua game, 3 poin
Liverpool dua game, 3 poin
Genk dua poin, 1 poin

Sumber: Napoli Tidak Hoki Tiga Kali Hantam Tiang Tapi Masih Kuasai Grup E

Fans The Reds Terancam Aksi Kriminal dan Tindak Kekerasan di Naples

Fans The Reds diberi peringatan: jangan berbaju merah dan jangan jalan-jalan sendirian saat mereka berada di Naples Italia, minggu depan.
Liverpool sudah mengeluarkan sebuah surat imbauan kepada para pendukungnya untuk berhati-hati saat mereka tandang ke kota Naples di Italia guna mengikuti laga perdana klubnya di ajang Liga Champions melawan Napoli. Fans The Reds dilarang mengenakan jersey merah kebanggaan klub, dilarang jalan-jalan sendirian, dilarang berkumpul di pusat kota dan selalu berhati-hati terhadap kemungkinan aksi kejahatan.
Para pendukung skuad asuhan Jurgen Klopp itu diimbau untuk makan dan minum-minum di hotel tempat mereka menginap, jangan jalan kaki atau menumpang kendaraan umum ke Stadion San Paolo. Fans The Reds dianjurkan menaiki bus shuttle gratis yang disediakan bagi para pemegang tiket resmi pertandingan Napoli vs Liverpool yang akan berlangsung Rabu (18/9) pekan depan.
Peringatan serupa dikeluarkan ketika kedua tim bertemu dalam kompetisi yang sama tahun lalu – tetapi beberapa insiden kekerasan masih terjadi di luar stadion. Setidaknya enam pendukung Liverpool terluka dan tiga orang Italia didakwa dengan percobaan pembunuhan setelah penggemar kedua kesebelasan terlibat dalam tawuran pada peristiwa tahun 2010. Dan seorang penggemar Napoli dilaporkan dirawat di rumah sakit setelah insiden kekerasan menyusul kemenangan kandang 1-0 atas Liverpool pada bulan Desember tahun lalu. Begini isi lima nasihat dari Liverpool kepada para fans The Reds:

Berita Terkait

Hasil Napoli vs Sampdoria 2-0, Ancelotti Senang Lihat Clean Sheet
Liverpool Kehilangan Divock Origi Saat Menjamu Newcastle
Liverpool Bisa Kalahkan Manchester United Gaet Jadon Sancho

Pendukung yang tiba di Naples sebelum hari pertandingan harus tetap di hotel masing-masing untuk makan dan minum.
Pendukung tidak boleh berkumpul (secara massal) di tempat-tempat umum dan harus sedapat mungkin menghindari terisolasi di daerah yang jauh dari daerah bandara.
Pendukung sangat disarankan untuk tidak memakai warna klub saat menjauh dari area bandara.
Setiap penggemar yang ingin mengunjungi bagian dalam kota Naples harus tetap waspada dan menyadari bahwa mereka mungkin menjadi target untuk aksi pencurian, perampokan dan penyerangan.
Anda disarankan mengenakan ikat pinggang ukuran kecil dan semua yang dianggap memiliki gesper besar akan disita. Kepala sabuk berukuran normal akan diizinkan.

Sumber: Fans The Reds Terancam Aksi Kriminal dan Tindak Kekerasan di Naples

Napoli vs Liverpool, Para Pemain Terancam Ganti Baju di Lapangan

Napoli vs Liverpool minggu depan di ajang Liga Champions terancam diwarnai adegan para pemain ganti baju di lapangan. Begini ceritanya.
Perhatikan gak bahwa Napoli memulai dua laga pertama musim di Serie A dengan laga tandang? Itu disengaja rupanya atas permintaan klub karena ada renovasi kecil di kamar ganti San Paolo. Dua bulan adalah waktu yang dimintakan oleh kontraktor guna menyelesaikan berbagai perbaikan dan pemutakhiran kondisi stadion yang dibangun pada tahun 1959 tersebut. Seharusnya masa dua bulan yang dimintakan itu sudah selesai akhir pekan kemarin.
Namun hanya selisih enam hari saja sebelum kick-off Napoli vs Liverpool untuk laga perdana Grup E Liga Champions di Naples, ditemukan bahwa pengerjaan renovasi itu ternyata sangat lambretta leleta alias sama sekali belum selesai. Hal ini membuat marah allenatore Napoli, Carlo Ancelotti.
Napoli sampai harus memposting video di akun Twitter miliknya untuk memperlihatkan kondisi terkini perbaikan di dalam Stasion San Paolo dan mengadukan masalah ini ke dewan kota. Terlihat wastafel belum dipasang. Pekerjaan pengecatan di dalam kamar ganti belum sepenuhnya usai. Lantai dan pintu-pintu kamar mandi belum dipasang. Juga lemari kayu di kamar ganti. Butuh sekitar satu sampai dua minggu lagi untuk menyelesaikannya secara sempurna.

Berita Terkait

Hasil Napoli vs Sampdoria 2-0, Ancelotti Senang Lihat Clean Sheet
Liverpool Kehilangan Divock Origi Saat Menjamu Newcastle
Liverpool Bisa Kalahkan Manchester United Gaet Jadon Sancho

Queste le condizioni degli spogliatoi del Napoli dello stadio San Paolo, a 70 ore da #NapoliSampdoria, che hanno scatenato la reazione di @MrAncelotti contro Regione, Comune e Commissari. pic.twitter.com/YAROtscwIh
— Official SSC Napoli (@sscnapoli) September 12, 2019

Mantan pelatih sejumlah tim raksasa dunia, termasuk Chelsea, Real Madrid dan Bayern Munchen itu mengamuk dan mengatakan seperti dikutip The Sun: “Saya sudah melihat kondisi kamar ganti San Paolo. Saya kehilangan kata-kata. Saya menerima permintaan perusahaan untuk memainkan dua laga pertama sebagai tandang guna memungkinkan pekerjaan diselesaikan, seperti yang dijanjikan.”
“Dalam dua bulan Anda bisa membangun rumah, tapi [dalam waktu dua bulan] mereka belum bisa merenovasi kamar ganti! Terus, di mana kami harus ganti pakaian saat bermain melawan Sampdoria dan Liverpool?”
“Saya sangat marah dengan kesalahan dan ketidakbecusan mereka yang seharusnya melakukan pekerjaan ini. Bagaimana kontraktor yang bertanggung jawab bisa mengabaikan janjinya? Ini merupakan penghinaan dan sikap tidak setia pada tim yang mewakili kota [Naples]. Saya sangat kecewa.”
Jelang pertandingan Napoli vs Liverpool itu, skuad asuhan Jurgen Klopp dijadwalkan terbang hari Selasa ke Naples. Kemungkinan besar laga Liga Champions tersebut tidak akan ditunda hanya gara-gara renovasi sebagian Stadion San Paolo belum selesai. Tapi mungkin akan ada denda dari UEFA menyikapi keterlambatan ini.
Stadion ini dibangun pada tahun 1959, sama tuanya dengan usia Carlo Ancelotti, dan laga Napoli vs Liverpool Rabu pekan depan, skuad kebanggaan kota Naples Italia itu harus lebih dulu menjamu Sampdoria di ajang Serie A akhir pekan ini.

Sumber: Napoli vs Liverpool, Para Pemain Terancam Ganti Baju di Lapangan

Pelatih Liverpool Yakin Hadapi Napoli Bakal Emosional

Gilabola.com – Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, mengharapkan hubungan ’emosional’ dengan Napoli setelah kedua klub akan kembali bertemu di fase grup Liga Champions untuk kedua kalinya.
Perjuangan klub Italia tersebut di kompetisi bergengsi ini pada musim lalu berakhir, setelah the Reds kalahkan mereka 0-1 di Anfield di laga terakhir fase grup. Ini menjadi sebuah hasil yang membawa skuad Klopp dan PSG melaju ke babak knockout di grup mereka.
kondisinya saat itu bisa berbeda untuk skuad asuhan Calo Ancelotti itu, jika tembakan jarak dekat Arkadiusz Milik tak berhasil diamankan Alisson Becker dengan brilian di menit-menit akhir pertandingan yang saat itu digelar di Merseyside.
Napoli kini setidaknya akan memiliki kesempatan untuk balas dendam. Itulah sebabnya, pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, yakin dua pertandingan di fase penyisihan grup yang akan dilakoni skuadnya akan lebih sulit dari sebelumnya.

Berita Terkait

Ronaldo Ejek VAR Usai Cetak Gol Untuk Juventus
Juventus Diakui Higuain Tak Mudah Kalahkan Napoli
Napoli Kalah Tipis Lawan Juventus, Ancelotti Murka

“Napoli lagi. Saya tidak tahu seberapa sering saya sekarang bermain melawan Napoli, tapi mereka jelas-jelas merupakan tim yang sangat berpengalaman,” tandas Klopp dalam situs resmi klub yang dilansir Standard Sport.
“Napoli tim yang sangat bagus. Laga kandang yang kami mainkan melawan Napoli, menjadi salah satu pertandingan terbaik yang kami mainkan karena sangat solid. Tidak boleh lagi kami kebobolan melawan Napoli, karena mereka sangat kuat dalam melakukan serangan balik. Cara mereka bermain jelas, dan itu sangat bagus,” tegasnya.
“Dalam pertandingan pramusim, ketika kami menang 5-0 di Dublin (pada 2018) saya tidak tertarik dengan hasilnya. Sekarang, tahun ini, kami kalah 0-3 dan itu tidak terlalu menarik, tetapi Anda lihat betapa bagusnya mereka,” ujar pelatih Liverpool, Jurgen Klopp.
“Mereka tidak lengkap, kami juga tidak lengkap, tapi tetap saja mereka tim yang sangat bagus. Carlo (Ancelotti) punya memiliki pengalaman seperti itu, dan telah sering memenangkan kompetisi,” ungkapnya.
“Ketika mereka keluar tahun lalu, jaraknya tinggal selangkah lagi. Lalu Ali melakukan penyelamatan besar di detik-detik terakhir. Jadi, saya yakin mereka akan mengingatnya dan itu akan menjadi pertandingan yang sangat emosional, saya sangat yakin itu,” tambah Klopp.
Bergabung dengan Liverpool dan Napoli di Grup E, adalah juara Liga Belgia Genk dan rekannya dari Austria, RB Salzburg. Klopp mengakui dia tidak terlalu terbiasa dengan pembenahan yang dilakukan tim-tim tersebut. Tapi, ia juga menolak anggapan bahwa mereka akan langsung bisa diatasi.
“Saya tidak tahu bagaimana itu Genk, tapi untuk Salzburg mereka sudah berjuang begitu lama dan sangat sulit untuk menjadi bagian dari Liga Champions, sehingga mereka dipastikan akan bertarung sekuat tenaga yang mereka miliki,” tegasnya.
Sumber: Pelatih Liverpool Yakin Hadapi Napoli Bakal Emosional

Napoli Tolak Tawaran Fantastis dari Manchester United

Football5star.com, Indonesia – Napoli dikabarkan menolak tawaran fantastis yang dilayangkan klub asal Inggris, Manchester United untuk merekrut Kalidou Koulibaly. Tak tanggung-tanggung, klub kota Naples itu acuhkan nilai transfer sebesar 95 juta poundsterling.

Seperti dilansir football5star.com dari talksports, Selasa (21/5/2019), proposal penawaran dari Manchester United tak mendapat respon positif dari manajemen Napoli. Padahal jika disetujui, Koulibaly bakal menjadi bek termahal di dunia.

Pasalnya sampai saat ini rekor transfer termahal bek masih dipegang oleh Virgil van Dijk. Van Dijk direkrut Liverpool dari Southampton pada Januari 2018 lalu dengan nilai 75 juta pounsdterling.

Kabar ini tentu membuat pusing manajemen Red Devils. Sejumlah pemain incaran klub yang bermarkas di Stadion Old Trafford enggan untuk bergabung pada musim depan.

Padahal Ole Gunnar Solskjaer sangat membutukan pemain belakang berkualitas seperti Koulibaly. Nama Koulibaly sendiri memang cukup sering dikaitkan dengan Red Devils sejak musim lalu.

Sebelumnya, Red Devils juga dikaitkan dengan bek Ajax, Matthijs de Ligt. Kabar terbaru menyebutkan bahwa de Ligt sepertinya lebih condong untuk terbang ke Spanyol dan bergabung ke klub Catalan, Barcelona.

Sektor lini belakang merupakan salah satu prioritas utama bagi Solksjaer untuk mengubah penampilan Manchester United pada musim depan. Musim ini Man United tunjukkan penampilan yang sangat buruk hingga tak mampu lolos ke zona Liga Champions musim depan.

More News on Liga Inggris

.bscb-10808.bscb-10808 .section-heading.sh-t1 a:hover .h-text,.bscb-10808.bscb-10808 .section-heading.sh-t1 a.active .h-text,.bscb-10808.bscb-10808 .section-heading.sh-t1 > .h-text,.bscb-10808.bscb-10808 .section-heading.sh-t1 .main-link:first-child:last-child .h-text{color:#630060}.bscb-10808.bscb-10808 .section-heading.sh-t1.sh-s5 > .main-link > .h-text:after,.bscb-10808.bscb-10808 .section-heading.sh-t1.sh-s5 > a:first-child:last-child > .h-text:after,.bscb-10808.bscb-10808 .section-heading.sh-t1.sh-s5 > .h-text:first-child:last-child:after{color:#630060 !important}.bscb-10808.bscb-10808.bscb-10808 .section-heading.sh-t1:after{background-color:#630060}.bscb-10808.bscb-10808 .section-heading.sh-t1.sh-s8 .main-link .h-text:before,.bscb-10808.bscb-10808 .section-heading.sh-t1.sh-s8 .main-link.h-text:before,.bscb-10808.bscb-10808 .section-heading.sh-t1.sh-s8 > .h-text:before{border-right-color:#630060 !important}.bscb-10808.bscb-10808 .listing-item:hover .title a,.bscb-10808.bscb-10808 .listing-item-text-1 .post-meta a:hover,.bscb-10808.bscb-10808 .listing-item-grid .post-meta a:hover,.bscb-10808.bscb-10808 .listing-item .rating-stars span:before{color:#630060 !important}.bscb-10808.bscb-10808 .listing-item .rating-bar span,.bscb-10808.bscb-10808 .listing-item .post-count-badge.pcb-t1.pcb-s1,.bscb-10808.bscb-10808.better-newsticker .heading{background-color:#630060 !important}.bscb-10808.bscb-10808.better-newsticker .heading:after{border-left-color:#630060 !important}.bscb-10808 .bs-pagination .btn-bs-pagination:hover,.bscb-10808 .btn-bs-pagination.bs-pagination-in-loading{background-color:#630060 !important;border-color:#630060 !important;color:#fff !important}.bscb-10808 .listing-item-text-2:hover .item-inner{border-color:#630060 !important}.bscb-10808.bscb-10808.bscb-10808.bscb-10808 .term-badges.floated .term-badge a,.bscb-10808.bscb-10808 .bs-pagination-wrapper .bs-loading > div{background-color:#630060 !important;color:#fff !important}

Higuain Pergi, Chelsea Butuh Nomor 9 Baru

Solskjaer: Tak Ada Alasan Manchester United Gagal Musim Depan

Real Madrid Bukan Impian Jangka Panjang Mauricio Pochettino

The post Napoli Tolak Tawaran Fantastis dari Manchester United appeared first on Football5star Berita Bola.