Pelatih Lyon Terburuk dalam Sejarah Liga Champions

Gilabola.com – Pelatih Lyon, Rudi Garcia, dinobatkan sebagai pelatih terburuk dalam sejarah Liga Champions setelah klub Ligue 1 itu kalah 0-2 dari Zenit St Petersburg, Kamis (28/11).
Kompetisi teratas Eropa ini pada dasarnya mempertemukan tim-tim terbaik di dunia. Tapi, harus diakui, beberapa manajer kurang berhasil dibandingkan pelatih yang lain.
Setelah kalah 0-2 di kandang Zenit St Petersburg, Lyon mendapati kualifikasi mereka di fase grup menjadi agak rumit untuk bisa melaju ke babak sistem gugur Liga Champions. Hasil itu bahkan cukup untuk mengukuhkan manajer mereka, Rudi García, sebagai pelatih terburuk secara statistik di kompetisi bergengsi klub-klub papan atas Eropa tersebut.
Dalam sejarah Liga Champions – di mana sebelumnya catatan itu terjadi pada tahun 1992, Garcia tercatat telah bertanggung jawab pada 27 pertandingan, yakni bersama Lille, AS Roma dan Lyon. Di sepanjang 27 pertandingan tersebut, menurut catatan OptaJean, ia hanya kantongi lima kemenangan dan punya catatan rata-rata 0,85 poin per game. Sungguh catatan luar biasa mengingat pengalaman manajerialnya.


Thursday January 01, 1970

Berita Terkait


Thursday January 01, 1970

Rekor 700 Gol Cristiano Ronaldo Masih Kalah Jauh Sama Rekor Kakek Ini!


Thursday January 01, 1970

Gak Percaya Ilmu Hitam di Sepak Bola? Lihat Dulu Yang Satu Ini!

Moussa Dembele Setuju Tinggalkan Lyon Ke Klub Inggris
Dembele Setuju Selamatkan Nasib Manchester United

Masih menurut OptaJean, catatan pelatih Lyon itu yang hanya sebesar 0,85 poin per pertandingan di Liga Champions, menjadi rata-rata terendah dari seorang manajer di klub manapun, yang sudah melakoni setidaknya 20 pertandingan di kompetisi tersebut.
Rudi García datang ke Lyon menggantikan Sylvinho pada Oktober lalu. Di Ligue 1 Lyon mampu bertengger di urutan ke-9 dan hanya berjarak enam poin di belakang Marseille yang berada di urutan kedua.
Tapi di ajang Eropa, mereka sudah diperkirakan akan tersingkir dan akan sangat tergantung pada pertandingan terakhir. Mereka harus menang saat menjamu RB Leipzig di laga terakhir grup – tim Bundesliga yang hanya butuhkan hasil imbang di laga ini. Demikian diungkapkan AS.
Pelatih asal Prancis berusia 55 tahun itu naik daun saat ia mengasuh Roma pada 2013 hingga 2016 lalu. Namun, pada Januari 2016, Garcia serta dua asistennya, Frédéric Bompard dan Claude Fichaux, didepak karena prestasi anjlok yang dialami Giallorossi.
Saat itu, Roma hanya berhasil menang satu kali dalam 10 laga terakhir di semua kompetisi, bahkan hanya satu-satunya kemenangan dalam tujuh laga terakhir di Serie A. Saat itu, Roma bahkan tereliminasi dari ajang Coppa Italia 2015/16, setelah dikalahkan tim Serie B, Spezia.
Dalam dua setengah tahun kepemimpinannya di Roma, pelatih Lyon itu mencatatkan 60 kemenangan, 32 imbang dan 22 kekalahan dalam 114 pertandingan. Pada 20 Oktober 2016, Roma resmi memecat Garcia. Pelatih ini kemudian mengasuh Marseille, sebelum akhirnya gabung ke Lyon.
Sumber: Pelatih Lyon Terburuk dalam Sejarah Liga Champions