Unai Emery Pertimbangkan Rekrut Juan Mata

Unai Emery Pertimbangkan Rekrut Juan Mata- Pelatih anyar Arsenal, Unai Emery kabarnya tengah mempertimbangkan untuk merekrut sayap lincah Manchester United, Juan Mata di bursa transfer Januari nanti.
Mata memperkuat Setan Merah sejak Januari 2014 silam. Ia didatangkan dari Chelsea, yang saat itu masih dibesut oleh Jose Mourinho.
Akan tetapi sekarang ini masa baktinya di Old Trafford akan segera berakhir. Sebab kontraknya hanya berlaku hingga musim panas 2019 saja.
Sejauh ini, Mata sudah bermain sebanyak 195 kali di semua ajang kompetisi bagi Setan Merah. Ia menyumbangkan 41 gol dan 34 assist.
Dengan kontrak yang tersisa kurang dari satu tahun, maka MU terancam bisa kehilangan Mata secara gratis musim panas tahun depan. Pemain asal Spanyol itu bisa meneken perjanjian pra kontrak per Januari 2019 mendatang.
Menurut laporan Express, Mata sendiri enggan memperpanjang masa baktinya di MU. Usaha Setan Merah untuk memperpanjang kontraknya pun sia-sia.
Media Inggris itu lantas menyebut bahwa situasi ini dipantau oleh Arsenal. Manajer The Gunners yakni Unai Emery kabarnya mulai berpikir untuk menggelar reuni dengan mantan anak asuhnya di Valencia itu.
Express juga menyebut bahwa Emery saat ini masih belum benar-benar yakin untuk mendatangkan pemain berusia 30 tahun tersebut. Ia ingin memastikan dahulu apakah timnya memerlukan tambahan seorang gelandang yang berpengalaman dalam timnya.
Selain itu, Express juga menyebut pertimbangan ini didasari oleh situasi Aaron Ramsey. Kontrak gelandang asal Wales itu akan berakhir pada musim panas 2019 mendatang.
Ramsey sendiri sudah mengatakan bahwa musim depan ia akan pindah ke klub lain. Namun sejauh ini masih belum diketahui klub mana yang akan ia perkuat.
The post Unai Emery Pertimbangkan Rekrut Juan Mata appeared first on bolamagz.net.

Hanya Imbang, Granit Xhaka Anggap Arsenal Kurang Beruntung

Hanya Imbang, Granit Xhaka Anggap Arsenal Kurang Beruntung- Arsenal gagal meraih 3 point saat menghadapi Crystal Palace tadi malam yang berakhir dengan skor 2-2. Salah satu pemain anyar Arsenal, Granit Xhaka menyebut timnya hanya kurang beruntung saja.
The Gunners melawat ke markas Crystal Palace dengan modal 11 kemenangan beruntun di musim ini. Catatan tersebut dimulai setelah Arsenal menuai dua kekalahan beruntun dari Manchester City dan juga Chelsea bulan Agusus lalu.
Sayangnya, rangkaian torehan apik itu harus terhenti di tangan Bluebirds. Sempat membalikkan keadaan berkat gol Xhaka dan Pierre-Emerick Aubameyang, skuat asuhan Unai Emery itu dipaksa menuai hasil imbang setelah Luka Milivojevic mencetak gol penalti keduanya pada menit ke-83.
Mengingat timnya sempat membalikkan kedudukan, hasil imbang yang diterima Arsenal pun membuat Xhaka kecewa. Ia menganggap The Gunners tidak beruntung karena harus diganjar hukuman penalti pada menit-menit akhir.
“Kami tak bisa senang bila sempat unggul 2-1, setelah tertinggal 0-1, lalu tidak menang,” ujar Xhaka dikutip dari situs resmi klub.
“Kami tampil baik di babak kedua dan tidak beruntung harus diganjar penalti. Saya pikir kami kehilangan dua poin pada hari ini,” lanjutnya.
Xhaka menjadi salah satu alasan hasil imbang tersebut, sebab penalti kedua yang didapatkan Crystal Palace merupakan hasil dari pelanggarannya. Pemain asal Swiss itu menganggap bahwa dirinya memang melakukan kesalahan.
“Itu sulit. Saya pikir itu jelas penalti karena saya menyentuh kakinya, jadi wasit memberikan penalti,” tandasnya.
Hasil imbang tersebut belum membuat Arsenal tertahan di peringkat empat klasemen sementara dengan koleksi 22 angka. Namun posisinya bisa saja tergeser jika Tottenham sukses menuai poin penuh kala menghadapi Manchester City hari Selasa (30/10) mendatang.
The post Hanya Imbang, Granit Xhaka Anggap Arsenal Kurang Beruntung appeared first on bolamagz.net.

Makin Terpuruk, Julen Lopetegui Tetap Optimis di Madrid

Makin Terpuruk, Julen Lopetegui Tetap Optimis di Madrid- Meskipun makin terpuruk, pelatih anyar Real Madrid, Julen Lopetegui mengaku optimis bisa meningkatkan kembali performa Madrid. Diketahui tadi malam Madrid harus kalah dari Barcelona dengan skor 5-1.
Madrid harus pulang dengan tangan hampa dari Camp Nou. Luis Suarez mencetak hat-trick dan dua gol Barca lainnya disumbang Philippe Coutinho serta Arturo Vidal.
Hasil ini membuat Madrid terpaksa melorot ke posisi tujuh di tabel klasemen. Tak hanya itu, kekalahan ini juga membuat Los Blancos hanya mampu meraih satu kemenangan dalam delapan laga terakhir di semua kompetisi.
Usai kekalahan telak di markas Barca, desakan agar Lopetegui dipecat makin menguat. Namun eks pelatih timnas Spanyol itu bersikukuh tetap bisa membalikkan keadaan.
“Saat ini saya sedih, begitu pula di ruang ganti, tapi saya kuat. Saya adalah pelatih, sekarang akhir Oktober, dan ini adalah pukulan yang telak,” ujar Lopetegui seusai laga seperti dikutip AS.
“Situasi masih bisa dibalikkan, tim akan terus berkembang, mengalami peningkatan. Saya sedih tapi saya memiliki kekuatan untuk membawa tim ini terus maju, tak ada keraguan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Lopetegui dengan yakin menyatakan bahwa tren negatif yang tengah dialami timnya akan segera berakhir dalam waktu dekat.
“Perjalanan masih panjang, dan saya memiliki kepercayaan penuh terhadap para pemain di tim ini,” tutur Lopetegui.
“Kami mengalami serangkaian hasil yang kurang menguntungkan, tapi saya yakin hal itu akan segera berakhir,” tegasnya.
The post Makin Terpuruk, Julen Lopetegui Tetap Optimis di Madrid appeared first on bolamagz.net.

Dibantai Barcelona, Real Madrid Siap Pecat Julen Lopetegui

Dibantai Barcelona, Real Madrid Siap Pecat Julen Lopetegui- Raksasa Liga Spanyol, Real Madrid kabarnya akan segera memecat sang pelatih, Julen Lopetegui karena performa buruknya. Terbaru Real Madrid dibantai Barcelona dengan skor 5-1 dalam laga El Clasico tadi malam.
Madrid harus pulang dengan tangan hampa dari Camp Nou. Luis Suarez mencetak hat-trick dan dua gol Barca lainnya disumbang Philippe Coutinho serta Arturo Vidal.
Hasil ini membuat Madrid terpaksa melorot ke posisi tujuh di tabel klasemen. Tak hanya itu, kekalahan ini juga membuat Los Blancos hanya mampu meraih satu kemenangan dalam delapan laga terakhir di semua kompetisi.
Dilansir Marca, Perez langsung meninggalkan Camp Nou usai laga El Clasico tanpa berbicara kepada pemain dan Lopetegui. Perez kabarnya sudah kehabisan kesabaran melihat kondisi timnya yang terpuruk.
Perez pun kabarnya akan segera mengadakan pertemuan dengan para direktur untuk membicarakan masalah situasi Lopetegui.
Hasil pertemuan tersebut kemungkinan besar adalah memutuskan untuk memecat Lopetegui dan menunjuk pelatih asal Italia, Antonio Conte sebagai penggantinya.
Conte bisa jadi akan segera diumumkan menjadi pelatih baru Madrid menggantikan Lopetegui pada Senin (29/10) waktu setempat.
Namun pengumuman ini bisa jadi molor karena Conte masih harus mengurus masalah kontraknya dengan Chelsea yang hingga kini memang belum kelar.
Jika memang situasinya demikian, maka Santiago Solari akan menangani tim untuk laga Copa del Rey melawan Melilla tengah pekan ini dan Conte baru datang setelah itu.
The post Dibantai Barcelona, Real Madrid Siap Pecat Julen Lopetegui appeared first on bolamagz.net.

Jose Mourinho Senang Dengan Penampilan Apik Martial

Jose Mourinho Senang Dengan Penampilan Apik Martial- Pelatih kawakan setan merah, Jose Mourinho mengaku senang melihat performa bagus dari Anthony Martial. Menurutnya Martial mampu tampil gemilang dan berkembang cukup pesat.
Diketahui Manchester United berhasil mengalahkan Everton dengan skor 2-1 dalam lanjutan liga inggris yang berlangsung tadi malam.
Paul Pogba bukanlah satu-satunya pemain yang berkontribusi banyak dalam dua gol Manchester United. Martial juga turut andil dengan menjadi pemain yang dilanggar di kotak terlarang, dan membuat The Red Devils mendapatkan hadiah penalti.
Tak hanya itu, ia turut membubuhkan namanya di papan skor dan membuat Manchester United unggul 2-0, sebelum diperkecil Gylfi Sigurdsson. Sejauh ini, ia selalu mencetak gol dalam tiga pertandingan beruntun di Premier League.
Usai pertandingan, Mourinho selaku pelatih mendapatkan pertanyaan dari Sky Sport perihal sisi yang berkembang dari Martial. Tanpa keraguan, ia menjawab: “Semuanya,”.
“Dia punya talenta alami yang sama seperti satu, dua tahun lalu, tetapi dia memperbaiki cara berpikirnya soal sepak bola. Memikirkan latihan juga, serta perannya dalam tim,” lanjutnya, dikutip dari Goal.
Pada musim lalu, Martial tak pernah dimainkan secara reguler sebagai starter hingga membuatnya tak mendapat tempat di timnas Prancis untuk Piala Dunia 2018. Soal itu, Mourinho ternyata memiliki alasan khusus.
“Saya sangat senang dengan Martial, Luke Shaw, pemain yang berkembang. Mereka menjalani masa sulit, masa yang sulit juga untuk saya, karena saya ingin yang lebih dari mereka dan saya membawa mereka ke batasnya,” tambahnya.
Pada bursa transfer musim panas kemarin, Martial kerap dihadapkan dengan isu kepindahannya ke klub lain. Mourinho sendiri berharap Martial bisa bertahan, sebab sang penyerang diyakininya sudah bisa beradaptasi dengan strateginya.
“Dia butuh waktu lama untuk memahami apa yang kami inginkan darinya, butuh waktu lama untuk otak serta tubuhnya untuk siap bermain sesuai yang kami inginkan,” lanjut Mourinho lagi.
“Tapi saat ini dia tampil solid, sangat baik, dan bahkan bila dia tidak mencetak gol, performanya solid untuk tim. Itulah yang kami butuhkan. Jadi saya sangat senang dengan Anthony,” tandasnya.
Setelah ini, The Red Devils akan mendapatkan jeda yang cukup lama berhubung telah tersingkir dari ajang Carabao Cup. Mereka baru akan beraksi kembali pada akhir pekan mendatang, dengan Bournemouth sebagai lawannya.
The post Jose Mourinho Senang Dengan Penampilan Apik Martial appeared first on bolamagz.net.

Kalah Dari MU, Marco Silva Sesalkan Keputusan Wasit

Kalah Dari MU, Marco Silva Sesalkan Keputusan Wasit- Pelatih anyar Everton, Marco Silva mengaku kecewadengan keputusan wasit yang memberikan hadiah pinalty bagi Manchester United. Menurutnya, MU menang karena dipermudah oleh wasit.
Selama 20 menit pertama, Everton dan Manchester United menunjukkan permainan seimbang serta sering melancarkan serangan satu sama lain. Itu sebelum MU diberi hadiah penalti setelah Anthony Martial dijatuhkan di kotak terlarang.
Setelahnya, skuat asuhan Jose Mourinho tersebut praktis menguasai pertandingan dan sukses menambah keunggulan melalui Martial. Gylfi Sigurdsson sempat mencetak gol untuk Everton, namun itu tak cukup untuk membalikkan kedudukan.
Insiden penalti itu membuat Marco Silva kesal. Ia merasa penalti yang diberikan kepada MU bukanlah keputusan yang tepat dan dengan gamblang berkata bahwa runner-up Premier League musim lalu tersebut dibantu wasit.
“Itu adalah laga yang berat, tetapi kami ke sini untuk menang. Seperti itulah kami bekerja. Saat pertandingan seimbang dalam 20-35 menit awal, penalti mulai membuat mereka unggul dan lebih nyaman dalam permainan,” ujar Silva kepada Sky Sports.
“Momen itu bukanlah penalti. Itu menyulitkan kami. Momen itu membuat lawan lebih mudah. Anda jadi lebih terbuka karena anda harus mengambil resiko,” lanjutnya.
Di sisi lain, gol yang diciptakan oleh Sigurdsson juga tercipta melalui titik putih. Dalam pandangan Silva, Everton memang pantas untuk mendapatkannya, tidak seperti penalti Manchester United.
“Milik kami jelas penalti, tidak seperti yang pertama. Wasit berada di sana pada saat itu dan sepertinya pemain saya menyentuh bola,” tambahnya.
“Saya tidak yakin itu keputusan yang berat. Saya tidak ingin membicarakannya lebih lanjut karena saya menghormati wasit,” tandasnya.
Kekalahan tersebut membuat posisi Everton turun ke peringkat sembilan klasemen sementara Premier League, dan harus merelakan posisi delapan direbut MU. The Toffees bisa memperbaikinya jika mampu menang atas Brighton akhir pekan nanti.
The post Kalah Dari MU, Marco Silva Sesalkan Keputusan Wasit appeared first on bolamagz.net.

Man. United Bungkam Everton di Old Trafford

Football5star.com, Indonesia – Manchester United berhasil kembali ke jalur kemenangan setelah mampu mengalahkan Everton di ajang Premier League, Minggu (28/10). Kemenangan ini disaksikan oleh ribuan pasang mata yang memadati Old Trafford.
Tampil sebagai tuan rumah, Manchester United langsung tampil menekan demi mencetak gol pertama di pertandingan ini. Namun, penampilan gemilang dari lini pertahanan Everton di awal-awal babak pertama tak mampu ditembus oleh lini serang Manchester United yang dipimpin oleh Marcus Rashford.
Di menit ke-26, wasit memberikan hadiah penalti kepada Manchester United. Paul Pogba yang ditunjuk sebagai eksekutror gagal menjalankan tugasnya karena berhasil diselamatkan oleh Jordan Pickford. Namun, bola muntah berhasil disambar oleh Pogba dan membuat Man. United unggul.
Meskipun sudah unggul, Manchester United tetap menekan demi mencetak gol keduanya di pertandingan ini. Namun, skor 1-0 untuk keunggulan tim tuan rumah tak berubah hingga wasit mengakhiri pertandingan babak pertama.
Squawka
Di babak kedua, The Red Devils semakin bernafsu untuk menggandakan keunggulannya. Baru empat menit babak kedua berjalan, Anthony Martial mampu menjebol gawang dari Jordan Pickford dan membuat tim tuan rumah unggul 2-0.
Everton yang tertinggal langsung keluar menyerang demi memperkecil ketertinggalan. Hasilnya, wasit memberikan hadiah penalti kepada tim tamu setelah Richarlicon dijatuhkan oleh Chris Smalling. Gylfi Sigurdsson berhasil memaksimalkan sepakan penalti untuk memperkecil ketertinggalan The Toffees.
Di sisa waktu pertandingan, kedua tim saling jual beli serangan demi mencetak gol tambahan di pertandingan ini. Namun, skor 2-1 menjadi hasil akhir dari partai ini.
Kemenangan ini membuat Manchester United berhasil menggeser posisi Everton di peringkat ke-8 klasemen sementara Premier League. Hingga pekan ke-10, skuat asuhan Jose Mourinho berhasil mengoleksi 17 poin. Unggul dua angka dari Everton yang ada di peringkat ke-9 dan terpaut dua angka dari Watford yang berada di peringkat ke-7 klasemen sementara Premier League.
SUSUNAN PEMAIN MANCHESTER UNITED VS EVERTON:
Manchester United: David de Gea; Ashley Young, Victor Lindelof, Chris Smalling, Luke Shaw; Fred (Jesse Lindgard 90+4), Nemanja Matic, Paul Pogba; Juan Mata (Ander Herrera 85′), Marcus Rashford (Romelu Lukaku 65′), Anthony Martial
Pelatih: Jose Mourinho
Everton: Jordan Pickford; Seamus Coleman, Michael Keane, Kurt Zouma, Lucas Digne; Andre Gomes, Idrissa Gueye (Cenk Tosun 78′); Bernard (Ademola Lookman 62′), Gylfi Sigurdsson, Theo Walcott (Dominic Calvert-Lewin 78′); Richarlison
Pelatih: Marco Silva
Kartu Kuning: Smalling 20′ Matic 39′ – Gueye 20′
Kartu Merah:
The post Man. United Bungkam Everton di Old Trafford appeared first on Football5star Berita Bola.

David De Gea Ngebet Pergi, Mantan Pelatih Skotlandia Anggap Wajar

David De Gea Ngebet Pergi, Pelatih Scotlandia Anggap Wajar- Mantan Pelatih timnas Scotlandia, Gordon Strachan menganggap wajar keinginan David De Gea untuk segera meninggalkan Manchester United. Menurutnya ada beberapa alasan kuat De Gea pantas pergi dari MU.
Sosok De Gea sendiri bisa dikatakan tidak tergantikan di Manchester United. Kiper Timnas Spanyol itu sudah melakukan banyak penyelamatan spektakuler sehingga setan merah mampu meraih sejumlah trofi bergengsi.
De Gea sendiri kembali membuat setan merah was-was setelah ia enggan memperpanjang kontraknya di MU yang habis musim depan. Jose Mourinho sendiri membenarkan rumor ini dan menyebut ia cukup khawatir dengan situasi kontrak De Gea.
Strachan menilai jika De Gea pergi dari Old Trafford, maka hal itu wajar karena setan merah tidak bisa memenuhi ambisinya untuk meraih banyak trofi. “Saya pikir dia [De Gea] sudah berada dalam sebuah fase di mana uang bukan hal utama dalam karirnya,” buka Strachan kepada Sky Sports.
Menurut pandangan Strachan, De Gea sendiri membutuhkan trofi untuk menegaskan statusnya sebagai kiper terbaik di dunia, dan ia tidak bisa mendapatkan itu di United.
“Saya pikir apa yang dia butuhkan saat ini adalah kepuasan dalam bekerja dan sebagai seorang penjaga gawang, ia masih memiliki sekitar 10 tahun lagi dalam karirnya.”
“Saya pikir dia sangat ingin pergi ke klub-klub top yang memenangkan banyak gelar. Ia ingin memenangkan Liga Champions, ingin memenangkan trofi domestik dan Liga dan saya rasa itulah yang ia incar.”
Strachan percaya jika United tidak kunjung memenangkan gelar juara, maka De Gea sudah semakin dekat dengan pintu keluar Old Trafford.
“Saya pikir mengapa De Gea ingin pergi dari United karena klub ini sudah tidak berada di jajaran atas klub-klub top Eropa saat ini.”
“Mereka memang salah satu klub top, namun mereka tidak termasuk dalam tim-tim berbaik saat ini. Ketika ia kembali ke Timnas Spanyol, rekan-rekannya di Real Madrid memenangkan final Liga Champions, sementara teman-temannya di Barcelona memenangkan Liga, dan dia sendiri tidak memenangkan liga lagi.” tandasnya.
Manchester United sendiri masih memiliki opsi perpanjangan kontrak otomatis selama satu tahun yang akan menahan De Gea di Old Trafford hingga tahun 2020.
The post David De Gea Ngebet Pergi, Mantan Pelatih Skotlandia Anggap Wajar appeared first on bolamagz.net.

PSG Tak Tertarik Datangkan Alexis Sanchez

PSG Tak Tertarik Datangkan Alexis Sanchez- Raksasa Liga Perancis, PSG kabarnya tak tertarik untuk mendatangkan salah satu pemain anyar Manchester United, Alexis Sanchez di bursa transfer Januari nanti.
Sanchez yang belum genap satu tahun bergabung dengan MU mulai santer diberitakan akan angkat kaki dari Old Trafford. Pemain asal Chile itu kabarnya tidak senang dengan progres permainannya di Old Trafford sehingga ia ingin segera angkat kaki dari sana.
Menurut laporan yang beredar, Sanchez sudah menentukan klub mana yang ingin ia bela di bulan Januari nanti. Ia kabarnya ingin menjajal peruntungan di Prancis, di mana ia kabarnya ingin bergabung dengan Paris Saint Germain.
Namun menurut laporan Le 10 Sport, impian Sanchez itu nampaknya bakal susah menjadi kenyataan. Pasalnya PSG belum tertarik untuk merekrut sang pemain di bulan Januari nanti.
Menurut laporan tersebut, alasan pertama mengapa PSG tidak ingin membeli Sanchez karena mereka sudah kelebihan stok pemain menyerang.
Lini serang PSG sendiri dipenuhi bintang-bintang top seperti Neymar dan Jese Rodriguez yang bermain di sisi kiri serangan mereka. Belum lagi mereka memiliki sosok Jese Rodriguez yang kini tengah dipinjamkan ke Stoke City.
Dengan banyaknya opsi lini serang ini, PSG kabarnya tidak akan belanja winger baru di mana mereka lebih fokus meningkatkan lini tengah serta sektor pertahanan mereka.
Menurut laporan yang sama, alasan kedua mengapa PSG tidak bisa membeli Sanchez karena masalah ekonomi.
Seperti yang sudah diketahui, PSG tengah menjadi sorotan FIFA belakangan ini. Mereka disorot atas dua transfer besar yaitu Kylian Mbappe dan Neymar yang menghabiskan hampir 400 juta euro.
Sanchez sendiri kabarnya memiliki nilai jual di atas 100 juta euro, sehingga transfer ini terlalu beresiko untuk keuangan PSG yang belum mendapatkan penghasilan yang besar musim ini.
Sanchez sendiri dikabarkan sudah pulih dari cedera dan kemungkinan bisa bermain melawan Everton nanti malam.
The post PSG Tak Tertarik Datangkan Alexis Sanchez appeared first on bolamagz.net.

Allegri Terpukau Dengan Magis Cristiano Ronaldo

Liverpool Menang Lagi, Jurgen Klopp Ogah Sombong- Pelatih anyar Juventus, Massimiliano Allegri mengaku sangat terpukau dengan magis yang ditampilkan oleh Cristiano Ronaldo. Dua gol Ronaldo mampu membawa Juventus menang atas Empoli tadi malam.
Juventus berhasil memetik kemenangan di giornata ke 10 Serie A musim ini. Mereka berhasil pulang ke Turin dengan 3 angka setelah mengalahkan Empoli dengan skor 2-1.
Pada laga tersebut, Juventus tertinggal lebih dahulu oleh gol Francesco Caputo di babak pertama. Namun di babak kedua, Si Nyonya Tua berhasil membalikkan keadaan berkat dua gol yang dicetak Cristiano Ronaldo.
Allegri sendiri mengakui bahwa Ronaldo memberikan momen magis bagi timnya sehingga mereka selamat dari kekalahan. “Pada saat jeda, saya mengatakan kepada para pemain saya bahwa kami harus memenangkan pertandingan ini, tidak peduli kami bermain dengan cantik atau buruk,” buka Allegri kepada Sky Sports Italia.
Allegri sendiri mengakui bahwa Ronaldo telah membuat momen magis sehingga timnya berhasil memenangkan laga itu, dan gol itu ia rasa akan membuat banyak pemain muda Italia lebih bergairah.
“Kedua gol kami diciptakan melalui momen magis dari seorang pemain yang begitu luar biasa. Saya rasa anak-anak di Italia akan mencoba untuk meniru golnya itu di lapangan sekolah mereka.”
“Saya rasa anak-anak ini akan sangat bergairah untuk meniru gol itu dan mereka lebih antusias mencoba hal itu daripada ketika mereka harus mendengarkan penjelasan taktik dari pelatih mereka.”
Pada kesempatan ini Allegri juga mengonfirmasi bahwa ia terpaksa tidak memainkan Giorgio Chiellini setelah sang pemain mengalami masalah pada saat pemanasan.
“Chiellini mengalami sedikit masalah dan dia tidak yakin bisa bermain sehingga kami tidak mau mengambil resiko dengan memainkannya.”
“Daniele Rugani bermain dengan sangat baik untuk menggantikan Chiellini. Miralem Pjanic tidak bermain cukup tajam seperti biasanya dan saya memindahkan posisi Rodrigo Bentancur untuk menutup serangan balik Empoli.” tandasnya.
The post Allegri Terpukau Dengan Magis Cristiano Ronaldo appeared first on bolamagz.net.