Suporter Manchester United: Ole Out, Pochettino In

Football5star.com, Indonesia – Kekalahan dua gol tanpa balas Manchester United dari Burnley di Stadion Old Trafford, Kamis (23/1/2020) makin membuat kesal suporter tim berjuluk Red Devils tersebut.

Suporter pun menginginkan Ole Gunnar Solskjaer segera digantikan dengan mantan pelatih Tottenham, Mouricio Pochettino.

getty images

Dikutip Football5star.com dari bbc, seusai pertandingan melawan Burnley, sejumlah suporter United sempat meneriakkan agar Ole segara angkat koper. “Masukan Pochettino,” teriak suporter United.

Tagar OleOut pun bergema di jagat Twitter. Sejumlah warganet yang mayoritas suporter United meminta manajemen untuk segera mendepak mantan pemain yang berperan memberikan treble winner di era Sir Alex Ferguson.

“Tidak bulan depan, tidak minggu depan, atau tidak besok. Hari ini Solskjaer harus segera dipecat,” kicau salah satu penggemar United di Twitter.

Mantan pemain United Rio Ferdinand pun mengatakan bahwa kekalahan dari Burnley benar-benar memalukan. Ia menyebut skuat United tidak tahu bagaimana cara bermain bola dan memenangkan pertandingan.

“Memalukan ada di sini. Tim tidak tahu cara bermain. Mereka tak tahu apa yang harus diperbuat di tengah lapangan.” ucap Ferdinand.

The post Suporter Manchester United: Ole Out, Pochettino In appeared first on Berita Bola Terupdate, Live Score, Transfer, Jadwal & Klasemen.

Rapor Memalukan Solskjaer Usai Manchester United Kalah

Football5star.com, Indonesia – Kekalahan Manchester United dari Burnley menyisakan rapor buruk untuk Ole Gunnar Solskjaer. Hasil 0-2 di Old Trafford ini membuat perolehan kekalahan sang pelatih lebih banyak dibanding kemenangan.

Manchester
United diluar dugaan takluk dari tim papan bawah, Burnley. Mereka harus
mengakui keunggulan tim tamu lewat gol yang masing-masing dicetak Chris Wood
dan Jay Rodriguez.

Hasil ini ternyata tidak hanya membuat United makin kesulitan untuk menembus empat besar. Tapi juga membuat kapabilitas Solskjaer sebagai pelatih dipertanyakan.

Man Utd have now lost more Premier League games since Ole Gunnar Solskjær took permanent charge of the club than they have won.At least Man City played their strongest team against them in the League Cup. pic.twitter.com/4nsWPX5fn8— Squawka Football (@Squawka) January 22, 2020

Seperti dikutip Football5star dari Squawka, sejak ditunjuk sebagai pelatih permanen Setan Merah 2019 lalu, pelatih asal Norwegia kini lebih banyak mengoleksi kekalahan daripada kemenangan.

Sejauh ini klub asal Manchester sudah mengemas 12 kekalahan. Sedangkan untuk urusan kemenangan mereka baru meraih 11 kali.

Tidak hanya itu, jika dibandingkan dengan capaian musim lalu, perolehan poin Manchester United musim ini kalah jauh. Pada pekan ke-24 Premier League musim 2018-2019 mereka mampu meraup 45 poin. Sedangkan pada musim 2019-2020 dengan jumlah laga yang sama mereka hanya mengoleksi 34 angka saja.

Catatan di atas makin memperkuat anggapan jika mantan pelatih Cardiff City hanya bagus ketika dirinya masih berstatus sebagai karetaker pertengahan musim lalu. Saat itu, ia melalui 10 pertandingan tanpa sekali pun tersentuh kekalahan.

The post Rapor Memalukan Solskjaer Usai Manchester United Kalah appeared first on Berita Bola Terupdate, Live Score, Transfer, Jadwal & Klasemen.

Rio Ferdinand: Fan Sudah Malas Nonton Manchester United

Football5star.com, Indonesia – Kekalahan 0-2 Manchester United dari Burnley, Kamis (23/1/2020) dinihari WIB membuat legenda klub, Rio Ferdinand, murka. Ia menyebut performa tim sangat memalukan.

Ungkapan Rio Ferdinand ini cukup mendasar. Pasalnya Manchester United kalah di Old Trafford melawan klub yang di atas kertas bisa ditaklukkan.

Kok buru-buru banget pulang?#EPLHanyaAdaDiMolaTV #MUNBUR pic.twitter.com/6RZ5dNdoAd— SuperSoccer TV (@my_supersoccer) January 22, 2020

Bahkan mantan bek tersebut menggambarkan kekecewaannya dengan aksi para suporter yang langsung meninggalkan Old Trafford sebelum laga berakhir. “Menit ke-84 saya melihat orang-orang berdiri dan pergi. Ini tidak pernah terjadi sebelumnya,” ujarnya kepada BT Sports, Kamis (23/1/2020).

“Mereka
pergi dengan memasang wajah kecewa. Itu sangat memalukan. Hasil ini jadi yang
terburuk dalam tujuh tahun terakhir dan sungguh di luar dugaan banyak orang,”
imbuhnya.

Sementara itu, Ferdinand enggan menyalahkan Ole Gunnar Solskjaer sepenuhnya atas hasil buruk Setan Merah ini. menurutnya, ada beberapa faktor yang membuat performa tim menurun. Salah satunya faktor cedera pemain.

Mirror

“Saya sudah
bermain dengan Ole dalam waktu lama. Dia adalah mantan rekan setim saya tapi
hasilnya saat ini belum cukup bagus. Dia mengalami masalah dengan banyaknya
pemain kunci yang cedera,” ia menambahkan.

“Tapi di sisi lain klub juga mengeluarkan uang yang sangat besar untuk memperkuat tim. Uang 600 juta pounds sudah dihabiskan untuk tim ini. Tapi para pemain terbaik musim ini justru berasal dari pemain akademi. Kita berbicara soal rekrutmen pemain yang sangat buruk,” tutup Rio Ferdinand.

The post Rio Ferdinand: Fan Sudah Malas Nonton Manchester United appeared first on Berita Bola Terupdate, Live Score, Transfer, Jadwal & Klasemen.

Manchester United Kalah Lagi, Solskjaer Kehabisan Kata-Kata

Football5star.com, Indonesia – Manchester United secara mengejutkan dipecundangi Burnley di Old Trafford, Kamis (23/1/2020) dinihari WIB. Anak asuh Ole Gunnar Solskjaer kalah dengan skor 0-2.

Manchester United kebobolan di masing-masing babak oleh Chris Wood dan Jay Rodriguez. Usai pertandingan, Ole Gunnar Solskjaer menyebut timnya memang tampil mengecewakan.

Ia pun tidak bisa berkata-kata melihat hasil pertandingan. Ia mengakui kesulitan anak asuhnya untuk menembus pertahanan kokoh Burnley.

BBC

“Di babak pertama kami menciptakan beberapa peluang, tapi kami tidak cukup tajam untuk memanfaatkan itu menjadi gol. Mereka sangat klinis dan efisien. Pertahanan mereka juga sangat baik sampai kami tidak bisa membongkarnya,” kata Solskjaer kepada BT Sports, Kamis (23/1/2020).

“Para
pemain sudah memberikan semua yang dimiliki. Tapi mereka mengalami periode ini
untuk pertama kalinya dalam hidup. Kami tidak bisa melakukan apa-apa dan tidak
bisa berkata apa-apa. Yang bisa kami lakukan adalah mengangkat tangan dan
bilang ini tidak baik,” ia menambahkan.

Ini jadi
kekalahan kedua beruntun Setan Merah di Premier League. Sebelumnya mereka juga
takluk dari Liverpool dengan skor yang sama.

Kendati demikian,
Solskjaer tidak ingin menyalahkan anak asuhnya. Ia justru akan terus mendukung
perkembangan para pemain agar bisa bangkit di laga selanjutnya.

“Ketika Anda berada di United Anda bermain di klub terbesar dunia. Mereka sudah bermain 10, 12 , 15 pertandingan itu tidak mudah. Saya akan terus mendukung mereka dan membantu mereka melewati fase ini,” tutup pelatih asal Norwegia.

The post Manchester United Kalah Lagi, Solskjaer Kehabisan Kata-Kata appeared first on Berita Bola Terupdate, Live Score, Transfer, Jadwal & Klasemen.

Manchester United vs Burnley: MU Jadi Pecundang di Old Trafford

Football5star.com, Indonesia – Awan kelabu belum mau menjauh dari Manchester United. Setelah dikalahkan Liverpool akhir pekan lalu, mereka kini dipecundangi Burnley dengan skor sama di Old Trafford, Kamis (23/1/2020).

Rotasi yang
dilakukan Ole Gunnar Solskjaer pada laga kali ini berakibat fatal. Kerja sama
Phil Jones dan Harry Maguire di lini belakang kerap menyisakan lubang yang
memudahkan Burnley untuk melakukan tekanan.

Rapuhnya pertahanan Manchester United akhirnya harus dibayar mahal pada menit ke-39. Sepakan keras Chris Wood gagal dihalau David De Gea. Tim tamu pun berhasil menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0.

BBC

United
melakukan perubahan di babak kedua dengan memasukkan Mason Greenwood dan Luke
Shaw untuk menambah daya gedor. Cara ini sudah cukup bagus karena tuan rumah
mampu menguasai jalannya pertandingan.

Beberapa peluang
juga sempat didapat melalui Daniel James maupun Greenwood. Tapi penyelesaian
akhir yang buruk membuat skor tidak berubah.

Alih-alih
menyamakan kedudukan, Setan Merah justru kembali tertinggal. Kali ini giliran
Jay Rodriguez yang membuat publik Old Trafford terdiam lewat gol yang dibuat
pada menit ke-56.

Situasi ini
membuat anak asuh Ole Gunnar Solskjaer melakukan segala cara untuk memperkecil
ketinggalan. Sedangkan Burnley bermain lebih bertahan untuk mempertahankan
keunggulan.

Tapi sampai wasit meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan, tidak ada gol lagi yang tercipta. Kekalahan ini membuat Manchester United tertahan di urutan kelima dengan 34 poin. Sedangkan Burnley naik ke posisi 14 dengan 27 angka.

Susunan Pemain:

Manchester United (4-2-3-1): 1-David De Gea; 53-Brandon Williams (Luke Shaw 69’), 5-Harry Maguire, 4-Phil Jones, 29-Aaron Wan-Bissaka; 17-Fred, 31-Nemanja Matic; 21-Daniel James (Jesse Lingard 69’), 8-Juan Mata, 15-Andreas Perreira (Mason Greenwood 46’); 9-Anthony Martial

Pelatih: Ole Gunnar Solskjaer

Burnley (4-4-2): 1-Nick Pope; 2-Matthew Lowton, 5-James Tarkowski, 6-Ben Mee, 3-Charlie Taylor; 11-Dwight McNeil, 18-Ashley Westwood, 4-Jack Cork, 13-Jeff Hendrick; 9-Chris Wood, 19-Jay Rodriguez

Pelatih: Sean Dyche

The post Manchester United vs Burnley: MU Jadi Pecundang di Old Trafford appeared first on Berita Bola Terupdate, Live Score, Transfer, Jadwal & Klasemen.

Sean Dyche Anggap MU Dibantu Wasit

Sean Dyche Anggap MU Dibantu Wasit– Pelatih anyar Burnley, Sean Dyche mengaku cukup kecewa dengan beberapa keputusan wasit di pertandingan tadi malam. Menurutnya hal itu sangat menguntungkan bagi setan merah.

Pada laga pekan ke 24 EPL dini hari tadi, Manchester United berada dalam situasi yang pelik. Mereka tertinggal 2-0 dari Burnley berkat gol dari Ashley Barnes dan Chris Wood.

Namun di menit 87 United mampu memperkecil kedudukan berkat gol penalti Paul Pogba. Pada laga itu wasit memberikan tambahan waktu selama lima menit, sehingga Setan Merah sukses menyamakan kedudukan di detik-detik akhir laga berkat gol telat Victor Lindelof.

Dyche sendiri merasa United begitu diuntungkan oleh wasit pada pertandingan ini. “Saya tidak habis pikir dari mana datangnya lima menit tambahan waktu itu,” buka Dyche seperti yang dikutip Sportsmole.

Dyche menilai selama pertandingan tidak ada banyak insiden, sehingga ia tidak habis pikir bagaimana wasit memberikan tambahan waktu selama itu.

“Saya rasa tidak ada satu orang pun di Stadon yang mengetahui bagaimana bisa pertandingan ini mendapatkan tambahan waktu selama lima menit. Klub ini [Manchester United] punya sejarah yang bagus ketika tambahan waktu pertandingan cukup lama, sehingga ketika wasit memutuskan tambahan waktu selama lima menit, semua orang menjadi percaya.”

“Saya bertanya kepada ofisial pertandingan dan mereka tidak bisa memberikan saya alasan yang solid, seakan-akan mereka hanya asal menentukan tambahan waktu tersebut.”

Pada kesempatan yang sama, Dyche juga mengeluhkan gol Victor Lindelof yang disahkan wasit.

Dalam pandangan Dyche, bek Swedia itu sudah berada posisi offside sehingga gol kedua MU itu seharusnya tidak sah.

“Ketika Alexis memenangkan sundulan itu, Lindelof sudah berada dalam posisi offside, sehingga ketika bola muntah dari kiper ia bisa mencetak gol. Gol itu bisa menjadi topik debat yang bagus untuk semua orang.” tandasnya.

Manchester United dijadwalkan akan menghadapi Leicester City di pertandingan pekan ke 25 EPL yang jatuh pada hari Minggu (3/2) malam nanti.
The post Sean Dyche Anggap MU Dibantu Wasit appeared first on bolamagz.net.

Sean Dyche Anggap MU Dibantu Wasit

Sean Dyche Anggap MU Dibantu Wasit– Pelatih anyar Burnley, Sean Dyche mengaku cukup kecewa dengan beberapa keputusan wasit di pertandingan tadi malam. Menurutnya hal itu sangat menguntungkan bagi setan merah.

Pada laga pekan ke 24 EPL dini hari tadi, Manchester United berada dalam situasi yang pelik. Mereka tertinggal 2-0 dari Burnley berkat gol dari Ashley Barnes dan Chris Wood.

Namun di menit 87 United mampu memperkecil kedudukan berkat gol penalti Paul Pogba. Pada laga itu wasit memberikan tambahan waktu selama lima menit, sehingga Setan Merah sukses menyamakan kedudukan di detik-detik akhir laga berkat gol telat Victor Lindelof.

Dyche sendiri merasa United begitu diuntungkan oleh wasit pada pertandingan ini. “Saya tidak habis pikir dari mana datangnya lima menit tambahan waktu itu,” buka Dyche seperti yang dikutip Sportsmole.

Dyche menilai selama pertandingan tidak ada banyak insiden, sehingga ia tidak habis pikir bagaimana wasit memberikan tambahan waktu selama itu.

“Saya rasa tidak ada satu orang pun di Stadon yang mengetahui bagaimana bisa pertandingan ini mendapatkan tambahan waktu selama lima menit. Klub ini [Manchester United] punya sejarah yang bagus ketika tambahan waktu pertandingan cukup lama, sehingga ketika wasit memutuskan tambahan waktu selama lima menit, semua orang menjadi percaya.”

“Saya bertanya kepada ofisial pertandingan dan mereka tidak bisa memberikan saya alasan yang solid, seakan-akan mereka hanya asal menentukan tambahan waktu tersebut.”

Pada kesempatan yang sama, Dyche juga mengeluhkan gol Victor Lindelof yang disahkan wasit.

Dalam pandangan Dyche, bek Swedia itu sudah berada posisi offside sehingga gol kedua MU itu seharusnya tidak sah.

“Ketika Alexis memenangkan sundulan itu, Lindelof sudah berada dalam posisi offside, sehingga ketika bola muntah dari kiper ia bisa mencetak gol. Gol itu bisa menjadi topik debat yang bagus untuk semua orang.” tandasnya.

Manchester United dijadwalkan akan menghadapi Leicester City di pertandingan pekan ke 25 EPL yang jatuh pada hari Minggu (3/2) malam nanti.
The post Sean Dyche Anggap MU Dibantu Wasit appeared first on bolamagz.net.

Tahan Manchester United, Manajer Burnley Lanjutkan Tren Apik

Football5Star.com, Indonesia – Hasil apik dituai Burnley saat melawat ke Stadion Old Trafford, Rabu (30/1/2019) dini hari WIB. Anak-anak asuh Sean Dyche berhasil menahan Manchester United dengan skor 2-2. Mereka hampir saja menang andai tak ada gol penyeimbang dari Victor Lindelof pada injury time.

Hasil imbang itu jadi catatan khusus bagi Sean Dyche. Manajer Burnley itu meneruskan catatan apik setiap kali timnya melakoni laga pada Selasa waktu setempat di Premier League. Kini, dia menuai tiga kemenangan dan dua kali imbang dalam lima laga yang digelar Selasa.

5 – Tuesday is the only day of the week on which Sean Dyche has never lost a Premier League game as a manager, winning three and drawing two of his five games in the competition. Quirk. pic.twitter.com/O9cL13vVDL— OptaJoe (@OptaJoe) January 29, 2019

Di samping itu, manajer Burnley itu kini selalu berhasil menuai hasil imbang dalam tiga lawatan terakhir ke Old Trafford. Sebelum ini, dia membawa Burnley imbang 0-0 pada musim 2016-17 dan 2-2 pada musim berikutnya.

Sepanjang kiprahnya sebagai manajer, Sean Dyche telah empat kali melawat ke Old Trafford. Dari empat lawatan itu, hanya sekali dia kalah. Itu dialami dalam lawatan pertamanya pada 11 Februari 2015. Burnley yang ditanganinya takluk 1-3 dari anak-anak asuh Jose Mourinho.

Meskipun berhasil meneruskan tren bagus di Old Trafford, Sean Dyche tetap memendam kekecewaan. Pasalnya, hasil imbang 2-2 itu membuat dia tetap tak pernah menang atas Manchester United. Kini, dia hanya menuai empat hasil imbang dan empat kekalahan dalam delapan kesempatan.

standard.co.uk

Secara khusus, dia kecewa oleh putusan wasit memberikan hadiah penalti kepada tuan rumah pada menit ke-86. Menurut dia, Jesse Lingard sengaja menjatuhkan diri saat berduel dengan Jeff Hendrick.

“Saya sungguh tak suka ketika ada sentuhan di bahu, tapi mereka lantas jatuh. Namun, beginilah sepak bola modern,” keluh Sean Dyche selepas pertandingan seperti dikutip Football5Star.com dari BBC.

More News on Liga Inggris

Syarat Mutlak Solskjaer agar Jadi Pelatih Tetap MU

Hodgson Telat Tahu Crystal Palace Dapatkan Batshuayi

Solskjaer Lega Martial Perpanjang Kontrak

The post Tahan Manchester United, Manajer Burnley Lanjutkan Tren Apik appeared first on Football5star Berita Bola.

Naby Keita Tampil Apik, Jurgen Klopp Sumringah

Naby Keita Tampil Apik, Jurgen Klopp Sumringah- Pelatih anyar Liverpool, Jurgen Klopp mengaku sangat senang dengan penampilan apik yang ditunjukkan oleh gelandang andalannya yakni Naby Keita pada pertandingan melawan Burnley tadi malam.
Sempat tertinggal oleh gol Jack Cork, Liverpool bangkit dengan mencetak tiga gol, masing-masing lewat aksi James Milner, Roberto Firmino, dan Xherdan Shaqiri.
Berkat tambahan tiga poin ini, Liverpool masih duduk di peringkat dua dengan koleksi poin 39, terpaut dua angka dari Manchester City. Sementara Burnley masih terpuruk di zona degradasi.
Meski tak mencetak gol, akan tetapi Keita tampil dominan hampir sepanjang pertandinga. Klopp pun tak sungkan untuk melontarkan pujianm bagi eks gelandang RB Leipzig tersebut.
“Selalu ketika Naby membawa bola, setidaknya sesuatu sedikit berubah. Kami ingin memiliki posisi yang melibatkan pemain” ujar Klopp di laman resmi klub.
“Naby membuat perbedaan dalam banyak kesempatan. Saya rasa tembakannya yang diblok merupakan peluang terbaik yang kami miliki di babak pertama, saya tak yakin 100 persen tapi sepertinya itu adalah peluang yang bagus,” tambahnya.
Lebih lanjut, Klopp juga menyoroti penampilan para gelandang yang lain. Klopp mengakui bahwa para pemain lainnya di lini tengah tampil kurang bagus.
“Jujur, saya tak menyalahkan siapa pun, saya ingin melakukannya jika memang ada yang harus dikritik. Namun saya tahu bahwa Shaqiri bisa bermain lebih baik, mendapatkan bola, tampil lebih baik,” tutur Klopp.
“Satu-satunya pemain yang benar-benar mencoba melakukan sesuatu adalah [James] Milner yang berlari ketika Naby membawa bola. Naby terlibat dengan permainan secara terus menerus. Ketika ia terlibat, ia sangat bagus,” tukasnya.
The post Naby Keita Tampil Apik, Jurgen Klopp Sumringah appeared first on bolamagz.net.