Solskjaer: Rashford Kemungkinan Absen di Euro

Football5star.com, Indonesia – Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, mengungkapkan bahwa strikernya Marcus Rashford kemungkinan besar absen di Euro 2020.

“Jika dia tidak cukup bugar, dia tidak akan pergi Euro. Dia telah menjalani pemeriksaan dan cederanya mungkin lebih parah dari yang kami prediksi. Dia merasa baik-baik saja beberapa hari sebelumnya. Saya tidak tahu butuh waktu berapa lama untuk pulih. Ketika sembuh, dia akan menjadi lebih kuat, tapi penting bagi kami untuk tidak terburu-buru,” kata Solskjaer di Soccerway.

Marcus Rashford mengalami cedera punggung saat United menghadapi Wolverhampton Wanderers di Piala FA, pertengahan Januari lalu. Kondisinya hingga kini belum membaik.

Solskjaer menilai, pemulihan Marcus Rashford tampaknya akan berjalan lama. Striker yang sudah menyumbang 19 gol untuk MU musim ini tersebut masih harus menepi beberapa bulan.

Rashford bahkan terancam absen di Piala Eropa 2020, yang berlangsung pada 12 Juni-12 Juli mendatang. Inggris sendiri akan mengawalinya dengan menghadapi Kroasia di Grup D pada 14 Juni.

“Saya berharap Marcus Rashford bisa bermain lagi musim ini. Semoga kami bisa lolos ke final Liga Europa dan memperpanjang musim. Ini butuh waktu, dan sya bukan dokter. Tapi, saya berharap dia akan pulih lebih cepat. Beberapa bulan lagi pastinya,” ucap Solskjaer.

United sendiri kini berada di posisi tujuh klasemen Liga Inggris. Setan Merah masih tertinggal tiga angka dari Chelsea di posisi empat. Pada laga berikutnya, Setan Merah bakal bentrok dengan Club Brugge di Liga Europa.

The post Solskjaer: Rashford Kemungkinan Absen di Euro appeared first on Berita Bola Terupdate, Live Score, Jadwal & Klasemen – Football5star.com.

Messi Tak Sabar Bermain di Napoli

Gilabola.com – Penyerang Barcelona, Lionel Messi mengaku tidak sabar untuk bisa bermain di Napoli dalam pertemuan Liga Champions antara keduanya pekan depan.
Meski pernah bertanding di banyak tempat selama karir klubnya bersama El Barca, Messi ternyata belum pernah bermain di Stadion San Paolo milik I Partenopei. Pemain berusia 31 tahun itu kini sangat bersemangat untuk segera bisa merasakan atmosfer spesial dari stadion yang pernah jadi tempat berlabuh pemain legendaris dari Argentina, Diego Maradona.
“Sudah lama saya sangat ingin bisa datang ke stadion itu, tapi kami tidak pernah memiliki kesempatan untuk itu,” ungkap Messi kepada Mundo Deportivo.
“Akhirnya momen itu telah tiba dan saya sangat bersemangat untuk melihatnya , meski kini kondisinya sudah berbeda. Stadion itu kini sudah diperbarui dan orang-orangnya pun sudah berbeda.”
Selain Maradona, ada beberapa pemain Argentina lain yang pernah merasakan atmosfer dari San Paolo, salah satunya adalah Ezequiel Lavezzi. Lavezzi itulah yang menurut Messi sangat sering menceritakan tentang pengalaman bermain di Napoli.
“Pengalaman bermain disana akan sangat menyenangkan. Orang-orang disana sangatlah antusias dan mereka bermimpi jika Maradona datang kesana, kenapa Messi tidak bisa?”
“Ya saya tahu jika masyarakat Napoli (Neapolitans) sangat tergila-gila dengan sepakbola. Saya memiliki rekan setim yang pernah bermain disana seperti Pocho (Lavezzi) dan dia menceritakan banyak hal kepada saya. Dia bercerita bahwa mereka hidup untuk ini, saya sangat bersemangat untuk pergi kesana.”
Meskipun sangat bersemangat untuk bisa mencicipi stadion San Paolo, Messi juga tidak melupakan misinya bersama Barca. Pemenang enam kali Ballon d’Or itu tetap ingin memenangkan pertemuan pertama timnya melawan I Partenopei.
Meski kondisi Napoli saat ini masih tidak konsisten di Serie A, bintang timnas Argentina itu tetap mengingatkan rekan-rekannya untuk tetap berkonsentrasi penuh. Menurut Messi untuk bisa lolos Barca harus bisa menghindari membuat kesalahan-kesalahan di lapangan, karena detail-detail kecil sangatlah penting di kompetisi seperti Liga Champions.
“Untuk bisa lolos kita harus lebih stabil dalam permainan mereka. Kita harus lebih bisa diandalkan dan tidak membuat kesalahan-kesalahan konyol seperti saat menghadapi Liverpool dan AS Roma.”
“Anda harus bisa mengelola semua detail karena semua detail di Liga Champions bisa menghukum anda dan kita juga harus bermain dengan level 100 persen untuk memenangkan pertandingan.”
Sumber: Messi Tak Sabar Bermain di Napoli

Solskjaer: Pogba Belum Siap Kembali Berlatih

Football5star.com, Indonesia – Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, mengungkapkan bahwa Paul Pogba belum siap untuk kembali berlatih bersama Setan Merah. Solskjaer juga buta soal kapan pemain asal Prancis itu bisa main lagi.

“Pogba belum menjadi bagian dari latihan tim,” kata Solskjaer di Soccerway.

“Jadi, itu akan tergantung pada bagaimana perasaannya atau kapan dia merasa siap untuk melakukan itu. Jadi dia belum mendekati itu,” Solskjaer menambahkan.

talkSPORT

Paul Pogba musim ini baru membela United dalam delapan pertandingan di semua kompetisi. Pemain 26 tahun itu juga hanya menyumbangkan dua assist.

Saat ini, Pogba sedang cedera engkel. Terakhir kali ia membela Setan Merah saat menang 4-1 atas Newcastle United di Boxing Day.

Paul Pogba sebelumnya dilaporkan dalam waktu dekat bakal kembali mengikuti sesi latihan MU. Namun, menurut Solskjaer, mantan pemain Juventus itu belum siap.

United sendiri kini berada di posisi tujuh klasemen Liga Inggris. Setan Merah masih tertinggal tiga angka dari Chelsea di posisi empat.

Pada laga berikutnya, Setan Merah bakal bentrok dengan Club Brugge di babak 32 besar Liga Europa. Kemenangan jadi harga mati bagi pasukan Solskjaer dan mereka tak boleh menganggap remeh klub Belgia itu.

The post Solskjaer: Pogba Belum Siap Kembali Berlatih appeared first on Berita Bola Terupdate, Live Score, Jadwal & Klasemen – Football5star.com.

Pemain Chelsea Dipuji Saat Leipzig Permalukan Tottenham Hotspur

Gilabola.com – Pemain Chelsea, Ethan Ampadu, mendapat pujian saat RB Leipzig kalahkan Tottenham Hotspur di leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Kamis (20/2) WIB.
Ampadu dipuji Daily Mail terkait penampilannya yang mengesankan di lini pertahanan Leipzig, saat mereka catatkan kemenangan tandang 1-0 atas Tottenham Hotspur tengah pekan ini.
Pemain berusia 19 tahun itu tak mendapat banyak waktu bermain di klub Bundesliga yang meminjamnya dari the Blues tersebut, bahkan sejak ia gabung Red Bull Arena musim panas lalu.
Tapi, dengan Leipzig yang tengah terhambat akibat cedera dan penangguhan pemain belakang andalannya, Dayot Upamecano, Ampadu pun mendapat kesempatan untuk bermain di laga melawan Spurs. Pemain muda asal Wales inipun sukses memanfaatkan kesempatan tersebut.
“Dengan cedera yang menumpuk dan Upamecano yang tengah diskorsing, Ampadu mendapat kesempatan untuk tampil sebagai starter,” demikian dilansir situs resmi Chelsea FC dari Mail of the Wales.
“Kembali ke London, dari tempat lain. Hadapi Tottenham, rival klub induknya, dari semua lawan. Di Liga Champions, dari semua kompetisi,” ungkap media tersebut mengenai pemain Chelsea yang dipinjam Leipzig sejak awal musim ini tersebut.
“Frank Lampard akan benar-benar menyaksikan penampilan pemain muda masa depan timnya ini. Dia pasti akan menyukai apa yang ditontonnya”.
Dalam laga tersebut, Ampadu tampil sebagai starter di pusat lini pertahanan Leipzig yang dibela tiga pemain, ia bermain di sisi terdalam dari semua pemain outfield Leipzig. Saat menguasai bola, ia berhasil tunjukkan permainan yang perlihatkan bahwa dia makin berkembang di tengah lini defensif.
Media itu juga menyebutkan, tak ada satu pemain pun di lapangan yang memiliki lebih banyak sentuhan dibandingkan Ampadu saat itu. Bahkan tak ada pemain Leipzig – yang menjadi tamu di kandang Spurs, yang memainkan lebih banyak operan – hampir 100 operan dengan tingkat penyelesaian hampir 95 persen. Paling pendek dan rapi, lainnya masuk ke lini tengah. Drive aneh juga melaju dengan bola di kakinya.
Apiknya permainan Ampadu juga mendapat perhatian dari mantan bintang the Blues, Cesc Fabregas, yang mengaku sangat menikmati penampilan Ampadu. Fabregas yang kini merumput di AS Monaco itupun mem-posting kicauan kekagumannya pada penampilan baru nan radikal dari mantan rekan satu timnya di Stamford Bridge itu, menyusul dipotongnya rambut gimbal Ampadu yang sebelumnya menjadi ciri bek muda tersebut.
“Senang melihat Ethan Ampadu tampil sebagai starter dan bermain dalam pertandingan besar. Senang melihatnya dengan potongan rambut yang lebih bagus,” demikian ungkap Fabregas dalam akun Twitter resminya mengenai pemain Chelsea mantan rekannya tersebut.
Sumber: Pemain Chelsea Dipuji Saat Leipzig Permalukan Tottenham Hotspur

Jose Mourinho Puji Perjuangan Skuad di Laga Leipzig, Tapi . . . . .

Gilabola.com – Kalah tipis 1-0 di leg pertama 16 besar Liga Champions saat menjamu RB Leipzig pada Kamis dini hari, (20/2). Pelatih Tottenham Hotspur, Jose Mourinho menyatakan anak asuhnya sudah bermain baik, tapi iamenilai kekalahan timnya akibat pemain alami kelelahan hebat.
Laga yang berlangsung di Tottenham Hotspur Stadium tersebut, kedua tim menampilkan permainan yang menarik. Namun, Spurs yang tampil di hadapan puluhan ribu suporternya harus puas menelan kekalahan. Hasil ini disebabkan usai Timo Werner berhasil mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke 58 lewat titik putih.
Dengan hasil yang buruk tersebut pun maka membuat rival Arsenal itu harus bekerja keras pada leg 2 nanti. Apalagi mereka harus melakoni laga tandang dan seperti diketahui Leizpig saat ini penampilannya benar-benar tengah naik daun.
Sehingga Mourinho pun harus segera mencari cara agar Spurs dapat melaju ke babak berikutnya. Dan usai jalannya pertandingan pelatih asal Portugal tersebut menyebut anak asuhnya kalah lantaran mengalami kelelahan yang cukup besar.
Ia pun juga menilai Son Heung Min dan kolega sudah menampilkan permainan terbaik di laga tersebut.
“Mari kita mengatakan bahwa mereka sudah melakukan yang bisa mereka lakukan,”Kata Jose Mourinho kepada Sky Sports usai pertandingan.
“Untuk Lamela, apakah anda tahu seberapa banyak sesi latihan yang dia harus ikuti dengan tim? Nol. Ia langsung dari cedera, hingga akhirnya pulih di lapangan bersama para fisio hingga 20 menit jelang pertandingan di Liga Champions.
“Itulah tim kami. Anda dapat melihatnya dan melihat dua perspektif. Satu perspektif adalah tim yang luar biasa dengan pemain yang hebat yang mana mencoba segalanya, di sisi lain anda melihat bagaimana kita saat ini.
“Jadi ini seperti situasi berkelahi dengan pistol tanpa menggunakan peluru. Maka itu, kami melakukan apa yang bisa kami lakukan, dan saya pikir jika kami mencetak gol sebelum mereka, pertandingan akan berbeda.
“Dan yang saya khawatirkan adalah pemain kami untuk [pertandingan] selanjutnya. Saya tidak tahu berapa banyak pertandingan. Kami harus bermain dalam dua hari lagi”Pungkasnya.
 
 
Sumber: Jose Mourinho Puji Perjuangan Skuad di Laga Leipzig, Tapi . . . . .

Jose Mourinho: Dele Alli Marah Pada Dirinya Sendiri

Gilabola.com – Jose Mourinho tidak merasa Dele Alli marah karena sang pelatih usai ngamuk ditarik keluar dalam laga Liga Champions terkini Tottenham Hotspur.
Jose Mourinho dilaporkan The Fox Sports tetap menganggap biasa saja amarah yang diperlihatkan oleh Dele Alli ketika ditarik keluar. Momen amukan Dele dalam laga Liga Champions antara Tottenham Hotspur kontra RB Leipzig itu tengah menjadi sorotan publik.
Dele mengamuk dan tertangkap kamera membanting botol yang tidak berdosa ke lantai bangku cadangan usai ditarik keluar oleh Mourinho. Fans menduga sang pemain marah pada pelatihnya, namun Mou tidak merasa jadi sasaran amarah Dele.
“Saya pikir dia marah dengan penampilannya sendirilah, bukan kepada saya marahnya. Saya yakin dia mengerti kenapa saya menariknya keluar lapangan dan tim terus berkembang,” ujar Mourinho dengan kalem.
Jose Mourinho lihat Spurs berlaga bagai pistol tanpa peluru
Alli sendiri didaulat mengisi lini depan Tottenham Hotspur yang semakin ompong usai ditinggal cedera Harry Kane dan Son Heung-Min. Alih-alih bisa memanfaatkan kesempatan dengan baik, dirinya malah tampil mengecewakan.
Rasa frustrasinya semakin menjadi-jadi pada saat melihat Timo Werner sukses mendorong Leipzig jadi pemenang melalui tendangan penalti. Mourinho menjawab gol itu dengan mengganti Alli dan Gedson Fernandes.
Dele terlihat pasang muka kusut saat masuk bangku cadangan. Ia tanpa malu membanting botol minuman, melepas sepatu serta membantingnya dan tepok jidat menahan emosi jiwa. Mourinho lebih memilih bahas jalannya pertandingan daripada terus mengomentari ulah Dele Alli.
“Kalian bisa melihatnya dan melihat dari dua sudut pandang,” lanjut Mourinho. “Salah satunya adalah adanya kelompok yang luar biasa ini, para pemain yang telah mengusahakan segalanya yang bisa mereka usahakan. Tim lainnya bermain dengan Werner. Ini adalah situasi seperti berada dalam perkelahian dengan pistol tanpa peluru. Kami yang penting sudah melakukan apa yang bisa kami lakukan di laga tadi.”
Sang manajer telah menegaskan jika timnya pasti akan sanggup membalas kekalahan kali ini di laga leg kedua. Mereka dulunya pernah mengalami hal yang sama saat melawan kubu Ajax Amsterdam.
Sumber: Jose Mourinho: Dele Alli Marah Pada Dirinya Sendiri

Terkait Skandal, Messi: Ada Hal-Hal Aneh Terjadi di Barcelona

Liga Spanyol – Kapten Barcelona, Lionel Messi, mengaku bahwa ia telah melihat hal-hal aneh terjadi di ruang ganti Barca semenjak muncul kabar yang menyatakan presiden klub, Josep Maria Bartomeu, melakukan skandal media sosial yang tidak etis.
Beberapa waktu lalu, stasiun radio Cadena SER, mengklaim bahwa juara bertahan La Liga itu telah menyewa sebuah perusahaan bernama I3 Ventures untuk mengkritik tokoh-tokoh kunci seperti Lionel Messi, Gerard Pique, Pep Guardiola, Xavi, Carles Puyol, dan Joan Laporta dalam upaya untuk melindungi reputasi presiden Josep Maria Bartomeu di media sosial.
Belum lama ini, Bartomeu selaku presiden klub menegaskan bahwa Barcelona tak menyewa servis apapun untuk mendiskreditkan pemain maupun beberapa tokoh lainnya. Sementara itu, Messi yang berbicara dengan publikasi olahraga Catalan, Mundo Deportivo, mengaku memang ada hal-hal aneh terjadi di Camp Nou belakangan ini. Meski begitu, sang kapten tetap menunggu bukti nyata kebenaran dibalik kabar mengejutkan tersebut.
“Saya sedikit terkejut karena saya tidak hadir, saya bepergian,” kata Messi seperti dikutip Sportsmole.
“Ketika saya tiba, saya menemukan semuanya sedikit demi sedikit. Presiden mengatakan kepada kami hal-hal yang sama dengan apa yang dia katakan di depan umum, hal-hal yang sama yang dia katakan pada konferensi pers: apa situasinya, apa yang terjadi. Dan saya tidak bisa mengatakan lebih banyak.
“Yang pasti adalah saya melihat hal-hal aneh terjadi. Namun katanya juga akan ada bukti. Kita harus menunggu untuk melihat apakah itu benar atau tidak. Kita tidak bisa bicara banyak dan kita harus menunggu dan melihat apa terjadi. Sejujurnya, subjek itu terasa aneh bagi saya,” tandasnya.

Pelatih Atalanta Ingatkan Timnya Akan Bahaya Mestalla

Gilabola.com – Memiliki keunggulan 4-1 di leg pertama tidak membuat pelatih Atalanta Gian Piero Gasperini lega dan dia tetap ingatkan anak asuhnya untuk mewaspadai leg kedua di Mestalla.
Kemenangan cukup telak yang dirai Atalanta di leg pertama pada Kamis (20/02) dini hari tadi memang memberikan kebahagian tersendiri bagi Gasperini. Namun sang pelatih tahu bahwa itu mungkin belum cukup untuk membawa timnya lolos ke babak selanjutnya karena timnya masih harus bertandang ke kandang Los Che.
Mantan pelatih Genoa dan Inter Milan itu mengingatkan para pemainnya jika bermain di Mestalla bukanlah hal yang mudah. Atmospher dari kandang Valencia itu penuh antusiasme tinggi dan satu gol saja bisa memompa semangat Los Che untuk membalikkan keadaan.
“Mestalla memiliki atmsofer yang penuh antusiasme, satu gol saja bisa mengangkat permainan mereka dan kita harus sangat akurat dalam melakukan umpan-umpan kami agar memastikan mereka tidak bisa mengembangkan permainan,” ungkap sang pelatih kepada Sky Sport Italia.
“Kita harus lebih akurat saat kita pergi ke Mestalla. Jika kita ingin tampil di babak perempat final dari Liga Champions maka kami juga harus bermain seperti sekarang ini saat ke Mestalla nanti, membuktikan bahwa kami pantas berada disana dengan menunjukkan kekuatan dan juga menang disana.”
Selain itu Gasperini juga memastikan bahwa timnya harus mampu bermain bertahan dengan baik pada leg kedua. Karena tentunya tim tuan rumah akan berusaha sekuat tenaga untuk mengejar ketertinggalan mereka.
Meskipun siap untuk bertahan, namun sang pelatih juga mengingikan agar timnya tidak hanya menerika tekanan dari lawan di Mestalla nanti. Gasperini tetap ingin agar timnya bisa mencuri gol dalam pertandingan tandang mereka nantinya.
“Kita juga harus mencetak gol disana. Kita tentunya akan melakukan permainan bertahan, tetapi saya tidak ingin ke Spanyol hanya berusaha mempertahankan keunggulan tiga gol kami, menderita sepanjang pertandingan.”
Sebuah situasi yang memang harus diantisipasi dengan baik oleh Atalanta karene Liga Champions dikenal dengan kejutan pada leg kedua. Banyak tim yang mampu merubah situasi saat pertemuan kedua mereka terjadi, meski sempat kalah cukup telak pada pertemuan pertama mereka.
 
Sumber: Pelatih Atalanta Ingatkan Timnya Akan Bahaya Mestalla

Celades Beberkan Alasan Kekalahan Valencia dari Atalanta

Gilabola.com – Menderita kekalahan 4-1 di leg pertama dari Atalanta, pelatih Valencia Albert Celades, membeberkan mengapa timnya bisa menelah kekalahan tersebut.
Bertanding away di pertemua pertama tersebut, Los Che memang harus menyudahi pertandingan dengan kekecewaan. Celades sendiri mengakui bahwa timnya memang banyak melakukan kesalahan, terutama dalam bertahan, karena timnya terlalu banyak memberi ruang bagi lawan.
“Tentu kita membuat kesalahan. Saat anda bermain di level ini menghadapi Atalanta, anda tidak bisa memberi mereka banyak ruang,” ungkap Celades dalam konfrensi persnya yang dikutip Football Italia.
Meskipun mengakui timnya banyak membuat kesalahan di pertandingan itu, Celades merasa skor 4-1 tersebut bukan refleksi sebenarnya dari pertandingan. Sang pelatih sebut bahwa alasan timnya bisa kalah dengan margin yang cukup besar itu karena efektifnya lawan dalam memanfaatkan peluang.
Sementara itu, Los Che sendiri menurut sang pelatih sering gagal memaksimalkan peluang-peluang yang mereka dapatkan. Namun, dia tidak kehilangan harapan pada leg kedua karena setidaknya para pemainnya sudah menunjukkan bahwa mereka mampu menciptakan banyak peluang dalam pertandingan tersebut.
“Hasil ini tentunya membuat situasi menjadi sulit, 4-1 adalah skor yang cukup mengecewakan dan tidak menggambarkan sepenuhnya yang terjadi di pertandingan.”
“Saya rasa perbedaannya adalah Atalanta mampu mencetak gol dari semua peluang yang mereka dapatkan, yang bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan. Kami sendiri sering membuang banyak peluang untuk mencetak gol.”
Valencia Tidak Akan Menyerah di Leg Kedua
Meskipun tertinggal dengan skor yang cukup mencolok, raihan gol tandang Los Che membuat apapun masih bisa terjadi. Hal itu juga diamini oleh mantan pemain Real Madrid itu yang menyatakan timnya akan berusaha sekuat tenaga untuk membalikkan keadaan di Mestalla.
Celades menjanjikan bahwa Valencia tidak akan menyerah begitu saja dan akan sekuat tenaga berusaha memberikan yang terbaik bagi fans timnya. Meskipun tetap mengakui jika itu bukanlah pekerjaan yang mudah namun belum saatnya bagi Los Che untuk melempar handuk.
“Saya pikir kami punya peluang untuk membalikkan keadaan. Hasil malam ini memang cukup jelas, namun kita lihat apa yang akan terjadi di Mestalla. Kita bermain bagus di kandang sendiri.
Kami memang terlalu banyak kebobolan, terutama dalam partai tandang, itu hal yang tidak bisa disangkal. Tidak akan mudah untuk membalikkan keadaan, tapi kami akan mencobanya.”
Sumber: Celades Beberkan Alasan Kekalahan Valencia dari Atalanta