Patung George Best Lebih Mirip dengan Tokoh di Game of Thrones

Football5star.com, Indonesia – Para suporter Manchester United mengkritik patung George Best yang berdiri di Belfast, Irlandia. Menurut para suporter, patung tersebut sangat buruk.

Para suporter bahkan menyebut patung yang berada di Windsor Park tersebut lebih buruk daripada patung Cristiano Ronaldo yang sempat ada di bandara Madeira, Portugal.

Bahkan sejumlah pihak menyebut bahwa patung George Best lebih mirip dengan White Walkers, tokoh dari serial terpopuler, Game of Thrones. Ada juga yang menyebut bahwa patung itu lebih mirip dengan Paul Scholes hanya berbeda potongan rambut.

Sementara itu keluarga dari George Best tak sependapat dengan kritik kepada patung Best. Diwakili oleh Gerry Armstrong menyebut bahwa patung tersebut sudah cukup mirip dengan pemain bernomor punggung 7 tersebut.

thesun.co.uk

“Tidak! tubuhnya sangat bagus. Memang sulit untuk membuat fitur yang tepat. Hampir mustahil melakukan hal tersebut,” kata Armstrong seperti dikutip football5star.com dari theguardian, Jumat (24/5/2018).

“Sangat mustahil untuk membuatnya mirip di atas perunggu. Saya pribadi menganggap patung tersebut sudahh sangat bagus,”

Kritik kepada patung pesepak bola tidak hanya dialami George Best. Patung Diego Maradona juga dianggap tidak mirip dengan eks Napoli dan Barcelona tersebut.

Sejumlah pihak saat itu malah menganggap patung Maradona lebih mirip dengan penyanyi Inggris, Susan Boyle.

Patung Ronaldo seperti disebutkan di atas juga menjadi patung pesepak bola yang terburuk. Bahkan patung yang awalnya ditempatkan di bandara Madeira sampai harus diturunkan kembali karena banyaknya kritik yang datang.

More News on International

Agen Tagliafico: Belum Ada Kontak dari Inter

Arsene Wenger Belum Tentu Kembali ke Pinggir Lapangan

Blatter Kritik FIFA Terkait Pembatalan Penambahan Tim Piala…

The post Patung George Best Lebih Mirip dengan Tokoh di Game of Thrones appeared first on Football5star Berita Bola.

Manchester United Kelimpungan Cari Pengganti Herrera

Football5star.com, Indonesia – Ander Herrera dipastikan tidak akan memperkuat Manchester United pada musim depan. Kabar hengkangnya Herrera sempat mendapat protes keras dari sejumlah fans Red Devils.

Fans menganggap bahwa perfomance pemain asal Spanyol itu cukup apik pada musim ini. Menariknya pasca hengkangnya Herrera dari Old Trafford, manajemen Red Devils pun kelimpungan untuk cari penggantinya.

Kabar terbaru menyebutkan bahwa Manchester United sampai harus mendekati gelandang Newscastle United, Sean Longstaff. Padahal pemain berusia 21 tahun ini tunjukkan penampilan biasa-biasa saja bersama Newcastle.

metro.co.uk

Bagaimana tidak pada Liga Inggris 2018-19, Longstaff hanya dimainkan 9 kali oleh Rafael Benitez. Sontak saja rumor ketertarikan tim besutan Ole Gunnar Solskjaer kepada Longstaff jadi cibiran fans.

Dikutip football5star.com dari dailymail, Kamis (23/5/2019), manajemen Red Devils siap untuk gelontorkan dana sebesar 20 juta poundsterling untuk mendapatkan Longstaff.

Manajemen klub kabarnya menyakini bahwa penampilan Longstaff cukup baik dan layak untuk memperkuat lini tengah United pada musim depan. Longstaff sendiri bermain di posisi sebagai gelandang jangkar.

Jika melihat penampilannya di sejumlah pertandingan terakhir The Magpies, karaker bermain Longstaff dengan Herrera sangat jauh berbeda.

Beberapa kali ia lebih nyaman bermain menyisir sayap kiri dan melepaskan umpan crossing. Ia memang bisa ditempatkan sebagai gelandang menyerang, namun kelemahannya ialah tak mampu bergerak mundur saat skema serangan balik.

Kabar terbaru menyebutkan bahwa Longstaff dalam beberapa hari terakhir akan segera diumumkan oleh manajemen Man United sebagai pembelian pertama mereka untuk musim depan.

More News on Liga Inggris

.bscb-10808.bscb-10808 .section-heading.sh-t1 a:hover .h-text,.bscb-10808.bscb-10808 .section-heading.sh-t1 a.active .h-text,.bscb-10808.bscb-10808 .section-heading.sh-t1 > .h-text,.bscb-10808.bscb-10808 .section-heading.sh-t1 .main-link:first-child:last-child .h-text{color:#630060}.bscb-10808.bscb-10808 .section-heading.sh-t1.sh-s5 > .main-link > .h-text:after,.bscb-10808.bscb-10808 .section-heading.sh-t1.sh-s5 > a:first-child:last-child > .h-text:after,.bscb-10808.bscb-10808 .section-heading.sh-t1.sh-s5 > .h-text:first-child:last-child:after{color:#630060 !important}.bscb-10808.bscb-10808.bscb-10808 .section-heading.sh-t1:after{background-color:#630060}.bscb-10808.bscb-10808 .section-heading.sh-t1.sh-s8 .main-link .h-text:before,.bscb-10808.bscb-10808 .section-heading.sh-t1.sh-s8 .main-link.h-text:before,.bscb-10808.bscb-10808 .section-heading.sh-t1.sh-s8 > .h-text:before{border-right-color:#630060 !important}.bscb-10808.bscb-10808 .listing-item:hover .title a,.bscb-10808.bscb-10808 .listing-item-text-1 .post-meta a:hover,.bscb-10808.bscb-10808 .listing-item-grid .post-meta a:hover,.bscb-10808.bscb-10808 .listing-item .rating-stars span:before{color:#630060 !important}.bscb-10808.bscb-10808 .listing-item .rating-bar span,.bscb-10808.bscb-10808 .listing-item .post-count-badge.pcb-t1.pcb-s1,.bscb-10808.bscb-10808.better-newsticker .heading{background-color:#630060 !important}.bscb-10808.bscb-10808.better-newsticker .heading:after{border-left-color:#630060 !important}.bscb-10808 .bs-pagination .btn-bs-pagination:hover,.bscb-10808 .btn-bs-pagination.bs-pagination-in-loading{background-color:#630060 !important;border-color:#630060 !important;color:#fff !important}.bscb-10808 .listing-item-text-2:hover .item-inner{border-color:#630060 !important}.bscb-10808.bscb-10808.bscb-10808.bscb-10808 .term-badges.floated .term-badge a,.bscb-10808.bscb-10808 .bs-pagination-wrapper .bs-loading > div{background-color:#630060 !important;color:#fff !important}

Higuain Pergi, Chelsea Butuh Nomor 9 Baru

Solskjaer: Tak Ada Alasan Manchester United Gagal Musim Depan

Real Madrid Bukan Impian Jangka Panjang Mauricio Pochettino

The post Manchester United Kelimpungan Cari Pengganti Herrera appeared first on Football5star Berita Bola.

Mido Sarankan Gareth Bale Kembali ke Tottenham

Berita Bola – Mantan striker Tottenham Hotspur, Mido, telah mendesak Gareth Bale untuk meninggalkan Real Madrid dan kembali ke Spurs untuk menyelamatkan kariernya.
Masa depan Bale di Santiago Bernabeu terus diwarnai keraguan sejak Zinedine Zidane kembali menjadi pelatih klub. Penyerang asal Wales ini memang diketahui mempunyai hubungan yang kurang baik dengan Zidane, dengan sang manajer sering menempatkannya di bangku cadangan.
Bale bahkan dikabarkan tidak masuk dalam rencana Zidane untuk kampanye musim depan, yang membuatnya bisa meninggalkan Real Madrid pada bursa transfer musim panas ini. Manchester United dan Tottenham saat ini menjadi diantara beberapa tim yang dikabarkan berminat untuk menandatanganinya dari Madrid.
Dan berkenaan dengan itu, Mido telah menyarankan Bale untuk kembali ke Tottenham, di mana ia yakin penyerang asal Wales tersebut akan kembali menemukan ketajamannya.
“Kembalilah ke Tottenham [Bale]. Kembali dan bermain di Tottenham selama tiga atau empat tahun dan Anda akan kembali seperti dulu,” katanya pada talkSPORT.
“Anda sudah punya banyak uang, saya yakin Anda akan cukup kaya sekarang untuk memiliki kehidupan yang bahagia dengan keluarga Anda di sini. Anda pasti akan bahagia di sini.
“Anda perlu merasa dicintai dan orang-orang mencintai Anda di Tottenham. Jika Anda kembali, Anda akan menjadi salah satu pemain terbaik di Liga Premier Inggris lagi,” jelasnya.

Tottenham Hotspur Tak Gelar Uji Coba Jelang Final Liga Champions

Gilabola.com – Tottenham Hotspur tak punya rencana menggelar uji coba jelang final Liga Champions, karena masih harus merawat Harry Kane dan Jan Vertonghen agar bisa benar-benar bugar.
Hal ini berbeda dengan Liverpool yang berharap bisa menggelar pertandingan persahabatan di kamp latihan mereka di Marbella, Spanyol, sebelum pertandingan di Madrid, 1 Juni mendatang.
Sementara manajer Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino, hanya menggelar kamp latihan di markas mereka di Enfield, dan tanpa berpikir akan beruji coba.
Tottenham Hotspur baru akan lakukan perjalanan ke ibukota Spanyol itu pada Rabu (29/5) pekan depan, dan mengetahui lokasi untuk latihan mereka di sana pada keesokan harinya.

Berita Terkait

Mauricio Pochettino Incar Dani Ceballos
Tottenham Hotspur Optimis Harry Kane Main Di Final
Fans Tottenham Hotspur Minta Klub Rekrut Dani Ceballos

3 Pemain Spurs yang Cedera Sudah Latihan
Harry Kane, Jan Vertonghen dan Davinson Sanchez telah ikut dalam latihan pada Rabu (22/5) waktu setempat, di saat mereka juga terus melanjutkan rehabilitasi atas cedera yang mereka alami. Tapi, ketiganya belum mulai lakukan latihan dengan anggota skuad Spurs lainnya.
Menurut Standard Sport, Kane sangat yakin dia akan dimasukkan dalam skuad final Liga Champions saat Spurs berusaha memenangkan trofi untuk pertama kalinya di Madrid pada 1 Juni mendatang.
Kane sebelumnya tidak bermain sejak ia mengalami cedera ligamen pada engkel kirinya di laga melawan Manchester City, saat Spurs berlaga di leg pertama perempat final pada 9 April silam. Spurs pun sempat khawatir musimnya sudah berakhir, tapi ia berhasil pulih lebih cepat dari perkiraan semula.
Sumber: Tottenham Hotspur Tak Gelar Uji Coba Jelang Final Liga Champions

Ludovit Reis Resmi Gabung Barcelona dari Groningen

Berita Bola – Gelandang muda Groningen, Ludovit Reis, telah resmi bergabung dengan Barcelona pada musim panas tahun ini, dengan klub Eredivisie mengumumkan bintang berusia 18 tahun itu pindah ke Camp Nou dalam transfer 3,25 juta Euro.
Reis pertama kali menjadi terkenal pada Oktober 2017 lalu, ketika golnya melawan Sparta Rotterdam menjadikannya pemain pertama yang lahir di abad ke-21 yang mencetak gol di Eredivisie. Pemain asal Belanda itu sendiri sebelumnya telah dilaporkan hampir bergabung dengan Barca oleh agennya awal bulan ini.
Kini kepindahan itu telah terwujud dengan Groningen bersedia melepas bintang mudanya itu, di mana Reis menyetujui kontrak dengan Barca yang akan berjalan hingga 2022, dengan opsi dua tahun lagi.
“Ini mimpi yang menjadi kenyataan bagi saya, saya sangat bahagia.” Reis mengatakan pada Barca TV. “Saya masih tidak percaya, saya bermimpi setiap malam saat ini ketika saya bermain sepak bola dengan teman-teman saya.
“Saya ingin belajar banyak dari para pemain lainnya, yang merupakan yang terbaik di dunia. Posisi saya adalah gelandang bertahan, tetapi saya bisa bermain juga sedikit ofensif. Saya bisa memainkan dua posisi.
“Kini tujuan saya adalah bermain dengan tim utama dan belajar dari Sergio Busquets, [dan] dengan banyak pemain hebat di sini.”
Sebagai tambahan, Reis kemungkinan besar akan menjadi bagian dari skuad Barca B, sebelum bermain untuk tim utama Barcelona.

Rakitic Tegaskan Takkan Tinggalkan Barca Karena Kedatangan De Jong

Berita Bola – Pemain tengah Barcelona, Ivan Rakitic, menegaskan bahwa ia tidak akan meninggalkan klub, meski ada spekulasi kepergiannya sejak tim Catalan menandatangani Frenkie de Jong.
Barcelona menandatangani De Jong dari Ajax Amsterdam pada musim dingin lalu, dalam kesepakatan transfer sekitar 70 juta Euro. Itu terjadi di tengah masa depan yang tidak pasti dari Rakitic, di mana gelandang asal Kroasia itu dikabarkan bisa pergi dari Camp Nou, dengan Inter Milan tertarik untuk menandatanganinya.
Namun kini, bintang berusia 31 tahun itu menegaskan bahwa ia senang tinggal di Barca, dan mengaku tidak tahu mengapa ada spekulasi kepergiannya jika Blaugrana menandatangani De Jong.
“Saya tidak bisa menjelaskan dari mana informasi ini berasal,” kata Rakitic pada Mundo Deportivo. “Saya sangat menghormati semua tim, semua pemain dan bahkan Inter yang kami hadapi tahun ini di Liga Champions.
“Beberapa rekan tim nasional saya bermain untuk mereka, tetapi saya sekarang berada di tempat yang saya inginkan. Jika mereka memikirkan saya, itu karena penampilan saya positif, tetapi saya bahagia di Barcelona. Keluarga saya juga sangat baik dan saya tidak punya pikiran lain.
“Dan untuk lebih jelasnya saya akan tetap di sini untuk musim depan, meski tim akan menandatangani pemain [tengah] baru,” tegasnya.

Liverpool Kesulitan Menggelar Uji Coba Jelang Final Liga Champions

Gilabola.com – Liverpool telah lakukan persiapan akhir untuk final Liga Champions, walau tak temukan lawan beruji coba jelang pertemuan dengan Tottenham Hotspur di Madrid.
Pelatih Jurgen Klopp mengaku putus asa dalam mencari lawan beruji coba yang sebenarnya sangat berguna menjaga ketajaman para pemainnya jelang bertemu Tottenham. Pasalnya, kebanyakan klub saat ini sudah pergi berlibur.
Klopp telah membawa skuad Liverpool ke Marbella untuk berlatih di tempat dengan cuaca hangat, saat mereka bersiap untuk laga akbar melawan Tottenham pada 1 Juni mendatang.
Semula pelatih the Reds itu ingin menggelar laga uji coba secara tertutup, guna meyakinkan anak asuhnya tetap fit dan permainannya tetap tajam jelang final. Sebelum pertemuan Liverpool dan Spurs di Madrid, ada jeda selama tiga pekan sejak mereka terakhir bermain di laga penutup Liga Premier musim ini.
Khawatir Hilang Ketajaman
Hal itu tentu saja menjadi perhatian, bahwa skuad Anfield bisa kehilangan ketajaman mereka di lapangan – ketajaman yang mereka butuhkan untuk bisa bertarung dan merebut gelar juara Liga Champions musim ini.

Berita Terkait

Liverpool Ikut Dikaitkan dengan Transfer James Rodriguez
Tottenham Hotspur Optimis Harry Kane Main Di Final
Pelatih Liverpool Ganti Peringatkan Timnas Guinea Terkait Naby Keita

The Reds sebelumnya lakoni pertandingan dengan intensitas tinggi. Klopp tahu betul, hilangnya kebugaran dan ketajaman mereka dalam bertanding bisa berakibat buruk saat the Reds hadapi skuad Mauricio Pochettino.
Hanya Uji Coba Secara Internal
Tapi, harapan pelatih Jerman itu untuk mengatur laga uji coba melawan tim papan atas Eropa tersebut telah pupus, karena semua tim saat ini sedang berlibur.
Hal itu membuat Klopp dan para pejabat Anfield terus mencari kalau-kalau ada tim dengan standar sesuai yang bersedia dan bisa menjadi lawan tanding bagi para pemainnya. Saat ini, Klopp harus puas dengan menggelar latihan tanding dengan tim U-23 dan para pemain akademi dari klub sendiri.
Sumber: Liverpool Kesulitan Menggelar Uji Coba Jelang Final Liga Champions

Final Liga Champions Buat Dua Legenda Man United Akhiri Permusuhan

Football5star.com, Indonesia – Permusuhan antara dua legenda Man United, Teddy Sheringham dan Andy Cole sudah menjadi rahasia umum publik Old Trafford. Sejak kedatangan Sheringham pada 1997, keduanya tak pernah akur. Namun final Liga Champions 1998 mengubahnya.

Teddy Sheringham mengakui bahwa final Liga Champions 1998 antara Manchester United vs Bayern Munich di Stadion Nou Camp jadi momentum ia dan Cole berbaikan.

“Kami tidak pernah berteman. Kami hanya berusaha untuk tidak berseteru. Tapi kami sudah menemukan kedamaian. Final di Nou Camp mengubahnya,” kenang Sheringham seperti dikutip football5star.com dari dailymail, Kamis (23/5/2019).

Andy Cole sendiri pada 2010 lalu sempat mengakui ke publik bahwa ia memang tak suka kepada Sheringham. “Saya membencinya secara pribadi hampir 15 tahun lebih,” kata Cole.

thesun.co.uk

Menurut Sheringham, kondisinya dengan Cole terjadi begitu saja. Publik maklum jika keduanya tak bersahabat, di era 90-an, keduanya memang saling bersaing demi mendapat tempat utama. Baik di klub ataupun timnas Inggris.

“Anda bergaul dengan semua orang di tempat kerja, tapi pasti ada seseorang yang tidak Anda suka, dan tidak ingin berada di dekatnya,” kata Sheringham.

“Itulah yang terjadi pada saya dan Cole. Tapi kami tidak ingin menunjukkan itu di lapangan,” tambah Sheringham.

Sheringham ingat betul saat final Liga Champions, di mana ia menjadi pencetak gol kemenangan Manchester United. Cole berjalan menghampirinya di akhir pertandingan.

“Dia mengulurkan tangannya dan berkata, ‘biarlah semua yang dulu berlalu dan tak perlu kita ingat lagi’. Saya kemudian menjabat tangannya” ucap Sheringham.

Hubungan antara Cole dan Sheringham memang cukup menarik. Meski keduanya bermusuhan, namun keduanya ialah pemain penting Red Devils di era 98.

Cole menjadi tandem terbaik untuk Dwight Yorke. Sementara Sheringham dan Ole Gunnar Solskjaer jadi duet maut dari bangku cadangan. Duet maut empat striker ini membuat Sir Alex saat itu memiliki dua opsi di lini Man United. Tak berlebihan jika keduanya layak disebut legenda Man United.

More News on Liga Inggris

.bscb-10808.bscb-10808 .section-heading.sh-t1 a:hover .h-text,.bscb-10808.bscb-10808 .section-heading.sh-t1 a.active .h-text,.bscb-10808.bscb-10808 .section-heading.sh-t1 > .h-text,.bscb-10808.bscb-10808 .section-heading.sh-t1 .main-link:first-child:last-child .h-text{color:#630060}.bscb-10808.bscb-10808 .section-heading.sh-t1.sh-s5 > .main-link > .h-text:after,.bscb-10808.bscb-10808 .section-heading.sh-t1.sh-s5 > a:first-child:last-child > .h-text:after,.bscb-10808.bscb-10808 .section-heading.sh-t1.sh-s5 > .h-text:first-child:last-child:after{color:#630060 !important}.bscb-10808.bscb-10808.bscb-10808 .section-heading.sh-t1:after{background-color:#630060}.bscb-10808.bscb-10808 .section-heading.sh-t1.sh-s8 .main-link .h-text:before,.bscb-10808.bscb-10808 .section-heading.sh-t1.sh-s8 .main-link.h-text:before,.bscb-10808.bscb-10808 .section-heading.sh-t1.sh-s8 > .h-text:before{border-right-color:#630060 !important}.bscb-10808.bscb-10808 .listing-item:hover .title a,.bscb-10808.bscb-10808 .listing-item-text-1 .post-meta a:hover,.bscb-10808.bscb-10808 .listing-item-grid .post-meta a:hover,.bscb-10808.bscb-10808 .listing-item .rating-stars span:before{color:#630060 !important}.bscb-10808.bscb-10808 .listing-item .rating-bar span,.bscb-10808.bscb-10808 .listing-item .post-count-badge.pcb-t1.pcb-s1,.bscb-10808.bscb-10808.better-newsticker .heading{background-color:#630060 !important}.bscb-10808.bscb-10808.better-newsticker .heading:after{border-left-color:#630060 !important}.bscb-10808 .bs-pagination .btn-bs-pagination:hover,.bscb-10808 .btn-bs-pagination.bs-pagination-in-loading{background-color:#630060 !important;border-color:#630060 !important;color:#fff !important}.bscb-10808 .listing-item-text-2:hover .item-inner{border-color:#630060 !important}.bscb-10808.bscb-10808.bscb-10808.bscb-10808 .term-badges.floated .term-badge a,.bscb-10808.bscb-10808 .bs-pagination-wrapper .bs-loading > div{background-color:#630060 !important;color:#fff !important}

Higuain Pergi, Chelsea Butuh Nomor 9 Baru

Solskjaer: Tak Ada Alasan Manchester United Gagal Musim Depan

Real Madrid Bukan Impian Jangka Panjang Mauricio Pochettino

The post Final Liga Champions Buat Dua Legenda Man United Akhiri Permusuhan appeared first on Football5star Berita Bola.

Rakitic Cap Lionel Messi ‘Pengkhianat’

Sumberbola – Lionel Messi telah dicap sebagai ‘pengkhianat’ oleh rekan setimnya di Barcelona, ​​Ivan Rakitic. Rumor yang beredar belakangan ini mengatakan bahwa gelandang asal Kroasia itu dapat meninggalkan Camp Nou di musim panas ini, setelah lima tahun bersama klub.
Rakitic adalah salah satu pemain yang dijadikan kambing hitam ketika Barcelona tersingkir dari semi-final Liga Champions musim ini. Pemain berusia 31 tahun itu pun dikaitkan dengan kepindahan ke Inter Milan dan Manchester United dalam beberapa hari terakhir.
Tapi, menurut surat kabar harian Spanyol, Dario GOL, Rakitic mungkin sebenarnya ingin meninggalkan Barcelona karena Messi. Laporan itu mengatakan jika Rakitic telah berbicara kepada rekan setimnya di Kroasia, Luka Modric, bahwa Barcelona akan jauh lebih baik apabila Messi tidak terlibat dalam urusan klub.
Ada desas-desus yang mengatakan bahwa Messi memiliki suara besar untuk menentukan pemain mana yang akan ditandatangani dan yang boleh dijual klub. Superstar asal Argentina itu juga dilaporkan memiliki suara tentang pemilihan tim yang akan tampil dalam sebuah laga.
Sementara itu, Barcelona diharapkan bakal menyegarkan skuat mereka dengan beberapa wajah baru pada musim panas ini. Salah satu pemain yang sudah setuju untuk bergabung dengan mereka adalah gelandang Ajax, Frenkie de Jong.
Dan menurut Diario GOL, Rakitic percaya bahwa Messi yang meyakinkan Blaugrana untuk mengontrak De Jong, dan ingin bintang berusia 21 tahun itu bermain secara reguler di posisinya untuk musim depan.
Rakitic telah membantu klub memenangkan 4 gelar La Liga dan 1 trofi Liga Champions selama 5 tahun berkarier di Camp Nou. Dan dia melihat Messi sebagai ‘pengkhianat’ atas apa yang telah mereka raih bersama, karena dengan kedatangan De Jong, posisinya di skuat utama sekarang tidak dijamin.

Legenda Barca Ini Ragukan Masa Depan Valverde di Camp Nou

Liga Spanyol – Mantan pemain Barcelona, Deco, tak yakin dengan masa depan Ernesto Valverde, setelah Blaugrana gagal menjuarai ajang Liga Champions musim ini.
Seperti diketahui, Barcelona menunjuk Valverde sebagai pelatih pengganti Luis Enrique, yang mengundurkan diri pada Juni 2017 lalu.
Musim perdana Valverde melatih Barcelona pun terbilang cukup mengesankan. Pasalnya, raksasa Cataln itu sukses menggondol gelar La Liga dan Copa del Rey.
Namun, nasib Valverde kini dalam kondisi rawan, setelah Lionel Messi dan koleganya gagal mendapat peluang juara Liga Champions musim ini, setelah disingkirkan Liverpool dengan agregat 4-3 di babak semifinal.
Setelah menyoroti hasil Liga Champions musim ini, Deco merasa tak yakin jika masa depan Valverde bisa terjamin di Barcelona. Sebab, juara bertahan La Liga itu merupakan klub besar yang banyak tekanan untuk menjuarai berbagai ajang kompetisi.
“Saya tidak bisa memberikan prediksi masa depannya [Valverde] karena di Barcelona selalu ada banyak tekanan,” kata Deco seperti dikutip dari Omnisport.
“Liverpool memiliki kendala di awal babak penyisihan grup dan tampil lebih baik pada putaran kedua. Setelah kekalahan 0-3 dari Barcelona, Liverpool tak bisa berharap banyak, tetapi justru Barcelona yang harus kalah secara mengejutkan dan itu tidak wajar,” tutupnya.