Mourinho Tanggapi Rumor Gantikan Zidane di Real Madrid

Sumberbola – Rumor yang beredar belakangan ini mengaitkan Jose Mourinho dengan kembali sebagai manajer Real Madrid. Akan tetapi, pelatih asal Portugal itu berusaha menolak rumor tersebut, karena ingin menunjukkan rasa hormat terhadap Zinedine Zidane.
Sebagaimana dilaporkan oleh The Sun, Presiden Real Madrid, Florentino Perez tengah mempertimbangkan Mourinho sebagai manajer baru klub, jika Zidane meninggalkan Santiago Bernabeu.
Laporan ini muncul setelah Los Blancos menderita kekalahan 3-0 dari Paris Saint-Germain di Liga Champions pada tengah pekan ini, sementara penampilan raksasa Spanyol itu di La Liga musim ini juga belum sepenuhnya meyakinkan.
Namun, tak ingin menambah tekanan pada Zidane, Mourinho bersikeras bahwa Real Madrid saat ini sudah memiliki orang yang bertanggung jawab di klub, sehingga dia bahkan belum pernah memikirkan soal kembali ke ibukota Spanyol.
“Saya tidak ingin kembali ke Real Madrid, karena mereka memiliki pelatih, dan dia bukan sembarang orang. Kembalinya saya ke bangku cadangan akan seperti itu,” kata Mourinho, seperti dikutip oleh Mundo Deportivo.
Mourinho menikmati kesuksesan di Santiago Bernabeu, dengan memenangkan gelar La Liga, Copa del Rey dan Piala Super Spanyol selama tiga tahun bertugas di klub. Masih harus dilihat apakah dia akan mendapat kesempatan untuk menambah koleksi itu di masa depan.

Lihat Gareth Bale Menghina Lambang Real Madrid di Depan Umum

Gareth Bale menghina lambang Real Madrid selama sesi foto di kandang PSG kemarin. Ia melakukannya secara angkuh di hadapan ratusan juta mata penonton. Lihat.
Tak ada hinaan lebih besar daripada yang diderita pemain Wales, Gareth Bale, selama musim panas kemarin. Di depan umum dalam sebuah jumpa pers manajer Zinedine Zidane menyatakan secara terang-terangan bahwa ia menginginkan Bale pergi. Dan ia pun bersiap pergi, hanya untuk menemukan bahwa transfernya batal di jam-jam terakhir dan ia masuk kembali ke skuad utama Real Madrid di musim yang baru. Bahkan memainkan peran besar dalam laga-laga di Liga Champions.
Mantan pemain Tottenham Hotspur itu memiliki peluang terbaik untuk membalaskan dendam kepada Real Madrid dengan aksinya saat sesi pemotretan foto sebelum dimulainya laga penyisihan grup Liga Champions di kandang PSG hari Kamis kemarin. Lihat foto dan videonya.
Beberapa detik sebelum berfoto bersama, kapten Raphael Varane menyerahkan badge klub berwarna putih kepada Bale. Maksudnya agar dipegang Bale yang berada di barisan depan dan tepat di tengah-tengah. Sepersekian detik sang striker itu menolaknya, melihat ke badge, menundanya cukup lama, seakan-akan hendak ngomong, “Najis saya memegang badge itu.”

Berita Terkait

Prediksi Sevilla vs Real Madrid, Liga Spanyol 23 September 2019
Dua Bintang Real Madrid Hindari Zidane Usai Dipermalukan PSG
Real Madrid Siap Tunjuk Jose Mourinho Gantikan Zidane

Sang striker Wales akhirnya menerima tawaran memegang badge, hanya untuk dengan cepat mengoperkannya ke Dani Carvajal yang berada di sisi kanannya. Sejumlah pemain dengan cepat bergabung, termasuk pemain anyar Eden Hazard di sisi kirinya dan sesi foto pun berlalu. Melegakan? Tidak. Los Blancos kalah 3-0 dari tuan rumah PSG kemarin dan adegan Gareth Bale menghina Real Madrid ini nyaris saja lolos dari perhatian, jika bukan karena sejumlah akun membuatnya viral di Internet.

KKKKKKKKKKKKKKKK! O @GarethBale11 sou eu toda vez que minha mãe me manda fazer alguma coisa! 😂😂😂
🎥: Carolina Albuquerque pic.twitter.com/5UsIHmmbAZ
— Esporte Interativo (@Esp_Interativo) September 19, 2019

Jika melihat raut muka Gareth Bale, caranya memandang badge putih itu, melepaskannya lagi secara cepat ke Carvajal, opsi terbaik bagi kedua belah pihak adalah membiarkan mantan pemain Tottenham itu pergi dari Santiago Bernabeu pada musim dingin nanti. Dia sudah tidak ingin membela Los Blancos. Jangan-jangan dia juga menjadi sebab Real Madrid tak mampu mencetak gol di kandang PSG kemarin? Berikut ini adalah laga-laga Real Madrid selama beberapa pekan ke depan:

Tandang ke Sevilla 23 September
Menjamu Osasuna 26 September
Derby Madrid 29 September
Menjamu Club Brugge di Liga Champions 1 Oktober

Gareth Bale will never forget how much Real Madrid disrespected him. Just look at his face when Varane gives him the club's badge. This is disrespect on another level 💀😂 pic.twitter.com/yPlBEEKL4v
— FutbolBible (@FutbolBible) September 20, 2019

Sumber: Lihat Gareth Bale Menghina Lambang Real Madrid di Depan Umum

Bukan Mourinho, Ini Calon Pengganti Zidane Pilihan Presiden Real Madrid

Sumberbola – Presiden Real Madrid, Florentino Perez, dilaporkan telah mengidentifikasi pengganti Zinedine Zidane, jika pelatih asal Prancis itu kembali meninggalkan Santiago Bernabeu.
Zidane berada di bawah tekanan kuat, menyusul bentuk buruk Real Madrid di awal musim ini. Raksasa Spanyol itu ditahan imbang sebanyak dua kali di La Liga, sebelum dihajar oleh Paris Saint-Germain dengan skor 3-0 di Liga Champions pada tengah pekan.
Alhasil, sejumlah penggemar setia Real Madrid mulai meminta klub kebanggaan mereka untuk memecat Zidane, menyusul penampilan buruk Eden Hazard CS ketika melawan PSG.
Banyak pendukung menuntut klub untuk mengangkat kembali Jose Mourinho menjadi manajer di Santiago Bernabeu. Pelatih asal Portugal itu memang tengah menganggur, sejak dipecat oleh Manchester United pada Desember lalu.
Namun, menurut surat kabar harian Spanyol, Mundo Deportivo, Presiden Real Madrid, Florentino Perez, menginginkan Xabi Alonso sebagai pengganti Zidane.
Laporan itu mengatakan bahwa Perez merasa jika Zidane bukan manajer yang tepat untuk memimpin skuat baru Real Madrid. Sebaliknya, dia menilai jika pahlawan Liverpool, Alonso, yang saat ini mengelola Real Sociedad B, sebagai pengganti yang ideal.
Real Madrid mendukung Zidane di jendela transfer, dengan jor-joran menandatangani pemain baru. Mereka mendatangkan Eden Hazard, Luka Jovic, Eder Militao, Ferland Mendy dan Rodrygo, dengan menghabiskan biaya sekitar 300 juta Pounds. Namun, bintang-bintang baru itu kesulitan untuk bersinar di bawah asuhan Zidane sejauh ini.

Real Madrid Harus Bayar 80 Juta Euro untuk Pecat Zinedine Zidane

Liga Spanyol – Inkonsisten Real Madrid di awal musim ini mulai mengancam posisi Zinedine Zidane, selaku salah satu pelatih paling sukses dalam sejarah Los Blancos. Namun, raksasa La Liga itu dilaporkan harus membayar senilai 80 juta Euro untuk memecat sang pelatih.
Meski sudah belanja besar pada musim panas tahun ini, Real Madrid masih saja belum berhasil menunjukkan performa terbaik mereka. Terbarunya, Los Blancos kalah telak dari Paris Saint-Germain dengan skor 3-0 di matchday 1 Liga Champions musim ini, Kamis (19/9) malam kemarin.
Kekalahan ini menegaskan ketidakstabilan Real Madrid sejak awal musim, terutama di ajang La Liga. Keraguan tentang Zidane sebagai sosok yang menangani proyek revolusi Los Blancos pun semakin meningkat.
Meski pada musim-musim sebelumnya Zidane mampu membawa Real Madrid tampil gemilang, namun Era kedua sang pelatih kali ini belum cukup meyakinkan.
Menurut Sport, sudah ada sejumlah nama pengganti Zidane yang disuarakan. Di puncak daftar itu, ada nama mantan pelatih mereka, yakni Jose Mourinho. Namun, memecat juru taktik asal Prancis itu tidak mudah.
Laporan tersebut mengklaim bahwa Real Madrid harus membayar 80 juta Euro untuk memecat Zidane musim ini. Pasalnya, sang pelatih telah menyepakati kontrak tiga setengah tahun ketika kembali ke Santiago Bernabeu pada bulan Maret lalu.
Real Madrid sepakat membayarnya 13 juta Euro per musim. Artinya, jika menghitung sisa kontrak Zidane, tersimpulkan total biaya bersih 39 juta Euro. Itu sama dengan biaya kotor 80 juta Euro.
Satu-satunya cara Madrid tidak mengeluarkan banyak uang adalah jika Zidane setuju menghanguskan dua tahun sisa kontraknya. Selain itu, Los Blancos juga masih harus mempersiapkan uang untuk membayar Mourinho, yang jelas tidak murah.

Dua Bintang Real Madrid Hindari Zidane Usai Dipermalukan PSG

Gilabola.com – Dua bintang Real Madrid Gareth Bale dan James Rodriguez tidak berbicara dengan manajer Zinedine Zidane, usai dipermalukan PSG di Liga Champions, Kamis (19/9).
Don Balon melaporkan bahwa baik Bale maupun Rodriguez tampaknya kecewa dengan keputusan Zidane yang menolak mereka tetap tinggal di Santioago Bernabeu selama pra-musim.
Pelatih asal Prancis itu juga mencoba menjual kedua pemain tersebut musim panas ini, tetapi itu tidak terjadi – dan akhirnya, ia harus bergantung pada keduanya untuk menyelamatkan Real Madrid dari kekalahan di beberapa pertandingan di La Liga 2019-20 sejauh ini.
Majalah olahraga mingguan Spanyol itu juga mengklaim bahwa Presiden Los Blancos Florentino Perez mengetahui situasi tersebut, dan ia mencoba untuk berbicara dengan kedua pemain dalam upaya untuk menyelesaikan masalah itu.

Berita Terkait

Prediksi Sevilla vs Real Madrid, Liga Spanyol 23 September 2019
Lihat Gareth Bale Menghina Lambang Real Madrid di Depan Umum
Real Madrid Siap Tunjuk Jose Mourinho Gantikan Zidane

Real Madrid kurang serius lawan PSG
Namun, baik Bale maupun Rodriguez tidak mau mendengarkannya, dan mereka bahkan meminta Perez untuk memecat manajer pemenang Liga Champions tiga kali itu secepatnya.
Sementara itu, selama konferensi pers pasca pertandingan melawan PSG, Zidane mengkritik pemainnya sendiri, dan berkata: “Mereka [PSG] lebih baik dari kami, dalam permainan di lini tengah, dan hal yang paling mengganggu saya adalah intensitas kami.”
“Sangat sulit jika Anda tidak memulai pertandingan dengan kuat. Mereka pandai menciptakan peluang, bukan itu yang membuat saya khawatir, namun melihat tim saya tanpa intensitas yang diperlukan di kompetisi level tinggi ini.”
“Kami tahu mereka akan menekan kami, tetapi kami tidak benar-benar masuk ke dalam permainan pada tahap apa pun,” pungkas pelatih berusia 47 tahun itu.
Sumber: Dua Bintang Real Madrid Hindari Zidane Usai Dipermalukan PSG

Real Madrid Siap Tunjuk Jose Mourinho Gantikan Zidane

Gilabola.com – Presiden Real Madrid Florentino Perez siap menunjuk Jose Mourinho sebagai pengganti Zinedine Zidane, menurut The Sun.
Real Madrid telah meraih hasil imbang dua kali dalam empat pertandingan awal mereka di La Liga musim ini sementara pada Kamis dinihari Los Blancos dikalahkan 3-0 oleh Paris Saint-Germain di pertandingan fase Grup A Liga Champions.
Untuk membuat keadaan menjadi lebih buruk bagi Zidane, pemain anyar yang didatangkannya musim panas kemarin, Eden Hazard kesulitan untuk memberikan dampak signifikan pada skuad sementara Madrid gagal mencatatkan tembakan tepat sasaran ke gawang PSG.
Menurut The Sun, Perez bersedia memberi Mourinho kesempatan untuk kembali ke Santiago Bernabeu dan presiden Los Blancos itu merasa bahwa mantan manajer Manchester United tersebut adalah satu-satunya orang yang dapat membuat performa Los Blancos kembali stabil.

Berita Terkait

Prediksi Sevilla vs Real Madrid, Liga Spanyol 23 September 2019
Lihat Gareth Bale Menghina Lambang Real Madrid di Depan Umum
Dua Bintang Real Madrid Hindari Zidane Usai Dipermalukan PSG

Mourinho, sementara itu, terbuka untuk kembali ke Santiago Bernabeu dan merasa dia adalah calon kuat untuk mendapatkan pekerjaan sesbagai pelatih Los Blancos setelah Santiago Solari dipecat pada bulan Maret.
Tetapi beberapa pemain Madrid, termasuk kapten Sergio Ramos, menentang ide pelatih Portugal itu kembali ke Bernabeu dan Perez memilih untuk menunjuk kembali Zidane.
Real Madrid dapat kode positif dari Jose Mourinho
Mourinho menghabiskan tiga tahun di Madrid selama musim pertamanya dan memenangkan gelar La Liga pada 2012.
Dan berbicara kepada stasiun TV Portugal channel 11 minggu lalu, Mourinho berbicara tentang waktunya di ibukota Spanyol.
“Los Blancos adalah pengalaman terbaik saya karena apa yang saya pelajari sebagai pelatih, sebagai pribadi, karena pelajaran yang saya ambil dalam karier dan dalam hidup saya,” katanya. “Ini adalah kenangan terbaik dalam karier saya, itu fantastis.”
Pelatih berusia 56 tahun itu saat ini sedang menganggur sejak ia dipecat oleh Manchester United pada bulan Desember lalu.
Sumber: Real Madrid Siap Tunjuk Jose Mourinho Gantikan Zidane

Kiper Real Madrid Minta Maaf Selfie Bareng Mbappe

Gilabola.com – Kiper Real Madrid Alphonse Areola minta maaf atas selfie bareng Kylian Mbappe usai tim kalah lawan PSG di laga Liga Champions.
Alphonse Areola telah buru-buru meminta maaf kepada suporter Real Madrid setelah foto dirinya lagi cengar-cengir bareng pemain Paris Saint-Germain Kylian Mbappe dan Eric Maxim Choupo-Moting muncul. Foto itu viral usai laga kekalahan Los Blancos skor 3-0 lawan wakil Ligue 1 tersebut.
Areola, yang dalam masa peminjaman di skuad Zinedine Zidane dari PSG musim ini, dilaporkan The42 menyatakan jika beredarnya foto itu juga membuatnya kesal. Ia lantas menegaskan berkomitmen untuk terus membela kubu Los Blancos setelah kekalahan tersebut.
Melalui akun Instagram pribadinya, Areola menjelaskan: “Wahai fans Los Blancos yang terhormat, saya merasa sangat sedih atas beberapa komentar terhadap foto yang telah beredar luas di dunia maya tersebut.”

Berita Terkait

Prediksi Sevilla vs Real Madrid, Liga Spanyol 23 September 2019
Lihat Gareth Bale Menghina Lambang Real Madrid di Depan Umum
Dua Bintang Real Madrid Hindari Zidane Usai Dipermalukan PSG

Kiper Real Madrid hanya reunian sederhana saja
“Saya ingin semua fans setia tahu jika hati saya telah putih (sesuai warna jersey klub) sejak saya teken kontrak untuk klub ini. Saya tidak bisa meragukan motivasi saya, kesetiaan saya dan keterlibatan saya bersama Madrid, Madrid kita.”
Ia mengaku aslinya ikut merasa sedih karena tim kalah saat melawan PSG. Ia awalnya hanya berniat reunian sebentar saja dengan Mbappe cs yang wajar jika ada sesi jeprat-jepret selfie-nya.
“Kekalahan kemarin juga berdampak langsung ke saya juga kok. Saya sama sedihnya seperti setiap orang yang ada di dalam ikatan keluarga besar ini.”
“Setelah pertandingan saya sempat reunian dengan mantan rekan satu tim dan teman-teman saya, yang dulu tidak sempat mengucapkan kalimat perpisahan dengan saya.”
“Meski begitu, saya dengan ini meminta maaf kepada semua fans Madrid yang telah merasa dikecewakan. Itu bukan keinginan saya dan saya harap kita bisa bersama-sama meraih kesuksesan di masa mendatang.”
Areola sendiri ada di bangku cadangan di laga itu selagi Thibaut Courtois yang dibenci fans memulai pekan pertengahannya. Fans lebih mengikuti perkembangan mantan kiper mereka, Keylor Navas, yang membuat clean sheet untuk PSG.
Sumber: Kiper Real Madrid Minta Maaf Selfie Bareng Mbappe

Zidane: Intensitas Adalah Masalah Utama Real Madrid

Gilabola.com – Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane frustrasi setelah Los Blancos menelan kekalahan dalam pertandingan pembuka Liga Champions lawan Paris Saint-Germain.
Dua gol dari Angel Di Maria dan satu gol Thomas Meunier di menit-menir akhir laga membuat tim besutan Thomas Tuchel meraih tiga poin penuh di Parc des Princes.
“Mereka (PSG) lebih baik daripada kami, dalam permainan, di lini tengah, dan hal yang paling mengganggu saya adalah intensitas kami,” kata Zidane.
“Sulit jika Anda tidak memulai pertandingan dengan kuat. Mereka pandai menciptakan peluang, bukan itu yang membuat saya khawatir, tapi adalah melihat tim saya tanpa intensitas yang diperlukan di kompetisi level tinggi ini.”

Berita Terkait

Prediksi Sevilla vs Real Madrid, Liga Spanyol 23 September 2019
Lihat Gareth Bale Menghina Lambang Real Madrid di Depan Umum
Dua Bintang Real Madrid Hindari Zidane Usai Dipermalukan PSG

“Kami tahu mereka akan menekan kami, tetapi kami nyaris tidak membuat dampak pada pertandingan dan kami menciptakan beberapa peluang. Kami mencetak dua gol tetapi yang kedua dibatalkan oleh VAR.”
Thibaut Courtois adalah salah satu pemain Real Madrid tampil buruk saat menghadapi PSG, tetapi Zidane tidak mau menyalahkan sang kiper.
“Kami semua berada di kapal yang sama di sini, saya tidak akan menyalahkan siapa pun,” tegasnya. “Kami harus melupakan kekalahan ini dan fokus pada pertandingan berikutnya, semua orang salah ketika kamu kalah.”
Zinane menilai PSG lebih baik daripada Real Madrid
Los Blancos kurang inspirasi di lapangan, tetapi apa yang menurut Zizou adalah masalah utama? “Saya rasa masalahnya adalah intensitas,” jelasnya. “Ketika ada bola lepas dan Anda berduel untuk mendapatkan bola dan Anda bisa memenangkan duel, [maka] Anda bisa memenangkan pertandingan. Bagi saya itulah masalahnya.”
PSG bermain tanpa tiga penyerang utama mereka, Neymar, Kylian Mbappe dan Edinson Cavani pada pertandingan melawan Madrid.
“Mereka lebih baik dan mereka pantas menang dan kami lebih buruk,” tutur Zizou. “Jika ritme permainan tidak baik, itu sangat rumit, mereka telah benar-benar menekan kami selama pertandingan.”
Sumber: Zidane: Intensitas Adalah Masalah Utama Real Madrid

Bos PSG Ogah Tanggapi Pertanyaan Soal Juara Champions

Gilabola.com – Setelah tiga kali berturut-turut tersingkir pada babak 16 besar di Liga Champions, PSG meraih kemenangan 3-0 atas Real Madrid pada Kamis dinihari.
Dalam pertandingan Liga Champions pertama mereka sejak kemenangan 3-1 Manchester United yang mengejutkan di Paris yang membuat Paris Saint-Germain tersingkir musim lalu, PSG sangat brilian melawan Real Madrid, tetapi mereka tahu betul bahwa mereka masih harus membuktikan banyak hal.
“Sebelum ada yang mengajukan pertanyaan. Jika seseorang bertanya kepada saya apakah kami akan memenangkan Liga Champions, saya keluar dari sini,” Tuchel mengatakan pada konferensi pers setelah Paris Saint-Germain menghancurkan 13 kali juara Eropa Real Madrid pada banyak penyisihan grup pertama mereka di Parc des Princes.
Tersingkir di babak 16 besar oleh Manchester United terjadi setelah kekalahan agregat 5-2 atas oleh Real Madrid pada 2018 dan kekalahan tak terlupakan dari Barcelona pada 2017 dengan kekalahan 6-1 di Camp Nou setelah kemenangan 4-0 di Parc des Princes.

Berita Terkait

Prediksi Sevilla vs Real Madrid, Liga Spanyol 23 September 2019
Lihat Gareth Bale Menghina Lambang Real Madrid di Depan Umum
Dua Bintang Real Madrid Hindari Zidane Usai Dipermalukan PSG

“Kami tidak ingin mengirim pesan, tetapi memang benar bahwa kami mengendalikan permainan ini, kami sangat siap,” kata pemain tengah Paris Saint-Germain Thiago Silva.
Setelah menghabiskan lebih dari satu miliar euro untuk pemain sejak Qatar Sports Investment mengambil alih pada tahun 2011, Paris Saint-Germain diperkirakan akan memenangkan Liga Champions tetapi mereka telah tersingkir di babak sistem gugur di musim-musim terakhir.
Mereka sekarang fokus pada tugas pertama untuk lolos ke dari fase Grup A yang berisikan Real Madrid, Club Brugge dan Galatasaray.
PSG merasa lega tanpa Neymar dan Mbappe
Skuad asuhan Tuchel tampil luar biasa melawan Real dengan Angel Di Maria mencetak dua gol karena tidak adanya trio striker Kylian Mbappe, Edinson Cavani – keduanya cedera – dan Neymar yang diskors.
“Mungkin tekanannya tidak terlalu tinggi pada para pemain karena ketiga pemain itu (Mbappe, Cavani dan Neymar) absen,” tegas Tuchel.
“Tanpa mereka, kami bukan favorit untuk memenangkan laga dan itu membebaskan pikiran para pemain yang berada di lapangan malam ini, mereka tidak merasakan tekanan.”
Meskipun Tuchel mengakui bahwa ia tidak bisa kehilangan trio “MCN” (Mbappe, Cavani dan Neymar) terlalu lama, ia puas dengan rekasi anggota tim lainnya dengan ketidakhadiran mereka.
“Kami bisa melakukannya tanpa mereka (Mbappe, Cavani dan Neymar) untuk beberapa pertandingan jika semua pemain yang lain bermain dalam performa terbaik mereka,” jelasnya.
Sumber: Bos PSG Ogah Tanggapi Pertanyaan Soal Juara Champions

Eden Hazard Menyesal Gabung Real Madrid

Sumberbola – Legenda Manchester United, Rio Ferdinand, yakin jika Eden Hazard mungkin akan menyesal setelah bergabung dengan klub raksasa La Liga, Real Madrid.
Pemain internasional Belgia itu mengakhiri masa tinggal tujuh tahunnya di Chelsea pada musim panas lalu, setelah memutuskan bergabung dengan Los Blancos dalam kesepakatan transfer yang diperkirakan bernilai 88 juta Pounds.
Cedera memang telah menghambat awal karier Hazard di Santiago Bernabeu, dan dia tampil di bawah bentuk terbaiknya saat tim ibukota Spanyol itu menelan kekalahan 3-0 dari Paris Saint-Germain dalam matchday pembuka fase grup Liga Champions 2019/20 pada Kamis (19/9) dini hari WIB.
Lantas, berbicara setelah kekalahan Madrid di Parc des Princes, Ferdinand mengaku khawatir jika Hazard pindah ke Real Madrid pada waktu yang salah.
“Ketika Anda pergi ke klub baru, terutama untuk ukuran Real Madrid, Anda harus mendapatkan hak untuk menjadi orang yang mendapatkan bola, orang yang mereka pandang pertama sebagai jimat,” kata Ferdinand dilansir dari Metro.co.uk.
“Dia harus melakukan sesuatu dalam permainan pelatihan dan dalam permainan itu sendiri, untuk membuat mereka ingin memberinya bola.
“Saya benar-benar takut atasnya, bahwa dia pergi ke Real Madrid pada waktu yang salah. Ini adalah tim yang menua, mereka tidak sedang meningkat, dan saat ini mereka belum banyak mendapatkan penampilan terbaiknya, dan hal itu akan membuat Hazard merefleksikan keputusannya secara buruk dalam jangka panjang,” pungkas mantan bek itu.
Sebagai catatan, Real Madrid gagal mencatatkan satu tembakan pun ke gawang PSG, kendati ada Hazard, Gareth Bale dan Karim Benzema yang memimpin lini serang tim besutan Zinedine Zidane tersebut.