Skenario Liga Champions Musim Ini Untuk Tetapkan Siapa Juaranya

Sebuah skenario Liga Champions tengah disiapkan untuk menetapkan siapa juaranya. Bisa berdampak sangat besar bagi Real Madrid, Barcelona, Juventus dan Bayern Munchen.
Liga Champions terhenti di tengah jalan saat UEFA membatalkan keseluruhan leg kedua 16 besar kompetisi itu, beberapa hari silam. Terdapat empat laga dan delapan tim yang belum menemukan nasibnya, siapa yang lolos dan siapa yang gagal ke perempat final. Keempat laga itu adalah Manchester CIty vs Real Madrid, Bayern Munchen vs Chelsea, Juventus vs Lyon dan Barcelona vs Napoli.
Posisi atau skor agregat dari keempat pertandingan itu sebelum leg kedua dihentikan oleh UEFA adalah sebagai berikut:

Man City vs Real Madrid 2-1
Bayern Munchen vs Chelsea 3-0
Juventus vs Lyon 0-1
Barcelona vs Napoli 1-1

Kini otoritas tertinggi sepak bola Eropa itu sudah merancang sebuah skenario untuk menetapkan siapa juara dari Liga Champions musim ini, yang akan diputuskan dalam sebuah rapat akbar tapi via video conference pada hari Selasa (17/3) nanti, melibatkan 55 asosiasi negara-negara di Eropa.
UEFA diperkirakan akan memundurkan jadwal pelaksanaan EURO 2020 menjadi ke bulan Desember akhir tahun ini. Dengan bulan Juni dan Juli kosong, ada banyak keleluasaan bagi mereka untuk meneruskan berbagai laga-laga yang tertunda. Skenario mengakhiri Liga Champions itu adalah sebagai berikut:

Begitu coronavirus atau Covid-19 ini reda, laga-laga leg kedua 16 besar akan diselesaikan.
Setelah itu drawing siapa ketemu siapa untuk perempat final ditetapkan.
Laga-laga delapan besar akan dilangsungkan satu leg saja, entah di lokasi tim yang diundi pertama, atau di sebuah lokasi netral. Kemungkinan kedua ini sangat besar.
Begitu diperoleh empat nama untuk semi final maka keempat tim akan diterbangkan ke Istanbul, di mana seharusnya final Champions League musim ini berlangsung.
Akan ada dua laga satu-leg semi final guna menemukan dua finalis, yang akan bertanding di final yang dilakukan di Atatürk Olympic Stadium di Istanbul, Turki. Entah itu pada tanggal yang ditetapkan 30 Mei 2020 atau pada sebuah tanggal yang lebih kemudian lagi.

Kenapa hal ini disebut bisa berdampak sangat besar karena leg kedua 16 besar yang belum selesai pasti diselenggarakan tanpa penonton. Hilang dukungan yang diinginkan dari tuan rumah leg kedua (Real Madrid dan Barcelona misalnya).
Setelah itu satu-leg pada babak perempat final Champions League bisa mengubah taktik permainan sama sekali karena skor harus ditetapkan dalam 90 atau 120 menit permainan. Tidak ada kesempatan kedua bagi kedua tim pada leg kedua. Itu berarti kedua kesebelasan cenderung main aman di belakang dan menantikan adu penalti, dengan kedua tim akan sibuk latihan adu nasib. Skenario Liga Champions seperti ini akan sangat menguntungkan tim yang jago di lini belakang seperti Atletico Madrid.
Demikian juga satu-leg semi final berarti akan membuat pihak-pihak yang terlibat mencari main aman. Kita tidak akan melihat pertarungan terbuka berbalas gol. Terlalu riskan. Selain itu hanya selisih dua hari saja dari partai semi final, tim yang lolos ke partai puncak sudah harus memainkan final. Sebuah antiklimaks dari Liga Champions musim ini. Jika skenario Liga Champions di atas yang dimainkan maka saya akan pegang Atletico Madrid sebagai juara baru.
Sumber: Skenario Liga Champions Musim Ini Untuk Tetapkan Siapa Juaranya
Berita Bola
Video Berita Sepak Bola Terbaru
Video Cerita Bola Terlengkap

UEFA Lambat, Manchester City vs Real Madrid, Juventus vs Lyon Ditunda

UEFA bergerak terlalu lambat. Baru mau rapat hari Selasa depan (17/3), itu pun lewat video conference yang bisa dilakukan hari ini via rumah masing-masing. Sudah terlanjur dua pertandingan Liga Champions ditunda.
Situasi soal coronavirus Covid-19 ini bertambah buruk dari jam ke jam pada Kamis (12/3) malam. Setelah Juventus memastikan satu pemain utamanya, Daniela Rugani, positif terkena, menyusul kemudian satu pemain basket Real Madrid. Hal ini memaksa Los Blancos untuk melakukan karantina terhadap para pemain bintang sepak bola mereka karena kedua tim basket dan sepak bola berbagi fasilitas latihan yang sama di Valdebebas.
Setelah itu merebak spekulasi bahwa UEFA mungkin akan melakukan penundaan jadwal Liga Europa dan Liga Champions dalam waktu beberapa jam saja. Beberapa jam lalu UEFA menjawab spekulasi soal penundaan Liga Europa, yang akan dimulai dalam beberapa jam lagi, Jumat (13/3) dinihari. Jawabannya adalah: berjalan sesuai jadwal kecuali untuk dua pertandingan yang sudah pasti tertunda: Sevilla vs Roma dan Inter vs Getafe.
Tapi tanpa rapat hari Selasa nanti pun, sudah ada dua pertandingan Liga Champions yang dipastikan akan tertunda pekan depan: Manchester City vs Real Madrid dan Juventus vs Lyon.
Berita Terbaru

VIDEO: Ini Biang Kekalahan Liverpool vs Atletico Madrid, Neymar Akhirnya…
VIDEO: Ada Arwah Nonton Liga Champions, Juventus Bisa Juara Tanpa…
Alasan 20 Pemain Sepak Bola Ini Bakal Melejit Namanya di…
Skenario Terbaik Liverpool Rayakan Gelar Juara Liga Inggris, Catat Tanggal…
Strategi Napoli Bikin Barcelona Kewalahan di Liga Champions! Berkat Jose…

Untuk kasus yang pertama, terjadi karena skuad Real Madrid masuk karantina setelah diketahui satu pemain basket klub itu positif terkena coronavirus atau Covid-19 beberapa jam lalu. Sedangkan untuk kasus kedua Juventus vs Lyon juga begitu karena satu pemain skuad utama Daniela Rugani dipastikan positif kasus yang sama.
Italia kini menderita sebagai negara dengan kasus coronavirus Covid-19 terburuk di luar China, 12.462 kasus infeksi dan 827 kematian. Spanyol berada di urutan kelima dengan 3.059 kasus dan 86 kematian.
Baik Manchester City vs Real Madrid maupun Juventus vs Lyon sama-sama dijadwalkan berlangsung pada Rabu 18 Maret. Saat berita ini disusun, kepastian penundaan kedua laga itu sudah terlihat di jadwal berbagai situs.
UEFA sendiri bergerak terlalu lambat, baru akan rapat Selasa 17 Maret. Terasa terlalu lama untuk perkembangan situasi yang memburuk dari jam ke jam. Apalagi rapat hari Selasa nanti cuma berupa video conference, yang bisa dilakukan saat ini juga dari rumah para petingginya masing-masing, termasuk jika harus melibatkan perwakilan dari 55 asosiasi bola seantero Eropa.
Sumber: UEFA Lambat, Manchester City vs Real Madrid, Juventus vs Lyon Ditunda
Berita Bola
Video Berita Sepak Bola Terbaru
Video Cerita Bola Terlengkap

UEFA Bisa Suspen Liga Europa dan Liga Champions Malam Ini Juga

UEFA dilaporkan akan mengambil keputusan dalam beberapa jam lagi, Kamis (12/3) apakah akan melakukan suspen untuk Liga Europa dan Liga Champions, seturut perkembangan terkini dari Real Madrid.
Sekitar satu jam lalu kita memperoleh kabar buruk bahwa satu pemain basketball Real Madrid positif menderita coronavirus Covid-19. Para pemain sepak bola Los Blancos yang berdatangan untuk latihan rutin pada Kamis pagi waktu setempat disuruh pulang. Demikian juga staf pusat latihan Valdebebas. Hal ini dilakukan karena klub basket dan sepak bola Real Madrid berbagi fasilitas latihan yang sama di Valdebebas. Semua anggota keluarga dari staf pusat latihan Los Merengues itu juga disuruh pulang ke rumahnya untuk menjadi isolasi sendiri.
Liga Spanyol langsung disuspen selama dua pekan ke depan setelah merebaknya kabar penyebaran virus corona di pusat latihan Valdebebas. Real Madrid juga mengkarantina para pemain bolanya di rumah mereka masing-masing, sembari menunggu tes coronavirus terhadap setiap pemain.
Tapi kini keputusan yang lebih besar diharapkan akan terjadi menyangkut Liga Europa dan Liga Champions. Sebuah keputusan dari markas UEFA di Nyon, Swiss, diharapkan akan diumumkan dalam beberapa jam ke depan, Kamis malam atau Jumat dinihari waktu Indonesia.
Tanpa kabar terakhir soal tertularnya pemain Juventus Daniele Rugani dan satu pemain klub basket Real Madrid oleh Covid-19, sudah ada dua pertandingan Liga Europa pada Jumat (13/3) dinihari yang dibatalkan dan dijadwalkan ulang ke tanggal lain, yakni Inter vs Getafe dan Sevilla vs Roma.
Seluruh mata dunia akan terarah ke Liga Inggris dan Liga Jerman. Kini hanya tersisa dua liga ini dari lima liga elit Eropa yang belum melakukan suspen pertandingan. Kabarnya ada satu klausul di kontrak perjanjian Premier League yang menjatuhkan denda besar jika semua laga dihentikan begitu saja, alih-alih ditunda.
Sumber: UEFA Bisa Suspen Liga Europa dan Liga Champions Malam Ini Juga
Berita Bola
Video Berita Sepak Bola Terbaru
Video Cerita Bola Terlengkap

Atletico Madrid Hanya Beruntung Kalau Lawan Tim Tanpa Ronaldo

Gilabola.com – Atletico Madrid hanya bisa beruntung di Liga Champions kalau melawan tim tanpa Cristiano Ronaldo seperti saat kalahkan Liverpool.
Atletico Madrid, klub yang awalnya bernama Athletic Club Sucursal de Madrid sukses mengalahkan Liverpool di laga Liga Champions skor 2-3. Hal ini menjadi fakta jika kubu Atleti tidak bisa tereliminasi dari UCL dengan tim lawan yang tidak diperkuat oleh Cristiano Ronaldo.
Hal itu terjadi sejak sang superstar masih memperkuat Real Madrid hingga ia berseragam Juventus. Hal ini masih menjadi misteri bagi Diego Simeone. Misteri atau tidak, untuk sementara ia dan skuadnya masih bisa menikmati pesta kemenangan lawan kubu Liverpool yang dalam laga kali ini lebih mendominasi jalannya pertandingan.
Dalam laga yang berakhir 2-3 itu kubu Liverpool mencetak 2 gol melalui terjangan Georginio Wijnaldum di menit ke-43 dan Roberto Firmino di menit ke-94. Sementara deretan gol Atleti dihasilkan oleh Marcos Llorente di menit ke-97 dan menit ke-105+1 serta Alvaro Morata di menit ke-120+1.
Kubu The Reds melepaskan 34 tendangan berbanding 10 tendangan tim lawan. Mereka juga menguasai 72 persen penguasaan bola berbanding 28 persen penguasaan bola kubu Simeone. Kubu Klopp punya akurasi operan yang mencapai 83 persen berbanding 59 persen akurasi operan Atleti.
Atletico Madrid beruntung menang karena tidak melawan Ronaldo
Semua dominasi itu tidak sanggup membantu Liverpool menang hingga tereliminasi oleh kubu Atleti yang jauh lebih beruntung. Atleti juga lega karena mereka tidak melawan Liverpool yang tidak memiliki CR7 di tim mereka.
Berdasarkan catatan pertemuannya di Liga Champions, Atletico selalu dieliminasi oleh tim yang diperkuat CR7 pada musim 2013/14, musim 2014/15, musim 2015/16, musim 2016/17 dan musim 2018/19. Cristiano sendiri masih menjadi pemain yang paling banyak mencetak gol di derby Madrid dengan 25 gol (semua kompetisi).
Di Liga Champions CR7 sudah mencetak 7 gol ke gawang Atleti dari 10 pertandingan, di La Liga ia mencetak 12 gol dari 16 pertemuan, Copa del Rey CR7 mencetak 6 gol dari 7 pertemuan dan di Supercopa dirinya belum pernah menjebol gawang Atleti dari 2 kali pertemuan.
Atleti bahkan masih menjadi klub kedua asal Spanyol yang menjadi langganan dijebol CR7. Klub Spanyol yang paling sering ia bobol adalah Sevilla dengan total 27 gol dari 18 kali pertemuan. Getafe urutan 3 dengan 23 gol dari 14 pertemuan. Kubu Barcelona menempati posisi 5 dengan dijebol 18 kali dari 31 pertemuan.
Sumber: Atletico Madrid Hanya Beruntung Kalau Lawan Tim Tanpa Ronaldo
Berita Bola
Video Berita Sepak Bola Terbaru
Video Cerita Bola Terlengkap

Messi Sebut 4 Klub Penghalang Barcelona Juara UCL

Gilabola.com – Lionel Messi sebutkan nama 4 klub yang bisa menjadi penghalang Barcelona untuk menjadi juara Liga Champions musim ini.
Lionel Messi dilaporkan The Daily Star telah menyebut nama 4 klub yang menjadi ancaman bagi Barcelona untuk mengejar trofi Liga Champions. Para klub mematikan itu adalah Liverpool, Real Madrid, Juventus dan Paris Saint-Germain yang baru melawan Haaland cs.
La Pulga masih ingat jika kampiun Spanyol yang ia bela itu belum pernah jadi juara UCL sejak tahun 2015. Kebahagiaan 6 trofi individu Ballon d’Or ia rasakan masih tidak lengkap tanpa trofi tim dari gelaran Liga Champions.
Barcelona meski sempat mengalami hasil mengejutkan di beberapa laga terakhirnya, namun mereka tetap masih sulit dilawan jika masih diperkuat rival abadi Cristiano Ronaldo tersebut. La Pulga ingin mengalahkan rivalnya, Cristiano Ronaldo, untuk memenangkan medali ke-5 kompetisi musim ini.
Messi juga mengagumi Atletico Madrid
Meski masih merupakan klub kuat, namun La Pulga dengan jujur mengakui beberapa tim berpotensi menjegal impian juara Barca. Hal itu ia sampaikan kepada Mundo Deportivo.
“Semua tim sebenarnya sama-sama sulit untuk ditaklukkan. Paris akan melawan Dortmund dan kalah, Liverpool akan melawan Atletico dan kalah. Tapi saya pikir Liverpool, Juventus, Paris Saint-Germain dan Real Madrid adalah yang terkuat hari ini,” ujarnya.
Meski menjagokan skuad polesan Jurgen Klopp sebagai salah satu tim favoritnya tahun ini, namun La Pulga tetap tidak meremehkan ancaman Atletico Madrid. “Pada hari saat kami meraih hasil imbang kami berbicara di ruang ganti yang bisa saja berdekatan, karena Atletico banyak bertarung di kompetisi ini.”
“Di duel dua pertandingan mereka sangat kuat dan mereka telah memperlihatkan fakta itu lagi saat ini, bahwa mereka akan bertarung dan akan terus berada di kompetisi ini,” pungkasnya.
Sumber: Messi Sebut 4 Klub Penghalang Barcelona Juara UCL

Manchester City Dijagokan Del Piero Jadi Juara Champions

Gilabola.com – Manchester City dijagokan Alessandro Del Piero jadi juara Liga Champions musim ini. Ia langsung beberkan alasannya.
Manchester City dilaporkan Futaa telah dijagokan oleh legenda Juventus, Alessandro Del Piero, untuk menjadi juara Liga Champions musim ini. Kenapa bukan Juventus yang akan segera melawan Parma yang juga notabene bekas klubnya sendiri?
Kubu polesan Pep Guardiola sendiri lolos ke grup 16 besar di depan Atalanta, Shakhtar Donetsk dan Dinamo Zagreb dan akan melawan Real Madrid di babak 16. Real Madrid berpeluang bisa mereka kalahkan.
Dulu di tahun 2016 mereka kalah di semifinal saat melawan kubu Real Madrid, namun situasi sekarang jelas tidak sama. Kondisi Los Blancos era kepelatihan Zinedine Zidane masih berjuang untuk konsisten, namun tetap berbahaya. Mereka membuktikan bisa mandiri tanpa Cristiano Ronaldo saat Barcelona masih kerap pingsan saat ditinggal pergi Lionel Messi.

Berita Terkait

Rekor 700 Gol Cristiano Ronaldo Masih Kalah Jauh Sama Rekor Kakek Ini!

Gak Percaya Ilmu Hitam di Sepak Bola? Lihat Dulu Yang Satu Ini!

Pep Guardiola Akui Manchester City Capai Titik Krisis
Jose Mourinho Sedih Lihat Chelsea dan Manchester City

Pada saat baik-baik diwawancarai oleh ESPN, Del Piero terang-terangan mengaku dirinya menjagokan kubu The Sky Blues untuk kesempatan kali ini. “Sudah bertahun-tahun mereka mendekati VAR satu tahun, VAR tahun berikutnya dan tidak pernah jadi juara. Saya pikir kita akan mendapatkan juara yang baru di babak berikutnya.”
Manchester City tidak akan dipersulit Liverpool
“Sudah ada beberapa perubahan, di bursa transfer pemain dan dengan para pelatih, beberapa bisa membuat tim menjadi lebih baik, tapi adakalanya tidak terlalu banyak juga perubahannya (di beberapa klub).”
“Liverpool masih berpeluang besar untuk menang, karena saya suka Jurgen Klopp dan mereka mengatur tim dengan sangat baik. Tapi saya pikir mereka akan terlalu disibukkan oleh Liga.”
Pada saat ditanya akan menjagokan siapa yang akan menjadi juara musim ini, ia langsung menjawab dengan cepat, “City, pokoknya saya menjagokan City yang jadi juaranya.”
Ucapan Del Piero bisa menjadi pemicu semangat skuad polesan Guardiola yang akan melawan Crystal Palace besok, pukul 22.00 WIB. Sudah diprediksi akan berpesta gol, saat mendengar pujian Del Piero bukan tidak mungkin mereka akan terus-terusan cetak gol dari babak pertama hingga akhir tanpa henti saking gembiranya.
Sumber: Manchester City Dijagokan Del Piero Jadi Juara Champions

Liverpool Hanya Urutan No 5 Penerima Duit Liga Champions Terbesar

Liverpool hanya urutan No 5 penerima duit terbesar dari babak grup Liga Champions 2019/2020 yang baru saja berlalu. Barcelona urutan kedua, Juventus ketiga. Siapa No 1?
Liga Champions sebentar lagi akan memasuki tahap 16 besar setelah menyelesaikan penyisihan grup pada tengah Desember kemarin. Dari semua yang lolos dari tahap pertama, klub Bundesliga Bayern Munchen menduduki urutan teratas penerima duit terbesar babak penyisihan grup. Liverpool hanya No 5. Daftar tim penerima hadiah uang terbesar adalah sebagai berikut:

Bayern Munchen 69,2 juta pound (Rp 959 Milyar)
Barcelona 68,3 juta pound (Rp 947 Milyar)
Juventus 67,5 juta pound (Rp 935 Milyar)
Man City 65,8 juta pound (Rp 912 Milyar)
Liverpool 64,2 juta pound (Rp 890 Milyar)
PSG 63,3 juta pound (Rp 877 Milyar)
Real Madrid 63,3 juta pound (Rp 877 Milyar)
Chelsea 61,6 juta pound (Rp 854 Milyar)
Atletico Madrid 61,6 juta pound (Rp 854 Milyar)
Borussia Dortmund 53,2 juta pound (Rp 737 Milyar)

Hal ini terjadi karena hadiah uang untuk sistem grup diatur menurut jumlah kemenangan. Selama penyisihan grup Bayern Munchen adalah satu-satunya tim yang berhasil mencatatkan enam kemenangan dari enam laga. Bandingkan dengan Barca yang mencatatkan empat kemenangan dan dua imbang, yang secara nilai uang lebih baik daripada Liverpool yang merekam tiga menang, dua imbang, dan satu kekalahan.
Trio tim Inggris Manchester City, Liverpool dan Chelsea tercatat tidak jauh tertinggal di belakang Bayern dengan mengumpulkan antara Rp 854 Milyar sampai Rp 912 Milyar pendapatan selagi mereka lolos ke babak 16 besar. Yang agak jauh tertinggal di bawah adalah Tottenham, sedikit di bawah Rp 693 Milyar karena sistem pembayaran yang diterapkan UEFA.

Berita Terkait

Rekor 700 Gol Cristiano Ronaldo Masih Kalah Jauh Sama Rekor Kakek Ini!

Gak Percaya Ilmu Hitam di Sepak Bola? Lihat Dulu Yang Satu Ini!

Quique Setien Ungkap Kesulitan Barcelona di Ibiza
Barcelona Diragukan Bawa Neto ke Valencia Akibat Cedera Engkel

On that basis, seven clubs have already earned more than €75m from the 2019/20 Champions League. Bayern Munich lead the way with €82m, followed by Barcelona €81m, Juventus €80m, #MCFC €78m, #LFC €76m, Paris Saint-German €75m and Real Madrid €75m. pic.twitter.com/g9Pu2eWW7V
— Swiss Ramble (@SwissRamble) December 16, 2019
Pertama dan terpenting, setiap peserta membawa pulang Rp 180 Milyar karena berhasil lolos mencapai babak grup. UEFA kemudian memberikan hadiah lebih besar kepada tim-tim yang mencatatkan lebih banyak kemenangan dan hasil imbang. Ini sebabnya Bayern berada di peringat teratas sebagai satu-satunya tim dengan enam kemenangan dari enam laga di Grup B. Bandingkan itu dengan Lille dan Genk, dua tim yang mencatatkan satu hasil imbang dan lima kekalahan. Mereka hanya membawa pulang hadiah sebesar Rp 11,8 Milyar.
Namun apa yang menyebabkan bayaran Tottenham tak sampai Rp 693 Milyar adalah karena minimnya partisipasi Spurs dalam lima tahun terakhir di kompetisi Eropa. Itulah pula yang menyebabkan bayaran untuk Atletico, Benfica dan Chelsea berada di urutan teratas daftar penerima bayaran terbesar usai penyisihan grup musim ini, karena keterlibatan mereka di kompetisi benua biru.
Sumber: Liverpool Hanya Urutan No 5 Penerima Duit Liga Champions Terbesar

Juventus dan Liverpool Akan Melaju Jauh Di UCL Musim Ini

Gilabola.com – Juventus dan Liverpool akan melaju jauh di UCL alias Liga Champions musim ini. Manchester City dan Real Madrid yang paling membuat penasaran.
Juventus dan Liverpool memang dua nama yang menjadi perhatian Dimitar Berbatov saat ia membahas prediksi siapa juara Liga Champions musim ini. Berbatov dilaporkan Mirror juga menekankan jika Manchester City adalah klub yang akan ditunggu-tunggu oleh semua Giboler’s dunia.
Masuk babak 16 besar bersama Real Madrid membuat kubu The Citizens jadi yang paling ditunggu pertandingannya. Kubu Los Blancos kurang berimbang jika dipertemukan dengan wakil Premier League tersebut, namun hal itu malah akan menambah daya tarik laga mereka.
Juventus akan mempersulit langkah semua rivalnya
Sementara kubu Liverpool jelas akan ngotot mempertahankan trofi mereka tahun lalu. Berbatov lantas menilai Juve adalah lawan sepadan kubu polesan Jurgen Klopp yang tidak bisa dianggap remeh. Keberadaan Cristiano Ronaldo di kubu Serie A jelas jadi jaminan mutu laga mereka akan menarik untuk disaksikan.

Berita Terkait

Rekor 700 Gol Cristiano Ronaldo Masih Kalah Jauh Sama Rekor Kakek Ini!

Gak Percaya Ilmu Hitam di Sepak Bola? Lihat Dulu Yang Satu Ini!

Arsenal Dongkrak 3 kali Lipat Gaji Pengganti Aubameyang
Real Madrid Menang Dibayar Cedera Engkel Bale

“Pada akhirnya saat harus memilih tim mana saja yang akan melaju jauh di kompetisi musim ini, Juve dan Liverpool adalah jawaban saya,” ujar Berbatov. “Tapi tetap semua orang tidak akan ragu ingin melihat apa yang akan dilakukan Manchester City terhadap Real Madrid.”
“Saya sih lebih suka Spurs saja yang memperlihatkan semangat yang mirip di Liga Champions musim lalu. Mereka dapat lawan berat ketemu RB Leipziq yang tidak mudah untuk dilawan tapi setidaknya tidak bertemu Barcelona, Manchester City atau Liverpool, jadi saya ingin melihat mereka bertanding sebaik mungkin,” pungkasnya.
Sumber: Juventus dan Liverpool Akan Melaju Jauh Di UCL Musim Ini

Ronaldo Tinggalkan Juventus Jika Gagal Juara UCL

Gilabola.com – Ronaldo tinggalkan Juventus jika mereka gagal juara UCL alias Liga Champions musim ini. Hal itu setidaknya menurut Eduardo Inda.
Cristiano Ronaldo dilaporkan Sportsmole akan berpikir untuk terbang ke klub lain jika Juventus tidak menang musim ini di Liga Champions. Ia ingin menghiasi masa-masa akhir karirnya di dunia bola dengan trofi mentereng UCL.
Setelah berhasil memenangkan trofi dengan Manchester United dan Real Madrid, pemain internasional Portugal itu berharap memenangkan kompetisi dengan klub yang berbeda ketiga kalinya. Pemain berusia 34 tahun itu ingin icip-icip dinginnya trofi Champions lagi dengan seragam khas Juve.
Namun, jurnalis Eduardo Inda telah menyatakan jika CR7 dapat meninggalkan sang raksasa Italia jika mereka tidak mengakhiri penantian 24 tahun mereka mendapatkan trofi tersebut. Impian sang pemain untuk meraih trofi UCL di Juve bagaikan tidak semudah yang ia bayangkan sebelumnya.

Berita Terkait

Rekor 700 Gol Cristiano Ronaldo Masih Kalah Jauh Sama Rekor Kakek Ini!

Gak Percaya Ilmu Hitam di Sepak Bola? Lihat Dulu Yang Satu Ini!

Ronaldo Diragukan Bela Juventus Lawan Atalanta
Prediksi Atalanta vs Juventus, Liga Italia 23 November 2019

“CR7 bisa segera meninggalkan Juventus pada akhir musim saat ini kalau mereka tidak juga memenangkan trofi Liga Champions,” ujar Inda kepada Chiringuito de Jugones. Jelas sesuatu yang ditakuti oleh semua fans sang Nyonya Tuwir.
Ronaldo ingin juara Liga Champions bersama Juventus
“Dia dulunya datang ke Turin untuk mencoba dan memenangkan Liga Champions dengan klub ketiga yang berbeda, tetapi hal terjadi malah menjadi rumit. Juventus sendiri ingin mendatangkan Paul Pogba dan Kylian Mbappe (untuk memperbesar peluang juara).”
“Saya pikir rencana itu akan sulit terjadi bagi mereka, terutama untuk nama yang kedua. Karena tingginya batas gaji, jika mereka ingin memaksakan diri menandatangani pemain ini mereka harus memungkinkan untuk CR7 angkat kaki dari klub.”
Pemain yang baru saja menikahi kekasihnya itu masih memiliki lebih dari dua setengah tahun tersisa di kontraknya saat ini. Juve sendiri di UCL tergabung di Grup D dan duduk di atas klasemen sementara.
Posisi mereka dibayangi oleh tim lawan selanjutnya, Atletico Madrid, yang duduk di tangga 2 berbekal 7 poin (Juve 10 poin). Kedua tim akan bertarung pada hari Rabu 27 November, pukul 03.00 WIB usai masa jeda internasional kali ini.
Sumber: Ronaldo Tinggalkan Juventus Jika Gagal Juara UCL

Cuma Juventus yang Menang di Eropa dari Enam Tim Liga Italia

Cuma Juventus yang mencatatkan kemenangan dari enam tim Liga Italia yang berlaga pada matchday keempat kompetisi Eropa musim ini.
Juventus kemarin menang 2-1 di kandang Lokomotiv Moscow dengan Aaron Ramsey mencuri satu gol Cristiano Ronaldo dan Douglas Costa mencetak gol kemenangan di detik-detik terakhir pertandingan di Rusia. Tiga tim lain di ajang Liga Champions gagal mencatatkan kemenangan dan hari Jumat ini dua tim Liga Italia lain kalah dari lawannya masing-masing. Cuma Juventus yang sukses meraih tiga poin.

Atalanta sukses menahan 1-1 juara Inggris, Manchester City
Napoli main 1-1 melawan RB Salzburg
Inter kalah 3-2 dari tuan rumah Borussia Dortmund meski unggul dua gol lebih dulu
Roma kalah 2-1 dari Borussia Moenchengladbach di ajang Liga Europa hari ini
Lazio kalah 2-1 dari Celtic pada laga di San Siro

Yang paling nyesek dari semua hasil di atas adalah Lazio. Tim asal kota Roma itu berhasil mempertahankan skor 1-1 setelah unggul cepat menit ketujuh melalui Ciro Immobile dan kemudian disamakan oleh James Forrest sebelum babak pertama berakhir. Pertandingan seolah-olah akan usai dengan 1-1 setelah sampai dengan menit 90 tak ada gol lagi. Namun mendadak pada menit kelima masa injury time Olivier Ntcham mencetak gol bagi Celtic dan mengubah skor menjadi 2-1 untuk kemenangan tim asal Skotlandia itu.
Skor 2-1 akan sangat dibenci oleh anak-anak Lazio. Sudah tiga kali Lazio kalah dengan skor itu. Dan seluruhnya terjadi akibat gol pada menit-menit akhir. Sebelum ini mereka juga kalah 2-1 di kandang Celtic pada 25 Oktober lalu, dan juga kalah dengan skor sama 2-1 di kandang CFR Cluj pada 19 September. Mereka berhasil menang dengan skor yang persis sama atas Rennes pada 4 Oktober. Dengan hanya poin tiga dari empat pertandingan klub Liga Italia itu praktis sudah tersisih dari kemungkinan melaju ke babak 32 besar Liga Europa.

Berita Terkait

Rekor 700 Gol Cristiano Ronaldo Masih Kalah Jauh Sama Rekor Kakek Ini!

Gak Percaya Ilmu Hitam di Sepak Bola? Lihat Dulu Yang Satu Ini!

Ronaldo Diragukan Bela Juventus Lawan Atalanta
Prediksi Atalanta vs Juventus, Liga Italia 23 November 2019

Sumber: Cuma Juventus yang Menang di Eropa dari Enam Tim Liga Italia