Bailly Ungkap Kelebihan Solskjaer yang Tak Dimiliki Mourinho

Football5star.com, Indonesia – Eric Bailly menyanjung tinggi Ole Gunnar Solskjaer. Ia pun membandingkan pelatih Manchester United dengan mantan pelatih, Jose Mourinho.

Eric Bailly berujar bahwa Solskjaer sangat diuntungkan dengan statusnya sebagai mantan pemain. Baginya, hal tersebut punya peran penting pada situasi tim dan pemain di dalam dan luar lapangan.

Hal ini pula yang tidak dimiliki Mourinho. Ia menganggap masa lalu The Special One yang tak pernah merasakan status sebagai pemain profesional membuat dia tak pernah benar-benar bsa memahami kondisi pemain.

Bein Sport

“Sangat penting untuk bekerja dengan seseorang yang merupakan mantan pemain. Seseorang yang paham situasi pemain dan memahami semuanya karena sepak bola tidak hanya di lapangan, tapi juga di luar lapangan karena ada hal-hal yang tidak terlihat oleh banyak orang,” kata Bailly kepada ESPN, Minggu (15/3/2020).

“Ole adalah seseorang yang mendapatkan itu dan itu sangat membantunya dan tim. Selain seorang pelatih, dia juga pria normal. Itulah yang tidak dimiliki Mourinho karena dia bukan mantan pemain,” ia menambahkan.

Seperti diketahui, Jose Mourinho pernah melatih Setan Merah selama dua setengah musim. Tapi kariernya berujung pemecatan Desember 2018 lalu karena gagal mengangkat prestasi klub.

Saat ini Manchester United dilatih Ole Gunnar Solskjaer. Kendati kinerjanya belum membuahkan hasil, ia dianggap bisa membangkitkan tim dalam beberapa musim ke depan.

The post Bailly Ungkap Kelebihan Solskjaer yang Tak Dimiliki Mourinho appeared first on Berita Bola Terupdate, Live Score, Jadwal & Klasemen – Football5star.com.

Jose Mourinho Puji Perjuangan Skuad di Laga Leipzig, Tapi . . . . .

Gilabola.com – Kalah tipis 1-0 di leg pertama 16 besar Liga Champions saat menjamu RB Leipzig pada Kamis dini hari, (20/2). Pelatih Tottenham Hotspur, Jose Mourinho menyatakan anak asuhnya sudah bermain baik, tapi iamenilai kekalahan timnya akibat pemain alami kelelahan hebat.
Laga yang berlangsung di Tottenham Hotspur Stadium tersebut, kedua tim menampilkan permainan yang menarik. Namun, Spurs yang tampil di hadapan puluhan ribu suporternya harus puas menelan kekalahan. Hasil ini disebabkan usai Timo Werner berhasil mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke 58 lewat titik putih.
Dengan hasil yang buruk tersebut pun maka membuat rival Arsenal itu harus bekerja keras pada leg 2 nanti. Apalagi mereka harus melakoni laga tandang dan seperti diketahui Leizpig saat ini penampilannya benar-benar tengah naik daun.
Sehingga Mourinho pun harus segera mencari cara agar Spurs dapat melaju ke babak berikutnya. Dan usai jalannya pertandingan pelatih asal Portugal tersebut menyebut anak asuhnya kalah lantaran mengalami kelelahan yang cukup besar.
Ia pun juga menilai Son Heung Min dan kolega sudah menampilkan permainan terbaik di laga tersebut.
“Mari kita mengatakan bahwa mereka sudah melakukan yang bisa mereka lakukan,”Kata Jose Mourinho kepada Sky Sports usai pertandingan.
“Untuk Lamela, apakah anda tahu seberapa banyak sesi latihan yang dia harus ikuti dengan tim? Nol. Ia langsung dari cedera, hingga akhirnya pulih di lapangan bersama para fisio hingga 20 menit jelang pertandingan di Liga Champions.
“Itulah tim kami. Anda dapat melihatnya dan melihat dua perspektif. Satu perspektif adalah tim yang luar biasa dengan pemain yang hebat yang mana mencoba segalanya, di sisi lain anda melihat bagaimana kita saat ini.
“Jadi ini seperti situasi berkelahi dengan pistol tanpa menggunakan peluru. Maka itu, kami melakukan apa yang bisa kami lakukan, dan saya pikir jika kami mencetak gol sebelum mereka, pertandingan akan berbeda.
“Dan yang saya khawatirkan adalah pemain kami untuk [pertandingan] selanjutnya. Saya tidak tahu berapa banyak pertandingan. Kami harus bermain dalam dua hari lagi”Pungkasnya.
 
 
Sumber: Jose Mourinho Puji Perjuangan Skuad di Laga Leipzig, Tapi . . . . .

Jose Mourinho: Dele Alli Marah Pada Dirinya Sendiri

Gilabola.com – Jose Mourinho tidak merasa Dele Alli marah karena sang pelatih usai ngamuk ditarik keluar dalam laga Liga Champions terkini Tottenham Hotspur.
Jose Mourinho dilaporkan The Fox Sports tetap menganggap biasa saja amarah yang diperlihatkan oleh Dele Alli ketika ditarik keluar. Momen amukan Dele dalam laga Liga Champions antara Tottenham Hotspur kontra RB Leipzig itu tengah menjadi sorotan publik.
Dele mengamuk dan tertangkap kamera membanting botol yang tidak berdosa ke lantai bangku cadangan usai ditarik keluar oleh Mourinho. Fans menduga sang pemain marah pada pelatihnya, namun Mou tidak merasa jadi sasaran amarah Dele.
“Saya pikir dia marah dengan penampilannya sendirilah, bukan kepada saya marahnya. Saya yakin dia mengerti kenapa saya menariknya keluar lapangan dan tim terus berkembang,” ujar Mourinho dengan kalem.
Jose Mourinho lihat Spurs berlaga bagai pistol tanpa peluru
Alli sendiri didaulat mengisi lini depan Tottenham Hotspur yang semakin ompong usai ditinggal cedera Harry Kane dan Son Heung-Min. Alih-alih bisa memanfaatkan kesempatan dengan baik, dirinya malah tampil mengecewakan.
Rasa frustrasinya semakin menjadi-jadi pada saat melihat Timo Werner sukses mendorong Leipzig jadi pemenang melalui tendangan penalti. Mourinho menjawab gol itu dengan mengganti Alli dan Gedson Fernandes.
Dele terlihat pasang muka kusut saat masuk bangku cadangan. Ia tanpa malu membanting botol minuman, melepas sepatu serta membantingnya dan tepok jidat menahan emosi jiwa. Mourinho lebih memilih bahas jalannya pertandingan daripada terus mengomentari ulah Dele Alli.
“Kalian bisa melihatnya dan melihat dari dua sudut pandang,” lanjut Mourinho. “Salah satunya adalah adanya kelompok yang luar biasa ini, para pemain yang telah mengusahakan segalanya yang bisa mereka usahakan. Tim lainnya bermain dengan Werner. Ini adalah situasi seperti berada dalam perkelahian dengan pistol tanpa peluru. Kami yang penting sudah melakukan apa yang bisa kami lakukan di laga tadi.”
Sang manajer telah menegaskan jika timnya pasti akan sanggup membalas kekalahan kali ini di laga leg kedua. Mereka dulunya pernah mengalami hal yang sama saat melawan kubu Ajax Amsterdam.
Sumber: Jose Mourinho: Dele Alli Marah Pada Dirinya Sendiri

Kalau Tak Ada Mourinho, Marcos Rojo Sudah Berkelahi dengan Ibrahimovic

Football5star.com, Indonesia – Eks pemain Manchester United, Marcos Rojo, mengaku nyaris berkelahi dengan Zlatan Ibrahimovic. Untungnya mereka dipisahkan Jose Mourinho.

“Ibrahimovic memiliki karakter yang kuat, Ezequiel Lavezzi telah memperingatkan saya. Saya tahu dia ingin kami memberinya bola sepanjang waktu, tetapi selama fase pertandingan saya melihatnya memintanya dan saya tidak memberikan kepadanya. Saya memberikannya kepada Paul Pogba,” kata Marcos Rojo kepada Cielo Sports.

“Kemudian dia mulai meneriaki saya, mengangkat tangannya, dan mengatakan banyak hal dalam bahasa Spanyol dan Inggris. Saya berkata kepadanya, ‘Apa yang terjadi denganmu, hidung besar? Tutup mulutmu’. Saya tahu bahwa jika dia menangkap saya, dia akan membunuh saya sehingga satu-satunya hal yang harus saya lakukan adalah menghadapinya di ruang ganti.”

Marcos Rojo dan Ibrahimovic merupakan rekan setim di United pada 2016-2018. Rojo, yang kini membela klub Argentina Estudiantes, dan Ibrahimovic, yang kini kembali berseragam AC Milan, turut andil membawa Setan Merah menjuarai Community Shield, Piala Liga dan Liga Europa.

Namun, kedua pemain itu pernah bersitegang akibat perselisihan di lapangan latihan.

“Ketika Ibrahimovic memasuki ruang ganti, saya langsung menyuruhnya untuk menutup mulutnya dan berhenti berteriak. Kami mulai saling menghina, dan semua rekan tim mengawasi kami. Mourinho kemudian berusaha menenangkan kami,” ucap Marcos Rojo.

The post Kalau Tak Ada Mourinho, Marcos Rojo Sudah Berkelahi dengan Ibrahimovic appeared first on Berita Bola Terupdate, Live Score, Jadwal & Klasemen – Football5star.com.

Nemanja Matic Dirumorkan Bakal Ikuti Jose Mourinho

Football5star.com, Indonesia – Gelandang Manchester United Nemanja Matic jelang laga melawan Astana di Liga Europa meninggalkan tempat latihan tim berjuluk Red Devils tersebut.

Kepergian Matic dari tempat latihan makin menguatkan rumor bahwa dirinya bakal mengikuti Jose Mourinho dengan bergabung ke Tottenham Hotspur.

independent

Dilansir Football5star.com dari Daily Mail, Kamis (28/11/2019) hal ini jadi tindakan Matic yang makin menyiratkan dirinya tak betah lagi di Old Trafford.

Sebelum meninggalkan tempat latihan, Matic menolak untuk mengikuti malam gala diner Manchester United. Selain itu, lewat akun Instagram pribadinya, ia juga sempat mengisyarakatkan waktunya di Old Trafford hampir berakhir.

Pada musim ini, pemain berusia 31 tahun tersebut sudah terpinggirkan dari skuat Ole Gunnar Solskjaer. Ia tercatat hanya dua kali main di Liga Inggris.

Posisi eks pemain Chelsea tersebut sudah terpinggirkan dan kalah dari Fred, Scott McTominay dan Andreas Pereira.

The post Nemanja Matic Dirumorkan Bakal Ikuti Jose Mourinho appeared first on Football5star Berita Bola.

Mantan Presiden Madrid Yakin Mourinho Pulangkan Bale ke Tottenham

Sumberbola – Mantan presiden Real Madrid, Ramon Calderon, telah memberi saran kepada bos baru Tottenham Hotspur, Jose Mourinho untuk berusaha membawa Gareth Bale kembali ke ibukota Inggris.
Bale belum bermain untuk Real Madrid sejak awal Oktober karena cedera betis, tetapi dinyatakan cukup fit untuk membela tim nasional Wales selama jeda internasional pada pekan lalu.
Di sisi lain, pemain berusia 30 tahun itu sangat terkait dengan kepindahan dari ibukota Spanyol selama jendela transfer musim panas lalu. Bahkan, Bale hampir merampungkan peralihan ke Cina, sebelum kesepakatan itu digagalkan oleh Los Blancos karena biaya transfer.
Bale memang akhirnya tetap bersama Real Madrid, tetapi penyerang itu terus dikaitkan dengan kepindahan dari klub. Dan terkait hal ini, Calderon telah mengklaim bahwa Bale bisa kembali ke Tottenham.
“Memang benar bahwa Mourinho menyukai pemain itu,” kata Calderon kepada BBC Sport. “Dia mengatakan itu pada 2017, ketika dia mencoba menandatangani [Bale] untuk Manchester United, dan Real Madrid memutuskan untuk memperpanjang kontrak Gareth Bale.”
“Saya ingat dia [Mourinho] mengatakan, ‘jika dia ada di pintu keluar, saya akan menunggu di klub lain’, jadi mungkin itu solusinya,” tukas Calderon.
Sebagai tambahan, Bale mencetak 56 gol dalam 203 penampilan untuk Spurs antara 2007 dan 2013, sebelum menyelesaikan kepindahan ke ibukota Spanyol.

Guti Dukung Jose Mourinho Kembali Jadi Pelatih Real Madrid

Berita Bola – Mantan bintang Real Madrid, Guti Hernández, mengatakan bahwa ia akan senang melihat Jose Mourinho kembali menjadi bos di Santiago Bernabeu, sementara ia memuji Zinedine Zidane yang sebelumnya sukses menghantarkan Los Blancos meraih tiga gelar Liga Champions secara berturut-turut.
Mourinho telah menjadi agen bebas sejak dipecat Manchester United pada Oktober tahun lalu. Di sisi lain, Los Blancos sejauh musim ini telah membuat penampilan yang kurang memuaskan, terlebih ketika mereka kalah 3-0 dari Paris Saint-Germain di Liga Champions bulan ini.
Hasil tersebut telah menimbulkan tekanan pada masa depan Zidane di Santiago Bernabeu, yang mana bahkan ada laporan yang mengatakan jika pelatih asal Prancis bisa dipecat jika gagal memenangkan trofi musim ini. Dan Mourinho yang sukses memenangkan 3 trofi selama waktunya di Bernabeu, diklaim sebagai salah satu calon pengganti Zidane.
Sementara Guti tidak meragukan kualitas Zidane, mantan bintang Los Blancos itu mengatakan bahwa ia akan senang jika Mourinho kembali menjadi bos di Santiago Bernabeu.
“Saya percaya bahwa Real Madrid memiliki pelatih yang sangat hebat bersama Zidane yang, jika saya tidak salah, melakukan sesuatu yang tak seorang pun akan bisa mengulangi yaitu treble Liga Champions,” katanya pada Cadena SER.
“Mourinho kembali ke Madrid? Kenapa tidak ?! Saya percaya Mourinho melakukan hal-hal baik di Real Madrid, sementara klub sedang mengalami masa yang buruk di Spanyol dan di Eropa. Itu adalah masa ketika FC Barcelona unggul di mana-mana dan ia memulai revolusi yang mengubah banyak hal. Saya pikir dia pelatih yang sangat hebat,” jelasnya.

Jose Mourinho Tertarik Kembali ke Real Madrid

Sumberbola – Menurut laporan, Jose Mourinho berharap dapat kembali ke Real Madrid, setelah menolak sejumlah tawaran pekerjaan selama musim panas ini. Mantan bos Manchester United itu sudah tidak memiliki klub, sejak dipecat oleh Setan Merah pada Desember lalu.
Pelatih yang juga pernah mengelola Porto, Chelsea dan Inter Milan itu bertanggung jawab atas raksasa Spanyol antara 2010 dan 2013, dengan memenangkan satu trofi La Liga dan satu trofi Copa del Rey.
Kini, Goal International melaporkan bahwa Mourinho ingin kembali ke Santiago Bernabeu, jika klub memutuskan untuk berpisah dengan Zinedine Zidane.
Meskipun Real Madrid saat ini berada di puncak klasemen sementara La Liga dengan koleksi 14 poin dari 6 pertandingan pembuka, namun Zidane tetap berada di bawah tekanan yang kuat, menyusul sejumlah penampilan yang tidak meyakinkan.
Selain bermain imbang melawan Villarreal dan Real Valladolid, Zidane juga menerima banyak kecaman setelah kekalahan telak 3-0 dari Paris Saint-Germain dalam pertandingan pembuka Liga Champions.
Hasil laga di Paris itu semakin memicu rumor yang mengatakan bahwa posisi mantan gelandang Los Blancos itu berada di bawah ancaman serius, dan Goal International mengklaim bahwa Mourinho akan tertarik untuk menggantikannya jika ada peluang.
Menurut laporan tersebut, pelatih berusia 56 tahun itu menolak tawaran dari sejumlah klub Eropa, seperti AS Monaco, Lille, Wolfsburg, Schalke dan AC Milan antara Mei dan September. Diklaim bahwa The Special One menolak pendekatan itu, karena dia mengincar posisi di salah satu klub elit Eropa, terutama Bayern Munich, Juventus dan PSG.
Bagaimanapun, Bayern dan PSG memilih untuk mempertahankan masing-masing pelatih mereka, yakni Niko Kovac dan Thomas Tuchel, sementara Juventus memutuskan untuk menunjuk mantan bos Chelsea, Maurizio Sarri, menjadi penerus Massimiliano Allegri.
Juga dipahami bahwa Mourinho menunjukkan minat untuk kembali ke Liga Premier Inggris dengan bergabung bersama Tottenham Hotspur menjelang akhir musim lalu. Dia percaya bahwa lowongan pekerjaan di London Utara akan terbuka, karena Real Madrid ingin mempekerjakan Mauricio Pochettino sebagai pengganti Santiago Solari.
Meskipun kembalinya Zidane ke ibu kota Spanyol mengakhiri kemungkinan tersebut, namun penampilan kurang meyakinkan Real Madrid di awal musim ini memicu laporan yang mengatakan bahwa klub dapat mencari manajer pengganti. Lantas, Mourinho berharap peluang untuk melatih Los Blancos kembali terbuka.

Mourinho Tanggapi Rumor Gantikan Zidane di Real Madrid

Sumberbola – Rumor yang beredar belakangan ini mengaitkan Jose Mourinho dengan kembali sebagai manajer Real Madrid. Akan tetapi, pelatih asal Portugal itu berusaha menolak rumor tersebut, karena ingin menunjukkan rasa hormat terhadap Zinedine Zidane.
Sebagaimana dilaporkan oleh The Sun, Presiden Real Madrid, Florentino Perez tengah mempertimbangkan Mourinho sebagai manajer baru klub, jika Zidane meninggalkan Santiago Bernabeu.
Laporan ini muncul setelah Los Blancos menderita kekalahan 3-0 dari Paris Saint-Germain di Liga Champions pada tengah pekan ini, sementara penampilan raksasa Spanyol itu di La Liga musim ini juga belum sepenuhnya meyakinkan.
Namun, tak ingin menambah tekanan pada Zidane, Mourinho bersikeras bahwa Real Madrid saat ini sudah memiliki orang yang bertanggung jawab di klub, sehingga dia bahkan belum pernah memikirkan soal kembali ke ibukota Spanyol.
“Saya tidak ingin kembali ke Real Madrid, karena mereka memiliki pelatih, dan dia bukan sembarang orang. Kembalinya saya ke bangku cadangan akan seperti itu,” kata Mourinho, seperti dikutip oleh Mundo Deportivo.
Mourinho menikmati kesuksesan di Santiago Bernabeu, dengan memenangkan gelar La Liga, Copa del Rey dan Piala Super Spanyol selama tiga tahun bertugas di klub. Masih harus dilihat apakah dia akan mendapat kesempatan untuk menambah koleksi itu di masa depan.

Real Madrid Siap Tunjuk Jose Mourinho Gantikan Zidane

Gilabola.com – Presiden Real Madrid Florentino Perez siap menunjuk Jose Mourinho sebagai pengganti Zinedine Zidane, menurut The Sun.
Real Madrid telah meraih hasil imbang dua kali dalam empat pertandingan awal mereka di La Liga musim ini sementara pada Kamis dinihari Los Blancos dikalahkan 3-0 oleh Paris Saint-Germain di pertandingan fase Grup A Liga Champions.
Untuk membuat keadaan menjadi lebih buruk bagi Zidane, pemain anyar yang didatangkannya musim panas kemarin, Eden Hazard kesulitan untuk memberikan dampak signifikan pada skuad sementara Madrid gagal mencatatkan tembakan tepat sasaran ke gawang PSG.
Menurut The Sun, Perez bersedia memberi Mourinho kesempatan untuk kembali ke Santiago Bernabeu dan presiden Los Blancos itu merasa bahwa mantan manajer Manchester United tersebut adalah satu-satunya orang yang dapat membuat performa Los Blancos kembali stabil.

Berita Terkait

Prediksi Sevilla vs Real Madrid, Liga Spanyol 23 September 2019
Lihat Gareth Bale Menghina Lambang Real Madrid di Depan Umum
Dua Bintang Real Madrid Hindari Zidane Usai Dipermalukan PSG

Mourinho, sementara itu, terbuka untuk kembali ke Santiago Bernabeu dan merasa dia adalah calon kuat untuk mendapatkan pekerjaan sesbagai pelatih Los Blancos setelah Santiago Solari dipecat pada bulan Maret.
Tetapi beberapa pemain Madrid, termasuk kapten Sergio Ramos, menentang ide pelatih Portugal itu kembali ke Bernabeu dan Perez memilih untuk menunjuk kembali Zidane.
Real Madrid dapat kode positif dari Jose Mourinho
Mourinho menghabiskan tiga tahun di Madrid selama musim pertamanya dan memenangkan gelar La Liga pada 2012.
Dan berbicara kepada stasiun TV Portugal channel 11 minggu lalu, Mourinho berbicara tentang waktunya di ibukota Spanyol.
“Los Blancos adalah pengalaman terbaik saya karena apa yang saya pelajari sebagai pelatih, sebagai pribadi, karena pelajaran yang saya ambil dalam karier dan dalam hidup saya,” katanya. “Ini adalah kenangan terbaik dalam karier saya, itu fantastis.”
Pelatih berusia 56 tahun itu saat ini sedang menganggur sejak ia dipecat oleh Manchester United pada bulan Desember lalu.
Sumber: Real Madrid Siap Tunjuk Jose Mourinho Gantikan Zidane