Dikritik Mudah Kebobolan, Begini Respon Thibaut Courtois

Liga Spanyol – Kiper Real Madrid, Thibaut Courtois, menjawab kritikan dari berbagai pihak setelah ia berhasil menjaga torehan clean sheet-nya ketika Los Blancos bermain imbang 0-0 dengan Atletico Madrid pada pekan ke-7 La Liga 2019/20, Minggu (29/9) dini hari WIB.
Sebelumnya, Courtois sempat dinilai tidak layak menjaga gawang Madrid. Pemain kelahiran Belgia itu belum pernah mencatatkan clean sheet sejak Februari 2019 lalu, yang kemudian berakhir ketika timnya mengalahkan Sevilla dengan skor 1-0 pada Senin (23/9) lalu.
Clean sheet pertama tersebut begitu penting bagi Courtois, dan kini dia berhasil menjaganya di kandang Atletico. Berbicara setelah Real Madrid bermain imbang 0-0 pada akhir pekan ini, sang pemain mengaku tidak pernah mengindahkan kritik yang bertujuan merendahkan kualitasnya.
“[Kritik] itu tidak memengaruhi saya. Saya menganalisis pertandingan saya dengan orang-orang yang memahami sepak bola. Saya bicara dengan para pelatih dan rekan-rekan setim saya,” kata Courtois di situs resmi Real Madrid.
“Terkadang, mengkritik begitu mudah. Saya tahu apa yang sudah saya lakukan dengan baik dan tahu apa yang perlu saya kembangkan. Kami bertahan dengan 11 pemain dan menyerang dengan 11 pemain, itulah sepak bola. Jika kami melakukannya dengan baik, kami menjadi tim hebat,” tandasnya.

Karena Hal Ini, Courtois Marah pada Hazard di Laga vs Levante

Sumberbola – Penjaga gawang Real Madrid, Thibaut Courtois mengatakan bahwa dia sangat kesal dengan Eden Hazard saat timnya sukses mengalahkan Levante dengan skor 3-2 di laga lanjutan La Liga.
Hazard melakukan debutnya bersama Real Madrid di kompetisi La Liga dari bangku cadangan pada babak kedua. Pemain asal Belgia itu merupakan tambahan yang aktif dalam pertandingan, tetapi tidak dapat membantu timnya membangun keunggulan mereka saat Levante justru mengejar ketertinggalan menjadi 3-2.
Real Madrid mengandalkan Courtois untuk mengamankan gawang, di mana dia melakukan penyelamatan besar menjelang akhir pertandingan untuk memastikan kemenangan kedua La Liga mereka musim ini.
Lantas, Courtois merasa kesal pada Hazard untuk alasan tertentu. “Eden menunjukkan apa yang bisa dia lakukan dalam gerakan di mana kami hampir mencetak gol: santai di atas bola, mampu mengatur orang,” kata Courtois kepada wartawan setelah pertandingan.
“Saya sedikit marah padanya beberapa kali, karena dia justru melakukan backheel dan memberikannya. Tetapi pada saat-saat yang dia miliki, dia dapat menciptakan banyak bahaya.”
Dia menambahkan: “Vinicius memiliki permainan yang bagus hari ini juga, mari kita lihat apakah dia bisa mendapatkan gol.”

Courtois: Kini Sudah Tahu kan Siapa Kiper Utama Real Madrid?

Liga Spanyol – Pemain Real Madrid, Thibaut Courtois, meyakini bahwa sudah tidak ada lagi perdebatan mengenai siapa yang menjadi kiper utama di kubu Los Blancos. Sebab, ia merasa jika pilihan pelatih Zinedine Zidane sudah jelas.
Di sepanjang musim 2018/19 lalu, peran kiper nomor satu di Real Madrid masih belum jelas. Courtois dan Keylor Navas sering bergantian menjadi pilihan utama. Sehingga, mereka terus berkompetisi untuk mendapatkan posisi terbaik.
Selama berkompetisi, banyak pendukung Real Madrid yang memperdebatkan antara siapa yang layak menjadi kiper utama. Courtois memainkan 27 laga di pentas La Liga. Sementara, Navas memainkan 10 pertandingan.
Berkaca pada laga pramusim, Zinedine Zidane memang lebih memilih Courtois untuk jadi kiper utama dibanding Keylor Navas. Hal inilah yang membuat bintang kelahiran Belgia itu percaya diri bahwa dia adalah kiper nomor satu di Los Blancos.
“Saya rasa, sekarang kita sudah tahu pasti siapa yang jadi nomor satu [di Real Madrid] dan saya merasa lebih kuat dibanding sebelumnya,” kata Courtois seperti dikutip dari Marca.
“Saya menjalani pramusim dengan sangat baik, saya sudah berlatih dengan baik dan saya merasa dalam kondisi yang baik sekarang ini,” tegasnya.

Courtois pada Hazard: Selamat Datang di Klub Terbaik Dunia!

Sumberbola – Kiper Real Madrid, Thibaut Courtois, turun ke sosial media pada Jumat (7/6) untuk menyambut Eden Hazard, setelah kepindahan penyerang Chelsea itu ke Spanyol dikonfirmasi.
Hazard bergabung dengan Real Madrid dalam kesepakatan kontrak berdurasi lima tahun, di mana raksasa La Liga itu harus membayar biaya transfer senilai 100 juta Euro. Ditambah dengan beberapa insentif, biaya tersebut bisa naik mencapai 140 juta Euro.
Ini sekaligus mengakhiri spekulasi seputar Hazard yang berkembang selama berbulan-bulan, setelah mantan bintang Lille itu menyatakan keinginannya untuk bergabung dengan Real Madrid pada awal musim panas lalu.
Di sisi lain, Courtois yang pernah menjadi rekan setim Hazard di Chelsea, beberapa kali mendorong kompatriotnya di Belgia itu mengikuti jejaknya di Madrid pada beberapa kesempatan. Dan sekarang setelah pengumuman resmi dari Real Madrid, Courtois menyambut Hazard di Santiago Bernabeu melalui unggahan di akun sosial medianya.
“Selamat datang di klub terbaik di dunia !!! @ hazardeden10 @realmadrid,” tulis Courtois di Twitter.

Bienvenido al mejor club del mundo!!! @hazardeden10 @realmadrid pic.twitter.com/bDjo5szisD
— Thibaut Courtois (@thibautcourtois) June 7, 2019

Hazard menjadi penandatanganan keempat Los Blancos menjelang musim 2019/20. Pemain berusia 28 tahun itu mengikuti jejak Eder Militao, Luka Jovic, dan Rodrygo Goes ke klub ibu kota Spanyol. Sementara Madrid juga dilaporkan mengincar full-back Lyon, Ferland Mendy, bintang Manchester United, Paul Pogba dan penyerang Paris Saint-Germain, Neymar.

Zidane Persilahkan Courtois atau Navas Angkat Kaki

Sumberbola – Zinedine Zidane mengakui bahwa salah satu dari Keylor Navas dan Thibaut Courtois bisa meninggalkan Real Madrid pada bursa transfer musim panas tahun ini.
Courtois datang ke Real Madrid dari Chelsea pada musim panas lalu dengan kesepakatan 40 juta Euro. Courtois menjadi kiper utama Los Blancos musim ini saat masih berada di bawah arahan Julen Lopetegui dan Santiago Solari.
Namun, Navas telah kembali menemukan tempat utamanya di tim, setelah kembalinya Zidane ke Santiago Bernabeu pada awal bulan lalu. Kemungkinan besar, Courtois dan Navas akan dirotasi saat melawan Getafe dan Rayo Vallecano pada pertandingan mendatang.
Mengenai masa depan Navas dan Courtois, Zidane memahami jika salah satu diantara mereka bisa saja meninggalkan klub apabila mendapatkan waktu bermain yang minim.
“Saya akan mengerti jika seorang penjaga gawang meminta saya pergi untuk musim berikutnya, itu bisa terjadi,” kata Zidane tentang subjek tersebut, seperti dikutip oleh El Espanol.
“Saya mengatakan baru-baru ini bahwa saya memiliki tiga yang terbaik, keduanya ada di sana dan ada pemuda lain yang memiliki masa depan yang sangat baik.
“Keylor dan Thibaut sangat bagus, saya harus memilih satu saja dan itu adalah hal yang rumit bagi saya ketika saya harus memilih apa yang lebih baik untuk tim,” tutup pelatih asal Prancis itu.

Zidane Isyaratkan Courtois Bisa Dijual di Musim Panas

Sumberbola – Pelatih kepala Real Madrid, Zinedine Zidane, mengisyaratkan bahwa Thibaut Courtois bisa dijual pada musim panas ini, dengan mengatakan bahwa ‘tidak akan ada perdebatan lagi’ tentang siapa kiper Real Madrid pada musim depan.
Courtois ditepikan oleh Zidane pada pertandingan pertamanya sejak kembali bertanggung jawab di Real Madrid saat melawan Celta Vigo. Kiper asal Belgia itu juga kembali absen karena cedera, saat Los Blancos meraih kemenangan 3-2 atas Huesca pada akhir pekan kemarin.
Zidane justru memainkan putranya, Luca Zidane di bawah mistar gawang Los Blancos. Meski demikian, Keylor Navas tetap difavoritkan untuk menjadi kiper nomor 1 Real Madrid, karena Zidane adalah pengagum kiper Kosta Rika itu sejak masa tugas pertamanya di Santiago Bernabeu.
Hal tersebut menimbulkan spekulasi bahwa Courtois, yang tampil tidak konsisten pada musim pertamanya di Real, dapat dijual ketika jendela transfer dibuka kembali. Kini, Zidane tampak seperti mengisyaratkan bahwa mantan kiper Chelsea itu akan hengkang pada musim panas ini.
“Saya jamin bahwa tahun depan tidak akan ada perdebatan tentang kiper,” kata Zidane saat berbicara dalam konferensi pers pada Selasa (2/4). “Saya memberitahu Anda hal itu sekarang. Ini nanti akan menjadi sangat jelas.”

Real Madrid Akan Lepaskan Courtois ke PSG, jika…

Sumberbola – Real Madrid dapat menguangkan Thibaut Courtois dan membawa kiper Manchester United, David de Gea pada musim panas ini. Demikian pernyataan dari seorang pakar sepak bola, Duncan Castles.
Courtois bergabung dengan Real Madrid dari Chelsea pada musim panas lalu. Namun, kiper asal Belgia itu belum memiliki kampanye debut terbaik di Santiago Bernabeu.
Sementara itu, De Gea telah menjadi target jangka panjang Real Madrid, dan sang pemain hanya memiliki sisa satu tahun pada kontraknya di Manchester United.
Castles mengatakan bahwa Paris Saint-Germain tertarik pada Courtois sebagai pengganti jangka panjang untuk Gianluigi Buffon. Dan dia dapat melihat kesepakatan itu terjadi, jika Real Madrid dapat mendatangkan De Gea dari Old Trafford.
“Saya pikir ada kemungkinan bahwa Madrid akan mengambil opsi untuk menguangkan Courtois pada musim panas ini,” kata Castles di The Transfer Podcast.
“Saya pikir kemungkinan itu hanya berlaku jika mereka mampu melakukan kesepakatan untuk David De Gea. Saya tahu ada minat jangka panjang dari Madrid di De Gea dan sebaliknya.
“Florentino Perez telah mencoba melakukan kesepakatan itu lebih dari satu kali. Dan kemudian, apa yang akan terjadi jika Madrid bisa mengeluarkan De Gea dari Manchester United?
“Kami berbicara tentang pemain lain yang akan memiliki satu tahun tersisa di kontraknya, diskusi kontrak yang telah kami laporkan selama berbulan-bulan, De Gea ingin menjadi pemain dengan bayaran terbaik di klub dan bahwa ia telah diberitahu oleh Ed Woodward itu tidak akan terjadi, jadi ada potensi yang jelas untuk pindah ke sana dari sisi pemain.
“Saya yakin Manchester United tidak ingin kehilangan dia. Tapi, jika ada tawaran untuk masuk, Anda akan memiliki keputusan menarik untuk dibuat lagi.
“Jadi mari kita bekerja dengan asumsi bahwa Madrid melakukan itu, apa yang harus mereka lakukan dengan Courtois? Mereka tentu tidak bisa mempertahankan dua kiper dengan standar itu. Lalu Anda akan melepaskan Courtois dan di mana yang jelas?
“Itu akan menjadi Paris Saint-Germain, yang memiliki Buffon di gawang dengan kontrak satu tahun dengan opsi satu tahun. Mereka telah mencari kiper tingkat atas selama bertahun-tahun.
“Mereka juga tertarik pada De Gea tetapi mencoba mengeluarkan Courtois dari Chelsea ketika Madrid sedang mengerjakan kesepakatan itu, jadi ada kontak antara Courtois dan PSG sebelumnya,” tutupnya.

Alasan Zidane Lebih Pilih Keylor Navas daripada Courtois

Sumberbola – Zinedine Zidane mengungkapkan alasan utamanya lebih memilih memainkan Keylor Navas daripada Thibaut Courtois, saat Real Madrid mengalahkan Celta Vigo dengan skor 2-0 di La Liga Spanyol, Sabtu (16/3) malam WIB.
Sebelum pertandingan, Zidane membuat keputusan mengejutkan untuk menghilangkan Courtois dari starting line-up dan memberikan Navas penampilan keempatnya di La Liga musim ini. Dan Zidane mengakui pemain internasional Kosta Rika seharusnya diberi lebih banyak waktu bermain pada musim ini.
“Keylor, saya suka dia tapi saya juga suka Courtois,” kata Zidane. “Thibaut telah menunjukkan bahwa dia adalah penjaga gawang yang hebat, tetapi saya ingin Keylor juga merasa penting.
“Saya belum lupa apa yang dia capai di sini. Dia bermain kurang sampai sekarang dan dia harus bermain [lebih sering].
“Hal yang sama berlaku untuk Marcelo seperti apa yang saya katakan tentang Keylor. Tidak masalah apakah itu Courtois, Reguilon atau orang yang menggantikan Isco.
“Yang saya inginkan adalah mengembalikan semua pemain ke level mereka. Hari ini Keylor bermain, dan Thibaut akan bermain juga, dan kami memiliki Luca sebagai penjaga ketiga.
“Madrid membutuhkan dua, tiga, empat penjaga gawang yang hebat. Jadi pelatih selalu memiliki masalah, tetapi saya akan mengandalkan keduanya hingga akhir musim, maka kita akan lihat,” tutupnya.43

Fans Chelsea Bahagia Zidane Coret Courtois dari Line-up Real Madrid

Sumberbola – Zinedine Zidane menepikan Thibaut Courtois untuk laga pertamanya sebagai manajer Real Madrid. Juru taktik asal Prancis itu kembali ke bench di Santiago Bernabeu setelah 10 bulan yang lalu meninggalkan klub.
Real Madrid berhadapan dengan Celta Vigo dalam pertandingan lanjutan La Liga pada Sabtu (16/3) malam ini. Dan Zidane membuat keputusan kontroversial untuk memainkan Keylor Navas daripada Courtois di posisi kiper.
Penjaga gawang Kosta Rika itu adalah pilihan No.1 Real Madrid selama masa tugas Zidane sebelumnya di klub, ketika raksasa Spanyol itu memenangkan tiga gelar Liga Champions secara berturut-turut.
Sementara itu, keputusan Zidane untuk mencadangkan Courtois, justru disambut dengan gembira oleh penggemar Chelsea, yang adalah mantan klub kiper asal Belgia itu. Hal ini bisa dipahami karena Courtois dianggap meninggalkan Stamford Bridge dengan tidak terhormat, setelah mendorong transfer ke Los Blancos dengan absen dari latihan pra-musim The Blues.
“Zidane sudah menjatuhkan Courtois. Dia menodai warisannya di Chelsea dan Atletico Madrid hanya untuk berakhir di bangku cadangan di klub impiannya,” tulis seorang penggemar Chelsea di Twitter.
“Saya tidak yakin jika ini adalah musim yang Thibaut impikan ketika dia pindah dari Chelsea,” tulis seseorang lain.
Sementara seorang penggemar lain mengatakan: “Courtois meninggalkan Chelsea untuk menjadi penjaga gawang pilihan kedua.”
Masa depan Courtois di Santiago Bernabeu memang menjadi bahan spekulasi sejak Zidane kembali ke klub, di tengah kritik dari penggemar Real Madrid atas penampilannya yang tidak konsisten.

Courtois Beberkan Sosok Gareth Bale yang Tak Pandai Bergaul

Sumberbola – Penjaga gawang Real Madrid, Thibaut Courtois, mengatakan jika Gareth Bale kurang bisa bergaul dengan para pemain lainnya. Hal ini tentunya cukup mengejutkan mengingat Bale sudah lama berada di Santiago Bernabeu.
Melalui media Mirror, Courtois menceritakan mengenai Bale. Mantan penjaga gawang Chelsea itu mengungkapkan jika Bale merupakan sosok penyendiri dan jarang berkumpul dengan rekan-rekannya, baik di dalam maupun di luar ruang ganti. Bale justru lebih memilih untuk menghabsikan waktunya bermain golf.
Ketika ditanya mengenai Bale, Courtois mengatakan: “Sang golf. Sangat sulit untuk menggambarkan Gareth dalam satu kata. Saya akan mengatakan dia memiliki begitu banyak bakat, tetapi itu sangat memalukan bahwa begitu sering bahwa bakat dihalangi untuk bersinar.”
“Saya hidup seperti seseorang yang lahir dan dibesarkan di Madrid. Saya makan terlambat, saya tidur larut malam … itu adalah cara hidup mereka.
“Suatu malam kami makan malam bersama seluruh pasukan. Tapi Bale dan (Toni) Kroos tidak muncul. Mereka menganggap makan malam sudah larut malam.
“Kami telah mengatur untuk berada di restoran pada pukul 21:30 dan kami mulai makan sekitar pukul 22:15 dan pada tengah malam kami minum kopi. Kita tidur sekitar jam 1 pagi. Kita harus berlatih setiap pagi jam 11 pagi. Menurutku itu saat yang tepat.
“Tapi Bale sudah memberi tahu kami, ‘Saya tidak akan datang untuk bergabung denganmu, kawan. Saya tidur jam 11,” tutupnya.