Zidane Buka Pintu untuk Pemain yang Ingin Tinggalkan Madrid

Sumberbola – Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, telah membuka pintu untuk pemain yang ingin meninggalkan Santiago Bernabeu pada bursa transfer musim panas nanti.
Los Blancos diperkirakan akan menghabiskan banyak dana pada bursa transfer musim panas nanti. Mereka berencana untuk merombak skuat demi bisa bersaing dengan Atletico Madrid dan Barcelona di kompetisi La Liga Spanyol musim depan.
Beberapa nama pemain seperti Eden Hazard, Paul Pogba, Kylian Mbappe, Neymar, Harry Kane dan masih banyak lagi, dikabarkan berada dalam daftar buku transfer Real Madrid pada musim panas ini.
Selain ingin membeli pemain, Real Madrid juga akan menjual beberapa pemainnya pada bursa transfer musim panas nanti.
Gareth Bale menjadi salah satu nama pemain yang akan dilepas Real Madrid. Kabarnya, pemain asal Wales itu akan kembali lagi ke Liga Premier Inggris, di mana Manchester United, Chelsea dan Tottenham Hotspur menjadi klub yang santer dikaitkan.
Mengenai rencana transfer Real Madrid, Zidane mengatakan jika klub akan mempersilahkan siapa saja meninggalkan Santiago Bernabeu. “Ada banyak pemain di sini yang bisa dijual – karena mereka semua sangat bagus. Banyak klub menginginkan pemain Real Madrid yang bukan hal baru,” kata Zidane.

Real Madrid Akan Jual Toni Kroos? Ini Tanggapan Zidane

Sumberbola – Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, mengomentari rumor Toni Kroos yang akan meninggalkan Santiago Bernabeu pada bursa transfer musim panas nanti.
Pemain internasional Jerman itu telah menjadi pemain kunci bagi Madrid sejak bergabung dari Bayern Munich pada tahun 2014 lalu.
Sementara itu, Real Madrid diperkirakan akan menghabiskan banyak uang di bursa transfer musim panas nanti untuk mendatangkan pemain seperti Paul Pogba, Eden Hazard, Christian Eriksen Neymar dan Kylian Mbappe. Dengan demikian, peluang Kroos untuk bisa bermain di tim utama bisa terbatas oleh kedatangan pemain baru.
Namun baru-baru ini, Kroos membantah keras kabar tersebut. Dia dengan tegas mengatakan bahwa informasi tersebut salah besar. Dia juga mengecam media-media di Spanyol.
Berbicara menjelang menghadapi Leganes, Zidane dengan tegas mengatakan bahwa Kroos adalah pemain kunci bagi tim. “Toni adalah pemain kunci. Dia sudah berada di Madrid lima tahun dan telah melakukan hal-hal besar,” katanya.
“Dia pemain hebat yang membawa ketenangan. Saya selalu menyukainya. Semua orang berbicara tentang Toni, dan pemain lain, dalam hal apakah saya menginginkan mereka atau tidak. Setiap pemain bagus dan penting. Akan ada perubahan tetapi tidak sekarang, di akhir musim,” tutupnya.

Soal Masa Depan Bale, Ini Kata Zidane

Berita Bola – Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, meragukan masa depan Gareth Bale di Santiago Bernabeu, di tengah laporan bahwa bintang asal Wales itu bisa meninggalkan klub pada musim panas mendatang.
Bale menerima teriakan tidak mengenakan dari fans Madrid dalam kemenangan 2-1 pasukan Zidane atas Eibar, pada Minggu (7/4). Aksi tersebut mengacu pada perkataan agen pemain asal Wales itu, yang mengatakan bahwa fans Los Blancos memalukan.
Masa depan Bale sendiri semakin diragukan setelah ada laporan bahwa pemain berusia 29 tahun itu masuk dalam daftar jual Madrid pada musim panas mendatang. Hal itu terbilang masuk akal karena Bale memang belum membuat tampilan yang mengesankan untuk Madrid, di mana ia baru mengumpulkan 78 gol sejak didatangkan dari Tottenham Hotspur pada 2013 silam.
Dan berbicara tentang masa depan Bale, Zidane mengatakan bahwa ia ragu apakah pemain asal Wales itu akan tetap di Bernabeu untuk musim depan.
“Kami akan melihat [apakah Bale masih akan berada di klub musim depan],” kata pelatih asal Prancis itu.
“Gareth [Bale] adalah pemain Real Madrid saat ini dan dia memiliki sisa kontrak dua tahun. Jadi kita akan lihat apa yang akan terjadi di musim panas,” jelasnya.

Madrid Menang Tipis Lawan Eibar, Zidane: Tim Ini Tak Punya Motivasi

Berita Bola – Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, mengakui bahwa pemainnya kurang motivasi setelah mereka hanya menang dengan skor 2-1 atas Eibar, pada Sabtu (6/4).
Bermain di Santiago Bernabeu, Madrid harus tertinggal lebih dulu ketika Marc Cardona membawa Eibar unggul 1-0 hingga paruh pertama usai. Los Blancos sendiri baru bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-59 lewat gol Karim Benzema, sebelum penyerang asal Prancis itu mengunci kemenangan 2-1 timnya lewat gol keduanya di menit ke-81.
Dan meski menang, Zidane mengatakan bahwa ia tidak puas dengan penampilan pasukannya yang ia nilai tidak memiliki motivasi bermain dan memenangkan pertandingan.
“Musim ini kami tidak akan memenangkan apa pun, kami tahu itu,” kata Zidane. “Bermain tanpa motivasi itu sulit.”
“Kami menyulitkan diri kami sendiri di babak pertama. Namun kami mulai mengubah [hal-hal] dan bermain lebih sebagai tim di babak kedua. Kami berlari lebih banyak, bersama-sama, dan sepenuhnya mengubah permainan.
“Pada akhirnya kita harus memberi selamat kepada semua pemain yang bertarung, dan pada babak kedua mereka mengubah keadaan, mereka datang bersama dan banyak membantu satu sama lain di lapangan,” jelasnya.

Abaikan Navas, Zidane Pilih Courtois Sebagai Kiper Utama Real Madrid

Liga Spanyol – Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, kabarnya sudah menentukan dua nama yang akan menjadi kiper utama Los Blancos pada musim depan. Dari dua nama tersebut, tak ada nama Keylor Navas yang selama ini selalu setia di Santiago Bernabeu.
Dilansir dari Marca, pelatih kelahiran Prancis itu lebih memilih Thibaut Courtois untuk menjadi kiper utama Real Madrid di musim depan. Sementara, kiper kedua pilihannya adalah Andriy Lunin, yang merupakan pemain baru Los Blancos asal Ukraina.
Setelah itu, Zidane memberitahu bahwa Navas turun kasta menjadi kiper ketiga. Tentu keputusan sang pelatih membuat masa depan bintang asal Kosta Rika itu di amang ketidakpastian.
Dulunya, Navas selalu menjadi bagian penting Zidane kala melatih Real Madrid pada periode pertama. Namun semenjak kedatangan Courtois dari Chelsea pada musim panas 2018, ia untuk lebih memercayai Courtois untuk musim depan.
Menurut Marca, Zidane melakukan hal ini karena ia juga mempertimbangkan usia dalam pemilihan kiper utama Real Madrid ini. Saat ini, Navas sudah berusia 32 tahun, sedangkan Courtois masih berumur 26 tahun, dan Andriy berumur 20 tahun.
Terlepas dari hal tersebut, Real Madrid kini sedang fokus untuk menghadapi pertandingan yang akan datang, yakni melawan Eibar di laga lanjutan La Liga 2018/19, Sabtu (6/4) malam WIB.

Navas: Jika Zidane Usir Saya dari Real Madrid, Saya Akan Pergi

Liga Spanyol – Penjaga gawang Real Madrid, Keylor Navas, mengakui bahwa ia akan meninggalkan Los Blancos apabila pelatih Zinedine Zidane menyuruhnya pergi ke klub lain pada bursa transfer musim panas nanti.
Pemain asal Kosta Rika itu tampil sebagai starter saat Real Madrid dikalahkan Valencia dengan skor 2-1 di laga lanjutan La Liga musim ini, Kamis (4/4) dini hari WIB.
Sejak direkrut lagi sebagai pelatih pada awal bulan lalu, Zidane belum memutuskan siapa yang akan dijadikan sebagai kiper utama pilihannya. Navas sendiri tampil pada pertengahan pekan ini karena Thibaut Courtois sedang mengalami cedera.
Navas mengakui bahwa Real Madrid memang sedang menghadapi masa paceklik pada musim ini, sehingga masa depannya turut dispekulasikan. Namun, apabila Zidane benar-benar menyuruhnya pergi, ia akan hengkang pada musim panas nanti.
Hanya saja, kiper berusia 32 tahun itu masih terikat kontrak dengan Real Madrid hingga tahun 2021 mendatang. Jika Zidane tak menyuruhnya pergi, Navas akan terus berusaha menunjukkan kualitas terbaiknya di Santiago Bernabeu.
“Jika Pelatih menyuruh saya pergi maka saya akan pergi, tetapi saya memiliki kontrak dengan Real Madrid dan ini adalah klub saya,” kata Navas kepada wartawan, seperti dikutip oleh Marca.
“Saya akan selalu bekerja keras dan berusaha menunjukkan bahwa saya layak mendapat tempat utama, tetapi sekarang saya harus fokus pada delapan pertandingan tersisa musim ini dan membawa hasil yang baik untuk kehormatan kami.
“Ini adalah musim yang sulit yang belum berjalan seperti yang kami harapkan, tetapi semua orang di Real Madrid harus bersatu untuk memperbaiki situasi kami,” tukasnya.

Bos Valencia Sebut ZIdane Pelatih yang Sempurna untuk Madrid

Liga Spanyol – Pelatih Valencia, Marcelino, mengklaim bahwa Zinedine Zidane merupakan pelatih yang sempurna untuk Real Madrid, karena ia berhasil membuat Los Blancos memiliki mental dan identitas juara.
Klaim tersebut diucapkan oleh Marcelino jelang menjamu Real Madrid pada pekan ke-30 La Liga musim ini, Kamis (4/4) dini hari WIB. Kali ini, Valencia memiliki modal 16 laga tak terkalahkan di semua ajang kompetisi.
Sementara, Zidane berhasil memenangkan dua laga perdana sejak mengambil alih kursi kepelatihan di Los Blancos. Dengan begitu, Marcelino ingin Valencia tampil maksimal untuk menghadapi Real Madrid di era pelatih asal Prancis itu.
“Zidane dan Madrid merupakan pasangan yang sempurna karena dia memimpin mereka meraih kemenangan,” kata Marcelino seperti dikutip Marca.
“Jika Anda melihat rekornya bersama Madrid, dia sudah memenangi sembilan gelar dari kemungkinan 14 trofi di sana, dan ia juga membawa sebuah identitas sekaligus mental yang berdasarkan kemenangan dalam momen-momen krusial.
“Ini merupakan klub yang memulai setiap pertandingan dengan keinginan yang kuat untuk menang. Ini berdasarkan sejarah mereka dan bagaimana mereka melakukan pendekatan dalam setiap aspek dari musim mereka.
“Kami ingin melawan versi terbaik dari Real Madrid pada hari Kamis ini. Rotasi saat melawan Huesca menunjukkan bahwa mereka akan melakukannya dan kami berharap ini pertandingan yang mengesankan,” pungkasnya.

Zidane Tak Bisa Bayangkan Hidup tanpa Varane di Real Madrid

Sumberbola – Manajer Real Madrid, Zinedine Zidane, menegaskan bahwa dia tidak siap untuk membiarkan pemenang Piala Dunia Prancis, Raphael Varane, meninggalkan Santiago Bernabeu.
Bek tengah itu bergabung dengan Los Blancos dari klub Prancis, Lens pada 2011 lalu. Dia kini telah menjadi pilihan utama di posisi bek tengah Real Madrid bersama Sergio Ramos. Namun, dalam beberapa pekan terakhir ini, Varane telah dikaitkan dengan kepindahan dari ibukota Spanyol pada musim panas ini.
Menanggapi hal ini, Zidane sepertinya tidak bisa membayangkan bagaimana keadaan Los Blancos tanpa bek berusia 25 tahun tersebut.
“Saya tidak ingin Madrid tanpa Varane,” kata Zidane saat berbicara dalam konferensi pers pada Selasa (2/4). “Dia adalah pemain muda, dia sudah di sini selama delapan tahun, dia baik-baik saja.”
“Dia tidak mengatakan apa-apa kepada saya. Dia berada di klub terbaik di dunia, dan dia tahu itu, dia memenangkan banyak hal,” imbuh legenda Prancis tersebut.
Lebih lanjut, Zidane mengatakan bahwa “tidak sopan” untuk berbicara tentang pembersihan ruang ganti, meski mengakui bahwa klub harus membuat perubahan menjelang musim depan.
“Ada banyak hal yang kita bicarakan tentang perubahan tahun depan, tetapi Anda harus menghormati semua pemain yang ada di sini,” lanjutnya.
“Berbicara tentang pembersihan (merombak ruang ganti) tampaknya tidak sopan. Kita harus melakukan perubahan, tetapi ini bukan waktunya untuk membicarakannya,” imbuhnya.

Marcelo Lakukan Diet Ketat Sejak Kedatangan Zidane

Liga Spanyol – Pakar sepak bola di Spanyol, Eduardo Inda, mengatakan bahwa Marcelo Vieira telah melakukan diet ketat sejak kedatangan Zinedine Zidane pada awal Maret lalu.
Seperti diketahui, Zidane kembali ditunjuk menjadi pelatih Real Madrid untuk menggantikan Santiago Solari, setelah Los Blancos tersingkir lebih awal dari ajang Copa del Rey dan Liga Champions musim ini.
Sebelum kedatangan Zidane, Marcelo dikabarkan ingin pergi dari Santiago Bernabeu karena tidak mendapatkan tempat utama. Pasalnya, Julen Lupetegui dan Santiago Solari lebih sering memainkan bek muda, Sergio Reguilon, daripada pemain asal Brasil itu.
Namun, kembalinya Zidane ke Real Madrid membuat Marcelo kembali mendapatkan tempat utama di sektor bek kiri. Dengan demikian, pemain berusia 30 tahun itu menghapus rencananya untuk meninggalkan Santiago Bernabeu pada musim panas nanti.
Menurut Eduardo Inda, Marcelo kini terlihat lebih bersemangat tampil untuk Real Madrid. Bahkan, ia langsung melakukan diet ketat sejak Zidane datang pada awal Maret lalu, demi mendapatkan performa terbaiknya lagi.
“Marcelo mengalami penurunan berat badan 4,5 kg, saya katakan itu pada beberapa minggu yang lalu, dan dia sekarang sudah turun 6 kg. Kini, dia berada di level yang sama dengan Mei tahun lalu,” kata Inda seperti dikutip dari Tribalfootball.

Bale Dicemooh Fans, Zidane Malah Katakan Ini

Sumberbola – Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, angkat bicara terkait cemoohan yang diterima Gareth Bale dari penggemar. Pemain sayap berusia 29 tahun itu menjadi target cemoohan penggemar di Santiago Bernabeu sepanjang musim ini.
Lagi-lagi, penggemar menyiulinya saat bintang asal Wales itu gagal memanfaatkan peluang bagus untuk mencetak gol dalam kemenangan 3-2 atas tim papan bawah, Huesca, pada akhir pekan kemarin.
Berbagai cemoohan ini telah memicu spekulasi yang mengatakan bahwa Bale mungkin akan pindah di musim panas. Bahkan, Jonathan Barnett selaku agen Bale mengatakan kepada ESPN FC bahwa kliennya akan menunggu dan melihat sebelum memutuskan masa depannya.
Tetapi, berbicara di sebuah konferensi pers pada Selasa (2/4), Zidane justru mengatakan bahwa setiap pemain, termasuk Bale, harus memiliki karakter untuk bisa menghadapi reaksi negatif dari penggemar.
“Saya juga pernah disiuli,” kata Zidane. “Anda harus memiliki kepribadian untuk menerima apa yang dipikirkan para penggemar.”
“Para pemain di sini memiliki karakter untuk menghadapinya. Ini adalah musim yang sulit, tetapi ketika segalanya berjalan baik, para penggemar akan mendukung kami semua,” imbuhnya.
Di sisi lain, saat ditanya apakah Bale akan menjadi bagian dari perombakan skuat di musim panas, Zidane menjawab: “Para pemain yang ada di sini harus dihormati. Berbicara tentang pembersihan skuat, bagi saya kurang terhormat.”
“Saya akan mengkonfirmasi, akan ada perubahan, tetapi ini bukan saatnya untuk membicarakan hal itu. Kami akan memiliki waktu untuk berbicara setelah [musim],” imbuhnya.