Liverpool Tak Bisa Lebih Mudah Jalani Kompetisi Liga Champions

Gilabola.com – Liverpool tak bisa membuat kompetisi Liga Champions berjalan mudah untuk diri mereka sendiri. Demikian pengakuan sang pelatih, Jurgen Klopp, usai permainan imbang 1-1 kontra Napoli, Kamis (28/11).
Namun, menurut Klopp, the Reds tidak akan alami tekanan seberat yang mereka rasakan 12 bulan lalu.
Hasil imbang 1-1 di kandang Napoli membuat the Reds setidaknya harus bukukan skor imbang saat mereka bertemu Red Bull Salzburg dua pekan mendatang. Tambahan satu poin inilah yang dibutuhkan skuad Klopp untuk melaju ke babak sistem gugur.
Itu menjadi pertanyaan yang sedikit lebih mudah dibandingkan Desember lalu, saat nasib mereka lebih banyak bergantung pada tendangan di menit-menit akhir laga di kandang Napoli, plus penyelamatan yang dilakukan Alisson Becker yang memastikan kemenangan 1-0 dan membawa the Reds lolos ke babak 16 besar – yang juga membawa mereka menjadi juara Liga Champions musim lalu.

Berita Terkait

Rekor 700 Gol Cristiano Ronaldo Masih Kalah Jauh Sama Rekor Kakek Ini!

Gak Percaya Ilmu Hitam di Sepak Bola? Lihat Dulu Yang Satu Ini!

Liverpool Tanpa Fabinho Hingga Tahun Baru
Guardiola dan Klopp Berbagi Panggung LMA Hall of Fame

“Saya sudah empat tahun (di sini), beri tahu saya kapan kompetisi ini berjalan mudah bagi kami?”, tandas Jurgen Klopp.
“Tahun lalu, kami harus menang di kandang 1-0 melawan Napoli, saya tidak bisa mengingat permainan yang memiliki tekanan yang lebih besar dari itu. Jadi, sangat sulit, dan kami berhasil,” tambah Klopp seperti dilansir thisisAnfield.com.
“Saya tahu bagaimana sikap manusia; mereka berharap kita bisa menyelesaikan fase grup malam ini dan membuat semacam permainan hiburan di Salzburg nanti,” ujar pelatih Liverpool berusia 52 tahun itu.
“Begitulah situasinya, jika kita punya ambisi di Liga Champions, kita harus menunjukkannya di Salzburg nanti. Sampai saat itu, kami harus menunjukkan ambisi kami di Liga Premier,” tegas mantan pelatih Mainz dan Borussia Dortmund ini.
Yang memprihatinkan bagi Klopp, cedera engkel yang dialami gelandang andalannya, Fabinho, yang membuat pemain itu harus ditarik keluar di babak pertama. “Pada saat ini, pertandingan berakhir, masalah saya, Fabinho cedera dan Brighton (pertandingan the Reds Sabtu akhir pekan ini),” ujar Klopp.
“Saya tidak tahu (bagaimana dia). Dia kesakitan, jadi itu tampaknya tidak baik. Dia tidak bisa melanjutkan pertandingan dan sangat kesulitan,” ungkapnya.
“Saya tidak ingin mengatakan apa yang saya harapkan, karena saya harap cederanya itu tidak terlalu serius, tapi kita akan tahu lebih banyak, mungkin besok, mungkin lusa. Kita lihat saja nanti,” tambah Klopp.
Pelatih Napoli, Carlo Ancelotti, melihat tanda-tanda di Anfield bahwa nasib timnya akan alami perubahan meskipun mereka sudah lakoni pertandingan ketujuh tanpa kemenangan.
“Saya tidak ragu, tim saya akan kembali bermain di level terbaiknya dan kami melihatnya dalam pertandingan melawan Liverpool hari ini,” ujar pelatih asal Italia itu, yang timnya yang berada di posisi kedua grup dan akan hadapi Genk di pertandingan terakhir.
“Ada banyak harapan di sekitar game ini. Mungkin orang mengira kita kebobolan gol tapi itu belum terjadi. Kami belum kembali ke kondisi terbaik, tetapi kami selalu sangat solid. Situasi sekarang ini sangat ideal bagi grup. Itu hasil yang positif bagi kami,” ujar Ancelotti.
Sumber: Liverpool Tak Bisa Lebih Mudah Jalani Kompetisi Liga Champions

Napoli Sudah Ditebak Ancelotti Bakal Imbangi Liverpool

Gilabola.com – Napoli sudah ditebak Carlo Ancelotti bakal imbangi Liverpool di laga Liga Champions mereka. Ia tetap mau memuji tim lawan.
Carlo Ancelotti dilaporkan Liverpool Echo telah mengungkapkan bahwa dirinya ‘yakin’ jika Napoli akan memberikan rasa frustrasi Liverpool yang keren di laga malam Liga Champions mereka. Ia sama sekali tidak meragukan kemampuan timnya sebelum laga sekalipun.
Ancelotti mengakui jika The Reds memang layak mendapat poin mereka di Grup E. Dries Mertens mencetak gol di babak pertama sebelum Dejan Lovren menyamakan skor pada menit ke-65 untuk memaksa Liverpool terima hasil imbang skor 1-1 di Anfield pada Rabu malam waktu setempat.
Hasilnya membuat The Reds yang membutuhkan hasil lebih positif saat lawan RB Salzburg untuk menjamin laju ke tahap knockout. Tim polesan Ancelotti akan mengusahakan skor besar juga saat melawan kubu Genk.

Berita Terkait

Rekor 700 Gol Cristiano Ronaldo Masih Kalah Jauh Sama Rekor Kakek Ini!

Gak Percaya Ilmu Hitam di Sepak Bola? Lihat Dulu Yang Satu Ini!

Liverpool Tanpa Fabinho Hingga Tahun Baru
Guardiola dan Klopp Berbagi Panggung LMA Hall of Fame

Mereka sekarang telah menghindari kekalahan di 3 dari 4 pertemuan Liga Champions mereka dalam 2 musim terakhir. Ancelotti berkata: “Saya sudah tahu kalau kami akan bermain dengan baik di laga tadi, saya yakin kami akan bermain dengan saaangat baik. Liverpool itu adalah tim yang luar biasa ya, mereka tim yang fantastis sekali.”
Napoli senang main di Anfield lawan Liverpool
“Tapi hanya karena Anda memainkan pertandingan hebat melawan tim seperti Liverpool tidak berarti Anda selalu mendapatkan hasilnya (belum tentu menang). Mungkin permainan tidak secara estetis menyenangkan, tapi kami berpikiran jelas dan solid, tujuan kami adalah untuk lolos ke babak berikutnya.”
“Kami telah menunjukkan karakter dan mentalitas yang hebat di laga tadi. Kami sudah kembali ke arah bermain di tingkat terbaik yang kami inginkan. Ada banyak harapan dari pertandingan tadi, mungkin orang akan berpikir kami akan dapat gol lagi tapi hal itu tidak terjadi.”
“Kami tidak merasakan tekanan yang sama di pertandingan kali ini. Penting untuk diingat bahwa Anda sangat beruntung lho dapat bertanding lawan Liverpool, keberuntungan yang bagus untuk bermain di Anfield.”
“Kami memiliki bentuk permainan yang bagus. Kami bisa saja tidak kebobolan jika punya pemain lebih tinggi lebih dekat bola saat gol penyeimbang mereka dapatkan. Akhirnya Liverpool memang tidak pantas untuk kalah malam ini.”
Sumber: Napoli Sudah Ditebak Ancelotti Bakal Imbangi Liverpool

Liverpool Was-was Kondisi Fabinho Usai Laga Kontra Napoli

Gilabola.com – Liverpool harap-harap cemas dengan kondisi Fabinho yang cedera engkel dalam pertandingan imbang 1-1 melawan Napoli di Liga Champions, Kamis (28/11) dinihari tadi.
Gelandang asal Brasil itu sebenarnya tak bisa bermain di pertandingan pertandingan Liga Premier melawan Brighton akhir pekan ini karena suspensi. Tapi, manajer Jurgen Klopp tetap khawatir Fabinho harus absen di lebih banyak pertandingan the Reds.
The Reds juga dijadwalkan akan menjamu Everton pada 4 Desember mendatang, pertemuan pertama kedua tim asal Merseyside di periode sibuk bulan ini. “Saya tidak ingin mengatakan apa yang saya harapkan,” ujar Jurgen Klopp, seperti dilansir BBC Sport.
“Ini masih awal dan kita semua berharap, dia alami masalah yang tidak terlalu serius. Tapi, rasanya dia alami cedera yang cukup menyakitkan, dan terjadi di area yang Anda tidak ingin merasakan sakit, di sekitar pergelangan kaki,” tambahnya.

Berita Terkait

Rekor 700 Gol Cristiano Ronaldo Masih Kalah Jauh Sama Rekor Kakek Ini!

Gak Percaya Ilmu Hitam di Sepak Bola? Lihat Dulu Yang Satu Ini!

Liverpool Tanpa Fabinho Hingga Tahun Baru
Guardiola dan Klopp Berbagi Panggung LMA Hall of Fame

Fabinho, 26 tahun, selalu tampil sebagai starter dalam 12 dari 13 pertandingan Liga Premier yang dilakoni the Reds musim ini, serta di masing-masing dari lima pertandingan Liga Champions.
Selama waktu itu, Liverpool telah membangun keunggulan delapan poin di puncak klasemen Liga Premier, tetapi sekarang tengah hadapi periode yang berat, dengan hasil imbang 1-1 mereka melawan Napoli yang juga menjadi laga awal jelang 12 jadwal pertandingan yang akan dilakoni skuad Klopp dalam waktu 36 hari.
Jadwal tersebut termasuk laga tandang ke markas Red Bull Salzburg pada 10 Desember, di mana tim Klopp membutuhkan hasil imbang – atau mengharuskan Napoli kalah di kandang Genk – untuk bisa melaju ke babak knock out Liga Champions musim ini.
“Yang terbesar (dari laga malam ini) adalah cedera yang dialami Fabinho, itu luar biasa. Dia tak bisa lanjutkan permainan. Kita baru akan tahu besok atau luas,” tandas Klopp.
Sebelumnya diberitakan, juara bertahan Liverpool berhasil terhindar dari kekalahan berkat gol bek tengah asal Kroasia, Dejan Lovren, dalam laga kontra Napoli dinihari tadi.
Memasuki pertengahan babak kedua pertandingan Grup E Liga Champions di Anfield, ada kesan kuat the Reds akan kalah 0-1. Permainan bertahan dan mengandalkan serangan balik yang diterapkan Partenopei itu memunculkan kesan, tak akan ada gol di detik-detik atau menit-menit terakhir seperti yang kerap dilakukan Mohamed Salah dan kawan-kawan sebelumnya.
Namun dalam sebuah situasi sepak pojok menit 64, pemain veteran James Milner lancarkan tendangan sangat kuat. Ia dengan cerdik melihat ada tujuh pemain Napoli bergerombol di dalam kotak penalti. Tendangannya terarah melewati ketujuh pemain Partenopei itu, dan sampai ke Lovren yang kemudian menyundul bola ke sudut gawang Alex Meret. Selamat! Liverpool pun menutup laga dengan skor 1-1!
Sumber: Liverpool Was-was Kondisi Fabinho Usai Laga Kontra Napoli

Liverpool Bisa Ulangi Tragedi Chelsea, Tersingkir ke Liga Europa

Liverpool bisa ulangi tragedi Chelsea tahun 2012, menjadi juara bertahan Liga Champions yang tersingkir ke Liga Europa. Begini skenarionya.
The Reds mencanangkan kemenangan saat menjamu Napoli pada laga matchday kelima Grup E Liga Champions tadi malam di kandang sendiri, Anfield. Alih-alih menang, Liverpool malah tertinggal lebih dulu setelah taktik Carlo Ancelotti untuk “memancing ular keluar dari sarangnya” berhasil menciptakan ruang kosong yang sangat lebar antara pemain bertahan dan kiper Alisson Becker.
Strategi ini dimanfaatkan secara baik oleh Giovanni Di Lorenzo untuk mengirim umpan lambung panjang yang dijemput oleh Dries Mertens menjadi gol Napoli pada menit 21 tadi malam ke gawang Liverpool. Dan tuan rumah butuh waktu sampai pertengahan babak kedua sebelum Dejan Lovren menanduk bola dari hasil sepak pojok James Milner.
Hasil 1-1 itu mengecewakan bukan saja pendukung The Reds tapi juga manajer tim, Juergen Klopp. Kini kepastian lolos Liverpool harus menunggu sampai matchday keenam pada 11 Desember mendatang dan mereka akan menghadapi laga tandang ke Red Bull Salzburg, juara Austria.

Berita Terkait

Rekor 700 Gol Cristiano Ronaldo Masih Kalah Jauh Sama Rekor Kakek Ini!

Gak Percaya Ilmu Hitam di Sepak Bola? Lihat Dulu Yang Satu Ini!

Liverpool Tanpa Fabinho Hingga Tahun Baru
Guardiola dan Klopp Berbagi Panggung LMA Hall of Fame

Untuk sesaat para penyokong raksasa Liga Inggris akan meremehkan RB Salzburg sampai mereka teringat hasil dari leg pertama tanggal 3 Oktober lalu yang usai dengan skor 4-3. Jika Anda masih ingat laga di Anfield ini, Sadio Mane, Andy Robertson dan Mohamed Salah seolah-olah akan membawa Liverpool menang mudah 3-0 setelah unggul dalam 36 menit pertama. Namun Hee-Chan Hwang, Takumi Minamino dan Erling Braut Haaland menyamakan skor 3-3 pada menit 60.
Sesuai karakter The Reds yang suka mepet-mepet menit akhir untuk menang, butuh gol Mo Salah pada menit 69 untuk memastikan kemenangan 4-3 hari itu.
Tim yang berhasil mencetak tiga gol di Anfield dan menyamakan skor 3-3 usai tertinggal tiga gol memperlihatkan kualitas yang dimiliki oleh RB Salzburg. Dan kalau itu masih kurang membuat khawatir, tim ini memiliki Erling Haaland, raja gol usia muda asal Norwegia yang sudah mencatatkan delapan gol di babak penyisihan grup ini, kedua tertinggi setelah Robert Lewandowski dari Bayern Munchen.
Apa yang Liverpool Perlu Lakukan di Matchday Keenam?
Liverpool perlu menghindari kekalahan dari Red Bull Salzburg pada laga terakhir Grup E Liga Champions guna lolos ke 16 besar. Kemenangan Salzburg 4-1 di Genk tadi malam berarti sang juara Austria itu masih bisa lolos ke babak 16 besar jika mereka mengalahkan Liverpool tanggal 11 Desember nanti dengan skor 1-0 atau 2-1 atau 3-2.
Kemenangan berapa pun akan melihat Salzburg lolos, kecuali Liverpool mencetak empat gol tandang atau lebih di Austria dalam waktu dua minggu lagi. Liverpool mengalahkan Salzburg 4-3 ketika kedua belah pihak bertemu di Anfield bulan September.
Pasukan Juergen Klopp juga bisa lolos dengan kekalahan di Salzburg jika Napoli pada jam yang sama kalah di kandang dari Genk yang saat ini menghuni dasar klasemen, namun itu tampaknya mustahil.
Jika Liverpool gagal lolos, mereka dijamin finish urutan ketiga di Grup E dan terdegradasi ke Liga Europa. Liverpool dengan begitu akan ulangi tragedi Chelsea pada musim 2012/2013, menjadi juara bertahan Liga Champions yang turun ke kasta kedua.
Hasil imbang dengan Napoli berarti Liverpool tetap berada di puncak Grup E tetapi mereka harus mengalahkan Salzburg pada matchday keenam agar dijamin lolos sebagai juara grup. Klopp mengakui bahwa laga tandang ke Salzburg akan sulit, tetapi tetap berharap bahwa timnya dapat mencapai 16 besar. “Semua orang di sini berpikir, ‘Ya Tuhan, itu akan sulit’ dan itu memang akan sulit, itu sudah sangat jelas,” tegas Klopp.
Sumber: Liverpool Bisa Ulangi Tragedi Chelsea, Tersingkir ke Liga Europa

Jurgen Klopp Tak Khawatir Liverpool Sia-siakan Keunggulan

Gilabola.com – Jurgen Klopp tak terlalu khawatir Liverpool sia-siakan keunggulan tiga gol saat hadapi RB Salzburg, Kamis (3/10) dinihari tadi. Alasannya, dia yakin dengan kekuatan karakter para pemainnya untuk bangkit.
The Reds memimpin 3-0 atas Salzburg lewat gol-gol Sadio Mane, Andy Robertson dan Mohamed Salah, yang bahkan tercipta dalam waktu 36 menit. Tapi, mereka alami kemunduran jelang turun minum saat Hwang Hee-Chan membalaskan satu gol sebelum turun minum.
Lalu, Takumi Minamino berhasil menggandakan skor tuan rumah 10 menit setelah istirahat. Salzburg berhasil menyamakan kedudukan lewat aksi pemain mudanya yang tengah naik daun dan muncul sebagai pemain pengganti, Erling Braut Haaland, dengan mencetak golnya yang ke-18 musim ini.
Pemain asal Norwegia itu mencetak golnya tersebut saat ia baru saja bermain empat menit. Liverpool pun seolah-olah hanya akan meraih hasil imbang di laga ini. Beruntung the Reds akhirnya kantongi poin sempurna sesaat setelah Salah berhasil mencetak gol penentu kemenangan di laga ini.

Berita Terkait

Bintang Liverpool Dekati Koleksi Gol Lionel Messi dan Lewandowski
Liverpool Selamat, Urung Diusir dari Piala Liga
Liverpool Kebobolan Tiga Gol, Dua Datang Dari Sisi Kanan

Ini menjadi gol Salah yang ke-12 dalam 13 penampilannya di Liga Champions untuk skuad Anfield, dan membuat the Reds berhasil mengamankan kemenangan pertama di Grup E. “Kita berhasil menunjukkan karakter, saya menjadi orang terakhir yang terkejut dengan hal itu,” ujar Klopp, 52 tahun.
“Itu sebabnya, saya tidak terlalu khawatir saat posisi kami 3-3, karena saya tahu kami akan mendapat momen lagi,” tambah Jurgen Klopp.
“Konyol jika itu dirasa tidak mungkin, karena kami lakukan begitu banyak hal bagus di lapangan, sehingga kami tak boleh kehilangan kepercayaan penuh pada diri sendiri, saat laga menjadi agak sulit,” ujar pelatih asal Jerman itu.
“Memang jauh dari permainan yang sempurna, tetapi itu pertandingan khas Liverpool, sangat menarik. Saya pikir, setelah pertandingan, mungkin saya akan marah, tapi saya sadar saya tidak perlu marah. Jadi, mengapa saya harus muncul seolah-olah saya marah?”, ungkap mantan pelatih Borussia Dortmund itu, seperti dilansir thisisAnfield.com.
“Saya menghormati kinerja lawan dan melihat banyak hal baik dari tim kami. Kami bisa melakukan semuanya dengan lebih baik. Kami akan lakukan yang lebih baik lagi. Itu saja,” ujar Klopp.
Pelatih Salzburg, Jesse Marsch, merasa timnya terbukti banyak lakukan kinerja bagus di Anfield. Terutama, setelah membuka kompetisi Liga Champions ini dengan kemenangan telak, 6-2, atas Genk, yang kemudian menahan imbang Napoli tanpa gol pekan ini. “Kami telah melihat, kami bisa bermain di level ini. Ketika kami memainkan sepakbola kami, kami selalu punya kesempatan,” ujar Marsch.
“Tentu saja, kami punya harapan untuk kantongi satu poin setelah skor menjadi 3-3, kami sudah dekat. Saya sangat bangga dengan tim saya, dan penting bagi kami untuk belajar dari malam ini,” tambah Jurgen Klopp.
Sumber: Jurgen Klopp Tak Khawatir Liverpool Sia-siakan Keunggulan

Liverpool Kebobolan Tiga Gol, Dua Datang Dari Sisi Kanan

Liverpool kebobolan tiga gol pada laga Liga Champions hari Kamis (3/10) lawan Salzburg dengan dua datang dari sisi kanan. Salah siapa itu?
The Reds membiarkan seluruh dunia tahu rahasia membobol gawang mereka setelah Liverpool kebobolan tiga gol usai memimpin tiga gol lebih dulu dalam waktu 36 menit. Salzburg menyamakan skor 3-3 hanya dalam waktu 15 menit setelah babak kedua dimulai pada pertandingan Liga Champions hari Kamis (3/10) di Anfield. Dua dari tiga gol kebobolan terjadi melalui sisi kanan lini pertahanan.
Begini Cara Bobol Gawang Liverpool Dari Sisi Kanan
Kebobolan pertama Liverpool terjadi pada menit 39 saat Enock Mwepu merampas bola dari kaki satu pemain Liverpool di sisi kanan lapangan. Salah siapa itu? Kemungkinan kapten tim Jordan Henderson yang salah memperkirakan kemampuan lawan mencegat bola. Dan saat bola digiring oleh Mwepu, Fabinho berbuat kesalahan dengan memberi ruang dan waktu terlalu banyak. Bola pun diserahkan ke Hwang Hee-Chan yang kemudian berlari ke dalam kotak dan mengecoh benteng terakhir The Reds Virgil Van Dijk sebelum mengelabui kiper Adrian dengan tembakan ke pojok gawang. 3-1!
Gol kebobolan kedua terjadi menit 56. Juga melalui sisi kanan pertahanan Liverpool. Kali ini bola kembali berhasil dicuri di tengah jalan dan dikirimkan dengan cepat ke Hee-Chan yang berlari tanpa pengawalan ke sisi kotak penalti. Sementara perhatian Van Dijk dan Jo Gomez teralihkan dengan gerakan Patson Daka, masuk Takumi Minamino yang tanpa penjagaan. Si pemain Korea mengirim umpan lambung ke Minamino yang diselesaikan dengan tendangan first-time. 3-2!

Berita Terkait

Bintang Liverpool Dekati Koleksi Gol Lionel Messi dan Lewandowski
Jurgen Klopp Tak Khawatir Liverpool Sia-siakan Keunggulan
Liverpool Selamat, Urung Diusir dari Piala Liga

Liverpool vs Salzburg 4-3 Highlights & all goals #LIVSALpic.twitter.com/iH9LE2ipAT
— #UCL (@ZWODDE_) October 2, 2019

Peran penting para pemain Asia masih terlihat sampai ke gol ketiga Salzburg di Stadion Anfield tadi malam. Kali ini Minamino yang datang menusuk di sisi kiri kotak penalti Liverpool dan mengirim umpan silang akurat untuk diceploskan secara mudah oleh Erling Haaland. Skor 3-3 pada menit 60 dengan sisa 30 menit lagi laga Liga Champions itu.
Beruntung Liverpool Punya Fabinho, Firmino, Salah
Beruntung The Reds memiliki Fabinho yang mencuri bola sedikit di luar kotak penalti Salzburg. Beruntung ada Roberto Firmino yang ngotot menyundul bola guna menjadi umpan pendek ke Mohamed Salah dan sang striker Mesir tidak berbuat kesalahan mencetak gol keempat Liverpool. Lihat semua adegan gol-gol Liverpool vs Salzburg di atas.
Liverpool belum pernah kalah di Anfield untuk kompetisi Eropa sejak tahun 2014, menang 16 kali dan seri tujuh kali sebelum menjamu Salzburg tadi malam. Tampaknya kemenangan untuk kali ke-17 akan terjadi setelah The Reds mencetak tiga gol dari empat tembakan tepat sasaran.
Namun sementara kemampuan mencetak gol tidak diragukan lagi merupakan kekuatan utama Liverpool, pertandingan Liga Champions ini sekali lagi menimbulkan kekhawatiran tentang bagaimana cara The Reds bertahan. Mereka hanya mencatatkan gawang bersih tiga kali musim ini – melawan Burnley dan Sheffield United di Liga Inggris dan melawan MK Dons di Piala Liga – dan melawan serangan seproduktif seperti yang dimiliki Salzburg, mereka terlihat kepayahan dalam melawannya.
Van Dijk tidak diragukan lagi menjadi figur penting bagi Liverpool tetapi skor pertandingan 4-3 ini mungkin menggarisbawahi pentingnya Joel Matip bagi pertahanan Liverpool dengan pemain Kamerun itu tengah cedera.
Sumber: Liverpool Kebobolan Tiga Gol, Dua Datang Dari Sisi Kanan

Hasil Liverpool vs Salzburg 4-3 Dua Gol Datang Dari Mohamed Salah!

Hasil Liverpool vs Salzburg di Liga Champions usai 4-3 hari Kamis (3/10) dengan dua gol Mohamed Salah selamatkan nasib The Reds.
Liverpool adalah juara bertahan Liga Champions tapi mereka memperlihatkan rahasia kelemahan lini belakangnya kepada semua tim setelah The Reds membuang keunggulan tiga golnya pada laga Liga Champions hari Kamis dinihari di Anfield, di depan pendukungnya sendiri. Tim tamu Red Bull Salzburg dari Austria bangkit dari ketertinggalan 3-0 jelang akhir babak pertama untuk menyamakan skor 3-3 bahkan saat babak kedua belum mencapai setengah permainan.
Dan dua pemain Asia memainkan peran besar dalam kebangkitan kembali Salzburg di Stadion Anfield itu. Pemain Korea Selatan Hwang Hee-Chan menipiskan skor 3-1 di akhir babak pertama sebelum pemain Asia lainnya asal Jepang Takumi Minamino membuat para pendukung The Reds berdebar dengan golnya di awal paruh kedua. Pahlawan Salzburg yang mencetak tiga gol saat mereka menghabisi Genk 6-2 terakhir kali, Erling Haaland, mencetak gol ketiga tim tamu ke gawang kiper cadangan Adrian. Liverpool terlihat kepayahan tanpa kehadiran kiper utama mereka asal Brasil, Alisson Becker.
Beruntung Liverpool memiliki striker Mesir Mohamed Salah. Setelah Fabinho berhasil mencuri bola dengan sebuah tackle, Roberto Firmino mencongkelnya dari sisi kotak penalti pada menit 69 untuk kemudian disambar oleh Salah tanpa salah menjadi gol keempat The Reds tadi malam. Skor menjadi 4-3. Tiga poin diperoleh anak-anak Juergen Klopp tapi selisih gol mereka sangat buruk 4-5 dan menghuni urutan ketiga Grup E Liga Champions karena kalah posisi dari Salzburg yang menang besar 6-2 atas Genk pada perjumpaan terakhir kali 18 September lalu.

Berita Terkait

Bintang Liverpool Dekati Koleksi Gol Lionel Messi dan Lewandowski
Jurgen Klopp Tak Khawatir Liverpool Sia-siakan Keunggulan
Liverpool Selamat, Urung Diusir dari Piala Liga

Proses Terjadinya Gol-gol Liverpool vs Salzburg
Menyesallah Anda yang tidak nonton sendiri laga ini karena gol-gol kedua kesebelasan terjadi berkat permainan cepat. Gol Sadio Mane terjadi pada menit kesembilan melalui kerjasama sangat cepat dengan striker Brasil Firmino. Mane menerobos masuk mendekati kotak penalti dari sisi kiri sebelum mengumpan ke Firmino dan dengan cepat bola dikembalikan ke pemain Senegal itu sebelum ia menembak melalui kolong kiper Cican Stankovic. 1-0!
Gol kedua datang dari Andrew Robertson. Permainan kaki-ke-kaki yang sangat cepat memberi Jordan Henderson kesempatan mengirim bola ke sisi kanan ke arah Trent Alexander-Arnold. Si pemain muda kemudian melihat posisi Robertson dan bek itu hanya tinggal memalangkan kakinya untuk mencetak gol. 2-0!
Gol ketiga terjadi saat Sadio Mane menerobos sisi kiri kotak penalti sebelum mengumpankan silang ke Firmino. Serangan sang pemain Brasil membentur kiper Salzburg Cican Stankovic, namun bola muntah disambar dengan sebuah tembakan lembah oleh Mohamed Salah dan skor berubah 3-0!
Salzburg Membalas Satu Demi Satu
Di sinilah rasa puas membunuh para pemain asuhan Juergen Klopp. Mereka seperti mengulangi nasib Barcelona pada tahap semi final Liga Champions musim lalu. Unggul 3-0 dianggap tak mungkin dibalas oleh Salzburg dan mereka mengajari sang juara bertahan bahwa keunggulan tiga gol hanyalah selisih yang kecil.
Dalam sebuah serangan balik jelang berakhirnya babak pertama, hanya selisih tiga menit saja dari gol Mohamed Salah tadi, pemain Korea Selatan Hee-Chan Hwang menerima bola di batas kotak penalti dan ia berhasil mengecoh pemain terbaik UEFA Virgil Van Dijk untuk memberi ruang kosong dan menembak diagonal ke sisi tiang jauh. Skor pun berubah 3-1!
Sikap selow Liverpool masih dilanjutkan di awal babak kedua. Kali ini pemain Asia lainnya asal Jepang Takumi Minamino menerima umpan silang dari Hee-Chan dan melepaskan tendangan first-time yang tak bisa diantisipasi kiper Adrian. Papan skor 3-2 dan jantung para pendukung The Reds berdegup kencang.
Dan Takumi Minamino masih melanjutkan sumbangsih para pemain Asia kepada Salzburg setelah mengirim assist ke pahlawan Red Bull Erling Haaland yang menjebol gawang kosong tuan rumah. Skor 3-3 dan pertandingan masih menyisakan 30 menit lagi!
Untung Ada Mohamed Salah Penyelamat Liverpool
Beruntung sekali Liverpool memiliki Mohamed Salah. Tapi juga Fabinho dan Firmino. Sang striker Brasil itu sedikit memaksakan diri menyambut bola dari Fabinho dan menyundul si bundar ke arah Salah yang tak membuat kesalahan untuk mengukir gol keempat The Reds. Tidak ada gol lagi. Hasil Liverpool vs Salzburg hari Kamis (3/10) usai dengan skor 4-3. Dengan hasil ini anak-anak Juergen Klopp masih menghuni urutan ketiga Grup E Liga Champions dengan poin tiga, sama seperti Salzburg tapi kalah selisih gol.
Starting XI LIverpool vs Salzburg
Liverpool (4-3-3) Adrian; Alexander-Arnold, Gomez, van Dijk, Robertson; Henderson, Fabinho, Wijnaldum; Salah, Firmino, Mane. Cadangan: Kelleher, Lovren, Milner, Keita, Oxlade-Chamberlain, Lallana, Origi.
Red Bull Salzburg (4-2-2-2) Stankovic; Kristensen, Onguene, Wober, Ulmer; Mwepu, Junuzovic; Minamino, Szoboszlai; Daka, Hwang. Cadangan: Coronel, Ashimeru, Koita, Ramalho, Farkas, Haaland, Okugawa.
Sumber: Hasil Liverpool vs Salzburg 4-3 Dua Gol Datang Dari Mohamed Salah!

RB Salzburg Tak Takut pada Liverpool, Kata Haaland

Gilabola.com – RB Salzburg akan tandang ke Liverpool di pertandingan ke dua Liga Champions pekan depan. Bintang muda, Erling Haaland, mengaku timnya tak takut hadapi raksasa Inggris tersebut.
Kedua tim akan bertemu di Anfield, Kamis (3/10) dinihari WIB. Striker asal Norwegia yang masih berusia 19 tahun itu sebelumnya mencetak hat-trick ke gawang Genk, ketika timnya menang 6-2 di laga pembuka fase grup Liga Champions. Seketika itu pula, namanya langsung dikenal di seantero Eropa.
Haaland juga tercatat mencetak sembilan gol dalam satu pertandingan di Piala Dunia U-20 ketika Norwegia mengalahkan Honduras 12-0. Sekarang pemain depan itu berniat mencetak gol di laga melawan The Reds di Anfield. “Kami tak kenal takut,” kata Haaland di situs resmi Salzburg.
“Kami tidak takut pada apapun, dan kami selalu ingin menyerang serta mencetak gol. Ketika Anda memiliki pemain yang lapar (kemenangan) di sekitar Anda, mudah untuk bermain dengan mereka, karena mereka menginginkan hal sama seperti Anda. Kami ingin mencetak gol sepanjang waktu dan meraih kemenangan,” tandasnya.

Berita Terkait

Jurgen Klopp Akui Hampir Lakukan Kesalahan Besar Lawan Sheffield
Steven Gerrard Menolak Gantikan Jurgen Klopp
Liverpool Diragukan Mantan Pemain Sendiri Musim Ini

Bagi Liverpool sendiri, setelah mereka kalah di pertandingan pembuka di kandang Napoli, skuad asuhan Jurgen Klopp itu sangat ingn meraih tiga poin di kandang, termasuk saat menjamu RB Salzburg. Haaland akui, dia dipastikan akan jalani laga yang sulit di Anfield.
“Ini akan menjadi pertandingan yang sulit di Anfield, tapi mereka (Liverpool) hanya manusia biasa, sama seperti kami, jadi tidak ada yang mustahil,” tegas Haaland, seperti dilansir Liverpool Echo.
“Kami harus jujur ​​dan mengatakan, ‘Liverpool tim terbaik dunia saat mereka memenangkan Liga Champions’, tapi Napoli juga sangat bagus dan kami mengalahkan mereka di kandang tahun lalu,” tambahnya.
“Saya belum pernah ke Anfield, tapi saya pikir mereka punya atmosfer terbaik di dunia dan saya berharap untuk bermain di sana,” ujar mantan anak asuhh Ole Gunnard Solskjaer itu.
Hat-trick Haaland melawan Genk menjadi yang keempat kalinya musim ini. Hal itu sangat membantu Salzburg untuk torehkan awal musim yang tak terkalahkan di bawah asuhan pelatih asal Amerika, Jesse March.
Striker itupun mengaku siap menghadapi Virgil van Dijk pada Kamis pekan depan. Tapi, ia tidak terganggu dengan tantangan untuk bersaing melawan Pemain Terbaik UEFA.
“Saya rasa Anda tidak bisa berlatih cara melawan Van Dijk, tetapi Anda bisa berlatih bagaimana cara mengecohnya atau mungkin membuatnya kehilangan posisi. Kami semua harus berada pada performa terbaik kami, semua pemain, untuk memiliki peluang melawan tim ini,” tandas pemain RB Salzburg yang pernah menjadi bintang Molde ini.
Sumber: RB Salzburg Tak Takut pada Liverpool, Kata Haaland

Dua Big Match Dipastikan Tersaji pada Babak 16-Besar Carabao Cup

Football5Star.com, Indonesia – Dua big match dipastikan tersaji pada babak 16-besar Carabao Cup 2019-20. Dalam drawing yang dilakukan pada Kamis (26/9/2019) dini hari WIB, empat klub teras Inggris dipastikan saling bunuh pada babak ini. Mereka adalah Manchester United, Arsenal, Liverpool, dan Chelsea.

Big match pertama yang tersaji pada babak 16-besar Carabao Cup musim ini adalah Chelsea menghadapi Manchester United di Stadion Stamford Bridge. Bagi The Blues, ini jadi ajang balas dendam atas kekalahan 0-4 pada pekan pertama Premier League.

Kekalahan 0-4 itu pula yang diungkapkan Frank Lampard saat mengetahui hasil drawing Carabao Cup mempertemukan N’Golo Kante cs. dengan Red Devils. Namun, dia tak mau sesumbar. Sebaliknya, dia sangat hati-hati meskipun sang calon lawan lolos berkat kemenangan adu penalti atas Rochdale.

thisisanfield.com

“Itu akan jadi pertandingan yang alot. Malam ini, kami membuat pertandingan terlihat mudah, tapi pertandingan-pertandingan itu dapat lebih alot. Manchester United akan datang dengan tim yang kuat ke sini,” ujar Frank Lampard seperti dikutip Football5Star.com dari London Evening Standard.

Big match kedua adalah Liverpool vs Arsenal di Stadion Anfield. Tentu saja, partai pada ajang Carabao Cup ini akan jadi ujian berat bagi The Gunners. Mereka tak pernah menang dalam sembilan kesempatan terakhir bersua The Reds. Bahkan, mereka selalu kebobolan setidaknya tiga gol dalam lima lawatan terakhir ke Stadion Anfield.

Lalu, bagaimana dengan Manchester City? Sang juara bertahan Carabao Cup juga harus bersua sesama klub Premier League. Tim asuhan Pep Guardiola harus menghadapi Southampton di kandang sendiri, Stadion Etihad.

Hasil Lengkap Undian Babak 16-Besar Carabao CupEverton vs WatfordAston Villa vs Wolverhampton WanderersManchester City vs SouthamptonBurton Albion vs Leicester CityCrawley Town vs Colchester UnitedChelsea vs Manchester UnitedOxford United vs Sunderland Liverpool vs Arsenal

The post Dua Big Match Dipastikan Tersaji pada Babak 16-Besar Carabao Cup appeared first on Football5star Berita Bola.

Jurgen Klopp Balas Kritik Terhadap Andrew Robertson

Gilabola.com – Jurgen Klopp balas kritik terhadap Andrew Robertson. Pemain klub kontestan Liga Champions itu dinilai tak tajam jaga lini pertahanan.
Bos Liverpool Jurgen Klopp tidak terima Andrew Robertson dicecar kritik. Manajer Jerman itu menilai jika ada kritik yang menyasar pemain bertahannya, hal itu karena para pengkritik yang bermasalah, bukan karena kualitasnya.
Robertson terus dikritik selama beberapa pekan belakangan atas performanya di Liga Champions. Klopp menilai semua ejekan terhadap Andrew telah memaksa dirinya jadi salah dimengerti: “Semua kritik tidak berpengaruh terhadap ekspektasi. Semua kritik itu dilakukan kepada dunia di luar sana.”
“Dia telah bermain dengan bagus beberapa pekan dan bulan belakangan dan kalian harus menerimanya. Jika ada satu pertandingan yang tidak lebih baik dari pertandingan lainnya, kalian mulai bertanya ada apa dengan Andy Robertson. Tidak perlu dilakukan.”

Berita Terkait

Christian Pulisic Frustrasi Kurang Waktu Bermain di Chelsea
Chelsea Pecahkan Rekor Liga Inggris Usai Kalahkan Brighton
Jurgen Klopp Akui Hampir Lakukan Kesalahan Besar Lawan Sheffield

Jurgen Klopp ingin tim fokus persiapan lawan Chelsea
“Semua ini berjalan dengan normal. Pertandingan sebelumnya mungkin dia pemain terhebat di lapangan,” pungkasnya kepada Tribal Football.
Klopp kini hanya ingin sang pemain dan skuadnya fokus ke laga selanjutnya. Di Premier League kubu The Reds akan dijamu Chelsea pada pukul 22.30 WIB, bertempat di Stadion Stamford Bridge. Skuad Klopp duduk di tangga pertama klasemen sementara dengan bekal 15 poin.
Kubu Chelsea polesan Frank Lampard di klasemen sementara duduk di tangga 7 dengan bekal 8 poin. Meski main di kandang lawan, namun kubu The Reds berpeluang menang skor tipis dengan peluang mencapai 49% berbanding peluang menang The Blues di kisaran 25%.
Sumber: Jurgen Klopp Balas Kritik Terhadap Andrew Robertson