Ini Cara Zidane Mainkan Hazard dan Vinicius Secara Bersamaan di Madrid

Liga Spanyol – Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, memiliki tantangan untuk memainkan Eden Hazard dan Vinicius Junior secara bersamaan pada musim depan.
Seperti diketahui, Real Madrid sukses mendatangkan Vinicius dari klub Brasil, Flamengo, pada tahun 2018 lalu. Musim panas ini, giliran Eden Hazard yang berhasil diboyong Los Blancos dari Chelsea dengan mahar senilai 100 juta Euro.
Namun, keberadaan Hazard dan Vinicius akan menjadi tantangan tersendiri untuk Zinedine Zidane. Sebab, Marca mengklaim bahwa keduanya memiliki posisi utama sebagai pemain sayap kiri.
Lantas, tantangan Zidane adalah tentang bagaimana cara Zinedine Zidane memainkan kedua pemain tersebut secara bersamaan.
Zidane pasti harus menentukan siapa pemain yang akan dimainkan sebagai sayap kiri. Meski pelatih asal Prancis itu kabarnya adalah salah satu pengagum talenta Vinicius, namun dalam situasi ini, sang pemain tampaknya harus mengalah kepada Hazard.
Secara pengalaman, Hazard tentu lebih matang dibandingkan Vinicius. Zidane memiliki opsi untuk memasang Vinicius sebagai sayap kanan, sedangkan bintang kelahiran Belgia itu tetap dimainkan sebagai sayap kiri.
Namun, meski berpeluang bermain bersamaan, Zidane bisa memiliki pilihan lain. Tidak menutup kemungkinan sang prlatih akan mencoba memainkan Hazard di posisi lain pada laga pra musim, dengan tujuan untuk membiasakan dirinya bermain dengan rekan barunya di skuat Real Madrid.

Manajer Sepak Bola Tersukses Dalam Sejarah Liga Champions

Gilabola.com – Siapa saja manajer sepakbola yang paling sering mengangkat trofi Liga Champions? Berikut daftar lengkapnya.
Tottenham Hotspur dan Liverpool akan berlaga di final Liga Champions, Mauricio Pochettino dan Jurgen Klopp akan bersaing untuk membuktikan siapa diantara keduanya yang terbaik.
Kemenangan Real Madrid di final atas Juventus di tahun 2017 dan mengalahkan Liverpool di tahun 2018 sukses memberikan prestasi fenomenal bagi Zinedine Zidane dengan mengoleksi dua trofi UCL hanya dalam dua musim!
Ini membuat Zidane masuk dalam daftar pelatih-pelatih tersukses dalam sejarah Liga Champions, bersama seniornya Carlo Ancelotti hingga eks manajer Barcelona Pep Guardiola.

Berita Terkait

Jurgen Klopp: Bohong Kalau Guardiola Tak Ingin Juara Liga Champions
Antonio Conte Lebih Bagus Dari Jose Mourinho
Arsene Wenger Pecundangi Zinedine Zidane Dipuji Netizen

Ada banyak manajer yang telah meraih kesuksesan di Liga Champions, dan kini kami sajikan enam di antara para manajer bersejarah tersebut.
1. Carlo Ancelotti
Manajer Bayern Munchen ini sejauh ini sudah memenangkan tiga kali Liga Champions. Manajer Italia itu berhasil meraih ketiga gelar juara dengan dua klub berbeda, yakni AC Milan dan Real Madrid.
Berita Liga Champions – Potret keakraban Jurgen Klopp dan Carlo Ancelotti.
Carlo Ancelotti, yang menggantikan Fatih Terim di AC Milan pada 6 November 2001, mempersembahkan trofi Liga Champions pertamanya di musim keduanya di AC Milan dengan mengorbankan Juventus lewat adu penalti dengan skor 3-2.
Trofi Liga Champions kedua Ancelotti kembali diraih bersama AC Milan pada musim 2006-2007, saat mereka membalas kekalahan dramatis untuk memetik kemenangan 2-1 atas Liverpool.
Ancelotti kemudian merasakan gelar ketiganya dalam karir kepelatihannya dengan membawa Real Madrid meraih La Decima di Estadion da Luz, Lisbon, saat mereka mengalahkan rival sekota Atletico Madrid dengan skor 4-1.
2. Bob Paisley
Bob Paisley merupakan manajer lain yang meraih tiga gelar Liga Champions selama karir kepelatihannya, dengan semuanya didapatkannya saat melatih Liverpool.
Bob Paisley
Paisley yang menjabat sebagai pelatih utama Liverpool pada tahun 1974, sukses menyabet gelar Liga Champions pertama untuk Liverpool dua musim setelahnya dengan mengorbankan tim Jerman Borussia Monchengladbach dengan skor 3-1 di Stadion Olimpico, Roma.
Bob Paisley kembali mengantarkan Liverpool meraih back to back gelar juara dengan mengalahkan klub asal Belgia, Club Brugge, dengan skor 1-0 di final di Stadion Wembley, London.
Dan manajer legendaris Anfield itu akhirnya mempersembahkan hattrick trofi untuk The Reds saat di final mereka mengalahkan raksasa Spanyol Real Madrid 1-0di Stadion Parc des Princes, Paris, pada tahun 1981.
3. Pep Guardiola
Manajer asal Catalan ini didatangkan oleh Bayern dan kemudian Manchester City adalah karena kesuksesannya berbicara di Eropa selama melatih Barcelona.
Pep Guardiola
Pep Guardiola menggantikan Frank Rijkaard sebagai manajer Blaugrana pad bulan Mei 2008, dengan ia sukses mempersembahkan trofi Liga Champions di musim perdananya saat menang 2-0 atas Manchester United di Stadion Olimpico, Roma, pada tahun 2009.
Tak butuh waktu lama Pep kembali mempersembahkan trofi Liga Champions di musim 2010-2011 dengan mengorbankan lawan yang sama, Manchester United dengan skor 3-1 pada tahun 2011.
4. Jose Mourinho
Jose Mourinho pertama kali mencuat setelah sukses mengantarkan tim kejutan FC Porto menjadi juara Liga Champions di musim 2003-2004 saat mereka menghancurkan AS Monaco dengan skor telak 3-0 di partai final pada tahun 2004.
Jose Mario dos Santos Mourinho Felix, atau yang lebih dikenal dengan nama Jose Mourinho merupakan pelatih Manchester United. Termasuk salah satu pelatih terbaik dalam sejarah sepak bola dunia yang juga pernah latih Chelsea dan Real Madrid.
Dan Mou kemudian meraih gelar keduanya sebagai manajer berhasil membawa Nerazzurri meraih trebel bersejarah dengan mengalahkan Bayern Munchen dengan skor 2-0 di final berkat dua gol Diego Millito di Stadion Santiago Bernabeu, Spanyol pada tahun 2010.
5. Miguel Munoz
Miquel Munoz merupakan aktor dibalik kesuksesan Real Madrid baik sebagai pemain maupun pelatih. Ia merupakan salah satu sosok yang pernah menjadi manajer Los Blancos begitu lama dengan 14 tahun, dari tahun 1960 hingga 1974.
Miguel Munoz
Munoz tiga kali juara bersama Real Madrid sebagai pemain (1955/56, 1956/57, 1957/58), dan dua kali sebagai pelatih (1959/60 dan 1965/66), selain dalam karirnya sebagai pemain ia juga bisa mempersembahkan 9 trofi La Liga untuk Los Blancos.
6. Zinedine Zidane
Zidane menunjukkan kualitasnya tak hanya sebagai pemain kelas dunia, tapi juga sebagai pelatih terbaik dunia. Hanya butuh satu setengah musim, Zizou sukses mempersembahkan dua trofi Liga Champions untuk Real Madrid.
Berita Liga Champions – Zinedine Zidane saat masih membesut Real Madrid.
Setelah menggantikan Rafael Benitez pada pertengahan musim 2016-2017, Zidane langsung membawa Madrid finish di urutan kedua La Liga dengan hanya satu poin di bawah Barcelona dan menjuarai Liga Champions atas Atletico Madrid.
Zidane kembali menunjukkan magisnya dengan membawa Madrid menjadi juara Eropa kedua beruntun setelah mengalahkan Juventus di Cardiff pada tahun 2017 dan di tahun 2018 mengalahkan Liverpool di Kiev.
Sumber: Manajer Sepak Bola Tersukses Dalam Sejarah Liga Champions

Zidane Tak Ingin Sergio Ramos Pindah ke MU

Sumberbola – Menurut laporan di Spanyol, Zinedine Zidane, tidak ingin Sergio Ramos meninggalkan klub dan bergabung ke Manchester United.
Baru-baru ini, Ramos dikabarkan telah terlibat konflik dengan presiden Real Madrid, Florentino Perez, setelah klub disingkirkan oleh Ajax di babak 16 besar Liga Champions musim ini.
Perez marah kepada pemain Real Madrid di ruang ganti, usai kekalahan tersebut. Namun, Ramos membela rekan-rekan satu timnya dan mengatakan kepada Perez: “Anda membayar saya dan saya akan pergi.”
Hal ini membuat pemain internasional Spanyol itu dilaporkan sedang mempertimbangkan masa depannya di Real Madrid pada bursa transfer musim panas tahun ini, usai membela Los Blancos selama 14 tahun.
Menurut media di Spanyol, Marca, telah mengklaim bahwa Manchester United sudah melakukan pendekatan untuk bertanya tentang situasi Ramos saat ini. Setan Merah bermaksud untuk membawa pemain berusia 33 tahun itu ke Old Trafford pada musim panas ini.
Namun, saat ini Marca melaporkan bahwa Ramos dan Zidane berdiskusi panjang sebelum akhir musim, dan pelatih asal Prancis itu tidak ingin sang kapten meninggalkan Santiago Bernabeu pada musim panas ini. Zidane menilai bahwa tidak ada kapten di Real Madrid sebaik Ramos.

Jual Masal, Real Madrid Siap Lepas 14 Pemain

Sumberbola – Menurut sebuah laporan, Real Madrid akan melakukan penjualan pemain masal pada bursa transfer musim panas tahun ini.
Hingga 14 pemain Real Madrid dilaporkan menghadapi masa depan yang tidak menentu di Santiago Bernabeu saat Zinedine Zidane bersiap untuk melakukan perubahan besar pada pasukannya.
Real Madrid telah mengalami salah satu musim terburuk mereka, di mana Los Blancos menyelesaikan kampanye tanpa gelar. Hal ini membuat raksasa Spanyol itu dilaporkan akan melakukan perombakan skuat begitu jendela transfer dibuka.
Kabarnya, Zidane ingin mendatangkan Eden Hazard dan Paul Pogba ke Real Madrid di musim panas ini. Selain kedua pemain itu, Luka Jovic juga telah berulang kali dikaitkan dengan Los Blancos.
Selain membeli pemain, Real Madrid juga akan menjual pemain. Salah satu media ternama di Spanyol, Marca, melaporkan bahwa Keylor Navas, James Rodriguez dan Gareth Bale akan dijual. Sementara itu, Jesus Vallejo, Theo Hernandez dan Sergio Reguilon juga dianggap tidak cukup baik oleh Zidane.
Mateo Kovacic, Martin Odegaard, Dani Ceballos, Marcos Llorente dan Oscar Rodriguez juga akan diijinkan untuk meninggalkan Real Madrid pada bursa transfer musim panas tahun ini.

Zidane dan Ramos Sepakat Madrid Kejar Lima Pemain Ini

Sumberbola – Real Madrid mengalami musim yang mengecewakan. Raksasa Spanyol itu tidak bisa bersaing dengan Barcelona untuk gelar La Liga, dan gagal mempertahankan trofi Liga Champions mereka.
Setelah Zinedine Zidane kembali ke Santiago Bernabeu untuk menjadi manajer Los Blancos, juru taktik asal Prancis itu ingin merombak skuatnya pada musim panas ini. Menurut Diario GOL, Zidane bersama kapten klub, Sergio Ramos, telah memutuskan lima target yang sudah mereka bicarakan bersama presiden klub, Florentino Perez.
Prioritas pertama adalah Eden Hazard, yang tampaknya akan pindah ke Spanyol mulai musim depan. Los Blancos ingin segera merampungkan kesepakatan untuk bintang Chelsea itu dengan biaya transfer senilai 120 juta Euro.
Rencana kedua adalah penandatanganan striker untuk memberi kompetisi bagi Karim Benzema. Meski penyerang Prancis itu kembali tampil impresif musim ini, namun Madrid membutuhkan pencetak gol yang konsisten. Lantas, nama Luka Jovic dipilih sebagai target.
Bek kiri Madrid, Marcelo belum menampilkan bentuk terbaiknya musim ini. Akan tetapi, Zidane masih memiliki keyakinan pada pemain Brasil tersebut. Di sisi lain, Zidane tidak suka dengan penampilan Sergio Reguilon, sehingga dia menginginkan jasa bintang Lyon, Ferland Mendy untuk memberi kompetisi bagi Marcelo.
Transfer Paul Pogba ada dalam daftar keinginan Zidane, tetapi Ramos dan Perez bukan penggemar berat gelandang Manchester United tersebut. Sementara, larangan transfer untuk super agen Mino Raiola dapat memperumit kedatangan potensial Pogba. Dengan demikian, mereka telah memutuskan untuk mengejar bintang Tottenham Hotspur, Christian Eriksen.
Terakhir, Florentino Perez akan berusaha mengontrak Neymar. Pemain internasional Brasil ini tidak disukai Zidane dan Ramos. Namun, sang presiden percaya bahwa Neymar tidak hanya dapat membantu keberhasilan klub di lapangan, tetapi juga akan sangat penting dari sudut pandang di luar lapangan, mengingat daya jualnya yang tinggi.

Zidane Tak Mau Tanggapi Komentar Agen Bale

Sumberbola – Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, tidak ingin memberikan tanggapan mengenai pernyataan yang dilontarkan oleh agen Gareth Bale baru-baru ini.
Dalam sebuah wawancara pada awal pekan ini, Jonathan Barnett, mengungkapkan bahwa Bale ingin tetap berada di Real Madrid dalam waktu yang lama. Namun, Barnett tidak yakin apakah Zidane masih menginginkan pemain berusia 29 tahun itu.
Menanggapi hal itu, Zidane tidak ingin menanggapi pernyataan Barnett lebih jauh lagi. Dia mengatakan bahwa tugasnya hanyalah sebagai seorang pelatih saja, dan hanya memikirkan soal pertandingan.
“Tidak, saya tidak ingin menjawab. Saya pelatih Real Madrid dan [Barnett] melakukan tugasnya,” kata Zidane dalam sesi konfrensi pers.
“Saya harus memikirkan permainan, bermain dengan baik, itu yang membuat saya khawatir. Saya tidak akan memberi tahu Anda tentang [percakapan]. Pembicaraan pribadi bersifat pribadi.
“Itu yang harus saya lakukan dengan semua pemain, tetapi itu tetap internal. Dengan para pemain saya berbicara tentang hal-hal lain, bukan hanya masa depan mereka,” tutup pelatih asal Prancis itu.
Sementara itu, Real Madrid akan menghadapi Real Sociedad dalam laga lanjutan La Liga Spanyol musim ini, Senin (13/5) dini hari WIB.

Barca Tersingkir dari Liga Champions, Real Madrid Tak Terpengaruh

Liga Spanyol – Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, mengklaim bahwa tersingkirnya Barcelona dari ajang Liga Champions tidak memberikan dampak apapun terhadap musim Los Blancos.
Seperti diketahui, Barcelona menderita kekalahan yang menyakitkan saat berkunjung ke markas Liverpool. Sebab, mereka dibantai dengan skor 4-0 di Anfield pada pertengahan pekan kemarin.
Dengan demikian, perjalanan Blaugrana di ajang Liga Champions musim ini harus terhenti di babak semifinal usai tersingkir dengan agregat skor 4-3. Hasil itu membuat Lionel Messi cs harus melupakan mimpi mereka untuk memenangkan trofi Liga Champions musim ini.
Di sisi lain, Real Madrid sendiri sekarang tengah menjalani salah satu musim terburuknya, di mana mereka akan mengakhiri musim ini tanpa gelar.
Tersingkirnya Barcelona dari Liga Champions mungkin saja bisa menjadi salah satu penawar rasa sakit bagi Madrid. Namun, Zidane tidak berpikir demikian.
“Tidak, tidak sama sekali. Kami menjalani musim yang kalian semua sudah ketahui dan itu tidak mengubah keadaan,” kata Zidane di situs resmi klub.
Terlepas dari hal tersebut, Real Madrid sedang bersiap menghadapi Real Sociedad di laga lanjutan La Liga musim ini, Minggu (12/5) malam WIB.

Agen: Zidane ingin Bale Tinggalkan Real Madrid

Berita Bola – Agen Gareth Bale, Jonathan Barnett, merasa bahwa Zinedine Zidane menginginkan kliennya untuk meninggalkan Real Madrid, meski sang pemain ingin bertahan di Santiago Bernabeu.
Zidane memang dikabarkan memiliki hubungan yang tidak harmonis dengan Bale, di mana pada musim-musim sebelumnya pelatih asal Prancis itu sering mencadangkan bintang Wales tersebut. Masa depan Bale semakin tidak pasti sejak manajer yang akrab dipanggil Zizou itu kembali untuk menggantikan Santiago Solari pada Maret lalu.
Dan sementara Jonathan Barnett mengatakan bahwa Bale ingin bertahan di Madrid, ia merasa Zidane menginginkan kliennya itu untuk segera meninggalkan ibukota Spanyol.
“Saya tidak yakin Zidane ingin dia (Gareth Bale) tetap di Madrid, meski saat ini klin saya ingin tetap,” kata Barnett kepada Sky Sports.
“Dia telah mendapat kontrak, dan dia akan dengan senang hati melihat kontaknya habis di musim 2022. Menurut saya, dia adalah salah satu dari tiga atau empat pemain top dunia.
“Saya tidak tahu apa yang dipikirkan Zidane, itu pendapatnya dan dia berhak untuk itu. Saya tidak akan mengkritiknya,” jelasnya.

Zidane Minta Real Madrid Jual Tiga Pemain Inti Klub

Sumberbola – Manajer Real Madrid, Zinedine Zidane tengah merencanakan perombakan besar-besaran dalam skuatnya, sehingga akan memungkinkan banyak pemain untuk pergi pada musim panas ini.
Meski dijanjikan uang yang besar, namun Zidane harus lebih dahulu menjual sejumlah pemainnya untuk menambah dana transfer musim panas. Lantas, manajer asal Prancis itu dilaporkan siap untuk berpisah dengan beberapa pemain inti di tim utama Los Blancos.
Seperti dilansir dari Fox Sports, Zidane rela melepaskan Raphael Varane, Isco dan Gareth Bale selama musim panas. Ketiga pemain tersebut mengalami penurunan performa di musim ini. Lantas, Zidane dan presiden klub, Florentino Perez tidak akan menghentikan mereka pergi, di tengah minat dari sejumlah raksasa Eropa.
Varane dikaitkan dengan pintu keluar Santiago Bernabeu akhir-akhir ini, di tengah rumor yang mengatakan bahwa dia ingin mencari tantangan baru dalam kariernya. Manchester United dan Paris Saint-Germain dianggap sebagai tim yang mengincar tanda tangan bek Prancis tersebut.
Di sisi lain, Isco dibuat menderita di bawah arahan Santiago Solari. Kedatangan Zidane telah memberinya banyak peluang bermain. Sayangnya, Los Blancos sedang merencanakan penandatanganan Christian Eriksen dan Paul Pogba, sehingga klub akan membiarkannya pergi pada musim panas ini.
Bisa dikatakan bahwa Zidane tidak pernah menjadi penggemar Bale. Kini pemain asal Wales itu ada dalam daftar jual, namun tidak terdapat banyak klub yang meminati jasa pemain yang rentan cedera tersebut.

Mariano Cetak Brace untuk Madrid, Zidane Bahagia

Liga Spanyol – Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, senang dengan kinerja Mariano Diaz saat menghadapi Villarreal di jornada ke-36 La Liga musim ini, Minggu (5/5) malam WIB.
Dalam duel panas yang berlangsung di Santiago Bernabeu tersebut, Real Madrid berhasil meraih kemenangan dengan skor 3-2 atas Villarreal. Tiga gol dari Los Blancos itu sukses di cetak Mariano pada menit ke-2 dan 49, serta Jesus Vallejo di menit ke-40.
Usai pertandingan, Zidane mengaku bangga dengan Mariano karena pemain berusia 25 tahun itu mampu mencetak dua gol meskipun ia sedang dalam kondisi yang kurang fit.
“Jelas dia tidak memiliki peluang karena dia telah terluka. Saya bahagia untuknya dan dia mendapat dua gol,” kata Zidane.
Lebih lanjut, pelatih asal Prancis itu juga menegaskan bahwa Real Madrid tampil lebih baik pada pekan ini, dibanding saat mereka menghadapi Rayo Vallecano yang berakhir dengan kekalahan 1-0 pada pekan lalu.
“Kami bermain lebih baik ketimbang ketika menghadapi Rayo kemarin. Kami membutuhkannya dan para pemain membutuhkan kemenangan itu. Kami bermain baik, tak lebih. Kami tak berlebihan. Kami melakukan tugas kami dan kami menang,” imbuh Zidane.