Pereira Harus Lebih Pede di Manchester United

Football5star.com, Indonesia – Legenda Manchester United, Nicky Butt, menilai Andreas Pereira punya potensi besar. Namun, menurut Butt, pemain asal Brasil itu kurang percaya diri.

Pereira gabung akademi Manchester United sejak 2011. Butt kenal betul pemain 23 tahun itu karena ia yang melatihnya di tim yunior.

Musim ini, Pereira cukup kesulitan bersaing dengan Nemanja Matic, Paul Pogba dan Ander Herrera. Pereira hanya mencatatkan 23 penampilan di semua kompetisi dengan sumbangan satu gol dan satu assist.

Getty Images

“Saya pikir Pereira melakukannya dengan baik. Dia pemain sepak bola yang sangat baik. Secara teknis dia sangat berbakat, dia anak yang pemberani, tangguh dan dapat berlari sepanjang hari. Dia lebih bugar daripada siapa pun di lapangan. Dia perlu masuk ke ritme dan menjadi lebih percaya diri seiring berjalannya waktu. Dia perlu melakukan hal-hal yang dia lakukan secara alami di U-23 dan U-19,” kata Butt di Soccerway.

“Ketika Anda masuk ke tim pertama, saya ingat ketika saya masuk, Anda tidak melakukan hal-hal yang akan Anda lakukan di tim junior. Anda lolos begitu saja di tim junior, jika Anda memberikan bola lawan seperti Sergio Aguero, yang akan berlari dengan bebas dan mencetak gol yang membuat Anda terkena pukulan.”

“Ini bukan segalanya dan akhiri semuanya seperti yang ada di tim utama, jadi Anda harus melangkah dengan hati-hati. Ketika Anda masuk dalam tim secara teratur, maka Anda dapat mengekspresikan diri Anda lebih banyak. Scott McTominay telah melakukan itu dan saya pikir Pereira juga akan segera melakukan itu karena dia adalah talenta terbaik,” Butt menambahkan.

More News on Liga Inggris

Vincent Kompany: Waktunya untuk Aku Pergi!

Hengkang dari Ajax, Hakim Ziyech Dikaitkan dengan Arsenal dan…

Jelang Final Liga Europa, Marcos Alonso Asyik Masyuk Bersama…

The post Pereira Harus Lebih Pede di Manchester United appeared first on Football5star Berita Bola.

Rooney Kritik Keras Skuat Manchester United

Football5star.com, Indonesia – Legenda Manchester United, Wayne Rooney, mengkritik keras Paul Pogba dan kawan-kawan. Ia menyebut pasukan Setan Merah tidak berani mengambil tanggung jawab atas hasil buruk.

Manchester United hancur-hancuran musim ini. Mereka memecat Jose Mourinho dan menggantinya dengan Ole Gunnar Solskjaer. Nama terakhir juga gagal mengangkat performa Setan Merah dan mereka hanya finis di posisi enam.

Menurut Rooney, Solskjaer harus kejam dengan Romelu Lukaku dan kawan-kawan. Ini agar para pemain bisa mengeluarkan kemampuan terbaik untuk Setan Merah.

Getty Images

“Saya pikir para pemain perlu takut pada seseorang. Mereka perlu takut pada Solskjaer. Mereka perlu takut pada Michael Carrick. Mereka perlu menghormati keduanyua, tetapi juga takut pada keduanya,” kata Rooney di Soccerway.

“Cara permainan telah berubah, masyarakat telah berubah. Anda punya media sosial. Pemain sekarang kalah dalam pertandingan dan memposting sesuatu di media sosial tentang tentang pakaian baru mereka, rambut baru mereka, yang menurut saya konyol.”

“Ketika penggemar berbicara tentang itu dan mengatakan ‘Mengapa Anda memposting itu?’ Mereka selalu memiliki orang-orang pemasaran yang disalahkan. Mereka bekerja untuk Anda. Orang-orang pemasaran itu bekerja untuk Anda. Saya memiliki orang yang melakukan hal serupa untuk saya dan mereka tidak pernah melakukan apa pun tanpa instruksi saya.”

“Jika itu yang Anda lakukan, Anda duduk di puncak bisnis itu. Anda harus bertanggung jawab untuk itu. Para pemain ini hampir selalu suka menemukan seseorang untuk bersembunyi, apakah itu di media sosial mereka atau di lapangan sepak bola dan itulah yang mereka lakukan,” Rooney menambahkan.

More News on Liga Inggris

Vincent Kompany: Waktunya untuk Aku Pergi!

Hengkang dari Ajax, Hakim Ziyech Dikaitkan dengan Arsenal dan…

Jelang Final Liga Europa, Marcos Alonso Asyik Masyuk Bersama…

The post Rooney Kritik Keras Skuat Manchester United appeared first on Football5star Berita Bola.

Mantan Pelatih Frankfurt, Felix Magath: Jovic Akan Lebih Mematikan di Real Madrid

Berita Bola – Mantan pelatih Eintracht Frankfurt, Felix Magath, mengatakan bahwa Luka Jovic bisa menjadi lebih mematikan jika bermain untuk Real Madrid atau Barcelona.
Penyerang internasional Serbia berusia 21 tahun itu telah mencetak 27 gol untuk Frankfurt musim ini, dimana 10 di antaranya ia catatkan dalam perjalanan Eintracht ke semi-final Liga Europa.
Tampilannya yang mengesankan itu sendiri membuat Real Madrid dan Barca tertarik untuk mendaratkannya di La Liga musim ini. Lebih lagi ada laporan mengatakan bahwa Jovic akan bergabung dengan Madrid dalam kesepakatan transfer sekitar 60 juta Euro pada musim panas ini.
Dan Magath, yang memimpin Frankfurt dari 1999 hingga 2001, merasa bahwa Jovic akan lebih baik lagi jika bermain untuk Barca atau Madrid.
“Luka Jovic mencetak gol yang banyak untuk Frankfurt di Bundesliga dan Liga Europa secara konsisten sepanjang musim,” kata Magath kepada Omnisport.
“Bagi saya, tidak ada keraguan bahwa seorang pemain seperti dia dapat menjadi lebih mematikan di depan gawang jika ia bermain untuk tim sekelas Real Madrid atau Barcelona, di mana rekan satu timnya pasti akan memberikan lebih banyak bakat dan mendorongnya untuk lebih baik lagi,” jelasnya.

Kabar Baik untuk Real Madrid Soal Transfer Potensial Eriksen

Sumberbola – Tottenham Hotspur dikatakan sudah siap untuk menjual Christian Eriksen pada musim panas ini, di tengah ketertarikan dari Real Madrid atas playmaker mereka tersebut.
Express Sport meyakini bahwa Real Madrid sangat ingin mendapatkan jasa Eriksen, karena raksasa La Liga itu ingin merombak skuat setelah Zinedine Zidane kembali ditunjuk sebagai manajer.
Lantas, menurut BBC, Real Madrid sekarang memiliki ‘peluang yang sangat bagus’ untuk menandatangani Eriksen. Pasalnya, Spurs akan mengizinkan pemain internasional Denmark itu mencari klub baru pada musim panas ini.
Kontrak Eriksen bersama Spurs akan berakhir pada tahun 2020. Sementara mantan pemain Ajax itu masih belum mencapai kesepakatan dengan Spurs untuk memperbarui kontraknya.
Akibatnya, ketua Spurs, Daniel Levy dikatakan telah bersedia menjual Eriksen sekarang, daripada kehilangan sang pemain dengan status bebas transfer pada tahun depan.
Bagaimanapun juga, transfer potensial Eriksen akan menjadi pukulan berat bagi penggemar dan sang manajer, Mauricio Pochettino.
Lantas, BBC mengindikasikan bahwa ada satu cara bagi Spurs untuk setidaknya bisa menahan sementara kepergian pemain berusia 27 tahun itu. Laporan itu mengklaim bahwa Eriksen bisa menandatangani kesepakatan baru, yang akan mencakup klausul rilis yang berlaku untuk tim-tim seperti Real Madrid dan Barcelona.

Carles Rexach Minta Barcelona Lupakan Griezmann

Berita Bola – Mantan pelatih Barcelona, Carles Rexach, telah menyarankan tim Catalan untuk melupakan Antoine Griezmann setelah penolakannya pada klub musim dingin lalu.
Griezmann gagal bergabung dengan Barca pada Januari lalu dan memperbarui kontraknya di Atletico Madrid hingga 2023. Namun, penyerang asal Prancis itu pada pekan ini mengatakan bahwa ia akan meninggalkan Los Rojiblancos, setelah lima musim mengabdi untuk klub.
Barcelona saat ini diklaim menjadi tujuan Griezmann selanjutnya. Namun, Carles Rexach yang memenangkan berbagai gelar selama waktunya di Camp Nou telah menyarankan Barca untuk melupakan penyerang Prancis itu.
“Sebagai pemain sepak bola, dia [Griezmann] memiliki kualitas dan pemain yang baik. Tetapi saya tidak suka semua yang terjadi tahun lalu tentang apakah dia akan tinggal atau pergi,” kata Rexach.
“Saya pikir kadang-kadang dalam hidup kereta datang dan jika Anda tidak naik maka kesempatan telah hilang. Dia menolak Barca tahun lalu dan bertahan dengan Atletico. Namun saat ini ia mengatakan ingin pergi. Itu sebabnya saya merasa mereka harus melipakannya,” jelasnya.