Barcelona Incar ‘The Next Sergio Ramos’

Sumberbola – Mantan pelatih Real Betis, Juan Jose Romero, mengatakan bahwa Barcelona sedang mengincar ‘the next Sergio Ramos’, yakni Junior Firpo.
Firpo menjadi incaran Barcelona, setelah pemain berusia 22 tahun itu tampil gemilang bersama Timnas Spanyol. Dia membantu Spanyol untuk memenangkan Juara Piala Eropa U-21 pada musim panas ini.
Lahir di Santo Domingo di Republik Dominika, bek kiri ini juga dapat bermain di pusat pertahanan dan di lini tengah, dan dianggap sebagai salah satu prospek top Spanyol untuk masa depan.
Negosiasi antara Betis dan Barca akan segera dibuka dan Romero sangat yakin jika Firpo akan menjadi pemain top di masa depan. “Dia adalah pemain sepak bola yang paling mengesankan saya dalam sesi latihan pertamanya,” kata Romero kepada Goal.
“Dia tampak seperti monster dari pemain sepak bola sejak saat pertama. Dia memiliki kedewasaan dan kepribadian yang tangguh yang memberinya kesempatan untuk melangkah jauh, dia memiliki karakter tahan peluru, dia adalah pemain bertahan dengan kualitas hebat dan memiliki kepercayaan pada diri.
“Kepercayaan diri itu bisa menjadi masalah kadang-kadang karena dia sangat percaya pada dirinya sendiri tetapi itu adalah sifat yang bisa positif jika dia menanganinya dengan benar. Terkadang dia terlihat sombong dan itu membuat dia membuat kesalahan yang sangat terlihat.
“Tapi dia bisa berakhir memiliki karier yang mirip dengan Sergio Ramos. Dia juga datang ke Real Madrid dan tim nasional sebagai bek sayap, untuk berakhir di tengah pertahanan dan, meskipun Junior tidak memiliki kekuatan defensif Ramos sebagai bek tengah, juga Ramos tidak memiliki ancaman serangan yang ditunjukkan Junior.
Meskipun usianya masih muda, Romero tidak ragu bahwa Firpo akan sukses di Barca, setelah minat awal dari Madrid pada pemain muda itu sebagai kemungkinan pewaris Marcelo memudar.
“Jika dia menundukkan kepalanya, kita berbicara tentang bek kiri dengan kondisi fisik yang bagus, cepat, bagus di udara dan dengan teknik yang baik. Sangat sulit untuk menemukan pemain dengan begitu banyak kemampuan,” tambahnya.
“[Mantan pelatih Betis] Quique Setien dan saya membawanya ke tim utama ketika ia menunjukkan bakat bermain di tengah, di Betis kami dulu bermain dengan tiga bek tengah dan ia bermain di kiri, ia bermain bagus pertandingan.
“Dia juga bermain di lini tengah dan bahkan sebagai penyerang tengah [di tim muda Betis],” tutupnya.

Dipanggil Anak Jalang 3x oleh Vinicius, Ini Kata Bartra

Liga Spanyol – Real Madrid bertandang ke markas Real Betis untuk melakoni laga lanjutan La Liga musim ini, Senin (14/1) dini hari WIB. Duel panas itu pun dimenangkan oleh kubu tim tamu dengan skor 2-1.
Dalam laga yang berlangsung di Estadio Benito Villamarin itu, Marc Bartra tidak sengaja melakukan tekel keras kepada bintang Real Madrid, Vinicius Junior.
Rupanya, tekel keras tersebut pun disambut dengan respons pedas dari Vinicius. Pemain kelahiran Brasil itu menyebut Bartra sebagai anak jalang sebanyak 3 kali.
Pasca pertandingan, Bartra memberikan sejumlah komentarnya terkait insiden itu. Bagi mantan pemain Barcelona tersebut, Vinicius perlu belajar lebih banyak lagi agar bisa menjadi seorang pria yang dewasa. Ia menilai jika sikap striker muda itu belum mencerminkan sebagai pemain Real Madrid yang sesungguhnya.
“Vinicius berada di tanah lebih lama daripada dia berdiri, jadi saya memintanya untuk tidak menjatuhkan dirinya ke tanah seperti itu,” ungkap Bartra.
“Dia memanggil saya seorang putra jalang. well, katakan saja dia berbicara tentang ibu saya tiga kali. Dia harus banyak belajar dan saya tidak berpikir perilakunya tepat untuk pemain Real Madrid,” cetusnya.

Disoraki Fans Real Betis, Ceballos: Saya Pergi dengan Perasaan Pahit!

Liga Spanyol – Gelandang Real Madrid, Dani Ceballos, kecewa dengan respon para pendukung Real Betis, saat kedua tim tersebut melakoni laga lanjutan La Liga pada Senin (14/1) dini hari WIB.
Ceballos kembali ke Estadio Benito Villamarin setelah meninggalkan Real Betis demi Real Madrid pada tahun 2017 lalu. Tentu hal ini menjadi kejanggalan tersendiri di hati sang pemain. Biar bagaimanapun juga, mantan klubnya tersebut telah memberikan banyak pelajaran berharga untuk bintang kelahiran Spanyol itu.
Namun, Ceballos harus bermain secara profesional sebagai bintang Real Madrid. Pemain berusia 22 tahun itu akhirnya mencetak gol pada menit ke-88, di mana gol tersebut menjadi penentu kemenangan Los Blancos dengan skor 2-1.
Kendati demikian, Ceballos kecewa dengan perlakuan fans Real Betis. Sebab, gelandang tersebut mendapat sorakan yang negatif dari para pendukung mantan timnya.
“Permainan yang sangat sulit, tetapi kami telah mengambil tiga poin sulit dan penting yang bisa jadi emas sehingga kami merasa senang dengan hal itu,” kata Ceballos.
“Namun sorakan dari fans menyakiti saya. Ini adalah klub yang telah memberi saya segalanya. Saya tumbuh di sini jadi saya tidak mengharapkan penerimaan ini, tapi mungkin ini bukan saatnya untuk membicarakannya dan ini saatnya menikmati kemenangan.
“Saya pergi dengan perasaan pahit, karena tidak mendapatkan cinta dari rumah saya untuk waktu yang lama. Apa yang terjadi dengan Betis semuanya akan terungkap suatu hari. Tapi saya pikir saya sudah memberikan banyak kepada klub, sama seperti mereka memberi saya banyak,” tutupnya.

Carvalho: Jika Jadi Madrid, Saya Tak Akan Jual Ronaldo Bahkan dengan Tawaran 200 Juta Euro!

Liga Spanyol – Real Betis akan menjamu Real Madrid dalam laga lanjutan La Liga musim ini, Senin (14/1) dini hari WIB.
Jelang berlangsungnya laga, salah seorang bintang Real Betis bernama William Carvalho memberikan sejumlah komentar terkait situasi lawannya nanti. Menurutnya, juara bertahan Liga Champions itu mengalami ketumpulan di lini serang karena kehilangan sosok Cristiano Ronaldo.
Sebagaimana diketahui, Ronaldo resmi meninggalkan Real Madrid untuk mencari petualangan baru bersama Juventus pada awal Juli lalu, dengan mahar senilai 100 juta Euro.
Sejak bintang Portugal itu meninggalkan Santiago Bernabeu, Real Madrid mengalami kesulitan untuk mencetak gol. Maka dari itu, Carvalho mengklaim jika dirinya merupakan petinggi Los Blancos, ia tak akan membiarkan Ronaldo pergi, bahkan bila ada tawaran senilai 200 juta Euro datang untuknya.
“Tentu saja, Cristiano diperlukan di tim mana pun di dunia dan di Real Madrid mereka melihat sedikit, tidak banyak gol, Cristiano yang mencetak gol,” kata Carvalho.
“Tapi sekarang dia baik-baik saja, dia bagus di Juventus dan dia akan mencetak banyak gol di sana.
“Sulit untuk mengetahui [mengapa dia pergi], saya tidak tahu apa yang terjadi, tetapi saya tahu bagaimana Cristiano, dia memiliki ambisi ukuran dunia, dia ingin selalu melakukan sesuatu dengan baik dan menunjukkan bahwa dia adalah yang terbaik.
“Jika jadi Madrid, Saya tidak akan menjualnya seharga 100 juta Euro. Bahkan, tidak untuk 200 juta Euro, tidak!” Cetusnya.