Southampton vs Man United: Red Devils Lagi-Lagi Gagal Menang

Football5star.com, Indonesia – Manchester United kembali gagal meraih kemenangan setelah hanya mampu mencuri satu poin dari markas Southampton pada Minggu (31/8). Partai antara Southampton vs Manchester United sendiri berakhir dengan skor 1-1.

Tampil sebagai tim unggulan, Manchester United tak membutuhkan waktu lama untuk bisa mencetak gol. Baru 10 menit laga berjalan, Daniel James berhasil membuka keunggulan tim tamu setelah sepakan kerasnya gagal dimentahkan Angud Gunn.

Selepas gol dari James, Manchester United tak mengendurkan serangan. Namun, penampilan dari Jan Bednarek dan Jannik Vestergaard di lini belakang Southampton membuat Marcus Rashford dkk putus asa.

Menjelang akhir babak pertama, giliran Southampton yang menekan. Namun, usaha dari Che Adams dan Danny Ings masih belum bisa menjebol gawang David de Gea. Paruh pertama pun berakhir dengan skor imbang, 0-0.

twitter.com/manutd

Di paruh kedua, Manchester United terus menekan lini pertahanan tim tuan rumah. Namun, peluang emas pertama justru jatuh ke tangan Southampton pada menit ke-55. Namun, sepakan Che Adams dari jarak dekat masih melenceng dari gawang David de Gea.

Tiga menit berselang, Southampton akhirnya berhasil menyamakan kedudukan melalui sundulan Jannik Vestergaard yang memanfaatkan crossing Kevin Danso. Selepas gol dari Vestergaard, Southampton terus menekan lini pertahanan Manchester United.

Terus menekan, Southampton malah balik ditekan setelah Kevin Danso mendapatkan kartu kuning kedua pada menit ke-73. Kartu merah dari Danso membuat Manchester United bisa menekan lini pertahanan Southampton dengan lebih leluasa.

Terus menekan, Manchester United tak mampu menambah pundi-pundi golnya. Hasil partai Southampton vs Manchester United kali ini membuat Marcus Rashford dkk hanya mampu meraih satu kemenangan dari empat partai Premier League yang sudah mereka lakoni.

SUSUNAN PEMAIN SOUTHAMPTON VS MANCHESTER UNITED:
Southampton: 28-Angus Gunn; 2-Cedric, 4-Jannik Vestergaard, 35-Jan Bednarek, 38-Kevin Danso; 23-Pierre-Emille Hojbjerg, 14-Oriol Romeu; 19-Sofiane Boufal (17-Stuart Armstrong 70′), 16-James Ward-Prowse, 9-Danny Ings (3-Maya Yoshida 77′), 10-Che Adams (7-Shane Long 62′)
Pelatih: Ralph Hassenhuettl
Manchester United: 1-David de Gea; 29-Aaron Wan-Bissaka, 2-Victor Lindelof, 5-Harry Maguire, 18-Ashley Young; 6-Paul Pogba, 39-Scott McTominay (26-Mason Greenwood 82′); 15-Andreas Perreira (14-Jesse Lingard 67′), 8-Juan Mata (31-Nemanja Matic 67′), 21-Daniel James; 10-Marcus Rashford
Pelatih: Ole Gunnar Solskjaer
Kartu Kuning: Danso 19′, 73′ Armstrong 90′ – Maguire 40′, Young 90′
Kartu Merah: Danso 73′

The post Southampton vs Man United: Red Devils Lagi-Lagi Gagal Menang appeared first on Football5star Berita Bola.

Paul Pogba: Kaum Rasialis Hanya Membuatku Makin Menggila

Football5Star.com, Indonesia – Paul Pogba, gelandang Manchester United, tak terlalu ambil pusing soal hujatan dan cibiran kaum rasialis kepada dirinya. Menurut dia, berbagai pelecahan rasial yang dilakukan beberapa orang belakangan ini justru kian menyulut motivasinya.

Paul Pogba mendapatkan umpatan-umpatan bernada rasial setelah gagal mencetak gol dari titik penalti ketika Manchester United ditahan Wolverhampton Wanderers. Hal tersebut membuat banyak pihak angkat suara. Phil Neville, mantan pemain Red Devils, malah menyuarakan boikot media sosial.

Menyikapi ulah kaum rasialis itu, Paul Pogba akhirnya buka suara. Dia menyuarakan pendapatnya melalui unggahan di aku Twitter-nya. Intinya, dia menegaskan bahwa berbagai pelecehan rasial tak akan membuat dia terpuruk.

My ancestors and my parents suffered for my generation to be free today, to work, to take the bus, to play football. Racist insults are ignorance and can only make me stronger and motivate me to fight for the next generation. pic.twitter.com/J9IqyWQj4K— Paul Pogba (@paulpogba) August 25, 2019

“Para leluhur dan orang tuaku menderita agar generasiku pada hari ini bebas, dapar bekerja, dapat naik bus, dapat bermain sepak bola. Hinaan-hihaan rasial adalah ketidakpedulian dan hanya akan membuatku lebih kuat dan memotivasiku untuk berjuang demi generasi yang akan datang,” urai Paul Pogba seperti dikutip Football5Star.com dari akun Twitter-nya.

Belakangan ini, pelecehan rasial kepada para pemain keturunan Afrika begitu marak di Premier League. Seperti bintang timnas Prancis itu, Marcus Rashford juga mengalaminya setelah gagal menjaringkan bola dari eksekusi penalti saat melawan Crystal Palace. Sebelumnya, Tammy Abraham mengalami hal serupa setelah Chelsea dikalahkan Liverpool pada Piala Super Eropa.

Musim lalu, pemain yang paling lantang berbicara soal perlawanan terhadap kaum rasialis adalah Raheem Sterling. Berkat komitmen dan keberaniannya, dia pun sempat diberi penghargaan. Kini, Paul Pogba menunjukkan sikap serupa. Tujuannya tetap satu, yakni membungkam kaum rasialis dan mengikis diskriminasi dari muka bumi.

The post Paul Pogba: Kaum Rasialis Hanya Membuatku Makin Menggila appeared first on Football5star Berita Bola.

Manchester United vs Crystal Palace: Tendangan Penalti Gagal Lagi, Ini Kata Solskjaer

Football5star.com, Indonesia – Di pertandingan Manchester United vs Crystal Palace, skuat asuhan Ole Gunnar Solskjaer kembali gagal mencetak gol dari titik penalti. Pelatih berusia 46 tahun itu pun memberikan tanggapannya terkait kegagalan tersebut.

Pada laga Manchester United vs Crystal Palace, tim besutan Ole Gunnar Solskjaer tampil sebagai tuan rumah di Stadion Old Trafford, Sabtu (24/8/2019). Namun, tim berjulukan Setan Merah harus mengakui keunggulan tim tamu dengan skor 1-2.

Dua gol kemenangan Palace masing-masing diciptakan Jordan Ayew pada menit ke-32 dan Patrick vs Aanholt (90’+3). Sementara itu, satu-satunya gol Man United dicetak Daniel James (89′).

Ole.Almost half an hour gone at Old Trafford, but no goals yet for #MUFC… #MUNCRY pic.twitter.com/EkgJRWLw9W— Manchester United (@ManUtd) August 24, 2019

Di laga ini, Setan Merah sebenarnya punya kans besar terhindar dari kekalahan. Akan tetapi, Marcus Rashford gagal mencetak gol saat mendapatkan hadiah tendangan penalti pada menit ke-70.

Uniknya, kegagalan memaksimalkan situasi tersebut bukan kali pertama dialami Man United musim ini. Baru pekan lalu mereka juga gagal menang lantaran Paul Pogba tidak mampu mengonversi tendangan penalti menjadi gol. Alhasil, Setan Merah harus berbagi poin dengan Wolverhampton Wanderers karena laga berakhir imbang 1-1.

“Dua laga, dua kali gagal penalti. Hal seperti itu kadang terjadi. Saya sendiri juga beberapa kali gagal. Jika penalti itu menjadi gol, ceritanya tentu akan berbeda,” kata Solskjaer setelah laga Manchester United vs Crystal Palace seperti dikutip Football5star.com dari BBC.

“Jika lebih sering memberikan ancaman, kami akan mendapatkan lebih banyak tendangan penalti dan akan mencetak gol. Saya percaya kami akan kembali mencetak gol dari tendangan penalti,” ujarnya.

View this post on Instagram Top Scorers sementara liga inggris masih di isi oleh wajah wajah yang tidak familiar sepertinya Yang lain masih belum panas sepertinya. #football5star #F5S #sepakbola #PREMIERLEAGUE #topscorer A post shared by Football5star (@football5star) on Aug 23, 2019 at 2:42am PDT

The post Manchester United vs Crystal Palace: Tendangan Penalti Gagal Lagi, Ini Kata Solskjaer appeared first on Football5star Berita Bola.

Crystal Palace Berikan Manchester United Kekalahan Perdananya

Football5star.com, Indonesia – Manchester United harus menelan kekalahan perdananya di Premier League musim ini setelah takluk dari tim tamu, Crystal Palace pada Sabtu (24/8). Pertandingan ini berakhir dengan skor 2-1 untuk tim tamu.

Tampil sebagai tim unggulan, Manchester United langsung tampil menggebrak di awal-awal pertandingan. Pada menit ke-17, mereka sempat mendapatkan peluang emas lewat sepakan Daniel James. Namun, Patrick van Aanholt berhasil mengamankan gawang Crystal Palace.

Asyik menyerang, tim tuan rumah malah harus kebobolan pada menit ke-32 melalui sepakan Jordan Ayew. Tertinggal, Manchester United langsung mengurung lini pertahanan Crystal Palace. Namun, mereka gagal mencetak gol di sisa waktu babak pertama.

Reuters

Di paruh kedua, The Red Devils yang tertinggal langsung mengambil inisiatif serangan. Pada menit ke-48, James lagi-lagi mendapatkan peluang emas. Namun, Van Aanholt lagi-lagi berhasil mengamankan jala gawang Vicente Guaita.

Pada menit ke-70,Manchester United mendapatkan hadiah penalti dari wasit. Penalti ini diberikan setelah Scott McTominay dijatuhkan oleh Luka Milivojevic di dalam kotak terlarang. Namun, Marcus Rashford yang maju sebagai algojo gagal menjalankan tugasnya dengan baik.

Kegagalan penalti Rashford tak membuat tim tuan rumah patah arang. Pada menit ke-89, James akhirnya berhasil mencetak gol penyeimbang.

Namun, euforia publik Old Trafford tak bertahan lama. Pasalnya, Van Aanholt berhasil menjebol gawang David de Gea melalui skema serangan balik cepat di masa injury time. Skor 2-1 untuk tim tamu pun bertahan hingga wasit membubarkan pertandingan.

SUSUNAN PEMAIN MANCHESTER UNITED VS CRYSTAL PALACE:
Manchester United: 1-David de Gea; 29-Aaron Wan-Bisakka, 2-Victor Lindelof, 5-Harry Maguire, 23-Luke Shaw (18-Ashley Young 34′); 6-Paul Pogba, 39-Scott McTominay (8-Juan Mata 85′); 21-Daniel James, 14-Jesse Lingard (26-Mason Greenwood 56′), 10-Marcus Rashford; 9-Anthony Martial
Pelatih: Ole Gunnar Solskjaer
Crystal Palace: 31-Vicente Guaita; 2-Joel Ward, 24-Gary Cahill, 34-Martin Kelly, 3-Patrick van Aanholt; 18-James McArthur, 4-Luka Milivojevic, 8-Cheick Kouyate (22-James McCarthy 83′); 11-Wilfried Zaha, 9-Jordan Ayew (17-Christian Benteke 75′), 15-Jeffrey Schlupp (10-Andros Townsend 80′)
Pelatih: Roy Hodgson
Kartu Kuning: Wan-Bisakka 46′, James 71 – Milivojevic 38′, Cahill 41′, Zaha 79′, Guaita 86′The post Crystal Palace Berikan Manchester United Kekalahan Perdananya appeared first on Football5star Berita Bola.

Man United vs Crystal Palace: Kekalahan Memalukan di Old Trafford

Football5star.com, Indonesia – Manchester United harus menelan kekalahan perdananya di Premier League musim ini setelah takluk dari tim tamu, Crystal Palace pada Sabtu (24/8). Pertandingan ini berakhir dengan skor 2-1 untuk tim tamu.

Tampil sebagai tim unggulan, Manchester United langsung tampil menggebrak di awal-awal pertandingan. Pada menit ke-17, mereka sempat mendapatkan peluang emas lewat sepakan Daniel James. Namun, Patrick van Aanholt berhasil mengamankan gawang Crystal Palace.

Asyik menyerang, tim tuan rumah malah harus kebobolan pada menit ke-32 melalui sepakan Jordan Ayew. Tertinggal, Manchester United langsung mengurung lini pertahanan Crystal Palace. Namun, mereka gagal mencetak gol di sisa waktu babak pertama.

Reuters

Di paruh kedua, The Red Devils yang tertinggal langsung mengambil inisiatif serangan. Pada menit ke-48, James lagi-lagi mendapatkan peluang emas. Namun, Van Aanholt lagi-lagi berhasil mengamankan jala gawang Vicente Guaita.

Pada menit ke-70,Manchester United mendapatkan hadiah penalti dari wasit. Penalti ini diberikan setelah Scott McTominay dijatuhkan oleh Luka Milivojevic di dalam kotak terlarang. Namun, Marcus Rashford yang maju sebagai algojo gagal menjalankan tugasnya dengan baik.

Kegagalan penalti Rashford tak membuat tim tuan rumah patah arang. Pada menit ke-89, James akhirnya berhasil mencetak gol penyeimbang.

Namun, euforia publik Old Trafford tak bertahan lama. Pasalnya, Van Aanholt berhasil menjebol gawang David de Gea melalui skema serangan balik cepat di masa injury time. Skor 2-1 untuk tim tamu pun bertahan hingga wasit membubarkan pertandingan.

SUSUNAN PEMAIN MANCHESTER UNITED VS CRYSTAL PALACE:
Manchester United: 1-David de Gea; 29-Aaron Wan-Bisakka, 2-Victor Lindelof, 5-Harry Maguire, 23-Luke Shaw (18-Ashley Young 34′); 6-Paul Pogba, 39-Scott McTominay (8-Juan Mata 85′); 21-Daniel James, 14-Jesse Lingard (26-Mason Greenwood 56′), 10-Marcus Rashford; 9-Anthony Martial
Pelatih: Ole Gunnar Solskjaer
Crystal Palace: 31-Vicente Guaita; 2-Joel Ward, 24-Gary Cahill, 34-Martin Kelly, 3-Patrick van Aanholt; 18-James McArthur, 4-Luka Milivojevic, 8-Cheick Kouyate (22-James McCarthy 83′); 11-Wilfried Zaha, 9-Jordan Ayew (17-Christian Benteke 75′), 15-Jeffrey Schlupp (10-Andros Townsend 80′)
Pelatih: Roy Hodgson
Kartu Kuning: Wan-Bisakka 46′, James 71 – Milivojevic 38′, Cahill 41′, Zaha 79′, Guaita 86′The post Man United vs Crystal Palace: Kekalahan Memalukan di Old Trafford appeared first on Football5star Berita Bola.

Romelu Lukaku: Manchester United Anggap Aku Ini Dungu

Football5Star.com, Indonesia – Romelu Lukaku memendam kekecewaan teramat dalam terhadap manajemen Manchester United. Dia merasa sengaja diusir dari Old Trafford dan dianggap bodoh. Hal itulah yang akhirnya membuat dia bulat memutuskan pindah ke Inter Milan.

Romelu Lukaku mengungkapkan, kepindahan dirinya seperti sudah direncanakan pihak Manchester United. Menurut dia, segala rumor tiada henti soal transfer dirinya dan sikap diam para petinggi klub membuktikan hal itu.

metro.co.uk

“Banyak hal yang telah dikatakan dan membuatku merasa tak dilindungi. Aku merasa begitu banyak rumor, Rom pergi ke sana, mereka tak menginginkan Rom, dan tak ada satu orang pun yang menghentikan hal itu,” ucap Romelu Lukaku dalam podcast bersama Josh Hart, bintang muda NBA, seperti dikutip Football5Star.com dari Football Italia.

Striker timnas Belgia itu menanti selama tiga hingga empat pekan, tapi tak ada perubahan apa pun. Dari situ, dia menyampaikan sebaiknya mereka berpisah. “Sebenarnya sederhana saja, aku hanya ingin mereka mengatakan Rom akan memperjuangkan tempatnya. Namun, itu tak terjadi dalam empat hingga lima bulan,” ucap dia.

Lebih lanjut, mantan pemain Chelsea itu mengatakan, “Aku katakan kepada mereka, tak baik bagiku berada di tempat yang tak menginginkanku. Kami tidaklah bodoh. Mereka menganggap kami dungu, tapi kami tidaklah begitu. Kami tahu siapa yang membocorkan segala rumor. Aku katakan kepada mereka, aku tak dapat bekerja dalam situasi seperti ini. Lebih baik aku pergi.”

Romelu Lukaku menegaskan, tak satu pun rumor soal kepergiannya dari Manchester United yang berasal dari pihaknya. Dia merasa muak ketika hal itu tak juga berhenti dan tak seorang pun dari pihak klub yang coba menghentikannya.

The post Romelu Lukaku: Manchester United Anggap Aku Ini Dungu appeared first on Football5star Berita Bola.

Neville: Man. United Akan Dahului Liverpool Juara Premier League

Football5Star.com, Indonesia – Liverpool masih belum mampu juara Liga Inggris pada era Premier League. Musim lalu, The Reds hanya finis sebagai runner-up. Puasa gelar tersebut diyakini Gary Neville, eks kapten Manchester United, akan terus berlanjut.

Gary Neville tak menutup mata terhadap kondisi Manchester United yang tak lagi juara sepeninggal Sir Alex Ferguson. Namun, dia yakin hal itu akan segera berubah dan Reds Devils akan mampu menjadi kampiun Premier League lagi sebelum Liverpool melakukannya.

footballtransfertavern.com

“Mereka (Manchester United) akan memiliki manajer hebat. Semoga saja itu adalah Ole (Gunnar Solskjaer). Dan mereka akan kembali juara lagi,” ucap Gary Neville seperti dikutip Football5Star.com dari Sky Sports. “Itu akan terjadi. Saya bisa menggansi, Manchester United akan kembali juara.”

Mantan pemain timnas Inggris itu menandaskan, “Mereka akan menang lagi, tak masalah, mereka akan memenangi liga. Mereka mungkin akan memenangi liga sebelum Liverpool melakukannya. Itu pendapat saya.”

Dalam pandangan Gary Neville, kondisi Red Devils saat ini tidaklah seburuk yang dinilai orang-orang. Menurut dia, Marcus Rashford cs. sebetulnya sudah berada di trek yang tepat dan lebih dekat dengan gelar juara Premier League. “Mereka sebetulnya lebih dekat dan tidaklah seburuk yang Anda pikir,” ucap dia.

Mengenai Liverpool, Gary Neville menyebut satu faktor yang akan jadi kendala besar. Itu adalah masa depan Mohamed Salah. “Salah akan pergi pada 12 ke depan. Saya sudah bisa melihatnya. Salah akan pergi. Dia akan pergi. Saya bener-benar bisa menggaransi hal itu. Saya dapat melihatnya, Anda dapat melihatnya, Anda dapat merasakannya,” ujar dia lagi.

The post Neville: Man. United Akan Dahului Liverpool Juara Premier League appeared first on Football5star Berita Bola.

Man United vs Chelsea: Catatan Pertemuan Solskjaer vs Lampard

Football5Star.com, Indonesia – Partai Manchester United vs Chelsea menjadi partai besar pertama yang tersaji pada perhelatan Premier League 2019-20. Sorotan utama tentu saja tertuju kepada dua manajer, yakni Ole Gunnar Solskjaer dan Frank Lampard. Pertarungan Solskjaer vs Lampard menjadi sisi paling menarik pada laga nanti.

Ini merupakan pertemuan pertama Solskjaer vs Lampard sebagai manajer. Pertemuan mereka pun menjadi catatan menarik. Inilah perjumpaan pertama Manchester United vs Chelsea saat sama-sama ditangani mantan pemain masing-masing.

asep/football5star.com

Sebelum bersua sebagai manajer, Solskjaer dan Lampard pernah cukup sering bertemu di lapangan hijau saat sama-sama aktif sebagai pemain. Tercatat, 11 kali Solskjaer vs Lampard tersaji pada pentas sepak bola Inggris. Rinciannya, 5 kali saat Lampard memperkuat West Ham United dan 6 kali kala dia berseragam Chelsea.

Dari 11 pertemuan itu, Solskjaer lebih sering meraup kemenangan. Lima kali dia dan Manchester United menaklukkan klub yang diperkuat Lampard. Sisanya 3 laga berakhir imbang dan 3 lainnya dimenangi Lampard. Empat dari lima kemenangan Solskjaer diraih di Stadion Old Trafford. Pada 1 April 2000, Red Devils malah menangguk kemenangan sangat telak 7-1.

Soal kontribusi, Soskjaer juga berada di atas Lampard. Total, dalam 11 pertemuan itu, pria asal Norwegia tersebut sanggup melesakkan 4 gol dan 1 assist dalam 367 menit. Adapun Lampard hanya mampu menorehkan 1 gol dan 2 assist walaupun selalu tampil penuh dalam 11 laga tersebut.

Meskipun demikian, Solskjaer tak dapat jemawa. Khusus pada pertemuan Manchester United vs Chelsea, hasil pertemuan Solskjaer vs Lampard seimbang. Keduanya sama-sama memetik 2 kemenangan dan 2 pertemuan lain berakhir seri. Di Old Trafford, mereka pun sama-sama meraih 1 kemenangan dan 1 hasil imbang.

The post Man United vs Chelsea: Catatan Pertemuan Solskjaer vs Lampard appeared first on Football5star Berita Bola.

5 Gol Terbaik Chelsea ke Gawang Manchester United

Football5star.com, Indonesia – Malam nanti, para penggemar Premier League akan mendapatkan sajian spesial dalam laga antara Manchester United vs Chelsea. Partai tersebut tentu menjadi sorotan utama para penikmat sepak bola di pekan pertama Premier League musim 2019-20.

Dari pertemuan kedua tim di beberapa tahun terakhir, selalu ada gol-gol cantik yang berhasil diciptakan. Berikut football5star.com sudah merangkum 5 gol terbaik milik Chelsea ke gawang Manchester United:

1. GIANFRANCO ZOLA (1997)

Gianfranco Zola memang menikmati status sebagai salah satu pemain terbaik di Inggris ketika masih memperkuat Chelsea. Hal itu pun seolah ia buktikan dengan gol spesial ke gawang Manchester United pada tahun 1997.

Berawal dari umpan Dan Petrescu, Zola yang berada di sisi kiri pertahanan Manchester United langsung mendribel bola melewati hadangan tiga pemain bertahan lawan. Setelah itu, ia berhasil menaklukkan Peter Schmeichel dari jarak dekat tanpa kesulitan berarti.

2. JOE COLE (2006)

Salah satu momen terbaik Joe Cole bersama Chelsea datang pada akhir musim 2005-06 silam. Ketika itu, ia berhasil mencetak satu gol yang cukup indah ke gawang Manchester United dan memastikan Chelsea menjadi juara Premier League untuk kali kedua secara beruntun.

Gol ini tercipta setelah Cole mampu melepaskan diri dari kawalan tiga pemain bertahan Manchester United. Setelah itu, ia langsung melepaskan sepakan kencang yang tak kuasa ditahan oleh Edwin van der Sar.

The post 5 Gol Terbaik Chelsea ke Gawang Manchester United appeared first on Football5star Berita Bola.

5 Momen Terbaik dari Laga Manchester United vs Chelsea

Football5star.com, Indonesia – Partai panas antara dua tim tersukses di era Premier League, Manchester United vs Chelsea akan tersaji pada Minggu (11/8) malam WIB. Partai tersebut tentu menjadi primadona dari pekan pertama Premier League musim 2019-20.

Rivalitas diantara kedua tim tentu membuat partai nanti terasa sangat spesial dan diprediksi akan meninggalkan kesan yang cukup mendalam bagi kedua tim. Sebelum menyaksikan laga panas nanti, football5star.com sudah merangkum 5 momen terbaik dari laga Manchester United vs Chelsea sepanjang sejarah Premier League

1. SENYUMAN DAVID LUIZ

Daily Mail

Pada tahun 2013 lalu, David Luiz sempat menjadi buah bibir setelah tertangkap kamera melakukan aksi diving di penghujung pertandingan Manchester United vs Chelsea. Aksi tersebut membuat bek The Red Devils, Rafael, harus diusir wasit setelah mendapatkan kartu merah.

Aksi dari Luiz sendiri sebenarnya dilakukan untuk melindungi keunggulan tipis, 1-0 milik Chelsea. Pada akhirnya, skor tersebut bertahan hingga wasit meniupkan peluit panjang.

2. GOL ERIC CANTONA

twitter..com/premierleague

Eric Cantona datang ke Manchester United dari rival abadi mereka, Leeds United pada bulan November 1992. Cantona pun langsung menjadi andalan Manchester United ketika mereka bertandang ke Stamford Bridge beberapa hari setelahnya.

Pada partai tersebut, Cantona berhasil menyarangkan gol pertamanya untuk pasukan Alex Ferguson. Setelah gol tersebut, Cantona berhasil menasbihkan dirinya sebagai raja di Old Trafford hingga tahun 1997.

The post 5 Momen Terbaik dari Laga Manchester United vs Chelsea appeared first on Football5star Berita Bola.