Roy Keane: Manchester United Memalukan!

Football5star.com, Indonesia – Legenda Manchester United, Roy Keane, menilai permainan Paul Pogba dan kawan-kawan sangat memalukan musim ini. Ia pun menuntut kubu Old Trafford untuk mencari pemain baru di bulan Januari.

“Benar-benar tidak ada kualitas, dan saya pikir itu akan membuat mereka khawatir. Kurangnya gol, kurangnya peluang, itu akan menjadi kekhawatiran besar bagi Ole Gunnar Solskjaer dan seluruh staf. Mereka harus pergi dan berinvestasi pada Januari, dan mereka mungkin akan melakukannya, tetapi apakah para pemain top tersedia di bulan Januari?” kata Keane kepada Sky Sports.

“Dari apa yang saya lihat baru-baru ini dari Manchester United, jika Anda tim-tim lain di luar sana, West Ham dan Leicester, jika ada kesempatan untuk masuk ke empat besar, itu akan menjadi musim ini.”

Getty Images

Pada laga terakhir, Manchester United bermain imbang 1-1 dengan tamunya Arsenal di Old Trafford, Selasa (1/10/2019) dini hari WIB.

Dalam laga itu, Setan Merah unggul dulu melalui Scott McTominay di akhir babak pertama. Arsenal kemudian membalas di babak kedua melalui Pierre-Emerick Aubameyang.

“Ini adalah kerja keras untuk menonton mereka, tapi saya yakin itu kerja keras untuk para pemain juga.”

“Ini tidak terjadi, tetapi Anda harus bertahan, Anda harus tetap melakukannya, dan semoga semuanya akan berubah. Tapi United harus segera mendapatkan hasil besar, hanya untuk memberi para pemain kepercayaan diri,” Keane mengakhiri.

The post Roy Keane: Manchester United Memalukan! appeared first on Football5star Berita Bola.

Hanya Orang Bodoh yang Ragukan Kualitas Hazard di Real Madrid

Liga Spanyol – Analis sepak bola di Spanyol, Amalio Moratalla, menentang gagasan yang menyatakan bahwa Eden Hazard tidak cukup berkualitas di Real Madrid. Menurutnya, hanya orang bodoh yang bisa berpendapat seperti itu.
Sejak diboyong dari Chelsea dengan mahar sebesar 100 juta Euro pada musim panas tahun ini, Hazard belum mampu membuktikan kualitasnya sebagai superstar baru Los Blancos.
Hazard sendiri sempat mengalami cedera di awal musim, dan baru mulai diberi kesempatan oleh Zinedine Zidane untuk kembali beraksi di lapangan baru-baru ini. Sayangnya, mantan pemain Chelsea itu masih belum benar-benar menjawab kepercayaan sang pelatih.
Sehingga, banyak hujatan dari fans Real Madrid yang menghampiri Hazard. Namun, Moratalla sama sekali tak meragukan kualitas sang pemain. Ia yakin bahwa pemain tersebut butuh waktu untuk mencapai permainan terbaiknya.
“Meragukan pemain seperti Eden Hazard seharusnya menjadi dosa. Dalam fenomena dunia sepak bola modern ini, kita menyebut pemain muda menjadi bintang selama 90 menit lalu menyerah merebut gelar juara begitu melewati tiga pertandingan beruntun yang buruk,” kata Moratalla kepada Marca.
“Saya tak bermaksud melindungi pemain sepeti Hazard, dia bisa melakukan itu sendiri. Namun, jika kita terus mengkritik berat badannya yang dikabarkan tak ideal, sejujurnya saya tak terlalu peduli.
“Saya hanya melihat pemain yang baru saja pulih dari cedera dan masih belum menemukan percikan yang membuatnya tak tersentuh. Dia tidak fit karena dia kurang menit bermain, yang sebenarnya sedang diberikan Zidane saat ini.
“Namun, meragukan kualitasnya, meragukan sepak bolanya, meragukan intensinya di lapangan membuat kita semua tampak bodoh. Selain itu, kita selalu berbicara tentang pemain yang diharapkan memberikan dampak instan namun hal itu tidak terjadi.
“Hazard akan berakhir sebagai penentu Real Madrid, jangan khawatir. Mustahil pemain sehebat dia gagal meraih prestasi. Namun, karena kesabaran bukanlah salah satu nilai plus sepak bola saat ini, kita harus terus mendukungnya. Dia sangat bagus, tak perlu diperdebatkan lagi,” tandasnya.

Roy Keane Sebut Nicolas Pepe Tak Memiliki Kualitas

Football5star.com, Indonesia – Berstatus sebagai pemain termahal Arsenal musim ini. Penampilan dari Nicolas Pepe masih jauh dari kata memuaskan. Pada pertandingan Manchester United vs Arsenal, Pepe juga bermain buruk.

Penampilan buruk pemain Pantai Gading itu mengundang kritik dari sejumlah pihak. Salah satunya datang dari mantan kapten Manchester United Roy Keane. Ia menganggap Pepe tidak memiliki kualitas sebagai seorang pemain.

“Bahasa tubuhnya tidak hebat. Kualitasnya kurang, dia tidak terlihat siap untuk bertarung malam ini.” kata Roy Keane seperti dikutip Football5star.com dari BBC, Selasa (1/10/2019).

@premierleague

Bahkan Keane membandingkan permainan Pepe dengan pemain muda Arsenal berusia 18 tahun Bukayo Saka. Menurut Keane, Saka justru tampil lebih baik dibandingkan dengan Pepe.

“Anda lihat anak muda ini [Bukayo Saka] malam ini bandingkan dengan Pepe. Bandingkan dengan uang yang mereka bayar, dia perlu melakukan banyak hal lebih.” tambah Pepe.

Pada laga Manchester United vs Arsenal yang berakhir imbang 1-1. Pelatih Unai Emery pada akhirnya menarik keluar Pepe 16 menit sebelum laga berakhir.

The post Roy Keane Sebut Nicolas Pepe Tak Memiliki Kualitas appeared first on Football5star Berita Bola.

Solskjaer Tak Puas Lihat Performa Striker Manchester United

Football5star.com, Indonesia – Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, mengungkapkan alasan dirinya melepas Romelu Lukaku dan Alexis Sanchez. Ia menuturkan, langkah tersebut diambil karena timnya butuh uang untuk membeli penyerang baru.

Romelu Lukaku dan Alexis Sanchez sama-sama dilepas ke Inter Milan. Bedanya, Lukaku dilepas permanen dengan 75 juta euro, sementara Alexis hanya dipinjamkan. Solskjaer sepertinya tidak puas dengan stok penyerang yang dimiliki timnya saat ini.

Kehadiran Marcus Rashford, Anthony Martial dan Jesse Lingard dianggap tak memberi pengaruh signifikan. Bahkan seorang Daniel James yang berposisi sebagai gelandang, punya torehan gol sama seperti Rashford yakni tiga gol.

bleacherreport

“Anda tidak perlu menjadi pakar nuklir untuk bisa menemukan alasan mengapa kami melepas dua penyerang. Kami membutuhkan seorang penyerang pada bursa transfer berikutnya. Aku butuh seseorang yang kreatif,” ucapnya seperti dikutip dari Goal.

Pada pertandingan terbaru melawan Arsenal, Manchester United hanya mampu meraih hasil imbang. Padahal, pertandingan berlangsung di kandang sendiri, Old Traffrod. Bahkan, satu gol yang dicetak United pada laga itu lahir dari gelandang tengah, Scott McTominay.

“Aku tidak ingin gegabah dalam mencari pemain. Memang ada penyerang yang sedang menganggur, tapi bukan dia yang kami cari. Ini murni karena kebutuhan tim, bukan karena pertaruhan reputasiku sebagai pelatih,” tuturnya.

The post Solskjaer Tak Puas Lihat Performa Striker Manchester United appeared first on Football5star Berita Bola.

Peter Schmeichel Anggap Pogba Tak Berguna di Manchester United

Football5star.com, Indonesia – Mantan kiper Manchester United, Peter Schmeichel, gerah juga melihat peran Paul Pogba di dalam skuat Setan Merah musim ini. Pria asal Denmark tersebut menganggap, Pogba gagal memenuhi ekspektasi sebagai pemain termahal di dunia ketika datang ke Old Trafford, 2017 lalu.

Saat ini, Manchester United masih kepayahan menembus papan atas liga. Tempat yang jarang mereka huni selepas pensiunnya Sir Alex Ferguson pada 2013 lalu. Terkini, mereka bermain imbang melawan Arsenal di Old Trafford.

Schmeichel menganggap, sebagai pemain andalan, Pogba bisa lebih berperan untuk tim. Pada pertandingan melawan Arsenal dini hari tadi, perannya hampir tidak terlihat.

“Dia bermain terlalu dalam. Aku tidak mengerti peran apa yang coba diberikan kepadanya di dalam tim. Bagiku, dia seperti anak bermasalah di tim ini dan sengaja tidak diberi peran signifikan,” ucap ayah dari Kasper Schmeichel, kiper Leicester City itu.

skysports.com

“Aku pikir ketika ia didorong maju, situasi akan berubah. Tetapi ternyata aku salah, tidak ada perubahan signifikan ketika Ole melakukan pergantian dan mendorongnya lebih ke depan. Satu atau dua umpan bagus tidak berpengaruh apa pun terhadap hasil pertandingan,” katanya melanjutkan.

Hasil imbang melawan Arsenal membuat Manchester United masih menduduki peringkat ke-10 klasemen sementara Premier League. Setelah ini, Setan Merah punya dua agenda tandang melawan AZ Alkmaar (3/10) dan Newcastle United (6/10). Kembalinya ke Old Trafford, mereka sudah disuguhkan lawan berat yakni Liverpool, yang sejauh ini belum terbendung.

The post Peter Schmeichel Anggap Pogba Tak Berguna di Manchester United appeared first on Football5star Berita Bola.

Unai Emery Senang VAR Bisa Membuat Arsenal Imbangi Manchester United

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Arsenal Unai Emery menganggap penggunaan Video Assistant Referee (VAR) di Liga Inggris sangat penting. Pernyataan Emery ini pasca Arsenal menahan imbang 1-1 Manchester United di Stadion Old Trafford, Selasa (1/9/2019).

Gol penyeimbang Arsenal yang dicetak oleh Aubameyang pada menit ke-53 sebelumnya dianulir hakim garis karena dianggap offiside. Namun wasit menganggap gol itu sah setelah melihat VAR.

“Bagi saya VAR sangat bagus untuk menentukan sesuatu yang tidak benar atau salah dalam sepak bola. Dan untuk kasus gol Aubameyang, gol tersebut memang sah dan VAR tepat,” kata Emery seperti dikutip Football5star.com dari The Sun.

@premierleague

Ditambahkan Emery, hakim garis, wasit dan perangkat pertandingan lainnya harusnya membiarkan satu momen di pertandingan hingga selesai dan baru memutuskan lewat VAR.

“Wasit seharusnya menunggu dan membiarkan momen terjadi di tengah lapangan. Lalu baru memutuskan apakah mengangkat bendera atau melihat VAR. Musim ini memang musim adaptasi bagi perangkat pertandingan untuk melihat VAR,” tambahnya.

Ditegaskan oleh mantan pelatih PSG tersebut penggunaan VAR di Liga Inggris sangat positif. Dan ia mendukung sepenuhnya VAR tetap dipertahankan penggunaannya.

“Di Eropa, VAR lebih sering digunakan daripada di sini. Ini akan membuat keputusan yang adil bagi kedua tim yang bertanding. Saya rasa ini cukup positif,” tutup Emery.

The post Unai Emery Senang VAR Bisa Membuat Arsenal Imbangi Manchester United appeared first on Football5star Berita Bola.

Manchester United vs Arsenal Imbang, De Gea Salahkan Hakim Garis

Football5star.com, Indonesia – Pertandingan Manchester United vs Arsenal berakhir dengan skor imbang 1-1. Tuan rumah sempat unggul terlebih dahulu sebelum disamakan oleh Pierre-Emerick Aubameyang. Kiper United, David de Gea berkelit gol dari Aubameyang tercipta karena dirinya terganggu oleh hakim garis.

“Tentus saja saya terganggu karena hakim garis. Andai ia membiarkan bendera turun (mungkin gol tidak akan tercipta). Namun saya tahu di sana juga ada VAR,” kata De Gea seperti dikutip Football5star.com dari Daily Mail, Selasa (1/10/2019).

Gol penyama kedudukan yang dicetak oleh Aubameyang tercipta pada menit ke-58. Pemain United termasuk De Gea menganggap striker asal Gabon tersebut dalam posisi offiside. Namun wasit menganggap Aubameyang tak berada dalam posisi offiside.

the sun

Meski berkelit bahwa dirinya tak konsentrasi karena hakim garis, kiper asal Spanyol itu mengatakan bahwa hal seperti itu tidak akan pernah ia ulangi di laga-laga berikutnya.

“Tidak ada yang perlu dikatakan lagi, kami harus mempertahankan fokus pada permainan kami. Kami harus belajar dari kesalahan itu. Ini adalah kesalahan besar untuk kami. Kami memberikan gol penting dengan cuma-cuma,” tambahnya.

Menurut De Gea, pertandingan United vs Arsenal berjalan dengan seimbang. Pemain United pun kata De Gea bermain dengan sangat bagus dan menciptakan sejumlah peluang.

“Namun kami tampil di Old Trafford sehingga butuh kemenangan di laga seperti ini jika ingin finis di empat besar.”

The post Manchester United vs Arsenal Imbang, De Gea Salahkan Hakim Garis appeared first on Football5star Berita Bola.