Courtois Tegaskan Bale Tetap Berkomitmen untuk Real Madrid

Sumberbola – Thibaut Courtois tidak ragu bahwa Gareth Bale berkomitmen untuk Real Madrid, meski pemain asal Wales itu menjadi pusat perhatian saat ini karena tindakan kontroversialnya.
Bale tampil sebagai pemain pengganti saat Real Madrid sukses mengalahkan Real Sociedad dalam pertandingan terakhir, Minggu (24/11) dalam pertandingan terakhir di kompetisi La Liga Spanyol. Namun, dalam laga tersebut Bale mendapatkan sambutan dari pendukung berupa ejekan.
Pendukung Real Madrid kecewa, setelah Bale merayakan keberhasilan Wales untuk bermain di 2020 Euro dengan belakang spanduk yang bertuliskan: “WALES. GOLF. MADRID … IN THE ORDER.”
Berbicara di sebuah konferensi media mengenai Bale, Courtois mengatakan: “Anda mencintai negara Anda dan itu terjadi sebelum Anda bermain, tetapi ia terlibat setiap hari dan seorang profesional.
“Dia sangat terlibat ketika dia datang dan menghasilkan banyak bahaya. Gol [Luka] Modric berasal dari umpan silangnya. Jika dia tidak berkomitmen, dia tidak akan bermain seperti itu.
“Kami di sini untuk memenangkan pertandingan. Apa yang telah terjadi, telah terjadi. Dia memberikan segalanya dalam pelatihan dan pertandingan untuk membantu kami menang. Bernabeu memiliki pendapatnya dan saya tidak dalam posisi untuk mengomentari itu,” tutupnya.

Mantan Presiden Madrid Yakin Mourinho Pulangkan Bale ke Tottenham

Sumberbola – Mantan presiden Real Madrid, Ramon Calderon, telah memberi saran kepada bos baru Tottenham Hotspur, Jose Mourinho untuk berusaha membawa Gareth Bale kembali ke ibukota Inggris.
Bale belum bermain untuk Real Madrid sejak awal Oktober karena cedera betis, tetapi dinyatakan cukup fit untuk membela tim nasional Wales selama jeda internasional pada pekan lalu.
Di sisi lain, pemain berusia 30 tahun itu sangat terkait dengan kepindahan dari ibukota Spanyol selama jendela transfer musim panas lalu. Bahkan, Bale hampir merampungkan peralihan ke Cina, sebelum kesepakatan itu digagalkan oleh Los Blancos karena biaya transfer.
Bale memang akhirnya tetap bersama Real Madrid, tetapi penyerang itu terus dikaitkan dengan kepindahan dari klub. Dan terkait hal ini, Calderon telah mengklaim bahwa Bale bisa kembali ke Tottenham.
“Memang benar bahwa Mourinho menyukai pemain itu,” kata Calderon kepada BBC Sport. “Dia mengatakan itu pada 2017, ketika dia mencoba menandatangani [Bale] untuk Manchester United, dan Real Madrid memutuskan untuk memperpanjang kontrak Gareth Bale.”
“Saya ingat dia [Mourinho] mengatakan, ‘jika dia ada di pintu keluar, saya akan menunggu di klub lain’, jadi mungkin itu solusinya,” tukas Calderon.
Sebagai tambahan, Bale mencetak 56 gol dalam 203 penampilan untuk Spurs antara 2007 dan 2013, sebelum menyelesaikan kepindahan ke ibukota Spanyol.

Bale Diejek Media Spanyol Setelah Kembali ke Pelatihan Real Madrid

Sumberbola – Bintang Real Madrid, Gareth Bale, diejek oleh surat kabar harian Spanyol, AS, setelah dia kembali ke pelatihan klub dalam pekan ini.
Pemain asal Wales itu membantu negaranya lolos ke play-off kualifikasi Euro 2020 dalam pekan ini. Namun, Bale kemudian memicu kontroversi saat berpose dengan bendera Wales yang bertuliskan: “Wales. Golf. Madrid. In that order.”
Sejak itu, sang penyerang telah diejek dan dikecam oleh berbagai media. Tapi, salah satu surat kabar terbesar di Spanyol, tetap sangat tersinggung oleh tindakan Bale tersebut.
AS edisi Jumat (22/11), mengejek tindakan Bale dengan menulis kata-kata untuk menyindir mantan pemain Tottenham Hotspur itu di halaman depan surat kabar yang berbunyi: “Wales, golf…and finally, Madrid.”
Surat kabar tersebut kemudian menyertakan gambar Bale yang kembali berlatih dengan rekan satu timnya di Madrid untuk pertama kalinya sejak 47 hari lalu pada Kamis (21/11) kemarin.

Sementara itu, pelatih kepala Madrid, Zinedine Zidane, dijadwalkan berbicara kepada pers untuk pertama kalinya sejak insiden tersebut pada hari ini. Tapi, Marca mengklaim jika pelatih asal Prancis itu tidak akan menghukum Bale atas perilakunya tersebut.
Bale tampak ditakdirkan untuk meninggalkan Madrid di musim panas lalu, setelah berselisih dengan Zidane. Tetapi, setelah gagal pindah ke China, penyerang berusia 30 tahun itu lantas tetap tinggal di ibukota Spanyol.

Kibarkan Bendera Sindir Madrid, Fans Desak Bale Keluar dari Klub

Sumberbola – Pendukung Real Madrid mendesak agar Gareth Bale dijual, setelah sang pemain berpose dengan bendera Wales yang bertuliskan: ‘WALES. GOLF. MADRID. IN THAT ORDER’.

I mean, you have to respect it. You just have to respect it. pic.twitter.com/WOgy8r96fz
— MUNDIAL (@MundialMag) November 19, 2019

Bendera itu dikibarkan pemain berusia 30 tahun tersebut setelah membantu Wales mencatat kemenangan 2-0 atas Hongaria di Cardiff City Stadium pada Rabu (20/11) dini hari WIB. Aaron Ramsey memborong kedua gol tersebut, yang mana salah satu gol berasal dari assist Bale.
Sebelum laga kualifikasi EURO 2020 itu, mantan bintang Madrid, Pedja Mijatovic mengkritik Bale karena tampaknya memprioritaskan golf dan negaranya daripada tugas klub. Dan tampaknya komentar inilah yang mendorong Bale untuk mengibarkan bendera tersebut.
“Hal pertama yang dia pikirkan adalah Wales, kemudian golf dan setelah itu, Real Madrid,” tulis Mijatovic di kolomnya untuk surat kabar harian Spanyol, AS.
Bale kemudian memicu kemarahan para penggemar Madrid dengan mengakui bahwa dirinya lebih senang saat bermain untuk Wales daripada bermain untuk Madrid, menjelang pertandingan melawan Hongaria.
“Iya tentu saja. Ini seperti bermain dengan teman Anda di taman pada hari Minggu,” kata Bale. “Saya sudah bersama sebagian besar pemain lama sejak kami berusia di bawah 17 tahun.”
“Itu normal, bersama Wales, saya berbicara dalam bahasa saya sendiri dan merasa lebih nyaman. Saya jelas lebih bersemangat bermain dengan Wales. Tapi itu tidak mengubah apa yang saya berikan di lapangan. Saya selalu memberi 100 persen di atas lapangan di mana pun saya berada,” tukasnya.
Tidak mengherankan, penggemar Madrid di media sosial bereaksi dengan mendesak Bale untuk keluar dari klub, terutama setelah melihat mantan bintang Tottenham Hotspur itu merayakan kemenangan atas Hongaria dengan mengibarkan bendera kontroversial tersebut.

Bye bye Gareth Bale, veremos cuánto más te dura la carrera https://t.co/UI714AWFqG
— fv (@fabio2096) November 19, 2019

Adiós Bale, ojalá lo saquen ya! https://t.co/lrn7nVvoPb
— Luchi Escobar Noriega (@LuchiENoriega) November 19, 2019

Lihat Gareth Bale Menghina Lambang Real Madrid di Depan Umum

Gareth Bale menghina lambang Real Madrid selama sesi foto di kandang PSG kemarin. Ia melakukannya secara angkuh di hadapan ratusan juta mata penonton. Lihat.
Tak ada hinaan lebih besar daripada yang diderita pemain Wales, Gareth Bale, selama musim panas kemarin. Di depan umum dalam sebuah jumpa pers manajer Zinedine Zidane menyatakan secara terang-terangan bahwa ia menginginkan Bale pergi. Dan ia pun bersiap pergi, hanya untuk menemukan bahwa transfernya batal di jam-jam terakhir dan ia masuk kembali ke skuad utama Real Madrid di musim yang baru. Bahkan memainkan peran besar dalam laga-laga di Liga Champions.
Mantan pemain Tottenham Hotspur itu memiliki peluang terbaik untuk membalaskan dendam kepada Real Madrid dengan aksinya saat sesi pemotretan foto sebelum dimulainya laga penyisihan grup Liga Champions di kandang PSG hari Kamis kemarin. Lihat foto dan videonya.
Beberapa detik sebelum berfoto bersama, kapten Raphael Varane menyerahkan badge klub berwarna putih kepada Bale. Maksudnya agar dipegang Bale yang berada di barisan depan dan tepat di tengah-tengah. Sepersekian detik sang striker itu menolaknya, melihat ke badge, menundanya cukup lama, seakan-akan hendak ngomong, “Najis saya memegang badge itu.”

Berita Terkait

Prediksi Sevilla vs Real Madrid, Liga Spanyol 23 September 2019
Dua Bintang Real Madrid Hindari Zidane Usai Dipermalukan PSG
Real Madrid Siap Tunjuk Jose Mourinho Gantikan Zidane

Sang striker Wales akhirnya menerima tawaran memegang badge, hanya untuk dengan cepat mengoperkannya ke Dani Carvajal yang berada di sisi kanannya. Sejumlah pemain dengan cepat bergabung, termasuk pemain anyar Eden Hazard di sisi kirinya dan sesi foto pun berlalu. Melegakan? Tidak. Los Blancos kalah 3-0 dari tuan rumah PSG kemarin dan adegan Gareth Bale menghina Real Madrid ini nyaris saja lolos dari perhatian, jika bukan karena sejumlah akun membuatnya viral di Internet.

KKKKKKKKKKKKKKKK! O @GarethBale11 sou eu toda vez que minha mãe me manda fazer alguma coisa! 😂😂😂
🎥: Carolina Albuquerque pic.twitter.com/5UsIHmmbAZ
— Esporte Interativo (@Esp_Interativo) September 19, 2019

Jika melihat raut muka Gareth Bale, caranya memandang badge putih itu, melepaskannya lagi secara cepat ke Carvajal, opsi terbaik bagi kedua belah pihak adalah membiarkan mantan pemain Tottenham itu pergi dari Santiago Bernabeu pada musim dingin nanti. Dia sudah tidak ingin membela Los Blancos. Jangan-jangan dia juga menjadi sebab Real Madrid tak mampu mencetak gol di kandang PSG kemarin? Berikut ini adalah laga-laga Real Madrid selama beberapa pekan ke depan:

Tandang ke Sevilla 23 September
Menjamu Osasuna 26 September
Derby Madrid 29 September
Menjamu Club Brugge di Liga Champions 1 Oktober

Gareth Bale will never forget how much Real Madrid disrespected him. Just look at his face when Varane gives him the club's badge. This is disrespect on another level 💀😂 pic.twitter.com/yPlBEEKL4v
— FutbolBible (@FutbolBible) September 20, 2019

Sumber: Lihat Gareth Bale Menghina Lambang Real Madrid di Depan Umum

Dua Bintang Real Madrid Hindari Zidane Usai Dipermalukan PSG

Gilabola.com – Dua bintang Real Madrid Gareth Bale dan James Rodriguez tidak berbicara dengan manajer Zinedine Zidane, usai dipermalukan PSG di Liga Champions, Kamis (19/9).
Don Balon melaporkan bahwa baik Bale maupun Rodriguez tampaknya kecewa dengan keputusan Zidane yang menolak mereka tetap tinggal di Santioago Bernabeu selama pra-musim.
Pelatih asal Prancis itu juga mencoba menjual kedua pemain tersebut musim panas ini, tetapi itu tidak terjadi – dan akhirnya, ia harus bergantung pada keduanya untuk menyelamatkan Real Madrid dari kekalahan di beberapa pertandingan di La Liga 2019-20 sejauh ini.
Majalah olahraga mingguan Spanyol itu juga mengklaim bahwa Presiden Los Blancos Florentino Perez mengetahui situasi tersebut, dan ia mencoba untuk berbicara dengan kedua pemain dalam upaya untuk menyelesaikan masalah itu.

Berita Terkait

Prediksi Sevilla vs Real Madrid, Liga Spanyol 23 September 2019
Lihat Gareth Bale Menghina Lambang Real Madrid di Depan Umum
Real Madrid Siap Tunjuk Jose Mourinho Gantikan Zidane

Real Madrid kurang serius lawan PSG
Namun, baik Bale maupun Rodriguez tidak mau mendengarkannya, dan mereka bahkan meminta Perez untuk memecat manajer pemenang Liga Champions tiga kali itu secepatnya.
Sementara itu, selama konferensi pers pasca pertandingan melawan PSG, Zidane mengkritik pemainnya sendiri, dan berkata: “Mereka [PSG] lebih baik dari kami, dalam permainan di lini tengah, dan hal yang paling mengganggu saya adalah intensitas kami.”
“Sangat sulit jika Anda tidak memulai pertandingan dengan kuat. Mereka pandai menciptakan peluang, bukan itu yang membuat saya khawatir, namun melihat tim saya tanpa intensitas yang diperlukan di kompetisi level tinggi ini.”
“Kami tahu mereka akan menekan kami, tetapi kami tidak benar-benar masuk ke dalam permainan pada tahap apa pun,” pungkas pelatih berusia 47 tahun itu.
Sumber: Dua Bintang Real Madrid Hindari Zidane Usai Dipermalukan PSG

Bale Klaim Dirinya Jadi Kambing Hitam di Madrid, Ini Tanggapan Zidane

Sumberbola – Zinedine Zidane telah membantah klaim Gareth Bale, yang mengatakan bahwa dia dijadikan ‘kambing hitam’ di Real Madrid. Bos Los Blancos itu menegaskan bahwa semua orang di klub berbagi tanggung jawab.
Bale diperkirakan meninggalkan Santiago Bernabeu di musim panas lalu, menyusul penampilan mengecewakan Los Blancos yang membuat raksasa Spanyol itu finis di posisi ketiga klasemen La Liga musim 2018/29 lalu. Namun, pemain sayap Wales itu akhirnya tetap tinggal di ibukota Spanyol.
Dan meski telah berhasil mendapatkan kembali tempatnya di tim utama Real Madrid, namun saat berbicara kepada media selama jeda internasional, Bale mengatakan bahwa dia dijadikan kambing hitam atas kegagalan tim di musim lalu.
Namun, Zidane tidak setuju dengan pandangan pemain berusia 30 tahun itu. Manajer asal Prancis itu bersikeras bahwa setiap anggota pasukannya berbagi tanggung jawab, terlepas dari bagaimana keadaan mereka.
“Tidak, saya pikir kami semua bersalah jika terjadi kesalahan, atau jika semuanya berjalan dengan benar,” kata Zidane. “Itu tergantung kami, kami semua, kami semua berada di kapal yang sama. Kami ingin mengubah hal-hal ketika hal-hal tidak berjalan dengan baik. Kami memikirkannya sebagai mentalitas tim.”
Meski gagal mengamankan kepindahan ke Cina pada musim panas lalu, namun Bale telah menjadi starter dari 3 pertandingan pembuka klub di La Liga ini. Dan, Zidane mengatakan bahwa situasi yang terjadi di musim panas adalah berbeda dengan situasi saat ini.
“Saya selalu mengatakan bahwa dia memiliki kualitas luar biasa, Gareth Bale,” tambah Zidane. “Dia pemain hebat. Apa yang terjadi di musim panas, semua orang tahu situasinya.”
“Sekarang dia di sini, saya senang, dia bahagia, semua orang senang, para penggemar juga. Sekarang kita harus bergerak maju,” tukasnya.

Tanggapi Kritikan, Gareth Bale: Saya Seorang Pegolf

Sumberbola – Bintang Real Madrid, Gareth Bale, menertawakan kritikan yang dia peroleh di Spanyol, terkait kecintaannya pada permainan golf, dengan mengatakan bahwa dia sangat senang dicap sebagai ‘pegolf’.
Pemain depan Wales itu telah secara konsisten dikritik karena kegemarannya untuk bermain golf. Salah satunya terjadi ketika dia tertangkap kamera wartawan bermain golf, saat rekan-rekan setimnya di Real Madrid berlaga dalam pertandingan persahabatan di Munich pada musim panas ini.
Selain itu, kiper Real Madrid, Thibaut Courtois, pada awal tahun ini mengungkapkan bahwa Bale dijuluki ‘pegolf’ oleh rekan-rekan satu tim di klubnya, yang mana hal ini justru memicu lebih banyak kritik terhadap mantan bintang Tottenham Hotspur, yang dianggap gagal berasimilasi dengan budaya tim.
“Saya seorang pegolf,” kata Bale dalam sebuah wawancara belum lama ini untuk menanggapi kritik yang sering dia terima. “Apakah Anda tidak melihat foto-foto itu?”
“Saya sudah berbicara dengannya [Courtois] tentang hal itu, dan dia bilang itu hanya joke. Orang-orang melihatnya dalam konteks yang berbeda, tetapi sejujurnya, saya sangat senang dengan nama panggilan itu. Ini hebat.
“Sepak bola adalah olahraga nomor satu saya. Saya dibayar untuk melakukannya, dan saya selalu memberikan yang terbaik. Golf adalah hobi, seperti orang lain yang memiliki hobi. Tidak ada yang salah dengan hal ini.
“Banyak pemain sepak bola memainkannya, dan itu satu hal yang sangat saya nikmati. Itu membuat saya lebih tenang di luar lapangan dan memberi saya waktu yang bagus di luar sepak bola,” imbuhnya.
Meski sempat dilaporkan tidak masuk dalam rencana manajer Zinedine Zidane dan akan dijual pada musim panas ini, namun Bale akhirnya tetap bertahan di Santiago Bernabeu. Dia lantas telah mengawali musim ini dengan penampilan yang cemerlang untuk Los Blancos.

Dijadikan Alat Tukar Neymar, Bale Ancam Tuntut Real Madrid

Sumberbola – Menurut laporan, Gareth Bale menolak dijadikan alat tukar Real Madrid untuk membawa Neymar dari Paris Saint-Germain pada bursa transfer musim panas ini.
Masa depan Bale di Real Madrid memang menjadi sorotan utama di media-media pada bursa transfer musim panas ini. Rumor kepergian Bale kembali beredar setelah kembalinya Zinedine Zidane beberapa bulan lalu lalu.
Seperti yang diketahui, Zidane tidak berniat untuk menjadikan Bale sebagai pemain utama pada musim 2019/20. Oleh karena itu, pelatih asal Prancis itu meminta Real Madrid untuk melepaskan Bale pada bursa transfer musim panas ini.
Beberapa waktu lalu, ada kabar yang menyatakan bahwa Real Madrid akan menjadikan Bale dan James Rodriguez sebagai alat tukar untuk mendapatkan Neymar. Bahkan, Madrid juga menambahkan 100 juta Euro dalam kesepakatan tersebut.
James terbuka untuk pindah ke PSG. Namun, Bale justru berpikir sebaliknya. Mantan pemain Tottenham Hotspur itu menolak untuk pindah ke PSG. Bale masih dalam pendiriannya untuk tetap bertahan di Real Madrid, meskipun hanya di tempatkan di bangku cadangan.
Bahkan, laporan dari media Sport mengatakan jika Bale berencana untuk menuntut Real Madrid jika mereka masih ngotot menjadikannya sebagai alat tukar untuk Neymar.
Jika Bale tidak pindah ke klub lain, hal itu tentunya akan mempersulit kepindahan Neymar ke Real Madrid. Pasalnya, klub berencana menggunakan gaji Bale untuk membantu membiayai upaha Neymar yang tinggi.

Zidane Masih 100 Persen Mengandalkan James dan Bale

Sumberbola – Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, menegaskan bahwa dirinya masih menaruh kepercayaan kepada Gareth Bale dan James Rodriguez untuk kompetisi 2019/20.
James dikaitkan dengan Napoli dan Atletico Madrid, setelah dua tahun dipinjamkan ke Bayern Munich, sementara Bale hampir bergabung dengan klub China, Jiangsu Suning bulan lalu sebelum kepindahan itu gagal.
Rumor semakin berkembang saat James tidak pernah tampil di pra-musim untuk Real Madrid, sementara Bale absen pada tiga pertandingan sebelumnya. Namun, sejauh ini masih belum ada pergerakan untuk kedua pemain tersebut. Dengan demikian, James dan Bale diprediksikan akan menetap di Santigo Bernabeu pada musim 2019/20.
Sebelumnya, ada kabar yang mengatakan jika James dan Bale tidak akan berada dalam rencana Zidane untuk kompetisi musim depan. Namun, kini Zidane menegaskan bahwa dirinya tetap mengandalkan James dan Bale untuk musim 2019/20.
“James dan Bale adalah pemain skuat,” kata Zidane kepada wartawan setelah pertandingan di Roma. “Mereka berdua terdaftar, tetapi apa pun bisa terjadi dan saya, sebagai pelatih Real Madrid, harus mengandalkan mereka.
“Saya mengandalkan mereka 100 persen. James belum dipanggil [ke pasukan baru-baru ini], tapi ini bisa berubah. Bahkan sebelum akhir jendela transfer, semuanya bisa terjadi,” tutup pelatih asal Prancis itu.
Meskipun musim baru di La Liga Spanyol akan dimulai pada akhir pekan nanti, namun jendela transfer akan tetap terbuka hingga 2 September. Dengan demikian, masa depan Bale dan James masih belum pasti.