Kylian Mbappe Tak Pusingkan Mengenai Ballon d’Or

Kylian Mbappe Tak Pusingkan Mengenai Ballon d’Or- Mega bintang timnas Perancis dan PSG, Kylian Mbappe mengaku tak terlalu memusingkan mengenai penghargaan Ballon d’Or musim ini.
Mbappe menjadi pahlawan penyelamat Prancis dari kekalahan ketika menjamu Islandia dalam laga persahabatan internasional yang digelar di Municipal du Roudourou, Guingamp dini hari tadi.
Dalam laga ini, Prancis yang berstatus juara dunia secara mengejutkan tertinggal dua gol hingga menit ke-85. Gol bunuh diri Holmar Oern Eyjolfsson menipiskan jarak sebelum Mbappe menyamakan skor jelang laga usai melalui eksekusi penalti.
Seusai laga, Mbappe mendapat pertanyaan mengenai Ballon d’Or karena ia masuk dalam daftar 30 kandidat peraih penghargaan edisi 2018 ini.
“Saya tak memikirkannya [Ballon d’Or], karena ketika saya terlalu memikirkan sesuatu, saya menjadi individualistis,” ujar Mbappe kepada TF1.
“Saya lebih memilih memikirkan kolektif, saya berada di sana [daftar kandidat] berkat rekan setim saya di PSG dan di tim nasional. Saya akan memberikan segalanya hingga akhir pemilihan dan kita akan lihat apa yang terjadi,” sambungnya.
Lebih lanjut, Mbappe juga menolak perbandingan dirinya dengan dua megabintang lapangan hijau saat ini, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.
Mbappe tercatat mencetak gol lebih banyak ketimbang Ronaldo dan Messi ketika mereka berada di usia di bawah 20 tahun.
“Saya rasa kalian tak bisa membandingkan saya dengan Ronaldo dan Messi dari masa tersebut, karena mereka berada di era yang berbeda,” tutur Mbappe.
“Zaman sekarang statistik lebih penting. Saya tak membandingkan diri saya dengan mereka,” tukasnya.
The post Kylian Mbappe Tak Pusingkan Mengenai Ballon d’Or appeared first on bolamagz.net.

Di Maria Ogah Pergi Dari PSG Dalam Waktu Dekat

Di Maria Ogah Pergi Dari PSG Dalam Waktu Dekat- Pemain anyar PSG, Di Maria menegaskan bahwa dirinya tak mau meninggalkan PSG dalam waktu dekat. Ia mengungkapkan bahwa cukup bahagia selama bermain bersama PSG.
Di Maria bergabung dengan PSG sejak 2015 lalu ketika ditransfer dari Manchester United dengan biaya mencapai 44 juta poundsterling.
Kontrak Di Maria bersama PSG akan berakhir tahun depan, tapi hingga kini belum ada kesepakatan yang terjalin antara pemain asal Argentina itu dengan pihak manajemen soal perpanjangan kontrak.
Meski demikian, Di Maria menyatakan hasratnya untuk tetap bertahan di PSG karena ia merasa bahagia menjadi bagian dari skuat Les Parisiens.
“Saya sangat bahagia di sini, jadi saya hanya bisa menunggu untuk melihat apa yang akan terjadi,” ujar Di Maria kepada Telefoot.
“Klub tahu apa yang saya mau, kita akan lihat. Saya ingin bertahan di sini, tapi saya selalu mengatakan bahwa saya ingin mengakhiri karier di Argentina. Saya berharap klub terakhir saya di Eropa adalah Paris,” tambahnya.
Lebih lanjut, Di Maria merasa bahagia di PSG karena ia tetap dianggap sebagai pemain penting oleh pelatih Thomas Tuchel terlepas dari adanya trio Neymar, Kylian Mbappe dan Edinson Cavani di lini depan.
“Pelatih [Tuchel] tiba-tiba datang berbicara pada saya, ia membuat saya mengerti bahwa ia menganggap saya penting bagi tim,” imbuh Di Maria.
“Saya rasa ia datang untuk memenangi Liga Champions, dan kami memiliki peluang bagus untuk juara karena kami memiliki Neymar, Mbappe dan Edinson Cavani. Mereka yang terbaik!” tukasnya.
The post Di Maria Ogah Pergi Dari PSG Dalam Waktu Dekat appeared first on bolamagz.net.

Di Maria Ogah Pergi Dari PSG Dalam Waktu Dekat

Di Maria Ogah Pergi Dari PSG Dalam Waktu Dekat- Pemain anyar PSG, Di Maria menegaskan bahwa dirinya tak mau meninggalkan PSG dalam waktu dekat. Ia mengungkapkan bahwa cukup bahagia selama bermain bersama PSG.
Di Maria bergabung dengan PSG sejak 2015 lalu ketika ditransfer dari Manchester United dengan biaya mencapai 44 juta poundsterling.
Kontrak Di Maria bersama PSG akan berakhir tahun depan, tapi hingga kini belum ada kesepakatan yang terjalin antara pemain asal Argentina itu dengan pihak manajemen soal perpanjangan kontrak.
Meski demikian, Di Maria menyatakan hasratnya untuk tetap bertahan di PSG karena ia merasa bahagia menjadi bagian dari skuat Les Parisiens.
“Saya sangat bahagia di sini, jadi saya hanya bisa menunggu untuk melihat apa yang akan terjadi,” ujar Di Maria kepada Telefoot.
“Klub tahu apa yang saya mau, kita akan lihat. Saya ingin bertahan di sini, tapi saya selalu mengatakan bahwa saya ingin mengakhiri karier di Argentina. Saya berharap klub terakhir saya di Eropa adalah Paris,” tambahnya.
Lebih lanjut, Di Maria merasa bahagia di PSG karena ia tetap dianggap sebagai pemain penting oleh pelatih Thomas Tuchel terlepas dari adanya trio Neymar, Kylian Mbappe dan Edinson Cavani di lini depan.
“Pelatih [Tuchel] tiba-tiba datang berbicara pada saya, ia membuat saya mengerti bahwa ia menganggap saya penting bagi tim,” imbuh Di Maria.
“Saya rasa ia datang untuk memenangi Liga Champions, dan kami memiliki peluang bagus untuk juara karena kami memiliki Neymar, Mbappe dan Edinson Cavani. Mereka yang terbaik!” tukasnya.
The post Di Maria Ogah Pergi Dari PSG Dalam Waktu Dekat appeared first on bolamagz.net.

PSG Salip AC Milan Untuk Dapatkan Lucas Paqueta

PSG Salip AC Milan Untuk Dapatkan Lucas Paqueta- Raksasa Liga Spanyol, PSG dilaporkan menjadi klub terdepan untuk mendapatkan bintang Flamengo, Lucas Paqueta menyalip AC Milan yang juga menginginkan sang pemain.
Paqueta adalah gelandang muda milik Flamengo. Ia masih muda, 21 tahun, akan tetapi memiliki talenta yang sangat luar biasa.
Ia pemain berkaki kidal dengan teknik olah bola brilian. Kreatifitasnya juga oke. Yang membuatnya jadi makin diminati banyak klub adalah ia pemain yang bisa bermain di banyak posisi dengan sama baiknya.
Ia sudah menjadi salah satu pilar penting Flamengo. Ia juga akan menjadi bintang masa depan timnas Brasil.
Beberapa waktu Milan dikabarkan meminati Paqueta. Akan tetapi Rossoneri belum ingin merekrutnya dalam waktu dekat.
Pasalnya mereka disebut masih akan memantau performanya lebih dahulu secara lebih seksama. Untuk itulah mereka mengutus mantan pemainnya yakni Kaka untuk menjadi scout di Brasil.
Milan sendiri bisa saja langsung membeli Paqueta. Pasalnya Flamengo mematok klausul rilis senilai 50 juta euro.
Akan tetapi kini Milan terancam gagal mendaratkan Paqueta. Sebab PSG disebut menjadikannya priorits perekrutan mereka.
Kabar ini dilansir oleh Globo Esporte. Kubu PSG disebut menjadikan Paqueta sebagai prioritas berkat desakan Neymar.
Neymar tentu saja mengenalnya karena ia sudah tahu kehebatannya saat sama-sama membela timnas Brasil. Eks pemain Santos itu juga dikabarkan meminta pihak PSG untuk mendatangkannya pada bulan Januari 2019 mendatang.
The post PSG Salip AC Milan Untuk Dapatkan Lucas Paqueta appeared first on bolamagz.net.

Ini Alasan Kuat Jurgen Klopp Mainkan Firmino

Ini Alasan Kuat Jurgen Klopp Mainkan Firmino- Pelatih anyar Liverpool, Jurgen Klopp mempunyai alasan tersendiri untuk memainkan Firmino pada laga klusial melawan PSG tadi malam yang berakhir dengan kemenangan skor 3-2.
Laga tersebut berjalan menarik. Liverpool sudah unggul dua gol di menit ke-36. Namun PSG membalas satu gol di menit ke-40 melalui Thomas Meunier. Skor 2-1 untuk kemenangan Liverpool saat laga memasuki paruh waktu.
Kylian Mbappe lalu menyamakan kedudukan jadi 2-2 di menit ke-83. Namun Roberto Firmino mencetak gol kemenangan Liverpool di menit 90+2. Faktor Firmino inilah yang membuat Liverpool mampu meraih kemenangan penting, Firmino datang dari bangku cadangan dan 20 menit kemudian mencetak gol kemenangan.
Sebelumnya, Jurgen Klopp sempat tak yakin akan memainkan Firmino lantaran baru pulih dari cedera.
Firmino menderita cedera mata yang cukup parah akhir pekan lalu, saat Liverpool mengalahkan Tottenham Hotspur. Mata kiri Firmino tercolok jari Jan Vertonghen. Beruntung, cederanya bisa pulih cukup cepat dan Firmino bisa bermain di laga penting kontra PSG tersebut.
Menukil laman resmi liverpoolfc, saat ditanya soal keputusannya memainkan Firmino, Klopp menjawab: “Kemarin lusa tak ada peluang (memainkan Firmino), kemarin cederanya tak terlihat bagus dan kami hanya melakoni satu sesi latihan.”
“Lalu pagi ini. Bobby (Firmino) melakukan sedikit tes dan dia dia masuk ke lapangan dan anda berpikir ini adalah momen di mana anda harus menunjukkan keyakinan anda pada skuat.”
“Ya, ketika anda punya Bobby Firmino, anda sebenarnya selalu berpikir ‘ayolah, mainkan dia’,” lanjutnya.
Klopp juga memuji penampilan apik Daniel Sturridge yang dipercaya menggantikan tugas Firmino sampai menit ke-72. Sturridge menyumbangkan satu gol yang membuktikan ketajamannya meski jarang bermain.
“Rasanya menyenangkan melihat bagaimana Daniel (Sturridge) tampil malam ini dan dia 100 persen membayar kembali kepercayaan kami.”
“Itu bagus untuknya, untuk kami, dia adalah pemain penting. Dan saya katakan memainkan Bobby setelah 70 menit adalah alat yang bagus, jujur saja, saya menyukai itu. Itu bagus,” tutupnya.
The post Ini Alasan Kuat Jurgen Klopp Mainkan Firmino appeared first on bolamagz.net.