Marko Simic: Saya Pernah Bilang, De Gea Akan Jadi Kiper Hebat Dunia

Football5Star.com – Penyerang Persija Jakarta, Marko Simic, mengaku pernah menghadapi David de Gea pada masa lalu. Saat itu, dia pernah bicara padanya kalau dia akan jadi kiper hebat dunia.

Hal itu diungkapkan Marko Simic saat membeberkan starting XI terbaiknya di Youtube resmi Persija. Dia memilih kiper De Gea karena pernah berhadapan langsung dengannya.

Saat itu, Simic membela Kroasia U-21 menghadapi De Gea di Timnas U-21 Spanyol pada kualifikasi Piala Eropa U-21 2011. Menurutnya, De Gea memang secara alami sudah terlihat bakatnya sejak muda.

“Kiper terbaik menurut saya ialah David de Gea. Kenapa? Karena saya pernah menghadapinya. Saat itu kami masih sama-sama berada di level junior,” ungkap Simic dikutip dari Youtube Persija.

Kala itu, eks striker Negeri Sembilan tersebut bahkan sempat berbincang dengan De Gea. Dia sudah memprediksikan kiper Manchester United itu bakal jadi idaman klub-klub besar Eropa.

“Saya pernah bilang padanya, kalau dia akan menjadi kiper heba dunia. Semuanya menjadi kenyataan sekarang. Makanya, dia sangat spesial buat saya,” tutup Simic.

The post Marko Simic: Saya Pernah Bilang, De Gea Akan Jadi Kiper Hebat Dunia appeared first on Berita Bola Terupdate, Live Score, Jadwal & Klasemen – Football5star.com.

UEFA Bisa Jamin Atletico Madrid Tetap ke Liga Champions Musim Depan

Gila Bola – Atletico Madrid bisa mendapat jaminan posisi di Liga Champions untuk musim depan oleh badan sepakbola tertinggi di Eropa, UEFA.
Berada di posisi ke enam klasmen sementara La Liga saat ini, memang Atletico bisa terancam gagal masuk ke Liga Champions musim depan terlebih jika musim ini tidak bisa dilanjutkan lagi. Menurut kabar di Spanyol memang federasi sepakbola negara itu rencananya akan menetapkan hasil klasmen saat ini untuk menentukan tim-tim mana yang akan dikirim ke kompetisi Eropa musim depan, jika liga harus dihentikan.
Jika memang hal itu yang terhadi, Atletico memang akan terancam gagal masuk ke Liga Champions dari hasil diluar lapangan karena kompetisi masih menyisakan cukup banyak pertandingan. Karena itulah menurut Cadena Cope yang juga dikutip oleh Football Espana, UEFA ingin menghindari situasi tersebut dengan memberikan undangan khusus bagi Atletico pada Liga Champions 2020/2021 mendatang.
Kabarnya, keputusan tersebut didasarkan atas prestasi dari Los Rojiblancos di kompetisi antar klub tertinggi di Eropa tersebut beberapa tahun terakhir. Tim besutan Diego Simeone tersebut sempat mampu mencapai final di tahun 2014 dan 2016, selain tampil di fase-fase akhir kompetisi tersebut beberapa kali.
Selain itu, musim ini mereka sendiri masih mampu melaju ke babak perempat final dengan mengandaskan juara bertahan Liverpool beberapa waktu lalu. Prestasi tersebut kabarnya juga menjadi tambahan alasan kuat bagi UEFA untuk memberikan posisi bagi tim asuhan Simeone itu jika mereka dinyatakan tidak mengikuti Liga Champions musim depan karena putusan dari FA Spanyol.
Namun masih belum jelas apakah, situasi itu akan tetap sama jika kompetisi La Liga masih bisa dilanjutkan kembali. Sejauh ini informasi yang berkembang memang rencana dari UEFA tersebut muncul setelah wacana yang datang dari FA Spanyol mengenai rencana mereka jika memang La Liga harus berhenti.
Ide dari federasi Spanyol itu sendiri sudah menuai beberapa kecaman dari klub-klub La Liga lain seperti Valencia dan Getafe yang juga merasa mereka masih punya peluang bersaing ke Liga Champoins. Pemutusan untuk menetapkan hasil klasmen sementara saat ini sebagai penentu memang bisa dibilang sebagai hal yang kontroversial karena ketatnya persaingan yang ada.
Sumber: UEFA Bisa Jamin Atletico Madrid Tetap ke Liga Champions Musim Depan
Berita Bola

Cerita Eks Incaran Manchester United yang Ditembak di Kepala

Football5star.com, Indonesia – Klub Inggris, Manchester United sempat berminat mendatangkan striker asal Paraguay, Salvador Cabanas. Pemain berjuluk ‘El Mariscal’ ini digadang-gadang bakal jalani masa keemasan jika bermain di Old Trafford.

Sebagai seorang striker, Cabanas memang cukup moncer. Pada 2006 saja, ia mengoleksi 96 gol dari 115 pertandingan bersama klub Meksiko, Chiapas. Pemain bernama lengkap Salvador Cabañas Ortega memang jadi salah satu bomber ganas di Liga Meksiko.

Sayang seribu sayang, petaka mendatangi perjalanan hidup Cabanas. Pemain yang pernah menyandang gelar top skor ajang Copa Libertadores ini terlibat perselisihan di klub malam. Sebutir peluru bersarang di kepala akibat perselisihan itu.

getty images

Sebelum malam mengerikan itu terjadi, Cabanas baru saja menolak untuk hijrah ke Eropa dan memilih untuk memperpanjang kontrak di klubnya, América. Menurut Cabanas, gaji di América dua kali lipat ia terima dibanding harus bermain di salah satu klub Eropa.

“Ketika tragedi itu terjadi, saya memiliki perjanjian pra-kontrak sebesar 1,7 juta dolar untuk bergabung dengan Manchester United atau klub besar lainnya,” katanya kepada ABC Color pada 2014. “Di America, gaji saya menjadi dua kali lipat dan mereka memberi saya sebuah apartemen di Acapulco dan satu lagi di Cancun hanya untuk menjaga saya tetap di sana.”

Cabanas seperti dikutip Football5star.com dari bbc, Jumat (17/4/2020) menceritakan bahwa pada 25 Januari 2010, ia dan istrinya pergi ke kelab malam di Mexico City, Bar Bar. Di klub malam itu, ia terlibat pertengkaran dengan sejumlah orang.

Cabanas terpojok hingga masuk ke kamar mandi. Pelaku kemudian menembakkan senjatanya tepat di kepala Cabanas. Ia sekarat dan hampir tewas di dalam kamar mandi klub malam tersebut.

Eks incaran Manchester United itu berbaring koma selama sepuluh hari, di ambang antara hidup dan mati, sebelum akhirnya sadar. Dia menyatakan bahwa kondisi fisiknya yang sebelumnya fit menjadi pembeda, “Sepakbola menyelamatkan hidupku,” katanya.

Meski sudah siuman, Cabanas harus empat bulan perawatan dan rehabilitasi yang melelahkan sebelum diizinkan terbang pulang ke Paraguay. Peluru yang dimaksudkan untuk membunuhnya tetap bersarang di tengkoraknya sampai hari ini.

Siapa penembak Cabanas? Pihak kepolisian Meksiko menyebut bahwa pelaku bernama Jose Jorge Balderas Garza. Jorge diduga bekerja untuk pembunuh bayaran yang ditakuti yakni Edgar Valdez Villarreal, yang pada saat penembakan menguasai Los Negros, kartel sayap bersenjata yang menyelundupkan obat-obatan terlarang.

Namun mengapa Jorge menembak Cabanas? Hal itu tak pernah terungkap ke publik. Penangkapan Jorge pun bukan untuk kasus penembakan Cabanas melainkan kasus kegiatan kejahatan terorganisir.

The post Cerita Eks Incaran Manchester United yang Ditembak di Kepala appeared first on Berita Bola Terupdate, Live Score, Jadwal & Klasemen – Football5star.com.

Harry Maguire: Klub Punya Kebijakan Berbeda Soal Pemotongan Gaji

Football5star.com, Indonesia – Harry Maguire buka suara soal rencana Manchester United yang akan memotong gaji para pemainnya. Ia mengatakan manajemen dan pemain masih mendiskusikan soal kemungkinan tersebut.

Sudah
banyak klub-klub Eropa yang memotong gaji pemainnya akibat pandemi corona. Tapi
di Premier League baru Southampton yang mengambil langkah tersebut.

Adapun Manchester United masih belum membuat keputusan apakah memotong gaji pemainnya atau tidak. Bagi Maguire, tiap klub punya kebijakan yang berbeda tapi tidak menutup kemungkinan untuk timnya melakukan hal yang sama.

Getty Images

“Saya pikir setiap klub punya kebijakan yang berbeda. saya melakukan diskusi mingguan dengan klub tentang bagaimana kami ingin maju dan memantaunya. Sebanyak yang bisa kami katakan atas nama klub, kami akan terus mengevaluasi kondisi terkini,” ujar sang kapten seperti dilansir Daily Mail, Jumat (17/4/2020).

“Saya yakin setiap minggu kami akan mengevaluasinya, melihat di mana kita berada dan melihat apakah kami perlu melakukan apa pun terkait pemontongan gaji. Setiap klub akan berbeda, mengalami keadaan yang berbeda dan saya yakin setiap kapten akan berbicara atas nama klub,” ia menambahkan.

Klub-klub
Premier League sedang dihadapkan dilema besar. Di satu sisi mereka diminta
untuk mengikuti peraturan pemerintah untuk merumahkan seluruh karyawan.

Di sisi lain klub tidak ingin merumahkan karyawannya. Ini pula yang ingin dilakukan Manchester United. Mereka menegaskan tidak akan merumahkan 900 karyawannya dan tetap akan menggaji mereka secara penuh.

The post Harry Maguire: Klub Punya Kebijakan Berbeda Soal Pemotongan Gaji appeared first on Berita Bola Terupdate, Live Score, Jadwal & Klasemen – Football5star.com.

Real Madrid, Barcelona Diplot Lolos Liga Champions, Atletico Gagal

Gila Bola – Real Madrid dan Barcelona, serta dua tim lain, diplot untuk lolos Liga Champions musim depan jika Liga Spanyol musim ini terpaksa dihentikan di tengah jalan.
Federasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol (RFEF) membahas sebuah opsi andai kompetisi Liga Spanyol terpaksa dihentikan tanpa menyelesaikan sisa laga akibat wabah yang kini membayangi Spanyol dan seantero Eropa.
Saat ini semua kompetisi sepak bola di sebagian besar negara dihentikan akibat wabah Covid-19, kecuali Liga Belarusia dan Liga Nikaragua yang tetap berlangsung seperti biasa.
Sebagai salah satu negara Eropa yang terparah kena dampak Covid-19, bersama dengan Italia dan Inggris, ada kekhawatiran kompetisi di semua kasta di Spanyol bakal dihentikan sebelum waktunya, bukan lagi ditunda sampai waktu yang tidak ditentukan seperti yang terjadi saat ini. Jika itu terjadi siapa tim-tim yang akan lolos ke Eropa?
Video Bola

Real Madrid Datangkan 3 Striker Sekaligus – Barcelona Gugat Mantan…
Wonderkid Jepang Menuju Milan – Ayah Tiri Neymar Brondong –…
Ronaldo Messi Salah, Siapa Yang Paling Cantik? – Ciro Immobile…

Menanggapi kekhawatiran tersebut, RFEF memberikan solusi andai pihak-pihak terkait setuju menghentikan kompetisi, khususnya Divisi Primera sebagai kasta tertinggi di negara tersebut.
Seperti dikutip dari Marca dan Cadena Cope, empat tim yang saat ini menghuni posisi teratas di papan klasemen La Liga saat liga ditunda, yaitu FC Barcelona, Real Madrid, Sevilla dan Real Sociedad akan langsung dinyatakan lolos ke kompetisi Liga Champions musim depan.
Sementara itu Getafe dan Atletico Madrid yang mengisi peringkat kelima dan keenam, otomatis masuk ke Liga Europa.
Selain dua klub tersebut, Athletic Bilbao pun mendapatkan jatah satu tiket ke Liga Europa karena dipastikan berlaga pada final Copa del Rey,
Sementara itu Real Sociedad sebagai lawan Les Leones di final Copa del Rey sudah lebih dulu dipastikan bermain di Liga Champions karena menghuni posisi yang lebih baik pada papan klasemen.
Namun andai final Copa del Rey digelar dan Athletic Bilbao kalah maka satu tiket jatah ke Liga Europa akan diberikan kepada Valencia yang menghuni peringkat ketujuh.
Walau demikian belum jelas tata cara siapa yang bakal menjadi juara musim ini, siapa yang akan promosi dan degradasi karena RFEF harus berkomunikasi terlebih dahulu dengan UEFA.
Sementara itu LFP sebagai operator liga menegaskan tidak akan menghentikan kompetisi di tengah jalan atau menganulir kompetisi musim ini walau belum jelas kapan akan dilanjutkan kembali.
Sumber: Real Madrid, Barcelona Diplot Lolos Liga Champions, Atletico Gagal
Berita Bola