Terkait Skandal, Messi: Ada Hal-Hal Aneh Terjadi di Barcelona

Liga Spanyol – Kapten Barcelona, Lionel Messi, mengaku bahwa ia telah melihat hal-hal aneh terjadi di ruang ganti Barca semenjak muncul kabar yang menyatakan presiden klub, Josep Maria Bartomeu, melakukan skandal media sosial yang tidak etis.
Beberapa waktu lalu, stasiun radio Cadena SER, mengklaim bahwa juara bertahan La Liga itu telah menyewa sebuah perusahaan bernama I3 Ventures untuk mengkritik tokoh-tokoh kunci seperti Lionel Messi, Gerard Pique, Pep Guardiola, Xavi, Carles Puyol, dan Joan Laporta dalam upaya untuk melindungi reputasi presiden Josep Maria Bartomeu di media sosial.
Belum lama ini, Bartomeu selaku presiden klub menegaskan bahwa Barcelona tak menyewa servis apapun untuk mendiskreditkan pemain maupun beberapa tokoh lainnya. Sementara itu, Messi yang berbicara dengan publikasi olahraga Catalan, Mundo Deportivo, mengaku memang ada hal-hal aneh terjadi di Camp Nou belakangan ini. Meski begitu, sang kapten tetap menunggu bukti nyata kebenaran dibalik kabar mengejutkan tersebut.
“Saya sedikit terkejut karena saya tidak hadir, saya bepergian,” kata Messi seperti dikutip Sportsmole.
“Ketika saya tiba, saya menemukan semuanya sedikit demi sedikit. Presiden mengatakan kepada kami hal-hal yang sama dengan apa yang dia katakan di depan umum, hal-hal yang sama yang dia katakan pada konferensi pers: apa situasinya, apa yang terjadi. Dan saya tidak bisa mengatakan lebih banyak.
“Yang pasti adalah saya melihat hal-hal aneh terjadi. Namun katanya juga akan ada bukti. Kita harus menunggu untuk melihat apakah itu benar atau tidak. Kita tidak bisa bicara banyak dan kita harus menunggu dan melihat apa terjadi. Sejujurnya, subjek itu terasa aneh bagi saya,” tandasnya.

Bartomeu Luruskan Isu Barca Sewa Buzzer untuk Serang Lionel Messi cs

Liga Spanyol – Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu meluruskan isu yang mengatakan bahwa pihaknya telah menyewa perusahaan untuk menyerang sejumlah sosok lewat media sosial.
Dalam sebuah acara di stasiun radio Cadena SER beberapa waktu lalu, mereka membuka skandal Barcelona dengan mengklaim bahwa klub raksasa La Liga itu telah membayar perusahaan bernama I3 Ventures dengan tugas untuk membersihkan citra presiden Josep Maria Bartomeu di media sosial.
Setelah itu, muncul sejumlah korban dari serangan perusahaan bayaran Barcelona ini, seperti Lionel Messi, Gerard Pique, Pep Guardiola, Xavi, Carles Puyol, serta Joan Laporta. Mendengar isu kabar ini, Barca pun langsung merilis pernyataan resmi berisi bantahan.
Bartomeu selaku presiden klub menegaskan bahwa Barcelona tak menyewa servis apapun untuk mendiskreditkan pemain maupun beberapa tokoh lainnya. Ia mengakui bahwa pihaknya memang sempat bekerja sama dengan salah satu akun bernama Respeto y Deporte. Namun, mereka memilih mengakhiri kerja sama tersebut.
“Pertama-tama, saya harus menegaskan bahwa Barcelona tidak menyewa servis apa pun untuk mendiskreditkan siapa pun. Baik itu pemain, pejabat eksekutif, mantan presiden. Itu benar-benar bohong!” kata Bartomeu seperti dikutip dari Marca.
“Oleh sebab itu, kami akan membela diri terkait hal ini, di depan siapa pun yang menuduh kami melakukannya. Saya ulangi, tidak benar bahwa Barcelona, dalam hal apa pun, telah menyewa seseorang untuk merendahkan orang lain.
“Memang benar bahwa pada akhir 2017 lalu, Barcelona mempekerjakan servis untuk memantau beberapa area di media sosial klub, seperti yang kebanyakan klub lain miliki.
“Setelah ada konfirmasi mengenai salah satu akun yang terafliasi dengan perusahaan telah berkomentar tak bijak terhadap orang yang memiliki hubungan dengan kami, saya secara pribadi menginstruksikan untuk menghentikan kontrak dengan perusahaan tersebut,” tandasnya.

Meski Dipecat, Presiden Barcelona Tetap Hormati Valverde

Sumberbola – Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu, tidak percaya bahwa Ernesto Valverde diperlakukan tidak adil, setelah dipecat. Valverde dipecat oleh Barcelona setelah mendapatkan tekanan yang berat, di mana Barcelona gagal memenangkan Supercopa de Espana beberapa hari lalu.
“Tahun lalu ada banyak permintaan agar dia tidak melanjutkan dan saya pribadi selalu percaya padanya,” kata Bartomeu tentang Valverde pada konferensi pers.
“Saya suka bagaimana dia sebagai pribadi, sebagai pelatih, dia memiliki kepercayaan diri klub. Kami memutuskan untuk melanjutkan bersamanya dalam proyek ini.
“Satu-satunya hal adalah, seperti yang saya katakan sebelumnya, dalam beberapa pekan terakhir ada dinamika [yang] tidak terlalu baik, itu bukan hal baru baginya. Ini adalah pekerjaan kolektif – kami berbicara untuk menemukan solusi dan setelah berbicara kami memutuskan Beberapa hari yang lalu, hal terbaik untuk dorongan kepada tim adalah perubahan pelatih, yang memungkinkan kami menangani paruh kedua musim dengan tinggi.
“Kami bermain baik di liga dan liga champion, saya menyukai apa yang banyak dilakukan Ernesto Valverde, tetapi saat itu adalah saat untuk melakukan perubahan sebagai dorongan.
“Saya ingin berterima kasih kepada Ernesto. Dia adalah orang yang hebat dengan nilai-nilai yang hebat. Kami berteman dengannya, kami memiliki hubungan yang hebat dengannya dan sangat menghormatinya,” tutupnya.

Presiden Barcelona Tegaskan Messi Pesepakbola Terbaik Sepanjang Masa

Berita Bola – Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu, menegaskan bahwa Lionel Messi merupakan pesepakbola terbaik sepanjang masa, ketika bintang berusia 32 tahun itu akan memperebutkan penghargaan Ballon d’Or tahun ini pada minggu depan.
Messi yang sepanjang musim ini sudah mengumpulkan 10 gol dalam 13 penampilan untuk tim Catalan di semua ajang, memiliki peluang besar mendapatkan gelar Ballon d’Or keenam untuk kariernya pada pekan depan di Paris. Di sisi lain, penyerang internasional Argentina itu sering dibanding-bandingkan dengan Pele, Diego Maradona ataupun Cristiano Ronaldo sebagai pemain terbaik di sunia sepakbola.
Sementara perbandingan itu selalu memiliki nama berbeda sebagai yang terbaik, Bartomeu selaku presiden Barca menegaskan bahwa penyerang berusia 32 tahun itu merupakan pesepakbola terbaik sepanjang masa.
“Tanpa diragukan lagi Leo Messi adalah pemain terbaik dalam sejarah sepakbola, ia telah membuat tanda besar di dunia sepakbola,” kata Bartomeu kepada situs web klub.
“Tidak ada klub di dunia yang memiliki kesuksesan sebanyak Barca, dengan pemain yang telah memenangkan enam gelar individu Golden Boots atau memiliki lima penghargaan Ballon d’Or. Dia adalah pemain yang berbeda, yang mampu mengubah dinamika permainan dan menciptakan momen luar biasa.
“Itu telah membantu klub kami menjadi lebih global dan, dibandingkan dengan era lainnya, dia telah menciptakan era yang sangat kuat,” jelasnya.

Presiden Barcelona: Messi Tak Meminta Saya untuk Gaet Neymar!

Liga Spanyol – Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu, menegaskan bahwa Lionel Messi sama sekali tak memintanya untuk membawa pulang Neymar ke Camp Nou pada bursa transfer musim panas 2019.
Sepanjang jendela transfer musim panas kemain, Neymar santer dikaitkan dengan kepindahan ke Barcelona. Lionel Messi dikabarkan menjadi salah satu pemain di ruang ganti Blaugrana yang meminta petinggi klub untuk menggaet bintang Brasil tersebut.
Namun, rumor itu akhirnya dibantah oleh Bartomeu. Sang presiden menyatakan bahwa Neymar sendiri yang memberitahu PSG jika ia hanya ingin kembali ke Barcelona meski juga diminati Real Madrid dan Juventus.
Bartomeu pun mengatakan bahwa Barcelona sendiri memang menginginkan Neymar untuk kembali ke Camp Nou. Namun bukan karena permintaan sang kapten, Lionel Messi seperti yang banyak diberitakan.
“Messi tidak meminta saya untuk menggaet Neymar. Itu adalah sebuah kesempatan dalam bursa transfer karena dia adalah pemain hebat, dan direksi sepakat untuk melihat apa yang bisa lakukan untuk merekrutnya kembali,” kata Bartomeu seperti dikutip dari Marca.
“Ruang ganti tidak mengatakan apa pun soal transfer, dan mereka juga tidak mementang perekrutan Antoine Griezmann,” tegasnya.

Presiden Barcelona Beri Isyarat Valverde Akan Dipecat

Liga Spanyol – Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu, memberikan isyarat bahwa Ernesto Valverde akan dipecat oleh manajemen klub, jika ia diduga menjadi penyebab kegagalan Blaugrana untuk menjadi juara Liga Champions dalam dua musim terakhir.
Seperti diketahui, Barcelona harus rela tersingkir dari Liga Champions usai dikalahkan Liverpool dengan skor 4-0 (agregat 4-3) di Anfield pada leg kedua, Rabu (8/5) dini hari WIB.
Hasil ini menunjukkan bahwa Blaugrana sudah dua kali berturut-turut tersingkir dari Liga Champions dengan cara yang sama. Sebelum Liverpool, mereka disingkirkan AS Roma pada musim lalu.
Tentu hasil tersebut membuat pihak Barcelona kecewa berat dan sangat sedih, termasuk Bartomeu. Presiden Barca itu mengatakan bahwa semua ini perlu direfleksi pada akhir musim. Jika memang Valverde menjadi penyebab kekalahan timnya dalam dua musim terakhir, maka besar kemungkinan pelatih asal Spanyol itu harus angkat kaki dari Camp Nou.
Meski demikian, semua masih abu-abu. Bartomeu ingin Barcelona fokus terlebih dahulu ke sisa pertandingan musim ini, dan berharap timnya menang di final Copa del Rey kontra Valencia pada 25 Mei mendatang.
“Satu pukulan lagi, kami memiliki satu tahun terakhir melawan AS Roma. Saya merasa sedih untuk para penggemar, para sosios, dan saya memberi selamat kepada Liverpool karena mereka memiliki permainan yang hebat. Sulit dijelaskan,” kata Bartomeu.
“Hari ini mereka berhasil mencetak empat gol melampaui hasil kami, dan kami tersingkir. Kami berada dalam panasnya momen setelah kekalahan, saya lebih suka untuk tidak memberikan penjelasan sekarang.
“Sekarang kami harus membangkitkan semua orang dan kembali ke jalur karena kami masih memiliki final Copa del Rey untuk dimainkan.
“Memang akan ada hari-hari yang sulit, tetapi kita harus pergi lagi. Akan ada waktu untuk merenungkan apa yang salah dan menjelaskan banyak hal. Ada final perebutan piala Copa del Rey untuk dimainkan dalam tiga pekan ke depan.
“Hal yang sama terjadi di Roma tahun lalu. Sulit dijelaskan. Kami akan melakukan pembicaraan secara internal. Dewan akan membuat refleksi mendalam atas apa yang terjadi di sini,” tutupnya.

Presiden Barcelona Targetkan Treble Winner

Sumberbola – Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu, mengatakan treble winner adalah tujuan timnya, setelah mereka berhasil memenangkan gelar La Liga Spanyol musim ini.
Barca merebut gelar La Liga ke-26 mereka berkat gol tunggal Lionel Messi dalam kemenangan 1-0 atas Levante di Camp Nou, Minggu (28/4) dini hari WIB.
Barcelona masih memiliki kesempatan untuk memenangkan dua trofi lagi yakni Copa del Rey dan Liga Champions. Lantas, Bartomeu mengatakan bahwa Barca berambisi untuk bisa memenangkan dua gelar tersebut musim ini.
“Itu mencerminkan kami melakukan hal-hal yang benar di klub. Ini adalah rekor dan kebanggaan,” kata Bartomeu kepada Movistar. “Tujuan utama kami setiap musim adalah LaLiga. Kami akan memiliki perayaan yang sangat sunyi karena hari Rabu kami memiliki tantangan dari sang Juara.
“Tujuannya adalah treble. Di Liga Champions kami akan menghadapi saingan yang sangat kuat dan di Copa del Rey lawan kami membaik.”
“Liga ini adalah hasil dari semua pemain dan pelatih dan dukungan tanpa syarat dari para penggemar.
“Levante bermain dengan sangat baik, itu adalah kemenangan besar di mana kami harus menderita sampai detik terakhir karena Levante mencari hasil imbang sampai mati. Tim dan penggemar sedikit santai ketika skor 1-0,” tutupnya.

Presiden Barca Ungkap Kegagalan Boyong Pogba dari Juventus

Liga Spanyol – Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu, mengungkapkan penyebab utama klubnya gagal mendaratkan Paul Pogba dari Juventus di bursa transfer musim panas 2016 lalu.
Barcelona memantau Pogba pada tahun 2015 lalu, di mana pemain berusia 26 tahun itu masih membela Juventus. Bahkan, Barca sudah berbicara kepada Juventus mengenai ketersedian Pogba di bursa transfer.
Juventus pun memutuskan untuk menjual Pogba pada bursa transfer musim panas 2016. Namun, harga transfer yang diberikan oleh Juve terlalu tinggi, sehingga Barca kalah dari Manchester United.
“Pada musim panas 2015, Paul Pogba bermain di Turin dan kami hanya bertanya kepada Juve apakah suatu hari mereka memutuskan untuk menjual pemain, kami akan tertarik,” kata Bartomeu dalam sebuah wawancara dengan ESPN.
“Ketika mereka menjual pemain, mereka memberi tahu kami apa yang harus ditawarkan dan kami tidak mampu membayar jumlah uang pada saat itu karena berapa banyak itu.
“Jadi, dia pergi ke United. Dan dia menjadikan mereka lebih baik sebagai tim karena dia salah satu bintang di dunia sepak bola saat ini,” tutupnya.
Sejauh ini, Pogba telah mengalami peningkatan bersama Manchester Ungkap. Dia telah mencetak 11 gol dalam 29 penampilannya di kompetisi Liga Premier Inggris musim ini.

Presiden Barca Ejek Real Madrid Soal Kepergian Ronaldo

Liga Spanyol – Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu, mengejek Real Madrid usai juara bertahan Liga Champions itu ditinggalkan Cristiano Ronaldo ke Juventus pada musim panas tahun lalu.
Seperti yang diketahui, Ronaldo merupakan striker andalan Real Madrid, sejak pemain asal Portugal itu bergabung dari Manchester United pada tahun 2009 lalu. Berkat pemain berjuluk CR7 itu lah Los Blancos bisa meraih kejuaraan di berbagai ajang kompetisi selama 9 tahun.
Sebab, Ronaldo merupakan pemain paling produktif di Santiago Bernabeu, dan tercatat sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Real Madrid. Sehingga, kepergian mantan striker Manchester United itu telah menimbulkan dampak yang cukup besar bagi kubu Los Blancos.
Faktanya, Real Madrid tak kunjung tampil konsisten pada musim ini. Parahnya lagi, klub yang terkenal sebagai juara bertahan Liga Champions itu baru saja tersingkir dari ajang bergengsi tersebut, usai dikalahkan Ajax Amsterdam dengan agregat 3-5 di babak 16 besar pada Rabu (6/3) dini hari WIB.
Lantas, Bartomeu menilai jika Real Madrid terlalu bergantung pada Ronaldo. Sehingga, rival abadinya Barcelona tersebut terbukti kesulitan ketika mega bintang mereka meninggalkan klub.
Sebaliknya, Barcelona tetap menunjukkan kegemilangan mereka, meskipun mega bintang Blaugrana seperti Carles Puyol, Xavi Hernandez, dan Andres Iniesta, sudah meninggalkan Camp Nou.
“Cristiano Ronaldo? Saya dapat berbicara tentang bagaimana kami mengucapkan selamat tinggal kepada (Carles) Puyol, Xavi dan (Andres) Iniesta. Dalam kasus kami, ketika pemain penting pergi, kami memastikan bahwa itu tetap akan berjalan dengan baik di tim kami,” tutur Bartomeu seperti dikutip dari Tribalfotball.com.

Bartomeu Tegaskan Kembali Dukungan untuk coutinho

Sumberbola – Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu, belum lama ini kembali menegaskan bahwa klub raksasa catalan berniat untuk tetap percaya pada salah seorang bintang mereka, Philippe Coutinho.
Playmaker asal Brasil itu meninggalkan Liverpool untuk bergabung dengan skuat di Camp Nou pada awal tahun 2018 lalu. Meski sejauh ini sudah mencetak 18 gol dari 55 penampilan untuk Blaugrana, namun laporan yang beredar belakangan ini menunjukkan bahwa dia bisa dijual di musim panas mendatang.
Tapi, Bartomeu menegaskan kembali sikapnya yang telah dia utarakan sebelumnya mengenai masalah ini, dengan mengatakan bahwa Barcelona harus terus “percaya” pada investasi yang telah mereka buat.
Berbicara kepada Radio Kanal Barcelona, Bartomeu mengatakan: “Klub telah mengambil jalan lain, dengan penandatanganan [Ousmane] Dembele dan Coutinho, itu adalah taruhan yang harus terus diikuti.”
“Mereka adalah dua investasi terbesar dalam sejarah klub dalam hal penandatanganan pemain, dan kami percaya 100% dalam taruhan ini,” imbuhnya menegaskan.
Sebagai informasi, Coutinho masih memiliki sisa kontrak berdurasi empat setengah tahun di Camp Nou. Namun sang pemain telah dikaitkan dengan kembali ke Liga Premier Inggris, di mana Chelsea dan Manchester United dikabarkan meminati jasa pemain berusia 26 tahun tersebut.