Rakitic Mengaku Sempat ingin Tinggalkan Barcelona Jendela Transfer Januari

Berita Bola – Gelandang Barcelona, Ivan Rakitic, mengakui bahwa dia sempat mempertimbangkan langkah untuk meninggalkan tim Catalan pada bursa transfer Januari karena permasalahannya dengan beberapa staf era Ernesto Valverde.
Masa depan Rakitic di Barcelona memang tidak pasti dalam beberapa bulan terakhir, di mana gelandang berusia 31 tahun itu dikaitkan dengan tim-tim seperti Juventus, Inter Milan dan Manchester United. Hal itu terjadi setelah Rakitic ditawari pindah ke Paris Saint-Germain oleh staf Barca sebagai bagian dari kesepakatan kembalinya Neymar ke Camp Nou.
Dan berbicara setelah kemenangan 2-1 atas Levante di pertandingan La Liga hari Senin (3/2), Rakitic mengungkapkan rasa frustrasinya dan mengatakan bahwa ia sempat ingin meninggalkan Blaugrana pada jendela transfer Januari.
“Saya berpikir untuk pergi di jendela Januari,” kata Rakitic, yang telah menjalani musim keenam di Camp Nou sejak kedatangannya dari Sevilla pada 2014. “Perlakuan staf [mantan pelatih kepala Ernesto] Valverde bukan hal yang baik.
“Itu membuat saya mengalami masa-masa buruk, tetapi sekarang sudah lewat. Saya bisa mengatakan dengan sangat jelas bahwa ada hal-hal yang saya tidak suka saat itu,” jelasnya.
Di sisi lain, Rakitic memiliki kesepakatan sampai 2021 bersama tim Catalan setelah terakhir kali ia meneken kontrak baru empat tahun pada 2017.

Meski Dipecat, Presiden Barcelona Tetap Hormati Valverde

Sumberbola – Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu, tidak percaya bahwa Ernesto Valverde diperlakukan tidak adil, setelah dipecat. Valverde dipecat oleh Barcelona setelah mendapatkan tekanan yang berat, di mana Barcelona gagal memenangkan Supercopa de Espana beberapa hari lalu.
“Tahun lalu ada banyak permintaan agar dia tidak melanjutkan dan saya pribadi selalu percaya padanya,” kata Bartomeu tentang Valverde pada konferensi pers.
“Saya suka bagaimana dia sebagai pribadi, sebagai pelatih, dia memiliki kepercayaan diri klub. Kami memutuskan untuk melanjutkan bersamanya dalam proyek ini.
“Satu-satunya hal adalah, seperti yang saya katakan sebelumnya, dalam beberapa pekan terakhir ada dinamika [yang] tidak terlalu baik, itu bukan hal baru baginya. Ini adalah pekerjaan kolektif – kami berbicara untuk menemukan solusi dan setelah berbicara kami memutuskan Beberapa hari yang lalu, hal terbaik untuk dorongan kepada tim adalah perubahan pelatih, yang memungkinkan kami menangani paruh kedua musim dengan tinggi.
“Kami bermain baik di liga dan liga champion, saya menyukai apa yang banyak dilakukan Ernesto Valverde, tetapi saat itu adalah saat untuk melakukan perubahan sebagai dorongan.
“Saya ingin berterima kasih kepada Ernesto. Dia adalah orang yang hebat dengan nilai-nilai yang hebat. Kami berteman dengannya, kami memiliki hubungan yang hebat dengannya dan sangat menghormatinya,” tutupnya.

Pelatih Baru Barcelona Ucapkan Terima Kasih pada Valverde

Liga Spanyol – Pelatih baru Barcelona, Quique Setien, mengucapkan terima kasih kepada Ernesto Valverde, karena telah mewarisi tim dalam kondisi baik, yakni masih berada di puncak klasemen sementara La Liga dan masih terlibat dalam dua kompetisi, yakni Liga Champions dan Copa del Rey.
Seperti diketahui, Setien dipercaya untuk menggantikan Valverde sebagai pelatih baru Barcelona pada Selasa (14/1) waktu setempat. Pria berusia 61 tahun itu datang untuk menyelesaikan sejumlah masalah. Barca baru saja gagal di Supercopa de Espana, yang jadi salah satu pemicu pemecatan Valverde.
Namun, Setien yakin jika kondisi klub tidak seburuk yang terlihat. Pasalnya, Valverde masih meninggalkan warisan yang baik di klub, karena Barcelona masih di puncak klasemen sementara La Liga dan masih terlibat di Liga Champions dan Copa del Rey. Untuk itu, ia berterima kasih kepada sosok Valverde.
“Saya berterima kasih pada Ernesto Valverde yang telah meninggalkan tim yang berada di puncak klasemen liga,” kata Setien kepada Sky Sports.
Kini, tugas Setien sebagai penerus Valverde adalah menjaga identitas dan filosofi Barcelona. “Tujuan saya adalah memenangkan segalanya! Semua yang bisa Anda menangi, klub ini tidak punya jalan lain yang bisa ditempuh,” lanjut sang pelatih.
“Tahun demi tahun, kami harus meraih trofi sebanyak mungkin. Saya kira cara terbaik untuk menjadi juara adalah dengan memainkan sepak bola indah. Itu tidak selalu bisa terjadi, namun memang tidak mungkin hanya dalam satu hari, ini soal terus menjaganya,” tandasnya.

Barcelona Resmi Pecat Ernesto Valverde

Berita Bola – Raksasa La Liga, Barcelona, telah resmi memutus hubungan atau memecat Ernesto Valverde sebagai bos di Camp Nou pada hari Selasa (14/1).
Masa depan Valverde di Barcelona telah menjadi tidak pasti setelah kekalahan 3-2 dari Atletico Madrid di babak semifinal Supercopa de Espana pekan lalu. Dan kini pelatih berusia 55 tahun yang memenangkan 2 gelar La Liga, satu Copa del Rey dan satu trofi Supercopa de Espana selama di Camp Nou, resmi dipecat oleh Barcelona.
Sebagai pengganti Valverde, Barcelona yang dikaitkan dengan Xavi Hernandez selaku pelatih Al Sadd sekaligus legenda klub Catalan, telah menunjuk Quique Setien yang tadinya pelatih Real Betis. Mengiringi kepergian Valverde, Barcelona memberikan salam perpisahan kepada pelatih berusia 55 tahun tersebut.
“FC Barcelona dan Ernesto Valverde telah mencapai kesepakatan untuk mengakhiri kontrak yang menyatukan kedua belah pihak,” bunyi pernyataan klub Catalan yang mengumumkan pemecatan Valverde.
“Klub secara terbuka menyatakan terima kasih kepada Ernesto Valverde atas profesionalismenya, komitmennya, dedikasinya, dan perlakuannya yang selalu positif terhadap semua yang menjadi keluarga Barca. Kami berharap dia beruntung dan sukses di masa depan,” jelas pernyataan tersebut.

Valverde Akui Barcelona Menderita Main di Markas Leganes

Liga Spanyol – Pelatih Barcelona, Ernesto Valverde, mengakui bahwa Leganes sukses membuat timnya kesulitan saat melakoni laga tandang di jornada ke-13 La Liga musim ini, Sabtu (23/11) malam WIB.
Dalam duel panas yang berlangsung di Butarque Stadium tersebut, Barcelona sukses memetik kemenangan dengan skor 2-1. Meski demikian, kemenangan tersebut tidak didapat dengan cara yang mudah. Tim asuhan Valverde itu harus tertinggal satu gol terlebih dahulu di babak pertama.
Barcelona baru bisa membalikkan kedudukan di babak kedua, setelah Luis Suarez dan Arturo Vidal sukses menambahkan nama mereka di papan skor. Setelah menang, Valverde mengakui bahwa timnya kesulitan saat melawan Leganes.
Selain kesulitan menghadapi penampilan yang disuguhkan oleh skuat Leganes, Valverde juga mengaku jika Barcelona direpotkan dengan situasi lapangan di Butarque yang kurang maksimal.
“Hari ini kami menang, dan tahun lalu kami kalah di sini,” kata Valverde kepada Marca. “Saya rasa memang sangat sulit bermain di sini karena mereka [Leganes] membuat segalanya menjadi sulit.
“Mereka bermain dengan rapat dan mereka berambisi besar ingin meraih poin penuh. Hari ini adalah ujian yang besar, karena kami harus memenangkan pertandingan di stadion seperti ini.
“Situasi hari ini cukup rumit. Kami kesulitan bermain karena kondisi lapangan hari ini. Cuaca hari ini juga berangin dan lapangannya tidak bagus. Jadi mereka membuat segalanya menjadi sulit hari ini,” tandasnya.

Barcelona Pertimbangkan Henry sebagai Pengganti Valverde

Sumberbola – Jika situasi berubah secara berbeda, bisa saja sekarang Thierry Henry duduk di kursi panas Camp Nou, alih-alih ruang ganti Montreal Impact.
Demikian laporan surat kabar harian Spanyol, Mundo Deportivo, yang mengatakan bahwa para petinggi Barcelona melakukan kontak dengan ikon Arsenal itu untuk membahas potensi kembali ke Catalan, ketika Ernesto Valverde tengah mempertimbangkan untuk menandatangani perpanjangan kontrak di musim lalu.
Henry menghabiskan karier selama tiga musim di Camp Nou, dengan mencetak 49 gol dalam tim yang juga berisi pemain seperti Ronaldinho dan Lionel Messi. Lantas, hierarki Barcelona memandang Henry sebagai kandidat kuat manajer Blaugrana, berkat statusnya sebagai bintang di Camp Nou dan pengalaman bermainnya bersama Messi.
Namun, Valverde akhirnya menandatangani kontrak berdurasi satu tahun, sementara kegagalan Henry sebagai manajer di AS Monaco membuat mantan pemain Prancis itu mundur. Henry bertahan hanya bertahan tiga bulan di AS Monaco, di mana dia hanya mencatat 5 kemenangan dalam 20 pertandingan setelah kembali ke klub masa kecilnya itu sebagai bos.
Saat ini Henry telah kembali ke dunia manajemen, dengan menukangi klub MLS, Montreal Impact. Pelatih berusia 42 tahun itu cukup akrab dengan sepakbola Amerika Serikat, setelah menyelesaikan karier bermainnya di Negeri Paman Sam bersama New York Red Bulls.
Sementara itu, Valverde membawa Barcelona berada di puncak klasemen sementara La Liga, meskipun mengalami awal yang sulit untuk musim ini. Raksasa Catalan itu telah mencatat dua kekalahan melawan Levante dan Granada, tetapi masih unggul di papan klasemen atas musuh bebuyutanya, Real Madrid, karena unggul selisih gol.

Valverde Ingin Ansu Fati Tidak Bersama Tim U-17 Spanyol

Sumberbola – Ernesto Valverde meminta FA Spanyol agar tidak mempertimbangkan bintang remaja Barcelona, Ansu Fati, untuk ikut serta dalam tugas internasional bersama tim U-17 Spanyol.
Fati, yang lahir di Guinea Bissau dan juga berhak bermain untuk Portugal, berhasil mencetak gol dan menyumbang assist pada debut starter-nya untuk Blaugrana dalam kemenangan 5-2 atas Valencia pada awal bulan ini.
Pemain berusia 16 tahun itu sekarang tampaknya akan bermain di Piala Dunia U-17 di Brasil untuk tim junior Spanyol mulai bulan depan, setelah FA Spanyol memastikan dokumen kewarganegaraannya diproses tepat pada waktunya.
Fati bisa melewatkan lima pekan bersama tim utama Blaugrana, jika dia bermain untuk tim U-17 Spanyol. Tapi, kini muncul laporan terbaru yang mengatakan bahwa Fati dapat dipanggil ke tim U-21 Spanyol sebagai gantinya.
“Saya ingin dia menghabiskan lebih banyak waktu bersama kami, jadi jika dia pergi dengan tim U-21, ini akan menjadi masalah,” kata Valverde kepada wartawan dalam konferensi pers pada Jumat (28/9).
“Sebaliknya, jika dia pergi dengan tim U-17, maka dia akan bersama tim jauh lebih sedikit. Anda harus menunggu untuk melihat apa yang terjadi dan mengambil keputusan,” pungkasnya.
Bagaimanapun, kehilangan Fati akan menjadi kerugian besar bagi Barcelona. Pasalnya, bintang muda itu menjadi andalan raksasa Catalan di lini depan, di tengah badai cedera yang menghantam skuat Blaugrana.

Ernesto Valverde Beri Kabar Terbaru Soal Kondisi Lionel Messi

Sumberbola – Ernesto Valverde mengakui bahwa dia tidak tahu berapa lama Barcelona akan bermain tanpa kapten mereka, Lionel Messi, setelah cedera terakhir yang dialami bintang berjuluk La Pulga itu belum lama ini.
Messi mengalami cedera tambahan saat Barcelona mengalahkan Villarreal dengan skor 2-1 pada tengah pekan. Pemain berusia 32 tahun itu harus diganti pada babak pertama, setelah cedera tersebut.
Tentu ini menjadi pukulan bagi superstar Argentina, yang belum tampil 90 menit penuh untuk Barcelona di musim ini. Dia bahkan telah absen dalam empat pertandingan pembuka Blaugrana karena cedera betis.
Sudah dipastikan jika Messi tidak tampil saat Barca berkujung ke Getafe akhir pekan ini. Dan, Valverde mengakui jika dia tidak dapat menentukan apakah bintangnya tersebut akan fit untuk pertandingan Liga Champions melawan Inter Milan pekan depan.
“Saya tidak tahu berapa lama dia akan absen, kami berharap dia bisa segera kembali ke tim,” kata Valverde pada konferensi pers dilansir dari Reuters.
Meski demikian, Valverde mengklaim jika cedera yang dialami La Pulga tidak serius. “Ini tidak serius, ini ketegangan kecil, tapi kita akan lihat bagaimana dia bisa membaik pekan depan,” terangnya.
Lebih lanjut, Valverde mengatakan: “Jika dia segera kembali, itu merupakan dorongan bagi kami, dan jika tidak, kami akan kehilangan pemain yang sangat menentukan. Tapi, kami memiliki sumber daya untuk diatur, meski tanpa dia. Itu adalah kemunduran, tapi kami harus terus berjalan.”

Rivaldo Peringatkan Barcelona untuk Menjaga Ansu Fati dari Hype

Berita Bola – Mantan bintang Barcelona, Rivaldo, telah memperingatkan tim Catalan untuk bisa menjaga Ansu Fati dari hype, dengan penyerang berusia 16 tahun itu sedang jadi pembicaraan usai tampilannya yang mengesankan sejauh musim ini.
Bintang muda asal Guinea-Bissau berhasil menerobos ke tim utama Barcelona musim ini, dengan Ansu fati mencetak gol pertamanya ketika pasukan Ernesto Valcerde bermain imbang 2-2 melawan Osasuna pada bulan lalu. Fati kemudian mencetak gol kedua untuk Barcelona ketika timnya menang 5-2 atas Valencia, dengan remaja berusia 16 tahun juga membuat 1 assist pada laga tersebut.
Penampilan penyerang asal Guinea-Bissau itupun telah menjadi sorotan akhir-akhir ini, dan bahkan ada yang membandingkan Fati dengan superstar Barcelona, Lionel Messi. Dan Rivaldo telah menyarankan Barcelona untuk menjaga penyerang berusia 16 tahun itu dari hype, sementara ia mengatakan Fati belum bisa dibandingkan dengan Messi.
“Pujian seperti itu akan memberi terlalu banyak tekanan di pundaknya (Fati),” kata Rivaldo tentang penyerang muda Barca itu. “Barcelona harus menjaganya dari hype seperti ini.
“Dia masih anak-anak yang bahkan belum menjadi anggota tim utama. Barcelona harus memberinya waktu dan ruang untuk bermain sepak bola dan di masa depan kita akan melihat apakah dia adalah Messi baru.
“Tapi untuk saat ini, membandingkan ia dengan Messi itu jauh. Bahkan ia belum mendekati Messi yang memenangkan segalanya di sini,” jelasnya.

Pelatih Barca Tak Mau Buru-Buru Mainkan Lionel Messi

Liga Spanyol – Pelatih Barcelona, Ernesto Valverde tak mau buru-buru memainkan kembali sang kapten, Lionel Messi, yang masih menjalani masa pemulihan cedera.
Messi mengalami cedera saat melakoni laga pramusim kemarin. Hal ini membuat sang striker belum bisa tampil membela Barcelona dalam tiga pekan perdana mereka di ajang La Liga 2019/20.
Jelang laga kontra Valencia di pekan keempat La Liga musim ini, Minggu (15/9) dini hari WIB, muncul kabar yang menyebut Messi sudah siap kembali bermain. Ada juga yang menyebut sang La Pulga bisa tampil melawan Borrussia Dortmund di laga perdana Liga Champions 2019/20 pada pertengahan pekan nanti.
Namun, Valverde menegaskan bahwa dirinya tak mau mengambil risiko untuk memainkan Messi dalam waktu dekat. Ia khawatir jika kemudian cedera yang menimpa bintang kelahiran Argentina itu bisa kambuh atau bahkan menjadi lebih parah.
“Fakta bahwa dia tidak bisa bermain memang signifikan, saya tidak membantahnya. Dia pemain yang menentukan, terutama menghadapi tim yang bermain bertahan,” kata Valverde seperti dikutip Marca.
“Kami berharap dia segera kembali dan kami terutama berharap bahwa dia kembali dengan baik karena kami tidak mau mengambil langkah mundur. Kami tidak tahu apakah dia akan siap bermain pada Selasa [kontra Dortmund] atau lebih lama lagi.
“Kami akan memutuskan apa yang kami anggap terbaik. Kami perlu menggunakan seluruh skuat dan saya rasa kami memiliki skuat yang baik untuk melakukannya.
“Kami memang memikirkan absennya Messi, namu hal tersebut juga bisa menjadi sebuah kesempatan bagi pemain lain untuk melangkah maju,” tandasnya.