Pelatih Atalanta Ingatkan Timnya Akan Bahaya Mestalla

Gilabola.com – Memiliki keunggulan 4-1 di leg pertama tidak membuat pelatih Atalanta Gian Piero Gasperini lega dan dia tetap ingatkan anak asuhnya untuk mewaspadai leg kedua di Mestalla.
Kemenangan cukup telak yang dirai Atalanta di leg pertama pada Kamis (20/02) dini hari tadi memang memberikan kebahagian tersendiri bagi Gasperini. Namun sang pelatih tahu bahwa itu mungkin belum cukup untuk membawa timnya lolos ke babak selanjutnya karena timnya masih harus bertandang ke kandang Los Che.
Mantan pelatih Genoa dan Inter Milan itu mengingatkan para pemainnya jika bermain di Mestalla bukanlah hal yang mudah. Atmospher dari kandang Valencia itu penuh antusiasme tinggi dan satu gol saja bisa memompa semangat Los Che untuk membalikkan keadaan.
“Mestalla memiliki atmsofer yang penuh antusiasme, satu gol saja bisa mengangkat permainan mereka dan kita harus sangat akurat dalam melakukan umpan-umpan kami agar memastikan mereka tidak bisa mengembangkan permainan,” ungkap sang pelatih kepada Sky Sport Italia.
“Kita harus lebih akurat saat kita pergi ke Mestalla. Jika kita ingin tampil di babak perempat final dari Liga Champions maka kami juga harus bermain seperti sekarang ini saat ke Mestalla nanti, membuktikan bahwa kami pantas berada disana dengan menunjukkan kekuatan dan juga menang disana.”
Selain itu Gasperini juga memastikan bahwa timnya harus mampu bermain bertahan dengan baik pada leg kedua. Karena tentunya tim tuan rumah akan berusaha sekuat tenaga untuk mengejar ketertinggalan mereka.
Meskipun siap untuk bertahan, namun sang pelatih juga mengingikan agar timnya tidak hanya menerika tekanan dari lawan di Mestalla nanti. Gasperini tetap ingin agar timnya bisa mencuri gol dalam pertandingan tandang mereka nantinya.
“Kita juga harus mencetak gol disana. Kita tentunya akan melakukan permainan bertahan, tetapi saya tidak ingin ke Spanyol hanya berusaha mempertahankan keunggulan tiga gol kami, menderita sepanjang pertandingan.”
Sebuah situasi yang memang harus diantisipasi dengan baik oleh Atalanta karene Liga Champions dikenal dengan kejutan pada leg kedua. Banyak tim yang mampu merubah situasi saat pertemuan kedua mereka terjadi, meski sempat kalah cukup telak pada pertemuan pertama mereka.
 
Sumber: Pelatih Atalanta Ingatkan Timnya Akan Bahaya Mestalla

Celades Beberkan Alasan Kekalahan Valencia dari Atalanta

Gilabola.com – Menderita kekalahan 4-1 di leg pertama dari Atalanta, pelatih Valencia Albert Celades, membeberkan mengapa timnya bisa menelah kekalahan tersebut.
Bertanding away di pertemua pertama tersebut, Los Che memang harus menyudahi pertandingan dengan kekecewaan. Celades sendiri mengakui bahwa timnya memang banyak melakukan kesalahan, terutama dalam bertahan, karena timnya terlalu banyak memberi ruang bagi lawan.
“Tentu kita membuat kesalahan. Saat anda bermain di level ini menghadapi Atalanta, anda tidak bisa memberi mereka banyak ruang,” ungkap Celades dalam konfrensi persnya yang dikutip Football Italia.
Meskipun mengakui timnya banyak membuat kesalahan di pertandingan itu, Celades merasa skor 4-1 tersebut bukan refleksi sebenarnya dari pertandingan. Sang pelatih sebut bahwa alasan timnya bisa kalah dengan margin yang cukup besar itu karena efektifnya lawan dalam memanfaatkan peluang.
Sementara itu, Los Che sendiri menurut sang pelatih sering gagal memaksimalkan peluang-peluang yang mereka dapatkan. Namun, dia tidak kehilangan harapan pada leg kedua karena setidaknya para pemainnya sudah menunjukkan bahwa mereka mampu menciptakan banyak peluang dalam pertandingan tersebut.
“Hasil ini tentunya membuat situasi menjadi sulit, 4-1 adalah skor yang cukup mengecewakan dan tidak menggambarkan sepenuhnya yang terjadi di pertandingan.”
“Saya rasa perbedaannya adalah Atalanta mampu mencetak gol dari semua peluang yang mereka dapatkan, yang bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan. Kami sendiri sering membuang banyak peluang untuk mencetak gol.”
Valencia Tidak Akan Menyerah di Leg Kedua
Meskipun tertinggal dengan skor yang cukup mencolok, raihan gol tandang Los Che membuat apapun masih bisa terjadi. Hal itu juga diamini oleh mantan pemain Real Madrid itu yang menyatakan timnya akan berusaha sekuat tenaga untuk membalikkan keadaan di Mestalla.
Celades menjanjikan bahwa Valencia tidak akan menyerah begitu saja dan akan sekuat tenaga berusaha memberikan yang terbaik bagi fans timnya. Meskipun tetap mengakui jika itu bukanlah pekerjaan yang mudah namun belum saatnya bagi Los Che untuk melempar handuk.
“Saya pikir kami punya peluang untuk membalikkan keadaan. Hasil malam ini memang cukup jelas, namun kita lihat apa yang akan terjadi di Mestalla. Kita bermain bagus di kandang sendiri.
Kami memang terlalu banyak kebobolan, terutama dalam partai tandang, itu hal yang tidak bisa disangkal. Tidak akan mudah untuk membalikkan keadaan, tapi kami akan mencobanya.”
Sumber: Celades Beberkan Alasan Kekalahan Valencia dari Atalanta

Valencia Balas Dendam Mirip Singa di Mestalla, Kata Mantan Real Madrid

Setelah dipermalukan 4-1 di Atalanta pada Kamis (20/2) dinihari, mantan pemain Real Madrid ini menjanjikan bahwa Valencia akan balas dendam dan bermain mirip singa pada leg kedua di Mestalla, tiga pekan mendatang.
Bekas pemain Real Madrid Denis Cheryshev mencetak satu gol, namun gagal mencegah Valencia kalah dengan skor 4-1 pada laga leg pertama 16 besar Liga Champions hari Kamis di San Siro, stadion milik dua klub Milan yang dijadikan kandang oleh Atalanta.
Los Che, yang memiliki pengalaman lebih baik di kancah Eropa dengan dua kali finalis Liga Champions dan pernah dua kali juara kompetisi selevel Liga Europa, diperlakukan seperti anak kemarin sore oleh tim kejutan Liga Champions itu pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions.
Pertandingan sebenarnya berlangsung seimbang, dengan kedua tim silih berganti mencatatkan penguasaan bola pada laga di Stadio San Siro di kota Milan tersebut. Namun Atalanta – yang merupakan tim kejutan musim ini – bermain lebih rapi di lini belakang. La Dea berhasil menahan 10 serangan lebih dari tim tamu selama 90 menit guna mempertahankan kemenangan 4-1 mereka atas Valencia itu.
Ini merupakan kali pertama tim asal Liga Italia tersebut lolos ke Liga Champions, dan pertama kalinya pula masuk ke 16 besar. La Dea menandai pertandingan perdananya di babak sistem gugur Liga Champions dengan kemenangan 4-1 atas tim kuat Liga Spanyol, Valencia.
Pasukan Gian Piero Gasperini mendominasi sejak awal dan membuka skor setelah 16 menit, dengan Hans Hateboer mengklaim gol pertamanya di kompetisi ini melalui penyelesaian jarak dekat. Josip Ilicic, yang merupakan top skor klub di Serie A, menggandakan keunggulan mereka sesaat sebelum jeda dengan gol hebat, sebelum Remo Freuler mencetak gol ketiga dari jarak jauh pada menit ke-57.
Hateboer kemudian mengklaim gol keduanya lima menit kemudian, dan sementara Denis Cheryshev membalaskan satu gol untuk Valencia. Hasil ini akan membawa tim kejutan asal Italia itu sangat percaya diri menyelesaikan tugas 16 besar mereka di Spanyol dalam waktu tiga minggu.
Bicara soal peluangnya pada leg kedua, mantan pemain Real Madrid Denis Cheryshev mengatakan bahwa Valencia akan balas dendam dengan bermain seperti singa pertengahan Maret nanti. “Saat kami main di kandang sendiri melawan mereka, kami akan bermain seperti singa,” tegas pemain Rusia itu. “Kami harus memiliki kepercayaan diri [untuk menang dan lolos]. Kami tidak sepatutnya kebobolan begitu banyak gol. Kami akan coba menganalisanya.”
Sumber: Valencia Balas Dendam Mirip Singa di Mestalla, Kata Mantan Real Madrid

Gabriel Jesus Gagal Penalti Tadi Malam, Disamakan Dengan Diana Ross

Warga planet Twitter memang paling kejam soal ngeledek. Gabriel Jesus gagal penalti tadi malam disamakan dengan tendangan Diana Ross.
Gabriel Jesus menjadi trending hari ini gara-gara gagal penalti secara memalukan tadi malam. Sang pemain muda Brasil ini bukan anak kemarin sore soal mengeksekusi tendangan penalti dan pada menit ke-42 pertandingan Liga Champions di Stadio San Siro tadi malam, Jesus gagal melesakkan bola. Si bundar ditendang ke sebelah kanan gawang dan penyesalan mantan pemain Palmeiras itu tak habis-habisnya.

SUMMARY:
a. City awarded penalty for a foulb. Penalty altered to free-kickc. Free-kick hits hand – VAR monitor reviewe. Penalty awardedf. Gabriel Jesus misses
Interesting indeed.
[43'] Atalanta 0-1 Man City
[45] Atalanta 0-1 Man City#ATAMCI pic.twitter.com/UBVhg5WjDW
— Elias Kay: #BigMad (@elias_off_) November 6, 2019

Di ajang media sosial Twitter dengan cepat sejumlah netizen membandingkan tendangan pemain Brasil 22 tahun itu dengan sepakan Diana Ross. Siapa dia? Bagi Anda yang masih tahu nama ini berarti Anda sudah ubanan. Pada upacara pembukaan Piala Dunia 1994 (itu berarti sudah 25 tahun lalu!) di Chicago Amerika Serikat ada adegan penyanyi Diana Ross menendang bola ke sebuah gawang yang terbuka lebar. Lebar gawang itu adalah 7,3 meter dan tinggi 2,4 meter. Dan sang biduan menendang dari jarak yang kurang lebih sama 7-8 meter jauhnya dan gagal! Meleset ke sisi kanan gawang, sama seperti Jesus.

Berita Terkait

Rekor 700 Gol Cristiano Ronaldo Masih Kalah Jauh Sama Rekor Kakek Ini!

Gak Percaya Ilmu Hitam di Sepak Bola? Lihat Dulu Yang Satu Ini!

Mauricio Pochettino Pengganti Sempurna Guardiola di Manchester City
Prediksi Atalanta vs Juventus, Liga Italia 23 November 2019

Genuinely think that Jesus’ penalty might have been worse than this Diana Ross effort pic.twitter.com/xbr6UPvTVE
— Paul Smith (@PaulSmithhhhh) November 6, 2019

Upacara pembukaan Piala Dunia 1994 itu diadakan di Soldier Field Chicago, di hadapan 67.000 penonton yang memadati stadion. Presiden yang baru saja terpilih Bill Clinton memberikan pidato, dilanjutkan sejumlah nyanyian. Tepat di awal – tepat sebelum prosesi musik dan tarian multinasional yang sangat panjang, khas tahun 90-an dari negara-negara yang berpartisipasi – Ross turun ke lapangan mewakili Amerika memperkenalkan salah satu ekspor terbesar Amerika: musik pop. Kita seharusnya sudah tahu ada pertanda jelek ketika Oprah Winfrey jatuh dari panggung usai memperkenalkannya.
Ross dengan tepat memilih hit tahun 1980 “I’m Coming Out” untuk menandai debut Amerika dalam dunia sepakbola. Ketika dia turun ke lapangan, ada banyak kehebohan: confetti, balon, panggung berbentuk sepak bola dan ribuan penari yang mengenakan kostum putih dengan terkoordinasi membuka jalan bagi Diana Ross saat dia berlari sepanjang lapangan, dan “bernyanyi”. Dan kemudian saatnya tiba.
Ross bersiap menendang penalti itu, mengambil beberapa langkah mundur sebelum menendang sekuat tenaga … ke arah kanan gawang, sama seperti penalti gagal Gabriel Jesus tadi malam. Yang lebih aneh adalah yang terjadi setelahnya. Gawang terbelah dua, seakan-akan tak mampu menanggung kekuatan tendangan Diana Ross ketika dia mencetak gol. Tapi tetap saja terbelah bahkan ketika tendangannya meleset. Amerika Serikat memang nomor satu soal entertainment, tapi jangan suruh mereka bermain sepak bola.
Sumber: Gabriel Jesus Gagal Penalti Tadi Malam, Disamakan Dengan Diana Ross

Dinamo Zagreb Diakui Gasperini Beri Atalanta Pukulan Telak

Gilabola.com – Pelatih Atalanta Gian Piero Gasperini mengakui Dinamo Zagreb mempermalukan timnya, tetapi akan berikan pelajaran penting untuk La Dea tentang Liga Champions.
Atalanta mengalami mimpi buruk dengan dipermalukan 4-0 oleh Dinamo Zagreb di Kroasia, La Dea hancur dalam pertandingan pertama fase Grup C Liga Champions mereka.
“Dinamo lebih baik dalam memenangkan kembali bola, dalam menekan, dalam intensitas, kecepatan. Mereka lebih cepat dalam segala hal. Mereka juga melepaskan umpan-umpan berkualitas di ruang sempit,” kata manajer Atalanta Gian Piero Gasperini kepada Sky Sport Italia.
“Babak kedua jelas lebih seimbang, kami memiliki peluang, tetapi ini adalah laga yang mengajarkan Anda pelajaran penting. Kami harus belajar dari laga ini dan mempraktikkan hasilnya dalan pelatihan ke depannya.”

Berita Terkait

Prediksi Dinamo Zagreb vs Atalanta, Liga Champions 19 September 2019
Mantan Liverpool Didepak Atalanta Usai Gabung Tiga Pekan Lalu
Prediksi Atalanta vs Torino, Liga Italia 2 September 2019

“Kami adalah tim yang tiba-tiba berada di kompetisi level tertinggi, itu adalah dampak pertama yang menyakitkan, tetapi dalam situasi ini Anda harus belajar dan menjadi dewasa, jika tidak, tak ada gunanya bermain di Liga Champions.”
Dinamo Zagreb berikan pelajaran penting pada Atalanta
“Saya memberi tahu para pemain saya hal yang sama dengan yang saya katakan kepada Anda. Malam ini, Dinamo memberi kami pukulan telak dalam segala hal. Sekarang kami harus belajar bermain dengan kualitas, kecepatan dan lebih cepat menggerakkan bola.”
“Itu belum pernah terjadi pada kami sebelum bermain dalam pertandingan kompetitif dengan lawan benar-benar tidak memberikan kami peluang.”
Apakah ini kekecewaan terbesar dalam karir Gasperini di Atalanta ? “Saya mengalami kekalahan 3-0 pada debut saya sebagai pelatih, jadi … Ini mengecewakan, kami bisa mencetak satu atau dua gol di babak kedua, tetapi faktanya Zagreb tetap total mendominasi.”
Sumber: Dinamo Zagreb Diakui Gasperini Beri Atalanta Pukulan Telak