Solari Tak Punya Saran untuk Isco Agar Tampil Gemilang dengan Real Madrid

Liga Spanyol – Pelatih Real Madrid, Santiago Solari,menegaskan bahwa ia tidak dapat memberikan saran apa pun kepada Isco tentang cara terbaik untuk mengatasi masalahnya di Santiago Bernabeu pada musim ini.
Sejak Solari menukangi Real Madrid, Isco mendapat waktu bermain yang sangat minim pada musim ini. Padahal, pemain internasional Spanyol itu telah menjadi salah satu pemain kunci bagi Los Blancos, saat tim tersebut masih berada di bawah asuhan Zinedine Zidane.
Meski Isco tengah berjuang untuk menunjukkan performa gemilangnya agar berada di tim reguler Real Madrid lagi, namun Solari enggan memberikan saran kepadanya dan seluruh pemain Los Blancos, yang tengah berjuang untuk singgah di tim reguler pada musim ini.
“Saya bukan orang yang memberi saran kepada siapa pun,” kata Solari kepada wartawan, jelang mengadapi Real Betis di laga lanjutan La Liga musim ini, Senin (14/1) dini hari WIB. “Para pemain ini memiliki banyak pengalaman dan banyak gelar.
“Seorang pemain bola yang masuk ke tim utama dan sudah ada begitu lama memiliki semua pengalaman yang diperlukan untuk mengetahui apa yang harus mereka lakukan “Ada orang-orang muda, tetapi juga yang lain dengan banyak pengalamanm” tukasnya.
 

Tampil Apik, Keylor Navas Dipuji Setinggi Langit Oleh Solari

Tampil Apik, Keylor Navas Dipuji Setinggi Langit Oleh Solari– Pelatih anyar Real Madrid, Santiago Solari memuji setinggi langit permainan bagus kipernya yakni Keylor Navas. Solari kagum dengan penampilan Navas meskipun jarang bermain.

Navas yang selama empat tahun terakhir menjadi kiper utama Real Madrid harus menerima kenyataan pahit. Posisinya mulai tergusur oleh kedatangan kiper Timnas Belgia, Thibaut Courtois pada musim panas kemarin.

Navas sendiri kembali mendapat kesempatan untuk beraksi dini hari tadi. Ia berhasil memastikan gawang El Real tidak kebobolan saat Los Blancos menumpas Leganes dengan skor 3-0 pada ajang Copa Del Rey dini hari tadi.

Solari sendiri mengaku puas dengan performa yang ditunjukkan oleh sang kiper. “Dia [Navas] berlatih dengan sangat baik,” buka Solari kepada Goal International.

Solari sendiri merasa senang dengan permainan yang ditunjukkan oleh Navas pada pertandingan dini hari tadi.

Ia menilai sang pemain telah menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu kiper terbaik di dunia.

“Hari ini dia bermain dengan cukup bagus. Hari ini dia memainkan pertandingan yang besar baginya dan pertandingan ini adalah pertandingan yang penting bagi Real Madrid.”

Solari sendiri menegaskan bahwa meski tidak menjadi pilihan utamanya, Navas masih ia anggap masuk dalam rencananya.

Solari menyebut kiper 34 tahun itu masih bisa berkontribusi besar untuk Real Madrid di masa depan.

“Dia adalah pemain yang penting bagi Real Madrid, dan dia masih akan menjadi pemain yang penting di masa depan.” tandasnya.

Navas sendiri kemungkinan akan lebih sering bermain setelah ini, pasalnya Courtois baru-baru ini dikonfirmasi mengalami cedera.

Solari Akan Selesaikan Masalah Bale di Real Madrid Secara Internal

Sumberbola – Pelatih Real Madrid, Santiago Solari, mengatakan bahwa dirinya akan menyelesaikan masalah Gareth Bale secara pribadi, dan enggan untuk membicarakan permasalahan tersebut di depan publik.
Seperti diketahui, Bale meninggalkan ruang ganti lebih cepat saat Real Madrid dikalahkan oleh Real Sociedad dengan skor 2-0 dalam laga lanjutan La Liga Spanyol, Senin (7/1) dini hari WIB.
Meskipun Bale membintangi Piala Dunia Antarklub dengan mencetak hat-trick di semi-final melawan Kashima Antlers lalu, namun bentuknya di kompetisi La Liga kurang konsisten. Pemain berusia 29 tahun itu hanya mencetak satu gol di liga sejak 1 September lalu.
Solari, bagaimanapun, tidak akan mengungkapkan apakah Bale akan dihukum atau tidak karena meninggalkan pertandingan Real Sociedad sebelum selesai.
“Fakta bahwa Bale meninggalkan Bernabeu adalah sesuatu yang harus dipecahkan di dalam ruang ganti,” kata Solari di sesi konferensi pers.
Sementara itu, Solari tidak yakin apakah Brahim Diaz, yang bergabung dengan klub dari Manchester City minggu ini, akan tersedia untuk menghadapi Leganes di babak 16 besar Copa del Rey, Kamis (10/1) dini hari WIB.
“Brahim baik-baik saja, sangat senang bergabung dengan Real Madrid. Dia membuat pilihan besar memilih nomor 21 [juga dipakai oleh Solari di Madrid]. Itu akan tergantung pada dokumen administrasi, saya kira,” tutupnya.

Solari Masih Merasa Janggal dengan Keputusan Wasit di Laga vs Sociedad

Liga Spanyol- Pelatih Real Madrid, Santiago Solari, rupanya masih merasa janggal dengan keputusan wasit yang tidak menghadiahkan penalti kepada Los Blancos di laga kontra Real Sociedad dalam pertandingan lanjutan La Liga musim ini, Senin (7/1) dini hari WIB.
Seperti diketahui, Real Madrid harus menanggung malu usai dikalahkan Real Sociedad dengan skor 2-0 di Santiago Bernabeu. Dalam laga tersebut, ada beberapa peluang Los Blancos untuk mengeksekusi penalti. Hanya saja, wasit tidak melakukan hal tersebut.
Karena merasa bahwa keputusan sang wasit ada yang salah, maka Solari bersikeras ingin melihat secara langsung melalui sistem VAR. Namun jika tidak diijinkan, maka ia menilai jika ada kesalahan dari keputusan wasit yang ditutup-tutupi.
“Kami belum berbicara dengan wasit,” kata Santiago Solari. “Ada permainan yang tampak jelas ketika Anda menontonnya secara langsung dan yang lain tidak, dan kami percaya VAR untuk itu, ketika tidak ada kepastian kami dapat berkonsultasi.
“Jika bukan karena ini maka kehilangan semua alasannya. Kita semua manusia dan kita semua membuat kesalahan tetapi jika kita memiliki pilihan untuk meninjau bukti dan Anda tidak, itu sulit untuk dipahami,” tukasnya.

Meski Terpaut Jauh dari Barca, Solari Tetap Senang dengan Kemajuan Real

Sumberbola – Pelatih Real Madrid, Santiago Solari, senang dengan kemajuan yang telah mereka capai sejauh ini, meski hanya meraih hasil imbang 2-2 melawan Villarreal pada hari Jumat (4/1) kemarin.
Madrid kini terpaut 7 poin dari pemimpin klasemen sementara La Liga, Barcelona, setelah 17 putaran. Raksasa ibukota Spanyol itu kini berada di posisi keempat klasemen, saat mereka bersiap untuk menjamu Real Sociedad pada akhir pekan ini.
Meski posisi itu mungkin tidak cukup baik untuk tim yang telah memenangkan gelar Liga Champions dalam 3 tahun terakhir secara beruntun, namun Solari mengatakan bahwa mereka telah membuat kemajuan besar, sejak dia menggantikan Julen Lopetegui, yang dipecat pada Oktober lalu. Kala itu, Real juga tertinggal 7 poin di belakang Barca.
“Tujuan kami adalah untuk terus naik di papan klasemen, tetapi kami tahu bahwa kami memiliki awal yang sangat sulit, kami telah naik dari posisi kesembilan ke posisi keempat,” kata Solari dalam konferensi pers pada hari Sabtu (5/1).
“Kami harus terus berjuang dan menikmati tantangan menghadapi situasi sulit, yang mana hal ini telah kami lakukan. Kami senang dengan apa yang kami lakukan, dan kami harus terus mengurangi kesenjangan poin antara kami dan pemimpin klasemen,” tukasnya.

Real Madrid Imbang Melawan Villarreal, Ini Dalih Solari

Sumberbola – Manajer Real Madrid, Santiago Solari, mengatakan bahwa cedera Gareth Bale dalam bentrokan melawan Villarreal menjadi salah satu alasan kegagalan timnya meraih kemenangan di Estadio de la Ceramica, pada Jumat (4/12).
Seperti diketahui, Los Blancos hanya mampu meraih hasil imbang 2-2 dalam lawatan mereka ke markas Villarreal. Bahkan mereka harus tertinggal lebih dulu usai Santi Carzola menggetarkan jala gawang Madrid yang dijaga oleh Thibaut Courtois di menit ke-4.
Pasukan Solari sendiri pada akhirnya menutup paruh pertama dengan keunggulan 2-1 usai Karim Benzema dan Raphael Varane membalikan keadaan. Namun, Carzola berhasil mengunci hasil imbang 2-2 setelah ia kembali mempecundangi Courtois di paruh kedua.
Berkaca pada pertandingan itu, Solari merasa bahwa ketidakhadiran Bale di babak kedua karena cedera memainkan peran besar dalam ketidakmampuan Madrid untuk menambah keunggulan mereka.
“Kami memiliki kemenangan di tangan kami dan ingin membunuh permainan. Tetapi mereka kembali dan mendapatkan gol balasan,” katanya kepada Movistar. “Mereka banyak menekan, bermain di rumah dan membutuhkan poin.
“Gareth [Bale] pergi dan kami melewatkan keunggulan serangan balik itu,padahal ia adalah spesialis dalam hal itu. Pada akhirnya kami gagal memenangkan ini,” jelasnya. Sumber: goal.com.

Solari: Menangkan 3 Gelar UCL dan 3 Piala Dunia Klub adalah Kelebihan Real Madrid

Liga Spanyol – Pelatih Real Madrid, Santiago Solari, merasa sangat puas karena timnya berhasil menjuarai Piala Dunia Klub 2018, usai mengalahkan Al Ain dengan skor telak 4-1 di Syekh Zayed Stadium, Sabtu (22/12) malam WIB.
Solari sendiri mengaku bahwa Al Ain bukanlah lawan kacangan yang seharusnya dianggap remeh Real Madrid. Pasalnya, tim wakil Arab ini bukan tim besar yang mengklaim gelar benua, namun bisa berlaga dengan performa terbaik mereka di partai final Piala Dunia Klub edisi tahun ini.
“Performa Al Ain luar biasa. Mereka adalah satu-satunya [di Piala Dunia Klub] yang bukan juara benua, dan mereka mencapai final. Mereka berjuang sampai tidak mampu,” kata Solari.
Kemenangan 4-1 atas Al Ain tersebut sekaligus memperpanjang catatan Real Madrid, di mana mereka telah mengklaim gelar Liga Champions dan Piala Dunia Klub sebanyak 3 kali selama 3 tahun terakhir ini.
“Ini adalah kelebihan para pemain [Madrid]. Menangkan tiga Liga Champions dan tiga Piala Dunia Klub ini adalah sesuatu yang sulit diulang. Grup ini telah membuat sejarah,” lanjut Solari.
“Saya sudah memberi tahu Anda bahwa saya sangat menyukai piala ini, saya datang pada tahun 1996 dan kami tahu betapa sulitnya untuk memenangkannya. Kemudian saya kembali pada tahun 2000 dengan Real Madrid dan saya mendapatkannya,” tandasnya.

Santiago Solari Tak Mau Pilih-Pilih Pemain di Real Madrid

Santiago Solari Tak Mau Pilih-Pilih Pemain di Real Madrid- Pelatih baru Real Madrid, Santiago Solari menegaskan bahwa dirinya tak akan memilih-milih atau menspesialkan beberapa pemain saja. Menurutnya semau pemain Madrid sangat bagus dan merata.
Solari menjadi sorotan lantaran nama Isco tidak pernah tampil sejak awal di tujuh pertandingan pertamanya sejak menjadi pelatih. Pada laga terakhir Los Merengues di akhir pekan lalu saja, ia hanya tampil selama 10 menit sebagai pengganti.
Setelah ini, Madrid akan menjamu Melilla dalam laga leg kedua babak 32 besar Copa del Rey. Dengan kondisi unggul agregat 4-0, Solari diyakini akan memainkan Isco sejak menit awal pertandingan untuk pertama kalinya.
Dalam konferensi pers jelang melawan Melilla, Solari dicecar pertanyaan seputar minimnya menit bermain untuk Isco. Pelatih berumur 42 tahun itu menjelaskan bahwa dirinya tidak ingin memberi jaminan tampil starter untuk setiap pemainnya.
“Ada 24 pemain di dalam skuat, ditambah anak muda dari Castilla yang bisa bermain,” ujar Solari dikutip dari ESPN FC. “Mereka bekerja dengan intensitas, motivasi, serrta semangat. Itulah yang kami semua inginkan, melihat itu tampak di lapangan,” lanjutnya.
“Saya tidak percaya dengan konsep starter yang tak tergantikan – bahkan sejak masih jadi pemain. Saya pikir bagus bila semuanya bisa diperebutkan,” sambungnya.
Solari percaya bahwa performa pemain tidak selamanya bagus. Dan bila itu memang ada, ia menganggap bahwa pemain tersebut mendapatkan jatah starter lebih sering karena alasan itu, bukan berkat nama besarnya.
“Dalam sepak bola, performa seorang pemain bisa menurun ataupun tampak fantastis. Tugas pelatih adalah memilih dengan baik dan tak membuat kesalahan,” tambahnya.
“Tentu saja ada pemain yang selalu tampil sangat baik, jadi mereka menjadi starter selama 10 tahun di tim. Tetapi tidak ada pemain yang tak tergantikan hanya karena namanya,” tuturnya lagi.
Akhir pekan lalu, Isco mengunggah sebuah foto di akun Instagram miliknya dan bertanya apakah dia tampak kelebihan berat badan. Soal ini, Solari hanya menjawab: “Mohon maaf, saya tidak begitu tertarik dengan hubungan sosial media,”.
The post Santiago Solari Tak Mau Pilih-Pilih Pemain di Real Madrid appeared first on bolamagz.net.

Solari: Real Madrid Tak Merindukan CR7

Sumberbola – Bos baru Real Madrid, Santiago Solari, menyatakan bahwa Los Blancos tidak kehilangan pencetak gol terbanyak mereka, Cristiano Ronaldo, meskipun timnya kesulitan untuk membobol gawang lawan di awal musim ini.
Setelah Zinedine Zidane dan Ronaldo hengkang pada musim panas, Real Madrid telah mengalami salah satu awal musim terburuk, termasuk menelan kekalahan yang memalukan dengan skor 5-1 di El Clasico.
Meskipun tim Real Madrid saat ini tampak berbeda setelah kepergian Ronaldo, namun Solari menegaskan bahwa juara Eropa itu lebih dari sekadar Ronaldo.
“Cristiano adalah seorang juara, dia bagian dari sejarah kami, dia milik kami, kami tidak merindukannya, karena dia adalah pemain kami, dan akan selalu menjadi bagian dari sejarah kami, bahkan jika sekarang ini bermain untuk Juventus,” kata Solari, dilansir dari Sportskeeda.
“Dalam sepak bola, masalah tidak pernah terpecahkan. Pertandingan berikutnya adalah masalah lain, dan seterusnya hingga akhir musim.
“Nama kami adalah Real Madrid, dan kami harus selalu memenangkan setiap pertandingan, setiap tahun, semua kejuaraan. Kami harus hidup sesuai dengan sejarah dan nama kami. Ini adalah tantangan utama,” imbuh mantan pelatih tim B Real Madrid tersebut.

Panucci Harap Solari Bisa Menangkan 3 Trofi Liga Champions seperti Zidane

Sumberbola – Mantan bek Real Madrid, Christian Panucci berharap pelatih baru Los Blancos, Santiago Solari, akan mencapai kesuksesan yang sama seperti Zinedine Zidane di Santiago Bernabeu.
Solari, yang bermain bersama Zidane di Madrid, secara resmi diangkat menjadi pengganti permanen Julen Lopetegui, setelah membawa Los Blancos meraih 4 kemenangan beruntun.
Juru taktik asal Argentina itu memang tidak memiliki pengalaman pelatihan sebelumnya di tingkat senior. Dia hanyalah seorang mantan pelatih tim B Real Madrid.
Hal yang sama juga dialami Zidane, di mana banyak pihak mempertanyakan kualitasnya saat mengambil alih tim pertama Los Blancos. Akan tetapi, legenda Prancis itu memenangkan 3 trofi Liga Champions secara berturut-turut.
Lantas, Panucci meyakini jika hal yang sama bisa terjadi pada Solari, meskipun dia mengakui jika jejak Zizou sulit untuk diikuti Solari.
“Zidane memenangkan tiga trofi Liga Champions! Ketika Anda melakukan itu, Anda harus menjadi baik. Saya berharap Solari memiliki itu, dan bahwa dia memenangkan trofi sebanyak yang dimiliki Zizou,” kata Panucci, yang sekarang menjadi pelatih tim nasional Albania kepada Goal International.
“Ketika pelatih muda melakukan hal yang benar, itu baik untuk semua orang. Lebih mudah melatih Real Madrid daripada AS Roma atau Albania. Dia memiliki peluang besar untuk melakukan pekerjaan dengan baik.
“Dia memenangkan empat pertandingan dan diberi kontrak hingga 2021. Dia harus mengambil kesempatan, karena itu adalah peluang besar.
“Kita sudah melihat apa yang Zizou lakukan dengan skuat yang benar-benar bagus. Selalu lebih mudah dalam hal itu daripada jika Anda memiliki pemain rata-rata,” pungkasnya.