Bos Manchester United Kecam Lapangan Sintetis Walau Menang

Gilabola.com – Jose Mourinho mengecam UEFA yang tempatkan para pemain Manchester United pada risiko cedera, dengan membuat skuadnya bermain di atas lapangan plastik di kandang Young Boys, Kamis (20/9) dinihari tadi.
Di laga pembuka Liga Champions itu, Manchester United sebenarnya menang telak 3-0 atas klub Swiss, Young Boys. Tim tamu raih keunggulan lewat dua gol Paul Pogba di menit 35 dan 44, plus gol Anthony Martial yang tercipta di menit 66.
Namun, Jose Mourinho masih marah dengan ijin UEFA untuk menggelar laga ini di atas lapangan plastik, seperti yang terjadi di kandang Young Boys di Stade de Suisse.  “Saya tidak mengerti bagaimana Anda bisa mainkan kompetisi teratas Eropa di atas permukaan sintetis,” tandas Jose Mourinho usai pertandingan.
Khawatir Sepanjang Laga
“Ada kekhawatiran pemain saya bisa cedera. Apalagi beberapa pemain saya ada yang mengeluh setelah berlatih pada Selasa (18/9) lalu, mereka merasa sakit pada pergelangan kaki dan lututnya. Pastinya tidak akan mudah bagi pemain yang tidak terbiasa,” ungkapnya.
“Ada juga kekhawatiran dalam pertandingan, dari para pemain yang terbiasa bermain di permukaan yang bagus di Inggris dan sepakbola yang jauh lebih indah seperti itu (dengan lapangan rumput alami),” tegas Mourinho.
United berjuang untuk beradaptasi dengan permukaan lapangan di Stade de Suisse, sebelum akhirnya Pogba membuka skor kemenangan MU – 10 menit sebelum jeda.
Young Boys Tahu Manchester United Kesulitan
“Saya mengerti alasan mengapa kami tidak memulai pertandingan ini dengan sangat baik, mengapa kami mengambil sekitar 20 hingga 25 menit untuk bisa kendalikan pertandingan,” tandas Mourinho.
“Young Boys tahu, betapa sulitnya bagi lawan untuk bermain di atas lapangan seperti ini, sehingga mereka bisa sedikit menekan dan ciptakan beberapa masalah. Tapi gol mengubah segalanya, setelah itu kami benar-benar bisa memegang kendali,” tambahnya.
Pogba bukukan gol ke dua satu menit sebelum jeda lewat titik putih, dan pemain Prancis ini pula yang ikut berperan atas terciptanya gol ke tiga United yang dibukukan Martial di menit ke-66.
Berita bola terkini

Mourinho Janji Tak Akan Kambing Hitamkan Lapangan

Football5Star.com, Indonesia -Sebuah janji dilontarkan Jose Mourinho, manajer Manchester United, jelang laga matchday I Liga Champions di kandang Young Boys, Kamis (20/9/2018) dini hari WIB. Janji itu terkait lapangan sintetis yang akan dipakai pada laga tersebut.
Mourinho mengaku tak suka timnya bermain di lapangan sintetis. Namun, dia tak mau mengeluhkan hal tersebut bila nanti Manchester United gagal meraih kemenangan.
standard.co.uk
“Saya sebisa mungkin tak akan menggunakan lapangan sintetis sebagai alasan untuk penampilan buruk,” kata Mourinho dalam konferensi pers jelang laga, Selasa (18/9/2018), seperti dikutip Football5Star.com dari London Evening Standard.
Menurut manajer asal Portugal tersebut, jenis lapangan apa pun tak boleh jadi penghambat sebuah tim atau seseorang untuk sukses. Dia lantas menunjuk Roger Federer sebagai contohnya.
“Semua orang tahu, ini berbeda. Namun, kami ada di Swiss, tempat salah satu petenis terbaik sepanjang sejarah. Saya cukup yakin Federer kadang tak senang bermain di lapangan seperti itu. Namun, dia harus tetap bermain dan menang,” terang Mourinho.
Mantan pelatih Real Madrid dan Inter Milan itu lantas menambahkan, “Semua orang pun tahu dia punya jenis lapangan favorit. Namun, dia juga harus menang di lapangan jenis lain. Jadi, kami pun harus melakukan hal serupa.”
Terlepas dari hal itu, lapangan sintetis telah membuat Mourinho harus meninggalkan Antonio Valencia di Manchester. Dia menilai lapangan sintetis bisa berbahaya bagi lutut sang pemain yang rentan cedera.
“Kami memutuskan tak memainkan Valencia karena lututnya bukanlah lutut yang dibutuhkan untuk bermain di lapangan sintetis,” terang dia.
Sebagai solusi, dia memastikan Luke Shaw akan tampil sebagai starter pada laga melawan Young Boys nanti. Selain Shaw, Mourinho juga memberikan kepastian turun sejak menit awal kepada striker Marcus Rashford.
The post Mourinho Janji Tak Akan Kambing Hitamkan Lapangan appeared first on Football5star Berita Bola.

Prediksi Young Boys vs Manchester United Potensi Kejutan

Gilabola.com – Young Boys menjamu Manchester United pada penyisihan Grup H Liga Champions di Stade de Suisse Wankdorf, Kamis (20/9) dinihari pukul 02:00 WIB.
Young Boys membuka liga domestik dengan enam kemenangan beruntun dan mereka sudah unggul enam poin dari rival terdekat mereka. Striker veteran Prancis, Guillaume Hoarau, tengah dalam performa luar biasa dengan mencetak empat gol sejauh ini. Young Boys sangat efisien, karena mereka mencetak 19 gol di Liga Super Swiss sejauh ini, sementara pertahanan mereka juga sangat ketat.
The Young Boys berhasil amankan tempat mereka di babak penyisihan grup, setelah singkirkan Dinamo Zagreb pada babak playoff dengan kemenangan 2-1.
Manchester United menderita dua kekalahan dalam lima putaran pertama Liga Inggris. Namun, mereka berhasil tingkatkan performa mereka dalam dua matchday teranyar setelah bukukan dua kemenangan atas Burnley dan Watford.
Skuad Jose Mourinho belum terlalu efisien, kebobolan banyak gol dibandingkan dengan ambisi mereka. Tim tamu harus mulai menghasilkan lebih banyak gol jika mereka ingin mengesankan pada kompetisi domestik dan Eropa.
Head-to-head Young Boys vs Manchester United

Kedua tim pernah bertemu pada tahun 1958 di level Eropa, namun Manchester United menarik diri dari kompetisi tersebut.
Tim tamu telah menghadapi tim Swiss dalam tiga kesempatan, hanya menang dua kali dari enam pertandingan.

Berita Tim BSC Young Boys

Young Boys memiliki empat kekhawatiran cedera menjelang laga Manchester United ini, yakni Pedro Teixeira, Jordan Lotomba, Gregory Wuthrich dan Sandro Lauper.
Tim tuan rumah menjalani babak perpanjangan waktu pada Sabtu malam di ajang Piala Swiss dan kelelahan bisa menjadi masalah besar di sini.
Wuthrich, biasanya di bek tengah, pada laga ini dia harus absen karena cedera dan akan menjadi kerugian besar bagi tim asuhan Gerardo Seoane.

Berita Tim Manchester United

Luke Shaw tidak diturunkan melawan Watford pada akhir pekan lalu, tapi Jose Mourinho kemudian menegaskan dia akan jadi starter saat melawan Young Boys.
Marcus Rashford kena skorsing tiga pertandingan pada akhir pekan, tetapi bebas bermain pada pertengahan pekan dan bisa tampil bergantian dengan Alexis Sanchez.
Juan Mata tidak tampil pada salah satu dari tiga pertandingan teranyar United, tetapi memiliki kesempatan untuk jadi starter di sini.

Prediksi Young Boys vs Manchester United:
Meskipun tim tamu adalah favorit kuat, Young Boys selalu mampu beri masalah pada tim-tim Inggris. Tuan rumah sangat efisien, tapi diperkirakan akan lakukan pendekatan yang jauh lebih hati-hati. Diperkirakan akan terjadi laga ketat dengan skor tidak lebih dari dua gol. Prediksi skor: Young Boys 1-1 Manchester United.
Berita bola terkini

Luke Shaw Bisa Bermain Kontra Young Boys

Gilabola.com – Manchester United tengah sibuk persiapkan pertandingan pembuka Liga Champions melawan Young Boys, Kamis (20/9) dinihari WIB, di mana Setan Merah akan bermain di lapangan 3G dan Luke Shaw diharapkan ada di antara mereka.
Bos Manchester United, Jose Mourinho, membenarkan bahwa bek kirinya yang absen saat  United menang 2-1 atas Watford telah mendapat lampu hijau dari tim medis klub. Luke Shaw sebelumnya alami gegar otak usai bertabrakan dengan Dany Carvajal dan kepalanya menghantam lapangan di pertandingan antara Timnas Inggris melawan Spanyol.
“Luke Shaw bermain pada Rabu nanti (Kamis 20/9 WIB). Kami tidak bisa bermain hanya dengan satu bek kiri, dan Ashley Young bukan hanya bek kiri, dia juga bek kanan,” tandas Jose Mourinho usai kemenangan di Vicarage Road akhir pekan lalu.
“Mereka berdua bermain bagus, dan mereka berdua jadi pemain yang berbeda. Saya pikir mereka berdua mengerti, kalau yang satu adalah pemain muda dan yang lainnya pemain yang lebih berpengalaman,” tambah Mourinho.
“Baik bagi kita untuk memiliki dua opsi ini, plus (Matteo) Darmian. Dia pemain gawat darurat saya, dia selalu siap untuk segalanya,” tandas pelatih asal Portugal itu.
Persiapkan Laga di Atas Lapangan 3G
Rencananya, laga pembuka Manchester United di ajang Liga Champions musim ini, akan digelar di lapangan plastik. Kadang perubahan lapangan bisa menjadi perhatian, tapi Chris Smalling mengatakan tim akan dipersiapkan untuk hal itu, karena mereka ingin membangun kembali kemenangan domestik.
Bek ini bukukan gol ke dua United di kandang Watford, dan berharap United tak ikuti jejak Tottenham Hotspur dan Everton untuk bertanding di atas permukaan lapangan plastik buatan Swiss. pasalnya, Spurs kandas 2-3 di leg pertama kualifikasi Liga Champions tahun 2010, dan Everton yang saat itu masih diasuh Roberto Martinez kalah 1-4 di ajang Liga Europa empat tahun lalu.
“Saya sudah bermain di atas lapangan 3G saat Inggris hadapi Lithuania beberapa kali. Kami akan lakukan perjalanan lebih awal untuk memastikan bahwa kami berlatih di atas lapangan itu (Stade de Suisse, kandang Young Boys di Bern, Swiss). Dengan demikian, kami bisa terbiasa, dan menang di dua tandang beruntun,” ujar Chris Smalling dalam situs resmi Manchester United.
Juan Mata Ingatkan Jangan Anggap Enteng Young Boys
Juan Mata yang jadi pemain pengganti tak dimainkan dalam laga di Vicarage Road telah memperingatkan rekan satu timnya untuk tak remehkan Young Boys, yang juga juara Liga Swiss tersebut.
“Akan menjadi kesalahan besar jika kita meremehkan skuad asal Swiss ini, hanya karena mereka tidak punya nama sebesar tim lain. Apalagi, dalam grup kami, bergabung klub-klub besar,” tegas Juan Mata.
“Young Boys menangkan liga mereka musim lalu dengan selisih yang cukup besar dan mereka telah memulai musim ini dengan menangkan semua pertandingan mereka, termasuk di kompetisi piala,” tambahnya.
“Kami bicara tentang tim yang tengah dalam performa bagus, dan punya motivasi tinggi saat menjamu kami, sama seperti semua lawan lain saat mereka bertemu Manchester United. Laga tersebut pastinya akan menjadi awal yang sulit di Liga Champions ini,” tandas Juan Mata.
Berita bola terkini

Prediksi Young Boys vs Manchester United 20 September 2018

Gilabola.com – Young Boys menghadapi tamu mereka Manchester United pada pertandingan fase grup Liga Champions di Stade de Suisse Wankdorf, Kamis (20/9) dini hari WIB.
Young Boys berhasil mematahkan dominasi Basel di Swiss Super League musim lalu, mengakhiri perjalanan rival mereka dari menyabet delapan gelar liga berturut-turut, dan memenangkan gelar juara liga pertama mereka sejak 1986. Kekonsistenan mereka finish di belakang Basel dalam beberapa tahun terakhir berarti bahwa mereka tidak asing dengan kompetisi Eropa.
Namun Young Boys sering menemukan diri mereka tersingkir sebelum mencapai tahap grup Liga Champions. Dua musim terakhir mereka bersaing di babak grup Liga Europa setelah tersingkir pada tahap play-off Liga Champions. Tetapi kemenangan agregat 3-2 mereka atas Dinamo Zagreb musim ini mengakhiri kekecewaan mereka.
Tidak dapat disangkal bahwa ini akan menjadi langkah sulit bagi sang juara Swiss sekalipun. Dua musim terakhir mereka bertarung melawan Olympiakos, Astana, APOEL, Dynamo Kiev, Partizan, dan Skenderbeu. Bahkan melawan tim yang relatif lemah itu, mereka gagal lolos dari babak grup, dan sekarang di dalam grup mereka ada trio raksasa Eropa: Juventus, Manchester United, dan Valencia.
Young Boys memulai musim secara apik. Musim domestik yang dimulai sejak Juli menyebabkan mereka telah memiliki banyak latihan jelang pertandingan. Mereka telah memenangkan enam laga liganya, serta tampil di Piala Liga Swiss dan Liga Champions.
Manchester United datang ke laga ini dalam kondisi baik. Mereka mengakhiri awal musim sempurna Watford dengan kemenangan 2-1 di Vicarage Road, setelah The Red Devils menang 2-0 atas Burnley sebelum jeda internasional. Namun kemenangan ini Setan Merah dapatkan setelah kalah melawan Tottenham Hotspur dan Brighton.
Dari semua kekecewaan yang The Red Devils dapatkan musim lalu, tahap grup Liga Champions bukan salah satunya. Mereka memenangkan lima dari enam laga grupnya, sebelum tersingkir di babak 16 besar oleh Sevilla, dan di sini mereka menghadapi tim tanpa pengalaman di Liga Champions.
Tuan rumah Young Boys kalah delapan kali dari 12 laga Liga Champions terkininya, dan semua itu mereka dapat di babak kualifikasi.
Sepertinya sulit bagi Young Boys untuk menaklukkan Setan Merah. Dengan Manchester United meraih dua kemenangan tandang beruntun, diprediksi skuad asuhan Jose Mourinho itu akan menang. Prediksi Skor: Young Boys 1-2 Manchester United.
Head-to-head Young Boys vs Manchester United: Ini akan menjadi pertemuan pertama antara Young Boys dan Manchester United.
Statistik Pertandingan Young Boys vs Manchester United:

Young Boys kalah delapan kali dari 12 laga Liga Champions terbarunya, dengan semua kekalahan tersebut terjadi di babak kualifikasi.
Manchester United memenangkan lima dari enam pertandingan penyisihan grup Liga Champions musim lalu.
Young Boys gagal keluar dari babak grup dalam dua pertandingan Liga Europa terakhirnya.

Berita Tim Young Boys. Young Boys diharapkan tanpa bek Jordan Lotomba dan Gregory Wuthrich serta duo gelandang Pedro Teixeira dan Sandro Lauper untuk pertandingan ini.
Berita Tim Manchester United. Luke Shaw masih diragukan setelah absen pada akhir pekan karena cedera kepalanya yang dideritanya saat tugas internasional, tetapi Marouane Fellaini kembali beraksi melawan Watford. Phil Jones dan Marcos Rojo keduanya kemungkinan akan absen, sementara Marcus Rashford dapat kembali bermain setelah melewatkan pertandingan melawan Watford akibat skorsing.
Berita bola terkini

Menang Dua Kali Beruntun Jadi Modal MU ke Liga Champions

 
Football5star.com, Indonesia – Manchester United berhasil keluar dari lubang jarum. Dua laga terakhir Premier League berhasil mereka menangkan. Bagi bek andalan, Chris Smalling, kemenangan atas Burnley dan Watford menjadi modal penting MU di Liga Champions yang akan berlangsung tengah pekan ini.
Smalling turut menyumbang gol ketika Setan Merah menang 2-1 atas tuan rumah Watford. Pada laga sebelumnya di markas Burnley, kelugasannya dalam menjaga lini belakang membuat gawang David De Gea aman dari ancaman gol.
Ia pun yakin timnya mampu melanjutkan performa positif ini di Liga Champions saat bertandang ke markas tim debutan Young Boys, Kamis (20/9/2018) dinihari WIB.
@ManUtd
“Kami meraih dua kemenangan dan bulan ini kami akan melakoni banyak pertandingan. Saya pikir kami sedang membangun momentum pada waktu yang tepat. Kami punya modal bagus di Eropa dan ingin membawa pulang tiga poin,” kata Smalling kepada MUTV, Senin (17/9/2018).
“Kami tahu harus melakukan lebih baik lagi pada laga nanti. Kami harus bermain lebih ke dalam dan itu penting untuk melihat respons di lapangan,” ia menambahkan.
MU sebelumnya menuai hasil buruk dengan kalah beruntun dari Brighton and Hove Albion dan Tottenham Hotspur. Hasil minor tersebut bahkan sempat mengganggu kenyamanan Jose Mourinho yang terus digoyang isu pemecatan. Tapi, enam poin yang diraih di dua laga terakhir membuat mereka sukses membuktikan diri masih berada di level tertinggi.
The post Menang Dua Kali Beruntun Jadi Modal MU ke Liga Champions appeared first on Football5star Berita Bola.