Declan Rice Heran Paul Pogba Dikritik Banyak Pihak

Football5star.com, Indonesia – Dalam beberapa tahun terakhir Paul Pogba sering mendapat cemooh dari berbagai pihak. Hal ini pun menjadi sorotan dari gelandang West Ham United, Declan Rice.

Yang paling
baru, legenda Liverpool, Graeme Souness, mengritik keras bintang Manchester
United. Situasi pun kian runyam setelah sang bintang membalas komentar pedas
Souness.

Melihat situasi ini, Declan Rice menganggap apa yang dikatakan Souness tidak berdasar. Ia justru menganggap Pogba sebagai salah satu pemain terbaik di dunia.

Football London

“Mengapa dia membenci Pogba? Jangan lakukan sesuatu yang tidak masuk akal. Pria itu konyol, dia salah satu pemain terbaik di dunia. Apa Anda berpikir dia ingin cedera terus? Ada beberapa hal dalam sepak bola yang tidak bisa dicegah,” kata Rice seperti dilansir Daily Mail, Kamis (16/4/2020).

Penampilan pemain
asal Prancis memang menjadi sorotan. Apalagi musim ini dia lebih sering
berkutat dengan cedera engkel yang didapat pada awal musim. Masalah ini pun
berpengaruh langsung pada jam terbangnya.

Di Premier
League dia baru bermain tujuh kali tanpa mencetak satu gol pun. Mantan pemain
Juventus sejatinya sempat pulih dan dimainkan lagi saat Manchester United
menghadapi Watford dan Newcastle United.

Setelah itu Paul Pogba kembali mengalami cedera engkel. Dan sejak pertengahan Desember dirinya sudah tidak bermain lagi.

The post Declan Rice Heran Paul Pogba Dikritik Banyak Pihak appeared first on Berita Bola Terupdate, Live Score, Jadwal & Klasemen – Football5star.com.

Loris Karius Curhat Masih Trauma Dapat Ancaman Pembunuhan

Gilabola.com – Loris Karius ternyata masih takut setengah mati akibat ancaman pembunuhan dari laga mimpi buruk di Liga Champions saat bela Liverpool.
Loris Karius bulan lalu sudah dipikirkan Liverpool untuk dilempar ke klub Bundesliga, Hertha Berlin. Kini sang pemain Besiktas mengungkapkan jika dirinya masih trauma usai laga final Liga Champions antara Liverpool kontra Real Madrid di Kiev yang berakhir kalah skor 3-1.
Membuat emosi klub dan suporter akibat blunder demi blunder yang ia lakukan di laga tersebut, Karius langsung ditendang ke klub Turki untuk masa peminjaman 2 tahun. Ia masih dalam masa kontrak di Anfield sampai 2022 mendatang, namun kini lebih ingin ke gelaran Jerman.
Kini setelah lama tidak terdengar sang pemain curhat jika dirinya belum bisa mudah melupakan kenangan pahit di laga final Liga Champions yang pernah ia lakoni. Karius tidak menyalahkan para suporter The Reds, karena mereka sudah membayar tiket dan berhak untuk marah.
Video Bola

Real Madrid Datangkan 3 Striker Sekaligus – Barcelona Gugat Mantan…
Wonderkid Jepang Menuju Milan – Ayah Tiri Neymar Brondong –…
Ronaldo Messi Salah, Siapa Yang Paling Cantik? – Ciro Immobile…

Meski sah-sah saja marah, namun menurutnya para suporter sudah berlebihan saat mulai menyerang dengan ancaman pembunuhan. Ia juga kesal dengan para suporter yang beraninya di media sosial saja, namun bungkam saat bertemu langsung dengan dirinya di jalanan.
Loris Karius masih ingin kembali ke Liverpool lagi
Karius juga mengaku selalu tidak bisa tidur sampai dua hari saat mendapatkan ancaman pembunuhan dari oknum fans The Reds. Segala bentuk ancaman dan beragam kalimat rasis sudah ia rasakan hingga cukup membekas dalam waktu lama.
Karius merasa fans klub sudah berbuat tidak adil setelah semua jasa yang ia berikan kepada klub. Semua prestasinya yang saat itu masih berusia 24 tahun langsung sirna di mata fans hanya karena satu pertandingan.
Karius lantas mengaku pada The Sport Bild jika dirinya terbuka untuk opsi bermain di klub Bundesliga. Publik di gelaran tersebut ia nilai masih lebih baik penerimaannya. Meski begitu dirinya masih berharap dapat kesempatan memperbaiki diri di Anfield.
Karius hingga kini masih rutin setiap pekan menghubungi pelatih kiper The Reds, John Achterber. Ia juga masih sering menghubungi Jurgen Klopp dan lega jika sang manajer dan pihak manajemen Liverpool masih baik kepada dirinya.
Sumber: Loris Karius Curhat Masih Trauma Dapat Ancaman Pembunuhan
Berita Bola