Solskjaer Akui Manchester United Kewalahan Hadapi Rochdale

Football5star.com, Indonesia – Manchester United harus melakoni babak adu penalti setelah bermain imbang 1-1 di waktu normal saat bertemu tim kasta ketiga Rochdale di Piala Liga Inggris, Rabu (26/9/2019).

Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer mengakui bahwa anak asuhnya kesulitan untuk bisa mengimbangi permainan Rochdale. “Saya rasa satu hal yang sangat baik pada hari ini adalah cara Rochdale bermain,” kata Solskjaer seperti dikutip Football5star.com dari Sky Sports.

Pelatih asal Norwegia itu menambahkan bahwa Rochdale bermain dengan skema bermain yang bisa dibilang unik sehingga membuat anak asuhnya kesulitan untuk mengimbangi.

Getty Images

“Saya bisa bilang bahwa mereka bermain dengan cukup aneh. Kami menganalisis beberapa pertandingan terakhir mereka dan memang skema aneh itu yang mereka terapkan,”

“Pelatih mereka percaya dengan anak asuhnya dan saya rasa mereka bermain dengan cukup bagus,” ucapnya.

Meski begitu, Solskjaer mengatakan bahwa dirinya cukup puas dengan penampilan anak asuhnya utamanya para pemain muda. Menurut Solskjaer mereka bermain dengan penuh determinasi.

“Ini adalah panggung yang bagus untuk para pemain muda kami untuk membuktikan diri mereka sendiri dan ada satu atau dua dari mereka yang benar-benar bagus.” tutup Solskjaer.

The post Solskjaer Akui Manchester United Kewalahan Hadapi Rochdale appeared first on Football5star Berita Bola.

Rooney Sempat Malu Berada di Mancester United

Football5star.com, Indonesia – Wayne Rooney mengungkapkan fakta baru tentang momen-momen terakhirnya bersama Manchester United. Pemegang 120 caps bersama tim nasional tersebut mengaku sempat merasa malu ketika kalah bersaing dari pemain-peman lain.
Rooney meninggalkan Manchester United pada musim panas 2017 untuk kembali ke klub lamanya, Everton. Pada musim 2016/17, dirinya mulai terpinggirkan seiring kedatangn sejumlah pemain seperti Paul Pogba, Zlatan Ibrahimovic, hingga Henrikh Mkhitaryan.
Wazza, sapaan akrabnya merasa waktunya di Old Trafford sudah habis. Statusnya sebagai kapten tim pun tidak membantu banyak dalam membuatnya bermain konsisten. Menepi pun jadi satu-satunya jalan realistis untuk menyelamatkan karier.
“Ada momen-momen ketika Anda ragu terhadap kemampuan diri sendiri. Padahal, aku merasa punya kemampuan cukup baik untuk tetap bersama tim. Tapi, pada saat bersamaan, kesempatan itu tak kunjung datang,”katanya kepada BBC.
Akan tetapi, pemikirannya untuk hengkang semakin bulat setelah dalam beberapa pertandingan, dirinya tidak mendapatkan porsi main sesuai harapan. Contohnya adalah ketika dua pertandingan final yang diraih Manchester United saat itu, Liga Europa dan Piala Liga.
“Aku hanya tampil satu menit pada final Liga Europa. Kemudian pada pertandingan final Piala Liga melawan Southampton, seharusnya aku main saat itu. Pada momen tersebut aku merasa malu dan tidak tahan lagi. Namun, pergi pun rasanya sulit,” sambungnya.
squawka.com
Kini, Rooney kembali menemukan sentuhannya setelah bergabung dengan kontestan Major League Socer (MLS), DC United. Dari 20 pertandingan, ada 12 gol yang ia cetak dan membawa timnya perlahan menapaki papan atas.
The post Rooney Sempat Malu Berada di Mancester United appeared first on Football5star Berita Bola.