Lupakan Neymar, Barcelona Incar Wonderkid Juventus Ini

Liga Spanyol – Raksasa La Liga, Bercelona, saat ini dilaporkan sedang berupaya untuk mendatangkan wonderkid Juventus, Moise Kean. Pemain berusia 19 tahun itu dinilai menjadi opsi yang realistis jika dibandingkan dengan bintang Paris Saint-Germain, Neymar.
Seperti diketahui, Barcelona telah mendatangkan satu penyerang baru di bursa transfer musim panas tahun ini, yakni Antoine Griezmann. Namun, juara bertahan La Liga itu masih ingin menambah amunisi di lini serang.
Nama Neymar pun santer dikaitkan dengan Barcelona. Sang pemain dikabarkan berencana ingin pindah dari PSG karena merasa tidak betah lagi di Parc des Princes. Namun, harga yang sangat mahal membuat Barcelona sulit untuk membeli bintang kelahiran Brasil itu.
Menurut media Italia, Gianluca Di Marzio, Barcelona kini sudah melupakan Neymar dan lebih serius untuk mendatangkan Moise Kean dari Juventus. Bintang muda tersebut tampil gemilang bersama Si Nyonya Tua pada musim 2018/19 lalu. Pada usia 19 tahun, dia telah memainkan 17 laga di semua kompetisi bersama Juventus dan mencetak tujuh gol. Bukan capaian yang buruk bagi pemain seusianya.
Jika dipertimbangkan dengan bijak, Barcelona lebih untung jika mendatangkan Moise. Dari tipe bermain, Moise adalah seorang penyerang tengah, dengan kecenderungan lebih aktif di dalam kotak penalti.
Selain itu, harga wonderkid Juventus itu juga jauh lebih murah dibanding dengan Neymar. Penting bagi Barcelona untuk tidak membeli pemain dengan harga yang sangat mahal lagi. Pasalnya, tim asal Catalan itu baru saja mengeluarkan 120 juta Euro untuk membeli Griezmann dan 75 juta Euro untuk membeli Frenkie de Jong.

Barcelona Punya Sejarah Suka Ubah Pemain Jadi Pembangkang

Liga Spanyol – Raksasa La Liga, Barcelona, memiliki sejarah panjang dalam membuat seorang pemain berubah menjadi pembangkang.
Seperti diketahui, Barcelona baru saja merampungkan pembelian Antoine Griezmann dari Atletico Madrid pada bursa musim panas tahun ini dengan mahar senilai 120 juta Euro. Meski demikian, transfer tersebut tidak terjadi dengan mudah lantaran diwarnai oleh drama.
Sebelum resmi jadi anggota Barcelona, Griezmann menolak ikut pramusim bersama Atletico Madrid. Tindakan tersebut sebagai bentuk kekecewaan sang pemain karena proses kepindahannya menuju Barca dipersulit oleh pihak Los Rojiblancos.
“Griezmann mendapat panggilan resmi untuk berada di klub pada Minggu pukul 20.30. Ketika ia tidak hadir, kami akan mempelajari kasusnya,” demikian isi pernyataan dari Atletico beberapa waktu lalu.
Kasus serupa juga terjadi pada Philippe Coutinho. Pada Januari 2018 lalu, pemain asal Brasil itu juga enggan gabung latihan bersama Liverpool, ketika ia sedang diincar Barcelona. Kemudian setelah menjalani proses yang cukup rumit, Coutinho pun memenuhi impian untuk bergabung di Camp Nou.
Tarik satu tahun lebih ke belakang, Ousmane Dembele juga berubah jadi seorang pembangkang saat tawaran dari Barcelona datang. Ia sempat mogok latihan tanpa izin pihak Borussia Dortmund
“Ousmane Dembele menghilang dari latihan rutin Borussia Dortmund tanpa izin. Perilaku seperti itu akan mendapat sanksi,” ujar Direktur Olahraga Dortmund, Michael Zorc beberapa waktu lalu. Kendati demikian, aksi sang pemain ini sukses membuat dirinya pindah ke Barcelona.

Griezmann: Barcelona Membangun Tim Pakai Cheat

Sumberbola – Pemain baru Barcelona, Antoine Griezmann, mengatakan bahwa raksasa Catalan itu membangun tim seperti menggunakan kode cheat.
Griezmann akhirnya bergabung dengan Barcelona pada bulan ini, setelah mereka memicu klausa rilisnya senilai 120 juta Euro dari Atletico Madrid.
Pemain asal Prancis itu bergabung dengan tim yang kaya bakat menyerang, dan kemungkinan akan berbaris bersama kombinasi Lionel Messi, Luis Suarez, Ousmane Dembele dan Philippe Coutinho di musim yang akan datang.
Lantas, Griezmann sangat antusias untuk bermain dengan barisan lini serang Barcelona. “Barcelona membangun tim seperti kode curang dalam permainan video: Luis Suarez, Messi, Dembele, Frenkie de Jong,” katanya kepada Marca.
“Kami memiliki tim yang bagus, pemain hebat dan kemudian bos yang harus memutuskan siapa yang bermain. Kami akan siap untuk menikmati diri kita sendiri dan membuat para penggemar dan diri kita bahagia setiap saat.”
Lebih lanjut, Griezmann juga memahami betul bagaimana perasaan penggemar Atletico Madrid saat dia memutuskan untuk pergi. “Saya tahu bahwa akan ada peluit [ketika dia kembali ke Wanda Metrpolitano],” tambahnya. “Itu bagian dari sepakbola. Mereka benar-benar mencintai saya dan ketika seseorang pergi, itu bisa menyakitkan.
“Itu seperti di Real Sociedad. Kunjungan pertamaku tidak mudah, tetapi aku akan selalu memiliki Sociedad dan Atleti di hatiku karena mereka memberi saya begitu banyak,” tutupnya.

Soal Komentar Zidane Terhadap Masa Depan Bale, Agen: Itu Memalukan!

Liga Spanyol – Jonathan Barnett, selaku agen dari Gareth Bale, menyebut Zinedine Zidane sebagai orang yang bertindak memalukan, usai pelatih Real Madrid itu secara terang-terangan mendoakan kliennya pergi dari Los Blancos.
Dalam beberapa bulan terakhir, masa depan Bale di Real Madrid berada di ambang ketidakpastian. Ia pun semakin menuju pintu keluar setelah Zidane memutuskan untuk tidak menempatkan sang winger sebagai starter Los Blancos musim depan. Meski demikian, pemain kelahiran Wales itu menegaskan bahwa ia ingin tetap di Santiago Bernabeu hingga kontraknya hasib tiga tahun mendatang.
Namun nampaknya Zidane tidak ingin memberikan harapan lebih kepada Bale. Pelatih asal Prancis itu secara terang-terangan menyarankan sang pemain untuk segera meninggalkan ibukota Spanyol, setelah kekalahan 3-1 Los Blancos dari Bayern Munich pada pertandingan ICC hari Minggu (21/7). “Kami harap dia segera pergi. Itu akan menjadi yang terbaik untuk semua orang,” tutur sang pelatih.
Kemudian, komentar itu ditentang oleh Barnett. Agen dari Bale itu mengatakan bahwa Zidane sudah bertindak memalukan, mengingat pemain berusia 30 tahun itu sudah berkontribusi banyak untuk Los Blancos sejak pindah dari Tottenham Hotspur pada tahun 2013 silam.
“Zidane bertindak memalukan untuk berbicara seperti itu tentang seseorang yang telah berbuat begitu banyak untuk Real Madrid,” kata Barnett kepada ESPN FC. “Jika dan ketika Gareth pergi, itu karena demi kepentingan terbaik Gareth dan tidak ada hubungannya dengan dorongan Zidane,” tandasnya.

Christian Eriksen Segera Susul Trippier ke Atletico Madrid

Berita Bola – Atletico Madrid telah menyiapkan tawaran untuk bintang Tottenham Hotspur, Christian Eriksen, yang saat ini menjadi target transfer Real Madrid. Demikian menurut laporan di Spanyol.
Pemain internasional Denmark itu telah membuat beberapa klub terbesar Eropa bersiaga untuk menandatanganinya, setelah dia menyatakan ingin mencoba sesuatu yang baru untuk kariernya usai menghabiskan enam musim terakhir bersama The Lilywhites. Mauricio Pochettino selaku bos Spurs bahkan diyakini pasrah jika Eriksen ingin meninggalkan Tottenham Hotspur Stadium musim panas ini.
Real Madrid sebelumnya menjadi tujuan potensial untuk Eriksen, tetapi kini Atletico telah menjadi tim paling mungkin untuk mendapatkan jasa bintang berusia 27 tahun itu.
Menurut laporan dari surat kabar AS, Atletico dan Tottenham telah memulai diskusi mengenai bayaran untuk pemain berusia 27 tahun itu, dengan Spurs kemungkinan akan meminta lebih dari 70 juta Euro. Dengan kucuran dana yang didapatkan dari hasil penjualan Antoine Griezmann dan Rodri, bukan tidak mungkin Atletico bisa menyanggupi tuntutan Spurs untuk Eriksen.
Lebih dalam lagi, AS menambahkan bahwa Eriksen akan bersedia pindah ke Wanda Metropolitano untuk menyusul Kieran Trippier yang lebih dulu meninggalkan Tottenham untuk Atletico pada musim panas ini.

Zidane Bersikeras Gareth Bale Harus Pergi dari Real Madrid

Berita Bola – Manajer Real Madrid, Zinedine Zidane, bersikeras bahwa Gareth Bale harus meninggalkan Santiago Bernabeu pada musim panas ini, di mana pelatih asal Prancis mendesak Los Blancos segera menjualnya.
Masa depan Bale di ibukota Spanyol menjadi tidak pasti sejak Zidane kembali menjadi bos Madrid pada Maret lalu, dengan kedua orang itu diyakini memiliki hubungan yang tidak baik. Meski demikian, Bale menegaskan bahwa ia ingin tetap di Real Madrid hingga kontraknya hasib tiga tahun mendatang.
Namun nampaknya itu ditentang oleh Zidane yang menyarankan Bale untuk segera meninggalkan Madrid, setelah kekalahan 3-1 Los Blancos dari Bayern Munich pada pertandingan ICC hari Minggu (21/7), di mana penyerang asal Wales itu tidak turut berlaga.
“Bale tidak bermain karena dia sangat dekat untuk pergi,” kata Zidane pada wartawan. “Kami harap dia segera pergi, itu akan menjadi yang terbaik untuk semua orang. Kami sedang mengerjakan transfernya ke tim baru.”
“Saya tidak punya masalah pribadi terhadapnya, tetapi ada saatnya di mana segala sesuatu dilakukan karena itu harus dilakukan, saya harus membuat keputusan, kami harus berubah. Pintu keluar adalah keputusan pelatih, dan juga pemain, yang mengetahui situasinya.
“Situasinya akan berubah, saya tidak tahu apakah dalam 24 atau 48 jam, tetapi itu akan, dan kepergian Bale adalah hal yang baik untuk semua orang,” jelasnya.