Guardiola Senang Barcelona Pertahankan Ernesto Valverde

Berita Bola – Manajer Manchester City, Pep Guardiola, senang mlihat Barcelona tetap mempertahankan Ernesto Valverde sebagai bos di Camp Nou, setelah banyak laporan mengatakan bahwa tim Catalan bisa memecat pelatih berusia 55 tahun itu.
Masa depan Valverde sebelumnya telah dipenuhi ketidakpastian setelah kegagalan Barcelona di Liga Champions dan terputusnya dominasi mereka di Copa del Rey pada musim ini. Beberapa nama seperti Roberto Martinez, Ronald Koeman dan Masimilliano Allegri tengah dilaporkan menjadi calon pengganti Valverde.
Namun Barcelona melalui sang presiden, Josep Maria Bartomeu, menegaskan bahwa Valverde akan tetap menjadi bos tim Catalan untuk musim depan, meskipun kampanye 2018/19 berakhir mengecewakan. Dan Guardiola yang pernah memenangkan banyak trofi selama waktunya di Camp Nou mengaku senang mantan timnya mempertahankan Valverde.
“Jauh dari persahabatan hebat yang kita miliki, Ernesto [Valverde] sangat spektakuler,” kata pelatih Manchester City itu. “Dia melakukan pekerjaan yang sangat baik. Tentu dia kehilangan Liga Champions, tapi kita (pelatih) semua pasti pernah melakukannya.
“[Dia bertanggung jawab atas] tim yang telah memenangkan dua liga berturut-turut dan memainkan sepak bola yang baik, saya senang dia tetap di sini. Barcelona terus setia dengan gayanya yang tidak ingin cepat memutuskan masa depan kami para pelatih,” jelasnya.

Jurgen Klopp: Bohong Kalau Guardiola Tak Ingin Juara Liga Champions

Gilabola.com – Manajer Liverpool Jurgen Klopp mencemooh pernyataan pelatih Manchester City Pep Guardiola yang mengatakan tidak ingin memenangkan Liga Champions.
Skuad besutan Jurgen Klopp Liverpool sedang bersiap untuk menghadapi Tottenham Hotspur di final Liga Champions pada hari Minggu setelah kalah dari Manchester City dalam perebutan gelar juara Liga Inggris meskipun telah mengumpulkan 97 poin musim lalu yang baru berakhir.
The Citizens tersingkir dari ajang Liga Champions dengan cara dramatis oleh Tottenham Hotspur di babak perempat final. Namun, Pep Guardiola mengklaim dia tidak terlalu kecewa dengan kekalahan tersebut karena memenangkan gelar domestik lebih penting baginya.
“Saya tahu orang-orang mengatakan saya datang ke sini (Manchester City) untuk memenangkan Liga Champions, tetapi saya tidak datang ke sini untuk memenangkan Liga Champions, jujur,” katanya pada bulan April lalu.

Berita Terkait

Mohamed Salah Ingin Cetak Gol Kemenangan di Final
Jelang Tottenham Hotspur vs Liverpool: Komitmen Tegas Mane
Tottenham Hotspur vs Liverpool: Nikmati Menit Permainan

“Saya sudah berkali-kali mengatakan, Liga Inggris bagi saya adalah gelar yang paling penting, menunjukkan setiap hari bahwa kamu masih bersaing di sana. Bersaing di sana setiap waktu mengirimkan pesan yang bagus.”
Jurgen Klopp ditanya tentang komentar pelatih Spanyol itu dalam persiapan laga final Liga Champions di stadion Wanda Metropolitan, Madrid. Dan ia pun menuduh Pep Guardiola hanya cari alasan saja.
Pelatih asal Jerman itu tampaknya mengkritik Guardiola dengan mengingatkan wartawan bahwa dia belum pernah masuk di final (Liga Champions) sejak 2011.
“Pep harus mengatakan itu karena dia belum berada di babak final Liga Champions untuk sementara waktu,” kata Jurgen Klopp.
“Dia adalah manajer hebat dan pantas menerima semua pujian yang didapatnya. Kami berusaha memenangkan Liga Inggris musim ini. City adalah tim yang lebih baik. Tapi ada kompetisi lain yang kami ikuti.”
Jurgen Klopp juga mengungkapkan ia berharap pemain depan Liverpool, Roberto Firmino akan bugar untuk menghadapi Tottenham setelah sebelumnya absen karena cedera sejak keluar lapangan dengan tertatih-tatih saat kekalahan 3-0 dari Barcelona di leg pertama semifinal.
“Bobby tetap berlatih, ia ikut bagian dalam pelatihan pekan lalu dan terlihat sangat bagus, semuanya baik-baik saja,” tegas Jurgen Klopp kepada laman resmi klub.
“Dia akan berlatih lagi besok lagi,” lanjut sang manajer menjelaskan pada media hari Selasa. “Semua yang kami lihat sejauh ini terlihat sangat bagus dan dia akan baik-baik saja, saya cukup yakin.”
Sementara itu, Naby Keita sudah pasti absen meski dipanggil oleh Timnas Guinea untuk bermain di Piala Afrika.
“[Tidak ada] peluang untuk Naby,” tutur Jurgen Klopp. “Dia benar-benar mengalami kemajuan yang baik dalam penyembuhan cederanya, kami akan melihat apakah dia bisa bermain di Piala Afrika. Kami belum tahu itu.”
Sumber: Jurgen Klopp: Bohong Kalau Guardiola Tak Ingin Juara Liga Champions

Manajer Sepak Bola Tersukses Dalam Sejarah Liga Champions

Gilabola.com – Siapa saja manajer sepakbola yang paling sering mengangkat trofi Liga Champions? Berikut daftar lengkapnya.
Tottenham Hotspur dan Liverpool akan berlaga di final Liga Champions, Mauricio Pochettino dan Jurgen Klopp akan bersaing untuk membuktikan siapa diantara keduanya yang terbaik.
Kemenangan Real Madrid di final atas Juventus di tahun 2017 dan mengalahkan Liverpool di tahun 2018 sukses memberikan prestasi fenomenal bagi Zinedine Zidane dengan mengoleksi dua trofi UCL hanya dalam dua musim!
Ini membuat Zidane masuk dalam daftar pelatih-pelatih tersukses dalam sejarah Liga Champions, bersama seniornya Carlo Ancelotti hingga eks manajer Barcelona Pep Guardiola.

Berita Terkait

Jurgen Klopp: Bohong Kalau Guardiola Tak Ingin Juara Liga Champions
Antonio Conte Lebih Bagus Dari Jose Mourinho
Arsene Wenger Pecundangi Zinedine Zidane Dipuji Netizen

Ada banyak manajer yang telah meraih kesuksesan di Liga Champions, dan kini kami sajikan enam di antara para manajer bersejarah tersebut.
1. Carlo Ancelotti
Manajer Bayern Munchen ini sejauh ini sudah memenangkan tiga kali Liga Champions. Manajer Italia itu berhasil meraih ketiga gelar juara dengan dua klub berbeda, yakni AC Milan dan Real Madrid.
Berita Liga Champions – Potret keakraban Jurgen Klopp dan Carlo Ancelotti.
Carlo Ancelotti, yang menggantikan Fatih Terim di AC Milan pada 6 November 2001, mempersembahkan trofi Liga Champions pertamanya di musim keduanya di AC Milan dengan mengorbankan Juventus lewat adu penalti dengan skor 3-2.
Trofi Liga Champions kedua Ancelotti kembali diraih bersama AC Milan pada musim 2006-2007, saat mereka membalas kekalahan dramatis untuk memetik kemenangan 2-1 atas Liverpool.
Ancelotti kemudian merasakan gelar ketiganya dalam karir kepelatihannya dengan membawa Real Madrid meraih La Decima di Estadion da Luz, Lisbon, saat mereka mengalahkan rival sekota Atletico Madrid dengan skor 4-1.
2. Bob Paisley
Bob Paisley merupakan manajer lain yang meraih tiga gelar Liga Champions selama karir kepelatihannya, dengan semuanya didapatkannya saat melatih Liverpool.
Bob Paisley
Paisley yang menjabat sebagai pelatih utama Liverpool pada tahun 1974, sukses menyabet gelar Liga Champions pertama untuk Liverpool dua musim setelahnya dengan mengorbankan tim Jerman Borussia Monchengladbach dengan skor 3-1 di Stadion Olimpico, Roma.
Bob Paisley kembali mengantarkan Liverpool meraih back to back gelar juara dengan mengalahkan klub asal Belgia, Club Brugge, dengan skor 1-0 di final di Stadion Wembley, London.
Dan manajer legendaris Anfield itu akhirnya mempersembahkan hattrick trofi untuk The Reds saat di final mereka mengalahkan raksasa Spanyol Real Madrid 1-0di Stadion Parc des Princes, Paris, pada tahun 1981.
3. Pep Guardiola
Manajer asal Catalan ini didatangkan oleh Bayern dan kemudian Manchester City adalah karena kesuksesannya berbicara di Eropa selama melatih Barcelona.
Pep Guardiola
Pep Guardiola menggantikan Frank Rijkaard sebagai manajer Blaugrana pad bulan Mei 2008, dengan ia sukses mempersembahkan trofi Liga Champions di musim perdananya saat menang 2-0 atas Manchester United di Stadion Olimpico, Roma, pada tahun 2009.
Tak butuh waktu lama Pep kembali mempersembahkan trofi Liga Champions di musim 2010-2011 dengan mengorbankan lawan yang sama, Manchester United dengan skor 3-1 pada tahun 2011.
4. Jose Mourinho
Jose Mourinho pertama kali mencuat setelah sukses mengantarkan tim kejutan FC Porto menjadi juara Liga Champions di musim 2003-2004 saat mereka menghancurkan AS Monaco dengan skor telak 3-0 di partai final pada tahun 2004.
Jose Mario dos Santos Mourinho Felix, atau yang lebih dikenal dengan nama Jose Mourinho merupakan pelatih Manchester United. Termasuk salah satu pelatih terbaik dalam sejarah sepak bola dunia yang juga pernah latih Chelsea dan Real Madrid.
Dan Mou kemudian meraih gelar keduanya sebagai manajer berhasil membawa Nerazzurri meraih trebel bersejarah dengan mengalahkan Bayern Munchen dengan skor 2-0 di final berkat dua gol Diego Millito di Stadion Santiago Bernabeu, Spanyol pada tahun 2010.
5. Miguel Munoz
Miquel Munoz merupakan aktor dibalik kesuksesan Real Madrid baik sebagai pemain maupun pelatih. Ia merupakan salah satu sosok yang pernah menjadi manajer Los Blancos begitu lama dengan 14 tahun, dari tahun 1960 hingga 1974.
Miguel Munoz
Munoz tiga kali juara bersama Real Madrid sebagai pemain (1955/56, 1956/57, 1957/58), dan dua kali sebagai pelatih (1959/60 dan 1965/66), selain dalam karirnya sebagai pemain ia juga bisa mempersembahkan 9 trofi La Liga untuk Los Blancos.
6. Zinedine Zidane
Zidane menunjukkan kualitasnya tak hanya sebagai pemain kelas dunia, tapi juga sebagai pelatih terbaik dunia. Hanya butuh satu setengah musim, Zizou sukses mempersembahkan dua trofi Liga Champions untuk Real Madrid.
Berita Liga Champions – Zinedine Zidane saat masih membesut Real Madrid.
Setelah menggantikan Rafael Benitez pada pertengahan musim 2016-2017, Zidane langsung membawa Madrid finish di urutan kedua La Liga dengan hanya satu poin di bawah Barcelona dan menjuarai Liga Champions atas Atletico Madrid.
Zidane kembali menunjukkan magisnya dengan membawa Madrid menjadi juara Eropa kedua beruntun setelah mengalahkan Juventus di Cardiff pada tahun 2017 dan di tahun 2018 mengalahkan Liverpool di Kiev.
Sumber: Manajer Sepak Bola Tersukses Dalam Sejarah Liga Champions

Pep Guardiola: Manchester City Harus Menang Liga Champions

Gilabola.com – Bos Manchester City, Pep Guardiola tahu dominasi timnya atas sepakbola Inggris tidak akan berarti kecuali mereka memenangkan Liga Champions.
Manchester City baru saja menyelesaikan treble domestik yang belum pernah terjadi sebelumnya pada hari Sabtu ketika mereka memenangkan Piala FA dengan kemenangan telak 6-0 atas Watford di Wembley, mengawinkan trofi Liga Premier dan Piala Carabao yang telah mereka menangkan sebelumnya.
Pep Guardiola telah mengubah Manchester City menjadi salah satu tim Inggris terbaik yang pernah ada dan mereka tampaknya akan mendominasi di kandang sendiri selama beberapa waktu, tetapi kurangnya keberhasilan mereka di Eropa tetap menjadi permasalahan bagi mereka.
Mereka tersingkir dari Liga Champions di babak perempat final oleh Tottenham Hotspur – tim yang terpaut 27 poin dari City di liga – dan tidak pernah melewati babak semifinal.

Berita Terkait

Manchester United Siap Kalahkan Manchester City Demi Isco
Manchester United dan Manchester City Kejar Joao Cancelo
Diberitakan Akan Tinggalkan City, Ini Tujuan Pep Guardiola Musim Depan

Pep Guardiola siap sukses bersama Manchester City di Eropa
Guardiola mengatakan bahwa saat ini harus mulai mencapai kesuksesan di tingkat Eropa. “Saya katakan sebelumnya bahwa saya tahu kami akan dinilai pada akhirnya apakah kami memenangkan Liga Champions,” katanya. “Aku tahu, kecuali kita melakukan itu, itu tidak akan cukup.”
“Ini datang dengan saya. Saya tahu itu. Kami beruntung kami menang dua kali dalam empat tahun dan orang-orang berharap saya sesuatu yang istimewa bahwa kami harus memenangkan Liga Champions dan itu masih benar.”
“Di klub ini, rekor poin dan kompetisi domestik sangat luar biasa, tetapi Liga Champions kami tidak sering menang dibandingkan dengan yang lain karena tim-timnya sangat baik, kompetisi tersebut sangat menuntut tetapi kami ingin memenangkannya.”
Sumber: Pep Guardiola: Manchester City Harus Menang Liga Champions

City Guardiola Tidak Ada Apa-Apanya dibanding United Ferguson

Football5star.com, Indonesia – Kesukesan Manchester City menjuarai Premier League musim ini ternyata belum mampu membuat anak asuh Pep Guardiola bisa mengalahkan Manchester United eranya Alex Ferguson. Hal ini diungkapkan oleh mantan pelatih Everton, Sam Allardyce.

Manchester City memang tampil menggila musim ini. Bayangkan saja mereka mampu mengoleksi 98 poin dari 38 pertandingan. Klub asal Manchester juga jadi tim paling produktif dengan koleksi 95 gol.

reuters.com

Akan tetapi capaian tersebut dirasa Sam Allardyce belum
cukup untuk mengalahkan kejayaan United ketika diasuh Ferguson. Menurutnya apa
yang dilakukan Fergie bersama Setan Merah lebih gila lagi dibanding Guardiola
bersama Si Biru musim ini.

“Saya tidak yakin mereka bisa mengalahkan Fergie. Dia memenangkan Premier League tiga kali tanpa halangan berarti. Dan dia menang tiga kali beruntun di dua era berbeda pada 1998-2001 dan 2006-2009, dia juga meraih treble di sana,” kata Allardyce kepada Talksport, Rabu (15/5/2019).

manutd.com

“Anda lupa betapa hebatnya dia bersama United ketika itu,
betapa besarnya tantangan yang mereka hadapi dan betapa kuatnya pemain yang dia
miliki. Secara pribadi saya pikir mereka jauh lebih kuat daripada City
sekarang,” ia menambahkan.

Walau begitu, mantan pelatih timnas Inggris itu tidak menampik bahwa level anak asuh Guardiola saat ini sudah mendekati Setan Merah ketika masih berjaya. “Jika kita berbicara soal fakta City sangat dekat, saya setuju, tapi mereka belum setara,” imbuhnya.

More News on Liga Inggris

.bscb-78244.bscb-78244 .section-heading.sh-t1 a:hover .h-text,.bscb-78244.bscb-78244 .section-heading.sh-t1 a.active .h-text,.bscb-78244.bscb-78244 .section-heading.sh-t1 > .h-text,.bscb-78244.bscb-78244 .section-heading.sh-t1 .main-link:first-child:last-child .h-text{color:#630060}.bscb-78244.bscb-78244 .section-heading.sh-t1.sh-s5 > .main-link > .h-text:after,.bscb-78244.bscb-78244 .section-heading.sh-t1.sh-s5 > a:first-child:last-child > .h-text:after,.bscb-78244.bscb-78244 .section-heading.sh-t1.sh-s5 > .h-text:first-child:last-child:after{color:#630060 !important}.bscb-78244.bscb-78244.bscb-78244 .section-heading.sh-t1:after{background-color:#630060}.bscb-78244.bscb-78244 .section-heading.sh-t1.sh-s8 .main-link .h-text:before,.bscb-78244.bscb-78244 .section-heading.sh-t1.sh-s8 .main-link.h-text:before,.bscb-78244.bscb-78244 .section-heading.sh-t1.sh-s8 > .h-text:before{border-right-color:#630060 !important}.bscb-78244.bscb-78244 .listing-item:hover .title a,.bscb-78244.bscb-78244 .listing-item-text-1 .post-meta a:hover,.bscb-78244.bscb-78244 .listing-item-grid .post-meta a:hover,.bscb-78244.bscb-78244 .listing-item .rating-stars span:before{color:#630060 !important}.bscb-78244.bscb-78244 .listing-item .rating-bar span,.bscb-78244.bscb-78244 .listing-item .post-count-badge.pcb-t1.pcb-s1,.bscb-78244.bscb-78244.better-newsticker .heading{background-color:#630060 !important}.bscb-78244.bscb-78244.better-newsticker .heading:after{border-left-color:#630060 !important}.bscb-78244 .bs-pagination .btn-bs-pagination:hover,.bscb-78244 .btn-bs-pagination.bs-pagination-in-loading{background-color:#630060 !important;border-color:#630060 !important;color:#fff !important}.bscb-78244 .listing-item-text-2:hover .item-inner{border-color:#630060 !important}.bscb-78244.bscb-78244.bscb-78244.bscb-78244 .term-badges.floated .term-badge a,.bscb-78244.bscb-78244 .bs-pagination-wrapper .bs-loading > div{background-color:#630060 !important;color:#fff !important}

Eks Striker Arsenal Sarankan Emery Datangkan Pemain Bertahan

Nyaman di Manchester City, Pep Guardiola Tepis Rumor Juventus

Mantan Striker Liverpool Sarankan Klopp Datangkan Neves

The post City Guardiola Tidak Ada Apa-Apanya dibanding United Ferguson appeared first on Football5star Berita Bola.

Klopp dan Guardiola Bikin Iri Jose Mourinho

Football5star.com, Indonesia – Jose Mourinho tampaknya masih belum rela dipecat oleh Manchester United. Baru-baru ini, The Special One mengeluarkan pernyataan terkait pemecatan dirinya oleh klub berjuluk Setan Merah tersebut. Ia menganggap ada ketimpangan antara dirinya dengan manajer tim lain yakni Juergen Klopp dan Pep Guardiola.

Mourinho mencontohkan apa yang dialami Klopp bersama Liverpool, dan Guardiola di Manchester City. Pria asal Portugal tersebut menganggap dua manajer itu dimanjakan dengan beragam fasilitas dan dana besar untuk membenahi tim.

Masa dua setengah tahun di Old Trafford mantan manajer
Chelsea itu harus berakhir tidak lama setelah dikalahkan Liverpool 1-3. Sebagai
gantinya, manajemen Manchester United memanggil kembali Ole Gunnar Solskjaer
untuk membenahi mental Paul Pogba dkk.

espn.com

“Aku ingin pergi ke klub yang aku bisa mendapatkan perlakuan
sama seperti Klopp di Liverpool dan Gurdiola di City. Lihat Liverpool sekarang,
berapa pemain yang sudah ada di sana sebelum Juergen datang, mungkin hanya
dua,” ucapnya seperti dikutip dari AS.

“Guardiola juga pernah menyatakan ketidakpuasan terhadap bek
City ketika musim perdananya. Musim berikutnya, mereka membeli tiga bek tengah
dengan biaya ratusan juta pounds. Mereka juga mendatangkan (Claudio) Bravo, Pep
tidak suka, Bravo dijual dan diganti Ederson,” katanya melanjutkan.

Sejak sepi job melatih, Mourinho lebih sering menghabiskan waktu dari depan kamera. Dirinya aktif sebagai salah satu pandit di beIn Sports. Stasiun televisi pimpinan bos PSG, Nasser Al-Khelaifi.

More News on Liga Inggris

.bscb-89509.bscb-89509 .section-heading.sh-t1 a:hover .h-text,.bscb-89509.bscb-89509 .section-heading.sh-t1 a.active .h-text,.bscb-89509.bscb-89509 .section-heading.sh-t1 > .h-text,.bscb-89509.bscb-89509 .section-heading.sh-t1 .main-link:first-child:last-child .h-text{color:#630060}.bscb-89509.bscb-89509 .section-heading.sh-t1.sh-s5 > .main-link > .h-text:after,.bscb-89509.bscb-89509 .section-heading.sh-t1.sh-s5 > a:first-child:last-child > .h-text:after,.bscb-89509.bscb-89509 .section-heading.sh-t1.sh-s5 > .h-text:first-child:last-child:after{color:#630060 !important}.bscb-89509.bscb-89509.bscb-89509 .section-heading.sh-t1:after{background-color:#630060}.bscb-89509.bscb-89509 .section-heading.sh-t1.sh-s8 .main-link .h-text:before,.bscb-89509.bscb-89509 .section-heading.sh-t1.sh-s8 .main-link.h-text:before,.bscb-89509.bscb-89509 .section-heading.sh-t1.sh-s8 > .h-text:before{border-right-color:#630060 !important}.bscb-89509.bscb-89509 .listing-item:hover .title a,.bscb-89509.bscb-89509 .listing-item-text-1 .post-meta a:hover,.bscb-89509.bscb-89509 .listing-item-grid .post-meta a:hover,.bscb-89509.bscb-89509 .listing-item .rating-stars span:before{color:#630060 !important}.bscb-89509.bscb-89509 .listing-item .rating-bar span,.bscb-89509.bscb-89509 .listing-item .post-count-badge.pcb-t1.pcb-s1,.bscb-89509.bscb-89509.better-newsticker .heading{background-color:#630060 !important}.bscb-89509.bscb-89509.better-newsticker .heading:after{border-left-color:#630060 !important}.bscb-89509 .bs-pagination .btn-bs-pagination:hover,.bscb-89509 .btn-bs-pagination.bs-pagination-in-loading{background-color:#630060 !important;border-color:#630060 !important;color:#fff !important}.bscb-89509 .listing-item-text-2:hover .item-inner{border-color:#630060 !important}.bscb-89509.bscb-89509.bscb-89509.bscb-89509 .term-badges.floated .term-badge a,.bscb-89509.bscb-89509 .bs-pagination-wrapper .bs-loading > div{background-color:#630060 !important;color:#fff !important}

Son Heung-min: Keyakinan adalah Kunci Kemenangan Kami

De Ligt Akui Ajax Tak Kuat Hadapi Tekanan Tottenham

De Jong: Perjalanan Indah Ajax Harus Berakhir

The post Klopp dan Guardiola Bikin Iri Jose Mourinho appeared first on Football5star Berita Bola.

Pep Guardiola: Kami Masih Belum Juara Liga Inggris!

Football5star.com, Indonesia – Manchester City sukses mempecundangi Manchester United di lanjutan Liga Inggris pekan ke-35, Kamis (25/4/2019) di Stadion Old Trafford. Meski menang derbi, Pep Guardiola meminta anak asuhnya untuk tetap tenang dan fokus.

“Saat ini penting bagi kami untuk tetap tenang. Kami masih belum juara Liga Inggris musim ini. Masih ada tiga pertandingan penting yang harus kami kerjakan,” kata Pep Guardiola seperti dikutip football5star.com dari situs klub.

Terkait permainan anak asuhnya, pria Catalan itu tetap memberikan kritik meski mampu merobek gawang United sebanyak 2 kali. Menurut Pep, di babak pertama, City masih sering kehilangan bola di lini tengah.

“Kami kehilangan konsentrasi di awal babak pertama. Kami kehilangan banyak bola di lini tengah dan United sempat lakukan serangan balik berbahaya,” kata Pep.

“Untungnya kami melakukan banyak perubahan di babak kedua. Kami membuat pertandingan luar biasa di Old Trafford,” tambah eks pelatih Barcelona tersebut.

When the Blues go marching ON, ON, ON! 0-2 #MUNMCI #mancity pic.twitter.com/uOkPfBdWO2— Manchester City (@ManCity) April 24, 2019

Pep Guardiola pun berpesan kepada anak asuhnya setelah laga melawan Manchester United untuk langsung beristirahat. Ia meminta anak asuhnya tidak usah menonton televisi untuk mengetahui hasi pertandingan Liverpool vs Huddersfield (27/4/2019).

“Saya mengatakan kepada pemain untuk tidak banyak menonton televisi atau mencari tahu soal hasil pertandingan mereka (Liverpool). Mereka harus banyak beristirahat untuk fit di laga melawan Burnley (28/4/2019),” kata Pep.

“Kedua tim sama-sama memiliki peluang untuk meraih gelar. Tim yang kehilangan fokus akan membuat tim lain sukses meraih gelar.” tutup Pep.

More News on Liga Inggris

.bscb-24389.bscb-24389 .section-heading.sh-t1 a:hover .h-text,.bscb-24389.bscb-24389 .section-heading.sh-t1 a.active .h-text,.bscb-24389.bscb-24389 .section-heading.sh-t1 > .h-text,.bscb-24389.bscb-24389 .section-heading.sh-t1 .main-link:first-child:last-child .h-text{color:#630060}.bscb-24389.bscb-24389 .section-heading.sh-t1.sh-s5 > .main-link > .h-text:after,.bscb-24389.bscb-24389 .section-heading.sh-t1.sh-s5 > a:first-child:last-child > .h-text:after,.bscb-24389.bscb-24389 .section-heading.sh-t1.sh-s5 > .h-text:first-child:last-child:after{color:#630060 !important}.bscb-24389.bscb-24389.bscb-24389 .section-heading.sh-t1:after{background-color:#630060}.bscb-24389.bscb-24389 .section-heading.sh-t1.sh-s8 .main-link .h-text:before,.bscb-24389.bscb-24389 .section-heading.sh-t1.sh-s8 .main-link.h-text:before,.bscb-24389.bscb-24389 .section-heading.sh-t1.sh-s8 > .h-text:before{border-right-color:#630060 !important}.bscb-24389.bscb-24389 .listing-item:hover .title a,.bscb-24389.bscb-24389 .listing-item-text-1 .post-meta a:hover,.bscb-24389.bscb-24389 .listing-item-grid .post-meta a:hover,.bscb-24389.bscb-24389 .listing-item .rating-stars span:before{color:#630060 !important}.bscb-24389.bscb-24389 .listing-item .rating-bar span,.bscb-24389.bscb-24389 .listing-item .post-count-badge.pcb-t1.pcb-s1,.bscb-24389.bscb-24389.better-newsticker .heading{background-color:#630060 !important}.bscb-24389.bscb-24389.better-newsticker .heading:after{border-left-color:#630060 !important}.bscb-24389 .bs-pagination .btn-bs-pagination:hover,.bscb-24389 .btn-bs-pagination.bs-pagination-in-loading{background-color:#630060 !important;border-color:#630060 !important;color:#fff !important}.bscb-24389 .listing-item-text-2:hover .item-inner{border-color:#630060 !important}.bscb-24389.bscb-24389.bscb-24389.bscb-24389 .term-badges.floated .term-badge a,.bscb-24389.bscb-24389 .bs-pagination-wrapper .bs-loading > div{background-color:#630060 !important;color:#fff !important}

Klopp: Lorenzo Insigne Sangat Bagus, Tapi…

Manchester City Seperti Binatang Buas di Liga Inggris

Henderson: Liverpool Incar Gol Cepat Lawan Huddersfield

The post Pep Guardiola: Kami Masih Belum Juara Liga Inggris! appeared first on Football5star Berita Bola.

Rasio Kemenangan Pep Guardiola Lawan Man United Capai 60 Persen

Football5star.com, Indonesia – Pertandingan Manchester United vs Manchester City, Kamis (25/4/2019) dini hari WIB, menjadi catatan ke-11 Pep Guardiola melawan tim berjulukan Red Devils sepanjang perjalanan karier sebagai pelatih. Dalam 10 laga sebelumnya pelatih berusia 48 tahun punya statistik positif.

Partai Manchester United vs Manchester City kali ini akan berlangsung di Stadion Old Trafford. Laga tersebut disebut-sebut sebagai ujian berat terakhir Man City dalam upaya mempertahankan gelar Liga Inggris.

Sepanjang perjalanan karier, Pep Guardiola lebih sering menuai kemenangan melawan Man United di berbagai kompetisi. Berdasarkan catatan Football5star.com dair Transfermarkt, Guardiola sudah enam kali menang, dua kali seri, dan hanya kalah dua kali sejauh ini. Berarti rasio kemenangannya melawan Man United mencapai 60 persen.

Guardiola lawan 3 pelatih Man United

Pertandingan pertama Guardiola melawan Red Devils terjadi pada 27 Mei 2009 saat masih menangani Barcelona. Berkat Man United juga Guardiola sanggup memenangi dua gelar Liga Champions sebagai pelatih di Barcelona.

Ya, dua trofi tersebut mampu digondolnya setelah mengalahkan Man United di dua partai final Liga Champions pada musim 2008-09 dan 2010-11. Saat itu, ia dua kali mengalahkan tim yang ditangani Sir Alex Ferguson.

Thedominionpost.com

Ketika menangani Bayern Munich, Guardiola juga pernah melawan Red Devils di babak perempat final Liga Champions. Melawan tim besutan David Moyes, ia punya catatan imbang 1-1 dan menang 3-1.

Jose Mourinho merupakan pelatih Man United yang paling sering dilawan Guardiola. Total keduanya bertemu sebanyak enam kali. Kontra pelatih berjulukan The Special One akhirnya merasakan dua kali kekalahan.

Kekalahan pertama terjadi di babak keempat Piala Liga Inggris musim 2016-17. Kekalahan kedua terjadi saat skuat asuhan Guardiola, Man City, kalah 2-3 pada laga pekan ke-33 musim 2017-18.

Partai Manchester United vs Manchester City kali ini Guardiola akan menghadapi pelatih Red Devils berbeda keempat. Ya, ia akan melawan tim yang sekarang ditangani Ole Gunnar Solskjaer.

Jika mampu mengalahkan skuat besutan Solskjaer, Man City akan kembali ke puncak klasemen sementara Liga Inggris di tiga pertandingan tersisa. Ya, sekarang Sergio Aguero dkk menempati posisi kedua klasemen dengan raihan 86 poin dari 34 laga.

Jumlah tersebut hanya terpaut dua poin dari Liverpool di puncak klasemen. Akan tetapi, The Reds sudah memainkan 35 pertandingan. Hasil seri atau kalah jelas akan sangat merugikan Man City.

More News on Liga Inggris

James Milner: Pertama Kalinya Dukung Manchester United

Kalah dari Everton, Pogba Sebut Timnya Kurang Ajar

Pertahanan Menjadi Kunci Arsenal Raih Empat Besar

The post Rasio Kemenangan Pep Guardiola Lawan Man United Capai 60 Persen appeared first on Football5star Berita Bola.

Pep Guardiola Akui Sempat Incar Juan Mata

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, mengaku sempat mengincar Juan Mata ketika masih melatih Barcelona beberapa tahun yang lalu. Namun, ia gagal mendaratkan Mata karena Barcelona mempunyai cukup banyak gelandang.

Juan Mata kini bermain untuk Manchester United. Kontrak dari pemain asal Spanyol itu akan habis pada musim panas 2019 mendatang. Sejauh ini, baik Manchester United belum memberikan pernyataan resmi mengenai masa depan dari sang pemain.

“Mata adalah pemain yang luar biasa. Dia adalah salah satu pemain yang saya sukai. Saya belum terlalu mengenalnya jadi saya sejauh ini hanya menyukai gaya bermainnya. Tak lebih,” ungkap Pep Guardiola dikutip dari laman London Evening Standard.

Zimbio

“Ketika masih bermain di Valencia, Barcelona selalu berusaha untuk mendatangkannya. Tapi, ketika itu kami gagal karena memiliki cukup banyak pemain di sektor gelandang. Tapi, dia berhasil menunjukkan penampilan yang gemilang bersama Chelsea dan kini Manchester United,” imbuh Pep Guardiola menambahkan.

Meskipun memiliki bakat yang luar biasa, Juan Mata tak mendapatkan menit bermain yang cukup reguler di Manchester United. Selama lima tahun bermain di Old Trafford, pria 30 tahun itu hanya mampu mengoleksi 44 gol dan 36 assist.

Catatan itu merupakan sebuah penurunan. Pasalnya, dalam waktu dua setengah tahun, Juan Mata berhasil mengoleksi 32 gol dan 58 assist bersama Chelsea.

Penurunan performa itu juga merupakan buah perubahan posisi miliknya. Di Old Trafford, Mata kerap kali dipasang sebagai sayap. Padahal, posisi terbaiknya adalah di sektor gelandang serang.

More News on Liga Inggris

.bscb-42009.bscb-42009 .section-heading.sh-t1 a:hover .h-text,.bscb-42009.bscb-42009 .section-heading.sh-t1 a.active .h-text,.bscb-42009.bscb-42009 .section-heading.sh-t1 > .h-text,.bscb-42009.bscb-42009 .section-heading.sh-t1 .main-link:first-child:last-child .h-text{color:#630060}.bscb-42009.bscb-42009 .section-heading.sh-t1.sh-s5 > .main-link > .h-text:after,.bscb-42009.bscb-42009 .section-heading.sh-t1.sh-s5 > a:first-child:last-child > .h-text:after,.bscb-42009.bscb-42009 .section-heading.sh-t1.sh-s5 > .h-text:first-child:last-child:after{color:#630060 !important}.bscb-42009.bscb-42009.bscb-42009 .section-heading.sh-t1:after{background-color:#630060}.bscb-42009.bscb-42009 .section-heading.sh-t1.sh-s8 .main-link .h-text:before,.bscb-42009.bscb-42009 .section-heading.sh-t1.sh-s8 .main-link.h-text:before,.bscb-42009.bscb-42009 .section-heading.sh-t1.sh-s8 > .h-text:before{border-right-color:#630060 !important}.bscb-42009.bscb-42009 .listing-item:hover .title a,.bscb-42009.bscb-42009 .listing-item-text-1 .post-meta a:hover,.bscb-42009.bscb-42009 .listing-item-grid .post-meta a:hover,.bscb-42009.bscb-42009 .listing-item .rating-stars span:before{color:#630060 !important}.bscb-42009.bscb-42009 .listing-item .rating-bar span,.bscb-42009.bscb-42009 .listing-item .post-count-badge.pcb-t1.pcb-s1,.bscb-42009.bscb-42009.better-newsticker .heading{background-color:#630060 !important}.bscb-42009.bscb-42009.better-newsticker .heading:after{border-left-color:#630060 !important}.bscb-42009 .bs-pagination .btn-bs-pagination:hover,.bscb-42009 .btn-bs-pagination.bs-pagination-in-loading{background-color:#630060 !important;border-color:#630060 !important;color:#fff !important}.bscb-42009 .listing-item-text-2:hover .item-inner{border-color:#630060 !important}.bscb-42009.bscb-42009.bscb-42009.bscb-42009 .term-badges.floated .term-badge a,.bscb-42009.bscb-42009 .bs-pagination-wrapper .bs-loading > div{background-color:#630060 !important;color:#fff !important}

Liverpool Ingin Kawinkan Gelar Premier League dan Liga Champions

Arsenal Tersandung di Goodison Park

Vokal Terhadap Isu Rasial, Raheem Sterling Raih Penghargaan

The post Pep Guardiola Akui Sempat Incar Juan Mata appeared first on Football5star Berita Bola.