Jaap Stam Tak Bisa Memilih Klub Terbaiknya

Football5Star.com, Indonesia – Legenda timnas Belanda, Jaap Stam, akui tidak bisa memilih klub terbaik yang pernah dibelanya. Dia ungkapkan bahwa sangat mustahil memilih antara AC Milan dan Manchester United.

Stam juga ungkapkan betapa dia menyukai sepak bola Italia.

“AC Milan adalah tim terbaik yang pernah saya bela, bersama Manchester United. Mustahil untuk memilih antara keduanya. Saya suka sepak bola Italia, saya berada di Lazio tiga tahun dan di Milan dua tahun, jadi saya senang disana,” ucap Stam seperti dilansir Football5Star.com dari La Gazetta dello Sport.

@acmilan

Stam juga ingin sekali melatih tim Serie A. Dia sudah melatih beberapa klub Eredivisie seperti PEC Zwolle dan Feyenoord.

“Jika ada kesempatan untuk melatih tim Serie A, saya akan ambil. Saya bukan pelatih yang hanya ingin bekerja di klub besar. Saya suka membuat fondasi tim dari bawah. Saya sudah dihubungi beberapa klub, tapi tertunda karena wabah virus corona, kesehatan harus diprioritaskan,” ujar mantan pemain Ajax itu.

Stam juga ceritakan pengalaman buruknya di Final Liga Champions 2005 bersama AC Milan.

“Itu adalah mimpi buruk. Saya memenangkan treble bersama Manchester United di tahun 1999, tapi orang-orang selalu bertanya kepada saya apa yang terjadi saat pergantian babak pada saat melawan Liverpool. Banyak cerita yang beredar, tapi semua salah. Carlo Ancelotti meminta saya untuk tetap menjaga pertahanan, tapi kami malah kebobolan tiga gol dalam waktu enam menit dan tidak pernah pulih dari itu,” kata Stam.

Jaap Stam bermain dengan delapan klub sepanjang karirnya. Beberapa klub besar yang pernah dia bela adalah PSV Eindhoven, Manchester United, Lazio, AC Milan, dan Ajax.

The post Jaap Stam Tak Bisa Memilih Klub Terbaiknya appeared first on Berita Bola Terupdate, Live Score, Jadwal & Klasemen – Football5star.com.

Jaap Stam Setuju jika de Ligt Pindah ke Manchester United

Football5star.com, Indonesia – Mantan bek Manchester United asal Belanda, Jaap Stam menyebut bahwa Matthijs de Ligt cukup cocok jika pindah ke mantan klubnya tersebut. Menurutnya karakter di Liga Inggris akan membuat de Ligt semakin berkembang.

“Ya, Liga Inggris merupakan kompetisi terbesar, begitu juga dengan Liga Spanyol. Saya pikir dia akan cocok di sini jika Manchester United ingin merekrutnya,” kata Stam seperti dikutip football5star.com dari dailymail, Senin (27/5/2019).

“Dia memiliki ketenangan untuk antisipasi bola atas, dia juga mampu bermain agresif secara taktik. Visinya membaca permainan sangat bagus,” tambah Stam.

Rumor kepindahan bek AFC Ajax itu ke Old Trafford memang santer terdengar dalam beberapa hari ke belakang. Menurut Stam, de Ligt butuh pertimbangan yang masak untuk memutuskan hijrah dari Ajax.

“Semua itu memang terserah dia akan bermain di mana. Namun, setiap pemain harus memiliki tujuan jelas dalam kariernya,”

“Saat Anda memiliki tujuan dalam berkarier, maka Anda akan berusaha berada di level tertinggi,” ucap Stam.

Bek yang membela United pada 1998 hingga 2001 ini menyebut bahwa dengan sosok pelatih seperti Ole Gunnar Solskjaer, de Ligt akan mudah beradaptasi.

Menurut eks Lazio tersebut, secara kepribadian, de Ligt merupakan pesepak bola yang mampu bekerja sama dengan pelatih.

“Dia tipe pemain yang bisa bekerja sama dengan pelatih. Itu sangat penting bagi seorang pelatih datangkan pemain baru.” tutup pria 46 tahun tersebut.
The post Jaap Stam Setuju jika de Ligt Pindah ke Manchester United appeared first on Football5star Berita Bola.