Diego Costa Pancing Kritik Usai Bercanda Soal Corona

Gilabola.com – Diego Costa sukses strike pancing kritik usai sang pemain klub kontestan Liga Champions Atletico Madrid bercanda soal virus corona.
Diego Costa yang awalnya memulai karir bola di Brasil sebelum bergabung ke Braga di tahun 2006 itu saat ini tengah mendapatkan kritik pedas suporter. Pemain Atletico Madrid yang hanya beruntung kalau lawan tim tanpa Cristiano Ronaldo itu bercanda soal virus corona dengan pura-pura batuk saat lewati awak media.
Momen singkat itu terjadi di Anfield saat ia akan pergi usai pertandingan. The El Chringuito TV merilis cuplikan momen Costa saat melewati kerumunan wartawan yang ingin mewawancarainya. Ogah berhenti, Costa yang mengenakan setelan jas itu terus berlalu sambil pura-pura batuk.
Candaan singkat itu ia lakukan saat dunia lagi dihebohkan oleh penyebaran virus corona. Karuan banyak suporter klub bola yang kesal dan berbalik mengkritik ulah yang tidak tepat waktunya tersebut.
Diego Costa dinilai tak pantas bercanda soal corona
“Sama sekali tidak cerdas,” ujar pemilik akun Adrian dengan kesal. “Costa hanya berjalan terburu-buru sambil berpura-pura batuk saat melewati wartawan. Sama sekali bukan jenis candaan yang pantas dan tidak lucu,” timpal Carl Markham.
Costa sendiri main biasa-biasa saja di laga tersebut. Ia bermain selama 56 menit dan bereaksi marah saat ditarik keluar lapangan dengan menendang tas dan beberapa botol minuman.
Pemain yang menggantikan Costa, Marcos Llorente, malah lebih bersinar dengan mencetak 2 gol. Suporter Liverpool juga dibuat kesal Costa sebelum laga dimulai saat dirinya melempar bola dengan pongah di depan mereka.
Di gelaran Liga Champions musim ini, Costa baru main di 6 pertandingan dengan tanpa gol. Meski tidak mencetak gol, namun dirinya membuat 1 assist dan 1 kartu kuning. Sementara di La Liga Costa sudah turun di 13 pertandingan dengan menghasilkan 2 gol, 2 assist dan 2 kartu merah.
Sumber: Diego Costa Pancing Kritik Usai Bercanda Soal Corona
Berita Bola
Video Berita Sepak Bola Terbaru
Video Cerita Bola Terlengkap

McTominay: Umpan Bruno Fernandes Membunuh Lawan

Football5star.com, Indonesia – Gelandang Manchester United, Scott McTominay, memberikan pujian kepada rekannya Bruno Fernandes. Menurut dia, pemain asal Portugal itu sangat bagus.

Bruno Fernandes langsung menunjukkan kualitasnya usai ditebus Manchester United sebesar 48 juta poundsterling (sekitar Rp 870 miliar) pada bursa transfer Januari.

Ia sudah menyumbangkan dua gol dan tiga assist dalam lima pertandingan Liga Inggris bersama Setan Merah. Ketajaman Fernandes ini ikut mendongkrak permainan United.

Terakhir, ia membawa Manchester United menang 2-0 atas Manchester City pada lanjutan pertandingan Liga Inggris di Old Trafford, Sabtu (8/3/2020) malam WIB. Dalam laga itu, Bruno Fernandes menyumbang satu assist.

“Dengan Bruno Fernandes Anda bisa melihat dia datang dan dia adalah seorang juara sejak lahir. Anda bisa lihat itu dalam latihan,” kata McTominay di Soccerway.

“Dia selalu tersedia untuk mengambil bola dalam situasi apa pun dan memainkan killer yang membunuh lawan. Kami membutuhkan percikan kreatif seperti itu. Saya tidak bisa memberinya kredit yang cukup untuk cara dia memulai kariernya di United.”

“Dia sangat menuntut, pemain nomor 10 yang menginginkan bola, tapi dia menjadi udara segar. Dia punya kepribadian dan itulah yang dibutuhkan klub sepak bola ini,” McTominay menambahkan.

United sendiri kini berada di posisi lima klasemen Liga Inggris. Setan Merah tertinggal dua angka dari Chelsea yang berada di atasnya.

The post McTominay: Umpan Bruno Fernandes Membunuh Lawan appeared first on Berita Bola Terupdate, Live Score, Jadwal & Klasemen – Football5star.com.

UEFA Lambat, Manchester City vs Real Madrid, Juventus vs Lyon Ditunda

UEFA bergerak terlalu lambat. Baru mau rapat hari Selasa depan (17/3), itu pun lewat video conference yang bisa dilakukan hari ini via rumah masing-masing. Sudah terlanjur dua pertandingan Liga Champions ditunda.
Situasi soal coronavirus Covid-19 ini bertambah buruk dari jam ke jam pada Kamis (12/3) malam. Setelah Juventus memastikan satu pemain utamanya, Daniela Rugani, positif terkena, menyusul kemudian satu pemain basket Real Madrid. Hal ini memaksa Los Blancos untuk melakukan karantina terhadap para pemain bintang sepak bola mereka karena kedua tim basket dan sepak bola berbagi fasilitas latihan yang sama di Valdebebas.
Setelah itu merebak spekulasi bahwa UEFA mungkin akan melakukan penundaan jadwal Liga Europa dan Liga Champions dalam waktu beberapa jam saja. Beberapa jam lalu UEFA menjawab spekulasi soal penundaan Liga Europa, yang akan dimulai dalam beberapa jam lagi, Jumat (13/3) dinihari. Jawabannya adalah: berjalan sesuai jadwal kecuali untuk dua pertandingan yang sudah pasti tertunda: Sevilla vs Roma dan Inter vs Getafe.
Tapi tanpa rapat hari Selasa nanti pun, sudah ada dua pertandingan Liga Champions yang dipastikan akan tertunda pekan depan: Manchester City vs Real Madrid dan Juventus vs Lyon.
Berita Terbaru

VIDEO: Ini Biang Kekalahan Liverpool vs Atletico Madrid, Neymar Akhirnya…
VIDEO: Ada Arwah Nonton Liga Champions, Juventus Bisa Juara Tanpa…
Alasan 20 Pemain Sepak Bola Ini Bakal Melejit Namanya di…
Skenario Terbaik Liverpool Rayakan Gelar Juara Liga Inggris, Catat Tanggal…
Strategi Napoli Bikin Barcelona Kewalahan di Liga Champions! Berkat Jose…

Untuk kasus yang pertama, terjadi karena skuad Real Madrid masuk karantina setelah diketahui satu pemain basket klub itu positif terkena coronavirus atau Covid-19 beberapa jam lalu. Sedangkan untuk kasus kedua Juventus vs Lyon juga begitu karena satu pemain skuad utama Daniela Rugani dipastikan positif kasus yang sama.
Italia kini menderita sebagai negara dengan kasus coronavirus Covid-19 terburuk di luar China, 12.462 kasus infeksi dan 827 kematian. Spanyol berada di urutan kelima dengan 3.059 kasus dan 86 kematian.
Baik Manchester City vs Real Madrid maupun Juventus vs Lyon sama-sama dijadwalkan berlangsung pada Rabu 18 Maret. Saat berita ini disusun, kepastian penundaan kedua laga itu sudah terlihat di jadwal berbagai situs.
UEFA sendiri bergerak terlalu lambat, baru akan rapat Selasa 17 Maret. Terasa terlalu lama untuk perkembangan situasi yang memburuk dari jam ke jam. Apalagi rapat hari Selasa nanti cuma berupa video conference, yang bisa dilakukan saat ini juga dari rumah para petingginya masing-masing, termasuk jika harus melibatkan perwakilan dari 55 asosiasi bola seantero Eropa.
Sumber: UEFA Lambat, Manchester City vs Real Madrid, Juventus vs Lyon Ditunda
Berita Bola
Video Berita Sepak Bola Terbaru
Video Cerita Bola Terlengkap

Felix Ungkap Syarat Bagi Atletico Madrid Untuk Juara Liga Champions

Gilabola.com – Mampu melewati tantangan berat dari Liverpool, gelandang serang Atletico Madrid, Joao Felix mengungkapkan syarat-syarat bagi timnya agar mereka bisa meraih gelar Liga Champions.
Sukses menyingkirkan juara bertahan yang masih merupakan salah satu kandidat peraih trophy tersebut musim ini, memang mengangkat moral dari para pemain Los Rojiblancos. Mampu lolos dengan kemenangan kandang dand tandang atas Liverpool bukanlah pencapaian yang mudah bagi tim manapun.
Hal tersebut tentunya membuat banyak pihak mulai mempertimbangkan Los Rojiblancos sebagai tim yang berpotensi melangkah jauh bahkan meraih gelar juara. Meski tidak menolak prediksi tersebut, Felix mengatakan bahwa timnya membutuhkan setidaknya dua syarat untuk bisa juara yakni, kerja keras dan juga keberuntungan.
Pemain yang besar dari akademi Benfica itu juga menambahkan saat ini timnya harus fokus pada satu pertandingan ke pertandingan lain dan tidak berpikir terlalu jauh. Konsentrasi memenangkan pertandingan yang ada di depan mereka adalah cara yang akan mereka lakukan.
“Kita akan menjalani dari satu pertandingan ke pertandingan lain. Pada kompetisi ini anda membutuhkan sedikit keberuntungan dan kerja keras,” sebut Felix dalam wawancaranya dengan AS.
“Kita harus bekerja keras dan mungkin dengan itu kita akan mampu mendapatkan keberuntungan.”
Memang keberuntungan adalah hal yang tidak bisa lepas dalam banyak kejuaran penting, termasuk Liga Champions sendiri. Namun tentunya untuk meraih keberuntungan itu sebuah tim harus terlebih dahulu memberikan usaha terbaik mereka, seperti yang ditampilkan oleh Atletico.
Selain membahas mengenai peluang timnya di Liga Champions, Felix juga tidak ragu untuk mengungkapkan kekagumannya akan atmosfir luar biasa dari Anfield. Karena suasana yang mengagumkan itulah mengapa pemain timnas Portugal itu semakin gembira dengan keberhasilan klubnya meraih kemenangan di stadion keramat tersebut.
“Itu sangatlah luar biasa. Saya seharusnya tidak mengatakan ini, namun saat mereka mencetak gol, melihat stadion itu dan cara mereka merayakannya.
“Saya pernah menyaksikannya di Televisi, tetapi melihatnya secara langsung dan berada dalam atmosfir yang luar biasa ini. Tidak banyak tim yang menang disini dan kita benar-benar bahagia.”
Sebuah pengalaman yang istimewa tentunya bagi Felix yang kini dengan timnya berharap jika kesuksesan mereka tidak harus berakhir begitu saja. Ancaman virus corona kabarnya bisa membuat UEFA menunda Liga Champions dan Liga Europa, namun tentu masih diharapkan agar pembatalan kompetisi tidak sampai terjadi.
Sumber: Felix Ungkap Syarat Bagi Atletico Madrid Untuk Juara Liga Champions
Berita Bola
Video Berita Sepak Bola Terbaru
Video Cerita Bola Terlengkap

Virgil van Dijk: Tersingkir di Liga Champions, Liverpool Bangkit di Everton

Gilabola.com – Virgil van Dijk mengaku sulit melihat hal-hal positif setelah Liverpool tersingkir di Liga Champions. Tapi, ia yakin the Reds bisa lupakan kekecewaan gagal mengulang sukses musim lalu.
Pertahanan The Reds atas gelar juara Liga Champions mereka musim lalu, akhirnya selesai di babak 16 besar kompetisi bergengsi tersebut musim ini, setelah the Reds dikalahkan Atletico Madrid 2-3 di Anfield. Klub La Liga itupun memastikan kemenangan agregat, 4-2.
Skuad asuhan Jürgen Klopp itu sebenarnya bisa mendominasi pertandingan leg kedua, Kamis (12/3) dinihari, dan mencetak gol melalui aksi Georginio Wijnaldum serta Roberto Firmino, sebelum tiga gol Atletico di masa perpanjangan waktu berhasil mengamankan tiket di perempat final.
Van Dijk pun sempat ditanya, bagaimana ia membesarkan hati dengan hasil pertandingan yang jauh dari apa yang diharapkan.
“Ya, tapi kami tahu, kami punya kualitas itu. Kami tahu, kami telah berusaha melakukannya sekuat tenaga di sepanjang musim, saya pikir banyak orang telah melupakan hal itu dengan secepat kilat, jika segala sesuatunya tidak berjalan baik dalam beberapa pertandingan. Tapi, itulah kenyataannya, bagaimana cara orang memandang kami,” tandas Van Dijk dalam wawancara dengan situs resmi Liverpool.
“Kami luar biasa di sepanjang musim dan kami harus terus melakukan apa yang kami lakukan selama ini. Hal itu pastinya tidak mudah, tapi masalahnya sekarang adalah, memastikan bahwa kami siap untuk pertandingan yang sangat sulit pada Senin pekan depan (vs Everton),” tandas Virgil van Dijk yang juga andalan lini belakang Timnas Belanda itu.
Satu hal terpenting, menurut Van Dijk, keluarnya the Reds dari Liga Champions musim ini menjadi pukulan besar bagi timnya. Terutama, ketika skuad Jurgen Klopp itu selalu berhasil melaju ke final dalam dua tahun berturut-turut. Apalagi, tahun lalu, the Reds-lah yang memenangkannya.
“Pada tahap ini, kami merasa sudah dekat. Sembilanpuluh menit yang kami mainkan, 95 menit yang kami mainkan, sangat luar biasa menurut saya. Kami berhasil membawa lawan berada di bawah tekanan, (dan) saya pikir semuanya terjadi seperti yang kami inginkan,” tambahnya.
“Kami menciptakan peluang bagus. Satu-satunya masalah adalah, mereka punya penjaga gawang yang cukup bagus di tim mereka, jadi itu juga bagian dari sepakbola,” ungkap Van Dijk.
Virgil van Dijk pun tegaskan, jadwal pertandingan berikutnya akan menjadi kesempatan sempurna untuk bangkit dari keterpurukan saat ini, bahkan dari kekalahan demi kekalahan yang dialami the Reds belakangan ini.
Liverpool dijadwalkan untuk lakukan perjalanan singkat melintasi Stanley Park pada Senin malam waktu setempat, atau Selasa (17/3) dinihari WIB, untuk berkunjung ke markas Everton di Goodison Park. Pertandingan Liga Premier ini akan menjadi derby Merseyside edisi ke-236 di antara kedua tim.
“Semua orang ingin bermain dalam pertandingan itu. Ini akan menjadi pertandingan yang sangat sulit, tantangan besar, dan sesuatu yang harus kita semua nikmati,” tandasnya.
“Tapi, untuk sekarang, jelas kita memastikan kita harus pulihkan diri, lalu mengangkat kepala kita lagi, karena kita tidak pernah kalah di sini untuk waktu yang sangat lama, walau itulah yang terjadi,” ujar Van Dijk.
Sumber: Virgil van Dijk: Tersingkir di Liga Champions, Liverpool Bangkit di Everton
Berita Bola
Video Berita Sepak Bola Terbaru
Video Cerita Bola Terlengkap

UEFA Bisa Suspen Liga Europa dan Liga Champions Malam Ini Juga

UEFA dilaporkan akan mengambil keputusan dalam beberapa jam lagi, Kamis (12/3) apakah akan melakukan suspen untuk Liga Europa dan Liga Champions, seturut perkembangan terkini dari Real Madrid.
Sekitar satu jam lalu kita memperoleh kabar buruk bahwa satu pemain basketball Real Madrid positif menderita coronavirus Covid-19. Para pemain sepak bola Los Blancos yang berdatangan untuk latihan rutin pada Kamis pagi waktu setempat disuruh pulang. Demikian juga staf pusat latihan Valdebebas. Hal ini dilakukan karena klub basket dan sepak bola Real Madrid berbagi fasilitas latihan yang sama di Valdebebas. Semua anggota keluarga dari staf pusat latihan Los Merengues itu juga disuruh pulang ke rumahnya untuk menjadi isolasi sendiri.
Liga Spanyol langsung disuspen selama dua pekan ke depan setelah merebaknya kabar penyebaran virus corona di pusat latihan Valdebebas. Real Madrid juga mengkarantina para pemain bolanya di rumah mereka masing-masing, sembari menunggu tes coronavirus terhadap setiap pemain.
Tapi kini keputusan yang lebih besar diharapkan akan terjadi menyangkut Liga Europa dan Liga Champions. Sebuah keputusan dari markas UEFA di Nyon, Swiss, diharapkan akan diumumkan dalam beberapa jam ke depan, Kamis malam atau Jumat dinihari waktu Indonesia.
Tanpa kabar terakhir soal tertularnya pemain Juventus Daniele Rugani dan satu pemain klub basket Real Madrid oleh Covid-19, sudah ada dua pertandingan Liga Europa pada Jumat (13/3) dinihari yang dibatalkan dan dijadwalkan ulang ke tanggal lain, yakni Inter vs Getafe dan Sevilla vs Roma.
Seluruh mata dunia akan terarah ke Liga Inggris dan Liga Jerman. Kini hanya tersisa dua liga ini dari lima liga elit Eropa yang belum melakukan suspen pertandingan. Kabarnya ada satu klausul di kontrak perjanjian Premier League yang menjatuhkan denda besar jika semua laga dihentikan begitu saja, alih-alih ditunda.
Sumber: UEFA Bisa Suspen Liga Europa dan Liga Champions Malam Ini Juga
Berita Bola
Video Berita Sepak Bola Terbaru
Video Cerita Bola Terlengkap

Simeone Sebut Adanya Ketidakadilan Dari Kekalahan Liverpool Oleh Atletico

Gilabola.com – Meski gembira dengan sukses timnya, pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone mengakui ada elemen ketidakadilan dari kandasnya Liverpool oleh timnya.
Simeone memang terkenal sebagai pelatih yang ekspresif dan cukup vokal dalam mengungkapkan opininya. Selain mengkekspresikan rasa gembiranya dengan sukses Atletico dalam mengalahkan juara bertahan Liga Champions Liverpool, pelatih asal Argentina itu juga mengakui ketidakdailan yang dialami the Reds.
Namun, bagi sang pelatih ketidak adilan bukan berdasarkan skor ataupun dominasi permainan namun lebih ke faktor aturan pertandingan. Adanya peraturan mengenai gol tandang dan kesempatan bagi Atletico untuk mencetak tiga gol balasan lewat extra time di Anfield adalah ketidakadilan yang dimaksud oleh Simeone.
“Apa yang ingin dan akan saya katakan pertemuan pelatih di UEFA nanti adalah apa yang menurut saya sesuatu yang tidak adil,”ujar Simeone pada konferensi persnya seperti yang dikutip Liverpool Echo.
“Ketidakadilan pada hari ini adalah karena kami memiliki waktu 30 menit pada masa extra time untuk mencetak tiga gol tandang. Liverpool tidak pernah memiliki hal itu. Kami punya tambahan waktu 30 menit lagi untuk mencetak gol tandang dan Liverpool tidak memilikinya. Itu tidak adil.”
Menurut Simeone peraturan tersebut memang memberikan keuntungan besar bagi timnya melawan Liverpool. Akan tetapi sang pelatih tidak menampik bahwa ada kemungkinan aturan yang sama justru akan merugikan timnya di kemudian hari.
“Peraturan tersebut memberikan keuntungan bagi kami pada hari ini, tetapi pada masa depan itu mungkin akan memberikan kerugian bagi kami. Liverpool memiliki waktu 30 menit lebih sedikit dari kami untuk mencetak gol tandang. Itu hal yang salah.”
Selain membicarakan mengenai peraturan gol tandang tersebut, pelatih asal Argentina itu juga menjawab kritik yang ditujukan oleh pelatih the Reds, Jurgen Klopp mengenai gaya permainan Atleti. Simeone mengaku menerima dan respek terhadap pendapat rivalnya itu, namun menurut mantan taktisi Catania tersebut timnya hanya berusaha kekurangan lawan dan mencari kemenangan.
“Saya menghormati identitas dan kualitas pemain-pemain yang mereka miliki. Kami berusaha mengeksploitasi kekurangan dari lawan kami. Itulah yang kita lakukan, dan kita juga berusaha untuk menang.”
Sumber: Simeone Sebut Adanya Ketidakadilan Dari Kekalahan Liverpool Oleh Atletico
Berita Bola
Video Berita Sepak Bola Terbaru
Video Cerita Bola Terlengkap

Klopp Tidak Klop, Teriaki Penggemar Liverpool Bodoh

Juergen Klopp tidak klop dengan beberapa penggemar Liverpool, meneriaki mereka ‘dasar bodoh’ setelah mencoba bersalaman dengannya jelang dimulainya laga Liga Champions The Reds melawan Atletico Madrid pada Kamis (12/3) dinihari.
Ketika pelatih Liverpool Juergen Klopp berjalan keluar dari lorong Anfield Stadium, sejumlah penggemar The Reds mengulurkan tangan mereka untuk melakukan tos atau berjabat tangan dengan si pelatih Jerman itu. Klopp bereaksi dengan marah dan menjauh dari mereka sebelum berteriak: “Jauhkan tanganmu, dasar bodoh.”

No handshakes before the game and these people think they're getting high-5s off the players? 🤯Klopp was having none of [email protected] pic.twitter.com/yXtrVRA51J
— BenchWarmers (@BeWarmers) March 11, 2020

Jabat tangan antar pemain dan wasit telah dilarang oleh Liga Inggris dan sejumlah liga lain di seluruh Eropa dalam upaya untuk mencegah memburuknya penyebarnya virus Covid-19 di benua biru itu.
Klopp bahkan menolak untuk menjabat tangan manajer Atletico Madrid Diego Simeone sebelum pertandingan dan sebagai gantinya memilih melakukan sentuhan siku sebagai alternatif jabat tangan. Tidak ada jabat tangan pra-pertandingan antara para pemain juga pada laga babak leg kedua babak 16 besar pada Kamis dini hari.

Coronavirus handshake Klopp 🤝 Simeone 😂 pic.twitter.com/tGguxbsA66
— RedScouserBrasil (@redscouserbr) March 11, 2020

Penyakit ini bisa menular ketika seseorang yang menderita COVID-19 batuk atau menghembuskan napas dan mereka melepaskan droplet atau tetesan cairan yang terinfeksi melalui mulut atau hidungnya.
Situasi dengan cepat memburuk di seantero Eropa setelah Italia menjadi negara dengan jumlah infeksi dan kematian terbesar di luar China. Angkanya sudah mendekati 13 ribu penderita dan 827 kematian. Urutan terburuk berikutnya berturut-turut adalah Iran, Korea Selatan, Prancis, Spanyol dan Jerman.

Klopp juga tidak klop minggu lalu saat ditanya wartawan soal dampak coronavirus minggu lalu, tetapi mengubah cara berbicaranya menjelang pertandingan, Rabu, ketika masalah itu muncul lagi, mengakui bahwa situasinya sudah semakin serius.
“Ada hal-hal yang lebih penting daripada sepakbola,” kata manajer Liverpool Juergen Klopp awal pekan ini. “Saya pikir kita menyadarinya lagi pada saat ini. Yang kita butuhkan adalah waktu untuk menemukan solusi untuk itu. Bagaimana kita bisa menang saat itu? Dengan menghindari situasi yang berbeda.”
“Apa yang kita lakukan dengan tidak berjabatan tangan adalah mengirim tanda. Ini bagus untukmu, bagus untukku, bahwa kita tidak berjabat tangan sekarang.”
“Sangat penting bahwa 22 pemain yang benar-benar sehat mengirimkan tanda ini untuk masyarakat. Bermain sepak bola hanyalah sebuah permainan. Kita bukan masyarakat, kita hanya bagian dari masyarakat dan kita semua harus khawatir pada saat yang bersamaan.”
“Itulah tepatnya yang saya tidak suka – Anda duduk dan bertanya kepada saya pertanyaan ini, tetapi Anda terbang dari Madrid untuk berada di sini. Jadi tetaplah di sana – mereka telah meliburkan sekolah-sekolah dan Anda jelas khawatir.”
“Tapi Anda pikir layak untuk bepergian atau apa pun ke pertandingan sepak bola. Jadi itulah masalah kita bersama – kami bermain sepakbola, tetapi kita tidak bisa menghentikannya (penyebaran virus) dengan sepakbola. Kami melakukan apa yang harus kami lakukan.”
Sumber: Klopp Tidak Klop, Teriaki Penggemar Liverpool Bodoh
Berita Bola
Video Berita Sepak Bola Terbaru
Video Cerita Bola Terlengkap

PSG Dijauhi Mauricio Pochettino, Buntut Ejekan Neymar?

Gilabola.com – PSG dijauhi oleh Mauricio Pochettino saat kabar ejekan Neymar cs terhadap Erlin Haaland usai laga Liga Champions masih hangat.
PSG yang saat ini masih banjir kecaman, termasuk dari suporter mereka sendiri, juga ikut dijauhi oleh Mauricio Pochettino. Pelatih yang pernah 17 tahun menjadi pesepakbola tersebut sebelumnya sempat dilirik sang raksasa Liga Prancis, namun dirinya tidak tertarik lagi.
Apakah hal ini gegara sikap Neymar cs yang mengejek Erling Haaland? Ternyata tidak juga gaes. Sang mantan manajer Tottenham Hotspur memang telah memutus segala kontaknya dengan klub Ligue 1 itu.
Kubu Paris Saint-Germain tidak sendirian, karena ia juga telah memutus silaturahmi dengan pihak Manchester United. Pochettino kecil kemungkinan mau menjadi pelatih anyar kedua klub kaya tersebut.
Mauricio Pochettino sabar tunggu Zinade dipecat Real Madrid
Hal ini dilaporkan oleh The Mundo Deportivo yang menyatakan jika Pochettino melakukan hal itu demi menjaga asanya untuk menjadi pelatih Real Madrid. Ia lebih tertarik menunggu Zinedine Zidane dipecat untuk digantikan oleh dirinya daripada ke kubu Old Trafford untuk menggantikan Ole Gunnar Solskjaer.
Sebagai gantinya, Pochettino meminta kubu Paris Saint-Germain dan Manchester United untuk mencari kandidat lain sebagai pengganti manajer yang akan mereka pecat. Hal ini jelas menjadi tanda bahaya bagi Zinedine Zidane yang sudah habis-habisan membentuk Los Blancos agar lepas dari bayang-bayang ketergantungan dengan Cristiano Ronaldo.
Sebagai manajer, Pochettino pernah melatih Tottenham Hotspur dari tahun 2014 hingga tahun 2019. Ia sebelumnya lagi melatih Southampton dari tahun 2013 hingga tahun 2014. Masih sebelumnya lagi, ia menjadi pelatih Espanyol dari tahun 2009 sampai tahun 2012.
Sumber: PSG Dijauhi Mauricio Pochettino, Buntut Ejekan Neymar?
Berita Bola
Video Berita Sepak Bola Terbaru
Video Cerita Bola Terlengkap

Joao Felix Sebut Ini Sebagai Kunci Sukses dari Atletico

Gilabola.com – Gelandang serang muda Atletico Madrid, Joao Felix menyatakan bahwa kemampuan timnya untuk menderita dalam menerima tekanan lawan adalah kunci sukses Los Rojiblancos.
Pemain berusia 20-tahun itu tampil dalam pertandingan terbesarnya selama ini dengan kostum Atleti saat timnya sukses mengandaskan raksasa Liga Inggris tersebut Kamis (12/03) dini hari tadi. Meski harus lebih banyak bertahan sepanjang 103 menit penampilannya, Felix mengaku tidak kecewa dan merasa itu adalah mantra bagi tim asuhan Diego Simeone tersebut.
Menurut mantan pemain Benfica tersebut, kemampuan mereka menderita dari tekanan hampir sepanjang pertandingan adalah kunci sukses mereka selama ini. Karena itulah, Atleti siap untuk terus berada dalam kondisi tersebut di pertandingan-pertandingan mereka berikutnya baik di La Liga maupun Liga Champions.
“Hal itu (tertekan) adalah mantra bagi Atletico. Kita akan terus melakukan hal ini, baik di Liga Champions ataupun La Liga. Terus seperti ini,” ucap Felix kepada Marca.
Selain kemampuan timnya untuk menerima tekanan berat dan menderita sepanjang permainan, Felix tidak lupa mengarahkan pujian terhadap dua rekannya, Jan Oblak dan Marcos Llorente. Menurut pemain timnas Portugal tersebut, kedua rekan setimnya itu menjadi kunci dari kemenangan Los Rojiblancos.
Oblak menampilkan penyelamatan-penyelamatan gemilang yang membuat frustasi pemain dari Liverpool hampir sepanjang pertandingan terutama dalam 90 menit. Sementara, Llorente yang mencetak dua gol tidak luput dari pujian Felix, karena gelandang tengah itu melakukan hal yang tepat.
“Oblak benar-benar membantu kami. Dia sangat penting hari ini.”
“Saya memberi bola kepada Llorente tetapi dia yang melakukan semuanya.  Dia melakukan hal yang terpenting.”
Kemenangan tersebut memang memberikan lebih dari tiket lolos ke babak selanjutnya bagi Atletico, namun juga memompa semangat tim besutan Simeone tersebut. Kini mereka tentunya merasa akan bisa bersaing dengan tim manapun di Liga Champions dan juga La Liga.
Satu-satunya situasi yang mungkin membuat sukses mereka sedikit kurang mungkin karena munculnya wacara untuk menunda atau menghentikan sementara La Liga ataupun kompetisi Eropa. Wabah virus corona yang saat ini melanda dunia sepertinya membuat kepanikan yang bisa membuat sukses Atleti sedikit terasa kurang maksimal.
Sumber: Joao Felix Sebut Ini Sebagai Kunci Sukses dari Atletico
Berita Bola
Video Berita Sepak Bola Terbaru
Video Cerita Bola Terlengkap