Diego Costa Pancing Kritik Usai Bercanda Soal Corona

Gilabola.com – Diego Costa sukses strike pancing kritik usai sang pemain klub kontestan Liga Champions Atletico Madrid bercanda soal virus corona.
Diego Costa yang awalnya memulai karir bola di Brasil sebelum bergabung ke Braga di tahun 2006 itu saat ini tengah mendapatkan kritik pedas suporter. Pemain Atletico Madrid yang hanya beruntung kalau lawan tim tanpa Cristiano Ronaldo itu bercanda soal virus corona dengan pura-pura batuk saat lewati awak media.
Momen singkat itu terjadi di Anfield saat ia akan pergi usai pertandingan. The El Chringuito TV merilis cuplikan momen Costa saat melewati kerumunan wartawan yang ingin mewawancarainya. Ogah berhenti, Costa yang mengenakan setelan jas itu terus berlalu sambil pura-pura batuk.
Candaan singkat itu ia lakukan saat dunia lagi dihebohkan oleh penyebaran virus corona. Karuan banyak suporter klub bola yang kesal dan berbalik mengkritik ulah yang tidak tepat waktunya tersebut.
Diego Costa dinilai tak pantas bercanda soal corona
“Sama sekali tidak cerdas,” ujar pemilik akun Adrian dengan kesal. “Costa hanya berjalan terburu-buru sambil berpura-pura batuk saat melewati wartawan. Sama sekali bukan jenis candaan yang pantas dan tidak lucu,” timpal Carl Markham.
Costa sendiri main biasa-biasa saja di laga tersebut. Ia bermain selama 56 menit dan bereaksi marah saat ditarik keluar lapangan dengan menendang tas dan beberapa botol minuman.
Pemain yang menggantikan Costa, Marcos Llorente, malah lebih bersinar dengan mencetak 2 gol. Suporter Liverpool juga dibuat kesal Costa sebelum laga dimulai saat dirinya melempar bola dengan pongah di depan mereka.
Di gelaran Liga Champions musim ini, Costa baru main di 6 pertandingan dengan tanpa gol. Meski tidak mencetak gol, namun dirinya membuat 1 assist dan 1 kartu kuning. Sementara di La Liga Costa sudah turun di 13 pertandingan dengan menghasilkan 2 gol, 2 assist dan 2 kartu merah.
Sumber: Diego Costa Pancing Kritik Usai Bercanda Soal Corona
Berita Bola
Video Berita Sepak Bola Terbaru
Video Cerita Bola Terlengkap

Adrian Main Jelek Lawan Atletico, Loris Karius Kena Getahnya

Gilabola.com – Adrian harus diakui main jelek saat lawan Atletico Madrid di laga Liga Champions tadi malam. Koplaknya, Loris Karius juga kena getahnya.
Adrian yang merupakan mantan pemain Real Betis tersebut hingga siang ini kebanjiran kecaman dari fans Liverpool. Penampilannya dinilai buruk di laga Liga Champions melawan Atletico Madrid yang selalu beruntung saat lawan tim tanpa diperkuat Cristiano Ronaldo.
Liverpool sebelumnya tidak pernah kalah di Stadion Anfield pada laga fase gugur kompetisi Eropa sejak Klopp jadi pelatih di sana. Mereka terakhir kalah di Anfield saat lawn Chelsea di putaran ketiga Piala Liga Inggris (September 2018). Mereka tidak pernah kalah lagi di 41 pertandingan beruntun (semua kompetisi) saat main di Anfield.
Ikut diakibatkan oleh beberapa kesalahannya, sang juara akhirnya jadi gagal mempertahankan gelar mereka. 3 gol yang lolos ke gawangnya dinilai seharusnya sanggup ia mentahkan di laga leg kedua babak 16 besar UCL tersebut.
Fans The Reds murka dan uniknya jadi ikut menyeret-nyeret nama mantan kiper mereka, Loris Karius. Sang kiper Besiktas dinilai sama saja akibat membuat mereka gagal di Liga Champions. Tebaran meme yang menyamakan kedua kiper itu terus bertebaran di media massa.
Adrian janji Liverpool akan bangkit lagi
Sang kiper sendiri sudah menyampaikan permintaan maafnya melalui akun Twitter pribadi. Permintaan maaf itu sekalian menyerap semua frustrasi para suporter Liverpool atas kekalahan timnya. Sementara Loris Karius sendiri belum memberikan komentarnya terkait masalah ini.
“Benar-benar hasil yang menyedihkan dan mengecewakan dari laga malam ini, jelas bukan seperti yang kami harapkan. Terima kasih kepada semua fans atas dukungannya selama ini, kami masih punya target di musim ini. LFC selalu akan kembali bangkit lagi,” ujar sang kiper dengan lesu.
Di Liga Champions edisi kali ini dirinya baru turun di 3 pertandingan dan sudah kebobolan sebanyak 8 kali tanpa pernah clean sheets. Di gelaran Premier League ia sudah main di 11 pertandingan dengan 10 kali kebobolan, 2 clean sheets dan 1 kartu kuning.
Total musim ini dirinya sudah bertanding di 18 laga (semua kompetisi) dengan kebobolan 24 kali dan clean sheets 3 kali. Belum jelas bagaimana nasibnya setelah laga kali ini, namun Jurgen Klopp berpotensi masih akan memberikan kesempatan di laga-laga lainnya. Setiap orang memang perlu dapat kesempatan kedua, betul tidak gibolers?
Sumber: Adrian Main Jelek Lawan Atletico, Loris Karius Kena Getahnya
Berita Bola
Video Berita Sepak Bola Terbaru
Video Cerita Bola Terlengkap

Atletico Madrid Hanya Beruntung Kalau Lawan Tim Tanpa Ronaldo

Gilabola.com – Atletico Madrid hanya bisa beruntung di Liga Champions kalau melawan tim tanpa Cristiano Ronaldo seperti saat kalahkan Liverpool.
Atletico Madrid, klub yang awalnya bernama Athletic Club Sucursal de Madrid sukses mengalahkan Liverpool di laga Liga Champions skor 2-3. Hal ini menjadi fakta jika kubu Atleti tidak bisa tereliminasi dari UCL dengan tim lawan yang tidak diperkuat oleh Cristiano Ronaldo.
Hal itu terjadi sejak sang superstar masih memperkuat Real Madrid hingga ia berseragam Juventus. Hal ini masih menjadi misteri bagi Diego Simeone. Misteri atau tidak, untuk sementara ia dan skuadnya masih bisa menikmati pesta kemenangan lawan kubu Liverpool yang dalam laga kali ini lebih mendominasi jalannya pertandingan.
Dalam laga yang berakhir 2-3 itu kubu Liverpool mencetak 2 gol melalui terjangan Georginio Wijnaldum di menit ke-43 dan Roberto Firmino di menit ke-94. Sementara deretan gol Atleti dihasilkan oleh Marcos Llorente di menit ke-97 dan menit ke-105+1 serta Alvaro Morata di menit ke-120+1.
Kubu The Reds melepaskan 34 tendangan berbanding 10 tendangan tim lawan. Mereka juga menguasai 72 persen penguasaan bola berbanding 28 persen penguasaan bola kubu Simeone. Kubu Klopp punya akurasi operan yang mencapai 83 persen berbanding 59 persen akurasi operan Atleti.
Atletico Madrid beruntung menang karena tidak melawan Ronaldo
Semua dominasi itu tidak sanggup membantu Liverpool menang hingga tereliminasi oleh kubu Atleti yang jauh lebih beruntung. Atleti juga lega karena mereka tidak melawan Liverpool yang tidak memiliki CR7 di tim mereka.
Berdasarkan catatan pertemuannya di Liga Champions, Atletico selalu dieliminasi oleh tim yang diperkuat CR7 pada musim 2013/14, musim 2014/15, musim 2015/16, musim 2016/17 dan musim 2018/19. Cristiano sendiri masih menjadi pemain yang paling banyak mencetak gol di derby Madrid dengan 25 gol (semua kompetisi).
Di Liga Champions CR7 sudah mencetak 7 gol ke gawang Atleti dari 10 pertandingan, di La Liga ia mencetak 12 gol dari 16 pertemuan, Copa del Rey CR7 mencetak 6 gol dari 7 pertemuan dan di Supercopa dirinya belum pernah menjebol gawang Atleti dari 2 kali pertemuan.
Atleti bahkan masih menjadi klub kedua asal Spanyol yang menjadi langganan dijebol CR7. Klub Spanyol yang paling sering ia bobol adalah Sevilla dengan total 27 gol dari 18 kali pertemuan. Getafe urutan 3 dengan 23 gol dari 14 pertemuan. Kubu Barcelona menempati posisi 5 dengan dijebol 18 kali dari 31 pertemuan.
Sumber: Atletico Madrid Hanya Beruntung Kalau Lawan Tim Tanpa Ronaldo
Berita Bola
Video Berita Sepak Bola Terbaru
Video Cerita Bola Terlengkap

Messi Yakin Jika Rivalitasnya dengan Ronaldo Akan Selalu Dikenang

Sumberbola – Lionel Messi mengatakan bahwa rivalitas antara dia dan Cristiano Ronaldo akan meninggalkan kesan yang abadi, meskipun keduanya sudah tidak satu liga lagi.
Messi berhadapan langsung dengan Ronaldo selama hampir satu dekade di La Liga Spanyol. Dua pesepakbola papan atas ini juga sering sekali dibanding-bandingkan. Hal ini dikarenakan keduanya selalu mencatat rekor yang sangat fantastis.
“Pertandingan melawan Real selalu sangat berarti, tetapi ketika Cristiano ada di sana mereka menjadi jauh lebih istimewa,” kata Messi. “Tetapi ini adalah waktu yang telah berlalu sekarang, yang telah kita alami. Sekarang, kita harus melihat ke depan ke masa depan.
“Itu adalah duel khusus dan itu akan tetap [dalam pikiran orang] selamanya, karena itu berlangsung selama bertahun-tahun dan tidak mudah untuk mempertahankan level seperti itu untuk waktu yang lama.
“Ditambah lagi, tim-tim yang kami mainkan juga sangat menuntut, baik Real Madrid dan Barca, dua tim terbaik di dunia.
“Duel olahraga di antara kami sangat bagus pada tingkat pribadi dan saya pikir orang-orang juga bersenang-senang, apakah mereka penggemar Madrid atau Barca, atau bahkan hanya penggemar sepak bola pada umumnya,” tutupnya.

Ronaldo Tinggalkan Juventus Jika Gagal Juara UCL

Gilabola.com – Ronaldo tinggalkan Juventus jika mereka gagal juara UCL alias Liga Champions musim ini. Hal itu setidaknya menurut Eduardo Inda.
Cristiano Ronaldo dilaporkan Sportsmole akan berpikir untuk terbang ke klub lain jika Juventus tidak menang musim ini di Liga Champions. Ia ingin menghiasi masa-masa akhir karirnya di dunia bola dengan trofi mentereng UCL.
Setelah berhasil memenangkan trofi dengan Manchester United dan Real Madrid, pemain internasional Portugal itu berharap memenangkan kompetisi dengan klub yang berbeda ketiga kalinya. Pemain berusia 34 tahun itu ingin icip-icip dinginnya trofi Champions lagi dengan seragam khas Juve.
Namun, jurnalis Eduardo Inda telah menyatakan jika CR7 dapat meninggalkan sang raksasa Italia jika mereka tidak mengakhiri penantian 24 tahun mereka mendapatkan trofi tersebut. Impian sang pemain untuk meraih trofi UCL di Juve bagaikan tidak semudah yang ia bayangkan sebelumnya.

Berita Terkait

Rekor 700 Gol Cristiano Ronaldo Masih Kalah Jauh Sama Rekor Kakek Ini!

Gak Percaya Ilmu Hitam di Sepak Bola? Lihat Dulu Yang Satu Ini!

Ronaldo Diragukan Bela Juventus Lawan Atalanta
Prediksi Atalanta vs Juventus, Liga Italia 23 November 2019

“CR7 bisa segera meninggalkan Juventus pada akhir musim saat ini kalau mereka tidak juga memenangkan trofi Liga Champions,” ujar Inda kepada Chiringuito de Jugones. Jelas sesuatu yang ditakuti oleh semua fans sang Nyonya Tuwir.
Ronaldo ingin juara Liga Champions bersama Juventus
“Dia dulunya datang ke Turin untuk mencoba dan memenangkan Liga Champions dengan klub ketiga yang berbeda, tetapi hal terjadi malah menjadi rumit. Juventus sendiri ingin mendatangkan Paul Pogba dan Kylian Mbappe (untuk memperbesar peluang juara).”
“Saya pikir rencana itu akan sulit terjadi bagi mereka, terutama untuk nama yang kedua. Karena tingginya batas gaji, jika mereka ingin memaksakan diri menandatangani pemain ini mereka harus memungkinkan untuk CR7 angkat kaki dari klub.”
Pemain yang baru saja menikahi kekasihnya itu masih memiliki lebih dari dua setengah tahun tersisa di kontraknya saat ini. Juve sendiri di UCL tergabung di Grup D dan duduk di atas klasemen sementara.
Posisi mereka dibayangi oleh tim lawan selanjutnya, Atletico Madrid, yang duduk di tangga 2 berbekal 7 poin (Juve 10 poin). Kedua tim akan bertarung pada hari Rabu 27 November, pukul 03.00 WIB usai masa jeda internasional kali ini.
Sumber: Ronaldo Tinggalkan Juventus Jika Gagal Juara UCL

Aaron Ramsey Minta Maaf Usai Curi Gol Ronaldo

Gilabola.com – Aaron Ramsey minta maaf usai nekat curi gol Ronaldo di laga Liga Champions Juventus kontra Lokomotiv. CR7 sampai ngambek.
Aaron Ramsey dilaporkan National telah meminta maaf kepada Cristiano Ronaldo usai curi gol rekan setimnya di Juventus. Gol pembuka skor 2-1 kemenangan mereka atas Lokomotiv Moskow menjadi polemik.
Douglas Costa sukses mencetak gol kemenangan di menit ke-83 untuk mengirim Juve masuk babak knockout Liga Champions. Meski terus melaju jauh, namun gol pertama Juve yang membuat sang penyerang Portugal manyun.
Juventus memimpin dengan gol Liga Champions ke-300 mereka dalam keadaan yang membingungkan di menit keempat laga tersebut. CR7 melepaskan tendangan bebas dari sayap kiri dan Kiper Lokomotiv Guilherme membiarkan bola basah terpeleset di tangannya.

Berita Terkait

Rekor 700 Gol Cristiano Ronaldo Masih Kalah Jauh Sama Rekor Kakek Ini!

Gak Percaya Ilmu Hitam di Sepak Bola? Lihat Dulu Yang Satu Ini!

Ronaldo Diragukan Bela Juventus Lawan Atalanta
Prediksi Atalanta vs Juventus, Liga Italia 23 November 2019

Pada saat bola itu berguling, ujug-ujug datanglah Ramsey yang bersemangat menusuk ke dalam jaring. UEFA lantas memuji Ramsey sebagai pencetak gol, bukan CR7. Ngaaambeklah om Dodo.
Ronaldo sudah dapat permintaan maaf Ramsey
“Saya pikir kiper jauh lebih dekat dengan saya dan memiliki kesempatan untuk memastikan gol,” ujar Ramsey. “Naluri saya bilang harus mengambil alih untuk memastikan bahwa bola itu benar-benar serius mau melewati garis. Saya sudah meminta maaf kok kepada Cristiano tadi.”
“Kami tetap saja masih memiliki pekerjaan yang harus dilakukan. Tapi kami beruntung bisa mencapai target kami kualifikasi malam ini, jadi kami tetap senanglah bahwa kami telah mencapai target, ” lanjut Ramsey mengalihkan topik pembicaraan.
Sementara itu Diego Costa berhasil membuat gol pertamanya musim ini setelah lama Absen karena cedera otot. “Ini adalah pertandingan yang sangat penting, karena saya terlalu lama tidak bertanding. Saya sudah kembali dan membantu tim menang,” ujar Costa, yang merupakan pemain pengganti di menit ke-70.
Sumber: Aaron Ramsey Minta Maaf Usai Curi Gol Ronaldo

Presiden La Liga Ingin Cristiano Ronaldo Kembali

Liga Spanyol – Presiden La Liga, Javier Tebas, mengakui bahwa ia masih merindukan kehadiran sosok Cristiano Ronaldo di Spanyol.
Seperti diketahui, Ronaldo bergabung bersama Real Madrid dari Manchester United pada tahun 2009 silam. Selama berkarier di Santiago Bernabeu, ia berhasil membawa Real Madrid menjuarai La Liga sebanyak dua kali.
Catatan pribadi Ronaldo di ajang tersebut juga tergolong fantastis. CR7 berkesempatan untuk tampil sebanyak 292 laga dan mampu mencetak 311 gol.
Persaingannya dengan megabintang Barcelona, Lionel Messi, juga menjadi salah satu rivalitas ikonis dalam sejarah La Liga. Namun, semuanya itu harus berakhir setelah Ronaldo memutuskan hengkang ke Juventus pada musim panas tahun 2018 lalu dengan mahar senilai 100 juta Euro.
Kini, Javier Tebas mengaku rindu dengan kehadiran sosok Ronaldo. “Kepergian Ronaldo memang menyakitkan, namun saya lebih suka jika Liga Spanyol ada dia. Saya ingin Ronaldo kembali bermain di Spanyol,” kata Tebas seperti dilansir dari Canal 11.
Setelah pindah ke Juventus untuk mencari petualangan baru, Ronaldo juga belum berhenti membukukan rekor. Striker kelahian Portugal itu berhasil menjadi pemain pertama yang memenangi trofi Liga Inggris, Liga Spanyol, dan Liga Italia sekaligus.

Gara-Gara Ronaldo, Benzema Tidak Bisa Cetak Banyak Gol

Liga Spanyol – Bintang Real Madrid, Karim Benzema, menjelaskan peran-peran penting seorang striker selain mencetak gol. Hal ini diambil dari pengalamannya semasa semasa masih bermain bersama Cristiano Ronaldo di Santiago Bernabeu.
Benzema memang telah berduet dengan Ronaldo selama 9 tahun di lini serang Real Madrid, sebelum bintang Portugal itu hijrah ke Juventus pada musim panas 2018 lalu.
Uniknya, Benzema yang seorang penyerang tengah justru tidak mencetak gol sebanyak Ronaldo, yang bermain di sayap kiri. Statistik ini bukan berarti bahwa ia adalah pemain yang buruk, karena semuanya bergantung pada taktik Madrid.
Kini, Benzema buka suara tentang perannya selama berduet dengan Ronaldo. Pemain berusia 31 tahun itu mengaku rela membuang egonya dan bermain untuk tim. Dia selalu memikirkan CR7 dalam setiap pergerakannya di lapangan.
Bagi Benzema, membuka ruang untuk Ronaldo jauh lebih penting daripada mencetak gol sendiri. Sebab itu, ia meyakini bahwa penyerang nomor 9 tak selalu harus mencetak gol.
“Bagi saya, hanya karena Anda adalah pemain nomor 9, bukan berarti Anda harus jadi pencetak gol. Ini gaya bermain yang berbeda,” kata Benzema kepada RMC Sport.
“Pada tahun-tahun sebelumnya, no. 9 biasanya merupakan pencetak gol di Real Madrid, namun saat itu ada penyerang sayap yang menusuk ke dalam, dan saya bergerak untuk membuka ruang dan membiarkan dia [Ronaldo] mencetak gol.
“Bagi saya, dia [Ronaldo] adalah pencetak gol, bahkan meski dia bermain di kiri,” tandasnya.

Ronaldo Minta Fans Atletico Madrid Tak Nakal Lagi

Gilabola.com – Ronaldo minta semua fans Atletico Madrid tak nakal lagi saat Juventus dan klub idola mereka bertemu di laga Liga Champions.
Cristiano Ronaldo mengatakan jika dirinya tidak ingin mengulangi pertemuan musim lalu yang berapi-api di mana ia bentrok dengan pendukung Atletico Madrid. Ia tidak mau alami hal tak sedap seperti dulu ketika tim Juventus menghadapi mereka lagi di Liga Champions bulan depan.
CR7 sendiri mencetak Hat-Trick untuk membantu Juve menang agregat 3-2 atas Atletico di leg kedua mereka babak 16 besar musim lalu. Saat itu ia menerima pelecehan dalam pertandingan di Madrid, dengan pendukung lawan menyanyikan lagu kejam bahwa dirinya adalah seorang “anak H****.”
Setelah gol ketiga di Turin pesepakbola berusia 34 tahun itu terlihat mengulangi penghinaan kembali kepada para fans dengan meniru selebrasi nyeleneh Diego Simeone. Rival abadi Lione Messi itu akan kembali ke Wanda Metropolitano dengan Juventus lagi pada 19 September tetapi mengatakan jika dirinya berharap akan diperlakukan dengan lebih hormat lagi dari fans Atletico.

Berita Terkait

Atletico Madrid Incar Kemenangan Ke-4 Atas Eibar
Ronaldo Ejek VAR Usai Cetak Gol Untuk Juventus
Atletico Madrid Ogah Dikaitkan Dengan Mauro Icardi

“Saya berharap bahwa fans mereka tidak mencoba mendorong saya dengan memanggil nama saya dan mengatakan hal yang tidak baik tentang saya lagi,” ujarnya kepada Movistar Liga de Campeones dan Mirror.
Ronaldo berharap Juventus juara tahun ini
“Selain itu, saya berharap pertemuan kali ini adalah pertandingan yang sengit. Ini hanya pertandingan lain lagi bagi kami, Atletico adalah tim yang hebat seperti yang kita semua tahu, saya ini pernah berada di Real Madrid untuk waktu yang lama lho, jadi saya tahu seperti apa kehebatan mereka.”
Pemenang lima kali trofi Ballon d’Or itu berharap jika musim ini bisa menjadi waktunya bagi Juventus untuk jadi juara. Berharap mereka bisa menambahkan medali pemenang Liga Champions keenam seperti yang pernah ia kumpulkan di Manchester United dan empat di Real Madrid.
“Saya berharap yang juara Juventus, dan saya berharap kesempatan itu datang tahun ini, tapi itu kompetisi yang paling sulit untuk dimenangkan ya,” tambah CR7 lagi. “Di gelaran ini tidak selalu klub favorit yang jadi pemenangnya, kami berharap tahun ini akan menjadi tahun kami sebagai juaranya.”
Sumber: Ronaldo Minta Fans Atletico Madrid Tak Nakal Lagi

Bukan Satu, Bukan Dua, Real Madrid Kehilangan Lima Gelar Sekaligus

Real Madrid kehilangan bukan satu, bukan dua, tapi lima gelar pemain-pemain terbaik di ajang penghargaan UEFA, tadi malam. Lihat.
Diam-diam Real Madrid kehilangan lima gelar sekaligus pada acara penghargaan pemain-pemain terbaik Eropa yang berlangsung bersamaan dengan ajang drawing fase grup Liga Champions di Monaco, tadi malam.
Tahun lalu (dan juga tahun sebelumnya) gelar striker terbaik jatuh ke Cristiano Ronaldo yang di musim sebelumnya masih membela Real Madrid. Tahun ini gelar penyerang terbaik UEFA direbut Lionel Messi dengan 12 gol pada kompetisi top Eropa itu musim lalu.
Real Madrid Kehilangan Pemain Tengah, Bek, Kiper Terbaik 
Demikian juga tahun lalu pemain tengah terbaik diberikan kepada Luka Modric, gelandang Real Madrid. Lagi-lagi dua tahun berurutan. Tahun ini jatuh kepada Frenkie de Jong untuk prestasinya di Ajax Amsterdam. Raksasa Belanda mengalahkan juara bertahan Real Madrid di babak 16 besar musim lalu melalui kemenangan bersejarah 4-1 di Santiago Bernabeu, sebelum mengalahkan Juventus di perempat final. Mereka tak sepantasnya kalah di semifinal melawan Tottenham, tetapi performa de Jong di lapangan tengah membuat Barcelona membelinya seharga 65 juta pound.

Berita Terkait

Ronaldo Ejek VAR Usai Cetak Gol Untuk Juventus
Real Madrid Incar Dua Pemain Top Sebelum Bursa Tutup
Cristiano Ronaldo Harusnya Pemain Terbaik UEFA

Musim lalu (dan juga musim sebelumnya) gelar bek terbaik diambil oleh Sergio Ramos, kapten Los Blancos. Kali ini mereka harus merelakannya kepada Virgil Van Dijk, bek jangkung Liverpool yang bahkan lebih tinggi daripada kiper Alisson Becker.
Alisson tahun ini merebut gelar kiper terbaik UEFA setelah musim lalu direbut Keylor Navas, penjaga gawang Los Merengues asal Kosta Rika. Dan pada akhirnya gelar Pemain Terbaik UEFA 2018/2019 diambil alih Van Dijk, menyingkirkan Modric musim lalu. Jadi bukan hanya satu, bukan hanya dua, tapi Real Madrid kehilangan lima gelar sekaligus tahun ini. Tidak ada pemain Los Blancos yang menang penghargaan individual UEFA tahun ini.
Sumber: Bukan Satu, Bukan Dua, Real Madrid Kehilangan Lima Gelar Sekaligus