Skenario Gila, Liverpool Jadi Juara Liga Champions Sampai Tahun Depan

Sebuah skenario gila akan menjadikan Liverpool masih berstatus sebagai juara bertahan Liga Champions sampai tahun depan, 2021. Dua tahun jadi juara Eropa! Begini ceritanya.
Dengan liga domestik tidak bisa dilanjutkan dalam waktu dekat maka Liga Champions dan Liga Europa musim ini kemungkinan juga bisa dibatalkan karena ketiadaan waktu. Jika itu terjadi maka Liverpool yang kemarin disisihkan oleh Atletico Madrid pada babak 16 besar, akan tetap menjadi juara bertahan Champions League sampai 2021.
Liverpool tetap jadi juara merupakan salah satu skenario gila yang muncul dari konsekuensi rapat virtual UEFA dengan 55 asosiasi anggota mereka, kemarin. Pada rapat itu ditegaskan bahwa Liga Champions dan Liga Europa akan ditunda “tanpa batas waktu”, dengan prioritas saat ini adalah menyelesaikan liga-liga domestik para anggotanya sampai akhir Juni.
Ada tiga plan UEFA untuk memulai kompetisi Champions League, bulan Mei, awal Juni dan akhir Juni. Tetapi jika sampai akhir Juni tidak ada perbaikan dari situasi wabah yang tengah melanda Eropa, Amerika dan seluruh dunia saat ini maka ada kemungkinan bahwa dua kompetisi klub UEFA itu dibatalkan. Jika itu terjadi maka Liverpool tetap menjadi juara bertahan Liga Champions selama dua tahun sampai 2021.
UEFA telah membatalkan semua laga-laga internasional pada bulan Juni, termasuk pertandingan play-off untuk Euro 2020 – dengan kompetisi itu telah diundur ke tahun 2021 – bersamaan dengan pertandingan kualifikasi untuk Euro Wanita 2021. Prospek membatalkan kompetisi untuk pertama kalinya dalam sejarah akan menjadi pukulan telak bagi UEFA dan membuat mereka kehilangan trilyunan rupiah pendapatan.
Keputusan untuk menunda kompetisi Liga Champions dan Liga Europa tanpa batas waktu dibuat kemarin setelah pertemuan teleconference dengan 55 anggota asosiasi UEFA. Liga Inggris rencananya akan dimulai lagi pada 30 April, tetapi tenggat waktu ini kemungkinan besar akan mundur lebih jauh lagi dalam beberapa minggu mendatang.
Klub Liga Inggris Manchester City dan Chelsea sama-sama masih berada di Liga Champions, sementara Manchester United, Wolves, dan Rangers dari Skotlandia semuanya masih berkompetisi di Liga Europa. Final Liga Champions, Liga Europa dan Liga Champions Wanita, yang semuanya dijadwalkan pada bulan Mei, telah ditunda.
Jika memungkinkan, UEFA masih bersedia menggelar semifinal dan final kompetisi Eropa itu pada bulan Agustus, tetapi ingin memprioritaskan liga-liga domestik untuk diselesaikan – tidak peduli berapa lama ini berlangsung.
Final Liga Champions dijadwalkan berlangsung di Istanbul Turki pada 30 Mei, dengan final Liga Europa dijadwalkan tiga hari sebelumnya di Gdansk, Polandia.
Sumber: Skenario Gila, Liverpool Jadi Juara Liga Champions Sampai Tahun Depan
Berita Bola

Son Heung-Min Masuk 25 Pesepakbola Terbaik Versi Lionel Messi

Gilabola.com – Son Heung-Min masuk dalam daftar 25 pesepakbola terbaik di gelaran Liga Champions versi bintang Barcelona, Lionel Messi.
Son Heung-Min 4 hari yang lalu telah dapat ijin dari Tottenham Hotspur untuk mudik ke Korea Selatan atas alasan pribadi. The Chosunnilbo melaporkan jika nama sang pemain Spurs ternyata masuk dalam daftar bintang sepak bola Argentina Lionel Messi untuk 25 pesepak bola terbaik di Liga Champions UEFA musim ini.
Tabloid Inggris Daily Star juga melaporkan jika Messi bermitra dengan perusahaan Amerika Serikat Topps untuk membuat satu set kartu permainan bola. Bintang Barcelona itu lantas secara pribadi memilih siapa-siapa saja pemain top yang akan menghiasi kartu trading tersebut.
Son Heung-Min latihan mandiri di rumah saat masuk daftar Messi
Daftar nama-nama lengkapnya sendiri hingga kini masih belum diresmikan, namun bocoran sebagian nama-namanya sudah muncul. Selain Son dan Harry Kane dari Tottenham Hotspur, ada juga 4 pemain Liverpool (Alisson Becker, Mohamed salah, Sadio Mane dan Virgil Van Dijk), 4 pemain Manchester City (Bernardo Silva, Kevin de Bruyne, Raheem Sterling dan Sergio Aguero), 2 pemain dari klub Bundesliga Bayern Munchen (Robert Lewandowski dan Philippe Coutinho), dan Eden Hazard dari Real Madrid.
Dari semua nama itu tidak ditemukan nama rival abadinya, Cristiano Ronaldo, Zlatan Ibrahimovic dan bahkan bintang idola sepanjang masa gibolers, Mario Balotelli. Nama Erling Haaland dan mantan rekannya, Neymar, juga tidak masuk daftar tersebut.
Belum mengetahui hal tersebut, Son yang masih jalani karantina mandiri, telah mengunggah klip video dengan gambar sesi latihan di rumahnya. Video itu ia unggah di akun Instagram pribadinya pada hari Selasa waktu setempat.
Sumber: Son Heung-Min Masuk 25 Pesepakbola Terbaik Versi Lionel Messi
Berita Bola

Sanksi UEFA Tetap Jatuh Atas Liverpool, Man Utd, Man City, Tottenham

Liverpool, Manchester City, Manchester United, Tottenham Hotspur dan Wolves tetap terancam sanksi UEFA karena insiden-insiden di kompetisi Eropa mereka, meski kompetisi tengah tertunda.
Petualangan Liverpool di ajang Champions League berakhir menyedihkan setelah mereka disingkirkan oleh Atletico Madrid di Wanda Metropolitano dan juga di Anfield. Akan tetapi saat leg kedua di kandang Liverpool, terjadi insiden pembakaran petasan sehingga otoritas sepak bola Eropa itu harus turun tangan melakukan penyelidikan lalu sanksi UEFA dijatuhkan berupa denda Rp 58,5 juta pada Liverpool.
Bukan hanya Liverpool saja, Atletico pun mendapatkan sanksi serupa tapi dengan nominal yang lebih besar, yaitu Rp 431 juta karena terhalangnya lorong-lorong untuk keadaan darurat di Stadion Wanda Metropolitano.
Sementara itu Manchester City yang saat ini masih menunggu putusan Pengadilan Arbitrasi Olahraga di Swiss perihal putusan pelanggaran financial fair play, mendapatkan sanksi denda sebesar Rp 54 juta karena salah seragam pada laga kontra Real Madrid, Februari silam.
The Skyblues memenangi laga tersebut dengan skor akhir 2-1 tapi pertemuan kedua belum dilangsungkan karena merebaknya wabah di seantero Eropa dan dunia, dengan Italia dan Spanyol menjadi dua negara yang terkena dampak terburuk.
Pertandingan Manchester United vs Club Brugge di Old Trafford pada panggung Liga Europa pun berujung sanksi UEFA. Pasalnya The Red Devils dianggap menghalangi lorong-lorong jalur darurat sehingga dijatuhi hukuman denda sebesar Rp 215 juta.
Pada pertemuan kedua giliran Brugge yang menutup lorong dan ada insiden pelemparan benda ke lapangan sehingga EUFA memberikan sanksi denda sebesar Rp 366 juta.
Sementara itu skuad Jose Mourinho dituduh menunda-nunda kick-off pada laga kontra RB Leipzig sehingga didenda Rp 360 juta, di mana sang manajer mengaku bertanggung jawab atas penundaan tersebut.
Leipzig pun tidak luput dari sanksi karena pelemparan benda ke lapangan tapi hanya berbentuk teguran setelah Julian Nagelsmann mengaku bertangung jawab pada penundaan kick-off pertandingan leg kedua di Jerman.
Hal serupa terjadi pada laga Espanyol vs Wolves dengan klub Liga Inggris itu didenda Rp 180 juta dan tim tuan rumah mendapatkan teguran karena minimnya pemisahan antara suporter kedua kubu yang bermusuhan di tribun.
Sumber: Sanksi UEFA Tetap Jatuh Atas Liverpool, Man Utd, Man City, Tottenham
Berita Bola