Sir Alex: Man. United Tentukan Juara Premier League Musim Ini

Football5Star.com, Indonesia – Persaingan juara Premier League kian mendekati akhir. Liverpool dan Manchester City terus bersaing ketat. Sir Alex Ferguson, manajer legendaris Manchester United, ikut memprediksi sang pemenang pada akhir musim nanti.

Menurut Sir Alex Ferguson, gelar juara Premier League musim ini akan direbut Liverpool. Kepastian itu, kata dia, akan ditentukan oleh Manchester United, sang seteru berat klub berjuluk The Reds itu di kancah sepak bola Inggris.

Prediksi manajer tersukses Red Devils itu disampaikan kepada Phil Bardsley yang kemudian diungkapkan oleh Jonathan Walters, striker Burnley. Menurut dia, Sir Alex memprediksi Manchester City akan tersandung saat menghadapi Manchester United dan itu membuat Liverpool tak tertahan untuk merebut gelar juara Premier League musim ini.

sportsjoe.ie

“Aku sempat mengobrol dengan Phil Bardsley dan aku akan menyebutkan satu nama di sini. Dia duduk bersama Sir Alex Ferguson,” kisah Walters dalam podcast BBC Radio 5 Live seperti dikutip Football5Star.com.

Striker berumur 35 tahun itu melanjutkan kisahnya. “Dia (Sir Alex) berpikir Liverpool akan menjadi pemenang. Dia berpikir Liverpool karena menilai Manchester United akan mendapatkan sesuatu dari pertandingan melawan Manchester City,” kata dia lagi.

Saat ini, Liverpool unggul dua poin atas Manchester City di klasemen sementara Premier League. Namun, anak-anak asuh Juergen Klopp telah memainkan satu pertandingan lebih banyak dari sang pesaing utama itu.

Akan tetapi, melihat sisa lawan yang harus dihadapi pada sisa kompetisi, Liverpool bisa lebih optimistis. Setelah menekuk Chelsea 2-0 pada akhir pekan lalu, The Reds tak akan lagi bertemu lawan berat. Sementara itu, Manchester City masih harus menghadapi Tottenham Hotspur dan Manchester United yang dinilai Sir Alex Ferguson akan jadi pengganjal.

More News on Liga Inggris

.bscb-37164.bscb-37164 .section-heading.sh-t1 a:hover .h-text,.bscb-37164.bscb-37164 .section-heading.sh-t1 a.active .h-text,.bscb-37164.bscb-37164 .section-heading.sh-t1 > .h-text,.bscb-37164.bscb-37164 .section-heading.sh-t1 .main-link:first-child:last-child .h-text{color:#630060}.bscb-37164.bscb-37164 .section-heading.sh-t1.sh-s5 > .main-link > .h-text:after,.bscb-37164.bscb-37164 .section-heading.sh-t1.sh-s5 > a:first-child:last-child > .h-text:after,.bscb-37164.bscb-37164 .section-heading.sh-t1.sh-s5 > .h-text:first-child:last-child:after{color:#630060 !important}.bscb-37164.bscb-37164.bscb-37164 .section-heading.sh-t1:after{background-color:#630060}.bscb-37164.bscb-37164 .section-heading.sh-t1.sh-s8 .main-link .h-text:before,.bscb-37164.bscb-37164 .section-heading.sh-t1.sh-s8 .main-link.h-text:before,.bscb-37164.bscb-37164 .section-heading.sh-t1.sh-s8 > .h-text:before{border-right-color:#630060 !important}.bscb-37164.bscb-37164 .listing-item:hover .title a,.bscb-37164.bscb-37164 .listing-item-text-1 .post-meta a:hover,.bscb-37164.bscb-37164 .listing-item-grid .post-meta a:hover,.bscb-37164.bscb-37164 .listing-item .rating-stars span:before{color:#630060 !important}.bscb-37164.bscb-37164 .listing-item .rating-bar span,.bscb-37164.bscb-37164 .listing-item .post-count-badge.pcb-t1.pcb-s1,.bscb-37164.bscb-37164.better-newsticker .heading{background-color:#630060 !important}.bscb-37164.bscb-37164.better-newsticker .heading:after{border-left-color:#630060 !important}.bscb-37164 .bs-pagination .btn-bs-pagination:hover,.bscb-37164 .btn-bs-pagination.bs-pagination-in-loading{background-color:#630060 !important;border-color:#630060 !important;color:#fff !important}.bscb-37164 .listing-item-text-2:hover .item-inner{border-color:#630060 !important}.bscb-37164.bscb-37164.bscb-37164.bscb-37164 .term-badges.floated .term-badge a,.bscb-37164.bscb-37164 .bs-pagination-wrapper .bs-loading > div{background-color:#630060 !important;color:#fff !important}

Winger AFC Ajax Jadi Rebutan Klub Besar Eropa

Unai Emery Senang Arsenal Tidak Kebobolan

Ernesto Valverde Nilai Manchester United Berbahaya Saat Tandang

The post Sir Alex: Man. United Tentukan Juara Premier League Musim Ini appeared first on Football5star Berita Bola.

Van Gaal Nilai Solskjaer dan Jose Mourinho Sama Saja

Football5Star.com, Indonesia – Manchester United memang menunjukkan performa lebih baik sejak ditangani Ole Gunnar Solskjaer. Namun, di mata Louis van Gaal, permainan klub berjuluk Red Devils itu sama saja. Menurut dia, Solskjaer sama saja dengan Jose Mourinho.

“Pelatih setelah saya menggunakan taktik parkir bus dan memainkan serangan balik. Sekarang, ada lagi pelatih lain yang parkir bus dan memainkan serangan balik. Perbedaan utama dengan Mourinho, Solskjaer meraih kemenangan,” jelas Louis van Gaal itu seperti dikutip Football5Star.com dari BBC.

sportniews.nl

Lebih jauh, mantan pelatih Bayern Munich itu mengatakan, salah besar bila para pendukung Manchester United menyamakan Solskjaer dengan Sir Alex Ferguson. Dia menilai permainan yang diusung keduanya tidaklah sama.

“Permainan Manchester United saat ini bahkan bukan yang diusung Ferguson. Mereka memainkan sepak bola defensif dan serangan balik. Silakan saja jika Anda menyukai itu. Jika Anda pikir itu lebih menarik dibanding permainan menyerang saya yang membosankan, oke-oke saja. Namun, itu bukan kebenaran saya,” terang pelatih yang baru mengumumkan pensiun itu.

Meskipun demikian, Louis van Gaal tak sepenuhnya menilai negatif mantan striker Manchester United itu. Dalam beberapa hal, dia memberikan apresiasi tinggi. Salah satunya soal perubahan yang dialami Paul Pogba.

“Saya tak di sana, tapi sepertinya ada perubahan dan atmosfer semakin baik,” urai Louis van Gaal. “Solskjaer juga mengubah posisi Paul Pogba. Dia sekarang berada di posisi yang membuat dirinya jauh lebih penting.”

More News on Liga Inggris

Eks Gelandang Spurs Enggan Tukar Eriksen dengan Hazard atau…

Mimpi yang Jadi Kenyataan Bagi Solskjaer di Manchester United

Manchester United Permanenkan Status Ole Gunnar Solskjaer

The post Van Gaal Nilai Solskjaer dan Jose Mourinho Sama Saja appeared first on Football5star Berita Bola.

Nemanja Matic Ingin Selamatkan Solskjaer dan Manchester United

Football5Star.com, Indonesia – Hasil buruk yang dituai dalam dua laga terakhir membuat Nemanja Matic resah. Kekalahan beruntun dari Arsenal dan Wolverhampton Wanderers dinilai membahayakan musim Manchester United dan masa depan manajer carekater, Ole Gunnar Solskjaer.

Nemanja Matic bertekad membantu Manchester United bangkit dan sekaligus memastikan Solskjaer dipermanenkan sebagai manajer pada akhir musim. Dia yakin hal itu dapat terwujud asalkan semua punya keyakinan kuat dan menunjukkan kerja keras di lapangan.

manchestereveningnews.co.uk

“Aku ingin Ole bertahan,” ujar Nemanja Matic seperti dikutip Football5Star.com dari London Evening Standard. “Dia manajer hebat, sangat positif dan klub akan menentukan (masa depannya). Aku yakin dia akan membalikkan situasi dan membuat segalanya lebih baik.”

Lebih jauh, pemain yang pernah membela Chelsea itu menambahkan, “Kami harus memberikan segenap kemampuan terbaik demi meraih posisi empat besar. Kami tak boleh membiarkan terus seperti ini. Kami juga masih berlaga di Liga Champions. Kita akan lihat seberapa mampu dan bagus kualitas yang ada.”

Pemain timnas Serbia itu mengingatkan, perjuangan tak akan mudah. Persaingan keras menembus empat besar tengah terjadi di antara tim-tim besar. “Chelsea, Arsenal, dan Tottenham (Hotspur) akan memberikan yang terbaik untuk berada di empat besar. Semua orang tahu hal itu,” tegas dia.

Nemanja Matic juga mengingatkan, dua kekalahan dari Arsenal dan Wolverhampton adalah sinyal negatif. Namun, itu tak perlu dibesar-besarkan. Menurut dia, kekalahan itu wajar karena didapatkan dari tim yang bagus.

More News on Liga Inggris

Hudson-Odoi Kaget Dipanggil Timnas Inggris

Barcelona Satu Level di Atas Manchester United

Mauricio Pochettino: Barcelona Favorit Utama Juara Liga…

The post Nemanja Matic Ingin Selamatkan Solskjaer dan Manchester United appeared first on Football5star Berita Bola.

Kisah Lucu Aubameyang Saat Arsenal Hajar Manchester United

Football5Star.com, Indonesia – Ada kisah menarik yang dialami Pierre-Emerick Aubameyang saat Arsenal menang 2-0 atas Manchester United, Minggu (10/3/2019). Dia mengaku kehilangan topeng yang sudah disiapkan untuk selebrasi gol pada laga tersebut.

Pierre-Emerick Aubameyang mencetak gol kedua Arsenal pada laga itu saat pertandingan memasuki menit ke-69. Eksekusi penaltinya berhasil mengecoh David de Gea, penjaga gawang Manchester United. Setelah itu, dia sempat ke belakang gawang untuk mengambil topeng, tapi tak mendapatinya.

standard.co.uk

“Aku sebenarnya sudah menyiapkan selebrasi khusus untuk laga itu. Namun, aku tak menemukan topengku,” urai Pierre-Emerick Aubameyang seperti dikutip Football5Star.com dari The Telegraph.

Penyerang asal Gabon itu menambahkan, “Itu seharusnya berada di belakang gawang, tapi aku tak berhasil menemukannya. Aku katakan kepada staf klub untuk menaruh topengku di sana, tapi ternyata tak ada. Mungkin lain waktu.”

Rencana selebrasi khusus itu dibuat eks pemain Borussia Dortmund tersebut sebagai balas dendam kepada Jesse Lingard. Dia mengaku tersinggung oleh selebrasi moonwalk yang dilakukan pemain Manchester United itu saat Arsenal kalah di Piala FA, Januari silam.

Rasa kesal terhadap selebrasi Lingard itu bukan melulu milik Pierre-Emerick Aubameyang. Kiper Bernd Leno pun demikian. “Anda tak akan pernah melupakan hal seperti itu, ketika seseorang merayakan (gol seperti Lingard),” ucap kiper asal Jerman itu. “Anda pasti tak mau melihat itu lagi sehingga lebih termotivasi (untuk menang).”

More News on Liga Inggris

.bscb-16900.bscb-16900 .section-heading.sh-t1 a:hover .h-text,.bscb-16900.bscb-16900 .section-heading.sh-t1 a.active .h-text,.bscb-16900.bscb-16900 .section-heading.sh-t1 > .h-text,.bscb-16900.bscb-16900 .section-heading.sh-t1 .main-link:first-child:last-child .h-text{color:#630060}.bscb-16900.bscb-16900 .section-heading.sh-t1.sh-s5 > .main-link > .h-text:after,.bscb-16900.bscb-16900 .section-heading.sh-t1.sh-s5 > a:first-child:last-child > .h-text:after,.bscb-16900.bscb-16900 .section-heading.sh-t1.sh-s5 > .h-text:first-child:last-child:after{color:#630060 !important}.bscb-16900.bscb-16900.bscb-16900 .section-heading.sh-t1:after{background-color:#630060}.bscb-16900.bscb-16900 .section-heading.sh-t1.sh-s8 .main-link .h-text:before,.bscb-16900.bscb-16900 .section-heading.sh-t1.sh-s8 .main-link.h-text:before,.bscb-16900.bscb-16900 .section-heading.sh-t1.sh-s8 > .h-text:before{border-right-color:#630060 !important}.bscb-16900.bscb-16900 .listing-item:hover .title a,.bscb-16900.bscb-16900 .listing-item-text-1 .post-meta a:hover,.bscb-16900.bscb-16900 .listing-item-grid .post-meta a:hover,.bscb-16900.bscb-16900 .listing-item .rating-stars span:before{color:#630060 !important}.bscb-16900.bscb-16900 .listing-item .rating-bar span,.bscb-16900.bscb-16900 .listing-item .post-count-badge.pcb-t1.pcb-s1,.bscb-16900.bscb-16900.better-newsticker .heading{background-color:#630060 !important}.bscb-16900.bscb-16900.better-newsticker .heading:after{border-left-color:#630060 !important}.bscb-16900 .bs-pagination .btn-bs-pagination:hover,.bscb-16900 .btn-bs-pagination.bs-pagination-in-loading{background-color:#630060 !important;border-color:#630060 !important;color:#fff !important}.bscb-16900 .listing-item-text-2:hover .item-inner{border-color:#630060 !important}.bscb-16900.bscb-16900.bscb-16900.bscb-16900 .term-badges.floated .term-badge a,.bscb-16900.bscb-16900 .bs-pagination-wrapper .bs-loading > div{background-color:#630060 !important;color:#fff !important}

Bayern Munich vs Liverpool: Hantu dari Masa Lalu

Jadwal 16 Besar Leg Kedua Liga Champions Pekan Ini

Mesut Oezil Bahagiakan Bocah Kenya yang Mengidolakannya

The post Kisah Lucu Aubameyang Saat Arsenal Hajar Manchester United appeared first on Football5star Berita Bola.

Pep Guardiola Tak Peduli Apa pun Hasil Manchester United vs Liverpool

Football5Star.com, Indonesia – Akhir pekan ini, ada dua laga bernilai penting bagi Manchester City yang diasuh Pep Guradiola. Pertama, tentu saja final Carabao Cup melawan Chelsea. Kedua, laga Manchester United vs Liverpool. Hasil laga itu akan memengaruhi persaingan juara Premier League musim ini.

Meskipun demikian, Pep Guardiola menegaskan hanya fokus pada pertandingan final Carabao Cup. Dia mengaku tak terlalu peduli pada hasil laga Manchester United vs Liverpool yang berlangsung sebelum timnya menghadapi Chelsea.

shropshirestar.com

“Sejauh ini, final Carabao Cup adalah pertandingan terpenting bagi kami,” ujar Pep Guardiola seperti dikutip Football5Star.com dari Manchester Evening News. “Tentu akan bagus bagi kami jika Manchester United meraih hasil bagus. Namun, kami punya laga final yang harus dilakoni.”

Mantan pelatih Barcelona itu menambahkan, “Mungkin bagi Manchester United atau Liverpool, itu (Carabao Cup) tidak penting karena sudah punya banyak trofi itu di lemari. Mereka juga sudah punya banyak gelar juara. Namun, tidak demikian halnya bagi kami.”

Menurut Pep Guardiola, trofi apa pun akan sangat berarti bagi perkembangan klub. Itu sebabnya, dia sangat ingin Manchester City mempertahankan gelar juara Carabao Cup dengan mengalahkan Chelsea.

Pep Guardiola pun sangat mewaspadai sang lawan. Secara khusus, dia mengingatkan bahwa klub berjuluk The Blues itu sangat sering melakoni final dalam satu dekade terakhir. Hal itu bisa jadi modal penting pada laga di Stadion Wembley nanti.

More News on Liga Inggris

Solskjaer: Kami Bermain dengan 10 Setengah Pemain Lawan…

Mkhitaryan Sebut Arsenal Harusnya Cetak Lebih Banyak Gol

Guardiola Bangga City Raih Gelar Pertama Musim Ini

The post Pep Guardiola Tak Peduli Apa pun Hasil Manchester United vs Liverpool appeared first on Football5star Berita Bola.

Solskjaer: Alexis Sanchez Tak Ubahnya Botol Kecap

Football5Star.com, Indonesia – Alexis Sanchez tengah jadi sorotan di Manchester United saat ini. Performanya tak kunjung moncer sejak diangkut dari Arsenal pada awal 2018. Kedatangan Ole Gunnar Solskjaer sebagai pengganti Jose Mourinho juga tak jua membuat dia bangkit.

Bahkan, Solskjaer sempat mengungkapkan rasa frustrasi terkait sang pemain selepas leg I babak 16-besar Liga Champions, tengah pekan lalu. Dia menyebut dirinya tak bisa melakukan apa-apa lagi bagi Alexis Sanchez. Pemain asal Chile itu, kata dia, harus menemukan dirinya sendiri.

Meskipun demikian, manajer asal Norwegia tersebut masih punya harapan. Dia tetap yakin Alexis Sanchez yang sempat menggila bersama Udinese dan Barcelona akan bangkit kembali.

independent.co.uk

Menurut Solskjaer, Alexis Sanchez hanya butuh satu momen. Jika momen itu ditemukan, dia yakin sang pemain akan kembali jadi pemain yang menakutkan. Dia menyamakan sang pemain dengan sebuah botol kecap.

“Begitulah ketika Anda tak jua tampil sesuai standar,” kata Solskjaer seperti dikutip Football5Star.com dari Manchester Evening News. “Anda seperti punya sebuah botol kecap. Anda kesulitan mengeluarkan kecap dari botol itu. Namun, ketika sudah keluar, berikutnya akan mengalir cepat.”

Keyakinan Solskjaer didasarkan pada kemampuan Alexis Sanchez selama ini. “Saya kira dia pemain yang sangat bagus,” terang dia. “Anda lihat saat dia melawan Fulham dan mendapatkan peluang. Andai saja gol, saya yakin itu akan membangkitkan kepercayaan dirinya.”

Musim ini, Alexis Sanchez telah turun dalam 19 laga di berbagai ajang yang diikuti Manchester United. Namun, dia hanya mampu mencetak dua gol dan tiga assist. Di tengah cedera yang menghantam Jesse Lingard dan Anthony Martial, dia kini jadi salah satu harapan Solskjaer dalam melakoni laga-laga ke depan.

More News on Liga Inggris

Mohamed Salah: Klopp Keluarkan Potensi Terbaik Liverpool

Langgar Aturan, Chelsea Kena Embargo Transfer

Liverpool Nikmati Tekanan Persaingan Gelar Juara

The post Solskjaer: Alexis Sanchez Tak Ubahnya Botol Kecap appeared first on Football5star Berita Bola.

Jones: Man. United Tak Lagi Jadi Bahan Olokan

Football5star.com, Indonesia – Bek Manchester United, Phil Jones, mengakui bahwa timnya sempat dipandang sebelah mata pada awal musim. Namun, Jones menyatakan klub berjuluk Setan Merah telah bangkit dari keterpurukan.

Man. United mengalami masa buruk ketika Jose Mourinho masih duduk di kursi manajer pada awal musim. Pria asal Portugal tersebut akhirnya didepak oleh manajemen pada Desember 2018.

Kedatangan Ole Gunnar Solskjaer yang ditunjuk sebagai manajer interim membawa angin segar bagi Manchester United. Di bawah asuhan dia, Paul Pogba dan kolega meraih 10 kemenangan dan hanya satu kali imbang dari 11 pertandingan dalam semua ajang.

“Kami tahu bisa menembus posisi empat besar. Itu pernyataan besar, kami hanya perlu terus berkembang dan meraih poin,” ujar Phil Jones, seperti dikutip Football5star dari Sky Sports.

“Tahukah Anda bahwa semua orang menghadapi kami dengan serius saat ini? Kami mungkin sedikit menjadi bahan olokan pada awal musim, tetapi tidak lagi saat ini,” tutur bek asal Inggris tersebut.

Bek Manchester United Phil Jones (Getty Images)

“Kami telah membuktikannya dalam 10-12 pertandingan terakhir. Kami terus berkembang dan masih menjadi lebih baik,” kata Jones.

Setelah sempat terseok-seok pada paruh pertama musim ini, Manchester United membuka peluang untuk meraih tiket Liga Champions. Setan Merah menempati posisi keempat klasemen sementara Premier League dengan 51 poin dari 26 laga.
The post Jones: Man. United Tak Lagi Jadi Bahan Olokan appeared first on Football5star Berita Bola.

Tahan Manchester United, Manajer Burnley Lanjutkan Tren Apik

Football5Star.com, Indonesia – Hasil apik dituai Burnley saat melawat ke Stadion Old Trafford, Rabu (30/1/2019) dini hari WIB. Anak-anak asuh Sean Dyche berhasil menahan Manchester United dengan skor 2-2. Mereka hampir saja menang andai tak ada gol penyeimbang dari Victor Lindelof pada injury time.

Hasil imbang itu jadi catatan khusus bagi Sean Dyche. Manajer Burnley itu meneruskan catatan apik setiap kali timnya melakoni laga pada Selasa waktu setempat di Premier League. Kini, dia menuai tiga kemenangan dan dua kali imbang dalam lima laga yang digelar Selasa.

5 – Tuesday is the only day of the week on which Sean Dyche has never lost a Premier League game as a manager, winning three and drawing two of his five games in the competition. Quirk. pic.twitter.com/O9cL13vVDL— OptaJoe (@OptaJoe) January 29, 2019

Di samping itu, manajer Burnley itu kini selalu berhasil menuai hasil imbang dalam tiga lawatan terakhir ke Old Trafford. Sebelum ini, dia membawa Burnley imbang 0-0 pada musim 2016-17 dan 2-2 pada musim berikutnya.

Sepanjang kiprahnya sebagai manajer, Sean Dyche telah empat kali melawat ke Old Trafford. Dari empat lawatan itu, hanya sekali dia kalah. Itu dialami dalam lawatan pertamanya pada 11 Februari 2015. Burnley yang ditanganinya takluk 1-3 dari anak-anak asuh Jose Mourinho.

Meskipun berhasil meneruskan tren bagus di Old Trafford, Sean Dyche tetap memendam kekecewaan. Pasalnya, hasil imbang 2-2 itu membuat dia tetap tak pernah menang atas Manchester United. Kini, dia hanya menuai empat hasil imbang dan empat kekalahan dalam delapan kesempatan.

standard.co.uk

Secara khusus, dia kecewa oleh putusan wasit memberikan hadiah penalti kepada tuan rumah pada menit ke-86. Menurut dia, Jesse Lingard sengaja menjatuhkan diri saat berduel dengan Jeff Hendrick.

“Saya sungguh tak suka ketika ada sentuhan di bahu, tapi mereka lantas jatuh. Namun, beginilah sepak bola modern,” keluh Sean Dyche selepas pertandingan seperti dikutip Football5Star.com dari BBC.

More News on Liga Inggris

Syarat Mutlak Solskjaer agar Jadi Pelatih Tetap MU

Hodgson Telat Tahu Crystal Palace Dapatkan Batshuayi

Solskjaer Lega Martial Perpanjang Kontrak

The post Tahan Manchester United, Manajer Burnley Lanjutkan Tren Apik appeared first on Football5star Berita Bola.

Solskjaer Tetap Lebih Baik dari Ancelotti dan Guardiola

Football5Star.com, Indonesia – Ole Gunnar Solskjaer gagal menorehkan rekor baru di Premier League. Dia urung menjadi manajer pertama yang meraih hasil sempurna dalam tujuh laga awal bersama sebuah klub di kasta tertinggi kompetisi sepak bola Inggris itu.

Meskipun demikian, hasil imbang 2-2 yang dituai Manchester United saat menjamu Burnley, Rabu (30/1/2019) dini hari, tetap menahbiskan Solskjaer sebagai manajer dengan start terbaik bersama sebuah klub di Premier League. Capaiannya dalam tujuh laga awal lebih baik dari Carlo Ancelotti dan Pep Guardiola.

First 7 PL Matches in charge of a club:Solskjaer: W-W-W-W-W-W-DAncelotti: W-W-W-W-W-W-LGuardiola: W-W-W-W-W-W-L#MNUBUR— Gracenote Live (@GracenoteLive) January 29, 2019

Solskjaer menjadi manajer pertama yang tak mengalami kekalahan dalam tujuh laga awal di Premier League bersama sebuah klub. Sebelum ditahan Burnley, Manchester United berhasil menang atas Cardiff City, Huddersfield Town, Burnemouth, Newcastle United, Tottenham Hotspur, dan Brighton & Hove Albion.

Itu lebih baik dari Ancelotti dan Guardiola. Keduanya sama-sama mengalami kekalahan pada laga ke-7 setelah meraup enam kemenangan beruntun. Ancelotti yang menangani Chelsea menelan kekalahan 1-3 di kandang Wigan Athletic. Sementara itu, Guardiola bersama Manchester City takluk 0-2 di kandang Tottenham Hotspur.

Capaian Solskjaer bersama Manchester United pada musim ini sangat kontras dengan saat dia menangani Cardiff City. Pada 2014, dia hanya sekali menang, dua kali imbang, dan empat kali kalah dalam tujuh laga awalnya bersama klub itu di Premier League.

Tangan dingin Solskjaer akan kembali diuji pada akhir pekan nanti. Minggu, (3/2/2019), Manchester United dijadwalkan bertanding di markas Leicester City.

More News on Liga Inggris

Syarat Mutlak Solskjaer agar Jadi Pelatih Tetap MU

Hodgson Telat Tahu Crystal Palace Dapatkan Batshuayi

Solskjaer Lega Martial Perpanjang Kontrak

The post Solskjaer Tetap Lebih Baik dari Ancelotti dan Guardiola appeared first on Football5star Berita Bola.

Gelandang Muda Arsenal Akui Dapat Tips dari Paul Pogba

Football5Star.com, Indonesia – Gelandang muda Arsenal, Ainsley Maitland-Niles, diam-diam sangat berterima kasih kepada Paul Pogba. Pasalnya, bintang Manchester United itu sempat memberikan tips dan motivasi kepadanya.

Hal itu terjadi saat Maitland-Niles berjumpa Pogba pada akhir musim lalu. Dalam lawatan The Gunners ke Old Trafford yang berujung kekalahan 1-2, sang gelandang muda Arsenal dipasang secara penuh oleh Arsene Wenger. Penampilannya lantas dipuji mantan pemain termahal dunia tersebut.

“Dia berkata kepadaku bahwa aku harus terus bekerja keras,” ungkap Maitland-Niles seperti dikutip Football5Star.com dari Sky Sports. “Dia menikmati bermain melawanku dan dia bersungguh-sungguh mengatakan itu.”

manchestereveningnews.co.uk

Pemain berumur 21 tahun itu menambahkan, “Dia hanya mengatakan kepadaku untuk terus lebih maju. Dia juga memberiku beberapa nasihat yang sungguh bagus.”

Petuah Pogba itu jadi modal tersendiri bagi gelandang muda Arsenal tersebut. Pasalnya, seiring kedatangan Unai Emery sebagai manajer baru Arsenal, perkembangannya agak tersendat. Musim lalu, bersama Wenger, dia turun dalam 28 pertandingan di semua ajang. Kini, Emery baru 12 kali memberikan kesempatan bermain kepada dia.

“Perkembanganku lambat dan kukira dia (Emery) juga akan mengatakan hal yang sama. Kami saat ini tengah membangun hubungan. Jadi, rasanya kami akan lebih berkembang seiring perjalanan musim ini dan tahun-tahun ke depan,” jelas Maitland-Niles soal kiprahnya musim ini.

Gelandang muda Arsenal itu juga mengakui tuntutan Emery jauh lebih besar. “Dia berharap banyak dariku dan membuatku bekerja 10 kali lebih keras setiap hari. Aku tahu dia memantauku dan yakin dia menginginkan lebih banyak dari yang sudah kulakukan,” tandas dia.

More News on Liga Inggris

.bscb-35163.bscb-35163 .section-heading.sh-t1 a:hover .h-text,.bscb-35163.bscb-35163 .section-heading.sh-t1 a.active .h-text,.bscb-35163.bscb-35163 .section-heading.sh-t1 > .h-text,.bscb-35163.bscb-35163 .section-heading.sh-t1 .main-link:first-child:last-child .h-text{color:#630060}.bscb-35163.bscb-35163 .section-heading.sh-t1.sh-s5 > .main-link > .h-text:after,.bscb-35163.bscb-35163 .section-heading.sh-t1.sh-s5 > a:first-child:last-child > .h-text:after,.bscb-35163.bscb-35163 .section-heading.sh-t1.sh-s5 > .h-text:first-child:last-child:after{color:#630060 !important}.bscb-35163.bscb-35163.bscb-35163 .section-heading.sh-t1:after{background-color:#630060}.bscb-35163.bscb-35163 .section-heading.sh-t1.sh-s8 .main-link .h-text:before,.bscb-35163.bscb-35163 .section-heading.sh-t1.sh-s8 .main-link.h-text:before,.bscb-35163.bscb-35163 .section-heading.sh-t1.sh-s8 > .h-text:before{border-right-color:#630060 !important}.bscb-35163.bscb-35163 .listing-item:hover .title a,.bscb-35163.bscb-35163 .listing-item-text-1 .post-meta a:hover,.bscb-35163.bscb-35163 .listing-item-grid .post-meta a:hover,.bscb-35163.bscb-35163 .listing-item .rating-stars span:before{color:#630060 !important}.bscb-35163.bscb-35163 .listing-item .rating-bar span,.bscb-35163.bscb-35163 .listing-item .post-count-badge.pcb-t1.pcb-s1,.bscb-35163.bscb-35163.better-newsticker .heading{background-color:#630060 !important}.bscb-35163.bscb-35163.better-newsticker .heading:after{border-left-color:#630060 !important}.bscb-35163 .bs-pagination .btn-bs-pagination:hover,.bscb-35163 .btn-bs-pagination.bs-pagination-in-loading{background-color:#630060 !important;border-color:#630060 !important;color:#fff !important}.bscb-35163 .listing-item-text-2:hover .item-inner{border-color:#630060 !important}.bscb-35163.bscb-35163.bscb-35163.bscb-35163 .term-badges.floated .term-badge a,.bscb-35163.bscb-35163 .bs-pagination-wrapper .bs-loading > div{background-color:#630060 !important;color:#fff !important}

Sarri Anggap Bayern Lecehkan Chelsea

Demi Hindari Sanksi, Mourinho Menyelinap di Keranjang Pakaian…

Ederson Tak Henti Belajar dari Sang Idola

The post Gelandang Muda Arsenal Akui Dapat Tips dari Paul Pogba appeared first on Football5star Berita Bola.