Gagal Raih Puncak Klasemen, Ramos Menyesal

Liga Spanyol – Real Madrid memiliki kesempatan emas untuk bisa menempati posisi teratas di klasemen sementara La Liga musim ini. Namun, kesempatan itu mereka lewatkan, usai Los Blancos ditahan imbang oleh Atletico Madrid dengan skor kacamata, Minggu (30/9) dini hari WIB.
Sebelum menghadapi Atletico Madrid, Barcelona lebih dulu ditahan imbang oleh Athletic Bilbao dengan skor 1-1. Hasil ini membuat posisi Madrid dan Barca di klasemen sementara La Liga tidak berubah.
Sebelum bertanding melawan Atletico Madrid, Minggu (30/9) dini hari WIB, Barca lebih dulu memainkan laga pekan ketujuh La Liga. Bermain di Camp Nou, Lionel Messi dan kawan-kawan hanya bermain imbang 1-1 dari Bilbao.
Baca Juga:

Mo Salah Melempem, Klopp Tetap Santai
Dihajar West Ham, Mourinho Puji McTominay Bek Terbaik MU
Mourinho Kritik Kinerja Wasit Usai MU Dihajar West Ham

Seandainya saja Real Madrid bisa meraih kemenangan saat menghadapi Atletico dini hari tadi, mungkin saat ini mereka bisa menempati posisi teratas di klasemen sementara. Mengenai hal itu, kapten Real Madrid, Sergio Ramos mengaku sangat menyesal telah meluangkan peluang tersebut.
“Kami tahu pentingnya tiga poin hari ini,” katanya setelah pertandingan. “Kami ingin memanfaatkan untuk melewati Barcelona, ​​tetapi itu adalah kesempatan yang kami biarkan hilang.

“Mereka mendorong lebih banyak di awal tetapi di babak kedua kelelahan terasa dan kami hanya tidak memiliki ketepatan itu,” tutup kapten Timnas Spanyol. Sumber dari: Marca.

Jesus Navas: Ramos Masih Jadi Fan Sevilla

Sumberbola – Pemain sayap Sevilla, Jesus Navas, mengklaim bahwa kapten Real Madrid, Sergio Ramos masih menjadi seorang Sevillista.
Seperti diketahui, Ramos mengawali dunia sepak bola di akademi Sevilla. Pemain asal Spanyol itu sendiri membela Sevilla di tingkat senior selama dua musim. Ia memutuskan untuk meninggalkan Sevilla pada tahun 2005 silam, dan memilih bergabung ke Real Madrid.
Meski telah mengalami karier yang hebat bersama Real Madrid, namun Jesus Navas yakin bahwa Ramos masih menjadi penggemar Sevilla.
“Sergio Ramos adalah Sevillista, dan itu sejak kecil,” kata Navas. “Dia dibesarkan di lingkungan dan benar-benar sadar akan setiap momen di klub, dia masih seorang penggemar.
Baca Juga:

Demi Pertahankan EPL, City Incar Bintang Real Madrid Ini
Masih Cari Mesin Pencetak Gol, Madrid Buru Pemain Ini
Hubungan Mourinho dan Pogba Sudah Tak Bisa Diperbaiki Lagi

“Kami telah mengalami banyak momen hebat bersama-sama selama bertahun-tahun, saya sangat menyukainya dan kami telah dekat sejak kecil hingga ke tim nasional.
“Kami selalu saling menyapa satu sama lain dan sering membicarakan hal-hal, dan tentu saja itu selalu menjadi hal yang spesial untuk melawannya,” sambungnya.
Lebih lanjut, Sevilla akan menjamu Real Madrid dalam laga lanjutan La Liga musim ini, Kamis (27/9) dini hari WIB. Menjelang laga tersebut, Jesus Navas optimis bisa menylutkan Los Blancos untuk meraih kemenangan.
“Setiap kali kami bermain di rumah, kami pergi keluar dan mencoba memenangkan pertandingan, tidak peduli siapa lawannya – kami selalu ingin menyulitkan mereka,” tutup Navas. Dilansir dari footballespana.com.

Kacau! Sergio Ramos Pamer Foto sedang Merokok

Sumberbola – Merokok adalah suatu hal yang sangat dilarang keras bagi seorang pemain sepak bola profesional. Selain merugikan kesehatan, kebiasaan merokok juga bisa mempengaruhi kinerja seorang pemain saat tampil di lapangan.
Akan tetapi, belum lama ini, bek sekaligus kapten Real Madrid, Sergio Ramos, justru memamerkan foto saat dirinya sedang merokok dengan seorang sahabatnya. Pemain asal Spanyol itu mengunggah sebuah foto di akun Intagramnya, di mana dia berpose dengan host acara El Hormiguero, Pablo Motos.
Ternyata Ramos mengunggah foto tersebut sebagai bentuk sambutannya pada Motos, yang akhirnya memiliki Instagram, setelah membuat akunnya pada 6 September lalu. Kini Motos sudah memiliki lebih dari 223.000 pengikut.
Baca Juga:

Keren! Hanya Gadis 7 Tahun Ini yang Mampu Luluhkan Hati Ibrahimovic
Kovacic Mengaku Bintang Madrid Ini Tak Senang Dirinya Gabung Chelsea
Kovacic Mengaku Rindu Luka Modric

“Merokok untuk hidup dengan cerutu cokelat kecil… Selamat datang di Instagram teman saya Pablo Motos,” tulis Ramos di Instagram.
Bukan hanya Ramos, Motos juga mengunggah foto yang sama dengan pesan untuk kapten Real Madrid dan tim nasional Spanyol tersebut.
“Merokok untuk hidup dengan cerutu cokelat kecil bersama teman saya Sergio Ramos,” kata Motos. “Salah satu orang terbaik yang saya kenal,” imbuhnya.

Daripada Neymar, Ramos Lebih Suka Madrid Datangkan Pemain Ini

Sumberbola – Neymar menjadi salah satu nama yang santer dikaitkan dengan kepindahannya ke Real Madrid pada bursa transfer musim panas tahun ini. Namun, kapten Real Madrid, Sergio Ramos nampaknya kurang setuju dengan rencana timnya yang ingin mendatangkan bintang Paris Saint-Germain tersebut.
Menurut Ramos rencana presiden Real Madrid, Florentino Perez, untuk mendatangkan Neymar daripada PSG bisa menjadi bumerang bagi klub. Lantas, menurut media yang berbasis di Spanyol, Ramos menginginkan Los Blancos untuk mendatangkan bintang Chelsea, Eden Hazard.
Seperti diketahui, Ramos merupakan sosok pemain kunci di Real Madrid, dan mungkin saran dari kapten Timnas Spanyol itu akan berdampak pada rencana transfer klub.
Baca Juga:

Barcelona Kirim Mata-Mata untuk Pantau Perkembangan Pogba
Barcelona Masih Kejar Bintang MU Ini, Bukan Pogba
Idolakan Neymar, Richarlison Sampai Lakukan Hal Ini

Sementara itu, Hazard bisa menjadi pilihan yang tepat bagi Real Madrid. Pada awal musim ini, pemain asal Belgia itu tampil sangat mengesankan. Sejauh ini, ia telah mencetak sebanyak lima gol dan menjadi top skor sementara di Liga Premier Inggris.
Penandatanganan Hazard tentu akan menjadi langkah yang cerdas bagi Real Madrid. Mereka bisa mendapatkan sang pemain dengan harga yang lebih murah daripada memboyong Neymar. Selain itu, Hazard juga tampil konsisten di salah satu kompetisi terbaik di dunia, yakni Liga Premier Inggris.

Performa Mohamed Salah Menurun Gara-gara Kapten Real Madrid

Gilabola.com – Mohamed Salah masih merasakan efek cedera akibat bantingan judo Kapten Real Sergio Ramos pada final Liga Champions pada bulan Mei, kata Martin Keown.
Penyerang Liverpool Mohamed Salah menderita cedera bahu setelah dia dibanting oleh Sergio Ramos pada babak pertama final Liga Champions melawan Real Madrid di Kiev, Ukraina.
Salah pulih tepat pada waktunya untuk bermain bersama Mesir di Piala Dunia 2018 dan telah bermain sebagai starter dalam enam pertandingan Liverpool musim ini, tetapi ia belum menemukan kembali performa ciamiknya seperti musim lalu.
Mantan pemain sayap AS Roma itu ditarik keluar tak lama setelah kesalahannya menyebabkan gol penyeimbang PSG di Anfield pada Rabu (19/9) dan mantan pemain Arsenal Martin Keown yakin Salah belum sepenuhnya pulih dari cederanya.
Mohamed Salah diduga takut cedera lagi
Keown mengatakan kepada The Daily Mail: “Apakah Salah sudah pulih sejak bahunya dicederai oleh Sergio Ramos? Sejak cedera itu, dia sepertinya belum sembuh. Dia kehilangan penguasaan bola 21 kali saat melawan Paris Saint-Germain dan adalah kesalahannya yang menyebabkan mereka (PSG) menyamakan kedudukan.”.
“Dia terlihat sangat enggan menggunakan fisiknya untuk melindungi bola. Daniel Sturridge jauh lebih efektif dalam hal itu, kehilangan penguasaan bola hanya tujuh kali,” tambahnya.
“Apakah Salah khawatir akan cedera lagi? Pemain utama Liverpool tersebut mungkin tidak tampil maksimal tetapi rekan satu timnya tampaknya telah meningkatkan permainan 10 persen untuk mengimbanginya.”
“Dan dengan fakta bahwa mereka masih memenangkan enam pertandingan pertama musim ini akan membuat para rival mereka ketakutan,” pungkasnya.
Berita bola terkini

Sergi Ramos Lampaui Rekor Paul Scholes di Liga Champions

Gilabola.com –  Sergio Ramos memang langganan kartu kuning. Kini, bintang lini belakang Real Madrid itu jadi pemain yang paling banyak kantongi kartu kuning di ajang Liga Champions.
Tak heran, Sergio Ramos memang pemain yang disegani lawan-lawan Real Madrid. Kapten Spanyol itu bahkan jadi pemain yang paling diwaspadai di Liga Champions, saat El Real menang 3-0 di laga pembuka Liga Champions melawan AS Roma, Kamis (20/9) dinihari tadi. Demikian ungkap pakar statistik sepakbola, Mister Chip.
Namun, Sergio Ramos kantongi kartu kuningnya yang ke-37 setelah ia melakukan pelanggaran terhadap gelandang bertahan AS Roma, Steven N’Zonzi, di menit ke-23. Dengan demikian, bek Real Madrid ini pecahkan rekor kartu kuning yang semula dipegang gelandang Manchester United, Paul Scholes, yang kantongi 36 kartu kuning.
Selain di ajang Liga Champions, Ramos juga menjadi pemain Timnas Spanyol yang paling banyak mendapat kartu kuning. Ia bahkan lampaui ‘rekor kartu kuning’ sepanjang yang sebelumnya jadi milik Alberto Lopo, setelah Ramos bukukan kartu kuning yang ke-162 bersama Timnas Spanyol pada Februari lalu.
Berita bola terkini

Ramos Minta Real Madrid Move On dari Ronaldo

Sumberbola – Kapten Real Madrid, Sergio Ramos, meminta timnya untuk tidak berada dalam bayang-bayang Cristiano Ronaldo untuk memenangkan Liga Champions pada musim ini.
Real Madrid telah kehilangan Ronaldo pada musim panas ini, di mana pemain asal Portugal itu memutuskan untuk bergabung ke Juventus. Kepergiannya membuat lubang yang cukup besar di Los Blancos, mengingat ia merupakan mesin pencetak gol di Santiago Bernabeu.
Meski demikian, Ramos meminta rekan-rekannya untuk melangkah maju dan tidak berada dalam bayang-bayang Ronaldo lagi. Ramos juga yakin bahwa Los Blancos bisa bersaing di level yang sama meski tanpa Ronaldo.
Baca Juga:

Real Madrid Masih Jadi Tim Favorit di Liga Champions
Griezmann Klaim Selevel Messi dan Ronaldo, Ini Respon Brutal Ramos
Presiden Barca Nilai Kepergian Ronaldo dari Madrid Berdampak Negatif

“Cristiano berada di sini untuk periode yang luar biasa dalam sejarah Real Madrid,” kata Ramos pada konferensi pers. “Dia memecahkan hampir setiap rekor, dia menandai sebuah era.
“Tapi kita tidak bisa lagi hidup dari apa yang dilakukan Cristiano. Kita harus mulai lagi setiap musim. Lubang yang ditinggalkannya besar tetapi sudah ditutupi dengan pemain lain yang memiliki banyak ambisi.
“Kami bisa bersaing di level yang sama seperti ketika Cristiano ada di sini. Kami memiliki banyak kasih sayang untuk para pemain hebat yang ada di sini dan kami harus terus maju.”

Griezmann Klaim Selevel Messi dan Ronaldo, Ini Respon Brutal Ramos

Sumberbola – Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo mungkin sudah memasuki usia 30-an. Namun pada kenyataannya, kedua pemain tersebut masih mendominasi dunia sepak bola, dan sejauh ini masih belum ada yang mengusik mereka.
Messi dan Ronaldo sama-sama memenangkan lima Ballon d’Or. Namun pada kenyataannya, mereka tidak akan bisa selamanya mendominasi dunia sepak bola. Ronaldo berusia 34 tahun pada Februari nanti, sementara Messi berusia 31 tahun beberapa bulan lalu.
Namun pemain mana yang ada berusaha mengambil alih dari Ronaldo dan Messi di tahun-tahun mendatang? Duo Paris Saint-Germain, Kylian Mbappe dan Neymar tentu saja mempunyai peluang untuk memenangkan Ballon d’Or di masa yang akan datang.
Baca Juga:

Presiden Barca: Rakitic Takkan Tandatangani Kontrak Baru Musim Ini
Hazard Bisa Setara dengan Messi dan Ronaldo
Presiden Barcelona Klaim Ban Kapten Buat Messi Berubah

Baru-baru ini, bintang Atletico Madrid, Antoine Griezmann sangat percaya bahwa dirinya sudah selevel dengan Messi dan Ronaldo. “Saya pikir saya sudah duduk di mana Messi dan Cristiano berada. Dan saya tahu pemain lain pasti akan datang,” tutupnya.
Kapten Real Madrid, Sergio Ramos pun langsung memberikan tanggapan yang cukup brutal mengenai pernyataan Griezmann tersebut. “Pertanyaan bagus,” kata Ramos.
“Kebodohan yang sangat berani. Ketika saya mendengarkan anak ini berbicara, saya ingat pemain seperti Totti yang telah memenangkan segalanya dan tidak memiliki Ballon d’Or.
“Tapi setiap orang bebas. Namun harus disarankan oleh Simeone, Godó atau Koke bahwa mereka mengumpulkan nilai-nilai yang sesuai untuk mereka. Tetap saja, saya pikir dia pemain hebat,” tutupnya.

Bicara Soal Real Madrid, Ozil Klaim Sergio Ramos Bersuara Emas

Sumberbola – Gelandang Arsenal, Mesut Ozil, belum lama ini mengatakan bahwa dia belajar banyak hal untuk menangani berbagai tekanan, saat masih bermain di Real Madrid. Bintang asal Jerman itu juga mengaku bersahabat dengan kapten Los Blancos, Sergio Ramos.
“Jika Anda pergi dari Werder Bremen, di mana Anda adalah pemain muda berbakat ke klub besar seperti pemain besar, Anda bukan apa-apa,” tutur Ozil, dilansir dari arsenal.com.
“Jika Anda bermain untuk Real Madrid, bahkan jika Anda mendapatkan hasil imbang melawan Barcelona, itu adalah hal terburuk di dunia. Anda harus memenangkan setiap pertandingan.
Baca Juga:

Tak Bisa Bahasa Inggris, Zidane Diragukan Latih MU
MU Ingin Ajak Inter Milan Barter Pemain
Demi Pogba, Juve Siap Tumbalkan Dybala Plus Uang Tunai

“Jika Anda memenangkan 10 pertandingan berturut-turut dan kemudian bermain di kandang melawan tim yang lebih kecil di pertandingan berikutnya, Anda sangat tertekan. Saya benar-benar belajar mengendalikan tekanan dan menikmatinya ketika saya berada di sana.
“Itulah yang saya lakukan sekarang, menikmati permainan di bawah tekanan. Saya memiliki waktu yang baik di sana, waktu yang sukses juga, dan berteman baik.
“Sahabat saya adalah Sergio Ramos, dan saya masih berhubungan dengannya. Bagi saya, dia mungkin bek terbaik di dunia. Dia pria yang baik, teman yang baik dan penyanyi yang baik juga! Percaya atau tidak, dia benar-benar memiliki suara yang bagus,” pungkasnya.

Ramos Sedih Real Madrid Gagal Raih Poin Penuh

Sumberbola – Kapten Real Madrid, Sergio Ramos, merasa sangat kecewa dengan hasil yang diperoleh timnya saat berkunjung ke markas Athletic Bilbao dalam laga lanjutan La Liga, Minggu (16/9) dini hari WIB.
Melakoni jornada keempat musim ini, Real Madrid gagal meraup poin penuh, usai ditahan imbang oleh Athletic Bilbao dengan skor 1-1. Satu gol tuan rumah dicetak oleh Iker Muniain pada menit ke-32, sementara di kubu Real Madrid dibukukan oleh Isco di menit ke-63.
Hasil ini tentu sangat mengecewakan bagi Ramos, di mana mereka harus terpaut dua poin dengan Barcelona, yang saat ini masih duduk di puncak klasemen sementara La Liga.
Baca Juga:

Lopetegui Kecewa Real Madrid Gagal Menang
Lopetegui Dukung Zidane Latih MU
Cetak Gol, Mourinho Justru Ledek Smalling

“Kami harus selalu memberikan maksimum untuk klub ini,” kata Ramos kepada Movistar. “Kami tidak menganggap hasil imbang sebagai baik, tidak pernah bagus ketika Anda memperoleh hasil imbang. Ada banyak hal yang harus ditingkatkan.
“Kami tahu itu adalah salah satu stadion paling sulit saat bermain jauh dari rumah, orang-orang mendorong, tetapi terlepas dari itu, Athletic adalah tim yang tahu betul apa yang mereka mainkan.
“Sulit untuk menjangkau mereka dan menghasilkan peluang, kemudian di babak kedua kami mengatasi tekanan dan mendapat hasil,” tutup pemain asal Spanyol itu.