Calderon Khawatir Saga Transfer Robben 12 Tahun Lalu Berulang pada Hazard

Sumberbola – Real Madrid bisa kesulitan menegosiasikan biaya transfer Eden Hazard selama musim panas ini. Itulah peringatan dari mantan presiden Los Blancos, Ramon Calderon, yang terlibat dalam kesepakatan untuk membawa Arjen Robben dari Chelsea ke ibukota Spanyol pada 2007 lalu.
Setelah membantu Chelsea memenangkan Liga Europa pada Kamis (30/5), Hazard mengatakan bahwa laga tersebut kemungkinan menjadi terakhir kalinya dia mengenakan seragam The Blues.
Kapten Belgia itu diyakini akan bergabung dengan Real Madrid, setelah beberapa kali mengutarakan keinginannya untuk bermain di tim raksasa La Liga tersebut. Tapi, Calderon memperingatkan Real Madrid bahwa mereka bisa menghadapi masalah ketika harus menegosiasikan biaya transfer Hazard.
Berbicara kepada Sky Sports, Calderon mengatakan: “Tampaknya Hazard akan datang, dan itu benar-benar kabar baik bagi Real Madrid. Saya pikir sekarang ini adalah masalah uang.”
“Pemain telah mengatakan dengan jelas bahwa dia ingin pergi, dan dia menginginkan tantangan baru. Tidak adil mempertahankan seorang pemain yang telah berada di sana selama tujuh tahun dan yang memiliki satu tahun tersisa dalam kontraknya,” terangnya.
Lebih lanjut, Calderon mengatakan: “Tentu saja, Chelsea bukan negosiator yang mudah. Saya tahu itu dengan cukup baik karena pada 2007, saya melakukan negosiasi panjang dengan Peter Kenyon pada waktu itu dan Roman Abramovich tentang Arjen Robben.”
“Dia tidak bermain untuk Chelsea, tetapi, meskipun demikian mereka mengatakan harganya 35 juta Pounds. Jumlah uang yang banyak pada saat itu. Saya coba menguranginya berkali-kali, dan kami menunggu sampai menit terakhir, tetapi akhirnya kami membayarnya,” pungkasnya.

Minggu Depan, Mourinho Resmi Jadi Pelatih Real Madrid?

Sumberbola – Mantan presiden Real Madrid, Ramon Calderon, mengatakan jika Jose Mourinho akan segera menjadi pelatih Los Blancos.
Masa depan Santiago Solari di Real Madrid masih diselimuti ketidakpastian. Itu setelah hasil buruk yang didapat oleh raksasa Spanyol tersebut dalam beberapa pertandingan terakhir. Bagaimana tidak? Mereka tersingkir dari kompetisi Copa del Rey dan Liga Champions dalam kurun waktu tujuh hari.
Hasil buruk yang didapat oleh Real Madrid tersebut membuat mereka kemungkinan besar tidak akan memenangkan trofi pada musim ini, mengingat mereka saat ini terpaut sebanyak 12 poin dari Barcelona di klasemen sementara La Liga Spanyol musim ini.
Lantas, Mourinho disebut-sebut sebagai sosok terdepan untuk menjadi pelatih Real Madrid. Kabar tersebut juga dikonfirmasi oleh Calderon. Dia mengungkapkan jika kemungkinan besar Real Madrid akan mengumumkan kedatangan Mourinho pada awal pekan depan.
“Saya mengerti Mourinho akan menandatangani kesepakatan untuk sisa musim ini dan untuk tiga tahun lagi, dengan gaji bersih sebesar 17 juta Pounds per tahun, mungkin pada Senin,” kata Calderon.
“Dia akan kembali karena ada sesuatu yang perlu dilakukan dan presiden Florentino Perez menaruh kepercayaan yang besar kepada Mourinho, bahwa dia adalah orang terbaik yang bisa dia dapatkan saat ini – salah satu periode terburuk dalam sejarah klub,” tutupnya.

Mourinho Akan Latih Real Madrid Musim Depan

Sumberbola – Mantan presiden Real Madrid, Ramon Calderon, merasa yakin jika Jose Mourinho akan kembali ke Los Blancos pada musim depan.
Mourinho dipecat oleh Manchester United pada bulan Desember. Dan sampai saat ini, pelatih asal Portugal itu masih belum melatih klub manapun. Kabarnya, Real Madrid tertarik untuk mendatangkan kembali Mourinho ke Santiago Bernabeu.
Itu setelah penampilan Real Madrid yang kurang konsisten pada musim ini di bawah arahan Santiago Solari. Los Blancos terancam tidak bisa memenangkan trofi pada musim ini, di mana pada pekan ini mereka tersingkir di kompetisi Copa del Rey.
Dengan demikian, bukan hal yang tidak mungkin jika Solari dipecat oleh Real Madrid. Lantas, Calderon menilai jika Mourinho akan menjadi pengganti Solari nantinya.
“Saya punya perasaan, dan sesuatu yang lebih, bahwa musim depan Mourinho akan duduk di bangku Real Madrid,” kata Ramon Calderon.
Sementara itu, pada minggu ini Mourinho mengakui bahwa dia siap untuk terjun ke dunia pelatihan lagi. “Saya memiliki keinginan lebih dari sebelumnya untuk berlatih kembali. (Untuk) tim di mana ada empati total, komitmen, dan orang-orang yang ingin bekerja,” kata Mourinho.

Ronaldo, Alasan di Balik Kepergian Zidane dari Real Madrid

Sumberbola – Perpindahan Cristiano Ronaldo dari Real Madrid ke Juventus pada bursa transfer musim panas kemarin telah dibahas kembali oleh mantan presiden Los Blancos, Ramon Calderon.
Seperti yang diketahui, superstar Portugal itu hengkang dari Real Madrid untuk bergabung dengan raksasa Serie A, Juventus. Kini, pemain berusia 33 tahun ini telah mencetak 14 gol di Serie A, untuk meningkatkan peluang Si Nyonya Tua meraih Scudetto lainnya di musim ini.
Ronaldo bukan satu-satunya tokoh penting Los Blancos yang meninggalkan ibukota Spanyol di musim panas kemarin. Hal ini lantaran bos mereka, Zinedine Zidane, juga ikut meninggalkan Santiago Bernabeu.
Manajer asal Prancis itu secara mengejutkan memutuskan untuk mengakhiri kariernya sebagai juru taktik Los Blancos, setelah membawa Real Madrid meraih trofi Liga Champions untuk ketiga kalinya secara beruntun.
Mengenai hal itu, Calderon percaya bahwa sikap Real Madrid dalam menjual Ronaldo dan menjaga Gareth Bale membuka jalan bagi kepergian Zidane.
“Dia bersikeras menjaga Cristiano dan menjual Bale,” kata Calderon, dilansir dari Express.co.uk. “Presiden [Real Madrid, Florentino Perez] melakukan yang sebaliknya.”
“Zidane juga ingin menandatangani beberapa pemain, dan selain Bale, dia juga ingin menjual beberapa yang lain. Tetapi dia tidak mendapatkan [keinginannya], jadi dia memutuskan untuk pergi. Dan dia benar,” pungkasnya.