Klopp Tidak Klop, Teriaki Penggemar Liverpool Bodoh

Juergen Klopp tidak klop dengan beberapa penggemar Liverpool, meneriaki mereka ‘dasar bodoh’ setelah mencoba bersalaman dengannya jelang dimulainya laga Liga Champions The Reds melawan Atletico Madrid pada Kamis (12/3) dinihari.
Ketika pelatih Liverpool Juergen Klopp berjalan keluar dari lorong Anfield Stadium, sejumlah penggemar The Reds mengulurkan tangan mereka untuk melakukan tos atau berjabat tangan dengan si pelatih Jerman itu. Klopp bereaksi dengan marah dan menjauh dari mereka sebelum berteriak: “Jauhkan tanganmu, dasar bodoh.”


Thursday January 01, 1970

No handshakes before the game and these people think they're getting high-5s off the players? 🤯Klopp was having none of [email protected] pic.twitter.com/yXtrVRA51J
— BenchWarmers (@BeWarmers) March 11, 2020


Thursday January 01, 1970

Jabat tangan antar pemain dan wasit telah dilarang oleh Liga Inggris dan sejumlah liga lain di seluruh Eropa dalam upaya untuk mencegah memburuknya penyebarnya virus Covid-19 di benua biru itu.
Klopp bahkan menolak untuk menjabat tangan manajer Atletico Madrid Diego Simeone sebelum pertandingan dan sebagai gantinya memilih melakukan sentuhan siku sebagai alternatif jabat tangan. Tidak ada jabat tangan pra-pertandingan antara para pemain juga pada laga babak leg kedua babak 16 besar pada Kamis dini hari.


Thursday January 01, 1970

Coronavirus handshake Klopp 🤝 Simeone 😂 pic.twitter.com/tGguxbsA66
— RedScouserBrasil (@redscouserbr) March 11, 2020

Penyakit ini bisa menular ketika seseorang yang menderita COVID-19 batuk atau menghembuskan napas dan mereka melepaskan droplet atau tetesan cairan yang terinfeksi melalui mulut atau hidungnya.
Situasi dengan cepat memburuk di seantero Eropa setelah Italia menjadi negara dengan jumlah infeksi dan kematian terbesar di luar China. Angkanya sudah mendekati 13 ribu penderita dan 827 kematian. Urutan terburuk berikutnya berturut-turut adalah Iran, Korea Selatan, Prancis, Spanyol dan Jerman.

Klopp juga tidak klop minggu lalu saat ditanya wartawan soal dampak coronavirus minggu lalu, tetapi mengubah cara berbicaranya menjelang pertandingan, Rabu, ketika masalah itu muncul lagi, mengakui bahwa situasinya sudah semakin serius.
“Ada hal-hal yang lebih penting daripada sepakbola,” kata manajer Liverpool Juergen Klopp awal pekan ini. “Saya pikir kita menyadarinya lagi pada saat ini. Yang kita butuhkan adalah waktu untuk menemukan solusi untuk itu. Bagaimana kita bisa menang saat itu? Dengan menghindari situasi yang berbeda.”
“Apa yang kita lakukan dengan tidak berjabatan tangan adalah mengirim tanda. Ini bagus untukmu, bagus untukku, bahwa kita tidak berjabat tangan sekarang.”
“Sangat penting bahwa 22 pemain yang benar-benar sehat mengirimkan tanda ini untuk masyarakat. Bermain sepak bola hanyalah sebuah permainan. Kita bukan masyarakat, kita hanya bagian dari masyarakat dan kita semua harus khawatir pada saat yang bersamaan.”
“Itulah tepatnya yang saya tidak suka – Anda duduk dan bertanya kepada saya pertanyaan ini, tetapi Anda terbang dari Madrid untuk berada di sini. Jadi tetaplah di sana – mereka telah meliburkan sekolah-sekolah dan Anda jelas khawatir.”
“Tapi Anda pikir layak untuk bepergian atau apa pun ke pertandingan sepak bola. Jadi itulah masalah kita bersama – kami bermain sepakbola, tetapi kita tidak bisa menghentikannya (penyebaran virus) dengan sepakbola. Kami melakukan apa yang harus kami lakukan.”
Sumber: Klopp Tidak Klop, Teriaki Penggemar Liverpool Bodoh
Berita Bola
Video Berita Sepak Bola Terbaru
Video Cerita Bola Terlengkap