Fans Manchester City Diminta Stop Ejek Lagu UCL

Gilabola.com – Fans Manchester City diminta stop ejek lagu tema UCL alias Liga Champions. Hal itu diminta oleh Vincent Kompany.
Vincent Kompany dilaporkan MEN menilai tidak menganggap Manchester City berhak memenangkan Liga Champions saat masih ada perasaan berbeda tentang kompetisi itu di klubnya. Fans The Citizens telah lama dikeluhkan UEFA karena selalu mengejek lagu tema UCL selama bertahun-tahun, termasuk yang terakhir terjadi di San Siro saat melawan Atalanta.
Himbauan dari Pep Guardiola agar berhenti melakukan hal itu telah diabaikan pendukung yang masih membandel menggunakan setiap kesempatan untuk mengejek lagu khas tersebut. Manajer sudah secara teratur menantang fans klub secara terbuka untuk menunjukkan kepadanya seberapa besar mereka ingin memenangkan turnamen itu.
Menulis dalam buku barunya, mantan kapten, Kompany, telah mengakui memang terlalu banyak masalah yang dimiliki oleh suporter klubnya dengan UEFA. Pertandingan tandang lawan CSKA beberapa tahun yang lalu yang dimainkan secara tertutup dinilai ‘berantakan’ dan Kompany membuat jelas bahwa ia juga bukan penggemar aturan keuangan UEFA.

Berita Terkait

Rekor 700 Gol Cristiano Ronaldo Masih Kalah Jauh Sama Rekor Kakek Ini!

Gak Percaya Ilmu Hitam di Sepak Bola? Lihat Dulu Yang Satu Ini!

Mauricio Pochettino Pengganti Sempurna Guardiola di Manchester City
Prediksi Manchester City vs Chelsea, Liga Inggris 24 November 2019

Namun, ia telah mengakui bahwa ejekan itu dapat mengambil energi positif para pemain di awal malam jika mereka keluar di lapangan dan mendengarkan gemuruh suara ejekan. Meskipun mendominasi gelaran domestik mereka dalam beberapa tahun terakhir, namun keberhasilan Liga Champions telah menjauh dan mencapai laga semi final di tahun 2016 bersama Manuel Pellegrini adalah usaha terjauh yang bisa mereka usahakan di kompetisi ini.
Pada saat mereka ingin memperbaiki hal itu tahun ini, Kompany berikan saran agar para suporter untuk menempatkan tim idola mereka sebagai yang utama. Caranya adalah dengan menghentikan kebiasaan mengejek lagu tersebut. Meski maksudnya mengejek UEFA, namun para pemain idola mereka sendiri yang malah dirugikan.
Pemain Manchester City malah terganggu suara ejekan fans
“Saya bisa mengertilah mengapa fans The Citizens sebegitu niatnya mengejek lagu kebangsaan UEFA. Meski begitu saya juga berpikir bahwa jika kita benar-benar ingin memenangkan Liga Champions kita juga harus memulai kompetisi dengan sikap sepositif mungkin,” saran sang legenda hidup.
“Sampai klub dan penggemar kami yakin bahwa kami memang benar-benar ingin memenangkan Liga ini lebih dari orang lain, kita tidak pantas mendapatkannya. Jika kita tidak ingin menang, maka kita seharusnya tidak mengejek lagi.”
“Saya tidak cukup mengerti di mana dan kapan akan terjadi (berhenti mengejek), tapi saya mengerti fans harus merasa bahwa selama lagu tema itu dikumandangkan adalah satu-satunya waktu dan tempat mereka dapat menyuarakan pendapatnya.”
“Saya tahu bagaimana rasanya menjadi seorang pemain di lapangan yang berusaha untuk memiliki pikiran positif, perasaan energi dari saat saya memasuki lapangan, dan saya tidak yakin bahwa dengan mendengar para penggemar saya mencemooh lagu tema bisa membantu saya dengan sikap itu.”
Sumber: Fans Manchester City Diminta Stop Ejek Lagu UCL

Gabriel Jesus Gagal Penalti Tadi Malam, Disamakan Dengan Diana Ross

Warga planet Twitter memang paling kejam soal ngeledek. Gabriel Jesus gagal penalti tadi malam disamakan dengan tendangan Diana Ross.
Gabriel Jesus menjadi trending hari ini gara-gara gagal penalti secara memalukan tadi malam. Sang pemain muda Brasil ini bukan anak kemarin sore soal mengeksekusi tendangan penalti dan pada menit ke-42 pertandingan Liga Champions di Stadio San Siro tadi malam, Jesus gagal melesakkan bola. Si bundar ditendang ke sebelah kanan gawang dan penyesalan mantan pemain Palmeiras itu tak habis-habisnya.

SUMMARY:
a. City awarded penalty for a foulb. Penalty altered to free-kickc. Free-kick hits hand – VAR monitor reviewe. Penalty awardedf. Gabriel Jesus misses
Interesting indeed.
[43'] Atalanta 0-1 Man City
[45] Atalanta 0-1 Man City#ATAMCI pic.twitter.com/UBVhg5WjDW
— Elias Kay: #BigMad (@elias_off_) November 6, 2019

Di ajang media sosial Twitter dengan cepat sejumlah netizen membandingkan tendangan pemain Brasil 22 tahun itu dengan sepakan Diana Ross. Siapa dia? Bagi Anda yang masih tahu nama ini berarti Anda sudah ubanan. Pada upacara pembukaan Piala Dunia 1994 (itu berarti sudah 25 tahun lalu!) di Chicago Amerika Serikat ada adegan penyanyi Diana Ross menendang bola ke sebuah gawang yang terbuka lebar. Lebar gawang itu adalah 7,3 meter dan tinggi 2,4 meter. Dan sang biduan menendang dari jarak yang kurang lebih sama 7-8 meter jauhnya dan gagal! Meleset ke sisi kanan gawang, sama seperti Jesus.

Berita Terkait

Rekor 700 Gol Cristiano Ronaldo Masih Kalah Jauh Sama Rekor Kakek Ini!

Gak Percaya Ilmu Hitam di Sepak Bola? Lihat Dulu Yang Satu Ini!

Mauricio Pochettino Pengganti Sempurna Guardiola di Manchester City
Prediksi Atalanta vs Juventus, Liga Italia 23 November 2019

Genuinely think that Jesus’ penalty might have been worse than this Diana Ross effort pic.twitter.com/xbr6UPvTVE
— Paul Smith (@PaulSmithhhhh) November 6, 2019

Upacara pembukaan Piala Dunia 1994 itu diadakan di Soldier Field Chicago, di hadapan 67.000 penonton yang memadati stadion. Presiden yang baru saja terpilih Bill Clinton memberikan pidato, dilanjutkan sejumlah nyanyian. Tepat di awal – tepat sebelum prosesi musik dan tarian multinasional yang sangat panjang, khas tahun 90-an dari negara-negara yang berpartisipasi – Ross turun ke lapangan mewakili Amerika memperkenalkan salah satu ekspor terbesar Amerika: musik pop. Kita seharusnya sudah tahu ada pertanda jelek ketika Oprah Winfrey jatuh dari panggung usai memperkenalkannya.
Ross dengan tepat memilih hit tahun 1980 “I’m Coming Out” untuk menandai debut Amerika dalam dunia sepakbola. Ketika dia turun ke lapangan, ada banyak kehebohan: confetti, balon, panggung berbentuk sepak bola dan ribuan penari yang mengenakan kostum putih dengan terkoordinasi membuka jalan bagi Diana Ross saat dia berlari sepanjang lapangan, dan “bernyanyi”. Dan kemudian saatnya tiba.
Ross bersiap menendang penalti itu, mengambil beberapa langkah mundur sebelum menendang sekuat tenaga … ke arah kanan gawang, sama seperti penalti gagal Gabriel Jesus tadi malam. Yang lebih aneh adalah yang terjadi setelahnya. Gawang terbelah dua, seakan-akan tak mampu menanggung kekuatan tendangan Diana Ross ketika dia mencetak gol. Tapi tetap saja terbelah bahkan ketika tendangannya meleset. Amerika Serikat memang nomor satu soal entertainment, tapi jangan suruh mereka bermain sepak bola.
Sumber: Gabriel Jesus Gagal Penalti Tadi Malam, Disamakan Dengan Diana Ross

Kevin De Bruyne Ingin Pegang Trofi UCL Bersama PSG

Gilabola.com – Kevin De Bruyne ingin bisa pegang trofi UCL alias Liga Champions bersama PSG. Hal itu disampaikan mantan pelatih bintang Manchester City itu.
Kevin De Bruyne telah didorong untuk angkat koper dari Manchester City ke Paris Saint-Germain, karena mereka punya peluang lebih baik menjuarai Liga Champions. Hal itu disampaikan mantan pelatihnya di Genk, Hein Vanhaezebrouck.
Hein Vanhaezebrouck menilai sang pemain internasional Belgia bisa menjadi pemain terbaik di Eropa dan harus menolong PSG mengangkat trofi UCL. De Bruyne sendiri sudah memulai musim ini dengan performa luar biasa usai lama cedera.
Dalam enam laga Premier League City sejauh ini, sang pemain sudah memberikan 2 gol dan 7 assist atas namanya. Ia terlihat sudah kembali ke dalam bentuk kebugaran dan performa terbaiknya.

Berita Terkait

Pelatih Berdarah Indonesia Gantikan Guardiola di Manchester City
Liverpool Diragukan Mantan Pemain Sendiri Musim Ini
Manchester City Ditekan Guardiola Kejar Liverpool

Vanhaezebrouck mengatakan pada Het Nieuwsblad dan Daily Star: “kevin sudah memenangkan 2 titel Liga dan banyak piala gelaran Inggris lainnya bersama Manchester City, dan dia sudah didaulat sebagai pemain terbaik dalam satu musim di Jerman.”
Kevin De Bruyne bisa mendorong PSG juara Liga Champions
“Tapi tetap saja dia tidak pernah memenangkan apa-apa di level internasional. Tidak Liga Europa, tidak juga Liga Champions, tidak juga di Piala Dunia dan ini yang selalu diperhatikan orang.”
“Begitu dirinya menjuarai salah satu piala tersebut saya tidak akan kaget kalau dia masuk nominasi Pemain Terbaik Tahun Ini dari FIFA dan meraih trofi Ballon d’Or. Bisa saja dia dapatkan saat masih di City, tapi saya tidak yakin.”
“Saya tidak bilang kalau dia akan mudah jadi juara UCL bersama Barcelona atau Real Madrid. Tapi dalam benak saya, bisa terjadi kalau dia main bersama Paris Saint-Germain.”
“Bawa De Bruyne untuk memberikan umpan pada Neymar, Edinson Cavani dan Kylian Mbappe, maka tim tidak akan kesulitan untuk menjadi juara. Masalahnya adalah bisa saja dia tidak cocok main di Ligue 1. Tapi di PSG dia akan dapat lebih banyak uang.”
Sumber: Kevin De Bruyne Ingin Pegang Trofi UCL Bersama PSG

Kompany: Jangan Ragukan John Stones

Football5star.com, Indonesia – Legenda Manchester City, Vincent Kompany, tak pernah meragukan John Stones. Ia juga yakin pemain 25 tahun itu akan bangkit di Etihad Stadium.

Musim lalu, John Stones lebih sering dicadangkan Pep Guardiola. Performanya tidak cukup memuaskan Pep, khususnya pada laga-laga penting.

Biar begitu, Stones pernah memberikan permainan impresif di musim sebelumnya. Kompany yakin talenta itu masih ada dan Stones akan bangkit musim ini.

Getty Images

“Saya selalu mengatakan John Stones adalah salah satu bek yang paling berbakat, dia memiliki masa depan yang cerah. Dia sudah mencapai banyak hal, jangan lupa itu. Dia bukan bek muda lagi yang tidak punya pengalaman,” kata Kompany di Soccerway.

“Dia adalah beberapa bek tengah pemenang Liga Inggris yang sedang tumbuh dan satu hal yang saya harapkan darinya adalah konsistensi dan konsistensi kebugaran. Kemudian dia akan menunjukkan kepada dunia betapa bagusnya dia.”

“Pada akhirnya, jika City dapat memenangkan Liga Champions atau sesuatu, tiba-tiba orang-orang akan menilai Stones kategori yang sama sekali berbeda.”

“Dia hanya harus mendapatkan dirinya di atas lapangan, menjadi dirinya sendiri dan dia akan baik-baik saja. Saya belum melihat tanda-tanda kelemahan yang perlu saya khawatirkan. Dia pemain bertahan kelas atas. Jika sekarang dia bisa bermain, segalanya akan beres, tidak diragukan lagi,” Kompany menambahkan.

The post Kompany: Jangan Ragukan John Stones appeared first on Football5star Berita Bola.

Liga Champions Miliki Juara Baru Musim Ini, Kata Dukun Sakti Ini

Liga Champions akan miliki juara baru musim ini, kata dukun sakti yang sudah dua kali meramalkan secara benar klub juara Eropa.
Mantan striker Liverpool dan Manchester United Michael Owen mengatakan bahwa Manchester City akan menjadi juara baru Liga Champions musim ini. Begini alasannya.
City memperoleh drawing menguntungkan untuk babak grup Liga Champions musim ini, di mana mereka satu grup dengan klub Ukraina Shahktar Donetsk, tim asal Kroasia Dinamo Zagreb dan debutan Italia Atalanta. Hasil drawing itu akan memberi harapan pada sang juara bertahan Liga Inggris bahwa mereka mungkin bisa meraih kejayaan Eropa untuk pertama kalinya dalam sejarah. Sebelum ini, keberhasilan lolos ke semi final pada tahun 2016 masih menjadi performa terbaik The Citizens di kancah kompetisi Eropa.
Michael Owen pernah dengan tepat menyebut Real Madrid sebagai pemenang pada tahun 2018 dan Liverpool pada 2019 dan kini ia merasa bahwa Guardiola dapat memimpin pasukannya meraih trofi kuping besar tersebut.

Berita Terkait

Manchester City Ikut Dibuat Pusing Nicolas Otamendi
Manchester City Curigai Diskriminasi Trofi Individu
Bayern Munchen Masih Usaha Dapatkan Leroy Sane

“Saya pikir City. Saya pikir ini waktunya mereka. Mereka telah membangun ke sana untuk waktu yang sangat lama dan itu tentu prioritas mereka,” katanya kepada BT Sport. “Tentu saja, Liga Inggris dan Liga Champions adalah prioritas semua orang tetapi City sekarang sangat berambisi untuk [meraih kejayaan Eropa] itu. Liverpool sangat ingin jadi juara Liga Inggris dan saya pikir City sangat berambisi menjadi juara Liga Champions.”

In 2017/18, Michael Owen backed Real Madrid to win the Champions League✔️
In 2018/19, Michael Owen backed Liverpool to win the Champions League✔️
For 2019/[email protected] is backing Man City! 😮
"The oracle" has spoken. pic.twitter.com/ERw5NNv4yQ
— Football on BT Sport (@btsportfootball) August 29, 2019

“Jika Anda nonton laga mereka sekarang, mereka adalah tim yang sulit Anda bangun sendiri. Mereka punya banyak pengalaman dengan sang manajer (Guardiola), mereka punya lebih banyak pengalaman dengan tim mereka. Saya pikir ini saatnya.”
“Tim itu adalah salah satu yang terbaik yang pernah kita lihat, dengan semua rekor yang mereka torehkan. Saya tidak berpikir bukan sebuah kegagalan jika dia tidak memenangkannya. Namun, bayangkan bagaimana dia berhasil melakukannya (menjadi juara Eropa). Dia (guardiola) akan dikenang sebagai salah satu pelatih terbaik.”
“Saya pikir City semakin membaik dengan gaya permainan mereka itu. Saya lihat semakin banyak clean sheet dan semakin mudah mereka mencetak gol.”
Sumber: Liga Champions Miliki Juara Baru Musim Ini, Kata Dukun Sakti Ini

Skuad Guardiola Lebih Beruntung Dibanding Spurs, Liverpool, Chelsea

Skuad Pep Guardiola dinilai lebih beruntung dibanding Tottenham Hotspur, Liverpool dan Chelsea pada drawing grup Liga Champions.
Drawing fase grup Liga Champions sudah usai dilakukan hari Kamis (29/8) malam di Grimaldi Forum Monaco. Dari empat tim asal Premier League, Manchester City di bawah asuhan Guardiola sepertinya lebih beruntung.
Pasukan mahal yang disuplai dana nyaris tak terbatas dari Dubai itu satu grup dengan tiga tim lain yang relatif lebih mudah daripada rekan-rekan Inggris lainnya. Manchester City berada di Grup C babak penyisihan Liga Champions bersama dengan klub Ukraina Shakhtar Donetsk, tim Kroasia Dinamo Zagreb dan Atalanta asal Serie A.
The Skyblues lebih beruntung dibandingkan juara bertahan Liverpool di Grup E yang kebagian runner up Liga Italia Napoli dengan Carlo Ancelotti menjadi pelatih mereka saat ini. Juga RB Salzburg asal Austria yang diramalkan akan merepotkan The Reds, selain tim terlemah di Grup E ini, Genk asal Belgia.

Berita Terkait

Hasil Arsenal vs Tottenham 2-2 Imbang Kelima Dalam 10 Perjumpaan
Salah Kiper Arsenal, Christian Eriksen Cetak Gol Mudah
Chelsea Jelaskan Kondisi Cedera Tiga Pemain Andalan

Chelsea juga demikian. The Blues mendekam di Grup H bersama dengan semifinalis musim lalu Ajax Amsterdam asal Belanda, selain Valencia asal La Liga dan LOSC Lille asal Prancis, klub masa remaja Eden Hazard. Kondisi ini sedikit lebih baik daripada Grup E Liverpool. Ajax dianggap sudah kehilangan banyak giginya usai kepergian Frenkie de Jong ke Camp Nou dan Matthijs de Ligt ke Turin.
Tottenham Hotspur berharap agar hanya Bayern Munchen saja yang bakal menyulitkan petualangan Eropa mereka musim ini di Grup B. Spurs adalah finalis musim lalu sehingga Die Roten lebih khawatir pada skuad Mauricio Pochettino ini ketimbang sebaliknya.
Hasil Drawing Grup Liga Champions 

Grup A: PSG, Real Madrid, Club Brugge, Galatasaray
Grup B: Bayern Munchen, Tottenham Hotspur, Olympiacos, Red Star Belgrade
Grup C: Manchester City, Shakhtar Donetsk, Dinamo Zagreb, Atalanta
Grup D: Juventus, Atletico Madrid, Bayer Leverkusen, Lokomotiv Moscow
Grup E: Liverpool, Napoli, RB Salzburg, Genk
Grup F: Barcelona, Borussia Dortmund, Inter, Slavia Prague
Grup G: Zenit Saint Petersburg, Benfica, Lyon, RB Leipzig
Grup H: Chelsea, Ajax Amsterdam, Valencia, OSC Lille

Sumber: Skuad Guardiola Lebih Beruntung Dibanding Spurs, Liverpool, Chelsea

Ramalan Liga Inggris 2019/20: City Juara, Man United Jeblok

Football5star.com, Indonesia – Kick off Liga Inggris musim 2019/20 tinggal hitungan hari. Meski begitu para kontestan masih sibuk mempersiapkan diri mulai dari jalani tur pramusim hingga merekrut sejumlah pemain anyar.

Kedatangan sejumlah pemain anyar di peserta Liga Inggris musim 2019/20 diprediksi makin menambah seru pertandingan tiap pekannya. Sejumlah prediksi dan ramalan coba dilakukan para pundit.

Terbaru ialah ramalan yang dilakukan BT Sport bekerjasama dengan Google, Squawka, dan Opta. Keempat lembaga ini menggunakan tenaga ahli data untuk memprediksi siapa yang bakal meraih juara di Liga Inggris musim 2019/20.

Berbasis big data penampilan para peserta Liga Inggris beberapa musim terakhir. Eksperimen untuk memprediksi siapa juara liga Inggris 2019/20 dipublikasikan ke publik.

Dari analisis statistik dengan basis big data yang tersedia di Google, Opta, dan Squawka, BT Sport meramalkan bahwa tim besutan Pep Guardiola, Manchester City bakal mempertahankan gelar juara.

bt.com

Hal ini didasari sejumlah faktor krusial. Manchester City memiliki presentase 73 persen kemenangan jika bertemu tim ‘big six’ di tiga musim terakhir.

Selain itu jika melihat kecenderungan poin yang didapat City di lima musim terakhir. Maka total poin yang dikumpulkan Sergio Aguero cs di musim 2019/20 ialah 94 poin.

Poin lebih banyak dibandingkan dengan para pesaingnya di Liga Inggris musim ini. Pada lima musim terakhir, City memang tercatat alami rata-rata penurunan dua poin.

Pada musim 2017/18 misalnya, City meraih 100 poin. Namun pada musim berikutnya malah turun menjadi 2 poin menjadi 98.

Yang menarik tim tetangga Man City, Man United. Tim besutan Ole Gunnar Solskjaer itu pada musim ini mengulang prestasi buruknya dengan tak mampu lolos ke zona empat besar.

Man United di akhir musim 2019/20 diramalkan hanya akan berada di posisi 6. Bahkan di derbi Manchester musim ini, Red Devils bakal kalah 1-3 di laga away dan 1-2 di laga home.

The post Ramalan Liga Inggris 2019/20: City Juara, Man United Jeblok appeared first on Football5star Berita Bola.

Manchester City Ditetapkan sebagai Klub Terbaik di Dunia

Football5star.com, Indonesia – Klub juara Liga Inggris, Manchester City ditetapkan oleh analisis sepak bola FiveThirtyEight sebagai klub terbaik di dunia.

Seperti dikutip football5star.com dari dailymail, Selasa (16/7/2019), ditetapkannya Man City sebagai klub terbaik di dunia berdasarkan angka statistik di musim lalu.

Berdasarkan Soccer Power Index (SPI) dari para peneliti sepak bola di FiveThirtyEight, tim besutan Pep Guardiola itu memiliki statistik terbaik dalam urusan menyerang dan bertahan.

@ManCity

Selain dari angka statistik menyerang dan bertahan, peringkat klub terbaik dunia yang dirilis lembaga ini juga berdasarkan jumlah gol. Baik yang dicetak saat laga kandang ataupun tandang pada musim lalu.

Dari rilis yang dikeluarkan, di bawah Manchester City ada klub Bundesliga Jerman, Bayern Munich. Sementara itu, jawara Liga Champions Liverpool berada di peringkat ketiga.

Barcelona berada di urutan keempat, sementara juara Liga Europa musim lalu Chelsea bertengger di posisi kelima. Yang menarik ialah peringkat tetangga City, Manchester United.

Tim besutan Ole Gunnar Solskjaer yang tampil berantakan musim lalu berada di urutan ke-34. Di atas tim berjuluk Red Devils ada tim asal Liga Belgia, Young Boys yang musim lalu justru tampil lebih menggigit dibanding Romelu Lukaku cs.

Berikut 10 klub terbaik di dunia versi FiveThirtyEight

1 – Manchester City

2 – Bayern Munich

3 – Liverpool

4 – Barcelona

5 – Chelsea

6 – PSG

7- Real Madrid

8 – Atletico Madrid

9 – Olympiacos

10- Ajax

More News on Liga Inggris

Cara Mudah Nonton Siaran Liga Inggris Musim 2019/20 dengan MOLA…

Terlibat Taruhan, Sturridge Dihukum Larangan Bermain

Azpilicueta Minta Chelsea Pertahankan Hudson-Odoi

The post Manchester City Ditetapkan sebagai Klub Terbaik di Dunia appeared first on Football5star Berita Bola.

Saingi City, Manchester United Harus Punya Start Sempurna

Football5star.com, Indonesia – Legenda Manchester United, Dennis Irwin, mengaku yakin Setan Merah bisa menyaingi Manchester City musim depan, asalkan memiliki start yang sempurna. Menurut Irwin, City lebih lemah musim depan setelah kepergian Vincent Kompany.

City berhasil menyapu bersih semua gelar lokal musim lalu. The Citizens memenangi Liga Inggris, Piala Liga dan Piala FA.

Di Liga Inggris, City menjuarai Liga Inggris dengan keunggulan 32 poin atas United yang finis di posisi enam. Menurut Irwin, City takkan bisa dominan seperti itu musim depan, apalagi setelah kehilangan sosok Kompany.

Nama terakhir merupakan legenda City. Ia membela The Citizens sejak 2008 dengan torehan 360 penampilan dan 20 gol.

Getty Images

“City telah fantastis dalam beberapa musim terakhir dan Kompany adalah sosok besar bagi mereka, jadi kehilangan seseorang seperti itu dengan kekuatannya di ruang ganti akan menjadi kerugian besar,” kata Irwin di Soccerway.

“Tapi mereka masih akan menjadi tim yang sulit untuk dikalahkan dan ada kesenjangan poin besar antara Manchester United dan City tahun lalu, sehingga terserah pada kami untuk bangkit menghadapi tantangan dan memulai musim dengan sangat baik,” Irwin menambahkan.

Kompany sendiri kini kembali ke mantan klubya, Anderlecht. Di sana ia jadi pelatih sekaligus merangkap pemain.
The post Saingi City, Manchester United Harus Punya Start Sempurna appeared first on Football5star Berita Bola.

Pep Guardiola Beri Barcelona Saran Top Soal UCL

Gilabola.com – Pep Guardiola berikan Barcelona saran top soal peluang juara di UCL alias Liga Champions. Mereka ia minta tak banyak berharap.
Pep Guardiola telah membahas Barcelona dan Liga Champions dan telah mengatakan kepada klub mantan jika mereka tidak harus memenangkan gelaran itu dan Piala Eropa. Mereka tidak perlu memaksakan diri untuk jadi juara.
Barcablaugranes melaporkan hal itu saat Guardiola sadar jika Barca belum memenangkan Liga Champions sejak 2015. Mereka terus dibayangi keberhasilan domestik saat bersaing melawan tim-tim top Eropa lainnya.
Kubu Ernesto Valverde mengalami kekalahan yang memalukan di tangan Liverpool musim lalu, dan Guardiola telah menawarkan pemikirannya pada ambisi Eropa mereka. Ia meminta Barca tidak terlalu memaksakan diri.

Berita Terkait

Borussia Dortmund Ikat Pemain Akademi Barcelona
Manchester City Pamer Kostum Di Depan Old Trafford
Barcelona Ungkap Statistik Tak Biasa Philippe Coutinho

Mereka perlu berpikir jika nama besar di La Liga bukan keharusan jadi juara juga di Champions. Guardiola menyampaikan hal itu dengan sangat hati-hati agar tidak terlalu menyinggung perasaan Barca dan fans mereka.
Pep Guardiola tetap menghormati pelatih Barca
“Saya pikir ada satu daerah di mana Barca harus belajar. Saya mengatakan ini dengan segenap rasa hormat terbesar saya ke mereka, bukan hanya karena saya adalah seorang fan Barca. Perlu dipahami, hanya karena kau adalah Barca tidak berarti harus memenangkan Liga Champions juga,” ujarnya dengan hati-hati.
“Ini sama halnya seperti Timnas Argentina dan mereka yang mengatakan mereka harus memenangkan Piala Dunia. Oke, saya tahu kalau mereka sangat bagus tetapi mereka ingin memenangkan Liga Champions juga.”
Guardiola juga mengatakan bahwa ia tidak ingin tim Manchester City menghadapi Barcelona dalam kompetisi musim lalu dan berpikir jika Barca berhasil meraih final mereka akan memenangkan treble. Ia tetap tidak mau mendikte pelatih Barca soal apa yang harus sang manajer lakukan.
“Dih, siapa saya sampai segitunya mengomentari apa yang harus pelatih lain kerjakan? Saya juga pasti kesal kalau ada pelatih lain yang mendikte saya,” pungkas sang manajer Manchester City melalui Ara.
Sumber: Pep Guardiola Beri Barcelona Saran Top Soal UCL