Kalah dari Liverpool, Manchester United Juga Dihukum FA

Football5star.com, Indonesia – Manchester United mendapat hukuman dari Federasi Sepak Bola Inggris (FA) pasca kekalahan dari Liverpool akhir pekan ini. Hukuman itu diberikan karena FA menganggap pemain United tak mampu mengontrol emosi dan menyerang wasit Craig Pawson.

Dikutip Football5star.com dari bbc, Selasa (21/1/2020) pada pertengahan babak pertama, pemain United memprotes wasit Pawson. Hal ini lantaran pemain United merasa bek Liverpool Virgil van Dijk melakukan pelanggaran terhadap David de Gea saat perebutan bola di udara.

Daily Mail

“Manchester United telah didakwa melanggar peraturan FA E20 (a),” tulis pernyataan resmi FA.

“Klub tak mampu mengontorol pemain United di menit ke-26 dalam pertandingan melawan Liverpool di Liga Inggris,” tambah pernyataan resmi FA>

Pihak United sendiri diberi waktu hingga Kamis (23/1) untuk mengajukan banding atas hukuman tersebut. Pihak United lewat Ole Gunnar Solskjaer sendiri enggan untuk berkomentar mengenai hukuman ini.

“Mungkin saya seharusnya tidak terlalu banyak bicara tentang hukuman itu,” kata Solskjaer usai pertandingan United vs Liverpool.

The post Kalah dari Liverpool, Manchester United Juga Dihukum FA appeared first on Berita Bola Terupdate, Live Score, Transfer, Jadwal & Klasemen.

Manchester City Dijagokan Del Piero Jadi Juara Champions

Gilabola.com – Manchester City dijagokan Alessandro Del Piero jadi juara Liga Champions musim ini. Ia langsung beberkan alasannya.
Manchester City dilaporkan Futaa telah dijagokan oleh legenda Juventus, Alessandro Del Piero, untuk menjadi juara Liga Champions musim ini. Kenapa bukan Juventus yang akan segera melawan Parma yang juga notabene bekas klubnya sendiri?
Kubu polesan Pep Guardiola sendiri lolos ke grup 16 besar di depan Atalanta, Shakhtar Donetsk dan Dinamo Zagreb dan akan melawan Real Madrid di babak 16. Real Madrid berpeluang bisa mereka kalahkan.
Dulu di tahun 2016 mereka kalah di semifinal saat melawan kubu Real Madrid, namun situasi sekarang jelas tidak sama. Kondisi Los Blancos era kepelatihan Zinedine Zidane masih berjuang untuk konsisten, namun tetap berbahaya. Mereka membuktikan bisa mandiri tanpa Cristiano Ronaldo saat Barcelona masih kerap pingsan saat ditinggal pergi Lionel Messi.

Berita Terkait

Rekor 700 Gol Cristiano Ronaldo Masih Kalah Jauh Sama Rekor Kakek Ini!

Gak Percaya Ilmu Hitam di Sepak Bola? Lihat Dulu Yang Satu Ini!

Pep Guardiola Akui Manchester City Capai Titik Krisis
Jose Mourinho Sedih Lihat Chelsea dan Manchester City

Pada saat baik-baik diwawancarai oleh ESPN, Del Piero terang-terangan mengaku dirinya menjagokan kubu The Sky Blues untuk kesempatan kali ini. “Sudah bertahun-tahun mereka mendekati VAR satu tahun, VAR tahun berikutnya dan tidak pernah jadi juara. Saya pikir kita akan mendapatkan juara yang baru di babak berikutnya.”
Manchester City tidak akan dipersulit Liverpool
“Sudah ada beberapa perubahan, di bursa transfer pemain dan dengan para pelatih, beberapa bisa membuat tim menjadi lebih baik, tapi adakalanya tidak terlalu banyak juga perubahannya (di beberapa klub).”
“Liverpool masih berpeluang besar untuk menang, karena saya suka Jurgen Klopp dan mereka mengatur tim dengan sangat baik. Tapi saya pikir mereka akan terlalu disibukkan oleh Liga.”
Pada saat ditanya akan menjagokan siapa yang akan menjadi juara musim ini, ia langsung menjawab dengan cepat, “City, pokoknya saya menjagokan City yang jadi juaranya.”
Ucapan Del Piero bisa menjadi pemicu semangat skuad polesan Guardiola yang akan melawan Crystal Palace besok, pukul 22.00 WIB. Sudah diprediksi akan berpesta gol, saat mendengar pujian Del Piero bukan tidak mungkin mereka akan terus-terusan cetak gol dari babak pertama hingga akhir tanpa henti saking gembiranya.
Sumber: Manchester City Dijagokan Del Piero Jadi Juara Champions

Liverpool Hanya Urutan No 5 Penerima Duit Liga Champions Terbesar

Liverpool hanya urutan No 5 penerima duit terbesar dari babak grup Liga Champions 2019/2020 yang baru saja berlalu. Barcelona urutan kedua, Juventus ketiga. Siapa No 1?
Liga Champions sebentar lagi akan memasuki tahap 16 besar setelah menyelesaikan penyisihan grup pada tengah Desember kemarin. Dari semua yang lolos dari tahap pertama, klub Bundesliga Bayern Munchen menduduki urutan teratas penerima duit terbesar babak penyisihan grup. Liverpool hanya No 5. Daftar tim penerima hadiah uang terbesar adalah sebagai berikut:

Bayern Munchen 69,2 juta pound (Rp 959 Milyar)
Barcelona 68,3 juta pound (Rp 947 Milyar)
Juventus 67,5 juta pound (Rp 935 Milyar)
Man City 65,8 juta pound (Rp 912 Milyar)
Liverpool 64,2 juta pound (Rp 890 Milyar)
PSG 63,3 juta pound (Rp 877 Milyar)
Real Madrid 63,3 juta pound (Rp 877 Milyar)
Chelsea 61,6 juta pound (Rp 854 Milyar)
Atletico Madrid 61,6 juta pound (Rp 854 Milyar)
Borussia Dortmund 53,2 juta pound (Rp 737 Milyar)

Hal ini terjadi karena hadiah uang untuk sistem grup diatur menurut jumlah kemenangan. Selama penyisihan grup Bayern Munchen adalah satu-satunya tim yang berhasil mencatatkan enam kemenangan dari enam laga. Bandingkan dengan Barca yang mencatatkan empat kemenangan dan dua imbang, yang secara nilai uang lebih baik daripada Liverpool yang merekam tiga menang, dua imbang, dan satu kekalahan.
Trio tim Inggris Manchester City, Liverpool dan Chelsea tercatat tidak jauh tertinggal di belakang Bayern dengan mengumpulkan antara Rp 854 Milyar sampai Rp 912 Milyar pendapatan selagi mereka lolos ke babak 16 besar. Yang agak jauh tertinggal di bawah adalah Tottenham, sedikit di bawah Rp 693 Milyar karena sistem pembayaran yang diterapkan UEFA.

Berita Terkait

Rekor 700 Gol Cristiano Ronaldo Masih Kalah Jauh Sama Rekor Kakek Ini!

Gak Percaya Ilmu Hitam di Sepak Bola? Lihat Dulu Yang Satu Ini!

Quique Setien Ungkap Kesulitan Barcelona di Ibiza
Barcelona Diragukan Bawa Neto ke Valencia Akibat Cedera Engkel

On that basis, seven clubs have already earned more than €75m from the 2019/20 Champions League. Bayern Munich lead the way with €82m, followed by Barcelona €81m, Juventus €80m, #MCFC €78m, #LFC €76m, Paris Saint-German €75m and Real Madrid €75m. pic.twitter.com/g9Pu2eWW7V
— Swiss Ramble (@SwissRamble) December 16, 2019
Pertama dan terpenting, setiap peserta membawa pulang Rp 180 Milyar karena berhasil lolos mencapai babak grup. UEFA kemudian memberikan hadiah lebih besar kepada tim-tim yang mencatatkan lebih banyak kemenangan dan hasil imbang. Ini sebabnya Bayern berada di peringat teratas sebagai satu-satunya tim dengan enam kemenangan dari enam laga di Grup B. Bandingkan itu dengan Lille dan Genk, dua tim yang mencatatkan satu hasil imbang dan lima kekalahan. Mereka hanya membawa pulang hadiah sebesar Rp 11,8 Milyar.
Namun apa yang menyebabkan bayaran Tottenham tak sampai Rp 693 Milyar adalah karena minimnya partisipasi Spurs dalam lima tahun terakhir di kompetisi Eropa. Itulah pula yang menyebabkan bayaran untuk Atletico, Benfica dan Chelsea berada di urutan teratas daftar penerima bayaran terbesar usai penyisihan grup musim ini, karena keterlibatan mereka di kompetisi benua biru.
Sumber: Liverpool Hanya Urutan No 5 Penerima Duit Liga Champions Terbesar

Rekor-rekor Fantastis Liverpool 2019 Saat Raih Tiga Gelar Prestisius

Inilah daftar rekor-rekor fantastis Liverpool selama tahun 2019 saat anak asuh Juergen Klopp meraih tiga gelar juara prestisius: Liga Champions, Super Cup Eropa dan Piala Dunia Antarklub.
Dengan menjadi juara Piala Dunia Antarklub di Qatar minggu lalu, Liverpool mencatatkan diri sebagai satu-satunya tim Liga Inggris yang berhasil meraih tiga piala prestisius itu dalam satu tahun. Manchester United gagal melakukannya pada 2008 (juara Liga Champions tapi kalah di Super Cup Eropa) dan Chelsea tahun 2012 (juara Liga Champions tapi kemudian kalah di Super Cup dan kemudian Piala Dunia Antarklub). Namun catatan rekor-rekor fantastis Liverpool selama tahun 2019 masih panjang. Inilah beberapa di antaranya:

146 poin berhasil direbut The Reds di ajang Premier League sejak awal musim lalu, kalah hanya satu kali dari 55 laga, menang 46 dan imbang delapan kali.
108 detik adalah waktu yang dibutuhkan Mohamed Salah untuk mencetak gol pertama di final Liga Champions melawan Tottenham.
102 kemenangan dari 161 pertandingan Premier League di bawah asuhan Juergen Klopp adalah waktu tersingkat yang pernah diraih oleh manajer Liverpool.
97 poin adalah perolehan yang diraih The Reds pada musim 2018/2019 tanpa memenangkan gelar juara (Manchester City 98 poin). Raihan 98 poin itu adalah yang tertinggi dalam sejarah klub, dan ketiga tertinggi dalam sejarah Liga Inggris. Untuk memahami betapa pentingnya 98 poin ini, Manchester United meraih 75 poin saat menjadi juara musim 1996/1997.
54 keterlibatan untuk gol (40 gol, 14 assist) adalah angka yang dicatatkan Mohamed Salah dalam 46 penampilannya di Anfield untuk Liverpool.
Catatan 49 poin dari 17 laga perdana musim 2019/2020 adalah raihan terbaik yang pernah ada dalam sejarah The Reds.
34 laga sudah berlalu sejak terakhir kali pasukan Klopp terakhir kali menderita kekalahan, juga rekor baru untuk klub. Rekor sebelumnya adalah 31 pertandingan tanpa kekalahan (W23-D8-L0) sejak Mei 1987 sampai Maret 1988.
Sudah 31 bulan terlewati sejak terakhir kali The Reds menderita kekalahan di Anfield. Klub yang terakhir kali bisa mengalahkan mereka di kandang sendiri adalah Crystal Palace pada April 2017.
Sebanyak 25 dari 26 laga terkini Liverpool di ajang Premier League berujung dengan kemenangan. Ajaibnya lagi anak-anak Juergen Klopp mencetak dua gol atau lebih dalam 24 dari 26 pertandingan itu.
24 laga level Eropa (W17 D7 L0) sudah berlalu sejak terakhir kali mereka menderita kekalahan di kandang. Tim terakhir yang mempermalukan mereka di Anfield adalah Real Madrid pada Oktober 2014.
Sebanyak 16 dari 18 pemain outfield Liverpool berhasil mencetak gol di ajang Premier League musim ini, hanya kalah dari musim 2015/2016 saat 17 pemain outfield menyarangkan gol.

 
 

Berita Terkait

Rekor 700 Gol Cristiano Ronaldo Masih Kalah Jauh Sama Rekor Kakek Ini!

Gak Percaya Ilmu Hitam di Sepak Bola? Lihat Dulu Yang Satu Ini!

Prediksi Wolves vs Liverpool, Liga Inggris 24 Januari 2020
Fans Liverpool Tertawakan Curhat Carlo Ancelotti

Sumber: Rekor-rekor Fantastis Liverpool 2019 Saat Raih Tiga Gelar Prestisius

Juventus dan Liverpool Akan Melaju Jauh Di UCL Musim Ini

Gilabola.com – Juventus dan Liverpool akan melaju jauh di UCL alias Liga Champions musim ini. Manchester City dan Real Madrid yang paling membuat penasaran.
Juventus dan Liverpool memang dua nama yang menjadi perhatian Dimitar Berbatov saat ia membahas prediksi siapa juara Liga Champions musim ini. Berbatov dilaporkan Mirror juga menekankan jika Manchester City adalah klub yang akan ditunggu-tunggu oleh semua Giboler’s dunia.
Masuk babak 16 besar bersama Real Madrid membuat kubu The Citizens jadi yang paling ditunggu pertandingannya. Kubu Los Blancos kurang berimbang jika dipertemukan dengan wakil Premier League tersebut, namun hal itu malah akan menambah daya tarik laga mereka.
Juventus akan mempersulit langkah semua rivalnya
Sementara kubu Liverpool jelas akan ngotot mempertahankan trofi mereka tahun lalu. Berbatov lantas menilai Juve adalah lawan sepadan kubu polesan Jurgen Klopp yang tidak bisa dianggap remeh. Keberadaan Cristiano Ronaldo di kubu Serie A jelas jadi jaminan mutu laga mereka akan menarik untuk disaksikan.

Berita Terkait

Rekor 700 Gol Cristiano Ronaldo Masih Kalah Jauh Sama Rekor Kakek Ini!

Gak Percaya Ilmu Hitam di Sepak Bola? Lihat Dulu Yang Satu Ini!

Arsenal Dongkrak 3 kali Lipat Gaji Pengganti Aubameyang
Real Madrid Menang Dibayar Cedera Engkel Bale

“Pada akhirnya saat harus memilih tim mana saja yang akan melaju jauh di kompetisi musim ini, Juve dan Liverpool adalah jawaban saya,” ujar Berbatov. “Tapi tetap semua orang tidak akan ragu ingin melihat apa yang akan dilakukan Manchester City terhadap Real Madrid.”
“Saya sih lebih suka Spurs saja yang memperlihatkan semangat yang mirip di Liga Champions musim lalu. Mereka dapat lawan berat ketemu RB Leipziq yang tidak mudah untuk dilawan tapi setidaknya tidak bertemu Barcelona, Manchester City atau Liverpool, jadi saya ingin melihat mereka bertanding sebaik mungkin,” pungkasnya.
Sumber: Juventus dan Liverpool Akan Melaju Jauh Di UCL Musim Ini

Kapten Liverpool Masuk Klub Elit, Isinya Kapten Barcelona, Real Madrid

Kapten Liverpool Jordan Henderson diam-diam masuk klub elit yang mayoritas isinya kapten Barcelona dan kapten Real Madrid. Klub elit ini hanya berisi tujuh orang saja. Siapa?
Dengan menjadi juara Piala Dunia Antarklub di Qatar minggu lalu, kapten Liverpool masuk klub elit yang hanya diisi oleh tujuh orang saja di muka bumi ini, yaitu kapten-kapten tim yang berhasil menjadi juara Liga Champions, juara Super Cup UEFA dan juara Piala Dunia Antarklub pada tahun yang sama.
Seperti sudah dibilang, isi dari klub elit ini tidak banyak. Hanya tujuh orang saja yang sangat beruntung, yakni:

Fernando Hierro – Real Madrid, 2002
Carles Puyol – Barcelona, 2009
Philipp Lahm – Bayern Munich, 2013
Andres Iniesta – Barcelona, 2011, 2015
Iker Casillas – Real Madrid, 2014
Sergio Ramos – Real Madrid, 2016, 2017
Jordan Henderson – Liverpool, 2019

Mereka yang namanya ada di daftar di atas adalah kapten-kapten tim yang berhasil merengkuh tiga trofi prestisius itu pada tahun yang sama. Daftar itu sebenarnya bisa lebih panjang kalau saja Manchester United bisa memenangkan Super Cup UEFA tahun 2008 dan juga Chelsea memenangkan Super Cup dan Piala Dunia Antarklub pada tahun 2012. Keduanya baru saja memenangkan Liga Champions Eropa tahun itu, tapi gagal pada turnamen lanjutannya.

Berita Terkait

Rekor 700 Gol Cristiano Ronaldo Masih Kalah Jauh Sama Rekor Kakek Ini!

Gak Percaya Ilmu Hitam di Sepak Bola? Lihat Dulu Yang Satu Ini!

Prediksi Wolves vs Liverpool, Liga Inggris 24 Januari 2020
Fans Liverpool Tertawakan Curhat Carlo Ancelotti

Menarik untuk mengamati bahwa di dalam klub elit itu terdapat tiga kapten Real Madrid berbeda, dengan Sergio Ramos merebutnya pada dua tahun berturut-turut, sama seperti yang dilakukan oleh kapten Barcelona Andres Iniesta pada tahun 2011 dan 2015.
Sebenarnya Sergio Ramos bisa mencatatkan rekor sebagai kapten pertama yang meraihnya pada tiga kesempatan. Sayangnya, Atletico Madrid pada momen Piala Super UEFA 2018 mengalahkan Real Madrid dengan skor 4-2. Hanya jarang-jarang saja itu terjadi tapi hal ini berhasil menggagalkan ambisi Ramos meraihnya pada tiga kali pada tiga musim beruntun.
Kini kapten Liverpool berusaha masuk klub elit lainnya dengan meraih empat trofi beruntun, yakni gelar juara Liga Inggris pada musim semi mendatang. Dengan keunggulan 10 poin di atas urutan kedua Leicester City, serta dengan tabungan satu laga liga di tangan (lawan West Ham United), besar kemungkinan mereka akan menjadi juara pada akhir musim ini.
Sumber: Kapten Liverpool Masuk Klub Elit, Isinya Kapten Barcelona, Real Madrid

Liverpool Waspadai Kembalinya Diego Costa ke Skuad Atletico Madrid

Gilabola.com – Liverpool waspadai rencana kembalinya Diego Costa ke skuad Atletico Madrid jelang leg pertama babak 16 besar Liga Champions tengah Februari mendatang.
Costa bertekad segera pulih usai jalani operasi punggung dan kembali merumput tepat pada waktunya, jelang Atletico akan bertemu the Reds di Liga Champions.
Striker Timnas Spanyol itu sudah absen selama lebih dari sebulan setelah jalani operasi punggung, yang kemungkinan akan membuatnya absen dari pertandingan leg pertama babak 16 besar melawan skuad Anfield di Wanda Metropolitano pada 18 Februari 2020.
Namun, Costa bertekad untuk sepenuhnya fit pada waktunya, agar ia bisa kembali berlaga untuk leg kedua yang digelar di Anfield pada bulan Maret. Menurut laporan Marca yang dilansir talkSPORT, Costa pastinya sangat berharap bisa membantu Atleti dalam hadapi the Reds yang merupakan juara bertahan Liga Champions.

Berita Terkait

Rekor 700 Gol Cristiano Ronaldo Masih Kalah Jauh Sama Rekor Kakek Ini!

Gak Percaya Ilmu Hitam di Sepak Bola? Lihat Dulu Yang Satu Ini!

Prediksi Cultural Leonesa vs Atletico Madrid, Copa del Rey 24 Januari 2020
Prediksi Wolves vs Liverpool, Liga Inggris 24 Januari 2020

Saat ia masih merumput bersama Chelsea di Liga Premier, Costa sempat mencetak dua gol ke gawang Liverpool. Namun, ia juga pernah gagal mengeksekusi penalti saat the Blues bermain imbang 1-1 di Anfield pada Februari 2017.
Segera kembalinya Costa ke skuad Atletico tentunya menjadi kabar baik yang diterima Diego Simeone jelang Natal ini, meskipun permainan Costa tak terlalu menggembirakan musm ini. Pasalnya, penyerang kelahiran Brasil itu baru bukukan dua gol di semua kompetisi.
Simeone berharap bisa menyelesaikan masalah ketiadaan pencetak gol Atleti, dengan datangkan striker baru. Sejumlah laporan pun mengklaim, klub LaLiga itu telah menyetujui kesepakatan dengan bintang PSG, Edinson Cavani, Januari nanti.
Rekan satu tim Costa, Alvaro Morata, saat ini masih berstatus pinjaman dari bekas klubnya, Chelsea. Saat ini, mantan pemain Real Madrid itu memimpin daftar pencetak gol Atletico dengan hanya sembilan golnya sejauh musim ini. Sementara penyerang mahal yang didatangkan Atleti musim panas lalu, Joao Felix, berada di urutan kedua daftar pencetak gol terbanyak Atletico.
Calon lawan Liverpool di babak 16 besar Liga Champions itu harus berjuang keras untuk mencetak gol sejauh musim ini. Akibatnya, skuad Simeone berada di urutan keempat klasemen sementara LaLiga – tujuh poin di belakang pemimpin liga, Barcelona.
Sumber: Liverpool Waspadai Kembalinya Diego Costa ke Skuad Atletico Madrid

Menebak Hasil Liverpool vs Atletico Madrid di 16 Besar Liga Champions

Gilabola.com – Menebak hasil Liverpool vs Atletico Madrid di babak 16 besar Liga Champions, mantan pemain Chelsea dan Aston Villa, Chris Sutton, mencoba memprediksi hasil pertandingan dua tim papan atas tersebut.
Sutton telah memperingatkan Liverpool, The Reds akan hadapi pertandingan sulit ketika mereka bertemu Atletico di babak 16 besar Liga Champions. Tapi, ia mengharapkan skuad asuhan Jurgen Klopp itu berhasil melaju ke babak selanjutnya.
Liverpool jadi juara bertahan Liga Champions setelah memenangkan kompetisi antarklub elit Eropa tersebut musim lalu, ketika Klopp membawa mereka meraih trofi utama pertama sejak pengangkatannya sebagai pelatih di Anfield.
The Reds telah lakoni awal yang sensasional musim ini, Mohamed Salah dan rekan-rekan satu timnya saat ini unggul 10 poin di puncak klasemen Liga Inggris setelah memenangkan 16 dari 17 pertandingan Premier League.

Berita Terkait

Rekor 700 Gol Cristiano Ronaldo Masih Kalah Jauh Sama Rekor Kakek Ini!

Gak Percaya Ilmu Hitam di Sepak Bola? Lihat Dulu Yang Satu Ini!

Prediksi Cultural Leonesa vs Atletico Madrid, Copa del Rey 24 Januari 2020
Prediksi Wolves vs Liverpool, Liga Inggris 24 Januari 2020

Klub asal Merseyside ini akan hadapi klub La Liga, Atletico Madrid, di leg pertama babak 16 besar di Stadion Wanda Metropolitano, 19 Februari 2020, sebelum leg kedua di Anfield yang digelar 11 Maret.
Meskipun hadapi pertandingan yang sulit, Sutton yang menebak hasil Liverpool pun mendukung the Reds lolos dan amankan tempat mereka di perempat final.
Diminta untuk memberikan prediksinya atas pertandingan dua leg Liverpool melawan Atletico Madrid itu, Sutton pun ungkapkan pendapatnya kepada Daily Mail. “Itu laga yang sulit bagi Liverpool, tetapi mereka masih menjadi tim yang harus dikalahkan,” ujar Sutton yang mencoba menebak hasil Liverpool dan tetap menyatakan dukungannya pada klub Anfield tersebut.
Liverpool akan kembali beraksi di Liga Inggris pada Boxing Day, dengan hadapi Leicester City yang saat ini berada di peringkat dua klasemen sementara Liga Premier di Stadion King Power.
The Reds bertujuan untuk mencoba dan memenangkan gelar Premier League musim ini, setelah berada di urutan kedua dan hanya berselisih satu poin di belakang juara liga Manchester City musim lalu.
Sumber: Menebak Hasil Liverpool vs Atletico Madrid di 16 Besar Liga Champions

Liverpool Bisa Mainkan Minamino di Liga Champions

Gilabola.com – Liverpool BISA mainkan Takumi Minamino di Liga Champions meskipun sebelumnya ia membela RB Salzburg di ajang yang sama.
Kedatangan Takumi Minamino dipastikan bisa memberi dorongan besar bagi Liverpool saat mereka harus hadapi Atletico di babak 16 besar Liga Champions. Untuk datangkan Minamino, the Reds berhasil mencuri start dari Manchester United yang juga mengincar bintang Salzburg tersebut.
Bermain bersama Hwang Hee-chan dan Erling Haaland, pemain berusia 24 tahun itu berhasil kumpulkan sembilan gol dan 11 assist dalam 22 penampilan untuk tim Austria tersebut musim ini.
Pemain itu sudah membuat Klopp kepincut saat ia mencetak gol di Anfield, meskipun the Reds berhasil menang 4-3 pada Oktober lalu. Ia kembali menarik perhatian pekan lalu, di mana skuad Klopp menang 2-0 dan memastikan tempat mereka di babak sistem gugur Liga Champions.

Berita Terkait

Rekor 700 Gol Cristiano Ronaldo Masih Kalah Jauh Sama Rekor Kakek Ini!

Gak Percaya Ilmu Hitam di Sepak Bola? Lihat Dulu Yang Satu Ini!

Prediksi Wolves vs Liverpool, Liga Inggris 24 Januari 2020
Fans Liverpool Tertawakan Curhat Carlo Ancelotti

Saat ini, Minamino sudah menyatakan kesediannya untuk bergabung ke Anfield, jika dia lulus tes medis dan persyaratannya sudah diselesaikan.
Rencananya, Minamino akan mendarat di Anfield bulan depan, dengan klausul pembebasannya yang hanya 7,25 juta Poundsterling (138,5 miliar Rupiah). Sekarang, dia bahkan bisa menjadi bagian dari pasukan the Reds yang akan hadapi Atletico Madrid di babak 16 besar Liga Champions, setelah drawing diumumkan pada Senin (16/12) kemarin.
Sebelumnya, setiap pemain yang sudah bermain untuk klub lain di babak grup tak bisa tampil untuk tim lain dalam kompetisi Liga Champions di musim yang sama. Namun, meski menjadi pemain reguler bagi Salzburg selama babak penyisihan grup, Minamino akan diijinkan untuk membela Liverpool di ajang bergengsi Eropa tersebut, karena adanya perubahan aturan Liga Champions.
Adapun aturan resmi UEFA yang menetapkan bahwa Takumi Minamino bisa bebas bermain di Liga Champions, seperti dilansir talkSport adalah:
Poin 45.01 menyebutkan, pada babak 16 besar sebuah klub bisa mendaftarkan maksimal tiga pemain baru yang memenuhi syarat di sisa pertandingan kompetisi saat ini. Pendaftaran tersebut harus diselesaikan paling lambat 1 Februari 2020 pukul 24:00. Batas waktu ini tidak dapat diperpanjang.
Poin 45.02, setiap atau semua pemain dari kuota tiga pemain baru tersebut mungkin telah diturunkan klub lain di fase kualifikasi, babak play-off atau babak penyisihan grup Liga Champions atau Liga Europa.
Sumber: Liverpool Bisa Mainkan Minamino di Liga Champions

Liverpool Tak Bisa Lebih Mudah Jalani Kompetisi Liga Champions

Gilabola.com – Liverpool tak bisa membuat kompetisi Liga Champions berjalan mudah untuk diri mereka sendiri. Demikian pengakuan sang pelatih, Jurgen Klopp, usai permainan imbang 1-1 kontra Napoli, Kamis (28/11).
Namun, menurut Klopp, the Reds tidak akan alami tekanan seberat yang mereka rasakan 12 bulan lalu.
Hasil imbang 1-1 di kandang Napoli membuat the Reds setidaknya harus bukukan skor imbang saat mereka bertemu Red Bull Salzburg dua pekan mendatang. Tambahan satu poin inilah yang dibutuhkan skuad Klopp untuk melaju ke babak sistem gugur.
Itu menjadi pertanyaan yang sedikit lebih mudah dibandingkan Desember lalu, saat nasib mereka lebih banyak bergantung pada tendangan di menit-menit akhir laga di kandang Napoli, plus penyelamatan yang dilakukan Alisson Becker yang memastikan kemenangan 1-0 dan membawa the Reds lolos ke babak 16 besar – yang juga membawa mereka menjadi juara Liga Champions musim lalu.

Berita Terkait

Rekor 700 Gol Cristiano Ronaldo Masih Kalah Jauh Sama Rekor Kakek Ini!

Gak Percaya Ilmu Hitam di Sepak Bola? Lihat Dulu Yang Satu Ini!

Liverpool Tanpa Fabinho Hingga Tahun Baru
Guardiola dan Klopp Berbagi Panggung LMA Hall of Fame

“Saya sudah empat tahun (di sini), beri tahu saya kapan kompetisi ini berjalan mudah bagi kami?”, tandas Jurgen Klopp.
“Tahun lalu, kami harus menang di kandang 1-0 melawan Napoli, saya tidak bisa mengingat permainan yang memiliki tekanan yang lebih besar dari itu. Jadi, sangat sulit, dan kami berhasil,” tambah Klopp seperti dilansir thisisAnfield.com.
“Saya tahu bagaimana sikap manusia; mereka berharap kita bisa menyelesaikan fase grup malam ini dan membuat semacam permainan hiburan di Salzburg nanti,” ujar pelatih Liverpool berusia 52 tahun itu.
“Begitulah situasinya, jika kita punya ambisi di Liga Champions, kita harus menunjukkannya di Salzburg nanti. Sampai saat itu, kami harus menunjukkan ambisi kami di Liga Premier,” tegas mantan pelatih Mainz dan Borussia Dortmund ini.
Yang memprihatinkan bagi Klopp, cedera engkel yang dialami gelandang andalannya, Fabinho, yang membuat pemain itu harus ditarik keluar di babak pertama. “Pada saat ini, pertandingan berakhir, masalah saya, Fabinho cedera dan Brighton (pertandingan the Reds Sabtu akhir pekan ini),” ujar Klopp.
“Saya tidak tahu (bagaimana dia). Dia kesakitan, jadi itu tampaknya tidak baik. Dia tidak bisa melanjutkan pertandingan dan sangat kesulitan,” ungkapnya.
“Saya tidak ingin mengatakan apa yang saya harapkan, karena saya harap cederanya itu tidak terlalu serius, tapi kita akan tahu lebih banyak, mungkin besok, mungkin lusa. Kita lihat saja nanti,” tambah Klopp.
Pelatih Napoli, Carlo Ancelotti, melihat tanda-tanda di Anfield bahwa nasib timnya akan alami perubahan meskipun mereka sudah lakoni pertandingan ketujuh tanpa kemenangan.
“Saya tidak ragu, tim saya akan kembali bermain di level terbaiknya dan kami melihatnya dalam pertandingan melawan Liverpool hari ini,” ujar pelatih asal Italia itu, yang timnya yang berada di posisi kedua grup dan akan hadapi Genk di pertandingan terakhir.
“Ada banyak harapan di sekitar game ini. Mungkin orang mengira kita kebobolan gol tapi itu belum terjadi. Kami belum kembali ke kondisi terbaik, tetapi kami selalu sangat solid. Situasi sekarang ini sangat ideal bagi grup. Itu hasil yang positif bagi kami,” ujar Ancelotti.
Sumber: Liverpool Tak Bisa Lebih Mudah Jalani Kompetisi Liga Champions