Masa Depan Valverde Diragukan, Barca Sudah Siapkan Pengganti

Sumberbola – Barcelona dilaporkan sudah menyiapkan daftar nama pelatih, jika nantinya Ernesto Valverde memutuskan untuk meninggalkan Camp Nou pada musim panas tahun depan.
Sejauh ini, Valverde memiliki musim yang baik selama berada di Barcelona. Mantan pelatih Athletic Bilbao itu membawa Barca berhasil memenangkan La Liga Copa Del Rey dan Piala Super Spanyol selama 15 bulan bertugas di Nou Camp.
Meski demikian, Valverde gagal mengantarkan Barcelona untuk bisa melangkah lebih jauh di kompetisi Liga Champions musim lalu, di mana mereka tersingkirkan perempat-final di tangan AS Roma.
Baca Juga:

Pogba Berikan Dua Tuntutan Gila pada Barcelona
Pogba Yakin Sanchez Akan Segera Tampil Bersinar untuk MU
Valverde Kesal dengan Kartu Merah Clement Lenglet

Jika saja Barcelona tampil lebih buruk dari musim lalu, Valverde bisa saja memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya di Blaugrana. Untuk itu, akan lebih bijak jika Barca memutuskan mencari penggantinya.
Menurut Diario Gol, Laurent Blanc, Ronald Koeman, Michael Laudrup, Philip Cocu dan Quique Setien, kemungkinan akan memperebutkan kursi kepelatihan di Barcelona jika Valverde memutuskan untuk pergi.
Nama-nama di atas tentu sangat mengejutkan, di mana dari kelima pelatih itu tidak memiliki pengalaman yang cukup untuk melatih Barcelona. Blanc adalah satu-satunya manajer yang sempat mengelola klub besar, di mana ia menjadi pelatih di Paris Saint-Germain beberapa waktu lalu.

Pogba Berikan Dua Tuntutan Gila pada Barcelona

Sumberbola – Bintang Manchester United, Paul Pogba dilaporkan telah memberikan dua tuntutan besar kepada Barcelona, jika raksasa Catalan itu tertarik untuk mendatangkannya pada Januari nanti.
Sebelumnya, Barcelona dilaporkan telah mengajukan penawaran kepada Manchester United demi bisa mendatangkan Pogba ke Camp Nou pada bursa transfer musim panas tahun ini. Namun, United memilih untuk mempertahankan pemain asal Prancis itu.
Meski gagal mendapatkan Pogba pada musim panas ini, namun Barca masih belum menyerah untuk mendapatkannya. Raksasa Catalan itu dilaporkan masih akan mengejar Pogba pada bulan Januari nanti.
Baca Juga:

Fantastis! Messi Lagi-Lagi Catat Rekor
Valverde Kesal dengan Kartu Merah Clement Lenglet
Pogba Kritik Gaya Bermain Mourinho

Menurut Don Balon, Pogba akan senang pindah ke Camp Nou secepat mungkin. Laporan itu juga mengatakan bahwa pemain berusia 25 tahun itu telah memberi Barcelona dua tuntutan jika mereka ingin mengontraknya, yakni dia ingin menjadi salah satu penerima tertinggi klub. Kedua, dia ingin mendapatkan waktu bermain yang cukup di tim pertama.
Dengan Barca menjadi salah satu klub terbesar di dunia, mereka pasti akan sanggup untuk memenuhi permintaan upah yang diminta oleh mantan pemain Juventus tersebut.
Permintaan kedua Pogba mungkin juga menjadi tantangan, karena klub sudah memiliki bintang seperti Philippe Coutinho, Ivan Rakitic, Sergio Busquets, Arthur Melo dan Arturo Vidal sebagai pilihan.

Busquets Kesal dengan Keputusan Wasit di Laga vs Girona

Sumberbola – Bintang Barcelona, Sergio Busquets, mengaku sangat kecewa dengan keputusan yang diberikan oleh wasit untuk memberikan kartu merah kepada Clement Lenglet saat menghadapi Girona, Senin (24/9) dini hari WIB.
Lenglet mendapatkan kartu merah, setelah ia diduga melakukan pelanggaran kepada gelandang Girona, Pere Pons. Wasit yang meninjau ulang melalui Video Assistant Referee (VAR), dan pada akhirnya ia mengusir Lenglet.
Lantas, Busquets mengaku sangat kecewa, di mana ia menilai Lenglet tak pantas mendapat kartu merah. “Mungkin ada kontak, Anda bisa melihatnya dalam gambar, dan bola berada di lantai, itu adalah gerakan alami yang dia buat,” kata Busquets.
Baca Juga:

Fantastis! Messi Lagi-Lagi Catat Rekor
Valverde Kesal dengan Kartu Merah Clement Lenglet
Sarri: Liverpool Selangkah Lebih Maju dari Chelsea

“Ini tidak disengaja, dia tidak pergi untuk mengincar dia. Bahkan pemain Girona meminta maaf, karena dia telah melanggar dirinya. VAR harus digunakan dengan benar, dan dengan kriteria yang sama,” sambungnya.
Keputusan wasit untuk memberikan kartu merah kepada Lenglet membuat jalannya berubah. Lenglet mengakui bahwa Barca terlihat keawalahan menghadapi 11 pemain, di mana pada akhirnya mereka ditahan imbang oleh Girona dengan skor 2-2.
“Sampai pengiriman [kartu merah Lenglet] kami bermain dengan baik, kemudian, mereka mencetak gol, itu jauh lebih sulit. Kami mencoba, kami menyamakan kedudukan, kami mencoba untuk menang, tetapi dengan satu orang kurang itu sangat sulit. Kami melakukan upaya fisik yang hebat,” tutupnya.

Arturo Vidal: VAR Harusnya Membantu, Bukan Membahayakan

Sumberbola – Barcelona gagal meraih kemenangan saat menjamu Girona di jornada kelima La Liga musim ini, Senin (24/9) dini hari WIB. Raksasa Catalan harus puas mengantongi satu poin, usai laga tersebut berakhir dengan skor 2-2.
Gagalnya Barcelona meraih penuh tentu ada alasannya. Hal itu lantaran mereka terpaksa harus bermain sepuluh orang, usai Clement Lenglet diusir oleh wasit saat pertandingan baru berjalan selama 35 menit.
Wasit pun memutuskan untuk mengusir Lenglet, usai melihat tayangan ulang Video Assistant Referee (VAR). Wasit menilai bahwa Lenglet telah melakukan pelanggaran kepada gelandang Girona, Pere Pons.
Baca Juga:

Fantastis! Messi Lagi-Lagi Catat Rekor
Valverde Kesal dengan Kartu Merah Clement Lenglet
Sarri: Liverpool Selangkah Lebih Maju dari Chelsea

Kartu merah tersebut tentu menimbulkan kontroversi, di mana banyak yang menanyakan mengenai kinerja wasit dan adanya VAR di La Liga. Lantas, penandatangan baru Barcelona, Arturo Vidal, menjadi salah satu yang mengkritik kebijakan wasit.
Vidal menilai bahwa timnya seharusnya pantas meraih kemenangan dalam laga tersebut. Ia juga menilai keberadaan VAR seharusnya membantu, bukan malah membahayakan.
“Kami sangat sedih karena kami pantas menang. Sesuatu seperti ini tidak dapat terjadi dalam permainan karena menentukan hasilnya. Kami melihat permainan di video dan saya pikir VAR harus membantu, bukan membahayakan. Sulit untuk mengkritik kami untuk pertandingan seperti itu,” kata Vidal setelah pertandingan.

Fantastis! Messi Lagi-Lagi Catat Rekor

Sumberbola – Salah satu pemain terbaik di dunia, Lionel Messi, lagi-lagi mencetak rekor yang sangat fantastis selama kariernya menjadi pesepakbola. Rekor Messi terjadi saat Barcelona menghadapi Girona melakoni jornada kelima La Liga musim ini, Senin (24/9) dini hari WIB.
Dalam laga tersebut, Barcelona memang tampil kurang mengesankan. Raksasa Catalan tersebut hanya berhasil mengantongi satu poin saja, di mana mereka ditahan imbang oleh Girona dengan skor 2-2. Kedua gol Barcelona dicetak oleh Messi dan Gerard Pique.
Namun penampilan Barca yang buruk tentu bukan tanpa alasan. Itu karena dalam laga tersebut Blaugrana hanya bermain dengan sepuluh pemain saja, usai Clement Lenglet mendapatkan kartu merah pada menit ke-35, yang menyebabkan permainan Barca kacau.
Baca Juga:

Valverde Kesal dengan Kartu Merah Clement Lenglet
PSG Bergerak, Barca Bisa Kehilangan Dua Pemain Sekaligus
Saingi Barca, MU Butuh 54 juta Pounds untuk Gaet Pemain Ini

Meski penampilan Barca kurang baik, namun ada yang patut untuk dibanggakan dalam laga tersebut, yaitu pencapaian Messi di kompetisi La Liga. Pemain berusia 32 tahun tersebut tercatat sebagai pemain asing dengan penampilan terbanyak di La Liga.
Messi telah memainkan pertandingan ke-423 untuk Barcelona di kompetisi La Liga. Pemain asal Argentina itu melampaui rekor yang sebelumnya dipegang oleh Dani Alves, yang mana ia mencatat 422 penampilan untuk Sevilla dan Barcelona di La Liga.

423 – Lionel Messi will become the Non-Spanish player with the most appearances in La Liga history, surpassing Dani Alves (422). Historic. pic.twitter.com/SAwCmjUM4b
— OptaJose (@OptaJose) September 23, 2018

Valverde Kesal dengan Kartu Merah Clement Lenglet

Sumberbola – Pelatih Barcelona, Ernesto Valverde, merasa sangat kesal dengan keputusan wasit yang memberikan kartu merah kepada Clement Lenglet saat timnya menjamu Girona, Senin (24/9) dini hari WIB.
Lenglet mendapatkan kartu merah setelah wasit melihat tayangan ulang Video Assistant Referee (VAR). Wasit menilai bahwa Lenglet telah melakukan kontak fisik kepada gelandang Girona, Pere Pons.
Kepergian Lenglet rupanya memberikan pengaruh terhadap permainan Barcelona, di mana mereka yang awalnya unggul 1-0 justru tertinggal menjadi 1-2. Namun beruntungnya, Gerard Pique berhasil menyelamatkan Barca dari kekalahan dan skor berakhir 2-2.
Baca Juga:

Sarri: Liverpool Selangkah Lebih Maju dari Chelsea
Sarri Tak Mau Salahkan Faktor Kelelahan di Liga Europa
Diimbangi West Ham, Sarri: Tidak Apa-Apa Satu Poin Hari Ini

Lantas, Valverde sangat kecewa dengan kartu merah yang diterima oleh Lenglet, di mana kepergian sang pemain sangat merugikan Barcelona.
“Kartu merah mengubah jalannya permainan,” kata Valverde. “Sampai saat itu kami dapat mengendalikannya, kemudian mereka menyamakan kedudukan sebelum jeda dan kami harus kembali.
“Saya belum melihat tayangan ulang di televisi. Sepertinya ada kontak sikutan, dan itu adalah kartu merah pertama di mana pemain yang membuat kesalahan meminta maaf.
“Saya kira VAR melakukan keadilan dan saya merasa bahwa itu bukan kartu merah. Mungkin ada beberapa kontak, tetapi saya tidak berpikir itu adalah agresif,” tutupnya.

Perez Tegaskan Madrid Takkan Mainkan Pertandingan La Liga di Amerika Serikat

Sumberbola – Presiden Real Madrid, Florentino Perez, telah mengesampingkan kemungkinan Los Blancos untuk mengikuti pertandingan La Liga yang akan digelar di Amerika Serikat.
Seperti diketahui, La Liga telah setuju untuk memindahkan salah satu pertandingan musim ini Amerika Serikat, di mana satu pertandingan resmi sudah terjadwal, yakni laga antara Barcelona vs Girona yang akan dihelat di Stadion Hard Rock, Miami, pada Januari 2019 nanti.
Ini akan menjadi pertandingan luar negeri pertama selama pagelaran kompetisi La Liga. Namun, Perez telah mengklaim bahwa Madrid tidak akan mengikuti jejak Barca, dan bersikeras bahwa Los Blancos akan menolak proposal tersebut.
Baca Juga:

Mourinho Yakin Langkah demi Langkah Fred Bisa Berkembang di MU
Collymore Klaim Liverpool Masih di Atas Chelsea
Mahrez Klaim Kerja Kerasnya Terbayar dengan Brace

“Kami tidak akan pergi ke Amerika Serikat,” kata Perez dalam sidang umum Madrid pada Minggu (23/9). “Saya tidak tahu kepentingan apa yang terkait, tetapi itu bukan untuk klub atau penggemar. Kami menolak mentah-mentah,” cetusnya.
Dalam sidang tersebut, Perez juga mengumumkan rencana renovasi Santiago Bernabeu, yang diperkirakan akan menelan biaya hingga 525 juta Euro.
“Di sini kita akan memutuskan nasib salah satu yang harus menjadi stadion terbaik di dunia,” lanjut Perez.
“Diharapkan bahwa pekerjaan dapat dimulai pada 2019, demi peningkatan kenyamanan dan aksesibilitas. Teknologi akan menjadi salah satu aspek mendasar dari proyek, untuk memiliki digital Santiago Bernabeu,” imbuhnya.

Griezmann Angkat Bicara Soal Keputusan Tolak Barcelona

Sumberbola – Antoine Griezmann mengakui bahwa keputusan untuk tetap tinggal di Atletico Madrid adalah yang paling sulit dalam hidupnya. Seperti yang diketahui, penyerang asal Prancis itu memang menghabiskan awal musim panas ini, untuk memutuskan apakah dia akan meninggalkan klub untuk bergabung dengan Barcelona atau tidak.
Pemenang Piala Dunia Prancis itu kemudian mengumumkan keputusan masa depannya dalam sebuah film dokumenter, bahwa dia telah memutuskan untuk tinggal di Wanda Metropolitano. Dia pun menyatakan alasannya adalah karena cinta yang diberikan Los Rojiblancos kepadanya.
Dilansir dari Express.co.uk, Griezmann mengakui betapa sulit bagi dirinya mencapai keputusan akhir untuk bertahan di Atletico Madrid, di tengah minat kuat dari raksasa Catalan, Barcelona.
Baca Juga:

Cazorla Akui Arsenal Tak Percaya Diri Saat Dilatih Wenger
Cetak Gol Pertama di MU, Fred Unggah Ini
Perez Akhirnya Beri Penghormatan untuk Ronaldo dan Zidane

“Seperti saya katakan, saya diberi cinta,” kata Griezmann. “Semua orang ingin tahu bagaimana saya melakukannya. Itu adalah keputusan tersulit dalam karier saya. Saya membangunkan istri saya jam 3 pagi untuk membicarakannya,” imbuhnya.
Terlepas dari itu, Atletico telah membuat awal yang lambat untuk musim ini, setelah menempati posisi kedua di La Liga dan memenangkan Liga Europa musim lalu. Namun Griezmann bersikeras bahwa hal-hal yang baik akan datang, dan mengisyaratkan bahwa Liga Champions adalah prioritasnya.
“Di Liga Champions, kami akan berusaha lebih baik dari tahun lalu, karena kami bahkan tidak kalah KO,” tambahnya. “Itu sebagian besar kesalahan saya, karena mental saya tidak bagus.”

Terungkap! Alasan Barcelona Tak Segera Beli Pogba

Sumberbola – Barcelona dilaporkan sudah berupaya mengontrak Paul Pogba dari Manchester United, dengan mengajukan tawaran senilai 45 juta Pounds ditambah Yerry Mina dan Andre Gomes pada musim panas ini. Sayangnya, tawaran tersebut tak cukup membuat Setan Merah tergiur.
Meski demikian, pembicaraan transfer gelandang Prancis itu ke Camp Nou masih tetap berlangsung, di mana Barcelona masih akan berupaya mendatangkan Pogba pada Januari mendatang.
Mengenai hal itu, pakar sepak bola Spanyol, Guillem Balague, mengklaim bahwa Barcelona memang telah mengontak Manchester United dalam upaya untuk memboyong Pogba pada musim panas ini. Namun mereka tidak melanjutkan upaya mereka karena beberapa alasan.
Baca Juga:

Cazorla Akui Arsenal Tak Percaya Diri Saat Dilatih Wenger
Cetak Gol Pertama di MU, Fred Unggah Ini
Perez Akhirnya Beri Penghormatan untuk Ronaldo dan Zidane

“Dengan Pogba, saya pikir Anda akan melihat Pogba yang sangat istimewa karena dua alasan,” kata Balague. “Salah satunya karena dia ditantang dari bangku cadangannya sendiri, dari manajernya sendiri. Tapi, jika dia memiliki musim yang sangat bagus, saya pikir dia akan melihat peluang dari klub lain.”
“Barcelona mengincarnya sekarang. Tetapi mereka juga melihat keuangan mereka. Saat ini mereka tidak memiliki uang yang bisa membuat Pogba keluar dari sana [Manchester United], dan memberinya upah yang dia butuhkan.
“Kecuali jika mereka membawa lebih banyak uang, saya tidak melihat Pogba pergi ke Barcelona dengan mudah. Mereka ingin melihat apakah dia bisa pergi dan berapa biaya yang diinginkan United. Namun sekarang mereka tidak bernegosiasi. Jadi, kita harus mengawasi yang satu itu,” pungkasnya.

Perez Akhirnya Beri Penghormatan untuk Ronaldo dan Zidane

Sumberbola – Presiden Real Madrid, Florentino Perez, akhirnya memberi penghormatan kepada Cristiano Ronaldo dan Zinedine Zidane, menyusul kepergian kedua tokoh penting di Santiago Bernabeu itu dari ibukota Spanyol.
Zidane membimbing Madrid meraih tiga trofi Liga Champions secara berturut-turut. Namun kemudian dia memilih untuk mundur dari kursi manajer di Santiago Bernabeu, hanya beberapa hari setelah Los Blancos mengalahkan Liverpool di final Liga Champions pada Mei lalu.
Sementara Ronaldo mengakhiri karier sembilan tahun di Madrid pada Juli lalu untuk bergabung dengan Juventus, setelah menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa Real Madrid. Ada banyak spekulasi seputar kepergian Ronaldo, dengan laporan mengklaim bahwa itu terjadi karena Madrid tidak mau tunduk pada permintaan bintang Portugal tersebut untuk kontrak baru.
Baca Juga:

Sudah Lebih Baik dari Pique, Van Dijk Masih Bisa Lampaui Ramos
Mengejutkan! Alexis Sanchez Bisa Kembali ke Arsenal
Lopetegui: Real Madrid Dibuat Menderita oleh Espanyol

Sejak keluarnya Ronaldo, laporan lebih lanjut mengatakan bahwa Perez dan Ronaldo memiliki hubungan yang tegang selama beberapa tahun terakhir. Namun kini Perez sepertinya ingin memperbaiki hubungannya dengan Ronaldo, dengan mengakui dampak yang dimiliki pemenang Ballon d’Or lima kali tersebut untuk klub.
Berbicara dalam pertemuan tahunan klub, Perez mengatakan: “Ada dua figur yang ingin saya rujuk. Penerus yang layak dari [Alfredo] Di Stefano dan pencetak gol terbanyak klub, Cristiano.”
“Selama sembilan musim, dia adalah patokan, dan lintasannya akan dihitung dari generasi ke generasi. Dia adalah contoh bagi semua orang yang mengenakan kaos Real Madrid, dan mereka yang memiliki impian untuk melakukannya di masa depan. Terima kasih banyak, Cristiano.
“Salah satu referensi hebat kami selalu adalah dan akan menjadi Zidane. Sebagai pelatih, dia telah memasuki sejarah sebagai raksasa Real Madrid. Dia memenangkan sembilan gelar dalam waktu kurang dari tiga tahun, dengan tiga trofi Liga Champions. Zidane adalah Real Madrid, dan dia dan Cristiano tahu bahwa ini adalah rumah mereka selamanya. Terima kasih, Zizou,” imbuh Perez.