Rooney Sempat Malu Berada di Mancester United

Football5star.com, Indonesia – Wayne Rooney mengungkapkan fakta baru tentang momen-momen terakhirnya bersama Manchester United. Pemegang 120 caps bersama tim nasional tersebut mengaku sempat merasa malu ketika kalah bersaing dari pemain-peman lain.
Rooney meninggalkan Manchester United pada musim panas 2017 untuk kembali ke klub lamanya, Everton. Pada musim 2016/17, dirinya mulai terpinggirkan seiring kedatangn sejumlah pemain seperti Paul Pogba, Zlatan Ibrahimovic, hingga Henrikh Mkhitaryan.
Wazza, sapaan akrabnya merasa waktunya di Old Trafford sudah habis. Statusnya sebagai kapten tim pun tidak membantu banyak dalam membuatnya bermain konsisten. Menepi pun jadi satu-satunya jalan realistis untuk menyelamatkan karier.
“Ada momen-momen ketika Anda ragu terhadap kemampuan diri sendiri. Padahal, aku merasa punya kemampuan cukup baik untuk tetap bersama tim. Tapi, pada saat bersamaan, kesempatan itu tak kunjung datang,”katanya kepada BBC.
Akan tetapi, pemikirannya untuk hengkang semakin bulat setelah dalam beberapa pertandingan, dirinya tidak mendapatkan porsi main sesuai harapan. Contohnya adalah ketika dua pertandingan final yang diraih Manchester United saat itu, Liga Europa dan Piala Liga.
“Aku hanya tampil satu menit pada final Liga Europa. Kemudian pada pertandingan final Piala Liga melawan Southampton, seharusnya aku main saat itu. Pada momen tersebut aku merasa malu dan tidak tahan lagi. Namun, pergi pun rasanya sulit,” sambungnya.
squawka.com
Kini, Rooney kembali menemukan sentuhannya setelah bergabung dengan kontestan Major League Socer (MLS), DC United. Dari 20 pertandingan, ada 12 gol yang ia cetak dan membawa timnya perlahan menapaki papan atas.
The post Rooney Sempat Malu Berada di Mancester United appeared first on Football5star Berita Bola.