Solskjaer Tetap Lebih Baik dari Ancelotti dan Guardiola

Football5Star.com, Indonesia – Ole Gunnar Solskjaer gagal menorehkan rekor baru di Premier League. Dia urung menjadi manajer pertama yang meraih hasil sempurna dalam tujuh laga awal bersama sebuah klub di kasta tertinggi kompetisi sepak bola Inggris itu.

Meskipun demikian, hasil imbang 2-2 yang dituai Manchester United saat menjamu Burnley, Rabu (30/1/2019) dini hari, tetap menahbiskan Solskjaer sebagai manajer dengan start terbaik bersama sebuah klub di Premier League. Capaiannya dalam tujuh laga awal lebih baik dari Carlo Ancelotti dan Pep Guardiola.

First 7 PL Matches in charge of a club:Solskjaer: W-W-W-W-W-W-DAncelotti: W-W-W-W-W-W-LGuardiola: W-W-W-W-W-W-L#MNUBUR— Gracenote Live (@GracenoteLive) January 29, 2019

Solskjaer menjadi manajer pertama yang tak mengalami kekalahan dalam tujuh laga awal di Premier League bersama sebuah klub. Sebelum ditahan Burnley, Manchester United berhasil menang atas Cardiff City, Huddersfield Town, Burnemouth, Newcastle United, Tottenham Hotspur, dan Brighton & Hove Albion.

Itu lebih baik dari Ancelotti dan Guardiola. Keduanya sama-sama mengalami kekalahan pada laga ke-7 setelah meraup enam kemenangan beruntun. Ancelotti yang menangani Chelsea menelan kekalahan 1-3 di kandang Wigan Athletic. Sementara itu, Guardiola bersama Manchester City takluk 0-2 di kandang Tottenham Hotspur.

Capaian Solskjaer bersama Manchester United pada musim ini sangat kontras dengan saat dia menangani Cardiff City. Pada 2014, dia hanya sekali menang, dua kali imbang, dan empat kali kalah dalam tujuh laga awalnya bersama klub itu di Premier League.

Tangan dingin Solskjaer akan kembali diuji pada akhir pekan nanti. Minggu, (3/2/2019), Manchester United dijadwalkan bertanding di markas Leicester City.

More News on Liga Inggris

Syarat Mutlak Solskjaer agar Jadi Pelatih Tetap MU

Hodgson Telat Tahu Crystal Palace Dapatkan Batshuayi

Solskjaer Lega Martial Perpanjang Kontrak

The post Solskjaer Tetap Lebih Baik dari Ancelotti dan Guardiola appeared first on Football5star Berita Bola.

Guardiola Bantah Rumor Pembelian Ruben Neves Seharga 100 Juta Pounds

Guardiola Bantah Rumor Pembelian Ruben Neves Seharga 100 Juta Pounds– Pelatih anyar Manchester City, Pep Guardiola membantah dengan keras rumor pembelian gelandang bertahan Wolves, Ruben Neves seharga 100 Juta Pounds. Pep menegaskan bahwa Man City tak akan membeli gelandang bertahan dengan harga sefantastis itu.

Saat ini Man City menghadapi dilema untuk mencari gelandang bertahan sebagai pelapis Fernandinho. Jika Fernandinho terpaksa absen, Guardiola tak punya opsi pemain lain yang bisa dia mainkan.

Peran Fernandinho terbukti krusial bagi permainan Man City. Meski berposisi sebagai gelandang bertahan, ternyata fernandinho memegang peran krusial dalam permainan Man City secara keseluruhan.

Kabarnya Man City sudah mempersiapkan 100 juta pounds untuk Ruben Neves, gelandang Wolves, tapi Guardiola membantah keras rumor tersebut.

Guardiola mengakui Man City memang membutuhkan gelandang bertahan, tapi dia tak mau gegabah mendatangkan pemain. Dia pernah membaca rumor Man City ingin mendatangkan Ruben Neves untuk 100 juta pounds, tapi baginya rumor itu sungguh tak masuk akal.

“Ada banyak gelandang bertahan di dunia. Kebanyakan dari mereka bisa bermain di sini. Ada beberapa pemain, tapi mayoritas mereka masih terikat kontrak,” buka Guardiola kepada Sky Sports.

“Bulan lalu saya membaca soal Ruben Neves – 100 juta pounds! Itu tak akan terjadi. Kami tak akan mengeluarkan 100 juta pounds hanya untuk gelandang bertahan.”

Lebih lanjut, Guardiola mengakui bahwa setiap posisi dalam formasi tim memang harus memiliki pemain-pemain pelapis. Namun, dia hanya mau mendatangkan pelapis yang terbaik, yang juga berpotensi jadi pemain utama.

“Setiap departemen dalam klub memiliki empat, lima, enam opsi di setiap posisi. Itu tergantung pada usia, keyakinan, dan tentu harga mereka.”

“Karena itulah kami harus berhati-hati, mengamati pemain-pemain yang bisa melakukannya, dan mencoba lagi musim depan untuk jadi lebih baik,” tutup Pep.

Pep Guardiola Ogah Pinjamkan Phil Foden di Januari Ini

Pep Guardiola Ogah Pinjamkan Phil Foden di Januari Ini– Pelatih anyar Manchester City, Pep Guardiola secara tegas menyebut bahwa ia dan pihak City tak akan meminjamkan atau menjual gelandang muda berbakatnya yakni Phil Foden di bursa transfer Januari ini.

Sejauh ini Foden belum mendapat kesempatan untuk menjadi starter dalam laga Premier League. Namun pemain yang masih berusia 18 tahun itu musim ini telah tampil sebanyak delapan kali.

Foden tampil sejak menit pertama ketika City menghajar Rotherham United dalam laga putaran ketiga Piala FA, Minggu (6/1). Dalam kemenangan ini, Foden turut andil dengan menyumbang satu gol.

Minimnya kesempatan bermain yang didapat Foden di skuat Guardiola membuat wacana peminjaman ke klub lain sempat mengemuka. Namun Guardiola buru-buru menutup pintu tersebut.

“Tidak mungkin. Mustahil. Dia akan bertahan bersama kami selama bertahun-tahun,” jawab Guardiola ketika ditanya soal kemungkinan peminjaman Foden seperti dikutip laman resmi klub.

“Hari ini Phil Foden bermain dan pergerakannya luar biasa. Dia memiliki 90 menit untuk menambah pengalaman dan kepercayaan diri, tapi tentu dia masih harus bisa lebih baik. Dia akan belajar di masa depan dan bermain lebih baik,” tambahnya.
The post Pep Guardiola Ogah Pinjamkan Phil Foden di Januari Ini appeared first on bolamagz.net.

Timnya Kalah Lagi, Pep Guardiola Kesal

Timnya Kalah Lagi, Pep Guardiola Kesal– Pelatih anyar Manchester City, Pep Guardiola mengaku cukup kesal dengan kekalahan yang diderita timnya tadi malam atas Leicester dengan skor 2-1. Pep menegaskan bahwa timnya tampil kurang percaya diri sehingga hasilnya kurang maksimal.

The Citizens sejatinya mampu unggul terlebih dahulu lewat Bernardo Silva. Namun, tuan rumah berhasil membalikkan keadaan melalui gol Marc Albrighton dan Ricardo Pereira.

Ini merupakan kekalahan kedua beruntun City di ajang Premier League. Di pertandingan sebelumnya mereka juga takluk dari Crystal Palace.

Seusai pertandingan, Guardiola menyoroti beberapa hal terkait penampilan tim asuhannya. Satu yang paling mendapat sorotan adalah terkait mental pemain yang saat ini terlihat kurang percaya diri.

“Laga ini mirip seperti pertandingan melawan Crystal Palace. Kami memulai dengan baik, mencetak gol dan kebobolan dari tembakan pertama lawan yang mengarah ke gawang,” kata Guardiola di situs resmi City.

“Mereka tidak menciptakan banyak peluang namun kami selalu dihukum (setiap mereka menyerang). Secara mental, kami kekurangan kepercayaan diri. Kami tidak punya banyak peluang namun kami berada disana.”

Meski kalah, Guardiola mengatakan bahwa timnya sejatinya bermain cukup bagus. Namun, mereka dihukum oleh gol yang fantastis.

“Selain dari lima menit di babak pertama, saya pikir kami tampil bagus,” lanjutnya.

“Sebuah gol fantastis menghukum kami. Ada pertandingan dimana lawan menciptakan peluang dan tidak mencetak gol (namun ini kebalikannya).”
The post Timnya Kalah Lagi, Pep Guardiola Kesal appeared first on bolamagz.net.

Pep Guardiola Tak Mau Buang-Buang Poin Lagi

Pep Guardiola Tak Mau Buang-Buang Poin Lagi– Pelatih anyar Manchester City, Pep Guardiola menegaskan bahwa timnya bakal melakukan hal yang terbaik demi memenangkan pertandingan melawan Leicester City. Menurutnya Man City siap kembali ke jalur kemenangan.

City sebelumnya mengalami hasil mengejutkan. Mereka ditumbangkan oleh Palace dengan skor 3-2.

Padahal pertandingan itu digelar di markas City, Etihad Stadium. Itu adalah kekalahan kedua setelah mereka sebelumnya dikalahkan oleh Chelsea.

Hasil itu membuat poin City tertahan di angka 44. Mereka tertinggal empat angka dari Liverpool yang ada di puncak klasemen.

Sergio Aguero cs akan kembali beraksi pada Boxing Day melawan Leicester City di King Power Stadium. Pekan depan, mereka akan menjamu Liverpool di Etihad.

Dua laga ini bisa jadi peluang untuk City untuk bisa naik lagi ke puncak klasemen. Atau bisa jadi mereka akan makin tertinggal dari Liverpool. Maka dari itu Guardiola merasa tiga poin sangat penting untuk dipetik, terutama di laga lawan Leicester.

“Kami akan pergi ke Leicester dengan membutuhkan kemenangan. Musim lalu kami kehilangan poin dan langsung menang lagi,” ucapnya seperti dilansir Sportsmole.

“Itu yang harus kita lakukan. Kami memiliki dua pertandingan lagi sebelum tahun baru dan kami harus melakukannya,” tegasnya.

“Ketika kami menang, saya bersikeras mereka tenang dan sekarang sama saja. Kami kalah, itu terjadi. Fokus pada yang berikutnya,” tegasnya lagi.

Guardiola juga menambahkan ingin timnya menanggapi hasil negatif dengan cara yang sama seperti yang mereka lakukan saat kalah di Liverpool Januari lalu. Saat itu The Citizen menunjukkan karakternya dengan menjalani delapan pertandingan tanpa terkalahkan, tujuh di antaranya dengan kemenangan, dan itu membuat mereka memenangkan trofi juara.

“Tidak banyak tim di dunia yang bahagia ketika mereka tidak memenangkan pertandingan, tetapi kita harus melihat bagaimana karakter kita,” serunya.

“Kami telah menunjukkan berkali-kali bahwa kami bereaksi dengan baik dan kami akan mencoba lagi. Selalu sulit untuk menang di Leicester, kemudian Southampton. Kami akan melihat apa yang terjadi,” pungkas Guardiola.
The post Pep Guardiola Tak Mau Buang-Buang Poin Lagi appeared first on bolamagz.net.

Dipermalukan Crystal Palace, Pep Guardiola Kecewa

Dipermalukan Crystal Palace, Pep Guardiola Kecewa– Pelatih anyar Manchester City, Pep Guardiola mengaku cukup kecewa dengan kekalahan yang diderita timnya tadi malam dikandang sendiri oleh Crystal Palace dengan skor 2-3.

Palace menang berkat gol yang dicetak oleh Jeffrey Schlupp, Andros Townsend dan Luka Milivojevic. Namun, City hanya berhasil membalasnya lewat Ilkay Gundogan dan Kevin De Bruyne.

Kekalahan itu membuat City gagal mendekati pimpinan klasemen Liverpool. Mereka saat ini tertinggal empat poin dari mereka.

Guardiola tentu saja kecewa dengan hasil negatif yang diraih timnya. Meskipun begitu, City masih punya kesempatan lain untuk meraih tiga poin.

“Lebih baik menang, tetapi ada banyak pertandingan untuk dimainkan,” kata Guardiola kepada Sky Sports.

“Kami harus pulih secara mental dan memulihkan fisik kami dan pergi ke Leicester untuk menang.”

Kekalahan ini memaksa City harus memenangkan pertandingan melawan Liverpool pada 3 Januari untuk memangkas jarak. Namun, Guardiola hanya memikirkan pertandingan berikutnya.

“Imperatif adalah pertandingan berikutnya, masalahnya adalah ketika Anda memikirkan masa depan dan tidak di masa sekarang. Kami memiliki Leicester dan Southampton, mereka adalah pertandingan yang paling penting.”
The post Dipermalukan Crystal Palace, Pep Guardiola Kecewa appeared first on bolamagz.net.

Guardiola Komentari Putusan Manchester United Pilih Solskjaer

Football5star.com, Indonesia – Putusan Manchester United menunjuk Ole Gunnar Solskjaer sebagai manajer caretaker selepas pemecatan Jose Mourinho tak lepas dari perhatian Pep Guardiola. Manajer Manchester City itu menilai putusan tersebut sama persis seperti saat Barcelona menunjuk dirinya sebagai pelatih pada 2008-09.
Dalam pandangan Guardiola, putusan Manchester United bukan langkah gegabah. Dia meyakini para petinggi Red Devils punya pertimbangan matang menunjuk mantan striker ulung timnas Norwegia tersebut untuk mengambil alih kendali tim hingga akhir musim.
independent.co.uk
“Ketika seorang manajer muda seperti Ole Gunnar Solskjaer mendapatkan kesempatan ini, itu karena klub memutuskan dia mampu menerimanya. Hal sama juga saya alami. Saya waktu itu masih muda dan diberi kesempatan serupa,” urai Guardiola seperti dikutip Football5Star.com dari London Evening Standard.
Lebih jauh, mantan pelatih Bayern Munich tersebut menilai Solskjaer punya keuntungan karena pernah menjadi bagian kesuksesan Red Devils saat masih berstatus pemain. Modal itu pula yang membantu Pep berhasil di Barcelona.
“Saya berada di sana sejak berumur 13 tahun. Saya tahu seluk-beluk klub dan itu tentu saja jadi keuntungan. Saya tahu persis orang-orang di sana, bagaimana cara kerja di sana, segalanya. Itu sungguh penting. Ketika Anda sudah berada di sana pada masa lalu dan tahu banyak soal klub itu, tentu saja itu positif,” papar dia lagi.
Meskipun melihat beberapa persamaan, Guardiola meminta orang-orang tak memperbandingkan Solksjaer dengan dirinya. Dia juga menandaskan, “Saya telah melakukan tugas-tugas berbeda dan Anda tak dapat membandingkan masa sebagai pemain dengan saat menjadi pelatih. Satu hal yang pasti, saya mendoakan yang terbaik bagi dia,” jelas pria asal Katalonia itu.

More News on Liga Spanyol

Simeone Tak Heran Bayern Incar Lucas Hernandez

Xavi Anggap Barcelona Baik-baik Saja Jika Kehilangan Messi

Peluang Mourinho Kembali ke Madrid Cukup Besar

The post Guardiola Komentari Putusan Manchester United Pilih Solskjaer appeared first on Football5star Berita Bola.

Pep Guardiola Makin Cemaskan Badai Cedera Manchester City

Berita Bola – Pep Guardiola kini semakin mencemaskan badai cedera yang dialami raksasa Liga Champions, Manchester City. Manajer City itu mengakui padatnya jadwal banyak berpengaruh terhadap cedera yang didapat para pemainnya saat diperlukan. Pep Guardiola sendiri sudah sejak pekan sebelumnya mengungkapkan bahwa skuad Manchester Biru lagi dalam kondisi kritis pemain. Badai cedera yang menimpa para pemain […]
Gilabola.com

Kevin De Bruyne Pulih, Pep Guardiola Sumringah

Kevin De Bruyne Pulih, Pep Guardiola Sumringah- Pemain bintang Manchester City, Kevin De Bruyne kabarnya telah pulih dari cedera yang menderitanya. Menanggapi hal ini, sang pelatih Pep Guardiola mengaku sangat senang dengan kesembuhan de Bruyne.

Usai menepi karena cedera lutut sejak awal musim, De Bruyne sejatinya sempat melakukan comeback pada awal November lalu. Namun pemain internasional Belgia itu harus kembali ke meja perawatan usai mengalami cedera ligamen.

Kini Guardiola menyampaikan kabar gembira bahwa De Bruyne sudah tak lagi merasakan sakit pada lututnya dan bisa jadi sudah akan diturunkan dalam laga melawan Everton malam nanti.

City tetap mampu tampil impresif selama ditinggal De Bruyne. Bahkan mereka sempat tak terkalahkan di liga sebelum dikandaskan Chelsea pekan lalu. Namun demikian, Guardiola tetap menilai kembalinya De Bruyne sangat berarti buat timnya.

“Kembalinya dia sangat membantu kami. Saya sudah katakan ketika dia cedera bahwa kami merindukannya. Semua pemain merindukannya,” ujar Guardiola seperti dikutip laman resmi City.

“Kembalinya dia penting karena dia harus bersaing dengan pemain yang sejauh ini sudah menunjukkan penampilan luar biasa. Kami memiliki lebih banyak pemain dan bisa melakukan rotasi, tapi tentu saja, bagus dirinya sudah kembali,” tambahnya.

Guardiola mengakui bahwa keberhasilan timnya menjuarai Premier League musim lalu harus dibayar dengan kelelahan luar biasa yang dialami pemainnya, tak terkecuali De Bruyne.

“Kevin musim lalu kelelahan, dan dia sangat luar biasa. Setelah itu dia bermain di Piala Dunia, kemudian saya pikir dia kelelahan. Mungkin karena itu [dia cedera],” tutur Pep.

“Kami tak mau dia cedera, tapi mungkin itu malah membantu karena sekarang dia akan kembali bugar dan bermain secara reguler,” tandasnya.
The post Kevin De Bruyne Pulih, Pep Guardiola Sumringah appeared first on bolamagz.net.

Guardiola Sebut Everton Sulit Dikalahkan

Guardiola Sebut Everton Sulit Dikalahkan– Pelatih anyar Manchester City, Pep Guardiola menyebut bahwa Everton adalah tim yang sangat sulit untuk dikalahkan. Menelisik data yang ada, Pep Guadiola sedikit dihantui trend buruk ketika menghadapi Everton.

Selama menangani Man City, Guardiola belum pernah mengalahkan Everton saat bermain di Etihad stadium. Dia selalu meraih hasil imbang.

Tak hanya itu, guardiola juga menegaskan Everton adalah tim yang sulit dikalahkan, terlebih musim ini. Pasukan Marco Silva itu terbukti beberapa kali merepotkan tim-tim kuat seperti Liverpool atau Chelsea.

Alhasil, Guardiola siap bekerja lebih keras untuk coba mengalahkan Everton.

Satu hal lain yang kian menyulitkan Guardiola adalah kondisi skuatnya yang kelelahan pasca tampil habis-habisan di Liga Champions. Dia harus memastikan kondisi ini tak dimanfaatkan Everton.

“Saya katakan pada semua pertandingan [vs Everton] kami bermain sangat baik, khususnya pada tahun pertama. Di tahun kedua, kami mendapat kartu merah dan kami tertinggal 1-0, tetapi kami tampil hebat di paruh kedua,” ujar Pep di laman resmi Man City.

“Kami memainkan pertandingan bagus melawan mereka tetapi kami tidak menang. Ini adalah pertandingan lain. Laga ini akan sulit karena dimainkan setelah Liga Champions, kemarin kami sangat lelah, kita lihat saja bagaimana kami bereaksi.”

Menurut Guardiola, kekuatan utama Everton musim ini adalah organisasi permainan. Pasukan Marco Silva itu bermain begitu disiplin dan memainkan perannya masing-masing dengan sangat baik.

“Mereka bermain baik bukan hanya melawan Liverpool – melawan Chelsea mereka juga sangat disiplin. Tim Marco Silva selalu sangat bermain rapi.”

“Musim lalu, ketika kami kehilangan poin, kami langsung bekerja keras. Sekarang kami harus fokus mengalahkan mereka,” sambungnya.

“Natal sudah dekat dan banyak keluarga yang datang dan inilah bagian paling sulit dalam semusim soal pertandingan, kami harus fokus.”
The post Guardiola Sebut Everton Sulit Dikalahkan appeared first on bolamagz.net.