Liverpool vs Atletico Madrid Seharusnya Dibatalkan, Penyesalan Terlambat

Gila Bola – Laga Liverpool vs Atletico Madrid pada ajang Liga Champions pertengahan Maret 2020 seharusnya dibatalkan, demikian penyesalan terlambat dari pejabat di kedua negeri tersebut.
Dari kubu negeri Spanyol, penyesalan soal berlangsungnya laga Liverpool vs Atletico Madrid pada 11 Maret itu datang dari walikota Madrid, yang mengaku salah mengizinkan para pendukung Los Rojiblancos bepergian ke Inggris.
Pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions itu dilangsungkan di Stadion Anfield, Liverpool. Ada lebih 3.000 orang terbang dari kota Madrid untuk menghadiri pertandingan yang berhasil dimenangkan anak-anak Diego Simeone dengan skor 3-2 (agregat 4-2). Dan kini walikota Madrid Jose Luis Martinez-Almedia mengaku salah, keputusan mengizinkan mereka semua pergi ke Inggris merupakan “sebuah kesalahan”.
Siapa menulari siapa tidak jelas di sini. Tapi dalam pandangan umum di Spanyol, kepergian 3.000 orang sekaligus ke Anfield diperkirakan membawa pulang penyakit Covid-19 dan menjadi alasan tingginya angka terpapar di ibukota negeri itu sampai dengan hari ini. Spanyol mencatatkan diri sebagai negara terburuk di Eropa dalam jumlah infeksi, dan negara terburuk kedua di seluruh dunia setelah Amerika Serikat.
Pada saat 3.000 orang itu berduyun-duyung tandang ke laga Liverpool vs Atletico Madrid, Spanyol sebenarnya sudah menutup sekolah-sekolah dan sudah melarang kerumunan lebih dari seribu orang. Jadi kenapa kerumunan 3.000 orang di tribun penonton di Anfield boleh terjadi? Tepat ketika pertandingan leg kedua 16 besar Liga Champions itu dimainkan, Badan Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan Covid-19 sebagai sebuah pandemik (wabah yang melanda seluruh dunia) dan pertandingan di Anfield pada tanggal 11 Maret itu menjadi laga terakhir sebelum kompetisi elit Eropa itu dihentikan sama sekali.
“Tidak masuk akal [bahwa di tengah sekolah-sekolah ditutup dan kerumunan di atas 1.000 orang dilarang] ada 3.000 orang fans Atletico bepergian ke Anfield,” tukas walikota Madrid Martinez-Almedia kepada Onda Cero radio. “Itu merupakan sebuah kesalahan. Tapi saya berharap bahwa pada saat itu ada sedikit lebih banyak sikap kehati-hatian.”
Dari pihak tuan rumah Liverpool, seorang pejabat kesehatan di kota menilai, pertandingan Liverpool vs Atletico Madrid itu sudah seharusnya dibatalkan. Kehadiran 3.000 pendukung Los Rojiblancos dari Spanyol diperkirakan menjadi penyumbang tingginya tingkat infeksi di kawasan Merseyside.
Bukan hanya kedua pejabat itu yang menyesal, para pendukung The Reds juga menyesali pertandingan tersebut, berharap sang juara bertahan Liga Champions bisa mengulanginya dan menghindari kekalahan 3-2 (agregat 4-2) di tangan Atletico.
Sumber: Liverpool vs Atletico Madrid Seharusnya Dibatalkan, Penyesalan Terlambat
Berita Bola

UEFA Bisa Jamin Atletico Madrid Tetap ke Liga Champions Musim Depan

Gila Bola – Atletico Madrid bisa mendapat jaminan posisi di Liga Champions untuk musim depan oleh badan sepakbola tertinggi di Eropa, UEFA.
Berada di posisi ke enam klasmen sementara La Liga saat ini, memang Atletico bisa terancam gagal masuk ke Liga Champions musim depan terlebih jika musim ini tidak bisa dilanjutkan lagi. Menurut kabar di Spanyol memang federasi sepakbola negara itu rencananya akan menetapkan hasil klasmen saat ini untuk menentukan tim-tim mana yang akan dikirim ke kompetisi Eropa musim depan, jika liga harus dihentikan.
Jika memang hal itu yang terhadi, Atletico memang akan terancam gagal masuk ke Liga Champions dari hasil diluar lapangan karena kompetisi masih menyisakan cukup banyak pertandingan. Karena itulah menurut Cadena Cope yang juga dikutip oleh Football Espana, UEFA ingin menghindari situasi tersebut dengan memberikan undangan khusus bagi Atletico pada Liga Champions 2020/2021 mendatang.
Kabarnya, keputusan tersebut didasarkan atas prestasi dari Los Rojiblancos di kompetisi antar klub tertinggi di Eropa tersebut beberapa tahun terakhir. Tim besutan Diego Simeone tersebut sempat mampu mencapai final di tahun 2014 dan 2016, selain tampil di fase-fase akhir kompetisi tersebut beberapa kali.
Selain itu, musim ini mereka sendiri masih mampu melaju ke babak perempat final dengan mengandaskan juara bertahan Liverpool beberapa waktu lalu. Prestasi tersebut kabarnya juga menjadi tambahan alasan kuat bagi UEFA untuk memberikan posisi bagi tim asuhan Simeone itu jika mereka dinyatakan tidak mengikuti Liga Champions musim depan karena putusan dari FA Spanyol.
Namun masih belum jelas apakah, situasi itu akan tetap sama jika kompetisi La Liga masih bisa dilanjutkan kembali. Sejauh ini informasi yang berkembang memang rencana dari UEFA tersebut muncul setelah wacana yang datang dari FA Spanyol mengenai rencana mereka jika memang La Liga harus berhenti.
Ide dari federasi Spanyol itu sendiri sudah menuai beberapa kecaman dari klub-klub La Liga lain seperti Valencia dan Getafe yang juga merasa mereka masih punya peluang bersaing ke Liga Champoins. Pemutusan untuk menetapkan hasil klasmen sementara saat ini sebagai penentu memang bisa dibilang sebagai hal yang kontroversial karena ketatnya persaingan yang ada.
Sumber: UEFA Bisa Jamin Atletico Madrid Tetap ke Liga Champions Musim Depan
Berita Bola

Liverpool Dibuat Murka Llorente Hanya Karena Nama Anjing

Gilabola.com – Liverpool dan fans klub yang dikalahkan Atletico di Liga Champions itu murka oleh ulah Marcos Llorente hanya karena nama anjingnya saja.
Liverpool kemarin telah banjir pujian setelah mengerahkan para suporternya menjadi relawan kemanusiaan. Kini mereka dipancing emosinya oleh pemain Atletico Madrid, Marcos Llorente.
Bagaimana tidak emosi jiwa, Llorente dengan santuy menamai anjing barunya dengan panggilan nama kandang The Reds, Anfield. Hal itu ia lakukan untuk menghormati 2 gol yang dia cetak ke gawang The Big Reds hingga wakil Premier League itu terlempar dari Liga Champions.
Bosan diam di rumah, Llorente lantas memposting video saat guguk barunya lagi menatap dunia dari jendela rumahnya. Video itu diberikan sematan, “Anfield lagi melihat kehidupan berlalu begitu saja.”
Karuan postingan itu memicu emosi fans The Reds saat sebagian masih menanggapi dengan tertawa geli. Para suporter Atletico Madrid jelas menjadi pihak yang paling terhibur oleh ulah Llorente.
Liverpool tak sabar ingin meraih trofi juara
Sukses lolos ke perempat final Liga Champions, Llorente cs berharap liga domestik Eropa dapat segera diselesaikan lagi sehingga UCL dapat dilanjutkan. Kubu The Reds tidak sabar juga ingin melihat gelaran Liga dilanjutkan dan membungkus trofi yang sudah bertahun-tahun mereka impikan.
Selagi gelaran Premier League masih lumpuh akibat pandemi virus corona, posisi The Reds di klasemen sementara memang masih di puncak. Poin 82 membuat mereka mustahil bisa cepat disusul oleh semua pesaing mereka.
Pesaing terdekat, Manchester City, hanya bisa fokus berusaha menjauh dari tim tangga ketiga, Leicester City. Kubu The Sky Blues punya bekal 57 di tangga 2 saat The Foxes membayangi dengan bekal 53 poin.
Sumber: Liverpool Dibuat Murka Llorente Hanya Karena Nama Anjing
Berita Bola

UEFA Besok Bahas Kelanjutan Liga Champions Dan Transfer Pemain

Gilabola.com – UEFA besok akan membahas kelanjutan Liga Champions, kontrak pemain dan masalah transfer pemain di tengah pandemi virus corona.
UEFA sebelumnya pada 17 Maret silam telah kebobolan soal hasil rapat mereka. Kini organisasi sepakbola tersebut akan kembali melakukan rapat melalui video dengan Sekretaris Jenderal 55 anggota mereka.
Konferensi itu akan dilakukan besok Rabu 1 April 2020 untuk berbagi perkembangan 2 gugus tugas yang dibuat 2 pekan sebelumnya. Kegiatan ini juga sekaligus untuk membahas opsi potensi penjadwalan ulang pertandingan-pertandingan Liga Champions dan masalah transfer pemain.
Memasuki babak 16 besar, tim-tim yang sudah memastikan diri lolos ke 8 besar adalah PSG, Atletico Madrid, RB Leipzig dan Atalanta. 4 pertandingan leg kedua masih tersisa dan harus dilanjutkan kembali.
Semua kontestan Liga Champions terdampak virus corona
Mereka berpeluang mengubah format kompetisi agar UCL dan Europa dapat selesai tanpa harus mengganggu jadwal liga-liga domestik yang babak-belur dihantam coronavirus. Tanggal potensial untuk penjadwalan ulang yang akan dibahas dalam pertemuan besok kemungkinan akan didasarkan pada tiga rencana Presiden UEFA Aleksander Ceferin soal pilihan untuk melanjutkan semua laga pada pertengahan Mei, pada bulan Juni atau pada akhir Juni.
Jika pembahasan soal jadwal tuntas, mereka akan beralih ke pembahasan lain seperti kontrak para pemain dan bursa transfer pemain musim panas. Hal ini akan dibahas dengan tetap mengikuti perkembangan dampak wabah Covid-19 terhadap semua klub kontestan UCL.
Semua kontestan UCL mengalami dampak wabah coronavirus dengan cukup signifikan. Kubu PSG ikut terpengaruh 45.170 kasus yang terjadi di Prancis, RB Leipzig terganggu 66.885 kasus di Jerman dan Atletico Madrid juga terganggu 87.956 kasus akibat sang virus nakal di Spanyol.
Sumber: UEFA Besok Bahas Kelanjutan Liga Champions Dan Transfer Pemain
Berita Bola

Skenario Liga Champions Musim Ini Untuk Tetapkan Siapa Juaranya

Sebuah skenario Liga Champions tengah disiapkan untuk menetapkan siapa juaranya. Bisa berdampak sangat besar bagi Real Madrid, Barcelona, Juventus dan Bayern Munchen.
Liga Champions terhenti di tengah jalan saat UEFA membatalkan keseluruhan leg kedua 16 besar kompetisi itu, beberapa hari silam. Terdapat empat laga dan delapan tim yang belum menemukan nasibnya, siapa yang lolos dan siapa yang gagal ke perempat final. Keempat laga itu adalah Manchester CIty vs Real Madrid, Bayern Munchen vs Chelsea, Juventus vs Lyon dan Barcelona vs Napoli.
Posisi atau skor agregat dari keempat pertandingan itu sebelum leg kedua dihentikan oleh UEFA adalah sebagai berikut:

Man City vs Real Madrid 2-1
Bayern Munchen vs Chelsea 3-0
Juventus vs Lyon 0-1
Barcelona vs Napoli 1-1

Kini otoritas tertinggi sepak bola Eropa itu sudah merancang sebuah skenario untuk menetapkan siapa juara dari Liga Champions musim ini, yang akan diputuskan dalam sebuah rapat akbar tapi via video conference pada hari Selasa (17/3) nanti, melibatkan 55 asosiasi negara-negara di Eropa.
UEFA diperkirakan akan memundurkan jadwal pelaksanaan EURO 2020 menjadi ke bulan Desember akhir tahun ini. Dengan bulan Juni dan Juli kosong, ada banyak keleluasaan bagi mereka untuk meneruskan berbagai laga-laga yang tertunda. Skenario mengakhiri Liga Champions itu adalah sebagai berikut:

Begitu coronavirus atau Covid-19 ini reda, laga-laga leg kedua 16 besar akan diselesaikan.
Setelah itu drawing siapa ketemu siapa untuk perempat final ditetapkan.
Laga-laga delapan besar akan dilangsungkan satu leg saja, entah di lokasi tim yang diundi pertama, atau di sebuah lokasi netral. Kemungkinan kedua ini sangat besar.
Begitu diperoleh empat nama untuk semi final maka keempat tim akan diterbangkan ke Istanbul, di mana seharusnya final Champions League musim ini berlangsung.
Akan ada dua laga satu-leg semi final guna menemukan dua finalis, yang akan bertanding di final yang dilakukan di Atatürk Olympic Stadium di Istanbul, Turki. Entah itu pada tanggal yang ditetapkan 30 Mei 2020 atau pada sebuah tanggal yang lebih kemudian lagi.

Kenapa hal ini disebut bisa berdampak sangat besar karena leg kedua 16 besar yang belum selesai pasti diselenggarakan tanpa penonton. Hilang dukungan yang diinginkan dari tuan rumah leg kedua (Real Madrid dan Barcelona misalnya).
Setelah itu satu-leg pada babak perempat final Champions League bisa mengubah taktik permainan sama sekali karena skor harus ditetapkan dalam 90 atau 120 menit permainan. Tidak ada kesempatan kedua bagi kedua tim pada leg kedua. Itu berarti kedua kesebelasan cenderung main aman di belakang dan menantikan adu penalti, dengan kedua tim akan sibuk latihan adu nasib. Skenario Liga Champions seperti ini akan sangat menguntungkan tim yang jago di lini belakang seperti Atletico Madrid.
Demikian juga satu-leg semi final berarti akan membuat pihak-pihak yang terlibat mencari main aman. Kita tidak akan melihat pertarungan terbuka berbalas gol. Terlalu riskan. Selain itu hanya selisih dua hari saja dari partai semi final, tim yang lolos ke partai puncak sudah harus memainkan final. Sebuah antiklimaks dari Liga Champions musim ini. Jika skenario Liga Champions di atas yang dimainkan maka saya akan pegang Atletico Madrid sebagai juara baru.
Sumber: Skenario Liga Champions Musim Ini Untuk Tetapkan Siapa Juaranya
Berita Bola
Video Berita Sepak Bola Terbaru
Video Cerita Bola Terlengkap

Chamberlain Dipuji Setumpuk Usai Liverpool Tumbang di UCL, Ini Alasannya

Gilabola.com – Setelah Liverpool dipastikan tersingkir di Liga Champions paska kalah agregat 2-3 kontra Atletico Madrid. Eks Chelsea, Chris Sutton menyebut Alex Oxlade Chamberlain layak mendapatkan predikat Man of The Match nya The Reds dilaga tersebut.
Pasalnya, laga yang berlangsung di Anfield pemain Timnas Inggris itu mampu memberikan kontribusi yang besar. Dimana tampil ciamik dan apik sepanjang 82 menit. Bahkan gol pembuka Merseyside Merah di menit ke 43 lewat tandukan Georginio Wijnaldum usai Chambo sapaan akrab sang pemain memberikan assist yang sangat luar biasa.
Tentu saja jika eks pemain Arsenal itu tidak bekerja keras di jalannya pertandingan. Maka anak asuh Jurgen Klopp bisa dibilang akan mengalami rasa frustasi yang sangat besar. Bagaimana tidak, sejak menit-menit awal kubu tuan rumah sudah tancap gas agar bisa menciptakan gol cepat. Namun sayangnya berbagai peluang dari para punggawa Liverpool mampu dimentahkan oleh Jan Oblak.
Ya, kiper asal Slovenia itu tampil sangat fantastis mengawal jala gawang Atletico. Bahkan jutaan pasang mata yang menonton laga Super Big Match tersebut bakalan geleng-geleng kepala. Karena peluangnya memang sangat banyak dan seharusnya Si Merah bisa pesta gol. Apalagi kandang mereka terkenal sangat angker. Namun hal itu tampaknya sudah tak berlaku lagi.
Kendati rival Everton itu tersingkir menyakitkan di depan ribuan fansnya. Akan tetapi Sutton yang kini menjadi pengamat dan komentator sepakbola itu menilai Chamberlain yang tidak tampil full tetap pantas mendapatkan kredit yang besar. Karena sudah memberikan kontribusi yang luar biasa.
“Oxlade Chamberlain ditarik keluar setelah 82 menit berlari di atas lapangan,”Tulis Chris Sutton di kolom Daily Mail.
“Dia saya pikir seharusnya bisa berbangga dengan penampilannya. Dia [Chamberlain] telah memberikan segalanya, dan kontribusinya benar-benar telah meninggalkan keseimbangan.”Tutupnya.
Sedangkan Chamberlain di musim ini total sudah tampil sebanyak 21 kali di Premier League. Akan tetapi hanya 13 kali dirinya tampil sebagai starter dibawah arahan Jurgen Klopp.
Untuk urusan mencetak gol, pemain akademi Southampton yang dibesarkan namanya di dunia sepakbola oleh Arsenal itu sudah membukukan tiga gol.
Sumber: Chamberlain Dipuji Setumpuk Usai Liverpool Tumbang di UCL, Ini Alasannya
Berita Bola
Video Berita Sepak Bola Terbaru
Video Cerita Bola Terlengkap

Henderson Kecewa Berat Liverpool Tersingkir di Liga Champions, Tapi…

Gilabola.com – Usai Liverpool kalah agregat 2-3 sekaligus tersingkir melawan Atletico Madrid di leg kedua Liga Champions, Kamis (12/3/2020) dini hari WIB. Jordan Henderson mengaku sangat frustasi timnya kalah memalukan. Namun ia tetap meminta agar rekan setimnya fokus di laga berikutnya.
Rasa kecewa yang di tunjukan oleh sang kapten boleh dibilang sangatlah wajar. Pasalnya The Reds yang tampil di Anfield mempunyai berbagai macam peluang emas. Tapi sayangnya gagal menjadi gol untuk memenangkan pertandingan. Hal ini tak lepas dari kurang tenangnya anak asuh Jurgen Klopp dalam mengelolah peluang tersebut.
Alhasil selain ke angkeran stadion mereka ternodai. Maka dipastikan musim ini Si Merah juga gagal mempertahankan trofi kuping gajah. Bahkan kesaktian Klopp dalam meracik timnya bisa dibilang telah pudar.
Kendati timnya saat ini benar-benar tengah dalam tekanan yang hebat. Namun punggawa Timnas Inggris tersebut juga meminta agar rekan-rekannya bersiap untuk menatap laga berikutnya melawan Everton dalam partai yang bertajuk Derby Merseyside, Selasa (17/3/2020) dini hari WIB.
“Malam ini dan besok itu tidak akan terasa menyenangkan, tapi kita harus tetap menerimanya dan menyelesaikan musim ini dengan baik,”Kata Jordan Henderson seperti dikutip Daily Mail.
“Kita akan segera memiliki laga Derby berikutnya, jadi itulah yang dibutuhkan dimana fokus untuk mengubahnya menjadi secepat mungkin.
“Tentu saja kami sangat kecewa. Padahal penampilan kita secara menyeluruh boleh dibilang sangat baik.
“Kami sudah mengerahkan semuanya ke dalam pertandingan dan kami harus kecewa. Jadi kita harus fokus setiap saat. Karena dengan kesalahan apapun, maka bisa merugikan anda.
“Kami benar-benar kecewa dengan hasilnya secara keseluruhan. Ya, kita harus menanggungnya.”Tutup Henderson.
Sementara itu, jika melawan Everton di Goodison Park kembali menelan kekalahan atau hasil imbang. Maka hal ini jelas membuat Liverpool untuk menggelar pesta kemenangan meraih Premier League bakal terganggu.
Pasalnya lawan-lawan mereka dipastikan bersemangat ingin meniru apa yang dilakukan oleh Watford di laga tersisa ini.
Sedangkan di sisi lain laga kedua tim juga bisa saja tertunda. Sebab virus corona di Inggris kian membahayakan. Dimana hal ini usai pelatih Arsenal, Mikel Arteta dinyatakan positif terjangkit, Jumat (13/3/2020).
Sumber: Henderson Kecewa Berat Liverpool Tersingkir di Liga Champions, Tapi…
Berita Bola
Video Berita Sepak Bola Terbaru
Video Cerita Bola Terlengkap

Liverpool Keok di Liga Champions, Begini Komentar Michael Owen

Gilabola.com – Usai Liverpool kalah agregat 2-3 melawan Atletico Madrid di leg kedua Liga Champions, Kamis (12/3/2020) dini hari WIB. Michael Owen menyatakan bekas klubnya tersebut tetaplah yang terbaik di Eropa.
Laga yang berlangsung di Anfield tersebut, boleh dikatakan sangat menarik dan seru sejak menit awal hingga akhir pertandingan. Bagaimana tidak, tuan rumah yang ingin sekali memenangkan laga selalu digagalkan peluangnya oleh Jan Oblak. Dan pada menit ke 43 lah The Reds baru mampu membuka keunggulan lewat sundulan Giorginio Wijnaldum.
Di paruh kedua, permainan anak asuh Jurgen Klopp kian menggila. Hasilnya di menit ke 90 Roberto Firmino berhasil memperbesar keunggulan timnya. Namun sayangnya gol pemain asal Brasil itu di langsung responi Atletico tiga menit kemudian lewat Marcos Llorente yang mana mendapatkan umpan matang dari Joao Felix setelah memanfaatkan blunder Adrian. Hingga laga usai babak kedua, tidak ada lagi gol yang tercipta.
Hasilnya untuk menentukan pemenang, pertandingan harus di lanjutkan ke perpanjangan waktu. Dan Liverpool yang selama 90 menit penuh tampil menyerang justru harus kedodoran. Mereka pun harus kembali kebobolan lewat kaki Llorente lagi di menit 105 dan Alvaro Morata. Usai laga Klopp dan anak asuhnya pun mendapatkan kritikan pedas. Pasalnya gagal memenangkan laga dan mempertahankan trofi si kuping gajah pada musim ini.
Meski kes timnya terus ditekan, namun Owen yang pernah merumput di Merseyside Merah dari tahun 1996 hingga tahun 2004 itu tetap menilai Liverpool klub yang masih terbaik di benua biru. Dimana ia sependapat perbedaan laga tersebut terletak pada kualitas kiper.
“Liverpool memang sudah tersingkir, dan saya pun tak ragu bahwa mereka tetap tim terbaik di Eropa saat ini,”Kata Michael Owen kepada BT Sports.
“Ya, mereka telah dikalahkan dua kali tetapi mereka [Liverpool] masih tetap menjadi tim yang terbaik di Eropa dan mereka benar-benar luar biasa selama tampil 90 menit penuh.
“Seperti yang dikatakan Rio Ferdinand, perbedaan terletak antara kedua kiper.”Tutupnya.
Sementara itu, dengan hasil kekalahan yang di dapat Liverpool. Maka semakin memperpanjang daftar hasil negatif Jordan Henderson CS. Pasalnya di laga sebelumnya mereka kalah dari Watford 3-0 dan tersingkir di putaran kelima Piala FA kontra Chelsea.
Sumber: Liverpool Keok di Liga Champions, Begini Komentar Michael Owen
Berita Bola
Video Berita Sepak Bola Terbaru
Video Cerita Bola Terlengkap

Liverpool Kecolongan 10 Kasus Baru Usai Lawan Atletico

Gilabola.com – Liverpool dan pemerintah Inggris dikritik usai laga Liga Champions kekalahan lawan Atletico Madrid. Bukan 1 tapi 10 kasus baru corona mereka dapat.
The Reds yang sebelumnya diprotes Diego Simeone yang menyebut adanya ketidakadilan dalam laga mereka saat ini tengah dibuat pusing kasus virus corona. Kedatangan para fans tim lawan yang bernama lengkap Club Atletico de Madrid itu berujung pada 10 kasus positif terdampak virus covid-19 yang baru.
Laga sengit itu memang dibuka seperti biasa saat kekhawatiran akan penyebaran sang virus tengah bermunculan di mana-mana. Keputusan membolehkan 3000 fans Atletico datang dari Kota Madrid, salah satu daerah terparah paparan corona, berbuah petaka.
The Liverpool Echo melaporkan jika 10 kasus baru penyebaran virus ini di Inggris datang dari wilayah tempat kandang The Reds berada usai laga tersebut. Karuan publik berang dan mengkritik kelalaian pihak berwenang hingga menyebabkan masalah penyebaran virus itu ikut meningkat di Inggris.
“Seribuan fans Atletico datang ke sini, padahal kota mereka lagi di lockdown, TERMASUK semua pertandingan mereka, karena Madrid lagi diserang virus ini (782 kasus, 35 kematian). Benar-benar gila. Apa yang sebenarnya lagi dilakukan oleh pemerintah Inggris?” tulis Piers Morgan mewakili kemurkaan masyarakat Inggris.
Liverpool kalah lawan tim super parkir bus
Hal ini karuan menambah duka The Reds yang bagaikan sudah kalah, tertimpa tangga pula. Dalam laga yang berakhir skor 2-3 itu, kubu Jurgen Klopp kesulitan membongkar taktik super bertahan yang digunakan kubu Diego Simeone.
Georginio Wijnaldum mencetak The Reds di menit ke-43 saat Roberto Firmino mencetak gol di menit ke-94. Sementara kubu Atletico dapat gol melalui sumbangan Marcos Llorente di menit ke-97 dan menit ke-105+1 serta Alvaro Morata di menit ke-120+1.
Statistik berbicara jika kubu tim tamu terlalu parkir bus dalam laga tersebut. Mereka hanya melepas 10 tendangan berbanding 34 tendangan kubu Klopp. Tendangan ke gawang mereka juga hanya 6 berbanding 11 dari kubu Anfield.
Tim Atletico juga hanya melakukan penguasaan bola sebesar 28 persen berbanding 72 persen. Operan Atleti hanya 363 kali berbanding 854 milik The Reds. Kedua tim sama-sama berbagi 17 kali pelanggaran dalam laga tersebut.
Sumber: Liverpool Kecolongan 10 Kasus Baru Usai Lawan Atletico
Berita Bola
Video Berita Sepak Bola Terbaru
Video Cerita Bola Terlengkap

Diego Costa Pancing Kritik Usai Bercanda Soal Corona

Gilabola.com – Diego Costa sukses strike pancing kritik usai sang pemain klub kontestan Liga Champions Atletico Madrid bercanda soal virus corona.
Diego Costa yang awalnya memulai karir bola di Brasil sebelum bergabung ke Braga di tahun 2006 itu saat ini tengah mendapatkan kritik pedas suporter. Pemain Atletico Madrid yang hanya beruntung kalau lawan tim tanpa Cristiano Ronaldo itu bercanda soal virus corona dengan pura-pura batuk saat lewati awak media.
Momen singkat itu terjadi di Anfield saat ia akan pergi usai pertandingan. The El Chringuito TV merilis cuplikan momen Costa saat melewati kerumunan wartawan yang ingin mewawancarainya. Ogah berhenti, Costa yang mengenakan setelan jas itu terus berlalu sambil pura-pura batuk.
Candaan singkat itu ia lakukan saat dunia lagi dihebohkan oleh penyebaran virus corona. Karuan banyak suporter klub bola yang kesal dan berbalik mengkritik ulah yang tidak tepat waktunya tersebut.
Diego Costa dinilai tak pantas bercanda soal corona
“Sama sekali tidak cerdas,” ujar pemilik akun Adrian dengan kesal. “Costa hanya berjalan terburu-buru sambil berpura-pura batuk saat melewati wartawan. Sama sekali bukan jenis candaan yang pantas dan tidak lucu,” timpal Carl Markham.
Costa sendiri main biasa-biasa saja di laga tersebut. Ia bermain selama 56 menit dan bereaksi marah saat ditarik keluar lapangan dengan menendang tas dan beberapa botol minuman.
Pemain yang menggantikan Costa, Marcos Llorente, malah lebih bersinar dengan mencetak 2 gol. Suporter Liverpool juga dibuat kesal Costa sebelum laga dimulai saat dirinya melempar bola dengan pongah di depan mereka.
Di gelaran Liga Champions musim ini, Costa baru main di 6 pertandingan dengan tanpa gol. Meski tidak mencetak gol, namun dirinya membuat 1 assist dan 1 kartu kuning. Sementara di La Liga Costa sudah turun di 13 pertandingan dengan menghasilkan 2 gol, 2 assist dan 2 kartu merah.
Sumber: Diego Costa Pancing Kritik Usai Bercanda Soal Corona
Berita Bola
Video Berita Sepak Bola Terbaru
Video Cerita Bola Terlengkap