Paul Pogba: Kaum Rasialis Hanya Membuatku Makin Menggila

Football5Star.com, Indonesia – Paul Pogba, gelandang Manchester United, tak terlalu ambil pusing soal hujatan dan cibiran kaum rasialis kepada dirinya. Menurut dia, berbagai pelecahan rasial yang dilakukan beberapa orang belakangan ini justru kian menyulut motivasinya.

Coffence
Sunday October 28, 2018

Coffence Game – Overview – Free Download – Compressed – Screenshots – RIP – PC – Specs – Torrent/uTorrent Type of game: Action PC Release Date: 25 Oct, 2018 Developer/Publishers: Sweet Bandtis Studios Coffence (2.5 GB) is a fast-paced action game developed and published by Sweet Bandtis Studios. The game was released on 25 Oct, …

The post Coffence appeared first on Bwin 365.

Paul Pogba mendapatkan umpatan-umpatan bernada rasial setelah gagal mencetak gol dari titik penalti ketika Manchester United ditahan Wolverhampton Wanderers. Hal tersebut membuat banyak pihak angkat suara. Phil Neville, mantan pemain Red Devils, malah menyuarakan boikot media sosial.

Enter the Gungeon
Friday October 26, 2018

Enter the Gungeon Game – Overview – Free Download – RIP – PC – Compressed – Specs – Screenshots – Torrent/uTorrent Type of game: Bullet hell, roguelike PC Release Date: April 5, 2016 Developer/Publishers: Dodge Roll, Devolver Digital Enter the Gungeon (303 MB) is a Bullet hell, roguelike video game. Developed and published by Dodge Roll, …

The post Enter the Gungeon appeared first on Bwin 365.

Menyikapi ulah kaum rasialis itu, Paul Pogba akhirnya buka suara. Dia menyuarakan pendapatnya melalui unggahan di aku Twitter-nya. Intinya, dia menegaskan bahwa berbagai pelecehan rasial tak akan membuat dia terpuruk.


Thursday January 01, 1970

My ancestors and my parents suffered for my generation to be free today, to work, to take the bus, to play football. Racist insults are ignorance and can only make me stronger and motivate me to fight for the next generation. pic.twitter.com/J9IqyWQj4K— Paul Pogba (@paulpogba) August 25, 2019

“Para leluhur dan orang tuaku menderita agar generasiku pada hari ini bebas, dapar bekerja, dapat naik bus, dapat bermain sepak bola. Hinaan-hihaan rasial adalah ketidakpedulian dan hanya akan membuatku lebih kuat dan memotivasiku untuk berjuang demi generasi yang akan datang,” urai Paul Pogba seperti dikutip Football5Star.com dari akun Twitter-nya.

Belakangan ini, pelecehan rasial kepada para pemain keturunan Afrika begitu marak di Premier League. Seperti bintang timnas Prancis itu, Marcus Rashford juga mengalaminya setelah gagal menjaringkan bola dari eksekusi penalti saat melawan Crystal Palace. Sebelumnya, Tammy Abraham mengalami hal serupa setelah Chelsea dikalahkan Liverpool pada Piala Super Eropa.

Musim lalu, pemain yang paling lantang berbicara soal perlawanan terhadap kaum rasialis adalah Raheem Sterling. Berkat komitmen dan keberaniannya, dia pun sempat diberi penghargaan. Kini, Paul Pogba menunjukkan sikap serupa. Tujuannya tetap satu, yakni membungkam kaum rasialis dan mengikis diskriminasi dari muka bumi.

The post Paul Pogba: Kaum Rasialis Hanya Membuatku Makin Menggila appeared first on Football5star Berita Bola.