Tottenham Hotspur Cemas, Kane Dikomporin Ke Klub Lain

Gilabola.com – Tottenham Hotspur cemas mendengar Harry Kane dikomporin ke klub lain usai dipermak Bayern Munchen di Liga Champions skor 2-7.
Tottenham Hotspur keringat dingin karena saat ini Harry Kane terus dapat dukungan luar biasa untuk pindah ke klub lain. Dimitar Berbatov yang merupakan mantan pemain mereka sendiri ikutan membujuk Kane untuk pindah dan ia diklaim akan diterima di klub mana saja yang ia mau datangi.
Tidak peduli meski Spurs babak-belur ditowel Bayern Munchen skor 2-7, Kane tetap saja dinilai tampil mengesankan. Ia tetap sanggup mencetak gol dalam pertandingan tersebut. Wajar jika banyak pihak yang merasa kehebatan Kane jadi kurang dimaksimalkan Spurs.
“Saya menonton aksi Kane waktu mereka melawan Bayern Munchen. Meski hasilnya amburadul, namun Kane bermain sempurna. Sepanjang pertandingan, dalam menguasai bola, memberikan umpan, bermain dengan rekan satu tim, dia juga sempurna dalam menuntaskan setiap peluang,” puji Berbatov kepada Betfair dan Goal.

Berita Terkait

Allegri Belajar Bahasa Inggris Demi Ganti Pochettino
Tottenham Hotspur Merasa Aneh Dipermak Bayern
Gawang Tottenham Dibobol Empat Gol Oleh Pemain Murah 87 Milyar

Tottenham Hotspur harus cepat memberikan Kane trofi juara
“Menurut saya dia adalah striker yang lengkap, saya tahu kalah dia pasti bisa pergi ke klub mana saja yang dia mau. Dia tahu apa yang dia mau untuk memenangkan trofi di karirnya dan mungkin dia bertanya pada dirinya (apakah Spurs bisa memberinya trofi), semuanya terserah dia.”
“Saya dan semua fans pasti ingin melihat dia mendapatkan trofi juara bersama Spurs. Dia pemain bagus dengan pelatih yang tak kalah bagusnya.”
“Tapi tetap saja, jika apa yang dia mau tidak terjadi, dia pasti akan bertanya-tanya. Dia mungkin akan mengecewakan banyak orang jika memutuskan untuk pergi, tapi dia harus mengikuti jalan hidupnya sendiri karena waktu terlalu cepat berlalu.”
“Ada terlalu banyak rumor tentang dia, karena dia memang pemain top dan saya ingin dia meneruskan karir di Inggris sajalah. Hal yang sama berlaku juga pada Mauricio Pochettino, tapi kalian tahulah kalau Real Madrid datang memanggilnya, dia pasti akan sangat mempertimbangkan keputusannya,” pungkas Berbatov.
Apa yang ia sampaikan jelas membuat cemas manajemen Spurs. Meski mencemaskan, namun pendapat Berbatov ada benarnya juga dan patut diperhatikan oleh manajemen klub.
Sumber: Tottenham Hotspur Cemas, Kane Dikomporin Ke Klub Lain

Bayern Munchen Cemas Jelang Lawan Tottenham Hotspur

Gilabola.com – Bayern Munchen cemas jelang lawan Tottenham Hotspur di Liga Champions. Mereka mengakui tim Premier League lebih kuat.
CEO Bayern Munchen, Karl-Heinz Rummenigge, telah berulang tahun. Saat diwawancarai laman resmi klub dan BFW, ia mengomentari performa tim sejauh ini. Ia sekalian membahas banyak hal, termasuk persiapan laga Liga Champions lawan Tottenham Hotspur.
Secara umum dirinya mengaku puas, namun ia menekankan tim perlu lebih meningkatkan kemampuan mereka untuk mengejar kemenangan di setiap laga. Ia ingin skuad Die Roten berjaya bukan hanya di Bundesliga saja, namun hingga ke Liga Champions.
“Kami menang 5 dari 7 pertandingan dan juga meraih hasil imbang yang berkualitas saat melawan kubu RB Leipzig. Hasil saat melawan Hertha di pertandingan pembuka jadi satu-satunya hasil yang menyesakkan hati,” ujar Karl-Heinz Rummenigge.

Berita Terkait

Eks Pemain Tottenham Hotspur Jermain Defoe Kecelakaan
Tottenham Menang 2-1 Meski Disiksa Kartu Merah, Kalah Segalanya
Hasil Pertandingan Paderborn vs Bayern Munchen, Skor 2-3

“Meski begitu, kami tetap bahagia dengan langkah awal kami dan kami harus memastikan dapat hasil maksimal di laga selanjutnya lawan Paderborn, Tottenham dan Hoffenheim. Kalau kami bisa melakukan hal itu, kami pasti akan dengan cepat menjadi pemuncak di klasemen sementara dan tempat itu adalah yang kami inginkan sekarang ini.”
Bayern Munchen ingin tampil maksimal lawan Tottenham Hotspur
Ia juga mengomentari antusiasme jadwal laga Bayern selanjutnya ke London lawan kubu Spurs. Ia menilai laga tersebut adalah tes sesungguhnya bagi sang wakil Bundesliga.
“Pertama-tama, mereka berhasil masuk final tahun lalu. Kedua, harus saya akui jika Premier League jauh lebih kuat daripada Bundesliga saat ini. Kami perlu performa terbaik di sana dan saya menantikan laga ini.”
“Mereka punya stadion baru, termahal di dunia ini. Ini akan menjadi pertama kalinya bagi saya datang ke sana, tapi kota London selalu asyik untuk dikunjungi,” pungkasnya.
Tim raksasa Liga Jerman itu memang harus menghadapi Paderborn dahulu besok, pukul 20.30 WIB. Mereka cukup diunggulkan untuk menang skor besar di laga tersebut.
Setelah lawan Paderborn, mereka baru terbang ke Inggris untuk melawan Tottenham Hotspur dan terpana melihat kemewahan stadion lawan. Mereka bertemu pada hari Rabu (2/10), pukul 02.00 WIB.
Sumber: Bayern Munchen Cemas Jelang Lawan Tottenham Hotspur

Tottenham Hotspur Bukan Favorit Juara Liga Champions

Gilabola.com – Tottenham Hotspur tak berada di antara tim favorit juara Liga Champions musim ini, meskipun mereka mencapai babak final musim lalu. Demikian ungkap pelatih Mauricio Pochettino.
Pochettino memandu timnya dalam perjalanan yang tak terlupakan ke final Liga Champions musim lalu, di mana mereka dikalahkan sesama klub asal Inggris, Liverpool.
Mereka sedang bersiap untuk memulai Liga Champions musim ini, dengan melakoni laga pertama babak penyisihan Grup B di kandang Olympiakos. Pelatih asal Argentina itupun mengaku belum memikirkan final di Istanbul nanti.
“Tidak seorang pun yang akan memberi kami kesempatan untuk menjadi salah satu pesaing di babak final di Istanbul nanti, tetapi itu normal. Itu membuat kompetisi ini menjadi sangat menarik,” tandas Pochettino.

Berita Terkait

Prediksi Leicester vs Tottenham, Liga Inggris 21 September 2019
Liverpool dan Tottenham Memecahkan Rekor Liga Champions
Olympiakos vs Tottenham 2-2, Musuh Benzema Kecewakan Spurs

“Kami tahu untuk mengulangi kesuksesan yang sama, kami harus bermain dalam performa terbaik. Ini masih terlalu dini untuk membicarakan final, tapi yang paling penting menunjukkan kualitas kami, kualitas tim kami dan lakukan yang terbaik,” tambah pelatih Tottenham Hotspur berusia 47 tahun itu.
“Saya tidak peduli apakah orang berpikir kami lawan atau tidak, karena kami lolos ke final (musim lalu) dan punya kemungkinan untuk berjuang meraih gelar juara,” ujar Pochettino.
“Saya tidak peduli. Saya hanya fokus pada memulai perjuangan kami di Liga Champions musim ini dengan cara yang baik,” ujar Pochettino.
Hal itu bisa menjadi sangat penting, karena dalam sebuah grup yang juga berisikan Bayern Munchen dan Red Star Belgrade, The Lilywhites tidak dapat mengulangi awal yang mengerikan pada musim lalu.
Mereka hanya mendapat satu poin setelah tiga pertandingan dan butuh serangkaian hasil yang luar biasa untuk bisa lolos ke babak sistem gugur.
Namun, Tottenham Hotspur menjadi tim yang difavoritkan menang di Athena pada Rabu malam, dan Pochettino mendesak para pemainnya menunjukkan rasa hormat yang tinggi pada Olympiakos dan berikan yang terbaik. Meski demikian, Spurs hanya berhasil bukukan skor imbang, 2-2, di laga ini.
“Kami tidak dapat berbicara dengan cara yang berbeda, beberapa bulan yang lalu kami bermain final Liga Champions, dan melawan Olympiakos akan menempatkan kami sebagai tim favorit untuk memenangkan pertandingan ini,” tandas Pochettino, seperti dilansir Daily Mail.
“Saya menghormati lawan kami dan rekor mereka dan kami akan menghadapi laga yang sulit di sini. Anda perlu menunjukkan mengapa Anda difavoritkan. Jika Anda lebih baik dari lawan maka OK, Anda lebih baik tetapi sebelum pertandingan di Liga Champions Anda harus menunjukkan rasa hormat yang tinggi dan Olympiakos adalah tim yang sangat bagus,” ungkapnya.
“Rekor mereka di sini di stadion ini di Eropa sangat bagus dan itu akan menjadi atmosfer yang sulit, mereka akan memiliki pemain bagus dan jika kami tidak fokus dan tidak bermain dalam performa terbaik kami di pertandingan nanti, maka kami akan menderita,” tambah Pochettino.
Sumber: Tottenham Hotspur Bukan Favorit Juara Liga Champions

Skuad Guardiola Lebih Beruntung Dibanding Spurs, Liverpool, Chelsea

Skuad Pep Guardiola dinilai lebih beruntung dibanding Tottenham Hotspur, Liverpool dan Chelsea pada drawing grup Liga Champions.
Drawing fase grup Liga Champions sudah usai dilakukan hari Kamis (29/8) malam di Grimaldi Forum Monaco. Dari empat tim asal Premier League, Manchester City di bawah asuhan Guardiola sepertinya lebih beruntung.
Pasukan mahal yang disuplai dana nyaris tak terbatas dari Dubai itu satu grup dengan tiga tim lain yang relatif lebih mudah daripada rekan-rekan Inggris lainnya. Manchester City berada di Grup C babak penyisihan Liga Champions bersama dengan klub Ukraina Shakhtar Donetsk, tim Kroasia Dinamo Zagreb dan Atalanta asal Serie A.
The Skyblues lebih beruntung dibandingkan juara bertahan Liverpool di Grup E yang kebagian runner up Liga Italia Napoli dengan Carlo Ancelotti menjadi pelatih mereka saat ini. Juga RB Salzburg asal Austria yang diramalkan akan merepotkan The Reds, selain tim terlemah di Grup E ini, Genk asal Belgia.

Berita Terkait

Hasil Arsenal vs Tottenham 2-2 Imbang Kelima Dalam 10 Perjumpaan
Salah Kiper Arsenal, Christian Eriksen Cetak Gol Mudah
Chelsea Jelaskan Kondisi Cedera Tiga Pemain Andalan

Chelsea juga demikian. The Blues mendekam di Grup H bersama dengan semifinalis musim lalu Ajax Amsterdam asal Belanda, selain Valencia asal La Liga dan LOSC Lille asal Prancis, klub masa remaja Eden Hazard. Kondisi ini sedikit lebih baik daripada Grup E Liverpool. Ajax dianggap sudah kehilangan banyak giginya usai kepergian Frenkie de Jong ke Camp Nou dan Matthijs de Ligt ke Turin.
Tottenham Hotspur berharap agar hanya Bayern Munchen saja yang bakal menyulitkan petualangan Eropa mereka musim ini di Grup B. Spurs adalah finalis musim lalu sehingga Die Roten lebih khawatir pada skuad Mauricio Pochettino ini ketimbang sebaliknya.
Hasil Drawing Grup Liga Champions 

Grup A: PSG, Real Madrid, Club Brugge, Galatasaray
Grup B: Bayern Munchen, Tottenham Hotspur, Olympiacos, Red Star Belgrade
Grup C: Manchester City, Shakhtar Donetsk, Dinamo Zagreb, Atalanta
Grup D: Juventus, Atletico Madrid, Bayer Leverkusen, Lokomotiv Moscow
Grup E: Liverpool, Napoli, RB Salzburg, Genk
Grup F: Barcelona, Borussia Dortmund, Inter, Slavia Prague
Grup G: Zenit Saint Petersburg, Benfica, Lyon, RB Leipzig
Grup H: Chelsea, Ajax Amsterdam, Valencia, OSC Lille

Sumber: Skuad Guardiola Lebih Beruntung Dibanding Spurs, Liverpool, Chelsea

Dikalahkan Liverpool, Pochettino Ogah Keluar Rumah

Gilabola.com – Manajer Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino mengakui ogah keluar rumah 10 hari setelah dikalahkan Liverpool di final Liga Champions.
Tottenham Hotspur kalah 2-0 atas Liverpool pada babak final Liga Champions bulan lalu di Madrid, dimana skuad asuhan Mauricio menyaksikan impian mereka berakhir dengan kesedihan.
Mohamed Salah mencetak gol melalui tendangan penalti saat laga baru berjalan dua menit dan Divock Origi menambah keunggulan The Reds dengan golnya di menit ke-87.
Setelah The Lilywhites mencetak kemenangan mengesankan melawan Manchester City dan Ajax di perempat final dan semifinal, sang pelatih mengatakan hasil di babak final (Liga Champions) sangat mengecewakan.

Berita Terkait

Liverpool Kembali Bidik Pemain Sporting Lisbon
Jurgen Klopp Tak Panik Lihat Hasil Pramusim Liverpool
Juventus Bosan Kejar Pogba, Lirik Eriksen

“Ya, itu sulit,” kata pelatih berusia 47 tahun itu. “Kami memiliki tiga minggu yang paling sulit untuk mempersiapkan diri sebelum final. [Kami] sangat kecewa dengan cara kami kalah.”
Mantan pemain Timnas Argentina itu mengatakan besarnya kekalahan itu hanya bisa ditandingi dengan kekalahan lain dari karier bermainnya.
“Itu (kekalahan di final Liga Champions) sangat buruk,” ujar sang manajer. “Saya membandingkan dengan musim panas 2002, ketika kami (Timnas Argentina) bermain imbang dengan Swedia dan dikalahkan oleh Inggris di babak penyisihan grup di Piala Dunia, dalam waktu satu minggu. Sebagai pemain dan sebagai manajer, keduanya adalah momen terburuk dalam karier saya.”
Sama seperti musim panas itu 17 tahun yang lalu, sang pelatih mengambil cuti untuk merenungkan kekalahan tersebut.
Pochettino sudah move on dari kekalahan lawan Liverpool
Pelatih asal Argentina itu mengatakan dia membutuhkan kesunyian untuk mencoba dan pulih dari kekecewaan pahit karena kalah di Final Liga Champions.
“Saya naik kereta api dari Madrid ke Barcelona sehari sesudahnya,” tutur Pochettino. “Saya menghabiskan 10 hari di rumah saya dan tidak ingin keluar. Ya, itu sulit karena kami hampir meraih trofi juara.”
Merenungkan pertandingan di Wanda Metropolitano, sang manajer menegaskan bahwa timnya adalah tim yang lebih baik pada hari itu.
“Saya pikir kami lebih baik dari Liverpool,” tegasnya. “Itu bukan final yang hebat tetapi detail kecil membuat perbedaan.”
Setelah butuh beberapa waktu untuk pulih dari kekalahan, sang manajer mengatakan bahwa ia sekarang baru saja termotivasi untuk menjadi yang lebih baik di musim 2019-20.
“Pemenang dengan cepat move on,” kata sang pelatih. “Mungkin 10 hari seperti saya, atau 15 hari.”
“Ketika hari libur menjadi lebih buruk karena setiap hari anda memikirkan hal yang sama, tetapi ketika anda mulai berlatih anda meletakkan hal-hal buruk di masa lalu. Saat anda melupakan hal-hal buruk di masa lalu, api di dalam mulai muncul lagi.”
Sumber: Dikalahkan Liverpool, Pochettino Ogah Keluar Rumah

Moussa Sissoko Bakal Jadi Musuh Bagi Publik Old Trafford

Football5star.com, Indonesia – Pasca kemenangan Manchester United atas Tottenham Hotspur 2-1 di pertandingan ICC 2019 di Shanghai, Kamis (25/7/2019) menyisakan amarah bagi fans Red Devils. Meski tim mereka menang, fans tak suka dengan gelandang Spurs, Moussa Sissoko.

Dalam pertandingan tersebut, Sissoko terlibat insiden dengan pemain anyar Man United, Daniel James. Seperti dikutip football5star.com dari dailymail, Jumat (26/7/2019), Sissoko terlihat menginjak tangan dari Daniel James.

Insiden itu berawal dari perebutan bola antar keduanya. James yang berusaha melindungi bola di dekat sudut sepak pojok timnya mendapat pelanggaran dari Sissoko.

dailymail.co.uk

Pemain asal Prancis itu tampak sengaja menjatuhkan James dan kemudian menginjak kaki dan tangan pemain berusia 21 tahun tersebut.

Akibat pelanggaran keras tersebut, sejumlah fans Man United mengungkap rasa kesalnya kepada Sissoko. Publik Old Trafford bahkan menganggap Sissoko sebagai musuh jelang Liga Inggris musim 2019-20.

“Pelanggarannya kepada Daniel James sangat menjijikan,” kicau salah satu fan Man United di sosial media.

“Aksi itu benar-benar disengaja dan sangat memalukan,” tambah fan yang lain.

The post Moussa Sissoko Bakal Jadi Musuh Bagi Publik Old Trafford appeared first on Football5star Berita Bola.

Bungkam Tottenham, Man. United Lanjutkan Tren Positif

Football5star.com,Indonesia – Manchester United berhasil meraih kemenangan ketiganya secara beruntun setelah mengalahkan Tottenham Hotspur pada Kamis (25/7). Kemenangan ini disaksikan oleh ribuan suporter yang memadati Stadion Hongkou, Shanghai.

Tampil sebagai tim unggulan, Manchester United langsung tampil menggebrak di awal-awal pertandingan. Usaha keras dari pasukan Ole Gunnar Solskjaer pun langsung membuahkan hasil pada menit ke-20.

Berawal dari aksi individu Andreas Perreira, lini pertahanan Tottenham berhasil dibuat berantakan. Bola pun langsung diberikan kepada Anthony Martial yang tanpa kesulitan mampu merobek jala gawang Paulo Gazzanigga.

Tertinggal, Tottenham berusaha untuk menyamakan kedudukan di sisa waktu babak pertama. Meskipun terus menekan lini pertahanan The Red Devils, pasukan Mauricio Pochettino gagal menciptakan gol penyama kedudukan. Paruh pertama pun berakhir dengan skor 1-0 untuk Manchester United.

twitter.com/SpursOfficial

Di babak kedua, Tottenham melakukan sejumlah pergantian pemain. Hasilnya, mereka mampu tampil lebih baik dan kerap kali menciptakan peluang-peluang berbahaya ke gawang Sergio Romero.

Tekanan bertubi-tubi dari Tottenham pun akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-65. Berawal dari kemelut di mulut gawang Sergio Romero, bola akhirnya jatuh ke kaki Lucas Moura. Ia langsung melepaskan tembakan yang gagal diselamatkan oleh Romero.

Di sisa waktu pertandingan, kedua tim sama-sama saling jual beli serangan. Pada menit ke-80, Angel Gomes berhasil memperdaya beberapa pemain belakang The Lilywhites sebelum menceploskan bola ke gawang Paulo Gazzanigga.

Skor 2-1 bagi The Red Devils pun bertahan hingga wasit meniup peluit panjang. Hasil ini menjadi kemenangan ketiga beruntun Manchester United di partai pramusim. Pekan depan, mereka akan akan kembali ke Eropa dan menghadapi Kristiansund dan AC Milan sebelum menantang Chelsea di partai pembuka Premier League pada 10 Agustus mendatang.

Sementara itu, Tottenham akan kembali ke Eropa untuk melawan Real Madrid dan Inter Milan. Setelah itu, mereka akan langsung mempersiapkan diri untuk melawan Aston Villa pada partai pembuka Premier League.

SUSUNAN PEMAIN TOTTENHAM HOTSPUR VS MANCHESTER UNITED:
Tottenham Hotspur: 22-Paulo Gazzanigga; 16-Kyle Walker-Peters, 5-Jan Vertonghen, 57-Japhet Tanganga, 42-Anthony Georgiou; 8-Harry Winks; 17-Moussa Sissoko, 20-Dele Alli, 28-Tanguy Ndombele; 10-Harry Kane, 71-Troy Parrott
Pelatih: Mauricio Pochettino
Manchester United: 1-David de Gea; 29-Aaron Wan-Bisakka, 12-Chris Smalling, 16-Marcos Rojo, 18-Ashley Young; 39-Scott McTominay, 6-Paul Pogba; 26-Mason Greenwood, 15-Andreas Perreira, 21-Daniel James; 11-Anthony Martial
Pelatih: Ole Gunnar SolskjaerThe post Bungkam Tottenham, Man. United Lanjutkan Tren Positif appeared first on Football5star Berita Bola.

Jadi Rebutan Man United dan Tottenham, Tielemans Berbunga-bunga

Football5star.com, Indonesia – Gelandang AS Monaco, Youri Tielemans, siap pindah jika ada tawaran serius. Ia pun berbunga-bunga karena jadi rebutan Manchester United dan Tottenham Hotspur.

“Kita akan lihat saya pindah ke klub mana. Satu-satunya hal yang bisa saya katakan adalah banyak hal sedang terjadi. Banyak klub telah menunjukkan minat. Kita akan melihat dalam beberapa minggu ke depan siapa yang akan terpilih,” kata Tielemans di Soccerway.

Getty Images

Musim lalu, Monaco meminjamkan Tielemans ke Leicester City. Selama masa peminjaman, pemain 22 tahun itu tampil brilian.

Meski hanya 13 kali jadi starter di Liga Inggris, namun ia sanggup mencatatkan tiga gol dan empat assist. Hal ini membuat United dan Tottenham tertarik kepadanya.

Tielemans sendiri kini kembali ke Monaco, sambil menunggu perkembangan transfer dirinya. Bukan tak mungkin, klub asal Prancis tersebut akan tergoda untuk melepas Tielemans ke United atau Tottenham. Apalagi jika keduanya memberikan penawaran tinggi.

“Ya saya tersanjung oleh minat United dan Spurs, mereka benar-benar tim besar di Inggris dan Eropa. Mendengar nama-nama itu memberi saya kepercayaan diri. Saya hanya mencoba memainkan permainan saya di lapangan dan mencoba yang terbaik,” ucap Tielemans.

United diyakini akan berusaha keras mendatangkan Tielemans. Sebab, Manajer Ole Gunnar Solskjaer membutuhkan pemain baru menyusul hasil mengecewakan di Liga Inggris musim lalu.

More News on Liga Inggris

.bscb-41530.bscb-41530 .section-heading.sh-t1 a:hover .h-text,.bscb-41530.bscb-41530 .section-heading.sh-t1 a.active .h-text,.bscb-41530.bscb-41530 .section-heading.sh-t1 > .h-text,.bscb-41530.bscb-41530 .section-heading.sh-t1 .main-link:first-child:last-child .h-text{color:#630060}.bscb-41530.bscb-41530 .section-heading.sh-t1.sh-s5 > .main-link > .h-text:after,.bscb-41530.bscb-41530 .section-heading.sh-t1.sh-s5 > a:first-child:last-child > .h-text:after,.bscb-41530.bscb-41530 .section-heading.sh-t1.sh-s5 > .h-text:first-child:last-child:after{color:#630060 !important}.bscb-41530.bscb-41530.bscb-41530 .section-heading.sh-t1:after{background-color:#630060}.bscb-41530.bscb-41530 .section-heading.sh-t1.sh-s8 .main-link .h-text:before,.bscb-41530.bscb-41530 .section-heading.sh-t1.sh-s8 .main-link.h-text:before,.bscb-41530.bscb-41530 .section-heading.sh-t1.sh-s8 > .h-text:before{border-right-color:#630060 !important}.bscb-41530.bscb-41530 .listing-item:hover .title a,.bscb-41530.bscb-41530 .listing-item-text-1 .post-meta a:hover,.bscb-41530.bscb-41530 .listing-item-grid .post-meta a:hover,.bscb-41530.bscb-41530 .listing-item .rating-stars span:before{color:#630060 !important}.bscb-41530.bscb-41530 .listing-item .rating-bar span,.bscb-41530.bscb-41530 .listing-item .post-count-badge.pcb-t1.pcb-s1,.bscb-41530.bscb-41530.better-newsticker .heading{background-color:#630060 !important}.bscb-41530.bscb-41530.better-newsticker .heading:after{border-left-color:#630060 !important}.bscb-41530 .bs-pagination .btn-bs-pagination:hover,.bscb-41530 .btn-bs-pagination.bs-pagination-in-loading{background-color:#630060 !important;border-color:#630060 !important;color:#fff !important}.bscb-41530 .listing-item-text-2:hover .item-inner{border-color:#630060 !important}.bscb-41530.bscb-41530.bscb-41530.bscb-41530 .term-badges.floated .term-badge a,.bscb-41530.bscb-41530 .bs-pagination-wrapper .bs-loading > div{background-color:#630060 !important;color:#fff !important}

Ryan Giggs Percaya Daniel James akan Sukses di United

Enrique: Robertson Bek Kiri Terbaik di Dunia

Surat Perpisahan Eden Hazard dengan Chelsea

The post Jadi Rebutan Man United dan Tottenham, Tielemans Berbunga-bunga appeared first on Football5star Berita Bola.

Dipecat Gara-gara Membela Palestina di Final Liga Champions

Seorang presenter radio di Inggris dipecat gara-gara membela Palestina, mengaitkan kemenangan Liverpool dengan merendahkan Israel.
Mantan anggota parlemen Inggris dari Partai Buruh George Galloway diberhentikan oleh TalkRadio beberapa menit lalu, Senin malam waktu Indonesia. Ia dipecat gara-gara membela Palestina dan merendahkan Israel saat merayakan kemenangan Liverpool pada final Liga Champions dalam twitnya hari Minggu.
Ucapan yang jadi dipermasalahkan adalah saat ia memberi bumbu terlalu banyak pada kemenangan Liverpool ketika bercuit di Twitter pasca kemenangan Liverpool, “Selamat kepada pemain-pemain hebat Liverpool. [Kemenangan ini] untuk mengenang penambang sosialis BillShankley, untuk para martir 96 [kasus semi final Piala FA di Hillsborough], dan mereka yang memperjuangkan keadilan bagi mereka, dan bagi para pekerja pelabuhan Liverpool. Tidak ada bendera Israel di trofi!”

Congratulations to the great people of #Liverpool to the memory of the socialist miner #BillShankley to the fallen #96 to those who fought for justice for them and to the Liverpool dockers. No #Israël flags on the Cup!
— George Galloway (@georgegalloway) June 1, 2019

Berita Terkait

Dukun Ini Ramal Liverpool Juara Liga Champions Sejak Oktober
Jika Mohamed Salah Mau Ballon d’Or, Ada Syaratnya!
Mohamed Salah Sang Firaun Liverpool Butuh Istirahat

Kalimat terakhir itulah yang jadi alasan bagi TalkRadio untuk memecat George Galloway. Ia mengatakan dalam cuitannya, dirinya menerima kartu merah dari pihak majikan karena “merayakan secara berlebihan” kemenangan Liverpool.

I’ve just been sacked by @talkRADIO See you in Court guys. #Palestine #Moats Long live Palestine.
— George Galloway (@georgegalloway) June 3, 2019

Tottenham Hotspur, lawan Liverpool di final Liga Champions, memang mengidentikkan diri dengan Israel. Kami pernah menurunkan satu artikel khusus tentang ini, perihal Yahudi vs Yahudi, saat Tottenham berjumpa Ajax Amsterdam di semi final Liga Champions.
Suporter Ajax dan Spurs sama-sama mengidentikkan diri sebagai Yahudi. Fans Spurs kerap menyebut diri sebagai “Yid Army” atau “tentara Yid”, tapi lucunya, sebutan “Yid” itu sendiri tidak disukai oleh orang-orang Yahudi karena memiliki tendensi merendahkan atau menghina. Seruan “Yid Army” bahkan bisa berujung pada penangkapan oleh polisi. Sebaliknya, banyak video di mana pendukung Ajax bernyanyi bersama ratusan atau ribuan orang dengan bunyi teriakan, “Kami Yahudi Ajax, Super Yahudi.”
George Galloway adalah politis sayap kiri di partai Buruh Inggris. Istilah “sayap kiri” umumnya digunakan media untuk merujuk pada mereka yang membela kaum imigran, Islam, Palestina, kaum buruh dan miskin di Inggris, berlawanan dengan “sayap kanan” yang biasa mendukung partai konservatif yang mendukung pajak lebih rendah, membela orang-orang super kaya dan dalam batas tertentu: anti imigran asing.
Setelah tahun 2003 ia berhenti dari Partai Buruh, bergabung dengan Partai Respect sebelum partai itu kemudian bubar 2016 dan ia meloncat ke partai Independent. Jika Anda ikut bersimpati dengan nasibnya usai dipecat gara-gara membela Palestina, bisa lihat profilnya di sini.
Sumber: Dipecat Gara-gara Membela Palestina di Final Liga Champions

Kasihan Betul, Sudah Kalah Fans Tottenham Dipukuli Polisi Madrid Pula

Viral sebuah video memperlihatkan kekerasan polisi Madrid terhadap fans Tottenham usai kekalahan final Liga Champions tadi malam.
Tottenham Hotspur kalah 0-2 dari Liverpool pada final Liga Champions di Wanda Metropolitano tadi malam. Kekalahan itu menyebabkan mereka harus mengubur mimpi hingga tahun depan, dan di saat yang sama menghadirkan gelar juara Eropa keenam bagi The Reds.
Ribuan, mungkin puluhan ribu suporter dari Inggris memadati jalanan kota Madrid sebelum dan sesudah acara final itu usai pada Sabtu malam waktu setempat, atau Minggu subuh waktu Indonesia. Dan tampaknya citra hooligans Inggris yang sarat dengan kekacauan tidak diterima dengan baik oleh polisi metrropolitan ibukota Spanyol itu.
Dalam sebuah video yang viral di media sosial terlihat polisi Madrid dengan menggunakan tongkat memukuli fans Tottenham dan menggiring mereka pergi dari pusat-pusat keramaian. Tidak semua adegan kekerasan teredam video, tapi satu kali terlihat polisi dengan entengnya menyikat kaki salah satu suporter menggunakan tongkat hitam mereka itu.

Berita Terkait

Hugo Lloris: Tottenham Hotspur Tak Bisa Seperti Liverpool
ini Dia Cewek Cantik Yang Bikin Gagal Fokus Hotspur vs Liverpool
Fans Tottenham: Sejak Kapan Bola Kena Ketiak Dihukum Penalti

Kepolisian Metropolitan Madrid sudah mengkonfirmasi mereka sudah menahan empat orang Inggris untuk kasus kekerasan sebelum dimulainya final Liga Champions tadi malam di kandang Atletico Madrid itu.
Polisi mengatakan petugas mereka menjadi korban kekerasan dari sejumlah demonstran perusuh, eh salah, fans Tottenham yang berkeliaran di kota itu sejak satu malam sebelum final Liga Champions.
Seorang juru bicara polisi mengatakan dalam melalui akun Twitter: “Empat warga negara Inggris ditangkap karena kasus kekerasan, termasuk serangan terhadap petugas polisi, sebagai bagian dari operasi keamanan untuk final Liga Champions di Madrid.”
Konfirmasi penangkapan terjadi setelah polisi dituduh melakukan kekerasan dalam operasi keamanan besar-besaran menjelang pertandingan Spurs vs Liverpool di Stadion Wanda Metropolitano tadi malam. Petugas dengan tongkat hitam menyerbu fans Tottenham di sekitar bar dan restoran di Puerta del Sol tak lama setelah pukul 21.00 pada hari Jumat malam.

Spanish police attacking Liverpool and Tottenham fans in Madrid tonight 😳 pic.twitter.com/RHMod2lcCr
— football.against.terrorism (@FCK1S1S) May 31, 2019

Seorang pekerja restoran mengatakan polisi menanggapi keluhan bahwa fans Tottenham telah bertindak agresif dan melakukan penganiayaan terhadap penggemar Liverpool. Namun, para pendukung Spurs yang berkumpul di luar bar menyatakan bahwa intervensi itu sama sekali tanpa kompromi.
“Kami cuma tertawa dan bercanda. Hanya bersenang-senang,” kata seorang pendukung. “Lalu tiba-tiba dua polisi datang dan tiba-tiba terdengar suara pukulan. Mereka menghancurkan meja dengan tongkat mereka. Mereka melakukannya hanya karena mereka bisa melakukannya. Mereka benar-benar mengamuk.”
Sumber: Kasihan Betul, Sudah Kalah Fans Tottenham Dipukuli Polisi Madrid Pula