Sarri Merasa Belum Sebanding dengan Mourinho

Football5star.com, Indonesia – Maurizio Sarri, manajer Chelsea, merasa tak pantas dibanding-bandingkan dengan Jose Mourinho. Dia merasa bukan apa-apa di hadapan Mourinho yang telah meraup kesuksesan saat menangani The Blues. Hal itu diungkapkan Sarri dalam konferensi pers jelang laga Chelsea vs Man. United.
Sarri mengaku harus mencetak prestasi terlebih dahulu untuk bisa dibandingkan atau dianggap sejajar dengan The Special One yang akan dihadapinya dalam laga Chelsea vs Man. United. Trofi juara, menurut dia, adalah pembeda yang jelas antara dirinya dengan manajer asal Portugal tersebut.
thesun.co.uk
“Saya kira prestasi lebih berpihak kepada dia. Jadi, saat ini, dia lebih baik dari saya. Saya berharap bisa meningkatkan diri pada waktu mendatang, tapi saat ini saya harus mengatakan bahwa dia lebih baik dari saya,” ungkap Sarri sebelum pertemuan dengan Mourinho dalam laga Chelsea vs Man. United, Sabtu (20/10/2018).
Sarri Belum Terkalahkan
“Dia telah memenangakan segalanya di mana saja. Jadi, saya perlu memenangkan sesuatu jika ingin dibandingkan dengan dia,” tambah mantan pelatih Napoli itu. “Saat ini, tidak mungkin membandingkan saya dengan dia. Kita berbicara tentang salah satu pelatih terbaik di dunia dan saat ini saya bukan salah satu yang terbaik.”
Terlepas dari soal prestasi dan trofi juara, ada satu hal yang bisa membuat Sarri tak perlu minder. Itu adalah meraup kemenangan dalam laga Chelsea vs Man. United. Kemenangan atas Jose Mourinho setidaknya menjadi sedikit bukti tangan dinginnya. Selain itu, andai bisa terus membawa the Blues tak terkalahkan sepanjang musim ini, dia juga tetap bisa menepuk dada.
Sebelum laga Chelsea vs Man. United pada akhir pekan ini, anak-anak asuh Sarri tercatat tak terkalahkan dalam 11 laga beruntun di berbagai ajang. Mereka meraup sembilan kemenangan dan dua kali imbang. Hasil imbang diraih saat melawan West Ham United dan Liverpool di Premier League.

More News on Liga Inggris

Emery Minta Ramsey Habis-habisan Musim Ini

Hazard Tak Masalah Jika Pensiun di Chelsea

Giggs Percaya United Akan Kejutkan Chelsea

The post Sarri Merasa Belum Sebanding dengan Mourinho appeared first on Football5star Berita Bola.

5 Fakta Chelsea vs Man. United di Stamford Bridge

Football5star.com, Indonesia – Laga Chelsea vs Man. United di Stamford Bridge, Sabtu (20/10/2018), menjanjikan pertarungan seru. Fakta sejarah menunjukkan, dalam 26 pertemuan kedua klub di Stamford Bridge dalam ajang Premier League kerap kali berakhir dengan skor ketat. Sebanyak 7 kali laga berkesudahan imbang dan 12 kali dengan kemenangan berselisih satu gol.
Terkait hasil akhir, berikut ini Football5Star.com menyajikan 5 fakta menarik dari laga-laga Premier League saat kedua tim bertemu di Stamford Bridge.

1. Pesta Lima Gol The Blues
footballfancast.com
Lawatan Man. United ke Stamford Bridge pada 3 Oktober 1999 berujung pilu. Kekalahan 0-5 harus dibawa pulang anak-anak asuh Sir Alex Ferguson. Tiga catatan kelam juga didapatkan Red Devils. Gawang Massimo Taibi dijebol Gustavo Poyet saat laga baru berjalan 28 detik, Nicky Butt dikartu merah pada menit ke-23, lalu Henning Berg membuat gol bunuh diri pada menit ke-59.
Poyet bukan hanya membuat satu gol pada laga itu. Pada menit ke-54, dia kembali menaklukkan Taibi. Adapun dua gol lainnya dilesakkan oleh Chris Sutton pada menit ke-6 dan Jody Morris saat laga bersisa sembilan menit saja. Sir Alex terkesan terlambat bereaksi. Dia baru memasukkan Ole Gunnar Solskjaer dan Teddy Sheringham saat timnya sudah tertinggal 0-4.
Hingga kini, 5-0 jadi skor kemenangan terbesar dalam laga Chelsea vs Man. United di Premier League saat berlangsung di Stamford Bridge.

2. Berbagi Setengah Lusin Gol
taringa.net
Pertarungan Chelsea vs Man. United pada 5 Februari 2012 masih tercatat sebagai pertemuan kedua klub di Stamford dengan jumlah gol terbanyak. Setengah lusin gol tercipta dalam laga tersebut. Tiga gol untuk sang tuan rumah, tiga gol pula untuk sang tamu.
Tuan rumah terlebih dahulu unggul tiga gol. Diawali gol bunuh diri Jonny Evans pada menit ke-36, Juan Mata dan David Luiz membawa The Blues unggul jauh dan seperti tak akan terkejar saat laga memasuki menit ke-50.
Akan tetapi, mentalitas Red Devils terbukti di sini. Dua penalti Wayne Rooney pada menit ke-58 dan 69 serta tembakan Javier Hernandez hanya enam menit jelang bubaran membuat tuan rumah harus puas meraih satu poin.

3. Tujuh Gol Tunggal
sports.yahoo.com
Dari 26 laga Chelsea vs Man. United di Stamford Bridge dalam ajang Premier League, skor yang paling sering tercipta adalah 1-0. Total, tujuh kali hal itu terjadi. Itu lebih banyak dari skor imbang 1-1 yang hanya tersaji sebanyak lima kali. Dari tujuh gol tunggal itu, hanya sekali yang menjadi kemenangan Red Devils.
Gol tunggal pertama yang membuat laga Chelsea vs Man. United berkahir 1-0 dibuat Gavin Peacock pada 11 September 1993. Adapun gol tunggal terakhir dalam pertemuan kedua klub dilesakkan Alvaro Morata pada musim lalu, tepatnya pada 5 November 2017.
Satu-satunya kemenangan 1-0 yang diraih Red Devils di Stamford Bridge terjadi pada 28 Februari 1998. Satu-satunya gol dalam pertandingan itu dibuat Phil Neville saat laga berjalan 31 menit.

4. Red Devils Sebelas Kali Majal
goal.com
Berlaga di Stamford Bridge adalah pekerjaan mahasulit bagi Man. United. Di Premier League, 43,21 persen berakhir tanpa keberhasilan membobol gawang tuan rumah. Total, sebelas kali Red Devils majal di Stamford Bridge. Dari jumlah itu, sembilan di antaranya berakhir dengan kekalahan.
Sebaliknya, gawang Man. United sangat jarang bersih dari gol tuan rumah. Hanya empat kali lawatan mereka yang berujung clean sheet. Itu pun hanya dua yang berbuah kemenangan. Kali terakhir Man. United pulang ke Old Trafford tanpa kebobolan terjadi pada 9 Mei 2007. Kala itu, laga Chelsea vs Man. United berakhir tanpa gol.

5. Dua Kacamata
sportskeeda.com
Meskipun cenderung berakhir denga skor ketat, cukup sulit mengharapkan laga Chelsea vs Man. United di Stamford Bridge berakhir dengan skor kacamata alias 0-0. Sejak 1992-93, hanya dua kali hal itu terjadi. Itu setara dengan 7,69 persen dari total 26 pertemuan keduanya di Stamford Bridge dalam ajang Premier League.
Hasil kacamata pertama tersaji pada 29 Desember 1998. Sebelumnya, dalam enam kesempatan, kedua tim sama-sama hanya sekali gagal mencetak gol. Sementara itu, laga terakhir yang berakhir tanpa gol terjadi pada 9 Mei 2007. Setelah itu, dalam sebelas pertemuan beruntun di Stamford Bridge, The Blues selalu berhasil membobol gawang Red Devils sehingga skor kaca mata tak pernah terulang lagi.

More News on Liga Inggris

Emery Minta Ramsey Habis-habisan Musim Ini

Hazard Tak Masalah Jika Pensiun di Chelsea

Giggs Percaya United Akan Kejutkan Chelsea

The post 5 Fakta Chelsea vs Man. United di Stamford Bridge appeared first on Football5star Berita Bola.

Mike Dean, Wasit Kontroversial Pemimpin Laga Chelsea vs Man. United

Football5star.com, Indonesia – Akhir pekan nanti, para pecinta Premier League akan disuguhkan dengan laga besar antara Chelsea vs Manchester United. Laga tersebut akan dipimpin oleh wasit kawakan di Premier League, Mike Dean.
Mike Dean adalah salah satu wasit senior di Inggris. Pria asal Merseyside itu  Ia pertama kali menjadi wasit di tahun 1985 silam dan menjadi wasit profesional pada tahun 1998. Selama 20 tahun menjadi wasit profesional, Dean telah memimpin banyak pertandingan penting.
Eurosport
Salah satu laga penting ya ia wasiti adalah partai final Piala FA edisi tahun 2008 antara Portsmouth melawan Cardiff City. Pertandingan tersebut dimenangkan Portsmouth dengan skor tipis, 1-0 lewat gol tunggal Nwankwo Kanu. Di partai tersebut, Dean memberikan tiga kartu kuning kepada pemain Portsmouth.
Di tahun 2015, Mike Dean menjadi salah satu sorotan di publik sepak bola Inggris. Hal tersebut terjadi di partai panas antara Chelsea vs Arsenal. dI partai tersebut, Dean secara kontroversial memberikan kartu merah untuk Gabriel Paulista setelah terlibat insiden dengan Diego Costa. Keputusan kontroversial tersebut membuat 100.000 suporter Arsenal menandatangani petisi yang tak menginginkan Dean untuk menjadi pemimpin The Gunners di masa depan.
Pada akhirnya, FA mengakui kesalahan yang dibuat oleh Dean dan menganulir kartu merahnya kepada Gabriel. Selain itu, FA juga memberikan skorsing tiga pertandingan kepada Diego Costa yang dinilai sebagai provokator di dalam insiden tersebut.
Di masa lalu, Dean juga sempat beberapa kali memimpin laga Premier League antara Chelsea vs Manchester United. Ia pertama kali memimpin laga panas ini di tahun 2006 silam. Kala itu, Chelsea berhasil menang besar dengan skor 3-0 dan memastikan gelar juara Premier League musim 2005-06.
Partai Chelsea vs Man. United terakhir yang dipimpin oleh pria berumur 50 tahun itu terjadi di musim 2014-15. Di partai tersebut, Chelsea berhasil meraih kemenangan lewat gol tunggal Eden Hazard di menit ke-38.
The post Mike Dean, Wasit Kontroversial Pemimpin Laga Chelsea vs Man. United appeared first on Football5star Berita Bola.

5 Sosok Istimewa Chelsea vs Man. United di Stamford Bridge

Football5star.com, Indonesia – Akhir pekan ini, Premier League akan diwarnai salah satu laga besar, Chelsea vs Man. United. Sepanjang sejarah, pertemuan nanti merupakan yang ke-181. Namun, di Premier League, itu akan jadi perjumpaan ke-53. Adapun khusus laga Premier League di Stamford Bridge, itu adalah edisi ke-27.
Dalam 26 laga Chelsea vs Man. United di Premier league yang berlangsung di Stamford Bridge, tercatat ada 67 gol yang dicetak oleh 45 pemain. Dari sekian banyak pencetak gol itu, ada lima sosok istimewa. Berikut ini, Football5Star.com menyajikan lima sosok istimewa The Blues vs Red Devils di Stamford Bridge tersebut.

1. WAYNE ROONEY
whoateallthepies.com
Selama perjumpaan di Premier League dan berlangsung di Stamford Bridge, Wayne Rooney adalah kolektor gol terbanyak laga Chelsea vs Man. United. Total, dia mengemas empat gol. Namun, tak sekali pun gol Rooney yang membawa Red Devils meraup tiga poin.
Pada 2007-08, satu gol Rooney hanya membuat Red Devils kalah 1-2. Tiga musim kemudian, tepatnya 2010-11, hal serupa terulang. Gol pembuka yang dibuatnya pada menit ke-29 dibalas sepasang gol dari David Luiz dan Frank Lampard. Musim berikutnya, sepasang gol penalti Rooney hanya berbuah hasil imbang 3-3.

2. SAMUEL ETO’O
eurosport.com
Sepanjang kariernya, Samuel Eto’o hanya sekali terlibat dalam laga Chelsea vs Man. United. Satu-satunya laga itu dilakoninya di Stamford Bridge sebagai penggawa The Blues pada 2013-14. Hebatnya, dia tercatat sebagai satu-satunya pemain yang mencetak hat-trick saat kedua klub bertemu di kandang Chelsea dalam ajang Premier League.
Laga Chelsea vs Man. United yang berlangsung pada 19 Januari 2014 tersebut berakhir 3-1 untuk sang tuan rumah. Eto’o menjejalkan bola ke gawang Red Devils yang dikawal David de Gea pada menit ke-17, 45, dan 49. Dua gol di antaranya berasal dari assist bek Gary Cahill. Sementara itu, gol balasan Man. United lahir dari kaki Javier Hernandez.

3. MARK HUGHES
telegraph.co.uk
Mark Hughes punya tempat tersendiri dalam perseteruan Chelsea dan Man. United. Khusus di Stamford Bridge pada ajang Premier League, pria asal Wales ini merupakan satu-satunya pemain yang membuat gol bagi kedua klub. Satu gol saat berseragam Red Devils, satu gol pula ketika membela panji The Blues.
Gol Hughes untuk Man. United tercipta pada musim 1994-95, tepatnya pada boxing day 1994. Dia mencetak gol kedua Red Devils dalam kemenangan 3-2 yang dibukukan di Stamford Bridge kala itu. Semusim kemudian, tepatnya pada 21 Oktober 1995, Hughes membuat gol bagi The Blues saat takluk 1-4.

4. GUSTAVO POYET

#CFC need only 30 Second to score against Man Utd .
– Gus Poyet 03 Oct 1999 .(left)– Pedro 23 Oct 2016 . (right)@CFCvid
. pic.twitter.com/ngC7B3WVHj
— Chelsea Vines (@CFC_Vine) October 25, 2016

Sebuah catatan istimewa dibuat Gustavo Poyet dalam laga Chelsea vs Man. United di Premier League pada 1999-00. Dalam kemenangan 5-0 yang dibukukan The Blues, dia membuat brace. Gol pertamanya tercatat sebagai yang tercepat dalam pertemuan kedua klub karena tercipta hanya 28 detik setelah wasit Dermot Gallagher memulai pertandingan.
Gol Poyet itu lebih cepat dua detik dari gol yang dibuat Pedro Rodriguez pada 2016-17. Saat itu, penggawa Spanyo tersebut meleaskkan bola ke gawang David de Gea saat pertandingan berjalan 30 detik. Satu hal yang menarik, gol cepat Pedro itu juga membawa The Blues menang telak, yakni dengan skor 4-0.

5. DAVID LUIZ
standard.co.uk
Dalam 26 edisi terdahulu Chelsea vs Man. United di Stamford Bridge pada ajang Premier League, hanya ada tiga gol bunuh diri. Ketiganya dicetak oleh Henning Berg, Jonny Evans, dan David Luiz. Namun, hanya Luiz yang menorehkan catatan istimewa. Pasalnya, selain membuat gol bunuh diri, dia juga mampu mencetak gol bagi The Blues.
Luiz tercatat selalu mencetak gol dalam laga kandang Chelsea saat menjamu Man. United di Premier League pada dua musim beruntun, yakni 2010-11 dan 2011-12. The Blues menuai kemenangan 2-1 dan imbang 3-3 pada dua kesempatan itu. Namun, musim berikutnya, dia justru membuat gol bunuh diri yang membuat The Blues takluk 2-3.

More News on Liga Inggris

Scholes: Pecat Mourinho Bukan Solusi

Fabregas Catat Namanya di Guinness World Record

Essien: Mourinho Akan Balikan Keadaan!

The post 5 Sosok Istimewa Chelsea vs Man. United di Stamford Bridge appeared first on Football5star Berita Bola.

Motivasi Mourinho Pembangkit Semangat Manchester United

Football5star.com, Indonesia – Manchester United sempat tertinggal terlebih dahulu sebelum kemudian menghajar balik Newcastle United di Stadion Old Trafford pada pekan kedelapan Premier League, Minggu (7/10/2018). Jose Mourinho angkat bicara terkait resep kesuksesan anak asuhnya merebut tiga poin pada pertandingan tersebut.
Ketika laga baru berjalan tujuh menit Penyerang Newcastle, Kenedy sudah bisa membuka keunggulan timnya. Lalu digandakan oleh Striker TheMagpies asal Jepang, Yoshinori Muto selang tiga menit dari gol pertama.
zimbio.com
 
Kondisi tersebut memaksakan Manchester United harus masuk ke ruang ganti di waktu istirahat dengan kondisi tertinggal dua gol. Mourinho menyebutkan bahwa di ruang ganti pemain ia memberikan motivasi yang membuat anak asuhnya bangkit di paruh kedua pertandingan.
“Saat turun minum, kami melakukan komunikasi yang baik. Kami tidak bisa menjanjikan kemenangan pada laga tadi. Kami harus berjanji tampil tanpa rasa takut dan tertekan,” ucapnya seusai pertandingan.
Agar bisa mendobrak pertahanan kokoh Newcastle, The Special One kemudian memasukkan Marouane Fellaini menggantikan Scott McTominay pada menit ke-46 dan Alexis Sanchez (Marcus Rashford 67’).
Kebijakannya terasa cukup efektif karena kehadiran Fellaini mampu mengecoh lawan di kotak penalti. Tiga gol kemudian tercipta di atas menit ke-70 melalui Juan Mata, Anthony Martial, dan Alexis Sanchez.
“Kami hanya harus memberikan kemampuan terbaik dan terbukti bisa. Kami berjuang keras dan bahkan tetap layak meski skor laga tadi mungkin saja 2-2. Para pemain harus optimistis karena tidak ada jaminan meraih kemenangan,” tutup Mourinho.

More News on Liga Inggris

.bscb-39715.bscb-39715 .section-heading.sh-t1 a:hover .h-text,.bscb-39715.bscb-39715 .section-heading.sh-t1 a.active .h-text,.bscb-39715.bscb-39715 .section-heading.sh-t1 > .h-text,.bscb-39715.bscb-39715 .section-heading.sh-t1 .main-link:first-child:last-child .h-text{color:#630060}.bscb-39715.bscb-39715 .section-heading.sh-t1.sh-s5 > .main-link > .h-text:after,.bscb-39715.bscb-39715 .section-heading.sh-t1.sh-s5 > a:first-child:last-child > .h-text:after,.bscb-39715.bscb-39715 .section-heading.sh-t1.sh-s5 > .h-text:first-child:last-child:after{color:#630060 !important}.bscb-39715.bscb-39715.bscb-39715 .section-heading.sh-t1:after{background-color:#630060}.bscb-39715.bscb-39715 .section-heading.sh-t1.sh-s8 .main-link .h-text:before,.bscb-39715.bscb-39715 .section-heading.sh-t1.sh-s8 .main-link.h-text:before,.bscb-39715.bscb-39715 .section-heading.sh-t1.sh-s8 > .h-text:before{border-right-color:#630060 !important}.bscb-39715.bscb-39715 .listing-item:hover .title a,.bscb-39715.bscb-39715 .listing-item-text-1 .post-meta a:hover,.bscb-39715.bscb-39715 .listing-item-grid .post-meta a:hover,.bscb-39715.bscb-39715 .listing-item .rating-stars span:before{color:#630060 !important}.bscb-39715.bscb-39715 .listing-item .rating-bar span,.bscb-39715.bscb-39715 .listing-item .post-count-badge.pcb-t1.pcb-s1,.bscb-39715.bscb-39715.better-newsticker .heading{background-color:#630060 !important}.bscb-39715.bscb-39715.better-newsticker .heading:after{border-left-color:#630060 !important}.bscb-39715 .bs-pagination .btn-bs-pagination:hover,.bscb-39715 .btn-bs-pagination.bs-pagination-in-loading{background-color:#630060 !important;border-color:#630060 !important;color:#fff !important}.bscb-39715 .listing-item-text-2:hover .item-inner{border-color:#630060 !important}.bscb-39715.bscb-39715.bscb-39715.bscb-39715 .term-badges.floated .term-badge a,.bscb-39715.bscb-39715 .bs-pagination-wrapper .bs-loading > div{background-color:#630060 !important;color:#fff !important}

Motivasi Mourinho Pembangkit Semangat Manchester United

Mourinho: Saya Tak Akan Dipecat

Iwobi: Pertahankan Ramsey Harga Mati

The post Motivasi Mourinho Pembangkit Semangat Manchester United appeared first on Football5star Berita Bola.

Sanchez Berhasil Menyelamatkan Muka Mourinho

Football5star.com, Indonesia – Alexis Sanchez berhasil menyelamatkan muka Jose Mourinho setelah mencetak gol kemenangan Manchester United di partai melawan Newcastle United, Sabtu (6/10). Gol Sanchez di menit-menit akhir berhasil membawa Man. United menang dengan skor 3-2.
Man. United tak mengawali pertandingan dengan baik. Pasalnya, Newcastle mampu unggul 2-0 lewat gol dari Kenedy dan Yoshinori Muto di 10 menit pertama. Mourinho pun langsung menarik Eric Bailly dan menggantikannya dengan Juan Mata di menit ke-19. The Magpies berhasil mengakhiri pertandingan di babak pertama dengan keunggulan 2-0.
Di babak kedua, Marouane Fellaini dimasukkan untuk menggantikan posisi dari Scott McTominay yang tak tampil maksimal di menit ke-46. Sanchez baru dimasukkan di menit ke-70 menggantikan posisi dari Marcus Rashford. Namun, The Red Devils belum mampu mencetak gol hingga menit ke-70.
Di menit ke-70, Juan Mata berhasil mencetak gol dari sepakan bebas untuk memperkecil ketertinggalan. Enam menit berselang, giliran Anthony Martial yang mencetak gol memanfaatkan umpan dari Paul Pogba. Sepakan keras Martial ke tiang dekat tak mampu diselamatkan Martin Dubravka.
Squawka
Di menit ke-90, Sanchez berhasil mencetak gol kemenangan memanfaatkan bola sepak pojok kiriman Ashley Young. Gol ini meruntuhkan mental dari Newcastle yang sudah unggul terlebih dahulu. Skor 3-2 untuk tim tuan tumah pun bertahan hingga wasit Anthony Taylor mengakhiri pertandingan.
Hasil ini berhasil menhyelamatkan muka dari Mourinho yang dikabarkan akan dipecat apabila kembali gagal meraih kemenangan. Hasil ini juga berhasil mendongkrak posisi Man. United di klasemen Premier League. Saat ini, David de Gea dkk duduk di posisi ke-8 dengan rekor 13 poin dari delapan pertandingan.
SUSUNAN PEMAIN MAN. UNITED VS NEWCASTLE UNITED:
Manchester United: David de Gea; Ashley Young, Chris Smalling, Eric Bailly (Juan Mata 19′), Luke Shaw; Scott McTominay (Marouane Fellaini 46′), Nemanja Matic, Paul Pogba; Marcus Rashford (Alexis Sanchez 67′), Romelu Lukaku, Anthony Martial
Pelatih: Jose Mourinho
Newcastle United: Martin Dubravka; DeAndre Yedlin, Jamaal Lascelles, Federico Fernandez, Javier Manquillo; Kenedy (Jacob Murphy 68′), Jonjo Shelvey, Mohamed Diame, Matt Ritchie; Ayoze Perez (Joselu 88′); Yoshinori Muto (Christian Atsu 78′)
Pelatih: Rafa Benitez
Kartu Kuning: Shaw 45′ Pogba 63′ – Ritchie 58′ Diame 69′
Kartu Merah: –

 

More News on Liga Inggris

.bscb-39715.bscb-39715 .section-heading.sh-t1 a:hover .h-text,.bscb-39715.bscb-39715 .section-heading.sh-t1 a.active .h-text,.bscb-39715.bscb-39715 .section-heading.sh-t1 > .h-text,.bscb-39715.bscb-39715 .section-heading.sh-t1 .main-link:first-child:last-child .h-text{color:#630060}.bscb-39715.bscb-39715 .section-heading.sh-t1.sh-s5 > .main-link > .h-text:after,.bscb-39715.bscb-39715 .section-heading.sh-t1.sh-s5 > a:first-child:last-child > .h-text:after,.bscb-39715.bscb-39715 .section-heading.sh-t1.sh-s5 > .h-text:first-child:last-child:after{color:#630060 !important}.bscb-39715.bscb-39715.bscb-39715 .section-heading.sh-t1:after{background-color:#630060}.bscb-39715.bscb-39715 .section-heading.sh-t1.sh-s8 .main-link .h-text:before,.bscb-39715.bscb-39715 .section-heading.sh-t1.sh-s8 .main-link.h-text:before,.bscb-39715.bscb-39715 .section-heading.sh-t1.sh-s8 > .h-text:before{border-right-color:#630060 !important}.bscb-39715.bscb-39715 .listing-item:hover .title a,.bscb-39715.bscb-39715 .listing-item-text-1 .post-meta a:hover,.bscb-39715.bscb-39715 .listing-item-grid .post-meta a:hover,.bscb-39715.bscb-39715 .listing-item .rating-stars span:before{color:#630060 !important}.bscb-39715.bscb-39715 .listing-item .rating-bar span,.bscb-39715.bscb-39715 .listing-item .post-count-badge.pcb-t1.pcb-s1,.bscb-39715.bscb-39715.better-newsticker .heading{background-color:#630060 !important}.bscb-39715.bscb-39715.better-newsticker .heading:after{border-left-color:#630060 !important}.bscb-39715 .bs-pagination .btn-bs-pagination:hover,.bscb-39715 .btn-bs-pagination.bs-pagination-in-loading{background-color:#630060 !important;border-color:#630060 !important;color:#fff !important}.bscb-39715 .listing-item-text-2:hover .item-inner{border-color:#630060 !important}.bscb-39715.bscb-39715.bscb-39715.bscb-39715 .term-badges.floated .term-badge a,.bscb-39715.bscb-39715 .bs-pagination-wrapper .bs-loading > div{background-color:#630060 !important;color:#fff !important}

Motivasi Mourinho Pembangkit Semangat Manchester United

Mourinho: Saya Tak Akan Dipecat

Iwobi: Pertahankan Ramsey Harga Mati

The post Sanchez Berhasil Menyelamatkan Muka Mourinho appeared first on Football5star Berita Bola.

KOLOM: Polemik Mourinho dan Kisah Es Krim Kerucut

Football5star.com, Indonesia – Konflik internal Manchester United tidak kunjung mereda. Imbasnya, pasukan Jose Mourinho menelan serangkaian hasil mengecewakan.
Man. United melorot ke posisi ke-10 klasemen sementara Premier League. Penyebabnya adalah kekalahan 1-3 saat menghadapi West Ham United di London Stadium, Sabtu (29/9/2018).
Setan Merah baru mengoleksi 10 angka pada musim 2018-19. Itu menyamai catatan terburuknya sepanjang Premier League ketika di bawah asuhan David Moyes pada musim 2013-14.
Awal polemik muncul pada pramusim. Mourinho berulang kali mengkritik performa anak-anak asuhnya, seperti Anthony Martial, Paul Pogba hingga terakhir Alexis Sanchez.
Perdebatan Jose Mourinho dengan Paul Pogba di pinggir lapangan. Foto: Zimbio
Hubungan Mourinho dan direktur klub Ed Woodward memburuk. Manajer asal Portugal tersebut kesal lantaran tidak mendapat pemain baru sesuai harapan pada musim panas lalu.
Kegaduhan bertambah setelah Mourinho terlibat friksi dengan Pogba dalam sesi latihan belum lama ini. Gelandang Prancis tersebut tidak lagi mendapat kepercayaan untuk memakai ban kapten.

Kisah Es Krim Kerucut
George Bang kebakaran jenggot saat kios es krimnya, Creamery Banner, banjir pesanan dari pelanggan di St Louis Worlds Fair, Missouri, pada 1904.
Semua mangkuk es krim berada dalam keadaan kotor. Para calon pembeli satu per satu angkat kaki lantaran terlalu lama menunggu wadah penyaji dicuci.
Ernest Hamwi, penjual kue wafer di sebelah Creamery Banner, mendatangi Bang dengan ide brilian. Dia memberi solusi untuk mengganti wadah mangkuk dengan wafer dagangannya.
Setelah mendapat persetujuan, Hamwi membuatkan wafer berbentuk corong untuk dijadikan wadah penyaji es krim Creamery Banner. Inovasi tersebut rupanya cocok dengan selera pembeli.
Tidak hanya lebih praktis dibanding mangkuk. Wafer renyah berbentuk kerucut bisa dimakan oleh para pembeli.
Sinergi antara barang dagangan Bang dan Hamwi menghadirkan solusi jitu. Sebuah inovasi yang membuat es krim kerucut mulai naik daun sejak saat itu.
Man. United sejatinya bisa memetik hikmah dari kisah es krim kerucut dalam menyikapi polemik masalah internal yang tengah terjadi pada musim ini.
Hubungan Jose Mourinho dan direktur Man. United, Ed Woodward, memburuk pada musim ini. Foto: Daily Star
Tidak ada jalan lain bagi Setan Merah. Segala masalah yang terjadi mustahil mereda jika semua pihak terkait tidak duduk bersama untuk mencari solusi terbaik dan menjalankannya.
Dalam kelompok atau organisasi apa pun, termasuk klub sepak bola, masalah tidak akan usai tanpa adanya sinergi. Mengedepankan ego masing-masing hanya memperkeruh suasana.
Itulah masalah terbesar Manchester United di bawah asuhan Jose Mourinho musim ini. Pamor Setan Merah sebagai salah satu klub berprestasi di dunia terancam terus memudar.
The post KOLOM: Polemik Mourinho dan Kisah Es Krim Kerucut appeared first on Football5star Berita Bola.

Roy Keane: Pemain MU Tak Boleh Cengeng

Football5star.com, Indonesia – Gonjang-ganjing rumor soal keretakan hubungan manajer Jose Mourinho dengan para pemain Manchester United mengundang perhatian Roy Keane. Mantan kapten MU itu menegaskan, para pemain harus bersikap profesional, tak boleh cengeng. Mereka harus selalu tampil total meskipun bermasalah dengan sang manajer.
Menurut Roy Keane, hubungan buruk pemain dengan manajer di sepak bola adalah hal biasa. Namun, hal itu tak bisa dijadikan alasan pembenar untuk tampil buruk atau setengah hati di lapangan hijau. Apalagi bersikap cengeng. Bagaimanapun, kata dia, para pemain harus mengedepankan kepentingan yang lebih besar, yakni klub.
standard.co.uk
“Kita bicara soal pesepak bola dan manajer. Tidak semua pemain akan bisa sejalan dengan manajernya. Demikian pula sebaliknya. Namun, sebagai pesepak bola, apa pun ketidaksetujuan dengan satu atau dua manajer, ketika melewati garis tepi lapangan, Anda bermain untuk tim,” terang Roy Keane seperti dikutip Football5Star.com dari Manchester Evening News.
Perselisihan antara pemain dan manajer, lanjut Roy Keane, adalah bagian dari industri sepak bola. Khusus di MU sebagai salah satu klub terbesar di dunia, hal seperti itu akan selalu dibesar-besarkan. Meskipun demikian, para pemain tak boleh cengeng dan merengek saat tak sejalan dengan manajer.
“Ketika Anda menjadi pemain MU, mengenakan jersey, memasuki lapangan, lalu tak memberikan kemampuan 100 persen  karena kecewa kepada seseorang. Maka selamat kepada Jose Mourinho dalam pekerjaan ini,” terang mantan kapten MU itu lagi. “Para pemain yang kesal kepada manajer atau staf kepelatihan dan berpikir ‘aku tak akan berlatih sungguh-sungguh karena seseorang membuatku kesal’ adalah orang cengeng.”
Roy Keane menegaskan, seorang pemain tampil untuk kebanggan diri, keluarga, dan kotanya. Sesekali, tampil buruk adalah hal biasa. Namun, menurut dia, hal terpenting adalah itikad dan usaha keras yang ditunjukkan di atas lapangan.

More News on Liga Inggris

PR Tambahan Man. City Bernama Atkinson

Wijnaldum : Liverpool Dapat Pelajaran Berharga

Carlo Ancelotti Puas Napoli Tampil Sesuai Skenario

The post Roy Keane: Pemain MU Tak Boleh Cengeng appeared first on Football5star Berita Bola.

5 Fakta Menarik Pekan Ke-7 Premier League 2018-19

Football5star.com, Indonesia – Pertarungan dua klub raksasa, yaitu Chelsea dan Liverpool, menghiasi pekan ketujuh Premier League 2018-19 yang bergulir pada 29 September hingga 1 Oktober lalu.
Laga yang berlangsung di Stamford Bridge itu berakhir imbang 1-1. Tuan rumah unggul lebih dulu lewat Edin Hazard (25′) sebelum The Reds menyamakan skor berkat lesakan Daniel Sturridge (89′).
Manchester City mengambil keuntungan dari hasil imbang dua rivalnya tersebut. The Citizens mengambil alih puncak klasemen berkat kemenangan 2-0 atas Brighton & Hove Albion di Etihad Stadium.
Berbeda dengan rival sekotanya, Manchester United justru kembali menelan hasil negatif. Setan Merah tumbang dengan skor 1-3 di markas West Ham United, London Stadium.
Geliat Wolverhampton Wanderers sebagai klub promosi menunjukkan tren positif. Pasukan Nuno Espirito Santo menekuk Southampton dua gol tanpa balas di Molineux Stadium.
Berikut ini 5 fakta menarik pekan ketujuh Premier League musim 2018-19:

Ketajaman Hazard

Eden Hazard sumbang gol bagi Chelsea ke gawang Liverpool. Foto: ghanasoccernet.com
Hazard kembali menunjukkan kualitasnya. Gelandang timnas Belgia itu kerap kali merepotkan lini belakang Liverpool sebelum akhirnya mampu menaklukkan Alisson Becker.
Sampai pekan ke-7, Hazard memuncaki daftar pencetak gol terbanyak Premier League dengan enam gol. Dia mencatatkan itu hanya dari delapan tendangan ke gawang.

Senjata Rahasia Klopp

Juergen Klopp peluk Daniel Sturridge setelah laga versus Chelsea usai. Foto: Daily Mail
Juergen Klopp patut berterima kasih kepada Sturridge. Berkat gol bomber asal Inggris itu, Liverpool membawa pulang satu poin dari Stamford Bridge.
Sturridge baru masuk ke lapangan untuk menggantikan James Milner pada menit ke-86. Tiga menit kemudian, dia membobol gawang Kepa Arrizabalaga dengan tendangan jarak jauh.
Menurut catatan Opta, Sturridge mencetak gol terbanyak kedua di Premier League sebagai pemain pengganti sejak melakoni debut pada Februari 2007. Dia hanya kalah dua gol dari Olivier Giroud.
Sturridge pun menjadi pemain ketujuh yang mampu mencetak 50 gol atau lebih bagi Liverpool di Premier League. Sebelumnya, itu pernah dilakukan oleh Robbie Fowler, Steven Gerrard, Michael Owen, Luis Suarez, Fernando Torres dan Dirk Kuyt.
The post 5 Fakta Menarik Pekan Ke-7 Premier League 2018-19 appeared first on Football5star Berita Bola.

Jose Mourinho Yakin Posisinya Aman-Aman Saja

Football5star.com, Indonesia – Jose Mourinho dirumorkan kian tersudut oleh rangakaian hasil buruk yang diraih Manchester United belakangan ini. Bahkan, ada yang mengatakan, dia akan dipecat pada pekan-pekan ini. Menanggapi hal itu, The Special One santai saja. Dia merasa jabatannya sebagai manajer tak berada dalam ancaman.
Hal itu diungkapkan Jose Mourinho dalam konferensi pers jelang laga matchday II Liga Champions melawan Valencia. Dia masih yakin bisa membangkitkan Setan Merah dari krisis.
thenational.ae
“Tidak, tidak… Saya pikir tidak demikian!” kata The Special One saat ditanya soal rumor rencana pemecatan dirinya oleh Manchester United seperti dikutip Football5Star.com dari Manchester Evening News.
Lebih lanjut, Jose Mourinho menolak mengonfirmasi kabar soal dirinya telah menghubungi Wakil Chairman Ed Woodward. “Itu masalah pribadi. Saya tak akan bertanya dengan siapa Anda bicara pada hari kemarin atau pagi ini, siapa yang kali terakhir Anda hubungi vai telepin. Itu masalah pribadi. Saya tak mau menjawabnya,” terang dia.
Jose Mourinho pun menegaskan, fokusnya saat ini adalah memperbaiki performa tim. Soal rumor terkait masa depannya, itu sama sekali tak ada di kepalanya saat ini.
“Saya melakukan apa pun yang bisa dilakukan untuk meningkatkan segalanya. Saya akan meningkatkan semua yang bergantung pada saya dan kerja saya,” jelas The Special One lagi. “Ini masalah kolektif. Alasan kami tak memenangi pertandingan sama dengan alasan kami memenanginya. Itu adalah tanggung jawab semua orang.”
Tengah pekan ini, anak-anak asuh Jose Mourinho akan menjamu Valencia pada matchday II Liga Champions. Kedua klub berbeda nasib pada matchday I. Manchester United menang 3-0 atas Young Boys, sedangkan Valencia takluk 0-2 dari Juventus.

More News on Liga Inggris

Carragher: Kemandulan Salah Terlalu Dibesar-besarkan

Hazard Tak Bisa Lakukan Segalanya Sendirian di Chelsea

Spurs Harus Nikmati Kesempatan Lawan Messi

The post Jose Mourinho Yakin Posisinya Aman-Aman Saja appeared first on Football5star Berita Bola.