Roy Keane Takkan Pernah Maafkan Dosa Ferguson

Football5star.com, Indonesia – Legenda Manchester United, Roy Keane, mengaku masih sakit hati dengan Sir Alex Ferguson. Ia bahkan takkan mau memaafkan pria asal Skotlandia tersebut.

Keane merupakan salah satu pemain terbaik yang pernah dimiliki United. Ia ikut andil membawa Setan Merah tujuh kali juara Premier League dan trofi Liga Champions 1999 selama 12 musim di Old Trafford.

Ia memilih hengkang pada 2005 akibat pertengkaran hebat dengan Ferguson. Perselisihan keduanya terjadi setelah kekalahan 1-4 yang dialami United dari Middlesbrough pada Oktober 2005.

Keane berselisih dengan Ferguson karena mengkritik pemain-pemain muda Setan Merah yang tampil saat itu.

Getty Images

“Saya tidak akan memaafkan Ferguson. Media berputar, bagaimana saya tampaknya membuat marah semua orang, itu semua omong kosong. Saya tidak peduli apakah itu Alex Ferguson atau Paus, Anda akan membela diri sendiri,” kata Keane kepada Off The Ball.

“Orang-orang berbicara tentang manajemen Ferguson. Omong kosong. Orang mengatakan dia selalu memiliki kepentingan terbaik Manchester United. Darren Ferguson (putranya) memenangkan medali. Dia sangat beruntung.”

“Orang bilang dia berdiri di sisi saya saat masa-masa sulit. Tapi tidak ketika saya berusia 34 tahun, mendekati akhir, tiba-tiba saja, ‘Pergilah, Roy’. Kata orang, Ferguson selalu melakukan apa yang benar untuk Man United. Saya rasa dia tidak melakukannya. Saya pikir dia melakukan apa yang benar untuknya,” Keane menambahkan.

The post Roy Keane Takkan Pernah Maafkan Dosa Ferguson appeared first on Football5star Berita Bola.

Unai Emery Belum Lupakan Pertanyaan Aneh Ferguson

Gilabola.com – Unai Emery belum lupakan pertanyaan aneh Ferguson. Manajer Arsenal itu pernah ditanya apakah ia tak mau jadi juara Liga Champions.
Unai Emery telah mengungkapkan bahwa Sir Alex Ferguson pernah menggodanya meskipun sukses di Liga Europa dengan Sevilla. Mantan pelatih Manchester United itu bertanya apakah ia tidak akan lebih ingin memenangkan Liga Champions sebagai gantinya.
Bos Arsenal itu saat ini memenangkan Liga Europa tiga kali berturut-turut sementara di Seville antara 2014 dan 2016 saat ia kembali di final musim lalu dengan The Gunners kalah dari Chelsea. Selama jangka waktu itu, sang manajer menghadiri Forum Elite Coach di Nyon, Swiss dan legenda Manchester United Ferguson tidak bisa membantunya tetapi tetap bersenang-senang dengan sang manajer Spanyol.
Dalam sebuah wawancara di Soccer AM dan Metro, manajer The Gunners itu berkata: “Suatu hari kami berada di Nyon untuk pertemuan pelatih dan saya sedang berjuang Liga Europa, dan Ferguson bertanya pada saya, ‘Serius nih Unai, Apakah Anda tidak lebih memilih untuk memenangkan Liga Champions saja?’, saya jawab; Ya tentu saja mbah!”

Berita Terkait

Arsenal Berpeluang Gagal Jemput Meunier Dari PSG
Arsene Wenger Bulan Ini Jadi Direktur Teknis FIFA
Henrikh Mkhitaryan Cemaskan Statusnya Di Arsenal

“Dia sebenarnya tidak perlu mengatakan hal itu (tertawa). Tapi pada saat itu saya bisa bahagia karena bisa bertanding di Liga Europa karena juga saya pikir UEFA meningkatkan banyak hal di kompetisi ini. Tapi benar-benar yang utama adalah menjadi Liga Champions, Ya eyalah..”
Unai Emery ingin terus berikan Arsenal trofi juara
Berbicara tentang kemenangan trofi pertamanya, sang manajer Meriam London berkata: “Trofi pertamaku adalah Liga Europa dengan Sevilla, melawan Benfica di Turin. Kemenangan itu rasanya menakjubkan. Sebagai pemain itu sangat sulit untuk mencapai beberapa Piala, ketika saya mulai karir sebagai pelatih saya berpikir, ‘saya ingin maju, saya ingin meningkatkan, saya ingin bergerak maju’ dan ketika titel pertama tiba itu rasanya… (sambil menghela napas lega).”
“Dan sungguh setelah memenangkan lebih banyak lagi, saya sangat bahagia di sini dan tujuan saya adalah untuk mencapai beberapa hal penting dalam dunia sepak bola, dan setelahnya adalah untuk mencapai titel juara saja.”
Sang manajer sendiri diberi tugas tak terbayangkan untuk mengikuti jejak besar Arsene Wenger ketika ia pertama kali tiba di Arsenal dan menyelesaikan musim hanya satu titik di luar empat besar, sementara kekalahan berat di Final Liga Europa melihat klub kehilangan kesempatan main di Liga Champions untuk musim ketiga berturut-turut.
Sumber: Unai Emery Belum Lupakan Pertanyaan Aneh Ferguson

Evra Merasa Hutang Budi kepada Sir Alex

Football5star.com, Indonesia – Patrice Evra baru saja mengumumkan pensiun sebagai pemain sepak bola. Pria kelahiran Senegal yang membela tim nasional Prancis itu menyatakan pamit pada Senin (29/7) waktu setempat. Ia pun terkenang satu sosok yang menurutnya penting untuk perkembangan kariernya. Orang itu adalah Sir Alex Ferguson.

Selama bermain untuk Manchester United, Evra
memang mendapat arahan langsung dari Sir Alex. Sembilan musim pun dihabiskan
dengan meraih lima gelar liga, tiga Piala Liga Inggris, dan satu trofi
Liga Champions.

Evra melewati 379 pertandingan dan mencetak 10 gol untuk
Setan Merah. Pada musim 2014/15, ia pindah ke Juventus. Berturut-turut kemudian
ke Marseille dan mengakhiri kariernya di West Ham United.

“Waktu itu aku diundang ke rumahnya untuk minum teh dan
sebagainya. Kami membicarakan banyak hal mulai dari sepak bola, kehidupan
pribadi, dan sebagainya. Ketika ia merasa puas dan memutuskan berhenti, aku pun
kaget,” katanya seperti dikutip dari Le
Figaro.

“Hingga saat ini aku menganggapnya sudah menjadi bagian dari keluarga sendiri,” tuturnya lagi. Selama membela Manchester United pun dirinya pernah menjadi sorotan di luar pertandingan. Salah satunya adalah kasus rasialisme yang melibatkan dirinya dengan Luis Suarez.

The post Evra Merasa Hutang Budi kepada Sir Alex appeared first on Football5star Berita Bola.

Evra Merasa Berutang Budi kepada Sir Alex

Football5star.com, Indonesia – Patrice Evra baru saja mengumumkan pensiun sebagai pemain sepak bola. Pria kelahiran Senegal yang membela tim nasional Prancis itu menyatakan pamit pada Senin (29/7) waktu setempat. Ia pun terkenang satu sosok yang menurutnya penting untuk perkembangan kariernya. Orang itu adalah Sir Alex Ferguson.

Selama bermain untuk Manchester United, Evra
memang mendapat arahan langsung dari Sir Alex. Sembilan musim pun dihabiskan
dengan meraih lima gelar liga, tiga Piala Liga Inggris, dan satu trofi
Liga Champions.

Evra melewati 379 pertandingan dan mencetak 10 gol untuk
Setan Merah. Pada musim 2014/15, ia pindah ke Juventus. Berturut-turut kemudian
ke Marseille dan mengakhiri kariernya di West Ham United.

“Waktu itu aku diundang ke rumahnya untuk minum teh dan
sebagainya. Kami membicarakan banyak hal mulai dari sepak bola, kehidupan
pribadi, dan sebagainya. Ketika ia merasa puas dan memutuskan berhenti, aku pun
kaget,” katanya seperti dikutip dari Le
Figaro.

“Hingga saat ini aku menganggapnya sudah menjadi bagian dari keluarga sendiri,” tuturnya lagi. Selama membela Manchester United pun dirinya pernah menjadi sorotan di luar pertandingan. Salah satunya adalah kasus rasialisme yang melibatkan dirinya dengan Luis Suarez.

The post Evra Merasa Berutang Budi kepada Sir Alex appeared first on Football5star Berita Bola.

David Beckham: Sir Alex Tak Suka dengan Rambut Mohawk

Football5star.com, Indonesia – Legenda Manchester United, David Beckham berbagi kenangan saat masih membela Red Devils dan dilatih oleh Sir Alex Ferguson. Beckham mengaku bahwa Sir Alex saat itu tak suka dengan gaya rambut mohawk miliknya.

Saat masih bermain untuk Manchester United pada era 2000-an, Beckham memang salah satu pemain yang acap kali gonta ganti gaya rambut. Ia pernah memiliki potongan rambut belah tengah, hingga tampil dengan gaya rambut mohawk pada awal 2000.

Gaya rambut mohawk ini rupanya tak disukai oleh Sir Alex Ferguson. Beckham bahkan mengaku sampai harus menggunakan topi saat bertemu Sir Alex di tempat latihan.

“Saya berjalan ke ruang ganti dan untung dia tidak melihatnya. Saya terlalu takut untuk menunjukkannya,” kata Beckham seperti dikutip football5star.com dari dailmail, Kamis (16/5/2019).

Saat itu Manchester United tengah bersiap untuk menghadapi Chelsea di ajang Community Shield. Beckham mengaku ketika itu ia terus mengenakan topi beanie.

“Saya pergi latihan mengenakan topi beanie, makan di hotel mengenakan topi beanie, naik ke bus menuju stadion juga mengenakan topi beanie,” ucap Beckham.

Hingga akhirnya saat bersiap untuk memasuki lapangan Stadion Wembley melawan Chelsea, Beckham mau tak mau melepas topi beanie di ruang ganti.

“Lalu ia datang dan mengatakan, ‘pergi dan cukur rambut itu’,” kenang Beckham.

Beckham pun mau tak mau harus mencari gunting dan mencukur sendiri rambut mohawknya. Beckham mengaku hubungan antara pelatih dengan pemain di eranya memang seperti layaknya ayah dan anak.

“Ketika kami tumbuh dewasa, pelatih tidak akan membiarkan kami bermain dengan sepatu berwarna merah. Hal itu memang sederhana, namun jadi kenangan indah,” kata Beckham.

More News on Liga Inggris

.bscb-78244.bscb-78244 .section-heading.sh-t1 a:hover .h-text,.bscb-78244.bscb-78244 .section-heading.sh-t1 a.active .h-text,.bscb-78244.bscb-78244 .section-heading.sh-t1 > .h-text,.bscb-78244.bscb-78244 .section-heading.sh-t1 .main-link:first-child:last-child .h-text{color:#630060}.bscb-78244.bscb-78244 .section-heading.sh-t1.sh-s5 > .main-link > .h-text:after,.bscb-78244.bscb-78244 .section-heading.sh-t1.sh-s5 > a:first-child:last-child > .h-text:after,.bscb-78244.bscb-78244 .section-heading.sh-t1.sh-s5 > .h-text:first-child:last-child:after{color:#630060 !important}.bscb-78244.bscb-78244.bscb-78244 .section-heading.sh-t1:after{background-color:#630060}.bscb-78244.bscb-78244 .section-heading.sh-t1.sh-s8 .main-link .h-text:before,.bscb-78244.bscb-78244 .section-heading.sh-t1.sh-s8 .main-link.h-text:before,.bscb-78244.bscb-78244 .section-heading.sh-t1.sh-s8 > .h-text:before{border-right-color:#630060 !important}.bscb-78244.bscb-78244 .listing-item:hover .title a,.bscb-78244.bscb-78244 .listing-item-text-1 .post-meta a:hover,.bscb-78244.bscb-78244 .listing-item-grid .post-meta a:hover,.bscb-78244.bscb-78244 .listing-item .rating-stars span:before{color:#630060 !important}.bscb-78244.bscb-78244 .listing-item .rating-bar span,.bscb-78244.bscb-78244 .listing-item .post-count-badge.pcb-t1.pcb-s1,.bscb-78244.bscb-78244.better-newsticker .heading{background-color:#630060 !important}.bscb-78244.bscb-78244.better-newsticker .heading:after{border-left-color:#630060 !important}.bscb-78244 .bs-pagination .btn-bs-pagination:hover,.bscb-78244 .btn-bs-pagination.bs-pagination-in-loading{background-color:#630060 !important;border-color:#630060 !important;color:#fff !important}.bscb-78244 .listing-item-text-2:hover .item-inner{border-color:#630060 !important}.bscb-78244.bscb-78244.bscb-78244.bscb-78244 .term-badges.floated .term-badge a,.bscb-78244.bscb-78244 .bs-pagination-wrapper .bs-loading > div{background-color:#630060 !important;color:#fff !important}

Eks Striker Arsenal Sarankan Emery Datangkan Pemain Bertahan

Nyaman di Manchester City, Pep Guardiola Tepis Rumor Juventus

Mantan Striker Liverpool Sarankan Klopp Datangkan Neves

The post David Beckham: Sir Alex Tak Suka dengan Rambut Mohawk appeared first on Football5star Berita Bola.

Sir Alex: Man. United Tentukan Juara Premier League Musim Ini

Football5Star.com, Indonesia – Persaingan juara Premier League kian mendekati akhir. Liverpool dan Manchester City terus bersaing ketat. Sir Alex Ferguson, manajer legendaris Manchester United, ikut memprediksi sang pemenang pada akhir musim nanti.

Menurut Sir Alex Ferguson, gelar juara Premier League musim ini akan direbut Liverpool. Kepastian itu, kata dia, akan ditentukan oleh Manchester United, sang seteru berat klub berjuluk The Reds itu di kancah sepak bola Inggris.

Prediksi manajer tersukses Red Devils itu disampaikan kepada Phil Bardsley yang kemudian diungkapkan oleh Jonathan Walters, striker Burnley. Menurut dia, Sir Alex memprediksi Manchester City akan tersandung saat menghadapi Manchester United dan itu membuat Liverpool tak tertahan untuk merebut gelar juara Premier League musim ini.

sportsjoe.ie

“Aku sempat mengobrol dengan Phil Bardsley dan aku akan menyebutkan satu nama di sini. Dia duduk bersama Sir Alex Ferguson,” kisah Walters dalam podcast BBC Radio 5 Live seperti dikutip Football5Star.com.

Striker berumur 35 tahun itu melanjutkan kisahnya. “Dia (Sir Alex) berpikir Liverpool akan menjadi pemenang. Dia berpikir Liverpool karena menilai Manchester United akan mendapatkan sesuatu dari pertandingan melawan Manchester City,” kata dia lagi.

Saat ini, Liverpool unggul dua poin atas Manchester City di klasemen sementara Premier League. Namun, anak-anak asuh Juergen Klopp telah memainkan satu pertandingan lebih banyak dari sang pesaing utama itu.

Akan tetapi, melihat sisa lawan yang harus dihadapi pada sisa kompetisi, Liverpool bisa lebih optimistis. Setelah menekuk Chelsea 2-0 pada akhir pekan lalu, The Reds tak akan lagi bertemu lawan berat. Sementara itu, Manchester City masih harus menghadapi Tottenham Hotspur dan Manchester United yang dinilai Sir Alex Ferguson akan jadi pengganjal.

More News on Liga Inggris

.bscb-37164.bscb-37164 .section-heading.sh-t1 a:hover .h-text,.bscb-37164.bscb-37164 .section-heading.sh-t1 a.active .h-text,.bscb-37164.bscb-37164 .section-heading.sh-t1 > .h-text,.bscb-37164.bscb-37164 .section-heading.sh-t1 .main-link:first-child:last-child .h-text{color:#630060}.bscb-37164.bscb-37164 .section-heading.sh-t1.sh-s5 > .main-link > .h-text:after,.bscb-37164.bscb-37164 .section-heading.sh-t1.sh-s5 > a:first-child:last-child > .h-text:after,.bscb-37164.bscb-37164 .section-heading.sh-t1.sh-s5 > .h-text:first-child:last-child:after{color:#630060 !important}.bscb-37164.bscb-37164.bscb-37164 .section-heading.sh-t1:after{background-color:#630060}.bscb-37164.bscb-37164 .section-heading.sh-t1.sh-s8 .main-link .h-text:before,.bscb-37164.bscb-37164 .section-heading.sh-t1.sh-s8 .main-link.h-text:before,.bscb-37164.bscb-37164 .section-heading.sh-t1.sh-s8 > .h-text:before{border-right-color:#630060 !important}.bscb-37164.bscb-37164 .listing-item:hover .title a,.bscb-37164.bscb-37164 .listing-item-text-1 .post-meta a:hover,.bscb-37164.bscb-37164 .listing-item-grid .post-meta a:hover,.bscb-37164.bscb-37164 .listing-item .rating-stars span:before{color:#630060 !important}.bscb-37164.bscb-37164 .listing-item .rating-bar span,.bscb-37164.bscb-37164 .listing-item .post-count-badge.pcb-t1.pcb-s1,.bscb-37164.bscb-37164.better-newsticker .heading{background-color:#630060 !important}.bscb-37164.bscb-37164.better-newsticker .heading:after{border-left-color:#630060 !important}.bscb-37164 .bs-pagination .btn-bs-pagination:hover,.bscb-37164 .btn-bs-pagination.bs-pagination-in-loading{background-color:#630060 !important;border-color:#630060 !important;color:#fff !important}.bscb-37164 .listing-item-text-2:hover .item-inner{border-color:#630060 !important}.bscb-37164.bscb-37164.bscb-37164.bscb-37164 .term-badges.floated .term-badge a,.bscb-37164.bscb-37164 .bs-pagination-wrapper .bs-loading > div{background-color:#630060 !important;color:#fff !important}

Winger AFC Ajax Jadi Rebutan Klub Besar Eropa

Unai Emery Senang Arsenal Tidak Kebobolan

Ernesto Valverde Nilai Manchester United Berbahaya Saat Tandang

The post Sir Alex: Man. United Tentukan Juara Premier League Musim Ini appeared first on Football5star Berita Bola.

Sir Alex Bocorkan Cara Hentikan Messi ke Manchester United

Football5star.com, Indonesia – Manchester United akan menjamu Barcelona dalam perempat final leg pertama Liga Champions. Pertandingan akan berlangsung di Old Trafford pada Kamis (11/4) dini hari nanti. Ernesto Valverde membawa serta Lionel Messi pada lagan anti.

Messi menjadi salah satu pemain yang akan
disorot di laga nanti. Diperkirakan Jesse Lingard dkk akan memberikan
pengawalan ketat terhadap pemain asal Argentina tersebut. Bukan tanpa alasan La Pulga jadi salah satu yang paling
disorot.

Sejauh ini, Messi sudah tampil dalam enam
pertandingan di Liga Champions musim ini dan mencetak delapan gol. Jumlah
tersebut menjadi yang terbanyak dikumpulkan oleh seorang pemain pada ajang elit
antarklub Eropa musim ini.

SportsJOE

Meski demikian, Manchester United pernah
berhasil meredam perlawanan Lionel Messi di Liga Champions. Bahkan, mereka
sukses lolos ke final dan menjadi juara untuk ketiga kalinya pada 2008 silam
ketika masih ditangani oleh Sir Alex Ferguson.

“Anda butuh dua bek tengah yang siap untuk
menempel Messi ke mana pun dia pergi. Tak usah mengkhawatirkan pemain lain di
belakangnya, bayangi saja dengan ketat. Meski dia berpindah posisi tetap saja
ikuti. Itu akan mengurangi ruang geraknya,” tulis Sir Alex dalam
autobiografinya.

“Setelah pertandingan itu aku berkata pada
diri sendiri. Jika nanti kami bertemu Barcelona lagi final di Liga Champions,
maka aku akan menugaskan Smalling dan Jones untuk menempelnya sepanjang
pertandingan,” katanya lagi.

Namun, faktanya, Manchester United kalah dari Lionel Messi dkk dalam dua final Liga Champions. Dua kesempatan itu datang pada 2009 dan 2011ketika Blaugrana masih ditangani oleh Pep Guardiola.

More News on Liga Champions

Pogba Klaim Tahu Cara Kalahkan Barcelona di Camp Nou

Keteledoran Datangkan Bencana di Old Trafford

Insiden Bentrok di Laga Ajax vs Juventus, 140 Suporter Ditangkap

The post Sir Alex Bocorkan Cara Hentikan Messi ke Manchester United appeared first on Football5star Berita Bola.

Rooney: Van Gaal Lebih Hebat daripada Ferguson

Football5star.com, Indonesia – Kebersamaan singkat Wayne Rooney dan Louis van Gaal di Manchester United ternyata sangat berkesan bagi sang pemain. Tanpa ragu ia mengatakan pelatih asal Belanda itu lebih hebat daripada pelatih legendary MU, Sir Alex Ferguson.

Rooney memang menuai sukses
besar di era Ferguson melatih United. Mulai dari gelar Liga Inggris sampai Liga
Champions berhasil ia peroleh.

Akan tetapi, jika berbicara soal taktik di lapangan, pemain yang kini membela klub MLS, DC United, itu mengatakan bahwa Van Gaal jauh lebih baik ketimbang Ferguson.

telegraph.co.uk

“Saya punya pengalaman istimewa dengan Louis van Gaal. Dia adalah pelatih yang memiliki kekuatan taktik terbaik selama saya bermain. Ia terbaik dalam hal mengatur permainan baik bertahan maupun menyerang. Bersamanya, semua pemain tahu apa peran mereka,” kata Rooney seperti dilansir Daily Mail, Jumat (22/3/2019).

“Dia mampu membuat sisi menyerang dan sisi bertahan yang tepat menurut kebutuhan tim. Di United, ia memenangkan beberapa trofi, tapi semuanya berjalan kurang baik. Tapi jika soal taktik, dia pelatih terbaik yang pernah ada,” sambungnya.

Selama diasuh Van Gaal, Manchester
United hanya berhasil memenangkan satu gelar, yaitu Piala FA pada musim
2015-2016. Walau hanya merengkuh satu gelar, kejelian pelatih asal Belanda
dalam menemukan pemain bintang tidak akan pernah dilupakan fans Setan Merah.

Berkat tangan dinginnya pula, United kini memiliki talenta muda seperti Marcus Rashford. Sang meneer pula yang mendatangkan Anthony Martial ke Old Trafford pada 2015 lalu.

More News on Liga Inggris

Bersama Chelsea, Pulisic Bisa Taklukkan Liga Inggris

Divock Origi Tak Masalah Jadi Winger Liverpool

Hoeness: Guardiola ke City karena Diimingi Dana Transfer Besar

The post Rooney: Van Gaal Lebih Hebat daripada Ferguson appeared first on Football5star Berita Bola.

Ibrahimovic: Man United Belum Lepas dari Bayang-Bayang Sir Alex Ferguson

Football5star.com, Indonesia – Zlatan Ibrahimovic menilai Manchester United belum bisa lepas dari bayang-bayang Sir Alex Ferguson. Alhasil, tim berjulukan Red Devils hingga kini belum bisa mengembalikan masa kejayaan.

Zlatan Ibrahimovic menilai besarnya kesuksesan Manchester United era Sir Alex Ferguson justru menjadi momok buat pelatih-pelatih penerus. Apa pun upaya yang dilakukan kerap dibanding-bandingkan dengan Ferguson.

Ya, sejak Ferguson memutuskan pensiun sebagai pelatih, Man United tak lagi pernah mampu memenangi gelar-gelar bergengsi. Baik gelar Liga Inggris mau pun Liga Champions.

SportsJoe

Kali terakhir Red Devils menjadi kampiun di Liga Inggris terjadi pada musim 2012-13. Kesuksesan mereka di pentas Eropa pun terjadi 11 tahun silam tepatnya pada musim 2007-08.

“Semua yang terjadi selalu dibandingkan dengan era Ferguson. Mereka berkata jika Ferguson di sini, hal ini tidak akan terjadi dan ia tidak akan melakukan hal seperti itu,” kata Ibrahimovic seperti dikutip Football5star.com dari Mirror.

“Jika saya menjadi pelatih, akan saya katakan bahwa tidak ada lagi Ferguson. Saya datang ke sini untuk membuat sejarah sendiri,” ujarnya.

Ibrahimovic merupakan pemain yang pernah berseragam Man United pada 2016 hingga 2018. Ketika itu, Red Devils sudah ditangani Jose Mourinho.

Selama di klub yang bermarkas di Old Trafford, bomber berusia 37 tahun ini bisa mencetak 29 gol dan 10 assist dari 52 penampilan. Ia juga hanya sanggup membantu Man United memenangi gelar Community Shield, Piala Liga Inggris, dan Liga Europa.

More News on Liga Inggris

Hudson-Odoi Kaget Dipanggil Timnas Inggris

Barcelona Satu Level di Atas Manchester United

Mauricio Pochettino: Barcelona Favorit Utama Juara Liga…

The post Ibrahimovic: Man United Belum Lepas dari Bayang-Bayang Sir Alex Ferguson appeared first on Football5star Berita Bola.