Florentino Perez Pertimbangkan Pemecatan Zinedine Zidane

Sumberbola – Posisi Zinedine Zidane sebagai pelatih kepala Real Madrid dilaporkan berada di bawah ancaman nyata, setelah presiden klub, Florentino Perez, tidak senang dengan bentuk awal musim 2019/20 ini.
Los Blancos saat ini menempati puncak klasemen sementara La Liga dengan koleksi 15 poin. Namun, penampilan mereka kurang meyakinkan, setelah hanya mencatat 4 kali menang dan 3 kali seri dari 7 pertandingan domestik di awal musim ini.
Sementara di Liga Champions, Real Madrid hanya mendapat 1 poin dari 2 pertandingan babak penyisihan grup. Mereka menelan kekalahan 3-0 di Paris Saint-Germain pada matchday pembuka, dan selanjutnya ditahan imbang di kandang sendiri oleh Club Brugge pada Rabu (2/10) dini hari WIB.
Seperti dilansir dari Sportsmole, laporan di Spanyol mengatakan bahwa Perez tidak senang dengan bentuk tim musim ini. Lantas, orang nomor satu di Santiago Bernabeu itu telah menyusun daftar pendek pengganti potensial, termasuk Mauricio Pochettino, Jose Mourinho dan Massimiliano Allegri.
Kegagalan Real Madrid untuk merekrut Paul Pogba dari Manchester United atau menjual Gareth Bale, diyakini telah membuat hubungan antara Perez dan Zidane kian memburuk selama musim panas lalu.
Raksasa ibukota Spanyol itu akan berusaha untuk kembali ke jalur kemenangan pada akhir pekan ini, ketika mereka menjamu Granada di Santiago Bernabeu dalam bentrokan lanjutan La Liga.

Zidane Tidak Khawatir dengan Awal Lambat Hazard di Real Madrid

Berita Bola – Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, mengatakan bahwa ia tidak khawatir dengan awal lambat Eden Hazard di Santiago Bernabeu, karena dia mengalami hal serupa setelah bergabung dari Juventus pada 2001.
Madrid mencetak rekor dunia baru ketika menghabiskan sekitar 77,5 juta Euro untuk membawa Zidane dari Turin. Zidane kemudian menjadi ikon Los Blancos saat ia membantu tim meraih kesuksesan Liga Champions di musim pertamanya di ibukota Spanyol, meskipun ia mengalami awal yang berat sejak kedatangannya dari Juventus.
Dan sejauh musim ini, Hazard yang didatangkan dari Chelsea senilai 100 juta Euro belum membuat catatan gol atau pun assist dalam 4 penampilan bersama Los Blancos di semua ajang. Meski demikian, Zidane tetap percaya pemain internasional Belgia itu akan menemukan penampilan terbaiknya bagi Madrid.
“Saya tidak akan memberinya nasihat tentang cara bermain,” kata Zidane tentang awal lambat Hazard di Madrid. “Dia tahu kami menginginkan lebih banyak darinya dan kami tahu permainannya, kami harus tenang. Saya sama sekali tidak khawatir, saya tahu ia akan berhasil di sini. Kami harus tenang dengan para pemain yang baru saja tiba.
“Hal yang sama terjadi pada saya, dan itu sebabnya saya sangat tenang. Saya tahu itu akan berhasil seiring waktu. Sama dengan Hazard, saya tahu dia akan berhasil di sini dan dia akan menetap. Ini tidak ada hubungannya dengan kondisi fisiknya. Saya ingin [perbaikan segera] untuk tim dan untuknya, tapi kami tenang,” jelasnya.

Guti Dukung Jose Mourinho Kembali Jadi Pelatih Real Madrid

Berita Bola – Mantan bintang Real Madrid, Guti Hernández, mengatakan bahwa ia akan senang melihat Jose Mourinho kembali menjadi bos di Santiago Bernabeu, sementara ia memuji Zinedine Zidane yang sebelumnya sukses menghantarkan Los Blancos meraih tiga gelar Liga Champions secara berturut-turut.
Mourinho telah menjadi agen bebas sejak dipecat Manchester United pada Oktober tahun lalu. Di sisi lain, Los Blancos sejauh musim ini telah membuat penampilan yang kurang memuaskan, terlebih ketika mereka kalah 3-0 dari Paris Saint-Germain di Liga Champions bulan ini.
Hasil tersebut telah menimbulkan tekanan pada masa depan Zidane di Santiago Bernabeu, yang mana bahkan ada laporan yang mengatakan jika pelatih asal Prancis bisa dipecat jika gagal memenangkan trofi musim ini. Dan Mourinho yang sukses memenangkan 3 trofi selama waktunya di Bernabeu, diklaim sebagai salah satu calon pengganti Zidane.
Sementara Guti tidak meragukan kualitas Zidane, mantan bintang Los Blancos itu mengatakan bahwa ia akan senang jika Mourinho kembali menjadi bos di Santiago Bernabeu.
“Saya percaya bahwa Real Madrid memiliki pelatih yang sangat hebat bersama Zidane yang, jika saya tidak salah, melakukan sesuatu yang tak seorang pun akan bisa mengulangi yaitu treble Liga Champions,” katanya pada Cadena SER.
“Mourinho kembali ke Madrid? Kenapa tidak ?! Saya percaya Mourinho melakukan hal-hal baik di Real Madrid, sementara klub sedang mengalami masa yang buruk di Spanyol dan di Eropa. Itu adalah masa ketika FC Barcelona unggul di mana-mana dan ia memulai revolusi yang mengubah banyak hal. Saya pikir dia pelatih yang sangat hebat,” jelasnya.

Mourinho Tanggapi Rumor Gantikan Zidane di Real Madrid

Sumberbola – Rumor yang beredar belakangan ini mengaitkan Jose Mourinho dengan kembali sebagai manajer Real Madrid. Akan tetapi, pelatih asal Portugal itu berusaha menolak rumor tersebut, karena ingin menunjukkan rasa hormat terhadap Zinedine Zidane.
Sebagaimana dilaporkan oleh The Sun, Presiden Real Madrid, Florentino Perez tengah mempertimbangkan Mourinho sebagai manajer baru klub, jika Zidane meninggalkan Santiago Bernabeu.
Laporan ini muncul setelah Los Blancos menderita kekalahan 3-0 dari Paris Saint-Germain di Liga Champions pada tengah pekan ini, sementara penampilan raksasa Spanyol itu di La Liga musim ini juga belum sepenuhnya meyakinkan.
Namun, tak ingin menambah tekanan pada Zidane, Mourinho bersikeras bahwa Real Madrid saat ini sudah memiliki orang yang bertanggung jawab di klub, sehingga dia bahkan belum pernah memikirkan soal kembali ke ibukota Spanyol.
“Saya tidak ingin kembali ke Real Madrid, karena mereka memiliki pelatih, dan dia bukan sembarang orang. Kembalinya saya ke bangku cadangan akan seperti itu,” kata Mourinho, seperti dikutip oleh Mundo Deportivo.
Mourinho menikmati kesuksesan di Santiago Bernabeu, dengan memenangkan gelar La Liga, Copa del Rey dan Piala Super Spanyol selama tiga tahun bertugas di klub. Masih harus dilihat apakah dia akan mendapat kesempatan untuk menambah koleksi itu di masa depan.

Bukan Mourinho, Ini Calon Pengganti Zidane Pilihan Presiden Real Madrid

Sumberbola – Presiden Real Madrid, Florentino Perez, dilaporkan telah mengidentifikasi pengganti Zinedine Zidane, jika pelatih asal Prancis itu kembali meninggalkan Santiago Bernabeu.
Zidane berada di bawah tekanan kuat, menyusul bentuk buruk Real Madrid di awal musim ini. Raksasa Spanyol itu ditahan imbang sebanyak dua kali di La Liga, sebelum dihajar oleh Paris Saint-Germain dengan skor 3-0 di Liga Champions pada tengah pekan.
Alhasil, sejumlah penggemar setia Real Madrid mulai meminta klub kebanggaan mereka untuk memecat Zidane, menyusul penampilan buruk Eden Hazard CS ketika melawan PSG.
Banyak pendukung menuntut klub untuk mengangkat kembali Jose Mourinho menjadi manajer di Santiago Bernabeu. Pelatih asal Portugal itu memang tengah menganggur, sejak dipecat oleh Manchester United pada Desember lalu.
Namun, menurut surat kabar harian Spanyol, Mundo Deportivo, Presiden Real Madrid, Florentino Perez, menginginkan Xabi Alonso sebagai pengganti Zidane.
Laporan itu mengatakan bahwa Perez merasa jika Zidane bukan manajer yang tepat untuk memimpin skuat baru Real Madrid. Sebaliknya, dia menilai jika pahlawan Liverpool, Alonso, yang saat ini mengelola Real Sociedad B, sebagai pengganti yang ideal.
Real Madrid mendukung Zidane di jendela transfer, dengan jor-joran menandatangani pemain baru. Mereka mendatangkan Eden Hazard, Luka Jovic, Eder Militao, Ferland Mendy dan Rodrygo, dengan menghabiskan biaya sekitar 300 juta Pounds. Namun, bintang-bintang baru itu kesulitan untuk bersinar di bawah asuhan Zidane sejauh ini.

Real Madrid Harus Bayar 80 Juta Euro untuk Pecat Zinedine Zidane

Liga Spanyol – Inkonsisten Real Madrid di awal musim ini mulai mengancam posisi Zinedine Zidane, selaku salah satu pelatih paling sukses dalam sejarah Los Blancos. Namun, raksasa La Liga itu dilaporkan harus membayar senilai 80 juta Euro untuk memecat sang pelatih.
Meski sudah belanja besar pada musim panas tahun ini, Real Madrid masih saja belum berhasil menunjukkan performa terbaik mereka. Terbarunya, Los Blancos kalah telak dari Paris Saint-Germain dengan skor 3-0 di matchday 1 Liga Champions musim ini, Kamis (19/9) malam kemarin.
Kekalahan ini menegaskan ketidakstabilan Real Madrid sejak awal musim, terutama di ajang La Liga. Keraguan tentang Zidane sebagai sosok yang menangani proyek revolusi Los Blancos pun semakin meningkat.
Meski pada musim-musim sebelumnya Zidane mampu membawa Real Madrid tampil gemilang, namun Era kedua sang pelatih kali ini belum cukup meyakinkan.
Menurut Sport, sudah ada sejumlah nama pengganti Zidane yang disuarakan. Di puncak daftar itu, ada nama mantan pelatih mereka, yakni Jose Mourinho. Namun, memecat juru taktik asal Prancis itu tidak mudah.
Laporan tersebut mengklaim bahwa Real Madrid harus membayar 80 juta Euro untuk memecat Zidane musim ini. Pasalnya, sang pelatih telah menyepakati kontrak tiga setengah tahun ketika kembali ke Santiago Bernabeu pada bulan Maret lalu.
Real Madrid sepakat membayarnya 13 juta Euro per musim. Artinya, jika menghitung sisa kontrak Zidane, tersimpulkan total biaya bersih 39 juta Euro. Itu sama dengan biaya kotor 80 juta Euro.
Satu-satunya cara Madrid tidak mengeluarkan banyak uang adalah jika Zidane setuju menghanguskan dua tahun sisa kontraknya. Selain itu, Los Blancos juga masih harus mempersiapkan uang untuk membayar Mourinho, yang jelas tidak murah.

Dua Bintang Real Madrid Hindari Zidane Usai Dipermalukan PSG

Gilabola.com – Dua bintang Real Madrid Gareth Bale dan James Rodriguez tidak berbicara dengan manajer Zinedine Zidane, usai dipermalukan PSG di Liga Champions, Kamis (19/9).
Don Balon melaporkan bahwa baik Bale maupun Rodriguez tampaknya kecewa dengan keputusan Zidane yang menolak mereka tetap tinggal di Santioago Bernabeu selama pra-musim.
Pelatih asal Prancis itu juga mencoba menjual kedua pemain tersebut musim panas ini, tetapi itu tidak terjadi – dan akhirnya, ia harus bergantung pada keduanya untuk menyelamatkan Real Madrid dari kekalahan di beberapa pertandingan di La Liga 2019-20 sejauh ini.
Majalah olahraga mingguan Spanyol itu juga mengklaim bahwa Presiden Los Blancos Florentino Perez mengetahui situasi tersebut, dan ia mencoba untuk berbicara dengan kedua pemain dalam upaya untuk menyelesaikan masalah itu.

Berita Terkait

Prediksi Sevilla vs Real Madrid, Liga Spanyol 23 September 2019
Lihat Gareth Bale Menghina Lambang Real Madrid di Depan Umum
Real Madrid Siap Tunjuk Jose Mourinho Gantikan Zidane

Real Madrid kurang serius lawan PSG
Namun, baik Bale maupun Rodriguez tidak mau mendengarkannya, dan mereka bahkan meminta Perez untuk memecat manajer pemenang Liga Champions tiga kali itu secepatnya.
Sementara itu, selama konferensi pers pasca pertandingan melawan PSG, Zidane mengkritik pemainnya sendiri, dan berkata: “Mereka [PSG] lebih baik dari kami, dalam permainan di lini tengah, dan hal yang paling mengganggu saya adalah intensitas kami.”
“Sangat sulit jika Anda tidak memulai pertandingan dengan kuat. Mereka pandai menciptakan peluang, bukan itu yang membuat saya khawatir, namun melihat tim saya tanpa intensitas yang diperlukan di kompetisi level tinggi ini.”
“Kami tahu mereka akan menekan kami, tetapi kami tidak benar-benar masuk ke dalam permainan pada tahap apa pun,” pungkas pelatih berusia 47 tahun itu.
Sumber: Dua Bintang Real Madrid Hindari Zidane Usai Dipermalukan PSG

Real Madrid Siap Tunjuk Jose Mourinho Gantikan Zidane

Gilabola.com – Presiden Real Madrid Florentino Perez siap menunjuk Jose Mourinho sebagai pengganti Zinedine Zidane, menurut The Sun.
Real Madrid telah meraih hasil imbang dua kali dalam empat pertandingan awal mereka di La Liga musim ini sementara pada Kamis dinihari Los Blancos dikalahkan 3-0 oleh Paris Saint-Germain di pertandingan fase Grup A Liga Champions.
Untuk membuat keadaan menjadi lebih buruk bagi Zidane, pemain anyar yang didatangkannya musim panas kemarin, Eden Hazard kesulitan untuk memberikan dampak signifikan pada skuad sementara Madrid gagal mencatatkan tembakan tepat sasaran ke gawang PSG.
Menurut The Sun, Perez bersedia memberi Mourinho kesempatan untuk kembali ke Santiago Bernabeu dan presiden Los Blancos itu merasa bahwa mantan manajer Manchester United tersebut adalah satu-satunya orang yang dapat membuat performa Los Blancos kembali stabil.

Berita Terkait

Prediksi Sevilla vs Real Madrid, Liga Spanyol 23 September 2019
Lihat Gareth Bale Menghina Lambang Real Madrid di Depan Umum
Dua Bintang Real Madrid Hindari Zidane Usai Dipermalukan PSG

Mourinho, sementara itu, terbuka untuk kembali ke Santiago Bernabeu dan merasa dia adalah calon kuat untuk mendapatkan pekerjaan sesbagai pelatih Los Blancos setelah Santiago Solari dipecat pada bulan Maret.
Tetapi beberapa pemain Madrid, termasuk kapten Sergio Ramos, menentang ide pelatih Portugal itu kembali ke Bernabeu dan Perez memilih untuk menunjuk kembali Zidane.
Real Madrid dapat kode positif dari Jose Mourinho
Mourinho menghabiskan tiga tahun di Madrid selama musim pertamanya dan memenangkan gelar La Liga pada 2012.
Dan berbicara kepada stasiun TV Portugal channel 11 minggu lalu, Mourinho berbicara tentang waktunya di ibukota Spanyol.
“Los Blancos adalah pengalaman terbaik saya karena apa yang saya pelajari sebagai pelatih, sebagai pribadi, karena pelajaran yang saya ambil dalam karier dan dalam hidup saya,” katanya. “Ini adalah kenangan terbaik dalam karier saya, itu fantastis.”
Pelatih berusia 56 tahun itu saat ini sedang menganggur sejak ia dipecat oleh Manchester United pada bulan Desember lalu.
Sumber: Real Madrid Siap Tunjuk Jose Mourinho Gantikan Zidane

Zidane: Intensitas Adalah Masalah Utama Real Madrid

Gilabola.com – Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane frustrasi setelah Los Blancos menelan kekalahan dalam pertandingan pembuka Liga Champions lawan Paris Saint-Germain.
Dua gol dari Angel Di Maria dan satu gol Thomas Meunier di menit-menir akhir laga membuat tim besutan Thomas Tuchel meraih tiga poin penuh di Parc des Princes.
“Mereka (PSG) lebih baik daripada kami, dalam permainan, di lini tengah, dan hal yang paling mengganggu saya adalah intensitas kami,” kata Zidane.
“Sulit jika Anda tidak memulai pertandingan dengan kuat. Mereka pandai menciptakan peluang, bukan itu yang membuat saya khawatir, tapi adalah melihat tim saya tanpa intensitas yang diperlukan di kompetisi level tinggi ini.”

Berita Terkait

Prediksi Sevilla vs Real Madrid, Liga Spanyol 23 September 2019
Lihat Gareth Bale Menghina Lambang Real Madrid di Depan Umum
Dua Bintang Real Madrid Hindari Zidane Usai Dipermalukan PSG

“Kami tahu mereka akan menekan kami, tetapi kami nyaris tidak membuat dampak pada pertandingan dan kami menciptakan beberapa peluang. Kami mencetak dua gol tetapi yang kedua dibatalkan oleh VAR.”
Thibaut Courtois adalah salah satu pemain Real Madrid tampil buruk saat menghadapi PSG, tetapi Zidane tidak mau menyalahkan sang kiper.
“Kami semua berada di kapal yang sama di sini, saya tidak akan menyalahkan siapa pun,” tegasnya. “Kami harus melupakan kekalahan ini dan fokus pada pertandingan berikutnya, semua orang salah ketika kamu kalah.”
Zinane menilai PSG lebih baik daripada Real Madrid
Los Blancos kurang inspirasi di lapangan, tetapi apa yang menurut Zizou adalah masalah utama? “Saya rasa masalahnya adalah intensitas,” jelasnya. “Ketika ada bola lepas dan Anda berduel untuk mendapatkan bola dan Anda bisa memenangkan duel, [maka] Anda bisa memenangkan pertandingan. Bagi saya itulah masalahnya.”
PSG bermain tanpa tiga penyerang utama mereka, Neymar, Kylian Mbappe dan Edinson Cavani pada pertandingan melawan Madrid.
“Mereka lebih baik dan mereka pantas menang dan kami lebih buruk,” tutur Zizou. “Jika ritme permainan tidak baik, itu sangat rumit, mereka telah benar-benar menekan kami selama pertandingan.”
Sumber: Zidane: Intensitas Adalah Masalah Utama Real Madrid

Bale Klaim Dirinya Jadi Kambing Hitam di Madrid, Ini Tanggapan Zidane

Sumberbola – Zinedine Zidane telah membantah klaim Gareth Bale, yang mengatakan bahwa dia dijadikan ‘kambing hitam’ di Real Madrid. Bos Los Blancos itu menegaskan bahwa semua orang di klub berbagi tanggung jawab.
Bale diperkirakan meninggalkan Santiago Bernabeu di musim panas lalu, menyusul penampilan mengecewakan Los Blancos yang membuat raksasa Spanyol itu finis di posisi ketiga klasemen La Liga musim 2018/29 lalu. Namun, pemain sayap Wales itu akhirnya tetap tinggal di ibukota Spanyol.
Dan meski telah berhasil mendapatkan kembali tempatnya di tim utama Real Madrid, namun saat berbicara kepada media selama jeda internasional, Bale mengatakan bahwa dia dijadikan kambing hitam atas kegagalan tim di musim lalu.
Namun, Zidane tidak setuju dengan pandangan pemain berusia 30 tahun itu. Manajer asal Prancis itu bersikeras bahwa setiap anggota pasukannya berbagi tanggung jawab, terlepas dari bagaimana keadaan mereka.
“Tidak, saya pikir kami semua bersalah jika terjadi kesalahan, atau jika semuanya berjalan dengan benar,” kata Zidane. “Itu tergantung kami, kami semua, kami semua berada di kapal yang sama. Kami ingin mengubah hal-hal ketika hal-hal tidak berjalan dengan baik. Kami memikirkannya sebagai mentalitas tim.”
Meski gagal mengamankan kepindahan ke Cina pada musim panas lalu, namun Bale telah menjadi starter dari 3 pertandingan pembuka klub di La Liga ini. Dan, Zidane mengatakan bahwa situasi yang terjadi di musim panas adalah berbeda dengan situasi saat ini.
“Saya selalu mengatakan bahwa dia memiliki kualitas luar biasa, Gareth Bale,” tambah Zidane. “Dia pemain hebat. Apa yang terjadi di musim panas, semua orang tahu situasinya.”
“Sekarang dia di sini, saya senang, dia bahagia, semua orang senang, para penggemar juga. Sekarang kita harus bergerak maju,” tukasnya.