Alexis Sanchez Jadi Rekrutan Anyar Inter Milan

Football5star.com, Indonesia – Pemain asal Cile, Alexis Sanchez, menjadi pemain terbaru yang merapat ke Inter Milan di bursa transfer musim panas tahun 2019. Sanchez mendarat di Inter dengan status pinjaman selama satu musim dari Manchester United.

Alexis Sanchez memutuskan untuk bergabung ke Inter Milan karena ia sudah tak lagi mendapatkan tempat di Manchester United. Pemain 30 tahun itu mengikuti langkah Romelu Lukaku yang juga hijrah dari Old Trafford ke San Siro di bursa transfer tahun ini.

Sanchez sendiri memang gagal menunjukkan penampilan terbaiknya selama 18 bulan membela The Red Devils. Ia hanya mampu mengemas lima gol dan sembilan assist dari 45 penampilannya di semua kompetisi. Padahal, ia juga menyandang status sebagai pemain dengan gaji termahal di skuat Manchester United.

talkSPORT

Sanchez sebenarnya sudah tak asing lagi dengan atmosfer sepak bola Italia. Pasalnya, ia sempat mencicipi atmosfer Serie A bersama Udinese pada periode 2008 hingga 2011 sebelum bermain untuk Barcelona, Arsenal dan Manchester United.

Di Stadio San Siro, ia akan kembali bermain bersama Samir Handanovic dan Kwadwo Asamoah. Ketiga pemain itu pernah bekerja sama ketika memperkuat Udinese beberapa tahun lalu.

Sanchez merupakan pemain ke-11 yang datang ke pangkuan Nerazzurri sepanjang bursa transfer tahun ini. Sebelumnya, mereka sudah mendatangkan Lukaku, Valentino Lazaro, Nicolo Barella, Eddie Salcedo, Gabriel Brazao, Stefano Sensi, Cristiano Biraghi dan Diego Godin.

The post Alexis Sanchez Jadi Rekrutan Anyar Inter Milan appeared first on Football5star Berita Bola.

Bukan Satu, Bukan Dua, Real Madrid Kehilangan Lima Gelar Sekaligus

Real Madrid kehilangan bukan satu, bukan dua, tapi lima gelar pemain-pemain terbaik di ajang penghargaan UEFA, tadi malam. Lihat.
Diam-diam Real Madrid kehilangan lima gelar sekaligus pada acara penghargaan pemain-pemain terbaik Eropa yang berlangsung bersamaan dengan ajang drawing fase grup Liga Champions di Monaco, tadi malam.
Tahun lalu (dan juga tahun sebelumnya) gelar striker terbaik jatuh ke Cristiano Ronaldo yang di musim sebelumnya masih membela Real Madrid. Tahun ini gelar penyerang terbaik UEFA direbut Lionel Messi dengan 12 gol pada kompetisi top Eropa itu musim lalu.
Real Madrid Kehilangan Pemain Tengah, Bek, Kiper Terbaik 
Demikian juga tahun lalu pemain tengah terbaik diberikan kepada Luka Modric, gelandang Real Madrid. Lagi-lagi dua tahun berurutan. Tahun ini jatuh kepada Frenkie de Jong untuk prestasinya di Ajax Amsterdam. Raksasa Belanda mengalahkan juara bertahan Real Madrid di babak 16 besar musim lalu melalui kemenangan bersejarah 4-1 di Santiago Bernabeu, sebelum mengalahkan Juventus di perempat final. Mereka tak sepantasnya kalah di semifinal melawan Tottenham, tetapi performa de Jong di lapangan tengah membuat Barcelona membelinya seharga 65 juta pound.

Berita Terkait

Ronaldo Ejek VAR Usai Cetak Gol Untuk Juventus
Real Madrid Incar Dua Pemain Top Sebelum Bursa Tutup
Cristiano Ronaldo Harusnya Pemain Terbaik UEFA

Musim lalu (dan juga musim sebelumnya) gelar bek terbaik diambil oleh Sergio Ramos, kapten Los Blancos. Kali ini mereka harus merelakannya kepada Virgil Van Dijk, bek jangkung Liverpool yang bahkan lebih tinggi daripada kiper Alisson Becker.
Alisson tahun ini merebut gelar kiper terbaik UEFA setelah musim lalu direbut Keylor Navas, penjaga gawang Los Merengues asal Kosta Rika. Dan pada akhirnya gelar Pemain Terbaik UEFA 2018/2019 diambil alih Van Dijk, menyingkirkan Modric musim lalu. Jadi bukan hanya satu, bukan hanya dua, tapi Real Madrid kehilangan lima gelar sekaligus tahun ini. Tidak ada pemain Los Blancos yang menang penghargaan individual UEFA tahun ini.
Sumber: Bukan Satu, Bukan Dua, Real Madrid Kehilangan Lima Gelar Sekaligus

Cristiano Ronaldo Positif Perihal Messi, Meski Kalah Tadi Malam

Cristiano Ronaldo menunjukkan kedewasaannya dan kebesaran hatinya, tetap bicara positif soal Lionel Messi meski kalah dari La Pulga tadi malam.
Striker Barcelona itu berhasil mengalahkan mantan bintang Real Madrid, Ronaldo, dalam pemilihan penyerang terbaik UEFA musim 2018/2019. Koleksi 12 golnya selama Liga Champions musim lalu membawa pemain Argentina tersebut meraih penghargaan striker terbaik, menyingkirkan bukan saja CR7 tapi juga pemain Liverpool, Sadio Mane.
Namun dalam sebuah wawancara kepada BT Sport sebagai bagian dari acara drawing fase grup Liga Champions tadi malam, striker Juventus berusia 34 tersebut menunjukkan kebesaran hatinya. Alih-alih bicara soal dirinya sendiri, ia menyampaikan pesan menarik soal rivalnya selama 15 tahun terakhir itu.
Ronaldo pergi, Real Madrid menderita kehilangan lima gelar pemain terbaik sekaligus di ajang penghargaan UEFA

Berita Terkait

Ronaldo Ejek VAR Usai Cetak Gol Untuk Juventus
Cristiano Ronaldo Harusnya Pemain Terbaik UEFA
Cristiano Ronaldo Masih Main Bola Beberapa Tahun Lagi

Sang bintang Portugal itu duduk di barisan paling depan acara drawing Liga Champions, tepat di sebelah Messi dan pemenang penghargaan Pemain Terbaik UEFA Virgil van Dijk. Ia menyampaikan wawancara yang sopan dan positif mengenai hubungannya dengan Messi yang juga pernah menjadi pemenang Ballon d’Or.
Ronaldo Undang Messi Makan Malam
Kedua orang ini terlihat ngobrol selama acara drawing di Grimaldi Forum Monaco itu dan Ronaldo seperti sudah berlatih lama untuk menyampaikan kata-kata yang sangat membangkitkan motivasi soal pertarungannya dengan Messi. Ia mengundang striker Barcelona itu untuk makan malam bersama. Hal ini menunjukkan bahwa ada rasa hormat yang luar biasa antara keduanya.
“Saya berbagi panggung [penghargaan] ini dengannya (Messi) selama 15 tahun,” kata Ronaldo seperti dikutip oleh SportBible.com. “Saya tidak tahu apakah ini pernah terjadi sebelumnya di sepakbola – dua orang yang sama di panggung yang sama sepanjang waktu. Tentu saja kami memiliki hubungan yang baik – kami memang belum pernah makan malam bersama, tapi saya berharap bisa [makan bareng] di masa depan.”
Dalam kebudayaan Barat, mengundang seseorang makan malam merupakan penghargaan tertinggi. Biasanya berlangsung empat orang dengan pasangan hidup mereka masing-masing dan bisa berlangsung selama berjam-jam. Hanya dua pihak yang memiliki relasi baik yang bisa makan malam bersama.
“Kami bertarung satu sama lain, dia memaksa saya [menjadi lebih baik] dan saya memaksanya juga. Sangat menyenangkan menjadi bagian dari sejarah sepakbola. Saya ada di sana (bagian sejarah itu), dan tentu saja, dia juga.”

"We have not had dinner together yet, but I hope so in the future."
"It's great to be a part of the history of football. I am there, and of course, he is as well."
Magnificent.
Cristiano Ronaldo speaks on his relationship with Lionel Messi 🙏 pic.twitter.com/HbicSaS6NW
— Football on BT Sport (@btsportfootball) August 29, 2019

Ronaldo vs Messi terjadi dalam dua kategori tadi malam. Keduanya masuk nominasi Striker Terbaik UEFA 2018/2019. Messi yang menang untuk kategori ini. Keduanya juga nominator untuk Pemain Terbaik UEFA 2018/2019 dan dua-duanya kalah. Virgil Van Dijk yang menang sebagai pemain terbaik.
Lihat Hasil Drawing Grup Liga Champions Tadi Malam, Siapa Kebagian Grup Maut?
Sumber: Cristiano Ronaldo Positif Perihal Messi, Meski Kalah Tadi Malam

Skuad Guardiola Lebih Beruntung Dibanding Spurs, Liverpool, Chelsea

Skuad Pep Guardiola dinilai lebih beruntung dibanding Tottenham Hotspur, Liverpool dan Chelsea pada drawing grup Liga Champions.
Drawing fase grup Liga Champions sudah usai dilakukan hari Kamis (29/8) malam di Grimaldi Forum Monaco. Dari empat tim asal Premier League, Manchester City di bawah asuhan Guardiola sepertinya lebih beruntung.
Pasukan mahal yang disuplai dana nyaris tak terbatas dari Dubai itu satu grup dengan tiga tim lain yang relatif lebih mudah daripada rekan-rekan Inggris lainnya. Manchester City berada di Grup C babak penyisihan Liga Champions bersama dengan klub Ukraina Shakhtar Donetsk, tim Kroasia Dinamo Zagreb dan Atalanta asal Serie A.
The Skyblues lebih beruntung dibandingkan juara bertahan Liverpool di Grup E yang kebagian runner up Liga Italia Napoli dengan Carlo Ancelotti menjadi pelatih mereka saat ini. Juga RB Salzburg asal Austria yang diramalkan akan merepotkan The Reds, selain tim terlemah di Grup E ini, Genk asal Belgia.

Berita Terkait

Hasil Arsenal vs Tottenham 2-2 Imbang Kelima Dalam 10 Perjumpaan
Salah Kiper Arsenal, Christian Eriksen Cetak Gol Mudah
Chelsea Jelaskan Kondisi Cedera Tiga Pemain Andalan

Chelsea juga demikian. The Blues mendekam di Grup H bersama dengan semifinalis musim lalu Ajax Amsterdam asal Belanda, selain Valencia asal La Liga dan LOSC Lille asal Prancis, klub masa remaja Eden Hazard. Kondisi ini sedikit lebih baik daripada Grup E Liverpool. Ajax dianggap sudah kehilangan banyak giginya usai kepergian Frenkie de Jong ke Camp Nou dan Matthijs de Ligt ke Turin.
Tottenham Hotspur berharap agar hanya Bayern Munchen saja yang bakal menyulitkan petualangan Eropa mereka musim ini di Grup B. Spurs adalah finalis musim lalu sehingga Die Roten lebih khawatir pada skuad Mauricio Pochettino ini ketimbang sebaliknya.
Hasil Drawing Grup Liga Champions 

Grup A: PSG, Real Madrid, Club Brugge, Galatasaray
Grup B: Bayern Munchen, Tottenham Hotspur, Olympiacos, Red Star Belgrade
Grup C: Manchester City, Shakhtar Donetsk, Dinamo Zagreb, Atalanta
Grup D: Juventus, Atletico Madrid, Bayer Leverkusen, Lokomotiv Moscow
Grup E: Liverpool, Napoli, RB Salzburg, Genk
Grup F: Barcelona, Borussia Dortmund, Inter, Slavia Prague
Grup G: Zenit Saint Petersburg, Benfica, Lyon, RB Leipzig
Grup H: Chelsea, Ajax Amsterdam, Valencia, OSC Lille

Sumber: Skuad Guardiola Lebih Beruntung Dibanding Spurs, Liverpool, Chelsea

Ronaldo Nominasi Dua Kategori, Dua-duanya Kalah Nyesek

Ronaldo masuk nominasi dua penghargaan UEFA hari Kamis (29/8) tapi dua-duanya kalah, tersingkir oleh Lionel Messi dan Virgil Van Dijk.
Striker Juventus Cristiano Ronaldo itu masuk nominasi tiga besar untuk Striker Terbaik Eropa 2018/2019 bersama Sadio Mane dan Lionel Messi. Namun dalam pengumuman yang dilangsungkan bersamaan dengan drawing grup Liga Champions, sang bintang Portugal kalah di sini. Messi yang menang.
Mantan pemain Real Madrid itu juga masuk nominasi tiga besar untuk Pemain Terbaik UEFA 2018/2019. Eh, kalah lagi. Kali ini oleh bek Liverpool Virgil Van Dijk. Jadi Ronaldo masuk nominasi di dua kategori tapi dua-duanya Ronaldo kalah.
Messi, Bukan Ronaldo Menangkan Striker Terbaik
Pemain Argentina berusia 32 tahun, Lionel Messi, memiliki musim yang memukau dalam kompetisi klub top Eropa, berakhir sebagai pencetak gol terbanyak, yakni 12 gol di Liga Champions meskipun Barcelona tersingkir di semifinal oleh klub pemenang, Liverpool.

Berita Terkait

Ronaldo Ejek VAR Usai Cetak Gol Untuk Juventus
Juventus Diakui Higuain Tak Mudah Kalahkan Napoli
Napoli Kalah Tipis Lawan Juventus, Ancelotti Murka

“Messi adalah pemain luar biasa dari galaksi lain. Dan bukan hanya pencetak gol; [dia menyumbangkan hal lain juga] yakni semua yang dia ciptakan, gol yang dia berikan kepada kita, apa yang dia hasilkan di sekelilingnya,” kata Ernesto Valverde, pelatih Barcelona.
“[Saya] Senang melihatnya setiap hari. Tingkat efektivitas yang dimilikinya dalam latihan dan dalam pertandingan sangat luar biasa. Dia sangat berbakat dalam bola-bola mati, dalam permainan terbuka – itu sebabnya dia pemain terbaik di dunia,” kata Sergio Busquets, gelandang Barcelona seperti dikutip situs UEFA.com.
Bagaimana Striker Terbaik Eropa Dipilih
Dewan juri terdiri dari pelatih 32 klub di babak penyisihan grup Liga Champions musim 2018/19, bersama dengan 55 jurnalis yang dipilih oleh kelompok Media Olahraga Eropa (ESM), yang mewakili masing-masing 55 anggota UEFA. Pelatih tidak diizinkan memilih pemain dari tim mereka sendiri.
Anggota juri memilih tiga pemain terbaik mereka per posisi, dengan yang pertama menerima lima poin, tiga yang kedua dan yang ketiga. Pemain yang menerima poin terbanyak di setiap kategori dipilih sebagai pemenang.
Sumber: Ronaldo Nominasi Dua Kategori, Dua-duanya Kalah Nyesek

Bayern Munchen Ditakdirkan Lolos Dari Grup Liga Champions

Bayern Munchen ditakdirkan lolos penyisihan grup Liga Champions setelah kebagian hanya satu lawan sulit pada drawing Kamis (29/8) malam.
Raksasa Bavaria itu satu grup dengan Tottenham Hotspur dari Inggris dan Olympiacos asal Yunani serta Red Star Belgrade dari Serbia. Dua nama terakhir boleh sedikit diabaikan. Hanya Spurs yang adalah finalis Liga Champions musim lalu masih mungkin menimbulkan kekecewaan bagi Bayern Munchen.
Selaku unggulan di Pot 1, Bayern Munchen berhasil menghindari sejumlah favorit juara Liga Champions musim ini seperti Barcelona dan Liverpool, tapi sementara drawing di Monaco itu berlangsung, mereka masih mungkin satu grup dengan Real Madrid yang adalah tim terkuat di Pot 2 dan Inter Milan di Pot 3. Beruntung hal itu tidak terjadi.
Prosedur Drawing Grup Liga Champions
Sebanyak 32 tim ikut serta dalam drawing grup Liga Champions hari Kamis (29/8) di Monaco, dengan seluruh peserta terbagi ke dalam empat pot yang masing-masing berisi delapan nama berdasarkan koefisien klub mereka.

Berita Terkait

Bayern Munchen Masih Usaha Dapatkan Leroy Sane
Hasil Bayern Munchen vs Mainz 6-1, Enam Gol Enam Pemain Berbeda
Bayern Munchen Diselamatkan Pencetak Gol Terindah Piala Dunia 2018

Angka-angka koefisien itu digunakan untuk menentukan peringkat tim berdasarkan kinerja mereka di Eropa sebanyak lima musim sebelumnya, dengan Pot 1 berisi sang juara bertahan (Liverpool), pemenang Liga Europa (Chelsea) dan juara dari enam liga domestik dengan peringkat teratas (Barcelona, Manchester City, Juventus, Bayern Munchen, PSG dan Zenit St Petersburg).
Tim-tim ini kemudian diundi untuk masuk ke dalam delapan grup yang terdiri dari empat tim masing-masing, dengan satu klub dari setiap pot (1 sampai 4) masuk ke masing-masing grup.
Klub dari negara atau asosiasi bola yang sama tidak bisa berada di grup yang sama. Setiap tim akan memainkan enam pertandingan – tiga kandang dan tiga tandang – antara September dan Desember, dengan dua teratas dalam grup maju ke babak sistem gugur, dan tempat ketiga tersingkir ke Liga Europa.
Bayern Munchen Unggulan Liga Champions Selaku Juara Bundesliga
Juara Bundesliga tujuh kali Bayern Munchen seperti biasanya berada di Pot 1 atau daftar unggulan. Ini berarti lima kali juara Piala Eropa/Liga Champions itu tidak bisa bertemu juara bertahan dan tim yang menyingkirkan mereka musim lalu, Liverpool, tetapi dapat mungkin saja bertemu dengan raksasa Spanyol Real Madrid.
Dengan satu tim Jerman di masing-masing Pot yang tersisa, Bayern Munchen memiliki tujuh kemungkinan lawan dari masing-masing Pot:

Pot 2: Real Madrid (Spanyol), Atletico Madrid (Spanyol), Napoli (Italia), Shakhtar Donetsk (Ukraina), Tottenham Hotspur (Inggris), Ajax (Belanda) dan Benfica (Portugal).
Pot 3: Lyon (Prancis), Red Bull Salzburg (Austria), Olympiacos (Yunani), Club Brugge (Belgia), Valencia (Spanyol), Inter Milan (Italia) dan Dinamo Zagreb (Kroasia).
Pot 4: Lokomotiv Moscow (Rusia), Genk (Belgia), Galatasaray (Turki), Red Star Beograd (Serbia), Atalanta (Italia), Lille (Prancis) dan Slavia Prague (Ceko).

Sumber: Bayern Munchen Ditakdirkan Lolos Dari Grup Liga Champions

Gampang Bagi Juan Mata untuk Tinggalkan Manchester United

Football5star.com, Indonesia – Juan Mata sepertinya tidak lama lagi akan keluar dari Manchester United. Kemungkinan ini disampaikan langsung oleh gelandang asal Spanyol tersebut.

Saat ini Juan Mata masih terikat kontrak bersama Manchester United hingga Juli tahun depan. Artinya, jika di akhir musim pihak klub tidak memperpanjang kontraknya, ia bisa hengkang secara cuma-cuma.

Bagi mantan pemain Valencia, bukan perkara sulit meninggalkan Setan Merah, apalagi situasinya di tim sekarang tidak menguntungkan. Tapi ia menegaskan ada beberapa hal yang harus dilakukan sebelum mengambil keputusan.

Manchester Evening News

“Dengan situasi seperti sekarang, akan lebih mudah bagi saya untuk pergi. Saya harus akui saya tiba di sini pada titik terbaik dalam sejarah klub dan mungkin sekarang mereka tidak akan memperbaharuinya. Tapi saya masih percaya masih layak tetap di sini dan membawa klub berjuang meraih trofi,” ujar Mata seperti dilansir Tribal Football, Kamis (29/8/2019).

“Beginilah mentalitas saya dan ide yang ada dalam pikiran
saya sekrang. Mentalitas orang-orang di sini sangat kuat hingga berhasil
membuat klub ini sangat istimewa,” lanjut mantan pemain Chelsea tersebut.

Dalam tiga pertandingan awal Premier League musim ini,
gelandang berusia 31 tahun selalu diturunkan pelatih Ole Gunnar Solskjaer.
Namun, tiga penampilannya itu harus berawal dari bangku cadangan.

Bahkan saat klub yang bermarkas di Stadion Old Trafford itu kalah 1-2 dari Crystal Palace, Juan Mata hanya tampil lima menit saja.

The post Gampang Bagi Juan Mata untuk Tinggalkan Manchester United appeared first on Football5star Berita Bola.

Terinspirasi dari NBA, Pogba Bawa Tradisi Cincin Juara ke Sepak Bola

Football5star.com, Indonesia – Di Amerika Serikat ada tradisi di mana setiap pemain dan ofisial tim mendapatkan hadiah cincin berlapis batu permata saat berhasil menjadi juara olahraga populer seperti American Football (NFL), Baseball (MLB), mau pun basket (NBA). Terinspirasi dari tradisi tersebut, Paul Pogba pun menerapkannya ke sepak bola saat Prancis berhasil menjadi juara Piala Dunia 2018.

Cincin juara menjadi sebutan yang buat setiap pemain penerima apresiasi atas keberhasilan mereka menjadi kampiun di olahraga-olahraga paling bergengsi di Amerika Serikat tersebut. Cincin itu biasanya terbuat dari emas berlapis berlian atau permata lain bernilai tinggi.

Tradisi itu sudah berlangsung sejak 1922 saat tim Baseball, New York Giant menjadi juara Major League Baseball (MBL). Budaya itu baru mulai diikuti oleh kejuaraan NBA pada 1957 dan Philadelphia Warrior menjadi tim pertama yang menerima penghargaan tersebut. Bahkan, cincin itu menjadi tanda keabsaan seorang atlet menyandang status legenda baik sebagai pemain mau pun pelatih.

Juara Piala Dunia

Nah, Paul Pogba yang juga gemar mengikuti perkembangan NBA dan suka memakai perhiasan mahal, berusaha menularkannya ke sepak bola. Gelandang elegan Manchester United itu pun memanfaatkan momen Piala Dunia 2018 di Rusia ketika timnas Prancis menjadi juara.

View this post on Instagram Cadeau inoubliable pour un souvenir inoubliable . Merci du fond coeur à la bijouterie @paulpogba A post shared by Blaise Matuidi Officiel (@blaisematuidiofficiel) on Mar 20, 2019 at 6:54am PDT

Tim berjulukan Les Blues keluar sebagai juara setelah mengalahkan Kroasia dengan skor 4-2 di Stadion Luzhniki pada 15 Juli 2018.

Pogba pun tidak segan-segan untuk mengeluarkan biaya besar untuk memesan cincin dari Amerika Serikat dan diberikannya kepada seluruh rekan satu tim dan ofisial. Cincin itu dibuat oleh perusahaan perhiasaan asal Los Angeles, Jason of Berverley Hills.

Cincin tersebut dibuat dari bahan emas yang berlapiskan berlian, safir biru, dan rubi merah. Yang disusun di bagian permukaan cincin membentuk warna bendera Prancis. Sementara itu, di dua bagian sisi terdapat gambar trofi piala dunia dan nama masing-masing pemain dan pelatih.

“Sungguh, ini adalah sebuah penghargaan kecil setelah menjuarai Piala Dunia bersama pemain-pemain hebat. Saya menganggap mereka sebagai keluarga. Sebuah pemberian kecil dari saya,” kata Pogba seperti dikutip Football5star.com dari L’Equipe.

thesouthafrican.com

“Pemberian kecil itu bukan apa-apa karena Piala Dunia begitu berarti. Anda bisa saja kehilangan cincin, tetapi Anda tidak mungkin kehilangan status juara Piala Dunia,” ucapnya.

Permatastar

Kisah inspirasi Pogba itu tentu juga dapat menjadi inspirasi buat Anda. Apa pun profesi Anda, membuat sebuah penghargaan kecil dengan memberikan cincin berlapis berlian atau batu permata lainnya bukan tidak mungkin dilakukan.

Anda bisa memberikan cincin permata kepada orang yang dianggap sebagai keluarga, orang-orang berprestasi, atau dianggap membuat pencapaian bernilai. Sama bernilainya dengan sebuah cincin bertahtakan berlian atau batu permata lainnya. Hal itu kini bisa diwujudkan hanya dengan mengunjungi PermataStar.com dan JualPermata.com.

PermataStar.com memiliki banyak koleksi permata asli, berkualitas, dan bersertifikat. Beragam jenis pertama pun bisa kalian dapat di PermataStar.com, seperti berlian, ruby, safir, emerald, chrysoberyl, cat’s eye, spinel, tsavorite, dan lainnya. (adv)

View this post on Instagram Solskjaer tegaskan pogba tidak akan meninggalkan old trafford. #football5star #F5S #pogba #ManchesterUnited A post shared by Football5star (@football5star) on Aug 19, 2019 at 6:15am PDT

The post Terinspirasi dari NBA, Pogba Bawa Tradisi Cincin Juara ke Sepak Bola appeared first on Football5star Berita Bola.

Ini Perbedaan Nasib Antara Rodrygo Goes dan Takefusa Kubo di Real Madrid

Liga Spanyol – Raksasa La Liga, Real Madrid, dikabarkan menolak opsi untuk melepas Rodrygo Goes pada musim panas ini. Pemain tersebut dipastikan tidak mengalami nasib yang serupa dengan Takefusa Kubo.
Seperti diketahui, Rodrygo dan Takefusa Kubo menjadi rekrutmen baru Real Madrid pada musim panas tahun ini. Kedua pemain tersebut sama-sama menjalani sesi pramusim bersama dengan tim utama Los Blancos.
Namun, Takefusa Kubo kini sudah tidak lagi berada di skuad Real Madrid. Pemain berusia 19 tahun itu telah menjalani masa peminjaman ke Real Mallorca dengan durasi satu musim.
Sementara itu, Rrodrygo mengalami cedera di awal musim. Ia dipastikan absen membela Los Blancos dalam beberapa pekan ke depan. Pemain kelahiran Brasil ini diprediksi akan kesulitan bersaing dengan pemain Real Madrid lain, seperti halnya dengan Takefusa Kubo. Bedanya, dikutip dari Diario AS, Los Blancos menolak opsi untuk meminjamkan Rodrygo ke klub lain.
Laporan tersebut mengklaim bahwa ada beberapa klub yang sudah mengajukan tawaran peminjaman pada Rodrygo. Namun, semua tawaran ditolak. Di satu sisi, Real Madrid sudah memiliki pilihan yang pasti di lini depan. Karim Benzema akan menjadi penyerang utama Real Madrid dan Luka Jovic sebagai pelapisnya.
Oleh karena itu, peluang Rodrygo untuk menjadi penyerang tengah jelas sulit. Dia juga akan kesulitan mendapat tempat untuk posisi winger. Masih ada Eden Hazard, Gareth Bale hingga James Rodriguez di posisi tersebut.
Meski begitu, Rodrygo masih bisa belajar bersama Raul Gonzalez yang kini menjadi pelatih di Real Madrid Castilla sembari menunggu kesempatan tampil di tim senior.

Dua Hal Penting yang Harus Dipastikan Neymar Sebelum Balik ke Barca

Sumberbola – Bintang Paris Saint-Germain, Neymar, ingin memastikan dua hal terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk kembali lagi ke Barcelona pada bursa transfer musim panas ini.
Neymar secara kontroversial meninggalkan Barcelona pada bursa transfer musim panas 2017 lalu. PSG menjadikan Neymar sebagai pemain termahal di dunia dengan biaya sebesar 222 juta Euro. Namun, kini Neymar dilaporkan ingin kembali lagi ke Barca.
Itu setelah Neymar merasa tidak nyaman berada di PSG. Pemain asal Brasil tersebut terlibat konfilk dengan beberapa rekannya di ruang ganti. Selain itu, penggemar PSG juga tidak menyukai Neymar, di mana mereka menghina sang pemain di pertandingan perdana klub di kompetisi Ligue 1 Prancis.
Dan kini, kepindahan Neymar ke Barcelona nampak semakin dekat. Namun, surat kabar Catalan Sport mengatakan bahwa pemain berusia 27 tahun itu ingin melihat bagaimana suasana ruang ganti terlebih dulu. Dia ingin tahu reaksi ruang ganti Barca jika kembali lagi ke Camp Nou.
Tidak hanya itu saja, Neymar juga ingin tahu bagaimana reaksi para penggemar jika ia kembali ke Barcelona sebelum jendela transfer ditutup pada 2 September.
Sementara itu, Real Madrid dan Juventus juga dikabarkan mengejar kesepakatan untuk Neymar. Namun, sang pemain hanya ingin kembali lagi ke Barcelona saja.