Arti Selebrasi Lionel Messi yang Sangat Menyentuh

Sumberbola – Lionel Messi sering terlihat melakukan selebrasi dengan kedua tangannya menunjuk ke langit, setelah dirinya berhasil mencetak gol. Itu adalah selebrasi yang sudah kita lihat berkali-kali.
Pria yang kini menjadi kapten Argentina itu sendiri tiba di akademi La Masia, Barcelona, tepatnya 18 tahun yang lalu pada hari ini, saat usianya masih menginjak 13 tahun.
Sejak berhasil tampil untuk tim utama Barca pada bulan Oktober 2004 silam, pemenang Ballon d’Or lima kali itu sudah memainkan 642 laga dan mencetak 556 gol dalam periode itu. Dan hampir setiap kali dirinya mencatatkan namanya di papan skor, Messi selalu merayakannya dengan menunjuk langit.
Baca Juga:

Police Helicopter Simulator
Thursday November 15, 2018

Police Helicopter Simulator Game – Overview – Free Download – PC – Compressed – RIP – Specs – Screenshots – Torrent/uTorrent Type of game: Simulation PC Release Date: November 8, 2018 Developer/Publishers: VIS-Games, Aerosoft GmbH Police Helicopter Simulator (2.35 GB) is a Simulation video game. Developed and published by VIS-Games, Aerosoft GmbH. It was released …

The post Police Helicopter Simulator appeared first on Bwin 365.

Griezman: Saya Ada di Puncak Bersama Messi, Ronaldo dan Mbappe
Mantan Kiper MU Klaim De Gea adalah Messi Versi Kiper
Bale Bingung Gol Cantiknya di Final UCL Tak Masuk UEFA Goal of the Season

Aces Wild: Manic Brawling Action!
Wednesday October 31, 2018

Aces Wild: Manic Brawling Action! Game – Overview – Free Download – Compressed – Screenshots – RIP – PC – Specs – Torrent/uTorrent Type of game: Action PC Release Date: 8 Aug, 2013 Developer/Publishers: Culture Attack Studio Aces Wild Manic Brawling Action! (124 MB) is a action game developed and published by Culture Attack Studio. …

The post Aces Wild: Manic Brawling Action! appeared first on Bwin 365.

Messi yang kini sudah menginjak usia 31 tahun, sebelumnya pernah menjelaskan apabila dirinya mendedikasikan gol yang ia cetak pada neneknya, yang pertama kali membawanya untuk bermain sepak bola, namun meninggal sebelum sang pemain meraih kesuksesan yang luar biasa bersama raksasa Catalan.
Ia mengatakan: “Saya melakukan itu sebab saya mendedikasikan gol-gol saya pada nenek saya. Ia membawa saya bermain sepakbola, tapi sekarang ia tak dapat menyaksikan sendiri, sudah sejauh mana saya sampai. Akan tetapi, ia terus membantu saya dan keluarga saya.”
Menurut Luca Caioli yang sudah menulis biografi mengenai Messi, seorang pelatih di kampung halaman La Pulga sempat merasa khawatir karena sang pemain terlalu kecil untuk bersaing, jadi pada akhirnya ia tak memainkannya.
Akan tetapi, neneknya dilaporkan telah mengatakan kepada pelatih: “Tempatkan ia dan Anda bakal melihat seberapa bagus anak kecil itu bermain,” yang kemudian dijawab: “OK, namun saya menempatkan ia di dekat tepi lapangan, sehingga saat ia menangis, Anda dapat mengambilnya sendiri.”
Sisanya, seperti yang sudah sering kali kita katakan, adalah sejarah.


Thursday January 01, 1970