Chamberlain Dipuji Setumpuk Usai Liverpool Tumbang di UCL, Ini Alasannya

Gilabola.com – Setelah Liverpool dipastikan tersingkir di Liga Champions paska kalah agregat 2-3 kontra Atletico Madrid. Eks Chelsea, Chris Sutton menyebut Alex Oxlade Chamberlain layak mendapatkan predikat Man of The Match nya The Reds dilaga tersebut.
Pasalnya, laga yang berlangsung di Anfield pemain Timnas Inggris itu mampu memberikan kontribusi yang besar. Dimana tampil ciamik dan apik sepanjang 82 menit. Bahkan gol pembuka Merseyside Merah di menit ke 43 lewat tandukan Georginio Wijnaldum usai Chambo sapaan akrab sang pemain memberikan assist yang sangat luar biasa.
Tentu saja jika eks pemain Arsenal itu tidak bekerja keras di jalannya pertandingan. Maka anak asuh Jurgen Klopp bisa dibilang akan mengalami rasa frustasi yang sangat besar. Bagaimana tidak, sejak menit-menit awal kubu tuan rumah sudah tancap gas agar bisa menciptakan gol cepat. Namun sayangnya berbagai peluang dari para punggawa Liverpool mampu dimentahkan oleh Jan Oblak.
Ya, kiper asal Slovenia itu tampil sangat fantastis mengawal jala gawang Atletico. Bahkan jutaan pasang mata yang menonton laga Super Big Match tersebut bakalan geleng-geleng kepala. Karena peluangnya memang sangat banyak dan seharusnya Si Merah bisa pesta gol. Apalagi kandang mereka terkenal sangat angker. Namun hal itu tampaknya sudah tak berlaku lagi.
Kendati rival Everton itu tersingkir menyakitkan di depan ribuan fansnya. Akan tetapi Sutton yang kini menjadi pengamat dan komentator sepakbola itu menilai Chamberlain yang tidak tampil full tetap pantas mendapatkan kredit yang besar. Karena sudah memberikan kontribusi yang luar biasa.
“Oxlade Chamberlain ditarik keluar setelah 82 menit berlari di atas lapangan,”Tulis Chris Sutton di kolom Daily Mail.
“Dia saya pikir seharusnya bisa berbangga dengan penampilannya. Dia [Chamberlain] telah memberikan segalanya, dan kontribusinya benar-benar telah meninggalkan keseimbangan.”Tutupnya.
Sedangkan Chamberlain di musim ini total sudah tampil sebanyak 21 kali di Premier League. Akan tetapi hanya 13 kali dirinya tampil sebagai starter dibawah arahan Jurgen Klopp.
Untuk urusan mencetak gol, pemain akademi Southampton yang dibesarkan namanya di dunia sepakbola oleh Arsenal itu sudah membukukan tiga gol.
Sumber: Chamberlain Dipuji Setumpuk Usai Liverpool Tumbang di UCL, Ini Alasannya
Berita Bola
Video Berita Sepak Bola Terbaru
Video Cerita Bola Terlengkap

Henderson Kecewa Berat Liverpool Tersingkir di Liga Champions, Tapi…

Gilabola.com – Usai Liverpool kalah agregat 2-3 sekaligus tersingkir melawan Atletico Madrid di leg kedua Liga Champions, Kamis (12/3/2020) dini hari WIB. Jordan Henderson mengaku sangat frustasi timnya kalah memalukan. Namun ia tetap meminta agar rekan setimnya fokus di laga berikutnya.
Rasa kecewa yang di tunjukan oleh sang kapten boleh dibilang sangatlah wajar. Pasalnya The Reds yang tampil di Anfield mempunyai berbagai macam peluang emas. Tapi sayangnya gagal menjadi gol untuk memenangkan pertandingan. Hal ini tak lepas dari kurang tenangnya anak asuh Jurgen Klopp dalam mengelolah peluang tersebut.
Alhasil selain ke angkeran stadion mereka ternodai. Maka dipastikan musim ini Si Merah juga gagal mempertahankan trofi kuping gajah. Bahkan kesaktian Klopp dalam meracik timnya bisa dibilang telah pudar.
Kendati timnya saat ini benar-benar tengah dalam tekanan yang hebat. Namun punggawa Timnas Inggris tersebut juga meminta agar rekan-rekannya bersiap untuk menatap laga berikutnya melawan Everton dalam partai yang bertajuk Derby Merseyside, Selasa (17/3/2020) dini hari WIB.
“Malam ini dan besok itu tidak akan terasa menyenangkan, tapi kita harus tetap menerimanya dan menyelesaikan musim ini dengan baik,”Kata Jordan Henderson seperti dikutip Daily Mail.
“Kita akan segera memiliki laga Derby berikutnya, jadi itulah yang dibutuhkan dimana fokus untuk mengubahnya menjadi secepat mungkin.
“Tentu saja kami sangat kecewa. Padahal penampilan kita secara menyeluruh boleh dibilang sangat baik.
“Kami sudah mengerahkan semuanya ke dalam pertandingan dan kami harus kecewa. Jadi kita harus fokus setiap saat. Karena dengan kesalahan apapun, maka bisa merugikan anda.
“Kami benar-benar kecewa dengan hasilnya secara keseluruhan. Ya, kita harus menanggungnya.”Tutup Henderson.
Sementara itu, jika melawan Everton di Goodison Park kembali menelan kekalahan atau hasil imbang. Maka hal ini jelas membuat Liverpool untuk menggelar pesta kemenangan meraih Premier League bakal terganggu.
Pasalnya lawan-lawan mereka dipastikan bersemangat ingin meniru apa yang dilakukan oleh Watford di laga tersisa ini.
Sedangkan di sisi lain laga kedua tim juga bisa saja tertunda. Sebab virus corona di Inggris kian membahayakan. Dimana hal ini usai pelatih Arsenal, Mikel Arteta dinyatakan positif terjangkit, Jumat (13/3/2020).
Sumber: Henderson Kecewa Berat Liverpool Tersingkir di Liga Champions, Tapi…
Berita Bola
Video Berita Sepak Bola Terbaru
Video Cerita Bola Terlengkap

Liverpool Keok di Liga Champions, Begini Komentar Michael Owen

Gilabola.com – Usai Liverpool kalah agregat 2-3 melawan Atletico Madrid di leg kedua Liga Champions, Kamis (12/3/2020) dini hari WIB. Michael Owen menyatakan bekas klubnya tersebut tetaplah yang terbaik di Eropa.
Laga yang berlangsung di Anfield tersebut, boleh dikatakan sangat menarik dan seru sejak menit awal hingga akhir pertandingan. Bagaimana tidak, tuan rumah yang ingin sekali memenangkan laga selalu digagalkan peluangnya oleh Jan Oblak. Dan pada menit ke 43 lah The Reds baru mampu membuka keunggulan lewat sundulan Giorginio Wijnaldum.
Di paruh kedua, permainan anak asuh Jurgen Klopp kian menggila. Hasilnya di menit ke 90 Roberto Firmino berhasil memperbesar keunggulan timnya. Namun sayangnya gol pemain asal Brasil itu di langsung responi Atletico tiga menit kemudian lewat Marcos Llorente yang mana mendapatkan umpan matang dari Joao Felix setelah memanfaatkan blunder Adrian. Hingga laga usai babak kedua, tidak ada lagi gol yang tercipta.
Hasilnya untuk menentukan pemenang, pertandingan harus di lanjutkan ke perpanjangan waktu. Dan Liverpool yang selama 90 menit penuh tampil menyerang justru harus kedodoran. Mereka pun harus kembali kebobolan lewat kaki Llorente lagi di menit 105 dan Alvaro Morata. Usai laga Klopp dan anak asuhnya pun mendapatkan kritikan pedas. Pasalnya gagal memenangkan laga dan mempertahankan trofi si kuping gajah pada musim ini.
Meski kes timnya terus ditekan, namun Owen yang pernah merumput di Merseyside Merah dari tahun 1996 hingga tahun 2004 itu tetap menilai Liverpool klub yang masih terbaik di benua biru. Dimana ia sependapat perbedaan laga tersebut terletak pada kualitas kiper.
“Liverpool memang sudah tersingkir, dan saya pun tak ragu bahwa mereka tetap tim terbaik di Eropa saat ini,”Kata Michael Owen kepada BT Sports.
“Ya, mereka telah dikalahkan dua kali tetapi mereka [Liverpool] masih tetap menjadi tim yang terbaik di Eropa dan mereka benar-benar luar biasa selama tampil 90 menit penuh.
“Seperti yang dikatakan Rio Ferdinand, perbedaan terletak antara kedua kiper.”Tutupnya.
Sementara itu, dengan hasil kekalahan yang di dapat Liverpool. Maka semakin memperpanjang daftar hasil negatif Jordan Henderson CS. Pasalnya di laga sebelumnya mereka kalah dari Watford 3-0 dan tersingkir di putaran kelima Piala FA kontra Chelsea.
Sumber: Liverpool Keok di Liga Champions, Begini Komentar Michael Owen
Berita Bola
Video Berita Sepak Bola Terbaru
Video Cerita Bola Terlengkap

Liverpool Kecolongan 10 Kasus Baru Usai Lawan Atletico

Gilabola.com – Liverpool dan pemerintah Inggris dikritik usai laga Liga Champions kekalahan lawan Atletico Madrid. Bukan 1 tapi 10 kasus baru corona mereka dapat.
The Reds yang sebelumnya diprotes Diego Simeone yang menyebut adanya ketidakadilan dalam laga mereka saat ini tengah dibuat pusing kasus virus corona. Kedatangan para fans tim lawan yang bernama lengkap Club Atletico de Madrid itu berujung pada 10 kasus positif terdampak virus covid-19 yang baru.
Laga sengit itu memang dibuka seperti biasa saat kekhawatiran akan penyebaran sang virus tengah bermunculan di mana-mana. Keputusan membolehkan 3000 fans Atletico datang dari Kota Madrid, salah satu daerah terparah paparan corona, berbuah petaka.
The Liverpool Echo melaporkan jika 10 kasus baru penyebaran virus ini di Inggris datang dari wilayah tempat kandang The Reds berada usai laga tersebut. Karuan publik berang dan mengkritik kelalaian pihak berwenang hingga menyebabkan masalah penyebaran virus itu ikut meningkat di Inggris.
“Seribuan fans Atletico datang ke sini, padahal kota mereka lagi di lockdown, TERMASUK semua pertandingan mereka, karena Madrid lagi diserang virus ini (782 kasus, 35 kematian). Benar-benar gila. Apa yang sebenarnya lagi dilakukan oleh pemerintah Inggris?” tulis Piers Morgan mewakili kemurkaan masyarakat Inggris.
Liverpool kalah lawan tim super parkir bus
Hal ini karuan menambah duka The Reds yang bagaikan sudah kalah, tertimpa tangga pula. Dalam laga yang berakhir skor 2-3 itu, kubu Jurgen Klopp kesulitan membongkar taktik super bertahan yang digunakan kubu Diego Simeone.
Georginio Wijnaldum mencetak The Reds di menit ke-43 saat Roberto Firmino mencetak gol di menit ke-94. Sementara kubu Atletico dapat gol melalui sumbangan Marcos Llorente di menit ke-97 dan menit ke-105+1 serta Alvaro Morata di menit ke-120+1.
Statistik berbicara jika kubu tim tamu terlalu parkir bus dalam laga tersebut. Mereka hanya melepas 10 tendangan berbanding 34 tendangan kubu Klopp. Tendangan ke gawang mereka juga hanya 6 berbanding 11 dari kubu Anfield.
Tim Atletico juga hanya melakukan penguasaan bola sebesar 28 persen berbanding 72 persen. Operan Atleti hanya 363 kali berbanding 854 milik The Reds. Kedua tim sama-sama berbagi 17 kali pelanggaran dalam laga tersebut.
Sumber: Liverpool Kecolongan 10 Kasus Baru Usai Lawan Atletico
Berita Bola
Video Berita Sepak Bola Terbaru
Video Cerita Bola Terlengkap

Solskjaer Bongkar Rahasia Kegemilangan Manchester United

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer membongkar rahasia kegemilangan anak asuhnya di 11 laga terakhir tim berjuluk Red Devils tersebut.

Dikutip Football5star.com dari halaman resmi klub, Jumat (13/3/2020) Solskjaer mengatakan bahwa rotasi pemain yang ia lakukan menjadi kunci sukses permainan Manchester United.

Sejak akhir Januari 2020, United tercatat tak pernah terkalahkan dari 11 pertandingan yang mereka lakoni di semua kompetisi. Terakhir, mereka mampu menang 5-0 atas LASK di leg pertama babak 16 besar Liga Europa.

“Hasil ini sangat fantastis. Akhir pekan, kami akan melawan Tottenham itulah mengapa kami terus membuat rotasi pemain di sejumlah pertandingan,” kata Solskjaer.

“Pergantian adalah bagian dari menjadi pemain United, Anda memang tidak akan bermain di setiap pertandingan tetapi pada akhirnya anda akan tetap bahagia jika berhasil meraih trofi.” tambahnya

Dikatakan oleh pelatih asal Norwegia tersebut bahwa kebijakannya soal rotasi pemain tidak mendapat pertentangan dari pemain. Hal itu karena pemain bangga meskipun bermain hanya beberapa menit.

“Ini bukan hanya soal bermain, ini soal kemenangan dan membantu tim. Jika Anda bermain 60, 70, 80, atau bahkan 10 menit saja, Anda harus bangga dan tetap percaya diri,” tutupnya.

The post Solskjaer Bongkar Rahasia Kegemilangan Manchester United appeared first on Berita Bola Terupdate, Live Score, Jadwal & Klasemen – Football5star.com.

Solskjaer: Musim Depan Paul Pogba Tetap Pemain Manchester United

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer menegaskan bahwa pemain asal Prancis, Paul Pogba di musim depan akan tetap berstatus sebagai pemain tim berjuluk Red Devils tersebut.

“Paul Pogba adalah pemain kami. Dia masih terikat kontrak dua tahun dan juga masih ada opsi tambahan. Anda bisa mengharapkan Paul bertahan di musim depan,” kata Solskjaer seperti dikutip Football5star.com dari halaman resmi klub, Jumat (13/3/2020).

Masa depan eks pemain Juventus tersebut memang masih teka teki hingga saat ini. Sejumlah pihak menyarankan kubu United untuk menjual Pogba.

Mantan pelatih dan pemain Manchester United Ryan Giggs menyebut bahwa pemain Prancis Paul Pogba sudah seharusnya angkat koper dari Stadion Old Trafford. Hal itu karena Pogba dianggap Giggs sudah inkonsisten sebagai pemain profesinal.

“Dia memang telanta hebat tapi dia inkonsisten. Kembali cederanya Pogba tentu saja membuat kecewa dan frustasi seorang pelatih. Harus ada keputusan tegas untuk Pogba,” kata Giggs.

“Saya merasa kasihan dengan Ole Gunnar Solskjaer karena dia terus menjawab pertanyaan soal Pogba. Menurut saya, United sedang dalam permainan bagus tanpa Pogba,” tambah Giggs saat itu.

The post Solskjaer: Musim Depan Paul Pogba Tetap Pemain Manchester United appeared first on Berita Bola Terupdate, Live Score, Jadwal & Klasemen – Football5star.com.

Manchester City Sedih Dan Doakan Real Madrid Negatif Corona

Gilabola.com – Manchester City sedih dan mendoakan Real Madrid negatif corona usai laga Liga Champions mereka ditunda dan tim lawan dikarantina.
Manchester City yang sebelumnya telah karantina Benjamin Mendy kini tengah bersedih. Real Madrid yang dulunya didirikan pada 6 Maret 1902 sebagai Madrid Football Club dilaporkan harus karantina Zinedine Zidane dan semua pemainnya.
Artinya jelas jika laga babak 16 besar antara kedua tim di gelaran Liga Champions harus ditunda. Pihak The Sky Blues telah mengumumkan pembatalan itu melalui situs resmi mereka setelah mendengar Zidane cs harus dikarantina selama 15 hari.
Hal ini mereka putuskan bersama pihak UEFA setelah kaget mendengar kabar dari pihak Los Blancos yang memastikan kejadian tersebut. Mereka juga jadi tahu hal ini dilakukan setelah satu pemain tim basket Madrid positif kena covid-19.
Sedih mendengar kabar tidak sedap tersebut, kubu Pep Guardiola langsung mengirimkan dukungan moril dan doa agar Zidane dan skuadnya dijauhkan dari penyakit asal Kota Wuhan itu. Meski rival di lapangan, namun mereka tetap sesama olahragawan yang menjunjung sportifitas.
Manchester City doakan Real Madrid dijauhkan dari virus corona
Zidane sendiri sempat kaget saat ia dan timnya datang ke pusat pelatihan dan langsung dikumpulkan Niko Mihic. Niko menjelaskan jika Zidane dan para pemainnya harus mengurung diri di rumah masing-masing selama 15 hari.
Mereka diberitahu jika pebasket Trey Thompkins didiagnosa kena virus corona dan karena mereka berbagi kantin yang sama. Trey dan timnya juga berbagi ruang ganti yang sama dengan para pemain Los Blancos, artinya mereka berpeluang kena virus yang sama. Staf kepelatihan langsung cemas, namun mereka bersedia mengikuti arahan klub.
Zidane tetap tenang dan menegaskan jika latihan mereka batal dan setiap pemain harus latihan sendiri-sendiri di rumah. Ia tidak ingin para pemain Los Blancos jadi tidak fit hanya karena harus berdiam diri di rumah mereka masing-masing.
Selagi mereka berjuang dalam masa karantinanya, pihak Pep Guardiola memberikan dukungan dari jauh. Mereka berharap tim La Liga itu baik-baik saja dan bisa melalui semua masalah ini dengan baik.
Sumber: Manchester City Sedih Dan Doakan Real Madrid Negatif Corona
Berita Bola
Video Berita Sepak Bola Terbaru
Video Cerita Bola Terlengkap